cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,458 Documents
Pengaruh Pupuk Kandang dan Pupuk N pada Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L. merill) Var. Anjasmoro Fitrah, Rafly Ibrahim; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.05

Abstract

Upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi kedelai adalah dengan pemupukan yang tepat. Penggunaan pupuk organik bermanfaat secara ekologis karena memperbaiki sifat tanah, dan ekosistem tanah menopang kelangsungan hidup semua organisme dalam jangka panjang. Penggunaan pupuk organik saja belum mampu memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman sehingga perlu dikombinasikan dengan pupuk anorganik seperti pupuk N. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari – April 2023 di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya. Penelitian ini adalah percobaan faktorial yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah pupuk kandang ayam dengan 3 taraf, dan faktor kedua adalah pupuk N dengan 3 taraf dan diulang sebanyak 3 ulangan sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan dan 27 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk kandang, pupuk N dan interaksi kedua faktor tersebut memberikan pengaruh yang nyata pada pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Pupuk kandang berpengaruh nyata pada tinggi tanaman, luas daun, dan jumlah polong per tanaman. Pupuk N memberikan pengaruh nyata pada tinggi tanaman, luas daun, jumlah polong per tanaman dan bobot 100 biji. Interaksi antara pupuk kandang dan pupuk N menunjukkan adanya pengaruh nyata pada jumlah polong hampa, bobot  
Uji Daya Hasil 10 Galur Jagung Pakan (Zea mays L.) Hasil Top Cross Generasi S2 Aji, Agip Purnama; Sugiharto, Arifin Noor
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.02

Abstract

Jagung pakan (Zea mays L.) merupakan jagung yang diperuntukkan khusus sebagai bahan baku pakan ternak. Uji daya hasil dilakukan untuk memilih galur yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi calon tetua hibrida dalam seleksi berulang (recurrent selection). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai potensi hasil, rendemen, dan keragaan dari galur yang diuji dibandingkan dengan varietas jagung pakan hibrida komersil dan untuk mendapatkan informasi heritabilitasnya. Penelitian dilakukan pada bulan Januari-Juni 2023 di Desa Ana Engge, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) 3 ulangan dengan 11 perlakuan. Bahan yang diuji adalah 10 galur hasil topcross generasi S2 koleksi CV. Blue Akari dan 1 varietas hibrida komersial (Nusa 01). Terdapat 5 galur yang memiliki potensi hasil, rendemen, dan penampilan yang lebih baik dari varietas pembanding Nusa 01 yaitu galur JA-3, JA-4, JA-6, JA-7, dan JA-8. Terdapat 8 karakter memiliki nilai duga heritabilitas yang tinggi yaitu karakter umur silking, tinggi tanaman, umur panen, diameter tongkol tanpa klobot, panjang tongkol tanpa klobot, jumlah baris, bobot janggel, dan rendemen.
Analisis Tingkat Kenyamanan Ruang Terbuka Hijau Di Gelora Bung Karno Rumamby, Jenni adenia; Fajriani, Sisca; ariffin, ariffin
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.01

Abstract

Kota DKI Jakarta merupakan salah satu kota yang terkenal akan kepadatan penduduk.Populasi penduduk padat mengakibatkan kebutuhan dari infrastruktur kian meningkat. Infrastruktur yang meningkat berdampak pada kurangnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota.Tujuan pembangunan ruang terbuka hijau untuk infrastruktur hijau di wilayah perkotaan, sehingga akan meningkatkan kualitas lingkungan hidup perkotaan agar menjadi lebih nyaman dan berkelanjutan. Salah satu RTH yang berada di area perkotaan yaitu hutan kota.Tujuan penelitian untuk mempelajari dan menganalisis tingkat kenyamanan RTH di hutan kota GBK Jakarta. Bahan yang digunakan dalam penelitian yaitu kuesioner dan beberapaalat yang digunakan dalam penelitian yaitu alattulis, kamera digital, Thermohygrometer HTC-2, lux meter UNI-T UT383. Penelitian dilaksanakan di Hutan Kota Gelora Bung Karno Jakarta. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023. Penelitian ini dilakukan di dalam area hutan kota dan di luar area hutan kota dengan parameter yang diamati yaitu suhu udara, kelembapan udara, intensitas radiasi matahari, dan vegetasi. Data hasil pengamatan akan di analisis menggunakan metode Thermal Humidity Index (THI) untuk mengetahui tingkat kenyamanan di hutan kota dan dilakukan uji T untuk mengetahui hasil dari perbandingan parameter di dalam hutan kota dengan di luar hutan kota. Hasil penelitian menunjukkan hutan kota Gelora Bung Karno belum nyaman. Pada area dalam hutan kota memberikan hasil lebih baik dibandingkan dengan area luar hutan kota, namun area dalam hutan kota masih belum mencapai tingkat kenyamanan yang nyaman untuk standar manusia.
Pengaruh pupuk kandang dan pupuk kalium pada pertumbuhan dan hasil jagunganis (zea mays saccharata sturt.) Varietas Talenta Setyaji, Kurniawan; Sumarni, Titin; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.01

