cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
STUDI PERTUMBUHAN DUA VARIETAS TEBU (Saccharum officinarum L.) DENGAN JENIS BAHAN TANAM BERBEDA Erlina, Yunita; Wicaksono, Karuniawan Puji; Barunawati, Nunun
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/348

Abstract

Perbanyakan tanaman tebu dilakukan secara vegetatif. Hingga saat ini teknologi perbanyakan tebu berupa bagal, bud chip, dan bud sett. Bagal merupakan metode perbanyakan yang biasa digunakan oleh petani pada umumnya. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 kali ulangan. Hasil penelitian me-nunjukkan bahwa terdapat interaksi antara varietas dengan bahan tanam. Varietas PSJK memiliki pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan dengan varietas Bululawang. Pada varietas Bululawang, bahan tanam yang berasal dari top stek dan bagal dapat memperbaiki persentase perkecambahan berturut-turut sebesar 27,82% dan 13,26 % dibandingkan dengan bahan tanam yang berasal dari sogolan. Sebaliknya, pada varietas PSJK bahan tanam berupa sogolan memiliki persentase perkecambahan yang lebih baik. Varietas dan bahan tanam tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun dan diameter batang. Pertumbuhan tebu dipengaruhi oleh varietas dan bahan tanam. Top stek dan sogolan dapat digunakan sebagai bahan tanam karena memiliki pertumbuhan yang tidak berbeda dengan bagal
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN TINGKAT KETEBALAN MULSA JERAMI PADA PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) Pradana, Adwar Ardhi; Suminarti, Nur Edy; Guritno, Bambang
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/349

Abstract

Biji kedelai telah lama dimanfaatkan sebagai bahan dasar makanan dan minuman, seperti tahu, kecambah, susu kedelai dan lain-lain. Berdasarkan data BPS (2013) saat ini konsumsi kedelai per tahun mencapai 26 juta ton, dan produksi nasional hanya mencapai 600-800 ton.  Salah satu upaya dalam meningkatkan produksi ialah dengan persiapan lahan dengan baik contohya dengan olah tanah yang tepat dan penggunaan mulsa organik yang tepat. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh sistem olah tanah dan tingkat ketebalan mulsa pada tanaman kedelai. Penelitian  dilaksanakan pada bulan November 2013 sampai Januari 2014 di Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Lokasi terletak pada ketinggian 600 m dpl dengan suhu rata-rata  antara 23 - 28ºC. Metode yang digunakan dalam penilitian ini adalah Rancangan Petak Terbagi dengan tiga kali ulangan. Sistem olah tanah (S) ditempatkan sebagai petak utama yang terdiri dari 3 macam, yaitu: S0 = Tanpa Olah Tanah; S1 = Olah Tanah Minimum; S2 = Olah Tanah Sempurna Sedangkan Anak petak adalah Tingkat ketebalan mulsa jerami (T) yang terdiri dari 3 taraf; T0 = Tanpa Mulsa; T1 = Ketebalan mulsa jerami 3 cm; T2 = Ketebalan mulsa jerami 6 cm. Dari hasil penelitian menunjukkan pengolahan tanah dan mulsa jerami menghasilkan interaksi pada komponen pertumbuhan dan yang terbaik pada olah tanah minimum yang dikombinkasikan dengan tebal mulsa jerami 3 cm. Sistem olah tanah dan ketebalan mulsa jerami tidak memberikan pengaruh pada komponen hasil dan panen kedelai kecuali pada bobot 100 biji dengan bobot sebesar 10,22 g (olah tanah minimum).
APLIKASI NITROGEN DAN PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium cepa L. var. ascalonicum) Herwanda, Rangga; Murdiono, Wisnu Eko; Koesriharti, Koesriharti
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/350

Abstract

Bawang merah merupakan komoditi hortikultura yang tergolong sayuran rempah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk N dengan dosis yang berbeda secara tunggal maupun kombinasi dengan penggunaan pupuk daun terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2014 di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), Jalan Raya Karangploso Km 4, Malang Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK)  yang terdiri dari 12 perlakuan yang diaplikasikan dengan 200kg N ha-1 yang berupa Urea atau ZA atau gabungan Urea dan ZA, serta pupuk daun. Hasil penelitian menujukkan bahwa pemberian Urea 80% + Za 20% + Pupuk Daun Growmore (10-55-10) memberi hasil yang lebih baik pada panjang tanaman, bobot umbi segar dan bobot susut setelah panen selama masa simpan 1 bulan. Pemberian pupuk daun Growmore (10-55-10) yang dikombinasikan dengan urea 80% + Za 20% menghasilkan peningkatan panjang tanaman pada umur 42 HST, 56 HST dan bobot umbi segar panen. Masing – masing sebesar 15 – 19% dan 18% serta mengurangi susut umbi panen hingga 22,56%.
INTERAKSI GENOTIP × LINGKUNGAN PADA EMPAT GENOTIP PAKCHOY (Brassica rapa L.) DI TIGA LOKASI Anasari, Nofia Rizki; Kendarini, Niken; Purnamaningsih, Sri Lestari
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.069 KB) | DOI: 10.21776/351

Abstract

Aplikasi pemuliaan tanaman tidak dapat lepas dari pengaruh lingkungan yang ada, karena tanaman dalam pertumbuhannya merupakan pengaruh dari genotip dan lingkungan. Interaksi genotip dan lingkungan akan mengakibatkan penampilan suatu sifat yang tidak konsisten pada kondisi lingkungan yang berbeda, hal inilah yang menyebabkan perbedaan daya hasil di berbagai lokasi penanaman.  Informasi mengenai interaksi genotipe x lingkungan diperlukan dalam pemilihan genotip unggul. Sebanyak 4 genotip sawi daging hasil persilangan diuji di tiga lokasi, yaitu di Mojokerto, Jombang dan Kediri pada bulan Mei hingga Agustus 2014. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara genotip dengan lokasi serta untuk mendapatkan genotip sawi daging yang mempunyai potensi hasil tinggi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat ulangan di masing-masing lokasi pengujian. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat interaksi genotip × lingkungan yang nyata pada seluruh karater yang diamati. Perlakuan genotip memberikan pengaruh sangat nyata terhadap seluruh karakter yang diamati. Empat genotip memiliki potensi hasil yang beragam. Genotip 1 memiliki potensi hasil tertinggi, sehingga genotip tersebut prospektif untuk pengujian selanjutnya.
PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA SEBAGAI ZPT TERHADAP ADAPTASI 3 VARIETAS TANAMAN KAILAN (Brassica oleraceae Var. acephala) DI DATARAN RENDAH Setyaningrum, Retna; Herlina, Ninuk; Basuki, Nur
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/352

Abstract

Kailan (Brassica oleraceae Var. acephala) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang memiliki nilai ekonomis relatif tinggi. Produksi kailan mengalami pasang surut pada beberapa tahun terakhir ini dikarenakan menurunnya luas lahan pertanian di dataran tinggi. Sebagai upaya peningkatan produksi kailan, perlu dilakukan suatu upaya intensifikasi dan ekstensifikasi dengan menanam kailan didataran rendah dan upaya diversifikasi dengan memilih varietas yang memiliki daya adaptasi luas serta meningkatan kualitas menggunakan ZPT, yang berasal dari bahan alami salah satunya air kelapa. Penelitian yang ditujukan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa sebagai ZPT pada tiga varietas kailan, yang telah dilaksanakan di Desa Baron, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk pada bulan April-Juni 2013.      Penelitian dilakukan dalam Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor. Faktor 1 berupa dosis pemberian air kelapa 0% (kontrol), 25%, 50%, 75%, dan 100%. Faktor 2 berupa 3 varietas kailan yaitu Round Leaf, OP dan Nova. Penelitian diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan adanya interaksi antara dosis pemberian air kelapa dengan varietas yang diteliti. Perlakuan ZPT air kelapa dengan konsentrasi 25% memberikan hasil terbaik pada varietas Round Leaf dan Nova, sedangkan pada varietas OP membutuhkan pemberian konsentrasi 75% air kelapa untuk memperoleh pertumbuhan dan hasil yang terbaik. Varietas Nova memiliki daya adaptasi paling baik di dataran rendah dibandingkan varietas Round Leaf dan OP.
PEMANFAATAN MULSA JERAMI PADI DAN HERBISIDA PADA TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) Nugraha, M.Yody; Baskara, Medha; Nugroho, Agung
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/353

Abstract

Tanaman jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan yang bernilai ekonomis tinggi. Selain sebagai bahan pangan sumber karbohidarat kedua setelah beras, jagung juga dikonsumsi sebagai bahan pakan ternak dan bahan baku industri. Penggunaan herbisida (berbahan aktif Atrazine dan Mesorione) dan Mulsa jerami padi dapat meningkatkan per-tumbuhan dan hasil jagung dengan menekan pertumbuhan gulma pada lahan tanaman jagung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh herbisida dan mulsa jerami padi terhadap pengendalian gulma, meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung. Penelitian ini merupakan percobaan faktorial yang meng-gunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 8 perlakuan yang diulang 3 kali sehingga diperoleh 24 petak percobaan.   Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2014 sampai dengan Maret 2015, di Kebun Randuagung UPT Pengembangan Benih Palawija, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan H1M3 (2,5 ml herbisida/1 liter air + mulsa jerami padi ketebalan 6 cm), mampu menurunkan bobot kering total gulma dari 16,73 g menjadi 61,70 g (268,79%), meningkatkan tinggi tanaman dari 165,33 cm menjadi 204,11 cm (23,45%), jumlah daun dari 9 helai menjadi 13,11 helai (45,67%), luas daun 1108,11 cm2 menjadi 3012,91 cm2 (171,89%), bobot kering total tanaman dari 30,28 g menjadi 88,22 g (191,85%), indeks luas daun dari 0,59 menjadi 1,61 (172,88%), dan meningkatkan hasil panen dari 0,52 kg m-2 menjadi 1,15 kg m-2 (121,15%)dibandingkan perlakuan H0M0 (tanpa herbisida tanpa mulsa jerami padi) dan perlakuan lainnya
PENGARUH PENAMBAHAN CAHAYA PADA 3 VARIETAS KRISAN (Chrysanthemum morifolium) TIPE SPRAY Dewanti, Pradnya Cahya; Guritno, Bambang; Herlina, Ninuk
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/354

Abstract

Tanaman krisan (Chrysanthemum morifolium) merupakan salah satu komo-ditas tanaman hias yang mempunyai nilai ekonomi dan estetika tinggi (Berlindaswati, 2000). Peningkatan per-tumbuhan dan kualitas tanaman krisan perlu dilakukan dengan perlakuan varietas dan lama pe-nambahan cahaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan lama penambahan cahaya yang tepat sehingga menghasilkan tanaman krisan dengan kualitas baik. Penelitian dilakukan pada bulan November 2013 – Februari 2014 di Desa Sumber-gondo, Batu. Percobaan meng-gunakan Rancangan Petak Terbagi dengan 3 kali ulangan. Petak utama ialah lama pe-nambahan cahaya, terdiri dari 0, 2, 4 dan 6 jam per hari. Anak petak ialah varietas, ter-diri dari Reagen White, Reagen Yellow dan Stroika. Hasil penelitian menun-jukkan tidak terjadi interaksi nyata antara varietas dan lama penambahan cahaya ter-hadap jumlah bunga, lama kesegaran bunga, panjang dan diameter tangkai. Lama penambahan ca-haya 4 jam per hari meng-hasilkan jumlah bunga 24.80 kuntum dan panjang tangkai 90.56 cm (kualitas AA). Penambahan ca-haya 6 jam per hari mengha-silkan jumlah bunga 25.08 kuntum dan panjang tangkai bunga 99.34 cm (kualitas AA) yang lebih panjang dibandingkan dengan penambahan cahaya 2 jam per hari dan tanpa pe-nambahan cahaya. Varietas Stroika meng-hasilkan kualitas bunga lebih unggul di-bandingkan Reagen White dan Reagen Yellow karena memiliki panjang dan diameter tangkai 85.76 cm dan 6.01 mm (kualitas AA). Varietas Reagen White dan Reagen Yellow memiliki panjang tangkai 79.19 cm dan 77.73 cm (kualitas A), diameter tangkai 6.96 mm dan 6.11 mm (kualitas AA).
PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL CABAI BESAR (Capsicum annum L.) Wahyuningratri, Anggraheni; Aini, Nurul; Heddy, Y.B. Suwasono
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/355

Abstract

Cabai besar (Capsicum annum L.) ialah tanaman hortikultura yang cukup penting di Indonesia karena dimanfaatkan sebagai bumbu penyedap dan pelengkap bumbu untuk membuat masakan khas Indonesia. Berdasarkan data BPS (2012), prosentasi produksi cabai besar di Jawa timur masih rendah dibandingkan dengan produksi cabai besar nasional. Produktivitas cabai besar di Jawa timur yang belum stabil kurang sebanding dengan kebutuhan masyarakat yang setiap tahunnya terus meningkat. Peningkatan produktivitas cabai besar dapat dilakukan dengan pemupukan meng-gunakan pupuk hayati. Kandungan yang terdapat dalam pupuk hayati merupakan mikroorganisme tanah yang dapat mem-bantu menyuburkan tanah dan mem-fasilitasi kebutuhan unsur hara tanaman cabai. Diharapkan dengan penggunaan mikroorganisme tanah ini tidak mencemari lingkungan karena tidak menggunakan senyawa kimia, serta dapat memperbaiki struktur tanah dan ketersediaan hara dalam tanah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar (C. annum L.) terhadap aplikasi pupuk hayati dan me-ngetahui konsentrasi serta frekuensi pemberian pupuk hayati yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai besar (C. annum L). Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli hingga Nopember 2013 di kecamatan Dau, kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa secara umum pengaplikasian konsentrasi dan frekuensi pupuk hayati tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil cabai besar, namun aplikasi konsentrasi pupuk hayati secara terpisah berpengaruh terhadap hasil cabai besar pada parameter bobot segar buah per tanaman dan jumlah buah panen. Peng-aplikasian konsentrasi 5 ml l-1 pupuk hayati dapat meningkatkan 41,71% bobot segar buah per tanaman dan 43,90% pada jumlah buah panen
KAJIAN IKLIM MIKRO TERHADAP BERBAGAI SISTEM TANAM DAN POPULASI TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) Indrawan, Rahadyan Rizki; Suryanto, Agus; Soelistyono, Roedy
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/356

Abstract

Iklim merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan produk-tivitas tanaman. Faktor-faktor iklim yang sangat mempengaruhi pertumbuhan bagi tanaman adalah radiasi matahari, suhu dan curah hujan. Iklim mikro tanaman adalah kondisi disekitar tanaman mulai dari perakaran terdalam hingga tajuk teratas tanaman. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui pola perubahan iklim mikro pada berbagai sistem tanam dan populasi pada tanaman jagung manis varietas Talenta. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juli 2014 di desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu  dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kali pengulangan. Terdapat 6 perlakuan ialah P1 : Sistem Tanam jagung konvensional dengan 1 benih / lubang tanam, P2 : Sistem Tanam Jagung konvensional dengan 2 benih / lubang tanam, P3 : Sistem Tanam Jagung konvensional dengan 3 benih / lubang tanam, P4 : Sistem Tanam Jagung Jajar Legowo (2:1) dengan 1 benih / lubang tanam, P5 : Sistem Tanam Jagung Jajar Legowo (2:1) dengan 2 benih / lubang tanam dan P6 = Sistem Tanam Jagung Jajar Legowo (2:1) dengan 3 benih / lubang tanam. Pengamatan dilakukan dengan tiga cara yaitu pengamatan iklim, tanaman dan hasil panen. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata pada semua variabel pengamatan kecuali jumlah daun. Dengan penggunaan sistem tanam jajar legowo mampu menciptakan kondisi iklim mikro yang mendekati syarat tumbuh tanaman. Penggunaan sistem tanam jajar leowo dengan 1 benih / lubang tanam menghasilkan bobot panen sebesar 12,08 ton ha-1.
PENGGUNAAN BERBAGAI JENIS MULSA UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI BROKOLI (Brassica oleracea L.) Utomo, M. Dika Cahyo; Suryanto, Agus; Baskara, Medha
Jurnal Produksi Tanaman Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/357

Abstract

Produksi brokoli Indonesia tidak dapat men-cukupi kebutuhan pasar lokal maupun pasar internasional. Penggunaan jenis mulsa untuk meningkatkan produksi tanaman.  Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari pengaruh berbagai jenis mulsa terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman brokoli, serta mengetahui jenis mulsa yang mampu menekan pertumbuhan gulma secara optimal. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Cangar Universitas Brawijaya di Kec. Bumiaji, Kota Batu pada bulan April sampai bulan Juli 2014. Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini meliputi cangkul, cetok, meteran, penggaris, kamera, jangka sorong, Leaf Area Meter (LAM), oven, timbangan analitik, termometer dan alat tulis. Bahan yang digunakan ialah : benih brokoli varietas royal green, pupuk kandang ayam, pupuk kompos tanaman, mulsa jerami, mulsa paitan, mulsa alang-alang, mulsa plastik hitam perak, mulsa plastik bening dan mulsa plastik perak grenjeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 kali ulangan yang terdiri dari 7 perlakuan, yaitu P0 (tanpa mulsa); P1 (mulsa jerami); P2 (mulsa paitan); P3 (mulsa alang-alang); P4 (mulsa plastik hitam perak); P5 (mulsa plastik bening) dan P6 (mulsa plastik perak grenjeng). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan berbagai jenis mulsa tidak terdapat perbedaan nyata pada komponen pertumbuhan yaitu jumlah daun, luas daun, bobot kering total tanaman, dan indeks panen. Hasil penelitian bobot basah total tanaman, jumlah gulma, bobot basah gulma, bobot kering gulma, bobot segar bunga dan diameter bunga menunjukkan hasil yang berbeda nyata untuk semua perlakuan mulsa. Mulsa plastik perak grenjeng mempunyai komponen hasil bobot segar bunga tertinggi, yaitu 610,67 g/tanaman atau  55,38% lebih tinggi daripada bobot segar bunga perlakuan tanpa mulsa (kontrol).

Page 29 of 350 | Total Record : 3493


Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue