cover
Contact Name
Nur Arifin
Contact Email
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
diskursus@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Diskursus Islam
ISSN : 23385537     EISSN : 26227223     DOI : -
Jurnal Diskursus Islam adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UIN Alauddin Makassar yang merefleksikan diri sebagai wadah akademik untuk publikasi artikel ilmiah. Jurnal ini menfokuskan pada kajian/studi islam dalam berbagai aspeknya yang diharapkan dapat memberi referensi bagi pembaca dalam pengembangan wawasan akademik dan keilmuan.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2018): April" : 9 Documents clear
FENOMENA TRADISI ZIARAH PADA KUBURAN PETTA BETTA’E PADA MASYARAKAT KABUPATEN BONE Taufik Taufik; Samiang Katu; Indo Santalia; La Ode Ismail Ahmad
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.6758

Abstract

Ziarah pada kuburan Petta Betta’E merupakan kuburan yang keberadaannya menjadi kepercayaan yang telah turun temurun diyakini sebagai tempat keramat, karena yang bersemayam merupakan arwah leluhur yang dianggap memiliki peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Dalam melihat persepsi masyarakat Palakka terhadap tradisi ziarah kuburan Petta Betta’E secara garis besar mejadi sebuah wadah dalam mengespresikan kepercaan mereka, adanya aggapan dengan menziarahi dapat memberikan kemanfaatan bagi kehidupan. Adanya kepercayaan demikian telah mengotori konsep ziarah itu sendiri sebagai wadah seseorang untuk mengingat akan kematian, karena sesungguhya sesorang yang telah meninggal, tidaklah mampu memberikan kemanfaatan. Dalam upaya tokoh Agama setempat dalam meluruskan kepercayaan masyarakat Palakka,  dengan memberikan nasihat-nasihat keagamaan dengan berlahan tanpa menyakiti perasaan masyarakat dan menjalin hubungan interaktif dengan masyarakat sehingga dapat terjalin kekeluargaan, seta memberikan wujud pembinaan kepada masyarakat dengan pembinaan harian dan pembinaan mingguan. Dari pembinaan harian berusaha memupuk masyarakat dengan bekal ilmu agama, sedangkan pembinaan mingguan dilakukan sebagai wujud penanaman pemahaman masyarakat dalam menyikapi persoalan keagamaan. sehingga dengan kedua proses tersebut secara berlahan dapat mengubah kepercayaan masyarakat sedikit demi sedikit.
FENOMENA FACEBOOK SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BARU Muhlis Muhlis; Usman Jasad; Abdul Halik
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.6759

Abstract

Tulisan ini akan mengurai tentang fenomena media sosial dalam hal ini facebook sebagai media komunikasi baru yang deskripsi fokusnya mencakup facebook, media komunikasi baru dan partisipasi pengguna facebook. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif yakni menganalisis dan menggambarkan tentang realitas proses dakwah di media sosial. Lokasi penelitian ini adalah media sosial terkhusus facebook dengan objek penelitian yang akan diteliti meliputi aspek-aspek dakwah di media sosial yang terdiri dari dai dan bentuk dakwah. Pendekatan penelitian ini adalah studi fenomenologi dalam arti peneliti menghimpun data berkenaan dengan konsep, pendapat, pendirian, sikap, penilaian dan pemberian makna terhadap situasi atau pengalaman dalam kehidupan. Sumber data dalam penelitian ini adalah dai, facebooker dan aktif berdakwah di facebook sebagai sumber data primer yang diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder adalah data yang diperoleh dari berbagai literatur seperti buku, majalah, karya ilmiah yang relevan dengan penelitian. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri dan jenis instrumen lain yang mencakup pedoman wawancara, pedoman observasi, dan alat dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah model interaktif Miles dan Huberman yakni analisis data dilakukan saat pengumpulan data berlangsung, dan setelah pengumpulan data dalam periode tertentu, sebagai berikut: a) Reduksi Data; b) Display atau Penyajian Data; dan c) Verifikasi atau kesimpulan Fenomena yang sedang sangat digemari di era tahun 2000-an ini yaitu sebuah jejaring sosial facebook, dapat dikatakan sebagai sebuah revolusi cara berkomunikasi untuk mendapatkan teman. Dalam kehidupan normal sehari-hari selayaknya mendapatkan teman biasanya secara langsung tatap muka dan bisa akrab dengan teman juga secara tatap muka. Tetapi dengan jejaring sosial facebook, mendapatkan teman dan berbincang dengannya secara leluasa hanya sekali klik, maka semua deskripsi tentang teman baru bisa didapatkan.
MANAJEMEN PENGADAAN GERAKAN SERIBU BUKU DI UIN ALAUDDIN MAKASSAR La Ode Rusadi
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.6764

Abstract

Proses manajemen pengadaan buku GSB UIN Alauddin Makassar ada beberapa tahapan, yang dimulai dari tahap pembentukan panitia GSB UIN Alauddin Makassar, pembukaan pendaftaran GSB UIN Alauddin Makassar, seleksi dan verifikasi berkas pendaftar GSB UIN Alauddin Makassar, pengumuman kelulusan pendaftaran GSB UIN Alauddin Makassar, dan tahap kontrak perjanjian. Tahapan manajemen pengadaan buku GSB UIN Alauddin Makassar menunjukkan sudah cukup baik dan terarah, akan tetapi masih perlu ada upaya-upaya evaluasi dan perbaikan, misalnya dari segi membangun hubungan kerjasama dan koordinasi di antara panitia, tim independen, dan penulis maupun evaluasi dan perbaikan yang sifatnya tekhnis.
PENGARUH PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI SMK PRATIDINA MAKASSAR Saenal Abidin
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.6775

Abstract

Teknik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yakni dengan menentukan sampel dengan memilih peserta didik yang masuk penilaian sepuluh besar setiap kelas XII A, XII B, XII C, XII D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan nilai raport, pedoman observasi, angket, dan catatan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana. Analisis pengembangan indikator dalam penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar peserta didik SMK Pratidina Makassar, dikembangkan untuk mengetahui pemanfaatan perpustakaan berpengaruh positif atau tidak terhadap prestasi belajar peserta didik. Hasil penghitungan besarnya koefisien atau volume awal adalah sebesar 28,680 bernilai positif. Sedangkan untuk peningkatan setiap pemanfaatan perpustakaan diperoleh nilai konstanta sebesar 0,703. Nilai prestasi belajar peserta didik melalui penghitungan rumus regresi linier sederhana sebesar 29,138 tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi pemanfaatan perpustakaan maka semakin tinggi peningkatan prestasi belajar peserta didik. Untuk mengetahui besarnya pengaruh pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar, digunakan angka R square (angka korelasi yang dikuadratkan). Angka R square disebut juga Koefisien Diterminasi (KD) besarnya angka Koefisien Diterminasi dalam penghitungan di atas ialah sebesar 0,677 atau sama dengan 67,7%. Angka tersebut mempunyai arti bahwa besarnya pengaruh pemanfaatan perpustakaan terhadap prestasi belajar sebesar 67,7% sedangkan sisanya, yaitu 32,3% (100%-67,7%) di pengaruhi oleh variabel lain. Berdasarkan tabel interpretasi tingkat pengaruh yakni berada pada kategori cukup tinggi. Didasarkan pada hasil penghitungan diperoleh angka signifikansi sebesar 0,000. Angka 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya ada hubungan linier antara variabel pemanfaatan perpustakaan dengan prestasi belajar. Oleh karena terdapat hubungan linier antara kedua variabel maka frekuensi pemanfaatan perpustakaan memengaruhi prestasi belajar peserta didik di SMK Pratidina Makassar.
BENTUK DAKWAH DI FACEBOOK MENJELANG PILKADA DKI JAKARTA TAHUN 2017 Muh. Taufik Syam; Kamaluddin Tajibu; Usman Jasad; La Ode Ismail Ahmad
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.6782

Abstract

Tulisan ini mengelaborasi mencoba melakukan studi kasus terhadap perang dakwah yang terjadi di media sosial, dalam hal ini yang terdapat di Facebook berdasarkan atas wacana, opini, berita-berita di situs online, video dan komentar dari beberapa akun yang terlibat dari perang dakwah ini yang terjadi sebelum pemilihan gubernur di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017. Meskipun pada akhirnya pada penelitian ini akan memunculkan sebuah fakta yang tidak hanya akan berdampak positif, tetapi juga akan memunculkan fakta negatif tentang proses dakwah hari ini yang terjadi di media sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif atau naturalistik. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan sosioligi komunikasi dalam bentuk studi kasus (case study) terhadap arena produksi kultural merujuk pada konsep, pendapat, pemikiran, dan komentar para da`i maupun masyarakat dalam bentuk tulisan, berita/ wacana, pesan gambar, status personal, komentar terhadap status seseorang dan video ceramah dan debat dakwah yang diunggah ke media sosial yang nantinya akan menggiring opini publik ke dalam ranah pembentukan mindset kecenderungan (disposisi) terhadap suatu otoritas (authority) yang sedang terjadi. Lokasi penelitian ini adalah media sosial terkhusus pada media sosial yang sering digunakan yaitu Facebook. Sumber data pada penelitian dari informan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu para pengguna media sosial Facebook. Teknik pengumpulan data adalah observari, dokumentasi. Instrumen penelitian adalah pedoman observasi dan alat dokumentasi. Proses pengujian keabsahan data terdiri kredibilitas, transferbilatas, depenbilitas dan konfimabilitas. Teknik pengolahan dan analisis data terdiri dari reduksi data, display data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk dakwah di media sosial pada masa Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 tidak terlepas dari bentuk dakwah secara umum yaitu da‘wah bil lisan, da‘wah bil qalam, dan da‘wah bil hal, yang teritegrasikan dengan bentuk dakwah siyasah yang terdiri dari siyasah khajiriyah, siyasah dakhiliyah dan siyasah tarbawiyah. Berdasarkan pada data penelitian, terdapat beberapa status dari para dai atau pun public figure yang dijadikan sebagai objek penelitian. Jumlah status dakwah di media sosial yang dijadikan sebagai data penelitian yaitu data yang bersumber dari Facebook sebanyak 59 data.
BENTUK PENERAPAN DAKWAH PERSUASIF TERHADAP PEMBINAAN EKS PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI PANTI SOSIAL KARYA WANITA MATTIRODECENG KOTA MAKASSAR St Aisyah BM; Muliaty Amin; Abd. Rasyid Masri; Usman Jasad
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.6992

