cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,458 Documents
Pengaruh Konsentrasi Ecoenzyme dan Pupuk NPK pada Pertumbuhan dan Pembungaan Tanaman Begonia Lilin (Begonia semperflorens) Nadeak, Nathalia Ully; Sitawati; Setiawan, Adi
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Begonia lilin merupakan salah satu tanaman hias yang diperjualbelikan dan banyak diminati masyarakat karena memiliki keindahan pada bunganya dan dapat berbunga sepanjang tahun. Namun, penggunaan pupuk NPK dengan dosis yang tidak tepat mengganggu pertumbuhan dan pembungaan tanaman, keracunan, bahkan mati. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengurangi pemakaian pupuk NPK dengan menggunakan alternatif berupa pemanfaatan limbah organik seperti ecoenzyme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari interaksi antara konsentrasi ecoenzyme dan pupuk NPK pada pertumbuhan dan pembungaan tanaman begonia lilin (Begonia semperflorens). Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga April 2023 berlokasi di VNT Garden, Desa Sidomulyo, Kota Batu, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu konsentrasi ecoenzyme dan pupuk NPK. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf 5% dan apabila berpengaruh nyata dilakukan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ecoenzyme 45 ml.l-1 dengan NPK 4 g.l-1 berinteraksi meningkatkan pertumbuhan dan pembungaan tanaman begonia lilin seperti panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah cabang, lebar kanopi, indeks klorofil, bobot segar total tanaman, jumlah cluster bunga, jumlah bunga per cluster, dan menurunkan rasio jumlah daun dan jumlah bunga dibandingkan 0 ml.l-1 ecoenzyme dan pupuk NPK 8 g.l-1 (efisiensi 50%). Namun, pemberian ecoenzyme 45 ml.l-1 dengan NPK 4 g.l-1 memperlambat waktu muncul bunga dibandingkan kontrol.
Pengaruh Berbagai Dosis Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir.) Fairuza, Rizqita Dhia; Rahayu , Aldila Putri; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 2 (2024): Februari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.02.08

Abstract

Kangkung merupakan tanaman musiman sehingga memiliki masa pertumbuhan yang singkat. Total produksi kangkung di Kabupaten Nganjuk pada tahun 2021 mencapai 151 kw. Sementara itu, hasil analisa tanah di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk menunjukkan kandungan hara yang rendah. Dengan demikian, upaya yang dapat dilakukan ialah memberikan pupuk kandang ayam sebagai penambah unsur hara dalam tanah serta pemilihan varietas yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk dengan ketinggian 52 m dpl pada bulan Mei - Agustus 2021. Penelitian ini dilakukan menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yang terdiri dari 10 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama terdiri dari dosis pupuk kandang ayam yaitu 0 g per polibag (D0), 200 g per polibag (D1), 300 g per polibag (D2), 400 g per polibag (D3) dan 500 g per polibag (D4). Faktor kedua terdiri dari jenis varietas yaitu Bisi (V1) dan Serimpi (V2) pada polibag berukuran 17x35 cm. Analisis data dilakukan dengan uji F pada taraf 5%, apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan BNT pada taraf 5%. Parameter yang diamati dan diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar konsumsi, bobot segar akar dan panjang akar. Hasil analisis ragam diketahui bahwa terdapat interaksi antara pemberian berbagai dosis pupuk kandang ayam dengan dua varietas kangkung pada pengamatan tinggi tanaman 5 HST. Namun secara terpisah, Varietas Bisi memberikan hasil yang lebih tinggi dibandingkan Varietas Serimpi. Hal ini dapat dilihat pada variabel pengamatan tinggi tanaman (cm) umur 20 dan 25 HST, serta jumlah daun (helai) umur 10, 15 dan 25 HST.
Dampak Variabilitas Unsur-Unsur Iklim Terhadap Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Wilayah Jawa Timur Novelia, Riana; Suminarti, Nur Edy; Setiawan, adi
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.05

Abstract

Tanaman Padi (Oryza sativa L.) adalah komoditas pangan yang dibudidayakan secara luas di Indonesia karena berasnya menjadi sumber makanan utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Permintaan beras terus meningkat seiring pertambahan penduduk Indonesia. Meskipun Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, adalah penghasil beras terbesar di Indonesia, produktivitas tanaman padi di Jawa Timur mengalami fluktuasi dalam lima tahun terakhir. Fluktuasi tersebut diduga disebabkan oleh variabilitas iklim yang menciptakan pola cuaca baru. Variabilitas iklim dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, terutama suhu, curah hujan, dan kelembaban. Tujuan pelaksanaan penelitian ini adalah untuk mempelajari dampak perubahan iklim terhadap produktivitas tanaman padi di Jawa Timur dan mendapatkan informasi faktor dominan unsur iklim yang mempengaruhinya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2023 di Provinsi Jawa Timur, dengan fokus penelitian pada empat kabupaten, yaitu Sidoarjo, Gresik, Nganjuk, dan Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner wawancara kepada petani sebagai data primer, serta data curah hujan, suhu, kelembaban, dan data produktivitas tanaman padi sebagai data sekunder. Metode penelitian menggunakan analisis korelasi dan regresi linier untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel iklim (curah hujan, suhu, kelembaban) dengan produktivitas tanaman padi. Data iklim didapatkan dari stasiun BMKG yang berada di masing-masing wilayah. Data primer yang didapatkan dengan melakukan wawancara kepada petani digunakan untuk melihat faktor lain yang mempengaruhi produktivitas tanaman padi selain iklim. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan data diolah dengan bantuan perangkat lunak Microsoft Excel dan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata antara curah hujan dan produktivitas tanaman padi di Kabupaten Sidoarjo dengan nilai koefisien determinasi sebesar 34%. Di Kabupaten Gresik terdapat pengaruh nyata kelembaban dengan produktivitas tanaman padi yang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 41%. Di Kabupaten Nganjuk menunjukkan adanya pengaruh nyata antara suhu dengan produktivitas tanaman padi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 24%. Di Kabupaten Malang terdapat pengaruh nyata antara kelembaban dan curah hujan terhadap produktivitas tanaman padi dengan nilai koefisien determinasi sebesar 51%.
Kombinasi Pupuk Nitrogen dan Pupuk Organik Pada Pertumbuhan dan Hasil Kembang Kol (Brassica oleracea Var. Botrytis L) Nitrogen and Organic Fertilizer Combination on Growth and Yield of Cauliflower (Brassica oleracea Var. Botrytis L) Ichsan, Janis Majida; Barunawati, Nunun
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.01.02

Abstract

Kembang kol (Brassica oleracea Var. Botrytis L.) adalah salah satu komoditas penting dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman kembang kol banyak digunakan masyarakat sebagai bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan gizi. Jumlah produksi kembang kol di Indonesia pada tahun 2020 yaitu 204 ribu ton dengan rata-rata hasil 13 ton ha-1, dan mengalami penurunan produksi pada tahun 2021 dengan total produksi 203 ribu ton dengan rata-rata hasil 12,14 ton ha-1. Produksi dari kembang kol dapat terus ditingkatkan salah satunya dengan cara kegiatan pemupukan. Pupuk dalam praktik budidaya kembang kol tergolong menjadi dua jenis yaitu pupuk anorganik dan pupuk organik. Pemberian pupuk anorganik saja belum dapat meningkatkan produktivitas kembang kol secara berkelanjutan sehingga diperlukan kombinasi penambahan pupuk organik dan anorganik yaitu pupuk nitrogen dan pupuk kandang yang mengandung berbagai bahan organik yang dibutuhkan tanaman dan meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 – April 2023 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 9 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk urea dan pupuk kandang mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kembang kol. Dosis pupuk urea 300 kg ha-1 + 30 ton ha-1 pupuk kandang mampu meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, waktu berbunga yang lebih cepat, diameter bunga dan bobot panen kembang kol dibandingkan dengan perlakuan yang lain. Kata kunci: kembang kol; nitrogen; pupuk anorganik; pupuk organik.
Kajian Kualitas Gula Cair Dari Tiga Varietas Singkong (Manihot esculenta Crantz) Dewi, Sukuriyati; Supangkat, Gatot; Ramaduhita , Meilita
Produksi Tanaman Vol. 11 No. 9 (2023): September
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2023.011.09.07

Abstract

Singkong merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan suatu daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas gula cair singkong dari tiga varietas. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pasca Panen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Laboratorium Pratama Chem-Mix Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan mengambil 3 jenis varietas singkong dengan pertimbangan ketiga varietas singkong tersebut mudah dijumpai dan ditanam oleh petani. Variabel yang diamati meliputi rendemen pati (%), kadar pati (%), analisis gula reduksi (%), dan uji organoleptik (warna, rasa, dan aroma). Uji jarak berganda Duncan dan sidik ragam digunakan untuk menganalisis data yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gula cair yang dihasilkan adalah varietas Melati (rendemen pati 22,83%, kadar pati 82,91%, gula reduksi 58,31%) dan varietas Mentega (rendemen pati 19%, kadar pati 85,75%, gula reduksi 59,96%) dengan rasa yang manis.
Uji Mutu Benih F2 Pada Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Prattidina Hapsari; Damanhuri, Damanhuri; Ardiarini, Noer Rahmi
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.01.03

Abstract

Tanaman Melon (Cucumis melo L.) memiliki potensi ekonomi dan telah dibudidayakan di beberapa wilayah di Indonesia. Budidaya melon tidak mudah dan perlu penanganan intensif karena tanaman melon peka terhadap perubahan lingkungan dan rentan terserang penyakit. Untuk meningkatkan produksi sesuai kebutuhan masyarakat perlu adanya benih yang tersedia dengan kualitas dan kuantitas yang memadai. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian uji mutu benih untuk mendapatkan informasi benih yang berkualitas, sehingga petani dapat menghindari dari berbagai hal yang menimbulkan kerugian. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui mutu benih F2 pada tanaman melon (Cucumis melo L,). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan Desember 2022 di Laboratorium Pemuliaan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya dan Kebun Percobaan Jatimulyo, Malang, Jawa Timur. Alat yang digunakan dalam penelitian ialah timbagan analitik, jangka sorong, tray, botol sprayer, germinator, oven, desikator, cawan, alat tulis dan kamera. Bahan yang digunakan dalam penelitian ialah benih F2 tanaman melon inbrida disertai dengan kertas label, kertas merang, plastic mika, spidol permanen, karet gelang, dan plastik klip. Data dari seluruh variabel hasil pengamatan kemurnian benih, uji kadar air benih, ukuran benih dan bobot 100 benih dianalisa menggunakan uji statistika deskriptif, sedangkan uji viabilitas dan vigor benih yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam atau Analysisof Variance (ANOVA). Berdasarkan hasil penelitian dari tujuh galur benih melon yang diamati, didapatkan hasil bahwa galur A memiliki viabilitas tinggi diantara galur lainnya.
Dampak Penggunaan Naungan Paranet Pada Pembentukan Lingkungan Mikro, Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Tanaman Kubis Bunga (Brassica oleracea var. botrytis L.) yang Ditanam di Wilayah Lahan Kering Choirunnisa, Adzra; Suminarti, Nur Edy
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.06

Abstract

Pengembangan tanaman kubis bunga di dataran tinggi mengalami penurunan akibat adanya alihfungsi lahan. Dalam mengantisipasi semakin mahalnya harga curd kubis bunga diperlukan ekstensifikasi pertanian pada wilayah lahan kering. Mengingat pada lahan kering terdapat banyak kendala yang harus dihadapi seperti rendahnya ketersediaan air, nutrisi, dan bahan organik, serta tingginya intensitas matahari. Diperlukan suatu upaya modifikasi lingkungan dengan memanfaatkan penggunaan paranet dan pemilihan varietas. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan tingkat kerapatan paranet yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas tanaman kubis bunga di wilayah lahan kering. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2023 di jlahan percobaan Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT) dengan petak utama yaitu kerapatan paranet yang terdiri dari tanpa paranet, 25%, 50%, dan 75% kerapatan paranet. Sedangkan varietas ditempatkan pada anak petak yang terdiri dari varietas Billy 31, PM 126, dan Aquina. Uji F taraf 5% digunakan untuk menguji pengaruh perlakuan, untuk mengetahui perbedaan diantara perlakuan menggunakan nilai BNJ taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi nyata antara kerapatan paranet dan varietas pada variabel bobot konsumsi/hektar. Pada varietas PM 126 hasil tertinggi berada pada perlakuan tanpa paranet sebesar 8,53 ton/ha. Sedangkan varietas Billy 31 dan Aquina tidak dapat ditanam pada wilayah lahan kering dengan berbagai tingkat kerapatan paranet.
Pengaruh Pemberian Air Kelapa terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Selada Romaine (Lactuca Sativa L. Var. Longifolia) pada Sistem Hidroponik Helmiawan , Yusron; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.06

Abstract

Selada romaine (Lactuca sativa L. var. longifolia) merupakan tanaman yang memiliki kandungan nutrisi dan nilai ekonomi yang tinggi. Teknik budibaya hiroponik merupakan teknik budidaya yang tepat untuk membudidayakannya karena memiliki waktu tanam yang singkat. Teknik budidaya hidroponik memerlukan tambah-an nutrisi agar dapat menunjang per-tumbuhan dan perkembangan tanaman agar lebih cepat yaitu dengan cara me-manfaatkan beberapa sumber hara dengan harga lebih murah seperti pemanfaatan air kelapa sebagai tambahan nutrisi. Air kelapa mengandung hormon yang dapat memacu pertumbuan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mem-pelajari pengaruh pemberian air kelapa sebagai nutrisi tambahan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian dilakukan pada greenhouse Agroteknopark, Jatikerto, Kec. Kromengan, Kab. Malang. Rancangan yang dilakukan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dan menggunkan uji DMRT (Duncan Multiple range test) taraf 5%, dengan perlakuan yaitu: P0 (pelakuan kontrol), perlakuan air kelapa muda, M100 (100ml), M200 (200ml), M300 (300ml), perlakuan air kelapa tua, T100 (100ml), T200 (200ml), T300 (300ml). Berdasarkan hasil pengamatan perlakuan T100 (air kelapa tua 100ml) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa parameter seperti panjang tanaman, volume akar, dan berat segar tanaman yang menunjukkan nilai yang nyata lebih tinggi dari perlakuan kontrol (P0).
Potensi Pengembangan Genotipe Bunga Matahari (Helianthus annuus L.) melalui Keragaman Genetik dan Pendugaan Nilai Heritabilitas Simanjuntak, Aurora Ivana; Dr. Noer Rahmi Ardiarini, S.P., M.Si.
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 04 (2024): April
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.04.04

Abstract

Bunga matahari (Helianthus annuus L.) memiliki potensi yang tinggi pada berbagai bidang seperti sebagai bunga hias, penghasil minyak, dan sumber bahan industri. Namun produktivitas bunga matahari belum optimal di Indonesia. Peningkatan produktivitas bunga matahari dapat dilakukan dengan perbaikan sifat melalui program pemuliaan tanaman. Pemuliaan tanaman bunga matahari berkaitan erat dengan keragaman genetik dan heritabilitas. Keragaman genetik digunakan sebagai sumber plasma nutfah. Heritabilitas digunakan untuk mengukur pengaruh genetik dibandingkan dengan pengaruh lingkungan pada suatu penampilan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk 1). mengetahui nilai keragaman genetik dan  heritabilitas pada genotipe bunga matahari 2). mengetahui karakter yang memiliki nilai keragaman genetik dan heritabilitas yang tinggi pada genotipe bunga matahari. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 13 nomor genotipe bunga matahari dengan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  terdapat keragaman genetik pada 13 genotipe bunga matahari. Keragaman genetik antar dan dalam genotipe yang tinggi ditemukan pada karakter  jumlah daun dan diameter kepala bunga. Nilai heritabilitas dengan kriteria tinggi ditemukan pada karakter tinggi tanaman, diameter batang, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, umur berbunga, diameter kepala bunga, umur panen, panjang biji, lebar biji, jumlah biji bernas, dan jumlah biji hampa. Nilai heritabilitas dengan kriteria sedang ditemukan pada karakter tebal biji dan dan berat 100 biji. Karakter tanaman yang memiliki nilai keragaman genetik dan heritabilitas dengan kriteria tinggi ditemukan pada tinggi tanaman, jumlah daun, diameter kepala bunga, jumlah biji bernas, dan jumlah biji hampa.
Aplikasi Pupuk Daun NPK pada Pertumbuhan, Kualitas dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Varietas Inthanon pada Sistem Budidaya Tanpa Tanah Khoirunnisa, Sasmitha Dyah; Nihayati , Ellis
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 3 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.03.08

Abstract

Tanaman melon (Cucumis melo L.) merupakan tanaman yang populer di dunia, yang berasal dari famili curcubitaceae. Warna, bentuk, bobot, rasa, tekstur dan aroma dari buah melon merupakan penentu kualitas buah melon yang dapat meningkatkan minat konsumen. Budidaya melon tanpa tanah dengan suplai air, nutrisi dan iklim yang dikontrol dapat menjaga kualitas buah. Untuk mendukung pertumbuhan, setiap fase melon membutuhkan kebutuhan pupuk yang berbeda yang tidak memungkinkan diaplikasikan melalui nutrisi irigasi. Aplikasi pupuk nitrogen, fosfor dan kalium secara foliar dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut. Penelitian dilaksanakan di Fasilitas Smart Greenhouse PT Pupuk Kujang, Cikampek, Kab. Karawang, Jawa Barat pada bulan Agustus - Desember 2022. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 macam pupuk daun yaitu pupuk dominan N, P dan K sehingga menghasilkan 5 perlakuan dengan variasi pengaplikasian di fase vegetatif dan generatif. Terdapat 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 satuan percobaan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0: Kontrol, P1: Pupuk daun N diaplikasikan pada fase vegetative dan pupuk daun K pada fase generatif, P2: Pupuk daun P diaplikasikan pada fase vegetatif hingga pembungaan dan pupuk daun K diaplikasikan pada masa generatif setelah pembungaan, P3: Pupuk daun P diaplikasikan pada fase vegetatif, pupuk daun P diaplikasikan pada fase pembungaan dan K diaplikasikan pada fase generatif dan P4: Pupuk daun K diaplikasikan pada fase generatif saja. Data pengamatan yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan analisis ragam (Tabel Anova) atau uji F dengan taraf 5%, untuk hasil yang berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa pupuk daun dominan K pada masa pembungaan dan perkembangan buah dapat meningkatkan nilai indeks klorofil 49 hst, brix, skor organoleptik faktor kemanisan, kesegaran dan aroma. Aplikasi pupuk dominan N pada masa vegetatif pada perlakuan pupuk daun dominan N + P + K dapat meningkatkan bobot buah dan pada perlakuan domanan N + K dapat meningkatkan indeks klorofil daun di 28 hst. Namun memiliki pengaruh negatif terhadap nilai brix buah melon pada perlakuan pupuk daun dominan N + K.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue