cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa TEUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 2,116 Documents
RANCANG BANGUN APLIKASI PERHITUNGAN INDEKS MASSA TUBUH SEBAGAI SALAH SATU DASAR APLIKASI DIET DIABETES Jehan Luchi Agusty; Nanang Sulistiyanto; Mochammad Rif'an
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mencegah komplikasi yang dapat terjadi akibat diabetes mellitus, maka kadar gula dalam darah harus dijaga agar berada dalam rentang yang normal, salah satu caranya adalah dengan mengatur pola makan penderita diabetes mellitus. Aplikasi Diet Diabetes Diabetes Berdasarkan Nilai BMI (Body Mass Index) yang membutuhkan input manual selain kurang praktis, kesalahan indentifikasi dengan perkiraan juga akan mempengaruhi besar nilai perhitungan yang tidak sesuai.Untuk itu agar lebih praktis mendapatkan nilai BMI dan mengurangi kesalahan identifikasi dibuatlah aplikasi yang menggunakan sensor ultrasonik untuk menggukur tinggi badan, load cell untuk mengukur berat badan, dan mikrokontroller untuk mengolah sensor sehingga nantinya akan diketahui nilai BMI seseorang yang akan dikonversi dalam tabel jenis diet diabetes serta komposisi zat gizi yang terkandung.Pengujian akhir menunjukkan kerja yang sangat baik dengan prosentase kesalahan sensor ultrasonik 0,09% dan load cell setelah dikuatkan sebesar 0,37%. Dan program sistem jenis diet diabetes serta komposisi zat gizi yang terkandung dapat ditampilkan sesuai dengan yang diinginkan.Kata kunci – diabetes mellitus, BMI, sensor ultrasonik, loADCell.
ANALISIS TEKNIK DAN EKONOMI POWER HIBRIDA (PHOTOVOLTAIC-PLN) DI JURUSAN ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK BRAWIJAYA MALANG Liky Saputra Mulia; Mahfudz Shidiq; n/a Soeprapto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

sel surya merupakan salah satu energiterbarukan. Sel surya dapat mengkonversi sinarmatahari langsung energi disosiasi diatomik menjadienergi listrik. Energi listrik yang dihasilkan oleh selsurya yang tidak dipengaruhi oleh intensitas mataharicahaya yang diterima, sehingga sel surya hanya dapatmenghasilkan energi listrik jika ada sinar matahari.Suplai energi listrik harus dapat diterapkan setiap kali.Hibrida dari alternator energi surya (PLTS) denganjaringan listrik dari PLN akan menghasilkankelangsungan penyediaan energi listrik. Pada sistemhibrid ini, suplai listrik dari PLTS ini dirancang untukmenyuplai sekitar 30% dari beban keseluruhanperalatan listrik di rumah tangga, beban sisanya sekitar70% disuplai oleh PLN. Hibrida PLTS dengan jaringanlistrik dikendalikan oleh switch pengontrol yangkerjanya satu cara arah; ketika PLTS bekerja (on),maka suplai listrik dari PLN akan terputus dan begitusebaliknya.Keywords—Sel Surya, sistem hibrida, switch kontrol
SISTEM PENGENDALIAN SUHU PADA PROSES DISTILASI AIR LAUT TENAGA HYBRID UNTUK MENGHASILKAN AIR TAWAR MENGGUNAKAN ARDUINO Teuku M. Faikar Firaz; Muhammad Aziz Muslim; Goegoes Dwi Nusantoro
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 4, No 4 (2016)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (865.614 KB)

Abstract

Makalah ini menyajikan hasil penelitian dari alat distilasi air laut untuk menghasilkan air tawar menggunakan sumber energi radiasi matahari dan Accu yang daya-nya dipasok oleh solar panel. Rumah evaporator (wadah air laut yang akan di uapkan) yang digunakan adalah prototype untuk peneliatian yang dibuat dengan desain sendiri. Di Indonesia, lama waktu ketersediaan radiasi (waktu matahari bersinar) yaitu rata-rata sekitar 12 jam sehari. Energi dari matahari ini dimanfaatkan untuk menguapkan air laut pada proses distilasi, dimana air tawar bisa didapat dari uap air laut yang mengembun. Pada penelitian ini, energi dari matahari tidak hanya digunakan untuk memanaskan air laut yang ada didalam wadah atau disebut sebagai rumah evaporator, namun juga untuk memberikan tenaga pada solar cell yang nantinya menghasilkan daya untuk mengisi Accu, sistem ini disebut sebagai sistem hybrid. Accu digunakan sebagai sumber tegangan yang disambungkan ke elemen pemanas yang berfungsi sebagai heater. Energi panas yang dikeluarkan oleh heater akan dikontrol dengan menggunakan kontroler proporsional berbasis Arduino Uno dengan harapan apabila panas dari matahari tidak mencukupi untuk proses penguapan atau suhu yang ada di dalam rumah evaporator tidak mencapai set point yang telah ditetapkan, maka heater akan aktif dan sistem tetap dapat bekerja. Suhu di dalam rumah evaporator dideteksi oleh sensor suhu PT100 yang akan diolah oleh Mikrokontroler Arduino Uno. Pada penelitian ini, dalam 3 liter air laut yang diuapkan selama 2 jam, dapat menghasilkan sekitar 115 ml air tawar.Kata Kunci—distilasi, hybrid, air laut, matahari, solar cell.
Pengaruh Variasi Ketebalan Titanium Dioksida (TiO2) Terhadap Daya Keluaran Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) M. Aulia Rahman Sembiring Sembiring; Sholeh Hadi Pramono; Eka Maulana
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.73 KB)

Abstract

Pada penelitian ini, fabrikasi Dye-Sensitized Solar cell (DSSC) dilakukan dengan metodedeposisi doctor blade untuk pelapisan TiO2. Substratyang digunakan kaca konduktif atau TCO(Transparent Conductive Oxide) yang bisamengalirkan muatan. Dengan metode doctor bladeketebalan lapisan TiO2 diatur dengan cara mengaturlapisan masker. Nanopartikel TiO2, dye organik,elektrolit, dan elektroda lawan disusun dandikombinasi dengan struktur berlapis sebagai lapisandonor-aseptor. Pengujian sel pada ketebalan 292mikrometer dengan menggunakan lampu LED 7 wattmenghasilkan Voc 321 mV dan Isc 13.8 uA. Sementaradaya maksimal mencapai 4429.8 x 10-9W.Kata kunci : DSSC (Dye-Sensitized Solar Cell),Ketebalan lapisan TiO2, Doctor Blade, Daya Keluaran.
OPTIMASI PENEMPATAN SVC DAN TCSC UNTUK PERBAIKAN PROFIL TEGANGAN DAN MENGURANGI RUGI TRANSMISI MENGGUNAKAN METODE REAL-CODED GENETIC ALGORITHM Imam Suwandi; Hadi Suyono; Unggul Wibawa
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.184 KB)

Abstract

Peningkatan beban pada sistem tenaga listrik dan letak gardu induk yang jauh dari pembangkit menyebabkan jatuh tegangan yang cukup signifikant dan menimbulkan nilai rugi daya yang besar.Masalah tersebut dapat diatasi dengan menggunakan FACTS devices, diantaranya SVC (Static Var Compensator) dan TCSC (Thyristor Controlled Series Capacitor). PadapenelitianiniSVC dan TCSC digunakanuntukmengurangi rugi-rugidayatransmisidan mengatasimasalahpenurunan level tegangan. Penentuan lokasi dan kapasitas yang optimal untuk penempatan SVC dan TCSC dilakukan denganmenggunakanmetodeReal-coded Genetic Algorithm (RGA). MetodeiniditerapkanpadasistemtenagalistrikJawa-Bali 500kV dengandua kondisipembebanan, yaitu100% dan 80%. Hasilsimulasimenunjukkan bahwa penggunaan SVC dan TCSC mampu mengurangi rugi daya aktif dan reaktif sebesar 10,56% dan 35,36% pada pembebanan 100%, sedangkan pada pembebanan 80% rugi daya aktif dan reaktif turun sebesar 7,78% dan 24,08%. Selain itu juga mampu memperbaiki tegangan tiap bus pada sistem hinggaberadapadabatastegangan yang diijinkan.
Perancangan Sistem Pengendalian Kecepatan Motor Pompa Air Tekanan Konstan Putra, Hari Widagdo; Wijono, n/a; Hasanah, Rini Nur
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1244.354 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang pengendalian motor penggerak pompa air yang dimaksudkan untuk menghasilkan tekanan keluaran pompa yang konstan. Tekanan konstan diperlukan oleh suatu sistem pompa air untuk mengatasi perbedaan debit pada sistem instalasi air ketika jumlah keran yang dibuka bervariasi. Pada saat satu keran dibuka, tekanan air akan sangat tinggi, tetapi saat beberapa keran dibuka tekanan air akan menurun. Hal ini menjadi permasalahan pada sistem yang kerjanya dipengaruhi oleh tekanan seperti pemanas air. Pengendalian kecepatan pompa dilakukan oleh rangkaian PWM ac chopper yang dapat mengubah tegangan masukan sumber yang dicatukan ke motor berdasarkan duty-cycle PWM dengan umpan balik sensor tekanan. Hasilnya adalah tekanan keluaran pompa dapat dipertahankan konstan sesuai dengan set-point sebesar 0,8 kg/cm2. Namun demikian, debit air yang dihasilkan di setiap keran tidak konstan. Oleh sebab itu, konsep pengen-dalian perlu diperbaiki agar dapat menghasilkan debit yang konstan.Kata kunci— Tekanan konstan, Motor pompa, pwm ac chopper
Kajian Kelayakan Ekonomis Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Gunung Sawur 1 dan Gunung Sawur 2 Di Lumjang Wilda Faradina; Hadi Suyono; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.537 KB)

Abstract

Wilayah Kabupaten Lumajang yang berada di Propinsi Jawat Timur memiliki banyak daerah aliran sungai (DAS) yang berpontensi untuk dimanfaatkan menjadi PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro). Salah satunya adalah potensi sumber daya air di DAS Besuk Semut yang terletak ± 450 m diatas permukaan laut di daerah tangkapan air selatan Gunung Semeru telah dimanfaatkan PLTMH Gunung Sawur. Peneitian ini dibuat kajian kelayakan ekonomi energi PLTMH yang berlokasi di Dusun Gunung Sawur di lereng selatan Gunung Semeru Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Parameter yang digunakan untuk analisis ekonomi energi adalah Pay Back Period (PBP). Net Present Value (NPV) dan Return Of Investment (ROI) dengan kondisi jika di kelola langsung oleh masyarakat atau dikelolah PT. PLN (Persero) (on grid). Hasil menunjukkan bahwa debit air sungai Besuk Semut mampu membangkitkan daya minimal sebesar 9,1408 kW Gunung Sawur 1 dan 3,2588 kW Gunung Sawur 2. Energi istrik yang dapat dibangkitkan pertahun sebesar 101478,33 kWh. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh biaya investasi yang dibutuhkan untuk mrealisasikan PLTMH Gunung Sawur sebesar Rp563.843.121 , Net Present Value (NPV) jika di kelola PT. PLN (Persero) Rp 4.121.417.655 Net Present Value (NPV) jika di kelola masyarakat = sebesar Rp1.166.816.006 pada alternatif 1 , Rp1.599.480.788 pada alternatif 2, Rp2.464.810.352 pada Alternatif 3,Pay Back Period (PBP) jika di kelola PT. PLN (Persero) = 8,1 tahun, Pay Back Period (PBP) jika di kelola masyarakat = 22 tahun pada alternatif 1 , 17,6 tahun pada alternatif 2 dan 12,6 tahun pada alternatif 3. dan Return Of Investment (ROI) jika di kelolah PT. PLN (Persero) = 2,07% Return Of Investment (ROI) jika di kelolah masyarakat = 0,13% pada alternatif 1, 0,42 % pada alternatif 2 dan 0,98% pada alternatif 3 hal ini berarti PLTMH Gunung sawur layak untuk direlasasikan baik oleh PT. PLN (Persero) /on grid atau oleh masyarakat (Off Grid).Kata Kunci— Analisis Ekonomi, Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).
PERBANDINGAN EFEK CELL BREATHING PADA JARINGAN CDMA 20001X EVDO PADA FREKUENSI CARRIER YANG BERBEDA Wakhida Rahmawati; Erfan Achmad Dahlan; Sigit Kusmaryanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.223 KB)

Abstract

Skripsi ini akan membahas perbandingan efekcell breathing pada jaringan CDMA 2000 1x EVDOdengan frekuensi carrier yang berbeda yaitu padafrekuensi 800 MHz dan 1900 MHz. Parameter yangdiamati antara lain MAPL (Maximum Allowedable PathLoss), radius sel, dan jumlah user. Berdasarkan data danhasil perhitungan, efek cell breathing yang terjadi ketikajaringan CDMA 20001X EVDO menggunakan frekuensicarrier yang berbeda menimbulkan efek yang berbeda.Disini perhitungan dilakukan dengan merubahinterference margin dan diterapkan pada frekuensi carrieryang berbeda yaitu 800 MHz dan 1900 MHz yang manahasilnya akan merubah pathloss, radius sel, dan jumlahuser. Dengan nilai pathloss dan radius sel juga berbeda,efek cell breathing yang terjadi juga berbeda. Padafekuensi carrier 800 MHz, ketika digunakan modelpropagasi okumura-hata, radius sel maksimum adalah2,38 km, sedangkan pada frekuensi carrier 1900 MHz,radius sel maksimum adalah 1,98 km. Sedangkan dari sisijumlah user, dengan memisalkan ada 27 user yangmeminta sambungan dengan jarak teratur yang dimulaidari jarak 0,1 km dari BS, menggunakan model propagasiokumura-hata, pada frekuensi carrier 800 MHz dapatmenampung user sebanyak 26 user dengan radius sel 1,35km. Sementara pada frekuensi carrier 1900 MHz dapatmenampung 13 user dengan radius sel hanya 0,7 km.Kata Kunci—Cell Breathing, Frekuensi Carrier, Pathloss
HUBUNGAN TENAGA AIR TERHADAP KELUARAN DAYA LISTRIK DAN ASPEK EKONOMIS DI PLTMH GUNUNG SAWUR 2 LUMAJANG I Kadek Dwika Antara; Teguh Utomo; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.884 KB)

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Gunung Sawur 2 adalah pembangunan pembangkit listrik yang digunakan untuk kebutuhan listrik warga dan untuk menambah pasokan energi listrik yang kurang. Pembangunan PLTMH ini terletak di Dusun Gunung Sawur di lereng selatan Gunung Semeru Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang dengan memanfaatkan aliran sungai dari mata air Gunung Semeru. Namun pembangunan PLTMH Gunung Sawur 2 kurang maksimum dikarenakan ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya hal tersebut. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa potensi daya yang dapat dibangkitkan pada PLTMH Gunung Sawur 2 secara teori adalah sebesar 6,88583 kW dengan debit air yang digunakan sebesar 0,34998 ????????????⁄ dan ketinggian jatuh air bersih (head nett) 4,5 meter. Dalam melakukan pengukuran pembangkit dengan mengambil data pada generator saat PLTMH Gunung Sawur 2 mengalami beban puncak. Potensi daya sebenarnya yang dapat dibangkitkan oleh PLTMH Gunung Sawur 2 yang sudah dibangun adalah sebesar 47,3268% dari daya teori atau sebesar 3,2588 kW. Hal ini terdapat perbedaan antara daya yang dihasilkan secara teori jauh lebih besar dibandingkan dengan daya yang dihasilkan ketika melakukan pengukuran pembangkit dikarenakan saat pengukuran debit air musim kemarau, beban generator yang belum maksimum, dan pembagian beban tiga fasa yang tidak seimbang. Dalam perhitungan harga pokok produksi (HPP) per kWh PLTMH Gunung Sawur 2 yang sudah dibangun menggunakan energi yang terbangkitkan selama setahun sebesar 19983,22523 kW. Perhitungan HPP per kWh PLTMH Gunung Sawur 2 didapatkan harga sebesar Rp 1.110,-. Ini jauh lebih mahal jika dibandingkan harga listrik PLN. Oleh karena itu harga tariff listrik dari PLTMH Gunung Sawur 2 ditentukan dengan musyawarah warga.Kata Kunci—debit air, ketinggian jatuh air (head), PLTMH Gunung Sawur 2, potensi daya, Energi per tahun
KONTROL DAYA DORONG PESAWAT TERHADAP PERUBAHAN FLOW UDARA Hernawan Kristianto; n/a Purwanto; Bambang Siswojo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.464 KB)

Abstract

Pesawat tanpa awak atau yang dikenal juga dengan UAV ( Unmaned Aerial Vehicle ) dewasa inin sangat gencar dikembangkan, karena berpotensi untuk membantu eksplorasi, penjelajahan, dan pertambanganSalah satu yang mejadi masalah utama untuk pesawat tanpa awak seperti UAV ini adalah bentuknya yang biasanya lebih kecil daripada pesawat pada umumnya sehingga adanya perubahan tekanan udara sedikit saja mampu untuk mengganggu laju terbang pada UAV ini.Salah satu solusi dari permasalahan diatas adalah dengan menambahkan sensor tekanan yang berhubungan langsung dengan propeller dan dikendalikan secara otomatis mengggunakan metode kontrol PID. Karena keunggulan dari PID adalah memiliki respon yang halus dan sangat cepat. Dan terbukti dengan setelan PID terbaiknya Kp = 2, Kd.= 3,5 dan Ki = 1,2 hal ini menunjukkan sistem dapat memberikan respon yang baik dengan toleransi 5% dari setpoint yang ditentukan dan mampu kembali steady ketika mendapatkan gangguan melalui pengujian windtunnel/ terowongan anginKata Kunci : PID, Daya Dorong, Load Cell,

Page 29 of 212 | Total Record : 2116


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026) Vol. 13 No. 7 (2025) Vol. 13 No. 6 (2025) Vol. 13 No. 5 (2025) Vol. 13 No. 4 (2025) Vol. 13 No. 3 (2025) Vol. 13 No. 2 (2025) Vol. 13 No. 1 (2025) Vol. 12 No. 6 (2024) Vol. 12 No. 5 (2024) Vol. 12 No. 4 (2024) Vol. 12 No. 3 (2024) Vol. 12 No. 2 (2024) Vol. 12 No. 1 (2024) Vol. 11 No. 6 (2023) Vol. 11 No. 5 (2023) Vol. 11 No. 4 (2023) Vol. 11 No. 3 (2023) Vol. 11 No. 2 (2023) Vol. 11 No. 1 (2023) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022): Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue