Articles
2,135 Documents
Perancangan Alat Fermentasi Kakao Otomatis Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno
Anggara Truna Negara;
n/a Retnowati;
n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1036.594 KB)
Perancangan alat fermentasi kakao otomatis diharapkan dapat mempermudah pekerjaan petani kakao pada saat proses pembalikan dan pengadukan fermentasi kakao berdasarkan suhu yang tepat. Pengendalian kecepatan motor DC yang disesuaikan dengan suhu fermentasi kakao yang tepat pada proses pembalikan atau pengadukan dapat menyempurnakan alat fermentasi kakao konvensional yang masih diputar secara manual.Digunakan Kontroler PID untuk mengurangi kesalahan, sehingga putaran motor dapat sesuai dengan kecepatan yang diinginkan. Pada skripsi ini digunakan metode kedua dari teori Ziegler-Nichols. Dalam pembuatannya digunakan Arduino Uno, sensor suhu LM35, sensor rotary encoder, motor DC.Dari hasil pengujian kontroler PID pada alat dengan menggunakan metode teori Ziegler-Nichols. Didapatkan parameter PID dengan nilai Kp=0,6, Ki=0,324, dan Kd=0,2775 yang menunjukkan bahwa respons sistem untuk pengendalian kecepatan putaran pada alat fermentasi kakao memiliki error steady state sebesar 4,3% serta mengalami overshoot kurang dari 70 ms.Kata kunci— Mikrokontroler Arduino Uno, Alat Fermentasi Kakao Otomatis.
STUDI DISTRIBUSI TEGANGAN DAN ARUS BOCOR PADA ISOLATOR RANTAI DENGAN PEMBASAHAN
Riza Aryanto;
Moch Dhofir;
Hadi Suyono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (745.517 KB)
Pada saluran transmisi hantaran udara, isolator yang digunakan berupa rangkaian isolator rantai yang cara peletakkannya digantungkan pada menara transmisi. Isolator rantai terdiri dari isolator piring yang disusun secara seri atau berantai. Komponen isolator rantai terdiri dari “konduktor-dielektrik-konduktor” yang analog dengan komposisi suatu kapasitor. Karena isolator rantai digunakan pada ruang terbuka, maka akan dipengaruhi oleh cuaca atau iklim. Iklim di Indonesia berupa iklim tropis, sehingga sangat dipengaruhi oleh radiasi sinar matahari dan intensitas pembasahan (hujan) yang cukup tinggi. Intensitas pembasahan sangat berpengaruh terhadap arus bocor isolator rantai dan tegangan yang disalurkan berpengaruh terhadap distribusi tegangan pada isolator rantai. Pengujian yang dilakukan dalam 2 kondisi yaitu kondisi kering dan kondisi basah, kondisi basah untuk mengetahui pengaruh intensitas pembasahan terhadap distribusi tegangan dan arus bocor yang mengalir pada isolator rantai tersebut. Dalam pengujian pengaruh intensitas pembasahan terhadap distribusi tegangan kurang terlihat perbedaannya meskipun tingkat intensitas pembasahan dinaikkan. Sedangkan pengujian pada arus bocor, perbedaan arus yang mengalir lewat permukaan isolator dapat dibedakan dari kondisi kering sampai intensitas pembasahan tinggi, dan arus bocor pada isolator rantai dapat menyebabkan rugi-rugi daya akibat arus yang mengalir lewat permukaan isolator tersebut.Kata kunci— intensitas pembasahan, distribusi tegangan, arus bocor.
PENGENDALIAN SUHU KELEMBABAN RUANG EKSTRAKSI METODE MASERASI MINYAK ATSIRI MELATI KONTROLER PID BERBASIS ARDUINO MEGA
Laksana Widya Peryoga;
n/a Retnowati;
Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (821.944 KB)
Arduino Mega 2560 merupakan board mikrokontroler berbasis ATMega 2560, penggunaannya saat ini sangatlah luas. Kemajuan teknologi saat ini membuat modul ini yang menjadi pilihan sebagian besar industri sebagai alat pengontrol yang baik.Dalam skripsi ini Arduino Mega diaplikasikan sebagai alat pengontrol suhu dan kelembaban relatif ruang yang diharapkan nantinya dapat menunjang pada khususnya dalam kebutuhan produksi minyak atsiri bunga melati. Pengendalian suhu dan kelembaban ini dilakukan secara terus menerus pada suhu rentang 26-30ºC dan kelembaban relatif rentang 20-60% RH. Keadaan ini akan terjadi secara terus menerus hingga suhu dan kelembaban relatif mencapai set point suhu sebesar 27ºC dan set point kelembaban sebesar 45%RH.Proses perancangan kontroler On-Off pada suhu dan PID pada kelembaban ini menggunakan metode root locus dan didapatkan bahwa semua akar berada disebelah kiri bidang s, sehingga respon yang didapat dari semua pole stabil. Hasil perhitungan parameter PID dengan pole s = -3.1975 didapatkan nilai parameter PID terbaik yaitu Kp = 6.5259, Ki = 10 dan Kd = 1.0205.Kata kunci: Arduino Mega 2560, Pengendalian Suhu Kelembaban Relatif, Kontroler PID
Sistem Pengaturan Intensitas Cahaya Dengan Perekayasaan Kondisi Lingkungan Pada Rumah Kaca
n/a Alfido;
n/a Purwanto;
M. Aziz Muslim
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (880.027 KB)
Pembudidayaan tanaman umumnya dilakukan dengan melihat kondisi lingkungan yang sesuai dengan tanaman yang akan ditanam. Untuk mengatasi masalah ini maka perlu dibuat suatu perekayasaan kondisi lingkungkan yang sesuai dengan tanaman yang akan ditanam.Rumah kaca merupakan media yang baik untuk melakukan kondisi lingkungan. Sehingga memungkinkan membudidayakan tanaman daerah tertentu dengan baik. Parameter kondisi lingkungan yang mempengaruhi tanaman antara lain adalah temperatur, kelembapan, intensitas cahaya, dan PH.Pada penelitian ini dibuat miniatur rumah kaca yang dapat merekayasa salah satu parameter kondisi lingkungan yaitu intensitas cahaya. Sistem pengaturan yang digunakan adalah pengaturan loop tertutup. Pengaturan loop tertutup ini bertujuan untuk membandingkan intesitas cahaya di dalam miniatur rumah kaca agar sesuai dengan intensitas cahaya yang diinginkan. Metode pengaturan ini menggunakan kontroller PID untuk mempercepat proses penambahan dan pengurangan intensitas cahaya pada miniatur rumah kaca. Mikrokontroller yang digunakan adalah ATMega8535. Input yang diberikan berupa besaran analog dan output yang dihasilkan Mikrokontroller dikeluarkan dalam bentuk besaran Pulse Width Modulation (PWM) yang disambungkan ke motor DC melalui driver motor DC untuk menggerakkan sirip rumah kaca yang berada di bagian atas rumah kaca.Kata Kunci—Rumah Kaca, ATMega8535, Pengaturan Intensitas Cahaya, Anlaog Input, PWM Output.
STUDI PERKIRAAN SUSUT TEKNIS DAN ALTERNATIF PERBAIKAN PADA PENYULANG KAYOMAN GARDU INDUK SUKOREJO
Arief Y., Primanda;
Wibawa, Unggul;
Utomo, Teguh
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (735.812 KB)
Pada sistem tenaga listrik, susut energi merupakan salah satu ukuran efisien atau tidaknya suatu pengoperasian sistem distribusi tenaga listrik. Susut merupakan kerugian energi akibat masalah teknis dan non teknis pada penyaluran energi listrik. Selama ini perhitungan susut pada penyulang dilakukan dengan cara menghitung selisih kWh beli dan kWh jual pada penyulang. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan susut teknis yang lebih rinci, yaitu dengan menghitung susut konduktor dan susut transformator pada penyulang sehingga akan diketahui seberapa besar susut yang disebabkan konduktor dan transformator pada penyulang. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai susut teknis pada penyulang Kayoman 103,23 kW dan susut non teknis sebesar 22,78 kW. Sehingga susut pada penyulang kayoman adalah 126,02 kW. Selanjutnya dilakukan upaya perbaikan pada jaringan SUTM sehingga susut konduktor berkurang 41,4%. Sedangkan upaya perbaikan pada transformator menurunkan susut transformator sebesar 7,7%. Upaya perbaikan yang terakhir dengan cara memparalelkan penyulang berhasil menurunkan susut mencapai 50%.Kata Kunci – Energi Listrik, Susut Teknis, Transformator, Perbaikan Susut
PENGENDALIAN SUHU EKSTRAKSI KULIT BUAH NAGA MERAH BERBASIS ATMEGA2560 UNTUK MENGHASILKAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN
Jendra Sesoca;
Erni Yudaningtyas;
n/a Purwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (949.895 KB)
Kulit buah naga merah memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sumber antioksidan. Umumnya kulit buah naga merah hanya dianggap sebagai limbah. Hal ini sangat disayangkan dikarenakan kulit buah naga memiliki banyak manfaat. Pemanfaatan yang dapat dilakukan adalah dengan mengekstraknya sehingga akan diperoleh ekstraksi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar beragam pangan fungsional yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak para industri terutama industri rumahan dan tradisional kurang memperhatikan akan pentingnya suhu dalam proses ekstraksi.Penelitian ini difokuskan pada pengendalian suhu untuk ekstraksi kulit buah naga merah berbasis ATmega 2560, dan kontroler proporsional integral derivatif, sehingga diperoleh suatu desain pengendalian suhu yang tepat untuk ekstraksi kulit buah naga merah.Perancangan dan pembuatan sistem pengendalian suhu pada alat ekstraksi kulit buah naga merah pada penelitian ini berhasil dilakukan dengan menggunakan metode satu Ziegler-Nichols, didapatkan nilai parameter yang sesuai untuk sistem yaitu Kp=7,. Ki=0,2, dan nilai Kd= 65,99. Sistem ekstraksi kulit buah naga merah dapat mencapai set point 58° C dan settling time 126. Didasari dengan nilai tersebut perancangan perangkat lunak untuk sistem pengendalian suhu menggunakan software pada Arduino ATmega2560 dapat bekerja dengan baik karena dapat menjaga suhu pada kisaran 58° C selama 28 menit sesuai dengan standar ekstraksi kulit buah naga merah untuk mendapatkan hasil antioksidan yang baik.Kata Kunci— Buah Naga, Ekstraksi Kulit Buah Naga, Kontroler Proporsional Integral Derivatif
SISTEM KONTROL KECEPATAN MOTOR DC D-6759 BERBASIS ARDUINO MEGA 2560
Muhamad Faishol Arif;
Erni Yudaningtyas;
n/a Rahmadwati
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (753.879 KB)
Hampir seluruh industri didunia saat ini memanfaatkan perkembangan teknologi kontrol. Motor Dirrect Current (DC) adalah aktuator yang banyak digunakan dalam teknologi kontrol. Motor DC memiliki respon yang cepat, namun masih memiliki error steady state. Oleh karena itu dibutuhkan suatu kontroler yang tepat dan sesuai dengan plant sistem. Kontroler Proporsional Integral Diferensial (PID) adalah kontrol aksi yang memiliki respon cepat, sehingga sesuai untuk mengontrol kecepatan motor DC. Dalam penelitian ini dilakukan pemodelan sistem terlebih dahulu untuk mempermudah dalam mencari parameter kontroler yang tepat dengan menggunakan teori pertama metode Ziegler-Nichols dan didapat nilai parameter ???????? = 4.337, ???????? = 3.0978, dan ???????? = 1.5179. Dari parameter tersebut diimplementasikan pada motor DC untuk dibandingkan antara hasil respon sistem menggunakan aplikasi simulink Matlab dengan hasil respon sistem implementasi pada motor DC.Kata Kunci— Motor DC D-6759, Kontrol Kecepatan, Kontrol PID.
PERANCANGAN RECTIFIER ANTENNA MIKROSTRIP ARRAY TIGA ELEMEN UNTUK PEMANEN ENERGI ELEKTROMAGNETIK PADA FREKUENSI GSM 900 MHz
Rizky Putra Santosa;
Rudy Yuwono;
Ali Mustofa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (390.22 KB)
Antena penyearah (rectifier antenna) adalah suatu antena yang dintegrasikan dengan sebuah rangkaian rectifier yang memiliki kemampuan untuk mengkonversi gelombang RF menjadi tegangan DC. Antena mikrostrip pada rectenna dapat berfungsi sebagai menangkap gelombang elektromagnetik kemudian diubah menjadi gelombang AC yang nantinya oleh rectifier akan di daur ulang lagi menjadi gelombang DC. Konsep daur ulang gelombang elektromagnetik ini dapat diaplikasikan pada frekuensi 900 MHz yang kemudian frekuensi tersebut nantinya akan diubah untuk menghasilkan gelombang DC yang dapat diukur menjadi sebuah tegangan. Untuk membuat sebuah rectenna yang mampu bekerja pada frekuensi 900 MHz, maka perlu dirancang sebuah antena mikrostrip dan rangkaian rectifier yang mampu bekerja pada frekuensi tersebut. Perancangan dimensi antena mikrostrip diperoleh melalui perhitungan dan optimasi serta dilakukan simulasi, dan perancangan komponen rangkaian rectifier diperoleh melalui simulasi rangkaian. Fabrikasi antena mikrostrip ini menggunakan bahan Phenolic White Paper – FR4 dengan konstanta dielektrik (εr) = 3,9.Kata Kunci: Rectenna, Antena, Rectifier
PERANCANGAN JARINGAN LOCAL AREA NETWORK (LAN) UNTUK LAYANAN VIDEO CONFERENCE DENGAN STANDAR WIFI 802.11G
Panji Krisna Dwi Cahya;
Wahyu Adi Priyono;
Gaguk Asmungi
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (561.897 KB)
Video conference adalah seperangkat teknologi telekomunikasi interaktif yang memungkinkan dua pihak atau lebih di lokasi berbeda dapat berinteraksi melalui pengiriman dua arah audio dan video secara bersamaan. Komunikasi yang sering dilakukan dalam lingkup jaringan kecil (Local Area Network, atau jaringan LAN) saat ini juga mulai menggunakan teknologi informasi yang canggih. Jaringan wireless LAN atau jaringan Wifi adalah jaringan local yang menggunakan sinyal elektromagnetik dengan frekuensi 2,4 GHz sebagai media transmisi menggantikan kabel tembaga untuk LAN.Penggunaan teknologi Wifi dapat digunakan untuk mengirimkan data seperti data teks hingga video. Standar 802.11g adalah sebuah standar jaringan nirkabel yang bekerja pada frekuensi 2,45 GHz. Standar 802.11g yang dipublikasikan pada bulan Juni 2003 mampu mencapai kecepatan hingga 54 Mb/s pada pita frekuensi 2,45 GHz. Pada penelitian ini dilakukan perancangan layanan video conference pada jaringan local area network dengan menggunakan standar Wi-Fi 802.11g.Parameter yang digunakan untuk menentukan Quality of Service (QoS) layanan video conference pada jaringan WLAN adalah delay end to end, packet loss, dan throughtput yang dihitung dengan pendekatan perhitungan teoritis dan pengamatan langsung menggunakan perangkat analisis jaringan (Wireshark). Kualitas performansi layanan Video conference pada jaringan Wireless Local Area Netwok (WLAN) adalah sesuai dengan standar ITU-T G.1010 untuk delay (delay end to end < 10 s) pada video resolusi pengujian dan packet loss (packet loss < 1%) untuk video resolusi 704x576pKata Kunci: Video conference, LAN, QoS, 802.11g, ITU-T G.101
IMPLEMENTASI ALGORITMA KRIPTOGRAFI ELGAMAL UNTUK FILE CITRA 2 DIMENSI
Hari Kurniadi;
Waru Djuriatno;
Adharul Muttaqin
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (888.231 KB)
Secara umum ada dua tipe algoritma kriptografi berdasarkan kuncinya yaitu algoritma simetris dan algoritma asimetris. ElGamal adalah sebuah algoritma untuk kriptografi kunci publik atau asimetris. Algoritma asimetris terdiri atas dua buah kunci yaitu kunci publik untuk melakukan enkripsi sedangkan kunci pribadi untuk melakukan dekripsi. Algoritma asimetris terdiri atas dua buah kunci yaitu kunci publik untuk melakukan enkripsi sedangkan kunci pribadi untuk melakukan dekripsi.Algoritma ElGamal biasanya digunakan untuk enkripsi data berupa teks saja. Skripsi ini menguraikan bagaimana menerapkan algoritma ElGamal pada file citra 2 dimensi. Algoritma ini menggunakan beberapa persamaan untuk melakukan proses generate key, proses enkripsi dan proses dekripsi. Citra yang akan di enkripsi ke algoritma ini adalah plain citra grayscale. Modifikasi yang dilakukan adalah dengan mengubah kunci public g dan z menjadi representasi data 2 dimensi, dengan g merupakan citra grayscale dan z adalah citra RGB. Hasil akhir menunjukkan bahwa enkripsi berhasil dilakukan dengan nilai koefisien korelasi antara citra plain dan chipper berada pada nilai kurang dari satu.Kata Kunci — Kriptografi, Enkripsi Citra, ElGamal, Digital Image Processing, Grayscalling