cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 1,492 Documents
Eduwisata Pengolahan Sampah dengan Konsep Sustainable Tourism di Kota Batu Khoirul, Abdurrahman; Giriwati, Novi Sunu Sri
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota batu merupakan salah satu kota yang menjadi tujuan pariwisata di Jawa Timur. Menurut data dari Dinas Pariwisata Kota Batu, pada tahun 2022, jumlah kunjungan wisatawan di Kota Batu mencapai 7.445.799 wisatawan. Jumlah ini naik dibandingkan pada tahun 2019, yaitu 7.243.300 wisatawan. Meningkatnya jumlah wisatawan tahunan di Kota Batu mengakibatkan munculnya masalah, yaitu produksi sampah yang meningkat. Per harinya, Kota Batu menghasilkan 104 sampai 120 ton sampah. Jumlah tersebut meingkat Ketika musim liburan, yaitu 133,56 ton per hari. Meningkatnya jumlah produksi sampah mengakibatkan satu-satunya tempat pemrosesan akhir di Kota Batu, TPA Tlekung, tutup karena tidak dapat menampung sampah yang masuk. Hal tersebut diperparah oleh keadaan masyarakat Kota Batu yang tidak peduli dengan sampah. Untuk itu, adanya eduwisata pengolahan sampah di Kota Batu sangat diperlukan. Perancangan ini menggunakan metode desain rasionalisme dengan strategi desain studi preseden. Sementara itu, pendekatan desain yang digunakan dalam perancangan ini adalah sustainable tourism yang dikemukakan oleh Global Sustainble Tourism Council. Perancangan ini menghasilkan sebuah eduwisata yang dapat memberikan edukasi tentang pengolahan sampah yang memiliki konsep berkelanjutan guna mengurangi permasalahan sampah yang ada.
Sport Center Di Kecamatan Wiyung Surabaya Selatan Dengan Penerapan Green Building Berbasis Greenship Veronica Stefani Melita, Veronica Stefani Melita; Titisari, Ema Yunita
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak adanya sport center di Kecamatan Wiyung menyebabkan masyarakatnya malas berolahraga. Padahal olahraga sangat penting untuk kesehatan. Fasilitas kurang mewadahi ditambah parahnya kondisi Kota Surabaya menyebabkan masyarakatnya lebih gemar di mall daripada bersenang-senang dengan berolahraga. Oleh karena itu, diperlukannya sport center berkonsep green building berbasis greenship. Selain berkelanjutan (menyelesaikan masalah global warming) dapat mengajak masyarakat untuk mau berolaraga. Dengan kondisi yang nyaman dan aman sudah dipastikan masyarakat tertarik untuk berolahraga. Lalu, olahraga yang dipilih adalah olahraga yang digemari oleh masyarakat. Kriteria desain greenship yang paling dibutuhkan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah meningkatkan kualitas hidup dimulai dari pencahayaan dan penghawaan alaminya, kebisingan dalam dan luar bangunan, kebersihannya, dan lain sebagainya. Semua ini berhubungan dengan pemilihan materialnya yang ramah lingkungan sehingga relatif dingin, kedap suara, dan tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Kemudian berhubungan juga dengan penataan ruang hijaunya, semakin banyak ruang hijau semakin berkurangnya polusi dan bertambahnya daerah resapan air pada bangunan sehingga memberikan ketenangan pada penghuninya. Ketiga, berhubungan juga dengan penataan dan konsep utilitasnya, contohnya seperti penggunaan panel surya (energi terbarukan) dan daur ulang air sehingga dapat menghemat sumber daya dan limbah yang dihasilkan tidak mencemari lingkungan karena dikelolah terlebih dahulu (manajemen). Hal ini saling berkaitan global warming Kata kunci: Gedung Olahraga, Arsitektur Berkelanjutan, Pemanasan Global
Perancangan Kantor Sewa dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik di Kota Malang Arundati, Indira; Wasiska Iyati
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Setelah adanya pandemi Covid-19 selama dua tahun, perekonomian Kota Malang mulai bangkit hingga mencapai titik pertumbuhan tertinggi selama satu dekade terakhir. Perkembangan tersebut berdampak pada meningkatnya permintaan kantor atau wadah untuk bekerja. Disamping kemajuan itu, hal ini juga berdampak pada tingginya angka bunuh diri di Kota Malang yang diakibatkan oleh ekonomi atau stress kerja. Maka dari itu, dibutuhkan kantor sewa dengan desain yang mampu meminimalisir stres pada penggunanya namun tetap mempertimbangkan biaya perawatan gedung, yaitu arsitektur biofilik. Metode perancangan yang digunakan sebagai acuan mendesain objek kantor sewa adalah rasionalisme dengan strategi studi preseden. Konsep desain yang tersusun akan diterapkan ke dalam desain yang terdiri dari tiga massa, yaitu dua massa kantor sewa dan satu massa penunjang. Arsitektur biofilik diterapkan pada desain sesuai dengan prinsipnya dan menekankan pengalaman manusia dengan alam meskipun berada di dalam suatu bangunan. Kata kunci: Kantor sewa, Arsitektur biofilik, Preseden, Malang
PERANCANGAN MIXED-USE BUILDING DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR HIJAU DI KOTA MALANG Wakhrudinsyah, Raka Kresna; Muhammad Satya Adhitama
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sektor pariwisata di Kota Malang, yang kaya akan sumber daya alam dan budaya, telah menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi yang signifikan memicu kebutuhan akan fasilitas akomodasi dan perkantoran yang memadai. Namun, perkembangan ini juga membawa tantangan, seperti keterbatasan lahan, kurangnya hotel bintang 5, dan dampak lingkungan dari pembangunan gedung. Kondisi tersebut mengharuskan pembangunan mixed-use building untuk menjadikan dua atau lebih fungsi dalam satu bangunan. Pendekatan arsitektur hijau untuk mendukung pertumbuhan ekonomi tanpa merusak lingkungan. Metode yang digunakan dalam perancangan kali ini adalah strukturalisme yang dimana menggunakan beberapa objek studi komparasi dalam penentuan bangunan dan konsep arsitektur hijau. Perancangan dengan pendekatan arsitektur hijau ini dibangun dengan memperhatikan prinsip dan standar arsitektur hijau. Hal ini menjadikan bangunan ini ramah lingkungan serta menjawab masalah keterbatasan lahan dan memperhatikan keseimbangan lingkungan.
Pusat Kebudayaan Jawa Timur dengan Pendekatan Arsitektur Ikonik di Surabaya Damayanti, Olivia; Martiningrum, Indyah
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budaya merupakan hasil karya manusia dari olah pikir dalam menjalani kehidupan dalam masyarakat. Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki beragam kebudayaan. Namun seiring dengan perkembangan zaman serta globalisasi yang terjadi, membuat masyarakat Jawa Timur kurang tertarik untuk melestarikan kebudayaan yang telah dimiliki sehingga banyak kebudayaan yang semakin lama semakin hilang keberadaannya dan kemudian punah. Selain itu, Jawa Timur belum memiliki wadah yang dapat mewadahi kegiatan kebudayaan, maka dari itu dirancanglah sebuah Pusat Kebudayaan Jawa Timur dengan Pendekatan Arsitektur Ikonik untuk membuat sebuah bangunan yang dapat menarik perhatian penggunanya dengan bentuk bangunan yang mudah dikenali. Pusat kebudayaan ini dirancang dengan menggunakan Metode Desain Pragmatisme yang dilakukan dengan eksplorasi model menggunakan model analog yang dilakukan secara berkesinambungan untuk menyelesaikan permasalahan desain. Sehingga, tercipta pusat kebudayaan yang mampu memfasilitasi kegiatan pengenalan dan pelestarian budaya di perkembangan era global saat ini yang berorientasi pada masa lalu, masa sekarang, dan masa depan serta dengan bentuk bangunan yang menarik dan tidak membosankan dapat menarik minat masyarakat untuk datang dan turut serta dalam kegiatan pelestarian budaya
Perancangan Health-Wellbeing Center di Kota Jakarta dengan Pendekatan Healing Environment Afief, Shafa Syahada; Martiningrum, Indyah
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecemasan yang tinggi akibat pengaruh media sosial, gangguan kesehatan mental pasca pandemi, stereotype negatif terhadap Generasi Z, serta tingginya persentase remaja dengan masalah kesehatan mental namun rendahnya akses terhadap layanan kesehatan mental adalah permasalahan utama yang dihadapi. Perancangan Health-Wellbeing Center bertujuan untuk menciptakan fasilitas yang mendukung pemulihan holistik melalui pendekatan Healing Environment. Konsep ini mencakup elemen alam, indra, dan psikologis. Perancangan ini menggunakan pendekatan desain rasionalisme. Langkah-langkah desain melibatkan analisis objek preseden, pengembangan aturan perakitan, dan penerapan konsep Healing Environment dalam proses desainnya. Pusat ini dirancang untuk menawarkan program kesejahteraan serta edukasi kesehatan mental, dengan tujuan menciptakan lingkungan yang mendukung pemulihan dan kesejahteraan bagi semua kalangan. Dengan fokus pada aspek alam, psikologis, dan indra, Health-Wellbeing Center diharapkan dapat mengatasi masalah kesehatan mental remaja di Jakarta. Kata kunci: Kesehatan Mental, Generasi Z, Healing Environment, Health-Wellbeing Center
Perancangan Agrihood Senior Living dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik di Kota Batu Angelina, Irene; Citraningrum, Andika
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sedang mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah penduduk lanjut usia,menjadikannya negara dengan struktur penduduk tua. Namun, peningkatan ini tidakdiimbangi dengan penyediaan fasilitas tempat tinggal yang memadai. Mayoritas hunianlansia di Indonesia hanya berfokus pada aspek fungsional dan sering mengabaikankenyamanan fisik maupun mental penghuni, sehingga prevalensi stres pada lansia dipanti sosial lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tinggal bersama keluarga.Perancangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk desain berupa hunian lansia yangterintegrasi dengan agrikultur menggunakan pendekatan arsitektur biofilik, yangmemperhatikan aspek kesejahteraan fisik dan mental pengguna. Desain Agrihood seniorliving berlokasi di Jl. Imam Bonjol Atas, Sisir, Kec. Batu, Kota Batu. Proses desainmenggunakan paradigma rasionalisme dengan metode studi preseden denganAlzheimer’s Village di Dax, Prancis sebagai preseden. Hasil desain merupakan Seniorliving yang memperhatikan aspek ramah lansia, mengintegrasikan fungsi agrikultur, danmenerapkan 12 dari 14 prinsip arsitektur biofilik. Penerapan ini diharapkan dapatmenjadi solusi untuk menyediakan lingkungan panti lansia yang sehat, meningkatkankualitas hidup penghuni lanjut usia baik secara fisik maupun mental denganmemanfaatkan potensi alam.
Tipologi Kerusakan Hunian Kawasan Rawan Bencana Gunung Semeru di Desa Supiturang Lumajang Cindy Putri Maulidina; Subhan Ramdlani
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gunung Semeru mengalami erupsi yang bersifat aktif dengan mengeluarkan material batuan, pasir, dan abu vulkanik pada tahun 2021. Lumajang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang terletak di kawasan tapal kuda dikarenakan berada di daerah yang berpotensi terjadinya gempa bumi dan letusan gunung berapi. Dusun Curah Kobokan dan Dusun Sumbersari merupakan daerah yang termasuk Kawasan Rawan Bencana III di Desa Supiturang yang mengalami dampak kerusakan bangunan sebanyak 428 bangunan di Dusun Curah Kobokan dan 380 bangunan di Dusun Sumbersari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bagaimana tipologi kerusakan hunian kawasan rawan bencana Gunung Semeru di Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang dengan membandingkan observasi visual lapangan, serta memahami ancaman, kerentanan, dan kapasitas, yang selanjutnya digunakan sebagai dasar melakukan tindakan upaya mengurangi kerusakan hunian akibat bencana Gunung Semeru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan tipologi yang digunakan untuk mengklasifikasikan objek ke dalam tipe kerusakan tertentu. Jumlah unit amatan hunian yang digunakan yaitu, terdiri dari 9 hunian menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih kualitas bahan dan kekuatan konstruksi bangunan, memperhatikan elemen-elemen bangunan terutama bagian belakang bangunan (dapur dan kamar mandi), dinding, dan atap, perlu kewaspadaan bersama seluruh elemen masyarakat di wilayah potensi tinggi bencana Gunung Semeru, dan perlunya perhatian terhadap kelompok rentan usia lanjut dan anak-anak. Kata kunci: Tipologi Kerusakan Hunian, Kawasan Rawan Bencana, Gunung Semeru, Desa Supiturang Lumajang
SPA & Wellness Center di Kota Batu dengan Konsep Arsitektur Bioklimatik Aulia Shabrina Haya; Iwan Wibisono
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SPA & Wellness center menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan wellness tourism oleh Kemenparekraf di Indonesia. Namun, faktanya 52,3% usaha SPA di Jawa Timur belum memenuhi standar usaha SPA yang berlaku. SPA & Wellness center menjadi salah satu solusi bagi masyarakat modern dalam menjaga keseimbangan kondisi fisik dan mental. SPA & Wellness center dirancang pada tapak kosong seluas ± 3,9 ha di Jalan Sultan Agung No.20, Kel. Sisir, Kota Batu, Jawa Timur. Penerapan konsep bioklimatik selaras dengan salah satu prinsip pembentuk wellness yaitu untuk menciptakan lingkungan yang sehat, serta sebagai solusi terhadap kondisi alam Kota Batu. Penerapan konsep bioklimatik berpedoman pada 6 prinsip arsitektur bioklimatik oleh Kenneth Yeang. Dalam proses perancangan, SPA & Wellness center menggunakan pendekatan desain strukturalisme dengan strategi desain analisis pola (pattern analysis). Hasil perancangan SPA & Wellness center dengan konsep bioklimatik ini adalah terciptanya keselarasan dan hubungan simbiosis mutualisme antara program pemerintah, kebutuhan masyarakat, potensi alam, dan perekonomian daerah.
Komposisi Fasad Bangunan Toko Merah Jakarta Effendi, Maharani Junissa
Jurnal Mahasiswa Departemen Arsitektur Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Mahasiswa Arsitektur
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fasad bangunan sebagai elemen visual arsitektur berperan penting penting karena fasad adalah tampak bangunan yang pertama terlihat. Fasad bangunan sebagai aspek visual memiliki fungsi sebagai pembeda bangunan yang memungkinan pengamatnya untuk menilai suatu bangunan. Bangunan Toko Merah Jakarta memiliki visual yang menarik berupa fasad bangunannya yang merupakan akulturasi dari gaya arsitektur rumah Belanda, arsitektur eropa abad ke-18, dan gaya arsitektur Cina. Fasad bangunan Toko Merah mempertahankan ciri khas fasadnya sehingga tampilan fasadnya masih terjaga. Dalam penyusunan fasad bangunan dengan nilai estetika yang tinggi, dibutuhkan komposisi yang tersusun dengan baik. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian mengenai komposisi fasad bangunan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif deskriptif. Komposisi fasad bangunan Toko Merah Jakarta terdiri prinsip komposisi berupa keseimbangan, irama, dominasi, geometri, dan kesatuan yang memengaruhi fasad bangunan secara satu kesatuan. Komposisi fasad bangunan bangunan Toko Merah Jakarta memiliki keseimbangan simetris yang ditandai dengan garis sumbu pada arah vertikal. Geometri yang digunakan sebagian besar adalah persegi dan trapesium. Irama yang terjadi pada fasad yaitu irama statis dan dinamis secara vertikal maupun horizontal. Fasad memiliki pusat perhatian pada elemen dekoratif yang menghiasi elemen fasadnya. Prinsip kesatuan ditemukan dari kesamaan raut bentuk geometris dan kesamaan warna yang digunakan. Kata kunci: komposisi, visual, fasad.