cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017)" : 25 Documents clear
Studi Perencanaan dan Penempatan Site Jaringan Long Term Evolution di Kota Malang dengan Metode Algoritma Genetika Aldwi Syahfirry Putra; Endah Budi Purnomowati; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Long Term Evolution (LTE) dirancang untuk memenuhi kebutuhan operator akan akses data yang berkecepatan tinggi serta menyokong kapasitas teknologi suara untuk beberapa dekade mendatang. Teknologi ini pula menyediakan solusi Internet Protocol (IP) yang luas yang mampu mengintegrasikan sistem-sistem serta jaringan yang ada. Dimana suara, data , dan streaming multimedia dapat diberikan kapanpun dan dimanapun kepada penggunanya dan rata-rata yang lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Algoritma genetika sebagai alat permutasi untuk melakukan pemilihan letak koordinat BTS secara optimal. Hasil optimasi yang dihasilkan oleh algoritma genetika tersebut dapat digunakan sebagai sistem rekomendasi pendukung keputusan. Karena algoritma genetika berfungsi sebagai sistem pendukung keputusan maka hasil pemilihan letak koordinat tersebut tidak mutlak menjadi acuan pasti letak koordinat BTS. Dalam tugas akhir ini hasil optimasi yang dihasilkan oleh algoritma genetika masih belum memiliki batasan mengetahui daerah – daerah yang dilarang untuk mendirikan BTS. Kata Kunci—LTE, Algoritma Genetika
KONTROL LOGIKA FUZZY SEBAGAI PENGENDALI SUHU DAN KADAR AIR PASIR PADA PROTOTYPE INKUBATOR PENYU BERBASIS MIKROKONTROLER Ana Muslimah; Erni Yudaningtyas; Mochammad Rusli
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prototype inkubator telur penyu  dirancang untuk dapat mengendalikan suhu dan kadar air pasir berdasarkan kondisi ideal sesuai dengan jenis kelamin tukik (anak penyu) yang diinginkan. Sebagai pengendali suhu dan kadar air pasir digunakan Kontrol Logika Fuzzy (KLF) dengan metode Mamdani, inferensi Max-Min Composition dan metode deffuzifikasi Centroid atau Center of Area (CoA). Pada pengujian yang dilakukan untuk kondisi ideal agar dapat ditetaskan tukik jantan diberikan set point suhu 27˚C dan batas kadar air diantara (3-12)%. Pada pengujian tersebut didapatkan performansi respon suhu dengan settling time 42,33 menit, error steady state 0,36% dan tidak terdapat overshoot, serta respon kadar air yang berkisar antara (4,77-7,13)%. Pada pengujian yang dilakukan untuk kondisi ideal agar dapat ditetaskan tukik betina diberikan set point suhu 33˚C dan batas kadar air antara (3-12)%. Pada pengujian ini didapatkan performansi respon suhu dengan settling time 112,67 menit, error steady state 0,30%, dan overshoot 0,79%, serta respon kadar air yang berkisar diantara (6,14-8,35)%. Kata Kunci: Pasir, suhu, kadar air, KLF
RANCANG BANGUN JARINGAN FIXED WiMAX IEEE 802.16d UNTUK LAYANAN MOBILE VoIP CODEC ITU-T G.729 Muhammad Hizba Afdhaluddin; Wahyu Adi Priyono; Dwi Fadila Kurniawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) IEEE 802.16d merupakan salah satu teknologi yang mampu memberikan layanan data dengan kecepatan tinggi dan efisien. WiMAX menyediakan kapasitas kanal hingga 40 Mbps. Salah satu keunggulan WiMAX adalah menawarkan Quality of Service (QoS) berbeda. Salah satunya adalah QoS varian real Time Polling Service untuk layanan VoIP. Penelitian ini bertujuan untuk membangun prototipe komunikasi VoIP yang memiliki bandwidth kompresi hingga 8 kbps tiap kanal suara dengan cara menggabungkan Teknologi VoIP dengan jaringan Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX). Serta dapat menganalis kinerja jaringan VoiP melalui parameter jaringan, yakni throughput, delay end-to-end, jitter. Hasil penelitian menunjukkan nilai throughput relatif stabil dengan semakin banyak jumlah user maka throughput akan semakin kecil. Hasil untuk delay didapatkan nilai tertinggi ialah 13.101 ms pada saat jumlah panggilan terjadi lima pasang, dan nilai tersebut tergolong kategori baik menurut standar ITU-T G.114. Kemudian nilai jitter tertinggi yang didapat ialah 20,646 ms pada saat jumlah panggilan terjadi sebanyak enam pasang, dan hasil ini menunjukkan nilai yang cukup atau dapat ditoleransi menurut standard ITU-T Y.1541. Kata Kunci – WiMAX IEEE 802.16d, QoS, G.711, G.729, VoIP.
ANALISIS PERILAKU PENGOTOR SERBUK JERAMI DALAM MINYAK TRANSFORMATOR SHELL DIALA B PADA MEDAN LISTRIK HOMOGEN DAN NON HOMOGEN Lestari Ayuningsih; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hampir 30% dari kegagalan transformator disebabkan oleh adanya kontaminan dalam minyak transformator. Pada penelitian ini pengaruh kontaminan serbuk jerami diuji terhadap tegangan tembus menggunakan elektroda standard dan arus bocor menggunakan tegangan tinggi AC dan arus konduksi menggunakan tegangan tinggi DC. Pengamatan pergerakan partikel jerami juga dilakukan menggunakan tegangan tinggi DC serta simulasi distribusi medan listrik menggunakan FEMM. Partikel jerami akan bergerak kearah stress medan tertinggi pada elektroda jarum-piring (non homogen) yaitu pada ujung elektroda jarum sedangkan pada elektroda piring-piring partikel jerami bergerak tidak berkumpul pada satu titik saja namun menyebar dipermukaan piring. Dengan adanya kontaminan serbuk jerami pada minyak transformator, tegangan tembus minyak transformator menurun dari 23.98 kV menjadi 5.36 kV untuk kontaminan sebanyak 3%, 4.61 kV untuk kontaminan sebanyak 5% dan 3.90 kV untuk kontaminan sebanyak 7.5%. Setelah di filter tegangan tembus kembali naik berturut-turut untuk tegangan tembus filtrasi dari kontaminan 3%, 5% dan 7.5% adalah 12.50 kV, 12.40kV dan 13.22kV. Sedangkan arus bocor bertambah besar seiring dengan penambahan kontaminan serbuk jerami. Pada elektroda piring-piring arus bocor murni dan terkontaminasi sebanyak 3% dengan jarak sela 10mm berturut-turut adalah 10.70 μA dan 12.5 μA pada tegangan 5kV. Sedangkan pada elektroda piring-piring dengan jarak sela yang sama arus bocor murni dan terkontaminasi 3% sebesar 5.57 μA dan 9.3 μA. Dari pengujian juga didapatkan resistivitas rata-rata dan konduktivitas berturut-turut 650.99  dan . Kata kunci: Isolator cair,  tegangan tembus, arus bocor, pergerakan partikel, FEMM
STUDI PERILAKU PENGOTOR SERBUK JERAMI DALAM MINYAK ZAITUN PADA MEDAN LISTRIK HOMOGEN DAN NON-HOMOGEN Keiko Azizah; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paper ini melaporkan hasil penelitian tentang perilaku pengotor serbuk jerami dalam minyak zaitun pada medan listrik homogen dan non-homogen. Tujuan dari paper ini mengamati perilaku pengotor pada medan homogen dan non homogen beserta pengaruh kekuatan dielektrik yang ditimbulkan. Pada penelitian ini menggunakan minyak zaitun sebagai minyak alternatif dari isolasi cair, dan kontaminan serbuk jerami. Metode yang digunakan pengujian arus konduksi yaitu menggunakan chamber dengan elektroda cincin pengaman dengan jarak sela 5 mm yang diberi tegangan DC. Dengan mengetahui arus konduksi, maka dapat diketahui nilai resistivitas dari minyak zaitun. Pengujian untuk mengetahui nilai permitivitas minyak zaitun juga dilakukan menggunakan chamber elektroda cincin pengaman menggunakan tegangan AC dengan jarak sela 5 mm. Penelitian ini juga untuk mengamati  pengaruh kontaminan serbuk jerami terhadap arus bocor minyak zaitun dengan elektroda yang digunakan piring-piring (homogen) dan jarum-piring (non homogen) serta tegangan tembus dengan elektroda standart yang diberi tegangan AC. Pengamatan pergerakan partikel jerami juga dilakukan menggunakan tegangan tinggi DC serta simulasi distribusi medan listrik menggunakan FEMM 4.2. Dari hasil penelitian ini diperoleh nilai resistivitas 1287 MΩm dan permitivitas minyak zaitun 4,37. Pengujian arus bocor bertambah besar seiring dengan penambahan kontaminan serbuk jerami. Pada elektroda piring-piring, arus bocor murni dan terkontaminasi sebanyak 1% dengan jarak sela 15 mm berturut-turut adalah 37,73 μA dan 41,8 μA pada tegangan 20 kV. Sedangkan pada elektroda jarum-piring dengan jarak sela yang sama, arus bocor murni dan kontaminan 1% sebesar 18,1μA dan 20,67 μA. Faktor efisiensi dari piring-piring sebesar 0,999, sedangkan jarum-piring 0,136. Kata kunci: Pengotor, serat selulosa, tegangan tembus, arus bocor, pergerakan partikel, FEMM.
KAJIAN PENINGKATAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI DENGAN RELOKASI SECTIONALIZER PADA PENYULANG PUJON DENGAN PEMBANGKIT TERDISTRIBUSI Syamsu Dhuha; Hadi Suyono; n/a Wijono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyulang Pujon merupakan penyulang tipe radial yang mendapat suplai daya energi listrik dari Gardu Induk Sengkaling, Malang. Penambahan pembangkit terdistribusi menyebabkan arus hubung singkat semakin besar, sehingga diperlukan respon sistem proteksi yang semakin cepat dalam menetralisir gangguan. Penelitian ini mengkaji nilai keandalan dan perubahan setelan recloser dan sectionalizer penyulang pujon dengan penambahan pembangkit terdistribusi. Metode analisis pendekatan dampak kegagalan suatu peralatan kepada seluruh sistem penyulang digunakan untuk perencanaan relokasi sectionalizer. Simulasi gangguan hubung singkat dua fasa dan tiga fasa pada kondisi eksisting dan kondisi penambahan pembangkit terdistribusi yang disertai perencanaan relokasi sectionalizer dilakukan dengan software ETAP 12.6.0 untuk mengetahui besar arus hubung singkat, waktu yang dibutuhkan recloser dan sectionalizer untuk menetralisir gangguan, serta jumlah pelanggan padam. Nilai indeks keandalan (SAIFI, SAIDI dan CAIDI) pada kondisi eksisting adalah 0,685200041, 0,008119295 dan 0,011849525, sedangkan setelah dilakukan perencanaan relokasi sectionalizer turun menjadi 0,47489553, 0,005482114 dan 0,011544949. Arus hubung singkat dua fasa dan tiga fasa terkecil pada kondisi eksisting adalah 669A dan 772A, sedangkan pada kondisi penambahan pembangkit terdistribusi adalah 670A dan 774A. Nilai arus hubung singkat dua fasa dan tiga fasa terbesar pada kondisi eksisting adalah 7.832A dan 9.044A, sedangkan pada kondisi penambahan pembangkit terdistribusi adalah 7.837A dan 9.049A. Waktu yang dibutuhkan recloser dan sectionalizer untuk menetralisir gangguan (fault clearing time / FCT) pada kondisi penambahan pembangkit terdistribusi lebih cepat dari kondisi eksisting. Jumlah pelanggan padam ketika terjadi gangguan pada kondisi perencanaan relokasi sectionalizer lebih sedikit dari kondisi eksisting. Kata kunci - pembangkit terdistribusi, indeks keandalan, recloser, sectionalizer
ANALISIS PEMELIHARAAN PREDIKTIF TRANSFORMATOR DAYA DI PT. PLN GI BLIMBING MALANG DENGAN METODE MARKOV Hendra Dwi Ramadhan; Moch. Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang pemeliharaan prediktif transformator daya menggunakan metode markov. Pemeliharaan ditentukan dari nilai keandalan berdasarkan TDCG (Total Dissolved Combustible Gases) serta nilai uji tegangan tembus. Untuk menentukan nilai keandalan dan nilai ketersediaan menggunakan metode markov yang perlu dihitung adalah laju kegagalan (λ) yang didapatkan dari perhitungan MTTF (Mean Time To Failure) dan laju perbaikan (µ) yang didapatkan dari perhitungan MTTR (Mean Time To Repair). Nilai keandalan transformator berdasarkan TDCG selama 30 hari didapatkan 0.914343, dan 365 hari sebesar 0.336376 maka terjadi penurunan nilai keandalan sebesar ± 8,56% setiap bulannya. Serta nilai ketersediaan dalam 1 tahun didapatkan nilai 0.622924 atau 227 hari dalam kondisi baik, dan 138 hari kondisi kurang baik. Sedangkan berdasarkan uji tegangan tembus selama 30 hari didapatkan 0.907756, dan 365 hari sebesar 0.308051 maka terjadi penurunan nilai keandalan sebesar ± 9,22% setiap bulannya. Serta nilai ketersediaan dalam 1 tahun didapatkan nilai 0.558322 atau 204 hari dalam kondisi baik, dan 161 hari kondisi kurang baik. Transformator bekerja pada hari ke-210 menjadi acuan dimana nilai keandalan tidak lebih buruk dari nilai peluang kegagalan sebesar 0.534272 untuk TDCG dan 0.507905 untuk uji tegangan tembus. Pemeliharaan sebaiknya dilakukan dalam waktu 210 hari kerja transformator agar nilai keandalan transformator selalu tinggi dan transformator tidak mengalami gangguan. Kata kunci: Keandalan, Ketersediaan, DGA, TDCG, Metode Markov
ANALISIS PENGARUH INTERFERENSI ANTAR ACCESS POINT IEEE 802.11B/G/N DENGAN VARIASI CHANNEL OFFSET Sepvicho Prima Putra P.; Ali Mustofa; Raden Arief Setyawan
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Access point merupakan pe-rangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi. Wi-Fi menggunakan standar IEEE 802.11b/g/n yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz dengan 14 channel. Pemilihan 3 channel non-overlapping diperlukan untuk access point yang berada pada area yang sama agar tidak terjadi interferensi. Interferensi menyebabkan kinerja access point dapat terganggu dan kurang optimalnya pertukaran data pada jaringan wireless tersebut. Pada penelitian ini akan dilakukan kajian secara eksperimen tentang pengaruh interferensi antar access point IEEE 802.11b/g/n terhadap channel offset. Parameter kinerja yang diamati adalah throughput, jitter, dan packet loss. Hasil penelitian menunjukkan bahwa channel offset dapat mempengaruhi performansi aceess point IEEE 802.11b/g/n. Access point IEEE 802.11n. merupakan access point pengganggu terbesar. Hal ini dibuktikan pada channel offset 22 MHz, IEEE 802.11b memiliki throughput sebesar 317,33 kbps, jitter sebesar 82,1826 ms, dan packet loss sebesar 29,52%. Sedangkan IEEE 802.11g memiliki throughput sebesar 153,58 kbps, jitter sebesar 205,904 ms, dan packet loss sebesar 19,431%. Begitu pula interferensi sesama IEEE 802.11n memiliki throughput sebesar 26368,91 kbps, jitter sebesar 1,7645 ms, dan packet loss sebesar 5,644%. Kata Kunci – Interferensi, Wi-Fi, IEEE 802.11b/g/n, Channel Offset, QoS.
PENGARUH KECEPATAN MOBILITAS USER TERHADAP QOS JARINGAN WIRELESS LAN 802.11G DAN 802.11N (2,4 GHz) Fikri Mentari; Ali Mustofa; Rusmi Ambarwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Fidelity (Wi-Fi) merupakan perangkat untuk menghubungkan beberapa perangkat dalam suatu area Local Area Network (LAN). Kinerja jaringan yang berkualitas dan performansi yang baik pada jaringan Wi-Fi dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi dari sisi user adalah pergerakan user menjauhi dan mendekati access point pada saat mengakses internet menggunakan jaringan Wi-Fi dengan kecepatan yang berbeda akan mendapat kualitas performansi yang bervariasi. Faktor dari sisi user berpengaruh terhadap parameter Quality of Service (QoS) di jaringan Wi-Fi. Parameter QoS pada jaringan Wi-Fi yaitu packet loss, delay dan throughput. QoS yang diperoleh dari pergerakan user di jaringan Wi-Fi dapat diketahui dari simulasi yang dirancang pada software Riverbed Modeler versi 17.5. Pengamatan pengaruh mobilitas user terhadap parameter QoS di Wi-Fi dilakukan pada layanan FTP dan video conference. Skripsi ini dibuat untuk mengetahui pengaruh apa yang terjadi ketika user yang sedang mengakses layanan melakukan pergerakan dengan kecepatan tertentu. Kata Kunci- FTP, Video Conference, Wi-Fi, mobilitas, throughput, packet loss, delay
PERANCANGAN ELECTROMYOGRAPH (EMG) UNTUK IDENTIFIKASI GERAKAN JARI PADA LENGAN BAWAH ANTERIOR Rusli, Rayven Hanjaya; Siwindarto, Ponco; Nurussa'adah, n/a
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Electroemyograph (EMG) merupakan peralatan yang digunakan untuk menangkap aktivitas otot manusia. Hasil perekaman sinyal EMG juga telah banyak digunakan sebagai sinyal kendali robot, kursi roda listrik. Hal ini sangat membantu individu yang tidak bisa mengoperasikan kursi roda. Sinyal EMG juga digunakan dalam aplikasi klinis dan biomedis. EMG digunakan  sebagai  alat  diagnostik  untuk  mengidentifikasi  penyakit neuromuskuler. Namun besarnya sinyal yang ditangkap kecil dan rentan terhadap noise.  Dari beberapa hal yang tersebut, maka penulis merancang desain instrument EMG dengan elektroda permukaan untuk identifikasi pergerakan jari. Pembuatan alat ini terdiri dari bagian-bagian utama berupa penguat instrumentasi, filter, rangkaian penguat, rangkaian isolasi dan board arduino. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa alat dapat memberi penguatan yang cukup dengan noise yang rendah, grafik sinyal dapat ditampilkan pada PC serta dari hasil pengujian didapatkan otot yang berperan dalam pergerakan jari. Kata kunci: Electroemyograph, Elektroda permukaan, Op-amp, Filter aktif, Sinyal EMG.

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue