cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,398 Documents
PENGARUH EKSENTRISITAS PADA STRUKTUR PORTAL DENGAN BRACING TIPE INVERTED V AKIBAT BEBAN LATERAL TERHADAP TEGANGAN DAN REGANGAN STRUKTUR Putra, Yogatama Sujatmiko; Susanti, Lilya; F, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sering terjadi gempa, sepanjang tahun 2018 sedikitnya terjadi 3 gempa yang cukup besar yaitu di Lombok, Jawa Timur dan Palu. Akibat dari gempa adalah rusaknya struktur bangunan gedung. Salah satu cara untuk mengurangi dampak yang terjadiadalah dengan menambahkan bracing pada struktur portalnya. PDalam penelitian ini dibuat tiga benda uji portal tipe inverted V yang dibagi menjadi dua jenis yaitu satu portal konsentris (CBF) dan dua portal eksentris (EBF) dengan jarak eksentrisitas 15 cm dan 25 cm.Portal yang memiliki eksentrisitas 15 cm diberi kode “I”, eksentrisitas 25 cm diberi kode “J”, dan tanpa eksentrisitas diberi kode “K”. Benda uji portal memiliki dimensi 110 x 10 x 80 cm. Benda uji terbuat dari beton bertulang dengan mutu rencana K-175 (14,5 Mpa), tulangan utama menggunakan baja polos berukuran Ø6 mm dan tulangan sengkang menggunakan baja polos berukuran Ø4 mm. Pengujian menggunakan alat load cell untuk memberikan beban lateral, LVDT untuk memperoleh nilai defleksi, dan strain gauge untuk memperoleh nilai regangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa benda uji K (tanpa eksentrisitas) memiliki nilai tegangan pada kolom tarik sebesar 280,14 N/mm2, nilai tersebut lebih besar 38,24% dari benda uji I dan 60,28% dari benda uji J, pada kolom tekan benda uji K memiliki nilai tegangan sebesar 280,2 N/mm2, nilai tersebutlebih besar 38,23% dari benda uji I dan 60,31% dari benda uji J. Hasil penelitian regangan pada kolom tarik menunjukan benda uji J (eksentrisitas 25 cm) memiliki nilai regangan 9,1x10-4, nilai tersebut lebih besar 44,39% dari benda uji I dan 86,70% dari benda uji K, untuk regangan pada kolom tekan menunjukan benda uji I (eksentrisitas 15 cm) memiliki nilai regangan 3,62x10-4, nilai tersebut lebih besar 2,49% dari benda uji K dan 12,43% dari benda uji J. Kata Kunci : Portal, Bracing, Tegangan-Regangan, Beban Lateral
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASEDDESIGN GEDUNG PENDIDIKAN BERSAMA FKUB DENGAN PERKUATAN DINDING GESER Novtrian, Fauzi; ., Wisnumurti; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dindinggesermerupakankomponenelemenstruktural yang berfungsiuntukmenahangaya lateral. Dalamkajianberikutiniobjekgedung yang digunakansebagaipenelitianadalah Gedung Pendidikan Bersama FakultasKedokteranUniversitasBrawijaya (GPB FKUB) yang dimodelkandalam program ETABS dan dianalisismenggunakanmetodeDirect Displacement Based Designdenganmetodenon-linear pushoversebagaibebandorong, kemudiandidapatkannilaisimpangan lateral, dan tingkatkinerjastrukturbangunan. Berdasarkanhasilanalisisnon-linear pushover pada GPB FKUB terdapatduaarahyaituarah X dan Y, dimanaarah X sebagaiarah horizontal dan Y sebagaiarahvertikalgedungtampakatas. Pada gedungeksistingdidapatkannilaisimpangan lateral arah X sebesar 0,01135 dan Y sebesar 0,00916, sedangkangedung yang diberiperkuatandindinggeserdidapatkannilaisimpanganarah X sebesar 0,01024 dan Y sebesar 0,00099. Untuktingkatkinerjastruktur pada bangunaneksistingberada pada kategoriDamaged Control (DO), sedangkanbangunandenganperkuatandindinggeserberada pada kategoriImmediete Occupancy (IO). Sehinggadapatdisimpulkanbahwabangunan yang diberiperkuatandindinggeserdenganlokasi yang telahditentukansebelumnyadapatmengurangigaya lateral dan meningkatkantingkatkinerjastrukturbangunan. Kata Kunci: dindinggeser, direct displacement based design, non-linear pushover
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGNPADA GEDUNG PENDIDIKAN BERSAMA FKUB DENGAN PERKUATAN BRESING BAJA Bashawri, Atta; Wibowo, Ari; W., Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bresingbajamerupakankomponenstrukturpenahangayagempa yang umumdigunakan pada bangunantinggi yang berfungsisebagaipeningkatkekuatan dan kekakuanstruktur. Dalampenelitianinidigunakan Gedung Pendidikan Bersama FakultasKedokteranUniversitasBrawijaya (GPB-FKUB) sebagaiobjekkajianyang.dimodelkandengan program ETABS yang kemudiandianalisismenggunakanmetodeDirect Displacement Based Design (DDBD) dimanametodenon-linear pushoversebagaimetodebebandorongnyayang kemudiandigunakanuntukmembandingkanperformabangunansertamekanismekeruntuhanantarabangunaneksisting dan bangunandenganperkuatanbresingbaja yang diletakkan pada lokasi yang telahditentukan. Berdasarkanhasilanalisistersebutdapatdiketahuiapakahpemasanganbresingbaja pada lokasi yang telahditentukantersebutmemberipeningkatan yang signifikanterhadapperformabangunan. Didapatkanhasilanalisisnon-linear pushover GPB-FKUB yang didesainmenggunakanmetodeDDBDuntukbangunanaslitanpaperkuatandidapatkannilaisimpangan lateral sebesar 0,0113 untukarah X dan 0,0092 untukarah Y. Sedangkanuntukbangunandenganperkuatanbresingmenghasilkansimpangan lateral sebesar 0,0085 untukarah X dan 0,0036 untukarah Y. Tingkat kinerjastruktur pada bangunaneksistingberada pada level kinerjaDamage Control (DO). Sedangkanjikasetelahdiberiperkuatanbresingberada pada level Immediate Occupancy (IO). Sehinggadapatdisimpulkanbahwabangunansetelahdipasangperkuatanbresingbajadenganlokasi yang telahditentukan, akanmemberikanperbaikantingkatkinerjastruktur dan mengurangisimpangan pada saatterjadinyagempa. Kata Kunci: bresingbaja, direct displacement based design, non-linear pushover, simpangan lateral, tingkatkinerja
ANALISIS DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN TEKNIK SIPIL UB DENGAN PERKUATAN BRESING BAJA Fawait, Ilfan; Wijaya, Ming Narto; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gempa sangat erat kaitannya dengan keruntuhan struktur bangunan karena keruntuhan tersebut menyebabkan banyak korban jiwa. Maka dari itu bangunan tingkat tinggi direncanakan tahan terhadap gempa untuk mengantisipasi dan meminimalisasi keruntuhan. Konsep perencanaan tahan gempa yang terbaru saat ini Direct Displacement Based Designdimana nilai perpindahan lebih diutamakan sebagai acuan menentukan kekuatan bangunan. Pada analisis ini menggunakan gedung Laboratorium Kebencanaan Teknik Sipil UB yang diberikan perkuatan bresing baja dengan bantuan software program untuk mengetahui perilaku struktur dengan hasil non-linier pushover. Hasil analisis bangunan setelah terjadi gempa memiliki performa Immediate Occupancy (IO) SP-1. Kemudian untuk simpangan dan perpindahannya pada lantai teratas bangunan Original Design arah y-y nilai drift 0,00215 m dan nilai displacement 0,10535 m. Sedangkan bangunan perkuatan bresing arah y-y nilai drift 0,001868 m dan nilai displacement 0,036963 m. Hal ini menunjukkan bahwa struktur mengalami perilaku sesuai dengan life safety. Kata kunci : Direct Displacement Based Design, Performance Based Seismic Design, life safety, DDBD
ANALISIS METODE DIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGNGEDUNG F FILKOM UB DENGAN KONFIGURASI DINDING GESER MAULANA, ARDIAN SUBHAN; ., Wisnumurti; Wijaya, Ming Narto
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletakdiantaracincinapipasifik. Hal inimenyebabkan negara Indonesia seringdilandagempabumi. Cincinapipasifiksendirimerupakanpertemuanantara 3 lempengbenuayaituEuroasiadariutara, Indo-Australia dariselatan dan Pasifikdaritimur. Sehinggabangunankhususnyabangunantinggiharusdidesaintahangempa. Semuainidilakukanuntukmeminimalisirdampakkerusakanstrukturbangunan, diperlukanperkuatanbangunansepertidindinggesersebagaisistempenahangaya lateral untukdapatmengurangiperpindahanakibatgayagempa. Dindinggeserdapatmenahangaya lateral akibatgempadenganprinsipkerjamenyalurkangempasehinggamengurangiterjadinyasendiplastis pada balok dan kolom. Dalamkaijanini, objek yang digunakanadalah Gedung F FakultasIlmuKomputerUniversitasBrawijayadimanagedungakandidesainmenggunakanmetodeDirect Displacement Based Design (DDBD)untukgedungeksistingmaupungedung yang akan di berikanperkuatandindinggeser. MetodeDirect Displacement Based Design (DDBD)merupakanmetodeuntukmenekankannilaiperpindahangunamenentukankekuatan yang dibutuhkanbangunanterhadapgempadesain. Pada kajianinimetode DDBD digunakanuntukmembandingkanperforma dan mekanismekeruntuhandaribangunan yang sudahada (eksisting) denganbangunan yang akandiberikanperkuatan, dimanakajianinidibantudengan program ETABS dalammelakukananalisisnon-linear pushover. Berdasarkanhasilanalisisnon-linear pushover Gedung FFakultasIlmuKomputerUniversitasBrawijaya yang didesainmenggunakanmetodeDDBD, bahwauntukbangunanaslitanpaperkuatanmenghasilkannilaiperpindahanatapuntukarah X yaitusebesar 0,689 m dan untukarah Y sebesar 0,747 m sedangkanbangunan yang menggunakanperkuatandindinggeserTipe B (kajian) menghasilkanperpindahanatapuntukarah X sebesar 0,207 m dan untukarah Y sebesar 0,095 m. Untuktingkatkinerja yang diperoleh OD berada pada kondisiDamage Control (DO) dan untuk yang diberikandindinggeserTipe B berada pada kondisiImmediete Occupancy (IO). Makadapatdisimpulkanbahwapenggunaanperkuatandindinggeserdapatmengurangisimpangan lateral dan penggunaandindinggesertersebutberpengaruhterhadapperubahantingkatkinerja Kata kunci: direct displacement based design, DDBD, non-linear pushover, perpindahanatap, dindinggeser
ANALISIS DIRECT DISPLACEMENT BASEDDESIGN GEDUNG LABORATORIUM KEBENCANAAN TEKNIK UB DENGAN KONFIGURASI DINDING GESER Ferdiansyah, Hafidh; Wijaya, Ming Narto; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desainbangunantahangempa di Indonesia sendiri pada umumnyamemakaidesainberbasisgaya (force based design) yang berbasis pada SNI 1726:2012. Dalampengembangannya, mulaidikembangkanmetodedesainberbasiskinerja (Performance based design) yang meninjaukepadatingkatperformabangunan.Salah satuperencanaanberbasiskinerjaadalahmetodeDirect Displacement Based Design (DDBD), yaitudenganmenekankan pada nilaidisplacementsebagaiacuanuntukmenentukantingkatkekuatan yang dibutuhkanketikastrukturterkenabebangempa. MetodeDirect Displacement Based Design (DDBD) munculuntukmengatasikelemahan-kelemahan yang ada pada MetodeForce Based Design. PerbedaannyaadalahMetodeDirect Displacement Based Design (DDBD) diasumsikansebagai model strukturSingle Degree of Freedom (SDOF) yang memilikiresponperpindahanpuncak pada tingkat paling ataskemudiandigunakansebagaiacuankinerjadaripadastrukturtersebut.Hasil analisispushover Gedung LaboratoriumKebencanaan Teknik SipilUniversitasBrawijayadidapatkanhasil target perpindahansebesar 0.367491 m dan drift actual sebesar 0.014134 untukarah X dan target perpindahansebesar 0.10535 m dan drift actual sebesar 0.00405 untukarah YdengantingkatkinerjaDamage Control. Sedangkanhasilanalisispushover Gedung LaboratoriumKebencanaan Teknik SipilUniversitasBrawijayadenganperkuatandindinggeserberadadibawahnilaidrift dan perpindahangedungeksistindengannilai target perpindahansebesar 0.234494 m dan drift actual sebesar 0.009019 untukarah X dan target perpindahansebesar 0.03628 m dan drift actual sebesar 0.001416 dengantingkatkinerjaImmediate Occupancy. Kata kunci: direct displacement based design, pushover, tingkatkinerja, perpindahan, drift
ANALISIS METODEDIRECT DISPLACEMENT BASED DESIGN PADA GEDUNG F FILKOM UB DENGAN VARIASI KONFIGURASI BRESING BAJA Azhari, Muhammad Reza; Wibowo, Ari; ., Wisnumurti
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara maritim dengan 17.504 pulau dan kepulauan berada pada peta zona ring of fire. Hal ini menyebabkan sebagian besar daerah di Indonesia rawan terjadi aktivitas vulkanik, salah satunya gempa bumi. Berdasarkan fakta tersebut maka diperlukan bangunan yang mampu bertahan pada kondisi gempa. Dalam kajian ini, objek yang digunakan adalah Gedung F Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya yang akan didesain menggunakan metode Direct Displacement Based Design (DDBD)dengan variasi konfigurasi bresing. Berdasarkan hasil analisis non-linear pushover Gedung F Fakultas Ilmu Komputer UniversitasBrawijaya yang didesain menggunakan metode DDBD, didapatkan untuk bangunan asli tanpa perkuatan menghasilkan nilai simpangan lantai teratas untuk arah X dan Y yaitu sebesar 0,6967 m dan 0,7142 m. Sedangkan bangunan yang menggunakan perkuatan bresing Tipe B (kajian) menghasilkan simpangan lantai teratas untuk arah X dan Y sebesar 0,1924 m dan 0,1533. Untuk tingkat kinerja menurut ATC-40 yang diperoleh bangunan Original Design berada pada kondisi Damage Control (DO) dan bangunan dengan perkuatan bresing Tipe B berada pada kondisi Immediete Occupancy (IO). Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan perkuatan bresing dapat mengurangi simpangan lateral dan penggunaan bresing tersebut berpengaruh terhadap perubahan tingkat kinerja. Kata kunci: direct displacement based design, DDBD, non-linear pushover, simpangan lateral, bresing.
PENGARUH RASIO TULANGAN LONGITUDINAL DENGAN VARIASI DIMENSI TULANGAN LONGITUDINAL TERHADAP KUAT TEKAN, DAKTILITAS, DAN KEKAKUAN KOLOM DENGAN TULANGAN BAMBU Wardhani, Arimurti Wisnu; Wijatmiko, Indradi; Wibowo, Ari
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolom merupakan elemen penting dalam pembuatan suatu bangunan, sebab kolom adalah struktur vertikal yang menopang elemen-elemen lain dalam struktur bangunan.Produksi baja menimbulkan polusi yang dapat merusak lingkungan membuat diperlukannya material alternatif tulangan beton bertulang. Bambu adalah salah satu material yang cocok untuk digunakan sebagai material alternatif untuk tulangan, sebab selain mudah didapat dan ramah lingkungan, kekuatan bambu lebih baik dari jenis kayu lain.Jenis bambu yang digunakan pada penelitian ini adalah bambu petung untuk tulangan longitudinal dan bambu apus untuk sengkang. Pada penelitian ini parameter yang dijadikan menjadi acuan adalah kuat tekan maksimum, kekakuan, dan daktilitas. Variabel yang dibandingkan adalah rasio tulangan longitudinal dari kolom. Dipakai 2 variasi rasio tulangan longitudinal yaitu ρ = 1,23 dengan 4 tulangan bambu petung 10 x 10 mm dan ρ = 2,47 dengan 4 tulangan bambu petung 10 x 20 mm. Pengujian kolom dilakukan dengan menggunakan mesin uji tekan untuk memperoleh nilai gaya tekan dan LVDT untuk memperoleh nilai deformasi. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa kolom dengan rasio yang lebih besar memiliki efektivitas yang lebih baik. Kata Kunci : Kolom pendek, tulangan bambu, gaya tekan, kekakuan, daktilitas.
PENGARUH VARIASI KAIT SERAT PLASTIK TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH, DAN MODULUS ELASTISITAS BETON RINGAN Kautsar, Resdayanto Miladi; N., Christin Remayanti; Waluyohadi, Indra
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton adalah material yang sering digunakan di dunia teknik sipil. Beberapa kelebihan beton diantaranya memiliki daya kuat tekan yang besar, tahan terhadap api, mudah dibentuk, bahan baku yang mudah didapatkan, oleh karena itu beton banyak digunakandalam dunia konstruksi sebagai pemilihan jenis struktur seperti struktur bangunan, jembatan dan jalan. Beton juga memiliki kekurangan yaitu memiliki kuat tarik yang rendah mengakibatkan beton tersebut bersifat getas atau rapuh dan mudah retak. Penggunaan limbah plastik sebagai tambahan campuran beton bertujuan untuk mengurangi sampah plastik yang susah diatasi dan keberadaannya menimbulkan pencemaran lingkungan. Plastik mempunyai berat yang ringan dan tidak mudah berubah bentuk. Penambahan serat ini akan menambah berat beton sehingga agregat kasar yang biasanya digunakan akan di campur dengan pumice atau batu apung agar menjadi beton ringan. Serat yang digunakan 2 variasi kait dengan menekuk ujung serat yang berfungsi sebagai interlocking serat pada beton. Hasil uji kuat tekanrata-rata terbesar diperoleh beton ringan serat kait Z dengan nilai rata-rata sebesar 11,7 MPa dengan peningkatan sebesar 23,6% dari rata-rata beton ringan tanpa serat.Pada pengujian uji tarik belah beton ringan variasi serat kait C dan Z memiliki nilai rata-rata yang lebih besar dibandingkan berton ringan tanpa serat sebesar 1,1 Mpa dan 1,2 MPa mengalami peningkatan 10,5% dan 14,03% dari rata-rata beton ringan tanpa serat.Uji modulus elastisitas nilai yang paling tinggi dengan metode SNI 03-2847-2002 adalah beton ringan variasi kait Z sebesar 11343,7 Mpa sedangkan untuk modulus elastisitas secan, initial tangen, dan ASTM C-469 nilai paling tinggi adalah beton ringan tanpa serat, Hal ini menunjukkan bahwa penambahan serat kait pada beton ringan tidak menambah nilai modulus elastisitas. Kata kunci :  serat plastik, serat kait, batu apung,kuat tarik, kuat tekan, modulus  elastisitas
PENGARUH VARIASI PANJANG SERAT BOTOL PLASTIK TERHADAP KUAT TEKAN, KUAT TARIK BELAH, DAN MODULUS ELASTISITAS BETON NORMAL Dwi S, Framanda Bayu; Wibowo, Ari; Firdausy, Ananda Insan
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan struktur konstruksi di dalam penggunaan material adalah suatu hal yang penting pada pembangunan. Dimana penggunaan material ini akan mempengaruhi kualitas akan kekuatan struktur dalam konstruksi. Salah satu material yang sering digunakan dalam pembangunan adalah beton. Beton sendiri sering digunakan dalam pembangunan karena seluruh elemen untuk pembangunan gedung dan lain sebagainya paling sering digunakan adalah beton. Adapun penelitian sekarang adalah penambahan variasi serat botol plastic dengan variasi panjang terhadap peningkatan kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas beton normal. Serat botol plastik yang digunakan dalam penelitian ini adalah berukuran lebar 0,5mm– 2,5 mm dengan panjang 4 cm (Type A) dan 6 cm (Type B). Fraksi serat yang digunakan yaitu 10%, dari volume  beton silinder dimensi 15x30 cm. Dalam hasil pengujian yaitu kuat tekan, kuat tarik belah, dan modulus elastisitas. Pengujian kuat tekan mendapatkan hasil pada beton normal sebesar 14,051 MPa, beton serat panjang 4 cm sebesar 12,559 MPa dan beton serat panjang 6 cm sebesar 11,971 MPa. Pengujian kuat tarik belah mendapatkan hasil beton normal sebesar 1,188 MPa, beton serat panjang 4 cm sebesar 1,122 MPa, beton serat panjang 6 cm sebesar 1,183 MPa. Pada pengujian modulus elastisitas mendapatkan hasil beton normal sebesar 47153,131 MPa, beton serat panjang 4 cm sebesar 25774,028 MPa dan beton serat panjang 6 cm sebesar 11677,986 MPa. Dalam pengujian modulus elastisitas pada perhitungan menggunakan cara secan. Kata kunci :  serat plastik, botol minuman bekas, kuat tarik, kuat tekan, modulus elastisitas.

Page 70 of 140 | Total Record : 1398