cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 7 (2015)" : 25 Documents clear
Pengendalian Temperatur pada Proses Pengeringan Gabah Menggunakan Alat Rotary Dryer Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno Afriandika Brillian; n/a Purwanto; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kendala yang di hadapi petani dalam pengolahan padi pasca panen adalah proses pengeringan. Hal ini disebabkan pengeringan gabah dengan cara tradisional, yaitu dengan pengeringan gabah di bawah sinar matahari. Hambatan muncul selama musim hujan, karena gabah akan di keringkan lagi dan ini dapat menyebabkan serangan serangga atau jamur.Dalam skripsi ini Arduino Uno diaplikasikan sebagai alat pengontrol suhu yang diharapkan dapat mengatasi permasalahan pada proses pengeringan gabah. Gabah diaggap kering jika memenuhi standar kadar air (SNI) 14%RH. Pengendalian ini dilakukan pada setpoint 50ºC dan 60ºC.Proses perancangan kontroler PID pada aplikasi ini menggunakan metode Ziegler – Nichlos I. Dari perhitungan didapatkan nilai parameter Kp= 7,45, Ki= 0,26 dan Kd= 52,15. Dari pengujian setpoint 50ºC pada pukul 14.00 WIB dan 20.00 WIB didapatkan settling time masing-masing adalah 801 detik dan 975 detik. Pengujian setpoint 60ºC pada pukul 14.00 WIB dan 20.00 WIB didapatkan settling time masing-masing adalah 840 detik dan 1095 detik. Nilai error steady state pada setpoint 50ºC pukul 14.00 WIB dan 20.00 WIB masing-masing adalah 0,2096% dan 0,2899%. Nilai error steady state pada setpoint 60ºC pukul 14.00 WIB dan 20.00 WIB masing-masing adalah 0,4909% dan 0,4506%.Kata Kunci—Rotary Dryer, Pengeringan Gabah, Kontroler PID, Ziegler-Nichlos.
SISTEM KONTROL SUHU DENGAN STRUKTUR FEEDBACK- FEEDFORWARD PADA PROSES DISTILASI VAKUM BIOETANOL BERBASIS ALGORITMA LOGIKA FUZZY Tegar Sukma Yudha; M. Aziz Muslim; n/a Retnowati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi merupakan kebutuhan yang sangat penting dewasa ini seiring dengan kemajuan peradaban manuasia yang meningkat dari waktu ke waktu. Tetapi hal tersebut tidak diimbangi dengan persediaan bahan bakar fosil yang merupakan pemasok terbanyak dari energi dunia. Dengan adanya permasalahan ini, sangat diperlukan bahan bakar alternatif sebagai pengganti bahan bakar fosil agar bisa mengatasi hal tersebut. Bioetanol merupakan salah satu bahan bakar pengganti bahan bakar fosil yang cukup menjanjikan yang didapatkan dari proses fermentasi bahan-bahan nabati yang memiliki kandungan gula. Proses pembuatan bioetanol meliputi ekstraksi gula, fermentasi, distilasi, dan absorbsi. Pada penelitian ini dikembangkan pembuatan bioetanol dengan distilasi vakum pada suhu dan tekanan tertentu. Suhu dan tekanan sangat berperan penting dalam pembuatan bioetanol. Sehingga penelitian ini difokuskan pada pengontrolan suhu sebagai setpoint dan tekanan vakum sebagai disturbance untuk proses distilasi vakum bioetanol berbasis Algoritma Logika Fuzzy. Metode ini melalui beberapa tahap, yaitu penentuan fungsi keanggotaan dan fuzzifikasi, rule base dan inferensi, serta defuzzifikasi. Proses distilasi vakum bioetanol ini dilakukan pada suhu 62°C dan tekanan vakum pada 0,5 atm. Pada penelitian ini, proses perancangan Algoritma Logika Fuzzy dilakukan menggunakan 5 fungsi keanggotaan dengan metode inferensi MAX-MIN dan metode defuzzifikasi weighted average (WA). Hasil pengujian menunjukkan bahwa Algoritma Logika Fuzzy cukup berhasil digunakan untuk menjaga suhu pada setpoint yang diinginkan dengan nilai error steady state (ess) sebesar 3,85% dan settling time (ts) 4270 detik atau 1,19 jam.Kata kunci: Energi, Bahan Bakar Alternatif, Bioetanol, Distilasi Vakum, Suhu, Tekanan, Disturbance, Algoritma Logika Fuzzy
Uji Performansi Kontroller PID Terhadap disturbance Tekanan Pada Proses Distilasi Vakum Bioetanol M. Kholid Mawardi; Goegoes Dwi Nusantoro; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioetanol merupakan bahan bakar nabati yang digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil. Dalam Penelitian ini dikembangkan pembuatan bioetanol dengan  distilasi vakum. Awal penelitian adalah perancangan sistem kendali suhu pada proses distilasi vakum. Pengendalian dirancang agar suhu distilasi vakum bioetanol sesuai dengan setpoint yaitu suhu 62 °C dengan mengendalikan heater yang berisi cairan tetes tebu. Proses perancangan kontroler PID menggunakan metode Ziegler Nichols pertama dan didapatkan parameter PID yaitu Kp=6.3, Ki=0.00393 dan Kd=2520.  Hasil pengujian terhadap keseluruhan sistem diperoleh error steady state sebesar 0.208 %. Ketika diberikan kenaikan gangguan tekanan 0.1 atm sistem tidak mengalami perubahahan suhu sedangkan untuk kenaikan gangguan 0.2 dan 0.4 atm suhu mengalami perubahan dengan recovery time 145 detik dan 400 detik. Setelah mengalami gangguan kontroler PID mampu kembali menuju setpoint.   Kata Kunci—Heater, Kontrol suhu, Kontroler PID, Arduino Mega.
PERANCANGAN KONTROLER PID DENGAN KOMPENSATOR SETPOINT SEBAGAI PENGONTROL SUHU PADA PROSES DISTILASI VAKUM BIOETANOL Dhanar Khairul D.; Goegoes Dwi Nusantoro; M. Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioetanol merupakan salah satualternatif pengganti sumber energi berbahan bakufosil. Salah satu cara pemurnian bioetanol adalahdistilasi pada kondisi vakum. Pada kondisi vakumtitik didih etanol akan turun sehingga diperlukanpenyesuaian antara titik didih sebagai setpointdengan tekanan vakum. Pada penelitian inikompensator setpoint berfungsi untuk memberikannilai setpoint terhadap perubahan tekanan vakum.Kontroler PID merupakan gabungan darikontroler Proporsional, Integral dan Diferensial.Dari tuning Ziegler Nichols didapatkan parameterKp=6,18; ki=0,00384 dan kd=2487,01. Padapengujian akhir dilakukan variasi tekanan pada0,5 atm; 0,65 atm dan 0,8 atm. Penggunaankontroler PID dengan kompensator setpointmenghasilkan respon keluaran dengan rata-rataerror sebesar 0,61%.Kata kunci : Bioetanol, Distilasi Vakum, TuningZiegler Nichols, Kontroler PID, KompensatorSetpoint
RANCANG BANGUN LAYANAN VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) DENGAN CODEC G.729 MENGGUNAKAN JARINGAN HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS (HSDPA) Abdurrahman Syah; Wahyu Adi Priyono; Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan voice over Internet Protocol (VoIP) adalah teknologi yang memanfaatkan jaringan internet untuk menyediakan komunikasi suara secara elektronik dan realtime dengan cara mengubah format suara ke dalam bentuk digital melalui suatu standart untuk voice coding yang direkomendasikan oleh (ITU-T), sehingga komunikasi jarak jauh dapat dilakukan dengan biaya lokal saja. Layanan VoIP dapat digunakan pada perangkat mobile dengan sistem OS Android melalui layanan data. HSDPA adalah jaringan generasi 3,5G yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan UMTS yang memungkinkan untuk penggunaan kapasitas data yang lebih besar yaitu mencapai 14,4 Mbps. Pada Pada penelitian dilakukan desain konfigurasi layanan mobile VoIP pada jaringan HSDPA dan kajian penerapannya. Parameter yang akan diukur adalah QoS serta performansi server dengan banyak user, untuk Quality of Service (QoS) pada layanan Mobile VoIP pada HSDPA adalah delay end to end, packet loss dan troughput yang dihitung dengan pendekatan teoretis dan pengamatan langsung menggunakan perangkat analisis jaringan (Wireshark) dengan referensi standar ITU-T G.1010 dan ITU-T G.114. Hasil penelitian yang diperoleh untuk packet loss perhitungan 0.23095 % dan pengujian 0,18% yang kedua hasilnya < 1% packet loss ratio untuk untuk komunikasi VoIP telah memenuhi standar ITU-T G.1010, hasil perhitungan dan hasil rata-rata pengujian delay end-to-end 22,32 ms yang hasilnya < 150 ms yang dikategorikan baik menurut ITU-T G.114. Troughput pada pengukuran sebesar 0,055 Mbps. Kemampuan maksimal server mampu menamping 700 User.Kata Kunci— Mobile VoIP, HSDPA, Android, QoS, Performansi server
RANCANG BANGUN ANTENA MIKROSTRIP SINGLE DAN SWITCH POLARITY SEBAGAI PENGURANG RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK Dandy Budi Kusuma; Rudy Yuwono; Erfan Achmad Dahlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini akan dibahastentang perancangan dan pembuatan AntenaMikrostrip dengan Single dan Switch Polarity.Antena yang dirancang memiliki Polarisasi Linierdengan Impedansi Karakteristik saluran sebesar50 Ω, dan untuk diaplikasikan sebagai pengurangradiasi terhadap device telekomunikasi yangmemiliki sumber listrik pada frekuensi 1800 MHz(GSM) sampai di atas 2400 MHz (UWB) denganmenggunakan bahan substrat FR-4 (konstantadielektrik r ε = 3,9) dan bahan konduktortembaga. Perancangan dan simulasi Antenadilakukan dengan menggunakan program CSTMicrowave Studio 2014. Hasil simulasi AntenaMikrostrip dengan Single Polarity memliki VSWRdi bawah 2 pada rentang frekuensi 1800 MHzsampai 4900 MHz dengan nilai S11 (Return Loss)≤ -10 dB dan axial ratio di atas 10 dB. SedangkanHasil simulasi Antena Mikrostrip dengan SwitchPolarity memliki VSWR di bawah 2 pada rentangfrekuensi 1500 MHz sampai 5500 MHz dengannilai S11 (Return Loss) ≤ -10 dB dan axial ratio dibawah 10 dB. Untuk hasil pengurangan radiasiAntena Mikrostrip dengan Single Polarityterhadap semua laptop memiliki total -518 dBmdan -499 dBm dengan rata –rata -103,6 dBm dan -99 dBm. Sedangkan Antena Mikrostrip denganSwitch Polarity terhadap semua laptop memilikitotal -539 dBm dan -486 dBm dengan rata –rata -107 dBm dan -93 dBm.Kata Kunci : Antena mikrostrip, pengurangradiasi, pengaruh temperatur, single dan switch.
RANCANG BANGUN ALAT PENGURANG POLUSI RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK MENGGUNAKAN ANTENA CIRCULAR POLARIZATION Bayu Ramdhan Hidayatullah; Rudy Yuwono; Erfan Achmad Dahlan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

– Alat pengurang radiasi gelombang elektromagnetik ini menggunakan rectenna (rectifier antenna) yang merancang dan membangun dua rectifier dan dua antena. Rectifier1 menggunakan dioda schottky tipe HSMS 2820 sebanyak 4 buah, sedangkan rectifier2 menggunakan dioda schottky tipe HSMS 2828 sebanyak 1 buah. Antena1 menggunakan antena circular polarization, sedangkan antena2 menggunakan linear polarization. Desain antena pada penelitian ini disimulasikan menggunakan software Computer Simulation Technology (CST) Studio Suite 2014. Antena di fabrikasi menggunakan bahan FR – 4 dengan ɛr = 3,9 dan h = 1,6mm. Untuk mengetahui performasi antena dan rectifier, maka dilakukan pengukuran antena1 dengan rectifier1, antena2 dengan rectifier1, antena1 dengan rectifier2, antena2 dengan rectifier2. Kata Kunci: Circular polarization, gelombang elektromagnetik, polusi radiasi.
SISTEM PENGENDALI KETINGGIAN AIR MENGGUNAKAN PID DIGITAL PADA PLANT TANGKI AIR Wirangga Luvianca; Erni Yudaningtyas; n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kontroler PID digital menggunakan mikrokontroler mendominasi kontrol industri saat ini. Banyak keuntungan dari kontroler berbasis mikrokontroler diantaranya mampu menggunakan algoritma kontrol yang kompleks, bobot lebih ringan dan lebih kebal terhadap gangguan eksternal. Maka untuk mengimbangi perkembangan tersebut dilakukan pengembangan pada plant tangki air 73426 menggunakan kontrol digital.Proses perancangan kontrol PID menggunakan metode pertama Ziegler – Nichols dengan memberi masukan berupa unit step dan mendapatkan respon berbentuk huruf S, kurva berbentuk S tersebut dapat dikarakteristikkan menjadi dua konstanta yaitu waktu tunda L dan konstanta waktu T, dilanjutkan dengan pencarian parameter kontrol PID melalui tabel penalaan Ziegler – Nichols didapatkan nilai parameter kontroler PID sebesar Kp = 3,46 Ki = 0,96 dan Kd = 3,11.Hasil dari perancangan kontrol digital pada plant tangki air 73426 diterapkan pada 3 set point yaitu pada ketinggian 7 cm, 8 cm dan 9 cm. Kontroler dapat berjalan dengan baik di semua set point dengan error steady state di dalam toleransi 5%. Pada saat diberi gangguan yang berupa sekat berlubang, sistem dapat merespon dan mengembalikan keadaan menuju steady state dengan cepat.Kata Kunci— Plant ketinggian air (73426), Kontrol ketinggian air, Kontrol PID, Sensor HC-SR04.
REKAYASA PEMOTONG TEGANGAN LEBIH IMPULS MENGGUNAKAN ELEKTRODA SPIRAL Rizki Tofan Riadi; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai rekayasa pemotong tegangan lebih impuls menggunakan elektroda spiral. Arester yang dirancang merupakan arester sela udara dan termasuk dalam kategori I yang memiliki tingkat proteksi sebesar 1500 V. Bahan elektroda yang digunakan yaitu berupa kawat tembaga yang dibentuk spiral sebagai elektroda dalam dan silinder tembaga sebagai elektroda luarnya. Pengujian yang dilakukan yaitu meliputi pengaruh jarak sela, diameter, dan panjang arester terhadap tegangan potong yang dihasilkan. Pengaruh dari penambahan jarak sela dan diameter arester yaitu meningkatkan nilai tegangan potong arester. Sedangkan pengaruh dari penambahan panjang arester yaitu menurunkan nilai tegangan potong arester. Selanjutnya dilakukan pengujian dan analisis kurva karakteristik volt-time arester. Semakin tinggi tegangan impuls yang terpotong maka akan semakin cepat pula waktu potongnya. Dari hasil pengujian, didapatkan pemotong tegangan lebih impuls menggunakan elektroda spiral untuk tingkat proteksi 1500 V dengan dimensi jarak sela 0,4 mm, diameter dalam 21 mm, dan panjang silinder arester 56,3 mm.Kata kunci— Tegangan Impuls, arester sela udara, kurva karakteristik.
PENGARUH VARIASI JUMLAH MESH PADA SISTEM PEMBUMIAN GRID TERHADAP NILAI RESISTANSI PEMBUMIAN Muhammad Romadhon; Moch. Dhofir; n/a Soemarwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 7 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini menguraikan hasil penelitian tentang variasi jumlah mesh pada sistem pembumian grid pada tanah berpasir dilakukan dengan beberapa variasi kedalaman penanaman elektroda, panjang konduktor dan jumlah kisi serta pengaruh penambahan pengisian tanah. Variasi kedalaman penanaman adalah 20 cm, 40 cm, 60 cm, 80 cm dan 100 cm. Variasi panjang konduktor dan jumlah mesh adalah 100 cm (satu kisi), 175 cm (dua kisi), 250 cm (tiga kisi), 300 cm (empat kisi), 400 cm (lima kisi), 425 (enam kisi), 600 cm (sembilan kisi). Sedangkan variasi penambahan pengisian tanah pada kedalaman 100 cm adalah 20 cm, 40 cm, 60 cm, 80 cm, dan 100 cm. Pengukuran dilakukan dengan metode 3 titik. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa nilai tahanan pentanahan sangat dipengaruhi oleh kedalaman elektroda yang ditanam, jumlah elektroda, ukuran konduktor dan kondisi tanah dimana elektroda tersebut ditanam. Dan didapatkan nilai resistansi pembumian pada tanah berpasir dengan menggunakan variasi jumlah elektroda mesh yang paling rendah yakni pada elektroda model mesh G dengan ukuran 0,75 m x 0,75 m, panjang konduktor 100 cm dan jumlah mesh 9 (sembilan kisi) di kedalaman penanaman 100 cm sebesar 28,13 ohm.Kata kunci---variasi jumlah mesh, pembumian grid, tanah berpasir.

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2015 2015


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue