cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 117 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2023)" : 117 Documents clear
The Utilization of Calcined Green Mussel Shell as Partial Cement Replacement on Compressive Strength of Mortar Muhamad Zulfikar Zakaria; Eva Arifi; Devi Nuralinah; Rudianto; Sugeng P.Budio; Retno Anggraini; Achfas Zacoeb
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. In this research, an innovation to support the utilization of green mussel shells waste in the Gresik area, specifically in Banyu Urip village has been conducted. Green mussel shells have a high calcium carbonate (CaCO3) content. Calcium carbonate can be utilized as a partial replacement material in mortar. Mortar is a paste-shaped mixture consisting of cement, sand and water. In one of the mortar mixtures, cement has a dominant calcium oxide compound content. Calcium oxide can be obtained from the calcination process of calcium carbonate (CaCO3). Calcination of calcium carbonate occurs through the process of decomposing calcium carbonate (CaCO3) compounds into calcium oxide (CaO) compounds through heat treatment at high temperatures. Therefore, the content contained in green mussel shells can be used as a substitute for some mixtures in mortar. This research aims to determine the compressive strength of mortar. This research methodology uses experimental methods in the laboratory. In the heat treatment process, the temperature used was 900°C for two hours. The calcium oxide obtained from the process was mixed into the mortar using the weight ratio of cement. The test specimens used were 5cm x 5cm x 5cm cubes, with the cement replacement percentage determined as 10%, 20%, and 30%. The results obtained in the compressive strength test decreased as the percentage of the mixture in the mortar increased. Keywords: Green Mussel Shell Waste, Cement Replacement, Compressive Strength, Sustainable Construction
Analisis Pengaruh Perubahan Beban Gempa Rencana Berdasarkan SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019 terhadap Kebutuhan Tulangan pada Kolom (Studi Kasus Gedung X Universitas Y di Kab. Kediri) Anisa Rizki Maulidania; Retno Anggraini; Achfas Zacoeb
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan daerah rawan gempa. Dengan disadarinya hal tersebut maka ditetapkan peraturan perencanaan bangunan tahan gempa. Peraturan terkini terkait bangunan tahan gempa yaitu SNI 1726:2019. Namun, beberapa bangunan masih menggunakan peraturan sebelumnya, yaitu SNI 1726:2012. Maka dari itu, dilakukan penelitian untuk mengetahui sistem rangka struktur dan pengaruh penggunaan beban gempa respons spektrum berdasarkan SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019 terhadap kebutuhan tulangan pada struktur kolom di Gedung X Universitas Y di Kab. Kediri. Analisis dilakukan sebanyak dua kali menggunakan bantuan program analisis struktur dan pemodelan 3D. Dari hasil analisis diambil empat sampel kolom untuk analisis kebutuhan tulangan. Didapatkan bahwa sistem struktur pada gedung yang ditinjau yaitu Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan hasil nilai gaya dalam momen, gaya aksial, dan gaya geser yang lebih besar dengan beban gempa respons spektrum berdasarkan SNI 1726:2019. Perbedaan ini didasari oleh perbedaan nilai percepatan gempa periode, T < 1 detik di grafik respons spektrum. Perbedaan nilai gaya dalam berpengaruh pada perbedaan kebutuhan tulangan kolom. Perencanaan struktural kolom merujuk ke SNI 2847:2013 dan SNI 2847:2019. Kata kunci: gempa bumi, struktur kolom, respons spektrum, SNI 1726, SRPMK
The Effect of Calcined Green Mussel Shell as Partial Cement Replacement on The Compressive Strength and Modulus of Elasticity of Concrete Aldebaran; Eva Arifi; Devi Nuralinah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Concrete is a most widely used construction materials on earth. However, the concrete industry with a massive production overtime produces harmful effects to the environment. Cement production generates greenhouse gases that contribute to the air pollution. Hence, the innovation regarding cementitious materials has been conducted in order to reduce the utilization of environmentally unfriendly materials in the concrete industry. The use of green mussel shell (Perna viridis) waste as an alternative Portland cement substitution could reduce the utilization of conventional cementitious materials. In this research, the concrete specimen cylinder (15cm x 30cm) with cement replacement percentages of 10%, 20%, and 30% by volume were produced. The green mussel shell waste originated from Banyuurip Village, Gresik Regency, East Java was used. Moreover, calcination process required heat treatment at 900°C for two hours. Compressive strength and modulus of elasticity of concrete were the characteristics observed in this research. The tests were carried out when the sample age reached 28 days. Furthermore, it has been observed that higher cement replacement percentage in concrete mixture reduced the compressive strength and modulus of elasticity of the concrete. The filler effect characteristic of the green mussel shell resulted a tendency of the particles to fill the voids inside the concrete rather than activate as a binder in the concrete mixture. However, these research outcomes were meaningful for further understandings regarding the modification in concrete formulation and also contribute in handling the massive numbers of aquaculture waste in order to achieve sustainable construction. Keywords: Green Mussel Shell Waste, Cement Replacement, Compressive Strength, Modulus of Elasticity, Sustainable Construction
PERBANDINGAN TEGANGAN GESER ANTARA DINDING BATA MERAH DENGAN DINDING BATA RINGAN PADA RUMAH TINGGAL AKIBAT PENGARUH GEMPA Permana Akbar Maulana Prasetyo; Wisnumurti; Achfas Zacoeb
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material penyusun dinding pada rumah tinggal di Indonesia umumnya merupakan bata merah lokal, namun, kini bata ringan mulai banyak digunakan sebagai pengganti bata merah. Perbedaan material pada dinding bangunan dapat mengakibatkan respons seismik yang berbeda. Oleh karena itu, dilakukan penelitian pada tiga variasi denah rumah tinggal satu lantai dengan material dinding bata merah dan dinding bata ringan untuk mengetahui perbandingan besar respons gempa, tegangan geser, serta variasi besar tegangan geser yang terjadi pada setiap denah. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa denah dengan dinding bata ringan memiliki respons akibat gempa dan tegangan geser yang lebih kecil dibandingkan denah dengan dinding bata merah. Namun, tegangan geser izin milik dinding bata ringan juga lebih rendah, sehingga walaupun memiliki respons gempa dan tegangan geser yang lebih kecil, dinding bata ringan lebih dahulu mengalami kerusakan. Besar tegangan geser yang dialami oleh setiap denah juga bervariatif walaupun bangunan memiliki ukuran yang sama. Perbedaan ini disebabkan karena perbedaan karakteristik masing-masing denah yang meliputi persebaran kekakuan dinding pada arah-X dan arah-Y, eksentrisitas dinding dari titik pusat kekakuan, dan juga arah gaya geser akibat torsi.Kata kunci : dinding bata merah, dinding bata ringan, tegangan geser
Perambatan Gelombang dan Pola Arus Akibat Gelombang di Muara Sungai Serayu Akbar Alfaizi; Alwafi Pujiraharjo; Agus Suharyanto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan pesisir pantai Muara Sungai Serayu merupakan salah satu daerah pesisir yang dimanfaatkan sebagai kawasan industri pembangkit listrik tenaga uap. Seiring dengan adanya breakwater di kawasan tersebut terdapat wilayah di Muara Sungai Serayu terjadi abrasi. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perambatan gelombang dan pola arus akibat gelombang di Muara Sungai Serayu terhadap permasalahan abrasi sehingga dapat diberikan alternatif solusi permasalahan. Metode yang digunakan merupametode simulasi model gelombang dengan pemodelan numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perambatan gelombang dan arus akibat gelombang mempunyai pengaruh yang signifikan sebagai faktor penyebab terjadinya permasalahan abrasi di Muara Sungai Serayu. Pemberian alternatif solusi berupa jetty panjang dapat mereduksi perambatan gelombang yang menuju Muara Sungai Serayu. Selain itu, juga dapat menghalangi arus sejajar pantai dari timur ke barat yang bergerak menuju Muara Sungai Serayu yang dapat menyebabkan sedimentasi di Muara Sungai Serayu. Kata kunci: abrasi, arus, gelombang laut, muara, pantai
Penyebab Sisa Material Konstruksi pada Proyek Pembangunan Gedung (Studi Kasus: Rumah Sakit Orthopedi Traumatologi dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya) Nadia Amalina Nuriyah; Kartika Puspa Negara; Saifoe El Unas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri konstruksi memiliki peran krusial dalam pertumbuhan ekonomi global, terutama seiring dengan peningkatan kualitas hidup, permintaan proyek infrastruktur, dan pertumbuhan populasi. Material konstruksi memiliki peran penting terhadap kelangsungan pekerjaan dan hampir keseluruhan biaya proyek konstruksi. Sisa dari material ini di artikan bahan yang tidak dapat di gunakan lagi pengunaanya dalam kelangsungan pekerjaan bangunan konstruksi. Dengan itu penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab timbulnnya bahan material sisa tersebut. Dimana penelitian ini di lakukan di dua proyek konstruksi yaitu Proyek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Orthopedi Traumatologi dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya. Analisis bobot nilai di gunakan dalam mengetahui penyebab dominan timbulnya sisa material. Hasil analisis dengan metode analisis bobot nilai menunjukan bahwa penyebab yang paling dominan adalah Penurunan kualitas akibat penyimpanan tidak tepat dengan presentase sebesar 74,74 % pada material alami kayu dan adanya perubahan desain dengan presentase mencapai 58,95% pada material fabrikasi besi beton. Kata Kunci: Proyek konstruksi gedung, sisa material, penyebab, Analisis Bobot Nilai.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL DAN TEKNIS PADA PEMBANGUNAN PERUMAHAN X DI KOTA MALANG Putu Aditya Hariwangsa Putra; Achfas Zacoeb; Yatnanta Padma Devia
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia menganggap rencana pembangunan, memiliki fokus yang tinggi dalam rangka mengatasi kekurangan perumahan, meningkatkan aksesibilitas perumahan terjangkau, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kota Malang adalah salah satu kota di Indonesia yang terkenal sebagai pusat pendidikan dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka. Karena permintaan pasar yang tinggi akan hunian rumah, maka peluang bisnis properti perumahan untuk para pengembang dan perorangan semakin menjanjikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah bisnis properti layak atau tidak sehingga dapat menguntungkan secara finansial bagi pengembang. Metode pada penilitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif. Aspek finansial yang digunakan antara lain Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Teknik pengumpulan meliputi data primer dengan cara survey lapangan dan wawancara dengan pihak perwakilan developer dan data sekunder diperoleh dari pihak-pihak yang berkaitan dengan pembangunan dan kepemilikan bangunan. Aspek kelayakan teknis yaitu Tinggi Lantai Bangunan (TLB), Koefisien Lantai Bangunan (KLB), dan Koefisien Dasar Hijau (KDH). Proyek Perumahan Bumi Rajasa memiliki nilai yang lebih lebih kecil dari yang disyaratkan oleh Peraturan Rencana Tata Ruang Wilayah maupun Peraturan Daerah Kota Malang, sehingga dapat dinyatakan layak, sementara nilai Koefisien Dasar Bangunan (KDH) belum memenuhi nilai minimum dari peraturan yang berlaku sehingga nilai KDB belum layak. Aksesibilitas lokasi dapat dinyatakan layak dan mampu bersaing. Nilai NPV > 0, BCR > 1, dan IRR > MARR sehingga proyek Perumahan x Layak secara aspek finansial dan layak untuk dilaksanakan. Kata Kunci : Kota Malang, perumahan, kelayakan finansial
Perencanaan Dinding Penahan Tanah Menggunakan Soldier Pile (Studi Kasus Rumah Sakit Bhakti Bunda Malang) Ella Candrawati; Eko Andi Suryo; Harimurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pembangunan RS. Bhakti Bunda Malang terletak pada tepi Sungai Brantas yang memiliki elevasi muka air dan permukaan tanah yang berbeda, sehingga perlu diberikan dinding penahan tanah berupa soldier pile pada lereng. Analisis perencanaan yang akan dilakukan meliputi perhitungan pembebanan, stabilitas tanah sebelum diberi perkuatan dan setelah diberi perkuatan, tekanan tanah lateral, dimensi dan panjang soldier pile. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan desain Soldier Pile yang dapat menahan kelongsoran pada lereng rumah sakit. Oleh sebab itu dibutuhkan data tanah yang lengkap agar bisa di gunakan sebagai dasaran dalam mendesain soldier pile. Hasil dari perancanaan soldier pile didapatkan nilai stabilitas tanah dengan beban sebesar 26,9 kN/m2 nilai SF sebesar 0,0342. Pada perhitungan tanah lateral diperoleh nilai kedalaman pemancangan yaitu 8,375 m dimulai dari lapis keempat, sehingga total Panjang soldier pile 24 m. Direncanakan diameter soldier pile sebesar 80 cm dengan diameter tulangan utama 22 mm dan diameter sengkang 16 mm. Stabilitas lereng setelah diberi perkuatan soldier pile menjadi 3,553. Kata Kunci : Tekanan Lateral Tanah, Soldier Pile, Plaxis 2D, Faktor Keamanan (SF)
Analisis Kelayakan Finansial dan Sensitivitas pada Pengembangan Perumahan Samata Residence di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan Audrey Sebastian Tangke; Hendi Bowoputro; Yatnanta Padma Devia
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui tingkat keberhasilan suatu investasi, perlu dilakukan analisis kelayakan atau disebut juga feasibility study (FS). Analisis kelayakan finansial dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan investasi pada pengembangan perumahan ini dan kelayakan sensitivitas dilakukan untuk menilai bagaimana hasil analisis proyek dapat berubah jika terjadi perubahan dalam dasar perhitungan biaya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis kelayakan finansial dan sensitivitas pada pengembangan perumahan agar dapat meminimalisir suatu kerugian finansial yang kemungkinan terjadi dalam investasi pengembangan perumahan ini. Berdasarkan hasil analisis kelayakan finansial, untuk skenario optimistis didapatkan nilai NPV sebesar Rp570.405.259 > 1, BCR sebesar 1,059 , IRR sebesar 36,26% > 8,7% (MARR), dan PP selama 3,9 tahun. Dalam skenario moderat didapatkan nilai NPV sebesar Rp503.345.650 > 1, BCR sebesar 1,053 , IRR sebesar 26,58% > 8,7% (MARR), dan PP selama 4,0 tahun. Dalam skenario pesimistis didapatkan hasil NPV sebesar Rp386.941.822 > 1, BCR sebesar 1,041 , IRR sebesar 18,39% > 8,7% (MARR), dan PP selama 4,4 tahun. Secara finansial, investasi perumahan ini layak dan menguntungkan. Penurunan pendapatan sebesar 5% dapat membuat penurunan keuntungan yang cukup drastis. Kata kunci: Analisis Kelayakan, Kelayakan Finansial, Kelayakan Sensitivitas
Regangan dan Pola Retak Balok Beton Bertulang Berdasarkan Umur dengan Ground Granulated Blast Furnace Slag 30% Rizta Oktaviany; Lilya Susanti; Ming Narto Wijaya
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan infrastruktur yang meningkat pesat, tentunya diikuti dengan peningkatan kebutuhan akan bahan material struktural dengan kualitas tinggi. Selain berkualitas tinggi, diharapkan bahan material ini memiliki sifat yang lebih ramah terhadap lingkungan. GGBFS merupakan limbah hasil pembakaran produksi baja yang mengandung senyawa kimia mirip dengan semen tetapi bersifat lebih ramah lingkuangan. Pada penelitian ini dilakukan peninjauan terhadap regangan dan pola retak dengan mengganti campuran semen Gresik menjadi semen GGBFS sebanyak 30%. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini merupakan balok beton bertulang dengan dimensi 100 cm x 15 cm x 20 cm yang selanjutnya dilakukan pengujian lentur pada benda uji tersebut. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa variasi umur tidak menimbulkan perbedaan yang signifikan terhadap pola retak yang terjadi pada beton. Pola retak yang terjadi pada keseluruhan benda uji menghasilkan pola yang sama yaitu retak lentur dengan arah tegak lurus terhadap sumbu benda uji. Balok dengan umur 45 hari dan campuran GGBFS 30% mengalami retakan pertama pembebanan yang lebih besar dibandingkan dengan balok dengan umur 56 hari dan canpuran GGBFS 30%. Hasil tegangan-regangan yang diperoleh, yang menunjukkan bahwa beton dengan variasi umur 45 hari memiliki nilai regangan lebih kecil dibandingkan dengan variasi umur 56 hari . Kata Kunci: Balok beton bertulang, Semen GGBFS, Regangan, Pola retak, Uji lentur, Beton mutu tinggi.

Page 10 of 12 | Total Record : 117