Abstract

Tulisan ini fokus pada bentuk penerapan dakwah persuasif terhadap pembinaan eks pekerja seks komersial yang terdeskripsi pada dakwah fard}iyah yaitu; pembinaan tablig Islam (taujiyah dan tablig kitabah), pembinaan secara Irsyad Islam (bimbingan dakwah, penyuluhan Islam), tadbir Islam meliputi; manajemen (lembaganya), pembinaan takwim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tentang metode dakwah persuasif dalam bentuk dakwah fard}iyah terhadap pembinaan eks pekerja seks komersial di Panti Sosial Karya Wanita Mattirodeceng Kota Makassar. Pendekatan utama yang digunakan adalah pendekatan ilmu dakwah disertai pendekatan multidisipliner meliputi pendekatan sosiologis, pendekatan komunikasi, dan pendekatan psikologis. Sumber data  atau informannya 12 orang dengan rincian petugas atau pekerja sosial (Peksos) sebanyak 6 orang dan eks pekerja seks komersial sebanyak 6  orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dan dibantu dengan pedoman wawancara, matriks perencanaan penelitian, alat-alat dokumentasi, berupa alat perekam (voice recorder ), kamera serta alat tulis sebagai catatan dalam proses perekaman data di lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan teori Miles and Hubermen adalah reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penerapan dakwah persuasif terhadap pembinaan eks pekerja seks komersial yaitu; a). penyampaian dakwah persuasif dalam bentuk pemberian bimbingan sosial; integritas diri dan materi dakwah, b). penyampaian dakwah persuasif dalam bentuk bimbingan lanjutan, c). penerapan dakwah persuasif  dalam bentuk fard}iyah;  pembinaan dalam bentuk tablig Islam, pembinaan dalam bentuk taujiyah, pembinaan dalam bentuk tablig khitabah, pembinaan dalam bentuk irsyad islam; kegiatan bimbingan dakwah, pembinaan dengan takwin; memiliki kemampuan dalam berkomunikasi, memiliki kemampuan dalam melakukan bimbingan sosial, memiliki kemampuan dalam pemberian bimbingan keterampilan.
PEMBARUAN PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM MUHAMMAD BASIUNI IMRAN (1906-1976 M) Nasrullah Nasrullah; Ahmad M Sewang; Syamsudduha Syamsudduha; Nurman Said
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.7056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembaruan pemikiran Pendidikan Islam Muhammad Basiuni Imran tahun 1906 sampai 1976. Tahun 1906 adalah tahun ia mulai mengajar di sekolah Sultaniyah. Tahun 1909 ia melanjutkan pendidikan ke Mesir dengan tujuan al-Azhar. Pada saat itulah ia mengenal pembaruan pemikiran pendidikan Islam Muhammad Rasyid Rida. Tahun 1913 ia pulang ke Sambas dan dilantik menjadi Maharaja Imam. Tahun 1916 menjadi guru di Madrasah al-Sultaniyah. Tahun 1918 ditunjuk menjadi pengawas pada sekolah yang sama. Tahun 1936 mendirikan sekolah Tarbiyatul Islam. Tahun 1963 mendirikan sekolah Kulliyatul Muballighin. Penelitian ini menggunakan metode s}ejarah dengan pendekatan sosiologi, antropologi, prosopografi dan sejarah intelektual. Teori yang digunakan adalah teori pembaruan dan perubahan sosial. Penelitian ini juga menggunakan dua kajian yaitu pustaka dan lapangan. Kajian pustaka untuk melacak pemikiran pembaruan melalui karya-karyanya yang banyak. Sementara kajian lapangan melihat praktek pembaruan yang dilakukan Muhammad Basiuni Imran. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada tahun 1906 Muhammad Basiuni Imran memotivasi para siswa akan pentingnya pendidikan. Pendidikan bagi Muhammad Basiuni Imran adalah kunci utama untuk meraih kemajuan. Tahun 1916 ketika ia diangkat menjadi guru pada Madrasah al-Sultaniyah, ia berhasil  mengintegrasikan kurikulum agama dan umum secara bertahap dan perlahan dan berlanjut pada sekolah Tarbiyatul Islam tahun 1936. Pada sekolah yang kedua yaitu sekolah Tarbiyatul Islam ia juga berhasil mengenalkan sekaligus menerapkan ko-edukasi dan manajemen sekolah berbasis administrasi. Upaya yang dilakukannya tersebut melawan arus.
PANDANGAN IBNU TAIMIYAH TERHADAP WALI Sukimin Sukimin; Barsihannoor Barsihannoor; Salahuddin Salahuddin
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.7113

Abstract

Tulisan ini akan mendeskripsikan tentang pandangan Ibn Taymiyah terhadap wali dalam kitabnya al-Furqan Baina Auliyai al-RahmanWa Auliyai al-Syaithan, adalah buku yang ditulis oleh Syaikh al-Islam Ibnu Taimiyah terkait dengan respon dan pemikiran Ibnu Taimiyah tentang wali Allah. Penelitian dilakukan dengan studi kepustakaan (library research), karena sumber datanya adalah berbagai karya tulis dari Ibn Taymiyah. Metode pendekatan dalam penelitian ini dilakukan secara disipliner, metode yang terpakai dalam kajian ini; menggunakan pendekatan disiplin pemikiran Islam khususnya metode sejarah (historic-method) karena penelitian ini dimaksudkan untuk merekonstruksi masa lalu secara sistematis dan obyektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, menguji dan mensintesiskan bukti-bukti untuk menegakkan fakta dan memperoleh kesimpulan yang kuat. Implikasi dari penggunaan studi historis, maka setidaknya ada empat langkah yang harus penulis tempuh, yakni heuristik, kritik, interpretasi dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewalian adalah buah dari ketakwaan kepada Allah. Jika para wali Allah menjaga hati mereka dari  berbagai kekotoran jiwa maka Allah pun memperbaiki kondisi fisik mereka. Ibnu Taimiyah berkata, “Jika engkau memperbaiki batinmu maka Allah akan memperbaiki lahirmu. Kewalian syar’i menurut pengertian bahasa berarti al-qarib artinya dekat. Kata al-wali diambil dari kata al wala’ yang bermakna al-qarbu, artinya  dekat. Walatullahi, kewalian Allah adalah al-muwafaqah persetujuan Allah dengan mencintai apa yang dicintai Allah, membenci apa yang dibenci Allah, meredhai apa yang Ia redhai, mendukung wali-walinya, memusuhi musuh wali-walinya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menegaskan siapa saja yang sampai kepadanya risalah Nabi Muhammad saw. maka ia tidak akan menjadi wali Allah kecuali dengan mengikuti beliau saw., karena apa saja yang diperoleh oleh seseorang berupa petunjuk dan agama yang benar ia mesti melalui perantaraan Nabi Muhammad saw.  Begitu pula yang sampai kepadanya risalah seorang rasul tidak akan menjadi wali kecuali jika ia mengikuti  sang rasul.
PERAN SULTAN MUHAMMAD MULIA IBRAHIM SYAFIUDDIN DI KESULTANAN SAMBAS 1931-1943 DALAM BIDANG REVITALISASI LEMBAGA PERADILAN AGAMA Beti Yanuri Posha; Ahmad M. Sewang; Siti Aisyah H. Kara; Arifuddin Siraj
Jurnal Diskursus Islam Vol 6 No 1 (2018): April
Publisher : Pascasarjana UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v6i1.7297

Abstract

Sambas adalah salah satu Kesultanan Melayu yang cukup lama eksis di tanah Borneo. Kerajaan Islam Sambas atau yang disebut Kesultanan Sambas berdiri pada paruh kedua pertengahan abad ke-17 M. Kesultanan Sambas terkenal besar sejak sultan Sambas yang pertama Sultan Muhammad Syafiuddin I (1631-1668 M). Kejayaan Kesultanan Sambas telah membesarkan nama negeri Sambas, sampai pada Sultan Sambas ke-15 yaitu Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin (1931-1943 M). Raden Muhammad Mulia Ibrahim adalah putra Pangeran Adipati Ahmad bin Sultan Muhammad Syafiuddin II. Pendidikan awal Raden Muhammad Mulia Ibrahim diperolehnya dari lingkungan keluarga terutama pendidikan yang diterapkan oleh kakeknya sendiri Sultan Muhammad Syafiuddin II dan ayahnya Raden Ahmad. Sebelum dinobatkan, pada tanggal 2 Mei 1931 M, Belanda mengikat kontrak politik dengan Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin, bahwa penyelenggaraan pemerintahan Kerajaan Sambas harus menyesuaikan diri dengan ketentuan yang termaktub dalam Staatsblad Pemerintah Hindia Belanda yang disebut dengan Korte Verklaring atau Akte Van Vereband. Kepada sultan sebagai Het Zelfbestuur dikuasakan oleh pemerintah Hindia Belanda antara lain untuk melaksanakan hukum agama Islam dan hukum adat. Adapun peran Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin dalam pengembangan Islam meliputi pembaruan di bidang pendidikan Islam, revitalisasi lembaga peradilan agama dan pranata sosial keagamaan. Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui dan mengkaji kembali bagaimana peran Sultan Muhammad Mulia Ibrahim Syafiuddin, khususnya dalam revitalisasi lembaga peradilan agama di Kesultanan Sambas 1931-1943.

Page 1 of 1 | Total Record : 9