cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,458 Documents
Biosalin 1, Padi, Salin, Toleran Respon Tanaman Padi Sawah Pada Wilayah Tercekam Salin di Kabupaten Demak Moh Rizki Fadli Shobri; Pranomo, Ali; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Produksi padi setiap tahun mengalami penurunan karena berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi lahan menjadi non pertanian maupun perubahan iklim global. Semakin berkurangnya lahan pertanian menyebabkan petani menanam padi pada lahan yang tercekam salinitas. Tanah salin adalah tanah yang memiliki kandungan natrium di atas ambang batas toleransi tanaman. Cekaman salinitas adalah kendala utama bagi petani pesisir karena mengurangi pertumbuhan daun, menghambat fotosintesis dan bahkan berisiko gagal panen. Perlu dilakukan uji coba dengan menanam berbagai varietas padi tahan salin untuk mengetahui respon dan menemukan varietas yang mempunyai ketahanan lebih baik terhadap cekaman salinitas. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2022 - April 2023 di lahan sawah pesisir pantai Desa Berahan Kulon, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak. Metode menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) meliputi 5 varietas (Inpari34, Inpari35, Unsoed79, Biosalin1, Biosalin2) dengan 4 ulangan sehingga terdapat 20 perlakuan. Data hasil pengamatan diolah dengan analisis ragam (ANOVA) menggunakan aplikasi SPSS. Jika analisis ragam menunjukkan adanya pengaruh yang nyata maka dilakukan uji lanjut menggunakan BNJ pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat respon dari perlakuan varietas pada karakter tinggi tanaman, jumlah anakan, umur muncul malai, bobot 1000 butir, dan jumlah gabah isi. Varietas Biosalin1 lebih mendominasi dari setiap parameter yang diamati, seperti karakter jumlah anakan, berat 1000 butir, jumlah gabah isi, hasil produksi terbaik dan juga memiliki jumlah gabah hampa yang lebih sedikit. Jadi dapat disimpulkan dari seluruh varietas yang digunakan varietas Biosalin1 lebih cocok dan cukup toleran meskipun tercekam salin di lahan yang digunakan penelitian ini.
Pengaruh Pupuk NPK dan Asam Humat terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Jannah, Amalia Nurul; Yurlisa, Kartika; Sudiarso
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.02

Abstract

Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi cabai rawit yaitu melalui penggunaan pupuk kombinasi antara pupuk NPK dan asam humat. Penggunaan asam humat sebagai pelengkap pupuk kimia NPK dapat mendukung peningkatan kesuburan tanah pada sistem pertanian melalui perbaikan kualitas lahan serta meningkat-kan efisiensi pupuk anorganik untuk mendukung praktik budidaya tanaman yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk NPK dan asam humat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan bulan September 2021 hingga Januari 2022 di Kebun Percobaan Jatimulyo, Malang. Alat yang digunakan dalam penelitian ini antara lain meteran, oven, gelas ukur, timbangan digital, sprayer, ember, Leaf Area Meter (LAM). Bahan yang digunakan dalam penelitian antara lain benih cabai rawit hibrida Dewata 43 F1, pupuk NPK 16:16:16, asam humat dan air. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan tanpa pemupukan (kontrol), asam humat, pupuk NPK, NPK fertilizer 50% + HA 2 g L?1, NPK fertilizer 50% + HA 4 g L?1, NPK fertilizer 50% + HA 6 g L?1, NPK fertilizer 75% + HA 2 g L?1, NPK fertilizer 75% + HA 4 g L?1, NPK fertilizer 75% + HA 6 g L?1, NPK fertilizer 100% + HA 2 g L?1, NPK fertilizer 100% + HA 4 g L?1, and NPK fertilizer 100% + HA 6 g L?1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan kombinasi pupuk NPK 100% + asam humat 6 g L- mampu meningkatkan jumlah buah sebesar 40,22% dan nyata lebih tinggi dibandingkan perlakuan pupuk NPK tanpa asam humat.
Pengaruh Suhu Udara dan Jumlah Bunga Jantan Saat Polinasi Terhadap Produksi Tanaman Melon (Cucumis melo L) Hidroponik Adrian Danang Wijaya; Saptadi, Darmawan
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.07

Abstract

Percobaan ini bertujuan mengetahui suhu udara dan jumlah bunga jantan yang tepat pada saat polinasi agar menghasilkan buah melon dengan kualitas unggul. Hipotesis pada percobaan ini yaitu terdapat informasi tentang suhu udara dan jumlah bunga jantan yang tepat pada saat polinasi agar menghasilkan buah melon dengan kualitas unggul. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan dalam percobaan ini yaitu bobot buah, panjang buah, diameter buah, tingkat kemanisan, ketebalan daging buah, jumlah biji perbuah, dan berat biji per buah. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan kemudian dianalisis menggunakan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5 %. Berdasarkan hasil percobaan yang dilakukan dapat disimpulkan hasil terbaik ditunjukkan pada kombinasi perlakuan suhu udara saat penyerbukan dari 22-27 oC dengan menggunakan 3 bunga Jantan. Suhu udara saat penyerbukan berpengaruh terhadap bobot buah, panjang buah, diameter buah, tingkat kemanisan, tebal buah, jumlah biji, dan berat biji. Jumlah bunga jantan berpengaruh terhadap bobot buah, panjang buah, diameter buah, tingkat kemanisan, tebal buah, jumlah biji, dan berat biji.
Pengaruh Dosis Dolomit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kedelai (Glycine max L.) pada Sistem Agroforestri Chantika, Mega Ayu; Cicik Udayana
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.05

Abstract

Permasalahan yang dihadapi pada budidaya sistem agroforestri yaitu rendahnya pH tanah. Hasil pengukuran rerata pH tanah di lokasi penelitian yakni sebesar 5,44 yang tergolong ke dalam tanah agak masam. Lahan dengan pH 5,44 kurang sesuai untuk syarat tumbuh tanaman kedelai yang menghendaki pH 5,8 - 7,0. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pH tanah guna menciptakan kondisi yang sesuai bagi pertumbuhan kedelai melalui pemberian dolomit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis dolomit terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas kedelai (Glycine max L.) pada sistem agroforestri. Penelitian dilaksanakan di hutan agrofotestri Perum Perhutani Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada bulan Agustus – Desember 2023. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara dosis dolomit dan varietas kedelai terhadap parameter jumlah daun, luas daun, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman dan bobot biji per tanaman. Semakin meningkat dosis dolomit hingga 15 ton menghasilkan jumlah daun, luas daun, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman dan bobot biji per tanaman tertinggi pada varietas Denasa 1. Sedangkan pada varietas Denasa 2, pemberian dosis dolomit 10 tonmaupun 15 ton tidak berbeda nyata pada parameter jumlah daun, luas daun, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per tanaman dan bobot biji per tanaman.
Pengaruh Penggunaan Jenis Mulsa Terhadap Efisiensi Absorbsi Cahaya Matahari (Ea) dan Produksi Tanaman Padi Gogo (Oryza sativa L.) Varietas Inpago 13 Setio, Pradipa; Suryanto, Agus
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.06

Abstract

Kendala utama dalam budidaya padi gogo antara lain produktivitas yang rendah, gangguan hama penyakit, kekeringan, dan keterbatasan varietas unggul yang berpotensi hasil tinggi. Salah satu upaya untuk mengatasi hambatan-hambatan ini adalah dengan memperbaiki cara bercocok tanam, dengan fokus pada absorbsi radiasi matahari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari pengaruh pemberian berbagai jenis mulsa terhadap Efisiensi Absorbsi (Ea) dan produksi tanaman padi gogo dengan varietas Inpago 13. Penelitian dilaksanakan mulai dari Agustus hingga Desember 2023 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan, sehingga total terdapat 24 unit percobaan. Hasil penelitian didapatkan penggunaan mulsa plastik hitam perak (MPHP) mampu meningkatkan pertumbuhan panjang tanaman jumlah anakan, luas daun, dan bobot kering total per tanaman dibandingkan perlakuan mulsa lainnya. Penggunaan mulsa plastik hitam perak menghasilkan bobot kering total per tanaman 118,54 lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa mulsa. Penggunaan mulsa geowoven dapat menghasilkan nilai efisiensi absorbsi (Ea) lebih tinggi dibandingkan perlakuan lain. Penggunaan mulsa geowoven meningkatkan nilai efisiensi absorbsi (Ea) lebih tinggi dibandingkan perlakuan tanpa mulsa.  
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Remah dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) Irianti, Dessy Atika; Moch. Dawam Maghfoer
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.04

Abstract

Jagung manis (Zea mays saccharate Sturt.) merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak digemari karena rasanya yang enak, manis. Namun pertumbuhan dan hasil tanaman jagung mengalami fluktuasi dari segi produksi, untuk mempertahankan ketersediaan dan menghasilkan jagung yang bermutu dapat diatasi dengan sistem budidaya. Alternatif meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman jagung di Indonesia dapat dilakukan dengan pemupukan yang sesuai kebutuhan pada tanaman jagung manis. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan hasil terbaik. Hipotesis yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dengan perbedaan dosis dari pupuk organik remah dan pupuk NPK dapat memacu pertumbuhan serta meningkatkan hasil jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 sampai dengan Oktober 2022 di Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penelitian ini dilakukan dengan 10 perlakuan yang diulang sebanyak 3 kali. Perlakuan pada dosis 1000 kg/ha pupuk organik remah + 300 kg/ha pupuk NPK menunjukkan rerata tinggi tanaman, diameter batang dan luas daun lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya dengan rerata tinggi tanaman 163,96 cm tan-1, diameter batang dengan rerata 26,16 mm tan-1 dan luas daun dengan rerata 5392,29 cm tan-1. Perlakuan dosis 1000 kg/ha organik remah + 300 kg/ha NPK dapat menunjukkan rerata lebih tinggi dibandingkan perlakuan lainnya pada perameter bobot segar tongkol-1 sebesar 488,17 g tongkol-1, bobot petak-1 sebesar 7,75 kg petak-1, bobot tongkol ha-1 sebesar 18,24 ton ha-1 dan panjang tongkol sebesar 27,42 cm tan-1.
Efektivitas Herbisida Glifosat dan Metil Metsulfuron pada Pengendalian Gulma Dominan Tanaman Kopi Robusta (Coffea canephora) ayuningsih, asti riska ayuningsih; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.03

Abstract

Sebagian besar ekspor kopi di Indonesia berupa kopi robusta. Keberadaan gulma pada tanaman kopi menghasilkan (TM) dapat mengurangi produksi. Aplikasi pencampuran herbisida lebih dari satu bahan aktif dapat mengurangi dosis, mengurangi aplikasi ulang dalam waktu dekat dan resiko resistensi gulma. Tujuan penelitian untuk mengetahui herbisida yang efektif dalam mengendalikan gulma dan fitotoksisitasnya pada tanaman kopi menghasilkan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2024 di PT. Perkebunan Nusantara XII Kebun Bangelan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bahan yang digunakan ialah perekat herbisida (Agristick 400 L), herbisida glifosat (Round Up 486 SL) dan metil metsulfuron (Ally 20 WG). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Parameter yang diamati meliputi pengamatan gulma dan pengamatan fitotoksisitas pada tanaman kopi. Hasil penelitian menunjukkan pemberian herbisida Glifosat dan Metil metsulfuron mampu meningkatkan keracunan gulma hingga 6 minggu setelah aplikasi (MSA) dan menekan pertumbuhan gulma dominan pada tanaman kopi hingga 8 MSA. Herbisida Glifosat + Metil metsulfuron dosis 0,6 l ha-1 + 5 g ha-1 efektif mengendalikan Ageratum conyzoides, Cyperus kyllingia, Cynodon dactylon, dan Botrychium ternatum. Serta Glifosat + Metil metsulfuron dosis 0,9 l ha-1 + 2,5 g ha-1 efektif mengendalikan dan Oplismenus hirtellus. Perlakuan herbisida tidak menyebabkan keracunan pada tanaman kopi hingga 6 MSA.
Pengaruh Dosis Pupuk NPK Majemuk dan Konsentrasi Pupuk Hayati Cair terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Seledri (Apium graveolens L.) hikmatyar, zen; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 9 (2025): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.09.01

Abstract

Sebagai tanaman rempah yang penting, daun seledri kaya kalori dan mengandung flavonoid, saponin, protein, karbohidrat, dan vitamin A, B, dan C. Produksi seledri dapat ditingkatkan dengan penggunaan pupuk anorganik dan pupuk organik. Melalui aplikasi pupuk NPK 16:16:16 dan pupuk hayati cair secara bersamaan merupakan cara untuk manambah nutrisi tanah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mempelajari interaksi antara dosis NPK dan konsentrasi pupuk hayati cair terhadap pertumbuhan serta hasil tanaman seledri. Studi ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Universitas Brawijaya PSDKU Kota Kediri dari Januari sampai Mei 2024. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAK) dengan tiga ulangan yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama, dosis pupuk NPK, meliputi tiga taraf: 100 kg ha-1, 200 kg ha-1 dan 300 kg ha-1. Faktor kedua, konsentrasi pupuk hayati, meliputi tiga taraf: tanpa PHC, 7,5ml.L-1 dan 15ml.L-1. Variable pengamatan diantaranya panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan dan bobot segar. Analisis data menggunakan ANOVA pada taraf signifikansi 5%, perbedaan signifikan selanjutnya diuji menggunakan uji Beda Nyata Jujur 5%. Hasil penelitian mengindikasikan interaksi akibat pemberian pupuk NPK dan PHC pada variable jumlah anakan tanaman seledri. Pemberian pupuk NPK 300 kg ha-1 dan konsentrasi PHC 7,5 ml L-1 menghasilkan jumlah anakan terbanyak yaitu rata-rata 4,17 rumpun. Perlakuan dosis NPK secara signifikan meningkatkan variable panjang tanaman, jumlah daun dan bobot basah. Perlakuan konsentrasi PHC berpengaruh nyata pada variable panjang tanaman dan bobot basah tanaman.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue