cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
TELAAH KRITIS TERHADAP PERENCANAAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN M. Yusuf Seknun
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 17 No 1 (2014): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2014v17n1a6

Abstract

Abstrak: Tulisan ini mengkaji secara kritis mengenai perencanaan dalam proses pembela­jaran. Tujuan dari tulisan ini adalah membangun pemahaman yang jelas dan utuh tentang mengapa dan bagaimana merancang suatu bentuk pembelajaran yang sistematis, terencana, terarah, dan efektif. Keberhasilan pendidikan banyak ditentukan bagaimana optimalisasi upaya pendidik dalam merencanakan dan melaksanakan serta mengevaluasi sistem pembelajarannya. Perencanaan dalam proses pembela­jaran merupakan skenario pembelajaran yang menjadi acuan pelaksanaan program pembelajaran bagi pihak pendidik, dan pengalaman belajar yang sistematis dan efektif bagi pihak peserta didik. Penyusunan perencanaan program pembelajaran sebagai suatu proses melibatkan berbagai aspek seperti kedisiplinan, ilmu pengetahuan, realitas, sistem dan teknologi pembelajaran sehingga pelaksanaan pembelajaran berjalan lebih lancar dan hasilnya lebih baik.Abstract: This article discusses about planning in an instructional process. The purpose of the writing is to deepen a clear and whole understanding of how and why the instruction should be designed in the systematic, planned, oriented, and effective forms.  The successfulness of education is mostly influenced by how the teachers’ role optimalized in designing, implementing, and evaluating the instructional system. Instructional design is an instructional scenario that becomes a reference for implementing of the instructional program done by educators and a syste­matic and effective learning experience for learners. The arrangement of ins­tructional program as a process involves many aspects such as discipline, know­ledge, reality, system, and technology of instruction so that the implementation of instruction can run well and get a very good result.    
PARADIGMA BARU PENINGKATAN MUTU SATUAN PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF TOTAL QUALITY MANAGEMENT Mursalim Mursalim
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 13 No 2 (2010): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2010v13n2a2

Abstract

The performance of educational institution as one of public service sector is always the object of criticism by the community who wish a significant change to achieve, at least, the minimum standard. The standard of educational service may function as a guide in planning, actuating and controlling education in terms of actualizing qualified national education. In this case, an operational concept and policy for improving the quality of services through different approach and methods are badly needed. The concept of TQM originally practised in industry would be an alternative to improve the quality of education both at the national and local level.
PENGARUH POLA ASUH ORANGTUA TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA (STUDI PADA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ALAUDDIN MAKASSARTAHUN AKADEMIK 2014/2015) Wahyuni Ismail
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 20 No 1 (2017): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2017v20n1a5

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh orangtua terha­dap prestasi akademik mahasiswa pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alaud­din Makassar. Instrumen penelitian menggunakan skala pola asuh orang­tua, dan nilai Indeks Prestasi Komulatif mahasiswa. Sampel penelitian seba­nyak 109 responden yang terdiri atas 85 mahasiswi dan 24 mahasiswa. Penelitian ini ada­lah pe­ne­litian kuantitatif. Analisis data menggunkakan analisis regresi me­la­lui program SPSS for Windows 21. Hasil penelitian menunjukkan koefisien nilai sig­nifikansi p = 0.325 dimana nilai p > 0.050 yang berarti bahwa tidak ter­dapat pe­nga­ruh pola asuh orangtua terhadap prestasi akademik mahasiswa pada Fa­kul­tas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.Abstract:This study aims to determine the influence of parenting patterns on student aca­demic achievement at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training UIN Alaud­din Makassar. The research instrument used was the parenting style scale, and the student's achievement index scores. The sample of the research was 109 res­pondents which consisted of 85 female students and 24 male students. This re­search was quantitative. The data analysis used was regression analysis through SPSS program for Windows 21. The result showed that the coefficient of sig­ni­ficance of the p-value was 0.325 where p>0.050. This means that there was no in­fluence of parenting styles toward the student academic achievement at the Faculty of Tarbiyah and Teacher Training of UIN Alauddin Makassar.
BELAJAR TUNTAS: Latar Belakang, Tujuan, dan Implikasi Andewi Suhartini
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 10 No 1 (2007): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2007v10n1i1

Abstract

Complete learning concept occurs as a reaction to a learning principle “normal curve”. Complete learning experts observe that each learner have a basic characteristic, but each is able to accomplish his objective subject. The illustration of this achievement, however, cannot be identified in the normal curve, but it can be seen in abnormal curve tends to positive point. According to normal curve principle that is more suitable with effort and activity randomly. Education is not random process. It is an activity with specific object. If the teaching is done effectively, the achievement of learner do not spread such as normal curve. In the vice versa that if education is done unsuccessfully if the learner achievement follows normal curve. 
BAHAN AJAR BERORIENTASI ENVIRONMENTAL SUSTAINABILITY EDUCATION BERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS MAHASISWA Magfirah Perkasa
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i10

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berorientasi environmental sustainability education berintegrasi kearifan lokal Mbojo untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa kimia. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan diadaptasi dari model Dick & Carey menjadi empat tahapan dengan subjek coba produk pada mahasiswa semester 2 STKIP Bima. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar validasi, tes literasi kimia berformat benar-salah beralasan dan lembar penilaian diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) bahan ajar berorientasi environmental sustainability education berintegrasi kearifan lokal Mbojo yang dikembangkan memiliki karakteristik yang meliputi pengembangan melalui model project based learning pada materi Kimia Karbon dan Peranannya terhadap Lingkungan; dan indikator literasi sains diadaptasi dari aspek competencies dan attitudes pada indikator literasi sains OECD; 2) bahan ajar berorientasi environmental sustainability education berintegrasi kearifan lokal Mbojo yang dikembangkan layak digunakan dengan kategori sangat baik serta efektif untuk meningkatkan literasi sains mahasiswa berdasarkan uji Mann-Whitney U.Abstract:The research aims to reveal the developing teaching material based on environmental sustainability education integrated with Mbojo local wisdom to enhance students’ scientific literacy. The developing model adapted from Dick & Carey and the trial of this research product was conducted to 2nd semester students at chemistry education department of STKIP Bima. The instruments for data collection are validation instrument, a true-false reasoning scientific literacy test and self-assessment. The results of research shows: 1) the features of product research is using project based learning to Hydrocarbon and The Role for Environment topic; and the indicators for scientific literacy test adapted from competencies and attitudes aspects in OECD scientific literacy indicator; 2)chemistry learning tools based on environmental sustainability education integrated with Mbojo local wisdom is valid to use with very good category and effective to enhance scientific literacy based on Mann-Whitney U test results. 
KOMPETENSI PEMBUATAN INSTRUMEN PENGUKURAN HASIL BELAJAR OLEH GURU IPS SMP DI KOTA BANDUNG Mamat Ruhimat
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i4

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan guru IPS Sekolah Menengah Pertama Kota Bandung dalam membuat alat ukur hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat ukur bentuk tes lebih dominan digunakan dibandingkan bentuk non tes, baik pada Ulangan Harian, Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS). Selain itu, hanya sebagian kecil responden guru yang membuat soal dengan mengacu pada kisi-kisi, bahkan ada guru yang tidak membuat kisi-kisi. Alat ukur tes yang dibuat pun tidak melalui tahap uji validitas dan reliabilitas. Responden guru belum menunjukkan peningkatan kualitas dalam pengembangan alat ukur hasil belajar peserta didik. Peneliti merekomendasikan kepada semua pihak terkait untuk melakukan peningkatan, pembiasaan dan pengawasan terhadap guru untuk membuat alat ukur hasil belajar, khususnya bagi guru-guru IPS.Abstract:This study aimed to analyze the ability of the Social Studies Teachers of Junior High School of Bandung city in creating instruments to measure the students’ learning outcomes. This research used survey method. The result of this study showed that the test form was more dominant than non-test forms, both on Daily Tests and Middle or Final Semester Exams. In addition,  only a few teachers made questions referring to the question framework, and several teachers did not even use it. The instrument also did not pass the validity and reliability test. Teachers had not indicated the quality improvement in developing instrument to measure the students’ learning outcomes. Researcher recommended to all relevant parties to improve, habituate and supervise teachers to make learning outcome instruments, especially for Social Studies teachers.
ISLAMIC STATE INSTITUTE OF BUKITTINGGI STUDENTS’ SATISFACTION ON ACADEMIC ATMOSPHERE AND SERVICE Zulfani Sesmiarni; Darul Ilmi
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i9

Abstract

Abstract:This research is inspired from the researcher’s motivation to see the satisfaction of IAIN Bukittinggi students in terms of academic atmosphere and services. This study was conducted at IAIN Bukittinggi students as population. The sample of research were 438 students. Data collection techniques used in this study were questionnaires to measure satisfaction, academic’s atmosphere, and academic services. From the research data, there is a significant influence of Academic Atmosphere on Student’s Satisfaction at IAIN Bukittinggi with significant level of 5%. Furthermore, there is a significant influence of the Academic Service on Student’s Satisfaction at IAIN Bukittinggi with significant level of 5%. Then, there is a significant influence of academic atmosphere on academic services at the level of 5%. Finally, there is influence of academic atmosphere and academic service in accordance to student’s satisfaction at level of 5%.Abstrak:Penelitian ini diawali dengan adanya motivasi penulis untuk melihat kepuasan mahasiswa IAIN Bukittinggi ditinjau dari aspek suasana dan pelayanan akademik. Penelitian ini dilakukan di IAIN Bukittinggi dengan populasi mahasiswa, dengan sampel sebanyak 438 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan kuesioner untuk mengukur kepuasan, suasana dan pelayanan akademik. Dari data penelitian maka terdapat pengaruh yang signifikan suasana akademik terhadap kepuasan mahasiswa di IAIN Bukittinggi pada taraf signifikan 5 %. Selanjutnya terdapat pengaruh yang signifikan layanan akademik terhadap Kepuasan mahasiswa di IAIN Bukittinggi pada taraf signifikan 5%. Kemudian terdapat pengaruh yang signifikan suasana akademik pengaruh terhadap layanan akademik pada taraf 5%. Terakhir terdapat pengaruh suasana akademik dan layanan akademik secara bersama-sama hubungan terhadap kepuasan mahasiswa pada taraf 5%.
FILSAFAT PERENCANAAN DAN IMPLIKASINYA DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN PAI DI SEKOLAH Tatang Hidayat; Makhmud Syafe'i
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i5

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan filsafat perencanaan dan implikasinya dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur. Berdasarkan hasil pembahasan, perencanaan adalah garis besar gambaran keseluruhan proses yang disertai penentuan secara matang sesuatu yang berhubungan dengan masa depan yang didalamnya ada seperangkat kegiatan dan proses sistematis. Mata pelajaran Pendidikan Agama Islam memiliki tugas mengembangkan potensi peserta didik dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak mulia sebagaimana yang tercantum dalam Undang-Undang No 20 tahun 2003. Oleh karena itu, disinilah pentingnya perencanaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam dibuat, supaya dalam mengajarkan mata pelajaran Pendidikan Agama Islam bisa efektif dan efisien. Implikasinya, guru Pendidikan Agama Islam mesti membuat sebuah perencanaan pembelajaran yang bisa mengembangkan potensi manusia menuju manusia yang mulia, yakni manusia beradab, cerdas dari sisi intelektual, sehat dan memiliki keahlian yang memadai bukan manusia yang setelah lulus belajar orientasinya hanya materi. Abstract:The objective of this study was to describe the planning philosophy and its implication for the lesson plan of Islamic Education in schools. This study used qualitative approach and literature study method. Based on the results of the discussion, planning was an outline of the overall processes followed by a set of activities and systematic stages related to the future. Islamic Education subject in fact has role to develope the potentials of the learners in instilling the values of faith, piety and noble morals as stated in Law No. 20 of 2003. Therefore, it was undeniable that the existence of Islamic Education lesson plans played a significant role in order to make the teaching and learning process of Islamic Education subject more effective and efficient. The Islamic Education teachers should make a lesson plan which can develop human potentials in order to achieve the objective of being a noble human, namely civilized, intelligent, intellectual, healthy and skillful, and not being materialistic.
PENERAPAN PENDIDIKAN ISLAM ANTI-RADIKALISME DALAM MERAJUT HARMONI: Suatu Tinjauan di Kota Sungai Penuh Jambi Masnur Alam; Wisnarni Wisnarni; Yoki Irawan
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i11

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan pendidikan Islam anti radikalisme dalam merajut harmoni di Kota Sungai Penuh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara, observasi dan telaah dokumen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Sungai Penuh telah menerapkan pendidikan Islam anti-radikalismeme melalui jalur formal yaitu melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), lembaga pendidikan (sekolah dan pondok pesantren) dan nonformal seperti khutbah Jum’at, ceramah agama, dakwah, dan Radio Republik Indonesia. Di samping itu juga melalui organisasi sosial dan keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK). Dengan penerapan tersebut akan dapat merajut harmoni, yaitu keselarasan, keserasian, kesesuaian, kecocokan, dan kerukunan dalam masyarakat serta bebas dari konflik horizontal. Sehingga keharmonisan pemerintah bersama masyarakat menjadi kekuatan serta aset dalam membangun negeri serta mengukir prestasi.Abstract:This study is aimed to describe the implementation of anti-radicalism Islamic Education in building harmony at Sungai Penuh City. The type of the study is descriptive qualitative. the data are obtained through in-depth interview, observation, and document analysis. The result of this study revealed that the city government of Sungai Penuh has been implementing the anti-radicalism of Islamic education both formally and informally. Formally, such as government working units and Educational institutions (school, Islamic Boarding School). Informally, such as Islamic forums, speeches, and announcements through National Radio. In addition, it was promoted through non-government and religious organization. Such as MUI, FKDM, FKUB, and FPK.Through the implementation of anti-radicalism education, it was proven that they can build the harmony in society and free of horizontal conflicts. Thus, the harmony between the local government and their citizen become an asset to develop their city and governmental achievements.
SEKOLAH BERASRAMA DI SULAWESI SELATAN Faridah Faridah; Arismunandar Arismunandar; Bernard Bernard
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i1

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskirpisikan pengelolaan sekolah berasrama di Sulawesi Selatan. Fokus penelitian ini adalah pengelolaan pendidikan akademik dan kehidupan keasramaan di sekolah berasrama. Penelitian dilakukan di 4 sekolah berasrama, 2 merupakan sekolah negeri, 1 sekolah swasta, dan 1 pesantren. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD), observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sekolah berasrama dianggap lebih baik dibanding non-berasrama. Sekolah non-berasrama dianggap tidak bisa menghasilkan luaran yang mampu bersaing dengan siswa-siswa lain secara nasional dan global. Seleksi untuk masuk ke sekolah berasrama cukup ketat dan kompetitif, yang terdiri atas seleksi berkas, tes akademik, psikotes, dan wawancara. Ketatnya seleksi ini karena sekolah berasrama menetapkan standar akademik yang lebih tinggi dibandingkan sekolah lainnya. Hasil penelitian juga memperlihatkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan anaknya di sekolah berasrama masih sangat terbatas. Umumnya masih dalam bentuk dukungan finansial dan sarana prasarana.Abstract:This study aims to describe the management of boarding schools in South Sulawesi. The focus of this study is on academic aspect and students’ life in boarding school. This study conducted in 4 boarding schools, 2 public schools, 1 private school, and 1 Islamic Boarding School (pesantren). Data collection techniques were conducted through Focus Group Discussion (FGD), observation and documentary study. The results show boarding schools are considered better than non-boarding. Non-boarding schools are believed unable to produce students who can compete with other students at the national and global level. The admission system for boarding school is quite strict and competitive, consisting of administrative selection, academic test, psychological test, and interview. This selection is very tight because boarding schools set higher academic standards than those of non-boarding schools. The results also show that parents' involvement in their children's education in boarding schools is still very limited. Their involvement is mostly in in the form of financial support for school facilities.