cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
ISSN : 19793472     EISSN : 25805223     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 473 Documents
PROGRAM ZONASI DI SEKOLAH DASAR SEBAGAI UPAYA PEMERATAAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA Azizah Arifinna Safarah; Udik Budi Wibowo
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i6

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pemerataan kualitas pendidikan melalui program zonasi sekolah dasar. Penelitian ini merupakan studi literatur yang membahas program zonasi sekolah sebagai upaya pemerataan pendidikan. Peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari pemerataan pendidikan. Pemerataan pendidikan memiliki dua elemen kunci yakni membekali individu dengan pengetahuan yang memungkinkan mereka mengambil bagian dalam segala aspek kehidupan serta memberikan akses pendidikan seluas-luasnya kepada setiap individu. Salah satu upaya dalam pemerataan pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah yaitu program zonasi sekolah. Hasil studi menunjukkan bahwa program zonasi sekolah menjadi salah satu program yang efektif dari pemerintah dalam mewujudkan pemerataan pendidikan di Indonesia.Abstract:This study aimed to determine the effort to equalize the quality of education through zoning program in the elementary school. This research was a literature study that discussed school zoning programs as an effort to distribute education. Improving the quality of education could not be separated from educational equity. Equitable education had two key elements, namely to equip individuals with knowledge that allowed them to take part in all aspects of life and provided access to education to the widest possible extent for each individual. One effort to equalize education carried out by the government was the school zoning program. The result of this study showed that the school zoning program was one of the government programs in realizing equitable education in Indonesia.
PENGARUH SOCRATIC QUESTIONING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA MAHASISWA PGSD UNY Sera Puspita Irasari; Ali Mustadi
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i2

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh socratic questioning terhadap pemahaman konsep matematika mahasiswa. Adapun populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester IV PGSD UNY yang berjumlah 240 dan sampel penelitian mahasiswa kelas IV A dan IV D. Teknik pengambilan sampel yaitu cluster random sampling dengan instrumen pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep pada materi bilangan bulat. Serta analisis data menggunakan uji independent t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode socratic questioning terbukti secara signifikan memiliki kontribusi terhadap peningkatan pemahaman konsep matematika mahasiswa.Abstract:This research is aimed to find out the effect of socratic questioning toward the students’ understanding of mathematical concepts. Research population was all the students of the fourth semester PGSD UNY which consisted of 240 students. The sample of this study was class IV A and IV D of the fourth semester. The sampling technique was done by cluster random sampling. The data collection instrument used concept comprehension test on integer material. Data were analyzed using independent test. The results of the data analysis showed that using socratic questioning method affected the improvement of the students' understanding of mathematical concepts.
SIKAP TERHADAP MATA PELAJARAN IPA DI SMP se-KABUPATEN MUARO JAMBI Astalini Astalini; Dwi Agus Kurniawan; Ririn Melsayanti; Alfika Destianti
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i7

Abstract

Abstrak:Sikap siswa terhadap mata pelajaran IPA ada dua yaitu sikap positif dan negatif. Sikap positif ditandai dengan siswa cenderung tekun dalam belajar, sedangkan sikap negatif ditandai dengan siswa tidak bersemangat dalam belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sikap siswa terhadap mata pelajaran IPA di SMP Muaro Jambi. Sikap siswa yang diteliti memiliki indikator: implikasi sosial IPA, sikap terhadap penyelidikan IPA dan keinginan berkarir di bidang IPA. Penelitian menggunakan jenis penelitian survey. Instrumen penelitian berupa angket sikap dan lembar wawancara. Teknik analisis data untuk angket sikap menggunakan statistik deskriptif sedangkan analisis data wawancara menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator pertama, implikasi sosial siswa terhadap IPA termasuk kedalam kategori baik. Pada indikator kedua, sikap terhadap penyelidikan IPA termasuk kedalam kategori cukup baik. Dan pada indikator ketiga, keinginan berkarir di bidang IPA termasuk kedalam kategori baik.Abstract:There are 2 students' attitudes toward natural science subjects, namely positive and negative attitudes. Positive attitudes are characterized by students tend to be diligent in learning, while negative attitudes are characterized by students who are not enthusiastic to learn. The purpose of this research was to know the attitude of the students to science subjects in secondary school Muaro Jambi. The students’ attitudes indicators are social implications of science, attitude to natural science study and career interest in science. The research used survey research. The research instruments are questionnaire and interview sheets. The data analysis techniques used for the questionnaire was descriptive statistics while the interview data analysis using Miles and Huberman model. The results show that the first indicator, ssocial iimplications of natural science, is categorized good. The second indicator, students’ attitude to natural science study, is categorized good enough. The third indicator, students’ career interest to natural science, is categorized good.
DEVELOPING MODULE OF CHILDREN LITERATURE TO INCREASE THE STUDENTS' CRITICAL THINKING Hajarudin Al Fikri; Enny Zubaidah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i3

Abstract

Abstract:This study aimed to (1) produce a module of children literature based on nationalism character to improve the critical thinking ability of the fourth grade students of MIN Boyolali, and (2) measure the effectiveness of the module used in classroom toward critical thinking ability of the fourth grade students of MIN Boyolali. Set within the research and development type, this study adapted the development procedure formulated by Borg and Gall (1983). Data were collected through interview and observation, product validation, questionnaire of the teacher and the students’ response, and the result of pre-test and post-test which was analyzed using independent sample t-test. Meanwhile, the effectiveness was tested through quasi experiment. The result of the research showed that the module was categorized as “fit” by material and language expert; while the media expert categorized it as "very fit". In the other hand, the teacher and the students’ responses to the use of learning module were categorized as "excellent". Further, the output of the independent sample t test showed that the module was effective to improve the students' critical thinking skills.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan modul sastra anak berdasarkan karakter nasionalisme untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIN Boyolali, dan (2) mengukur efektivitas modul yang digunakan di kelas terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV MIN Boyolali. Penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan yang mengadaptasi prosedur pengembangan yang dirumuskan oleh Borg dan Gall (1983). Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi, validasi produk, kuesioner dari guru dan respon siswa, dan hasil pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan independent sample t-test. Sementara itu, keefektifannya diuji melalui eksperimen semu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul dikategorikan “cocok” oleh ahli materi dan bahasa; sedangkan pakar media mengategorikannya "sangat pas". Di sisi lain, respons guru dan siswa terhadap penggunaan modul pembelajaran dikategorikan "sangat baik". Selanjutnya, hasil dari uji t sampel independen menunjukkan bahwa modul ini efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa
EVALUATING READING SYLLABUS OF ISLAMIC UNIVERSITY THROUGH CURRICULUM IDEOLOGY Fikrunnisa Sahlan; Gunawan Mansur; Ahmed Djoumoi
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 21 No 2 (2018): DECEMBER
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2018v21n2i8

Abstract

Abstract:This study aimed to evaluate the syllabus from English Language Teaching (ELT) Department of an Islamic university in order to find out the integration of curriculum ideology. Reading II which one of the courses in ELT department of Universitas Islam Malang (Unisma) was used as the object to conduct this study. Interview, documents, evaluation checklist, and guideline to evaluate the integration of curriculum ideology were used as research instrument. The result showed that Reading II course syllabus from ELT department in undergraduate program of Unisma did not include all components of syllabus. Moreover, ELT Department of Unisma was already precise in order to curriculum development process. However, the syllabus as a feature to reflect the curriculum ideology did not clearly show the integration of the vision and the missions of ELT department which were based on Islamic characteristics, entrepreneurship, and ICT-based learning.Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi silabus Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di sebuah universitas Islam untuk menemukan pengintegrasian ideologi kurikulum. Reading II yang merupakan salah satu mata kuliah dalam Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris di Universitas Islam Malang (Unisma) digunakan sebagai sampel untuk melakukan penelitian ini. Wawancara, dokumen-dokumen, daftar evaluasi, dan panduan untuk mengevaluasi pengintegrasian ideologi kurikulum digunakan sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silabus mata kuliah Reading II di Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Unisma belum memasukan seluruh komponen silabus. Selanjutnya, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Unisma sudah tepat dalam proses pengembangan kurikulum. Tetapi, silabus sebagai sarana perwujudan ideologi kurikulum tidak menunjukkan secara jelas adanya pengintegrasian visi dan misi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang berdasar pada karakter Islam, kewiraswastaan, dan pembelajaran berbasis ICT.
MULTICULTURAL EDUCATION-BASED SOCIAL SCIENCE INSTRUCTIONAL MODEL IN ISLAMIC SCHOOL Choirul Mahfud
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n1i2

Abstract

Abstract:The Islamic schools in Surabaya participated in teaching on the social-science instructional model based multicultural education. The research aimed to study about how to design the instructional model performed by the teachers then practiced together in the teaching and learning process at the Islamic Schools in Surabaya, and to find out how the teachers’ creativity in managing the class and educating the students to become the generations who has multicultural competencies for the nation progress in maintaining harmony in the religious community. This research used descriptive qualitative method. The research findings showed that the social-science instructional model based multicultural education was implemented to the students in the Islamic schools, especially in understanding the multicultural in the social life.Abstrak:Sekolah Islam di Surabaya berpartisipasi dalam pengajaran model pembelajaran Ilmu Sosial berbasis pendidikan multikultural. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana merancang model pembelajaran yang dilakukan oleh guru kemudian berlatih bersama dalam pengajaran dan pembelajaran di Sekolah Islam di Surabaya dan untuk menemukan bagaimana kreativitas guru dalam mengelola kelas dan mendidik anak-anak untuk menjadi generasi yang kompetensi multikultural untuk kemajuan bangsa dalam menjaga keharmonisan dalam komunitas agama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Temuan penelitian adalah bahwa model pembelajaran sains sosial berbasis pendidikan multikultural di Sekolah Islam diterapkan kepada siswa, terutama dalam memahami multikultural dalam kehidupan sosial.
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SD MUHAMMADIYAH MACANAN SLEMAN YOGYAKARTA Hendro Widodo
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n1i4

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) religius, nasionalisme, mandiri, gotong royong, dan integritas di SD Muhammadiyah Macanan Sleman. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, 6 orang guru 6 orang siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menyimpulkan: penguatan pendidikan karakter religius dilakukan terintegrasi dengan beberapa mata pelajaran seperti ismubaris, al-islam, bahasa arab, praktik ibadah, dan kemuhammadiyahan. Penguatan pendidikan karakter nasionalisme melalui kegiatan rutin upacara bendera setiap hari senin,  dan ektrakulikuler membatik dan karawitan. Penguatan Pendidikan Karakter mandiri yaitu siswa membuat peraturan kelas (golden class). Penguatan pendidikan karakter gotong royong yaitu siswa saling tolong menolong dalam melakukan setiap kegiatan. Penguatan pendidikan karakter integritas yaitu siswa bertanggung jawab dalam mengerjakan pembelajaran maupun dalam kegiatan di luar kelas.Abstract:This study aimed to describe the Character Education Strengthening (PPK) of religious, nationalism, independence, mutual cooperation, and integrity at Muhammadiyah Elementary School of Macanan, Sleman. The research approach used is a qualitative approach. The research subjects were the principal, 6 teachers, and 6 students. The data collection techniques used interview, observation, and documentation. Based on the findings, it could be concluded that strengthening religious characters education were integrated with several subjects such as ismubaris, al-islam, Arabic, worship practices, and kemuhammadiyahan (knowledge about Muhammadiyah). Strengthening the nationalism character education was in the form of routine flag ceremony activities, batik extracurricular, and traditional musical event. Threngthening the independent character education was in the form of the students made class rules (golden class). Strengthening education character of mutual cooperation was in the form of the students helped each other in carrying out every activity. Strengthening integrity character education was in the form of students’ reponsibilities on activities both inside and outside the classroom
ANTISIPATIF PENYALAHGUNAAN NARKOBA MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER DI KALANGAN SISWA MADRASAH ALIYAH DI PROVINSI ACEH Muhammad Muhammad; Sulaiman Sulaiman; Jabaliah Jabaliah
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n1i11

Abstract

Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi implementasi pendidikan karakter pada Madrasah Aliyah di Provinsi Aceh, implementasi budaya Madrasah Aliyah terhadap antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan siswa pada Madrasah Aliyah di Provinsi Aceh, dan kendala implementasi pendidikan karakter Madrasah Aliyah di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, subjek penelitian 3 orang kepala Madrasah Aliyah dan 15 orang guru yang bertugas pada tiga Madrasah Aliyah ditentukan secara purposive sampling. Sementara analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian, implementasi pendidikan karakter pada Madrasah Aliyah di Aceh dilakukan melalui strategi integrasi dalam mata pelajaran. Budaya karakter pada Madrasah Aliyah berimplikasi positif terhadap antisipasi penyalahgunaan narkoba terhadap peserta didik di Aceh. Implementasi pendidikan karakter pada Madrasah Aliyah di Provinsi Aceh terlaksana secara efektif dan tidak mengalami kendala.Abstract:The study aimed to determine the implementation strategy of the character education in the Islamic High Schools (Madrasah Aliyah) of Aceh Province, the cultural implementation of the Islamic High Schools against the drug abuse anticipation among the students in the Islamic High Schools of Aceh Province, and the implementation obstacles of the character education in the Islamic High Schools of Aceh Province. This study used a qualitative research method. The research subjects were 3 school principals of the Islamic High Schools and 15 teachers assigned to three Islamic High Schools that were selected by using purposive sampling. The data analysis was conducted by using the descriptive approach. The findings showed that the implementation of the character education in the Islamic High Schools of Aceh was conducted through the integration strategies in the subjects. The character culture of the Islamic High Schools had positive implications on the drug abuse anticipation of the students in Aceh. The implementation of character education in the Islamic High Schools of Aceh Province was carried out effectively and did not get any obstacles.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN LITERASI SAINS BERBASIS NILAI-NILAI ISLAM DAN BUDAYA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL Ardian Asyhari
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n1i14

Abstract

Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengembangkan instrumen asesmen literasi sains berbasis nilai-nilai Islam dan Budaya Indonesia dengan pendekatan kontekstual, 2) mengetahui kualitas produk yang telah dikembangkan menurut ahli Pendidikan IPA, pendidikan agama islam, pendidikan budaya, evaluasi pendidikan, dan ahli bahasa, 3) mengetahui hasil uji coba produk dan memberikan contoh produk dengan pendekatan kontekstual. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi ahli IPA, ahli Agama Islam, Ahli Budaya, Bahasa, dan Ahli Evaluasi Pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah R & D yang mengadaptasi metode Test of Scientific Literacy Skills (TOSLS) Development Process. Kualitas produk yang dikembangkan berkategori “sangat layak”. Hasil uji coba soal literasi sains berbasis nilai-nilai islam dan budaya Indonesia dengan pendekatan kontekstual mendapatkan nilai rata-rata 75,67 untuk hasil penilaian nilai islam; 73,33 untuk hasil penilaian nilai budaya; dan rata-rata 65 untuk hasil penilaian keterampilan literasi sains.Abstract:The study aimed: 1) to develop the science literacy assessment instrument based on the Islamic values and Indonesian culture with the contextual approach, 2) to find out the developed product quality according to the experts of the science education, the Islamic education, the cultural education, the educational evaluation, and the linguists (language experts), 3) to examine the results of try-out product and provide the product examples with the contextual approach. The instruments used in this study were validation sheets of science experts, Islamic experts, cultural experts, language experts and educational evaluation experts. The study was R & D (Research and Development) adapting the Test of Scientific Literacy Skills (TOSLS) Development Process method. The developed product quality was categorized as "very feasible". The try-out results of the science literacy test based on the Islamic values and the Indonesian culture with the contextual approach got the mean scores of 75.67 for the results of the Islamic values; 73.33 for the results of the cultural value assessment; and 65 for the results of the science literacy skill assessment.
PENGARUH PENERAPAN JIGSAW III TERHADAP KEAKTIFAN BERINTERAKSI MATEMATIKA MAHASISWA PGSD UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA Muhammad Putra Utama; Ali Mustadi
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 22 No 1 (2019): JUNE
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/lp.2019v22n1i9

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan Jigsaw III terhadap keaktifan berinteraksi mahasiswa PGSD semester II dalam perkuliahan pendidikan matematika kelas awal. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen bentuk nonequivalent control group design. Dipilih dua kelas secara acak dengan responden sebanyak 78 mahasiswa. Responden dibagi dalam kelas ekperimen dan kelas kontrol. Setiap kelas diberikan pretes untuk mengetahui kondisi awal keduanya. Selanjutnya, kelas eksperimen memperoleh treatment menggunakan Jigsaw III, sedangkan kelas kontrol tidak menggunakan Jigsaw III. Untuk mengukur ada atau tidaknya pengaruh Jigsaw III, kedua kelas diberikan posttes. Keaktifan berinteraksi mahasiswa diamati menggunakan angket. Data dianalisis dengan membandingkan skor rata-rata pretes maupun posttes antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji t menunjukkan terdapat perbedaan keaktifan berinteraksi antara mahasiswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Berdasarkan temuan tersebut disimpulkan bahwa Jigsaw III berpengaruh terhadap keaktifan berinteraksi mahasiswa.AbstractThe study aimed to find out the effect of Jigsaw III application on the second semester students’ interactivity of the Primary School Teacher Education in the early stage mathematics education class. The study used quasi-experimental design with non-equivalent control group design. Two classes were chosen randomly with the total number of 78 students. The students were divided into experimental and control class. Every class was given the pre-test to find out the initial conditions of both. Furthermore, the experimental class received treatment using Jigsaw III, while the control class without using it. To measure the effect of Jigsaw III, both classes were given post-test. The data of the students’ interactivity were taken by using questionnaires. The data were analyzed by comparing the mean scores of the pre-test and post-test between the experimental class and the control class. The T-test showed that there were differences of the students’ interactivity between the experimental class and the control class. Based on the findings, it could be concluded that application of Jigsaw III was effective on  students interactivity.