Abstract

Penggunaan pupuk anorganik secara berlebihan meninggalkan residu di dalam tanah sehingga dapat menurunkan kualitas tanah. Kombinasi pupuk anorganik dan pupuk organik dapat mengurangi dampak negatif akibat penggunaan pupuk anorganik serta dapat memperbaiki kualitas tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga Februari 2023 di Agrotechnopark Jatikerto, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 ulangan sehingga terdapat 30 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 pupuk kandang ayam meningkatkan panjang tanaman, luas daun, berat kering tanaman, diameter tongkol, total padatan terlarut, bobot segar tongkol dengan kelobot, bobot segar tongkol tanpa kelobot dan bobot tongkol per hektar. Perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 pupuk kandang ayam menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan KCl 250 kg ha-1 sehingga penambahan pupuk kandang dapat mengurangi penggunakan pupuk KCl. Hasil analisis R/C ratio menunjukkan bahwa perlakuan KCl 75% + 15 ton ha-1 menunjukkan nilai R/C ratio 1,40 sehingga usahatani jagung manis menggunakan perlakuan tersebut menguntungkan. Kata kunci: jagung manis, pupuk kandang ayam, pupuk kalium
Efek Pemberian Pelet Pupuk Hayati VP3 dan Trichoderma Viride FRP3 Terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Kandungan Klorofil Tanaman Kedelai (Glycine max. L) Pada Tanah Marginal Berpasir Mas'ut Khakim, Mohammat; Sunawan, Sunawan; Arfarita, Novi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.08

Abstract

Lahan marginal merupakan lahan kering yang memiliki kandungan hara terbatas. Pupuk hayati adalah suatu bahan mikroorganisme yang hidup dan bermanfaat untuk meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas produksi suatu tanaman. Pelet pupuk hayati VP3 adalah pupuk dengan bahan pembawa limbah cangkang telur dan agar-agar rumput laut yang kemudian ditambahkan Pupuk Hayati VP3 cair yang mengandung 3 bakteri indigenus. Ketiga isolate bakteri tersebut adalah bakteri pengikat Nitrogen (Bacillus licheniformis), bakteri fosfat (P) terlarut (Pantoea ananatis) dan Exopolysaccharide (EPS) yang memproduksi bakteri (Pseudomonas plecoglossicida), dan bahan pembawa pupuk pelet hayati VP3 adalah ampas tahu, bekatul, dedek, VP3 dan cangkang telur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efek Pemberian Pelet Pupuk Hayati Vp3 dan Trichoderma Viride FRP3 Terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Kandungan Klorofil Tanaman Kedelai (Glycine max. L) Pada Tanah Marginal Berpasir. Penelitian ini merupakan percobaan didalam polybag yang dilakukan di Greenhouse dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 18 polybag. Penelitian dilakukan ulangan sebanyak 4 kali. Setiap perlakuan terdapat 2 sampel tanaman yang diamati. Seluruh perlakuan diacak menggunakan metode angka random. Variabel yang diamati meliputi variabel pertumbuhan yang terdiri dari tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun serta kandungan klorofil daun. Data hasil pengamatan pada setiap parameter tanaman selanjutnya dilakukan pengujian menggunakan analisis ragam uji F dengan taraf nyata 5%, apabila terdapat pengaruh nyata diantara perlakuan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian menujukkan aplikasi Pelet pupuk Hayati VP3 dengan Trichoderma viride FRP3 di tanah berpasir berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman, karena secara umum perlakuan N (menggunakan pupuk NPK) dan K (kontrol) menunjukkan hasil yang lebih rendah dibanding dengan perlakuan yang lain. Dan Aplikasi pupuk hayati VP3 yang diperkaya dengan Trichoderma viride FRP3 di tanah berpasir berpengaruh nyata terhadap kandungan klorofil daun kedelai umur 14-70 hst yang mampu mengimbangi aplikasi pupuk NPK anorganik.
Pengaruh Pemberian Konsentrasi Eco-Enzyme dan Dosis Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan Rumput Bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Var. Tifway Safitri, Syanel Zalza; Baskara, Medha
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.07

Abstract

Rumput bermuda (Cynodon dactylon (L.) Pers.) Var. Tifway. Merupakan salah satu jenis rumput lanskap yang paling sering digunakan sebagai sebagai penutup lahan. Hal ini menyebabkan permintaan rumput bermuda semakin meningkat. Untuk itu perlu mengoptimalkan kualitas maupun kuantitas rumput bermuda melalui pemupukan. Penggunaan pupuk anorganik NPK Mutiara lokal dan pupuk organik eco-enzyme dapat diterapkan dalam budidaya rumput bermuda. Tujuan dari penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi eco-enzyme dan dosis pupuk NPK yang sesuai untuk pertumbuhan tanaman rumput bermuda. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama adalah konsentrasi eco-enzyme yang terdiri dari taraf perlakuan 0 ml L-1 (E0), 20 ml L-1 (E1), dan 40 ml L-1 (E2). Faktor kedua yaitu dosis pemupukan NPK yang terdiri dari taraf perlakuan 0 kg ha-1 (N0), 320 kg ha-1 (N1), dan 630 kg ha-1 (N2). Pengamatan yang dilakukan meliputi jumlah anakan, panjang akar, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan rumput. Data yang telah didapatkan kemudian dianalisis menggunakan Analisis Ragam dengan taraf koreksi 5%. Apabila pengaruh yang didapatkan nyata maka dilanjutkan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa rumput bermuda dengan konsentrasi eco-enzyme 40 ml L-1 (E2) dan pupuk NPK 630 kg ha-1 (N2) mampu menghasilkan jumlah anakan, bobot segar tanaman, bobot kering tanaman, dan persentase penutupan rumput. Pada perlakuan konsentrasi eco-enzyme 40 ml L-1 (E2) mampu menghasilkan panjang akar.
The Pengaruh Plant Growth Promoting Rhizobacteria dan Dosis Pupuk Nitrogen Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Buncis Tegak (Phaseolus vulgaris L.). Banurea, Fathul Hidayat; Yurlisa, Kartika; Saitama , Akbar; Widaryanto, Eko
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.02

Abstract

Tanaman buncis tegak (Phaseolus vulgaris L.) merupakan jenis tanaman sayuran yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan berbagai macam olahan makanan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mempelajari pengaruh perlakuan terbaik dari pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dan dosis pupuk nitrogen pada pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Mei 2023. Penelitian ini dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya, yang terletak di kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Penelitian ini disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF) yang terdiri dari dua faktor yakni, faktor pertama berupa pemberian Plant Growth Promoting Rhizobacteria dan faktor kedua berupa dosis nitrogen dengan 4 taraf. Pengamatan dilakukan pada parameter pertumbuhan tanaman, dan parameter panen tanaman. Pengamatan pertumbuhan dilakukan secara destruktif dan non destruktif, sedangkan pengamatan hasil dilakukan pada saat pemanenan. Pengamatan pertumbuhan dilakukan mulai umur 2 MST dengan interval pengamatan 1 MST hingga 5 MST pada 5 sampel tanaman. Pengamatan meliputi: panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah cabang, waktu muncul bunga, jumlah polong, panjang polong, bobot polong per tanaman, hasil polong per hektar. Pemberian PGPR menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik daripada perlakuan tanpa diberikan PGPR. Dosis pupuk nitrogen 138 kg ha-1 dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman buncis tegak yang lebih baik daripada dosis pupuk nitrogen yang lebih rendah. Faktor perlakuan PGPR dengan penambahan pupuk nitrogen dosis 138 kg ha-1 menghasilkan interaksi terbaik daripada kombinasi perlakuan lainnya. Common bean (Phaseolus vulgaris L.) is a vegetable plant that can be used as an ingredient in various food preparations. The purpose of this research was to study the effect of best treatment of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) and nitrogen fertilizer dosage on growth and yield of common bean. This research was conducted in the experimental field of the Faculty of Agriculture, Brawijaya University, which is located in the Jatimulyo Village, Lowokwaru District, Malang City from February to May 2023. This research was arranged in a factorial randomized block design (RBD) consisting of two factors, the first factor is Plant Growth Promoting Rhizobacteria and the second factor is nitrogen dosage with 4 levels. Observations were made on growth and yield parameters. Growth observations were carried out destructively and non-destructively, while yield observations were made at the time of harvesting. Growth observations were made from 2 WAP with intervals from 7 DAP to 35 DAP on 5 plant samples. Observations included: plant length, number of leaves, leaf area, number of branches, flowering time, number of pods, pod length, pod weight, pod yield per hectare. The application of PGPR resulted in better growth and yield than treatment without PGPR. A dose of 138 kg ha-1 of nitrogen fertilizer can increase the growth and yield of common bean better than a lower dosage of nitrogen fertilizer. The PGPR treatment with the addition of nitrogen fertilizer at a dose of 138 kg ha-1 produced the best interaction compared to other treatment combinations.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Tanah (Arachis hypogaea, L.) dengan Aplikasi Pupuk Organik Arang Sekam dan Kandang Ayam Nurmi, Nurmi; Aziz, Arief; Mooduto, Sri Bela
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.10.07

Abstract

Pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hyphogaea L.) yang baik memerlukan dukungan sifat fisik, kimia, maupun biologi tanah yang baik. Penambahan pupuk organik dapat memperbaiki kondisi tanah secara fisik, kimia, maupun biologi sehingga dapat memperbaiki pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah. Banyak jenis pupuk organik yang dapat digunakan untuk memperbaiki pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah sebagai efek dari perbaikan sifat tanah. Pupuk organik tersebut diantaranya adalah pupuk organik arang sekam dan pupuk kandang ayam. Kedua jenis pupuk organik ini relatif mudah didapat di daerah penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk organik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah, dan untuk mengetahui perlakuan yang akan memberikan pengaruh terbaik.. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan pupuk organik yaitu P0 = tanpa pupuk organik (kontrol), P1 = pupuk kandang ayam 3 kg petak-1 dan P2 = pupuk arang sekam 3kg petak-1. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango selama 4 bulan, dimulai pada bulan September sampai Desember 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pupuk organik berpengaruh nyata terhadap jumlah polong, berat biji pertanaman, dan berat biji perhektar, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan berat 100 biji pada semua waktu pengamatan. Perlakuan pupuk organik kandang ayam dengan dosis 3 kg petak-1 (P1) merupakan perlakuan terbaik, namun tidak berbeda nyata dengan pupuk organik arang sekam (P2), tetapi nyata lebih tinggi dibandingkan dengan P0 (kontrol).
Distribusi Warna Polong Ungu Pada 6 Varietas Kacang Panjang (Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) Rosyida, Rizki Alifya; Yulianah , Izmi
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 12 (2023): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.12.05

Abstract

Kacang panjang (Vigna sesquipedalis L. Fruwirth) merupakan salah satu produk hasil pertanian yang banyak digemari karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Kacang panjang yang banyak dibudidayakan oleh masyarakat pada umumnya memiliki warna polong hijau. Saat ini terdapat varietas kacang panjang berpolong ungu yang sudah mulai dikembangkan di Indonesia. Adanya keragaman genetik berarti terdapat variasi nilai genotipe antar individu dalam suatu populasi. Kacang panjang berpolong ungu merupakan salah satu hasil rakitan dari varietas-varietas unggul yang memiliki produktivitas tinggi dan memiliki manfaat lain bagi kesehatan manusia. Warna ini merupakan hasil perbaikan potensi dan kualitas hasil yang diharapkan dapat menjadi varietas yang unggul. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan informasi tentang distribusi warna polong ungu pada 6 varietas kacang panjang. Penelitian ini dilakukan dengan metode single plot tanpa ulangan yang terdiri dari 6 varietas kacang panjang ungu. Pengamatan dilakukan secara single plant pada 100 tanaman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari sampai April 2020, di Agro-Techno Park Universitas Brawijaya Jatikerto. Hasil penelitian ini menunjukkan pada varietas Brawijaya Ungu 1 terdapat hasil yang berdistribusi normal pada karakter warna polong, namun tidak terdistribusi normal pada karakter warna batang dan warna bunga. Sedangkan pada varietas Brawijaya Ungu 2, Brawijaya Ungu 3, Brawijaya Ungu 4, Brawijaya Ungu 5, dan Brawijaya Ungu 6 tidak terdapat hasil yang berdistribusi normal pada karakter warna batang, warna bunga, dan warna polong.
Pengaruh Pemberian Urea dan Volume Penyiraman Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus) Melati, Agatha Indah; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tanaman kumis kucing jarang dibudidayakan petani karena nilai jual yang rendah. Kandungan simplisia dalam tanaman kumis kucing masih rendah akibat proses budidaya yang kurang baik. Pemberian unsur nitrogen dan frekuensi penyiraman dapat menjadi upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil serta kandungan flavonoid tanaman. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2022 hingga April 2023, di Green House Lahan Percobaan Jatimulyo pada ketinggian kurang lebih 460 mdpl dengan suhu 20°C-28°C dan kelembaban udara antara 50-80%. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama ada dosis pupuk urea dengan 3 taraf, dan faktor kedua ada volume penyiraman dengan 3 taraf sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara dosis pupuk urea dan volume penyiraman terhadap kandungan flavonoid tanaman kumis kucing. Dosis pupuk urea dapat meningkatkan jumlah daun dan luas daun, sedangkan volume penyiraman dapat meningkatkan tinggi tanaman dan luas daun.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol. 10 No. 7 (2022) Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 8, No 12 (2020) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol 7, No 12 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol 6, No 12 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol 4, No 8 (2016) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 8 (2014) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 6 (2013) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue