cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,493 Documents
Pengaruh Kombinasi Pupuk Kandang dan Pupuk N pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Ramasandy, Mohammad Rangga; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 4 (2023): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.04.04

Abstract

Mentimun (Cucumis sativus L.) adalah tanaman hortikultura dari famili Cucurbitaceae. Produktivitas mentimun di Indonesia tergolong rendah yaitu 10,67 ton ha-1 padahal potensinya mencapai 20 ton ha-1. Permintaan mentimun juga meningkat seiring dengan pertambahan penduduk. Upaya peningkatan pertumbuhan dan hasil mentimun dapat dilakukan dengan cara pemupukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman. Penggunaan pupuk anorganik secara terus-menerus secara berlebihan menyebabkan kualitas tanah menurun sehingga perlu diimbangi dengan penggunaan pupuk organik. Kombinasi penggunaan pupuk organik dan anorganik diharapkan mampu menjaga kualitas tanah tetap optimal serta menyediakan unsur hara bagi tanaman dalam jumlah yang cukup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang kambing dan pupuk N pada pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga November 2022 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya di Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Rancangan yang digunakan adalah rancangan faktorial yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama adalah pupuk kandang kambing dengan 3 taraf, faktor kedua adalah pupuk N dengan 3 taraf sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan dilakukan 3 ulangan sehingga terdapat 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara dosis pupuk kandang dan pupuk N pada panjang tanaman, bobot buah per tanaman dan bobot buah per hektar. Pupuk kandang kambing berpengaruh pada jumlah daun, sedangkan pupuk N berpengaruh pada jumlah daun, panjang buah, diameter buah dan jumlah buah.
Respon Pemberian Eco Enzyme Pada Beberapa Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Pentas (Pentas lanceolata) Wider Tahmidina; Sitawati
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 4 (2023): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.04.03

Abstract

Tanaman Pentas merupakan tanaman yang berfungsi sebagai pengisi taman, digunakan untuk border dan tanaman pot. Peningkatan pertumbuhan dan kualitas bunga tanaman Pentas dapat dilakukan dengan pemupukan dan penggunaan media tanam yang gembur dan memiliki drainase yang baik. Pupuk yang digunakan berasal dari pupuk organik, yaitu eco enzyme. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan pada akhir April – Juni 2022. Penelitian dilakukan di Greenhouse Universitas Brawijaya Desa Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur. Kota Malang memiliki ketinggian antara 444 mdpl yang diapit oleh 5 gunung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 2 faktor perlakuan, yaitu eco enzyme (E) dan media tanam (S) serta diulang sebanyak 3 kali. Setiap satuan percobaan terdiri dari 6 tanaman, yaitu 3 tanaman sampel non destruktif dan 3 tanaman panen. Sehingga diperoleh 36 tanaman dalam satuan percobaan dengan jumlah seluruh tanaman sebanyak 216 tanaman. Faktor pertama adalah konsentrasi eco enzyme (E) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu E1 (kontrol), E2 (15 ml/L air), E3 (30 ml/L air), E4 (45 ml/L air). Faktor kedua adalah komposisi media tanam (M) yang terdiri dari 3 taraf, yaitu M1 (tanah : arang sekam = 1:1), M2 (tanah : arang sekam : pupuk kandang kambing = 1:1:1), M3 (tanah : arang sekam : pupuk kandang kambing = 1:1:2). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf 5% dan akan diuji lanjut menggunakan uji BNJ dengan taraf 5%. Hasil menunjukan pemberian konsentrasi eco enzyme 30 ml l-1 pada media tanam tanah dan arang sekam menunjukkan interaksi terhadap pembungaan tanaman Pentas, dimana jumlah kuntum bunga meningkat sebesar 35% dibandingkan tanpa pemberian eco enzyme.
Pengaruh Jenis Pupuk dan Waktu Penyiangan Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Terung Ungu (Solanum melongena L.) Matanari, Aldo; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.08

Abstract

Terung ungu merupakan salah satu sayuran yang populer di Indonesia karena memiliki rasa yang lezat. Produksi terung ungu di Indonesia mengalami fluktuasi pada lima tahun terakhir sejak tahun 2015 hingga tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari interaksi antara jenis pupuk dan waktu penyiangan serta pengaruhnya pada pertumbuhan dan hasil terung ungu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022 hingga Agustus 2022 di lahan percobaan Fakultas Pertanian yang terletak di Jatimulyo, Kota Malang. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah jenis pupuk yang terdiri dari 3 taraf, yaitu : N1 = Pupuk organik, N2 = Pupuk anorganik, N3 = Pupuk organik + anorganik. Faktor kedua adalah waktu penyiangan yang terdiri dari 4 taraf, yaitu : P1 = Tanpa penyiangan, P1 = Penyiangan 28 HST, P2 = Penyiangan 21 dan 35 HST, P3 = Penyiangan 14, 28 dan 35 HST. Hasil penelitian menunjukkan pupuk anorganik dan organik + anorganik dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Waktu penyiangan 21 dan 35 HST serta 14, 28 dan 35 HST meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman terung ungu. Perlakuan jenis pupuk dan waktu penyiangan gulma memiliki interaksi pada pengamatan hasil panen terung.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) pada Metode Olah Tanah dan Dosis Pupuk Kompos Alima Fazari, Faiz Tsauban; Yurlisa, Kartika; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 2 (2023): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.02.07

Abstract

Produktivitas jagung di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 53,05 ku ha-1 mengalami penurunan sebesar 0,78 pada tahun 2017 menjadi 52,27 ku ha-1. Penurunan produktivitas tanaman jagung manis dapat disebabkan kurangnya pengaplikasian pupuk organik dan pengolahan tanah secara intensif. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari interaksi metode pengolahan tanah dan dosis pupuk kompos terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan di Desa Bulupasar, Kabupaten Kediri pada bulan Agustus hingga Oktober 2021 menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) Faktorial dengan 9 perlakuan dan mendapatkan ulangan sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan kombinasi perlakuan metode olah tanah dan dosis pupuk kompos tidak menunjukkan interaksi nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Perlakuan tanpa olah tanah meningkatkan tinggi tanaman sebesar 13,30% pada 21 HST, jumlah daun sebesar 11,48% pada 14 HST dan 8,14% pada 42 HST, diameter batang pada 14 HST 12,35% serta 13,37% pada 21 HST dibandingkan perlakuan olah tanah konvensional. Perlakuan dosis pupuk kompos 20 t ha-1 meningkatkan diameter batang tanaman sebesar 10,11% pada 14 HST, diameter tongkol tanpa kelobot 3,33%, berat segar tongkol tanpa kelobot 8,68% dan kadar gula 6,54% dibandingkan perlakuan tanpa pupuk kompos. Kata Kunci: Dosis Pupuk Organik, Jagung Manis, Olah Tanah, Pupuk Kompo
Respon Benih Cabai (Capsicum annum L.) Kadaluarsa Terhadap Lama Perendaman dan Macam ZPT Alami Pada Viabilitas, Vigor dan Pertumbuhan Bibit. Sakinah, Fatiyatul; Purnamaningsih , Sri Lestari; Yulianah, Izmi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 3 (2023): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.03.07

Abstract

Benih kadaluarsa menyebabkan menurunnya kualitas dan mutu benih. Salah satu upaya untuk mengoptimalkan mutu benih kadaluarsa adalah dengan perlakuan invigorasi menggunakan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) yang dapat diperoleh secara alami dari ekstrak bahan alami. Penelitian bertujuan mengetahui pengaruh jenis ZPT alami dan lama perendaman terhadap viabilitas, vigor dan pertumbuhan bibit pada benih cabai kadaluarsa. Penelitian dilaksanakan di Green house Lahan Percobaan Jatimulyo pada bulan Februari sampai Mei 2022. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengakap (RAL) Faktorial. Faktor pertama yaitu jenis ekstrak bahan alami sebagai sumber ZPT alami dan faktor kedua yaitu lama perendaman yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan jenis ZPT alami berpengaruh nyata baik itu terhadap uji viabilitas dan vigor benih dan pertumbuhan bibit. Perlakuan lama perendaman berpengaruh nyata terhadap uji viabilitas dan vigor benih, tinggi tanaman dan jumlah daun akan tetapi tidak berpengaruh terhadap panjang akar. Interaksi antara faktor 1 dan 2 berpengaruh tidak nyata terhadap variabel uji viabilitas dan vigor, jumlah daun dan panjang akar. Akan tetapi, pada variabel tinggi tanaman interaksi hanya ditemukan pada saat tanaman berumur 5 HST (Hari Setelah Tanam).
Pengaruh Pupuk Kandang dan Pupuk N - Anorganik pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) var. Shinta Prakoso, Jaka Dwiputra; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.05.02

Abstract

Tanaman sawi hijau meruapakan tanaman sayuran semusim yang banyak di jumpai di daerah dataran tinggi. Terjadi peningkatan produksi tanaman sawi hijau, peningkatan produksi ini menjadikan sawi hijau sebagai komoditas yang mempunya prospek yang tinggi untuk dikembangkan di Indonesia, namun kualitas dari sawi hijau ini cukup rendah dikarenakan budidayanya yang masih menggunakan pupuk anorganik. Penggunaan pupuk organik seperti kandang sapi mampu membantu mengurangi penggunaan pupuk anorgnaik. Tujuan penelitian adalah mendapatkan dosis kombinasi pupuk anorganik dan pupuk kandang sapi yang tepat untuk tanaman sawi hijau. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2021 - Januari 2022 di Kebun Percobaan Jatimulyo Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini merupakan percobaan yang dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok. Perlakuan yang digunakan antara lain B0 = Pupuk Kandang 0 ton/ha + Pupuk N 0 kg/ha, B1 = Pupuk N 130 kg/ ha, B2 = Pupuk kandang 10 ton/ha, B3 = Pupuk kandang 10 ton/ ha + pupuk N 65 kg/ha, B4 = Pupuk kandang 20 ton/ ha, B5 = Pupuk kandang 20 ton/ha + pupuk N 65 kg/ha, B6 = Pupuk kandang 30 ton/ha, B7 = Pupuk kandang 30 ton/ha + Pupuk N 65 kg/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk kandang 30 ton/ha + pupuk N 65 kg/ha pada pengamatan indeks klorofil dengan nilai 62.38 pada 21 hst dan 64.44 pada 28 hst. Pengamatan hasil pupuk kandang sapi 30 ton/ha + pupuk N 65 kg/ha dengan nilai bobot segar per tanaman sebesar 14.65 g/tanaman, bobot tanaman per hektar sebesar 16.28 ton/ha, dan daya tahan hijau daun dengan nilai rerata 4.5 hari
Evaluasi Kesehatan Pohon Tepi Jalan di Kawasan Stadion Gajayana Di Kota Malang Agung Dharmawan, Fadlian; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.05

Abstract

Kota Malang memiliki 8 tahap perencanaan kota yang dinamakan Bouwplan I hingga VIII yang memiliki tujuan utama dari perluasan ini yaitu pengendalian bentuk kota yang diakibatkan dari pertambahan penduduk serta kemajuan ekonomi. Kota Malang sendiri kerap ditimpa cuaca yang tidak menentu dan musim hujan dengan angin kencang yang memicu banyak pohon yang tumbang yang dapat menimbulkan korban jiwa. Penelitian ini dilaksanakan disekitar kawasan Stadion Gajayana di Kota Malang Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi sebaran jenis pohon dan mengidentifikasi tingkat kesehatan pohon tepi jalan di kawasan Stadion Gajayana di Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu sensus dan dianalisis menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Berdasarkan hasil penelitian kelas jalan kolektor sekunder memiliki populasi tertinggi yaitu sebanyak 621 pohon yang didominasi oleh spesies palem raja (Roystonea regia). Kelas jalan lokal sekunder memiliki indeks keanekaragaman pada Jalan Taman Slamet menunjukan hasil yang tertinggi yaitu dengan nilai sebesar 2,34 dan kelimpahan dengan nilai kelimpahan sebesar 42,22%. Kemerataan vegetasi tertinggi terdapat pada Jalan Arjuno dan Jalan Widodaren yang memiliki kelas jalan lokal sekunder dengan nilai sebesar 0,85. Kondisi kesehatan pohon tepi jalan tertinggi dengan kondisi sakit ringan sebesar 41% didomiasi pada kelas jalan kolektor sekunder. Lokasi kerusakan didominasi pada batang bagian bawah dengan persentase sebesar 82,19% dan jenis kerusakan terbanyak yaitu lain-lain (vandalisme dan rayap) dengan persentase sebesar 52,54% yang didominasi pada kelas jalan kolektor sekunder.
Evaluasi Kesehatan Pohon Tepi Jalan di Kawasan Perumahan Bouwplan I (Oranjebuurt) Kota Malang Maudina, Riva Syafira; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.05.06

Abstract

Perencanaan dan perluasan Kota Malang dijabarkan melalui Bouwplan I-VIII dengan konsep “garden city”. Bouwplan I merupakan kawasan pemukiman elit untuk golongan orang Eropa sejak tahun 1918. Pada fasilitas ruang terbuka hijau terdapat pohon pelindung yang dilestarikan sampai sekarang. Namun, pohon-pohon tepi jalan yang telah ditanam sejak masa kolonial sudah menjadi pohon tua dan biasanya rentan terkena penyakit. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi penyebaran jenis pohon, tingkat kesehatan pohon tepi jalan dan mengevaluasi penyebab kerusakan pohon tepi jalan di kawasan perumahan Bouwplan I (Oranjebuurt). Penelitian berfokus pada beberapa jalan di Kecamatan Klojen, Kota Malang. Metode yang digunakan yaitu sensus dan dianalisis menggunakan metode Forest Health Monitoring (FHM). Berdasarkan hasil identifikasi penyebaran jenis pohon tepi jalan, pada kawasan arteri sekunder memiliki hasil keanekaragaman yang lebih tinggi yaitu sebanyak 633 pohon, sedangkan pada kawasan kolektor sekunder hanya terdapat 339 pohon. Berdasarkan hasil identifikasi tingkat kesehatan pohon menunjukkan bahwa kedua kawasan tersebut memiliki tingkat kesehatan pohon yang tinggi, karena hasil persentase sakit parah di kawasan arteri sekunder hanya sebesar 11% dan pada kawasan kolektor sekunder sebesar 14%. Kerusakan yang paling banyak ditemukan terdapat pada lokasi cabang dan batang bagian bawah dengan tipe kerusakan cabang patah atau mati dan vandalisme Faktor penyebab kerusakan pohon tepi jalan dapat disebabkan oleh tata guna lahan dan umur pohon yang relatif tua.
Pengaruh Pengendalian Gulma terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Varietas Takar 2 Nainggolan, Desriati; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.05.08

Abstract

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) termasuk komoditas jenis legum yang penting sebagai sumber protein nabati setelah tanaman kedelai. Produksi kacang tanah di Indonesia mengalami fluktuatif dari tahun 2015 hingga 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari metode pengendalian gulma yang tepat untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2022 hingga Agustus 2022 di Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 7 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga terdapat 28 petak percobaan dengan perlakuan P0: Tanpa penyiangan gulma, P1: Bebas gulma (Penyiangan setiap 3 hari sekali), P2: Penyiangan 14 + 21 + 28 + 35 HST, P3: Herbisida oksifluorfen 1 l ha-1, P4: Herbisida oksifluorfen 1 l ha-1 + penyiangan 35 HST, P5: Mulsa plastik hitam perak, P6: Mulsa plastik hitam perak + penyiangan 35 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, rerata jumlah polong, rerata bobot segar, rerata bobot kering dan bobot kering per hektar pada tanaman kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Perlakuan bebas gulma, perlakuan mulsa plastik hitam perak + penyiangan 35 HST, perlakuan herbisida oksifluorfen 1 l ha-1 + penyiangan 35 HST, perlakuan penyiangan 14 + 21 + 28 + 35 HST dan perlakuan mulsa plastik hitam perak memiliki hasil bobot kering per hektar yang tinggi dibandingkan dengan perlakuan tanpa penyiangan dengan hasil sebesar 3,71 ton ha-1, 3,53 ton ha-1, 3,48 ton ha-1, 3,33 ton ha-1 dan 2,93 ton ha-1
Uji Efisiensi Beberapa Jenis Kombinas Pupuk Organik Limbah Daun Mawar pada Pembibitan Tanaman Mawar (Rosa sp.) Hanifatul Diyah Khumairoh; Karuniawan Puji Wicaksono
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 5 (2023): Mei
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.05.07

Abstract

Mawar merupakan salah satu jenis tanaman hias yang banyak diminati karena keindahan bunga serta nilai ekonomis yang tinggi. Namun meskipun banyak diminati terdapat masalah berupa penurunan produksi tanaman serta penumpukan limbah daun mawar. Sehingga dengan keadaan tersebut perlu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman mawar dan mengurangi limbah daun mawar. Upaya yang dapat dilakukan berupa pembuatan dan aplikasi pupuk organik limbah mawar yang dikombinasikan dengan pupuk NPK. Bahan yang dibutuhkan pada penelitian terdiri dari EM4, molase, air, karung, limbah daun mawar, bibit stek batang tanaman mawar soft avalan, pupuk POC limbah daun mawar, pupuk kompos limbah daun mawar, pupuk NPK mutiara, amplop. Penelitian dilaksanakan dengan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 9 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali berupa kombinasi antara pupuk organik limbah daun mawar dengan pupuk anorganik yang terdiri dari 100 % NPK, 100 % Kompos, 100 % POC, 100 % NPK + 100 % kompos, 75 % NPK + 100 % kompos, 50 % NPK + 100 % kompos, 100 % NPK + 100 % POC, 75 % NPK + 100 % POC, 50% NPK + 100% POC. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2021- Juni 2022 dan berlokasi di Dusun Ngebruk-Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Hasil penelitian menunjukan bahwa aplikasi kombinasi pupuk organik dan pupuk anorganik menunjukan hasil yang sama. Sehingga pupuk organik limbah daun mawar dapat dijadikan subtitusi pada pembibitan tanaman mawar

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 01 (2026): Januari Vol. 14 No. 2 (2026): Februari (In-Press) Vol. 13 No. 12 (2025): Desember Vol. 13 No. 11 (2025): November Vol. 13 No. 10 (2025): Oktober (In-Press) Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue