cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Analisis Gempabumi Mikro (Microearthquakes) di Kompleks Gunung Ijen, Jawa Timur Salim, Agus; Maryanto, Sukir; Purwanto, Bambang Heri
Physics Student Journal Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap aktifitas gempabumi mikro gunungapi Ijen, Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan sebaran posisi sumber gempabumi mikro yang terjadi di gunungapi Ijen. Meskipun sistem perekaman seismik Gunung Ijen terdiri dari 6 buah stasiun permanen, namun dalam penelitian ini hanya digunakan 4 stasiun yaitu Terowongan (TRWI), IJEN, Kawah Ijen (KWUI) dan POSI. Kemudian rekaman seismik dari ketiga stasiun tersebut diseleksi berdasarkan magnitudonya sehingga diperoleh sinyal gempabumi mikro. Sinyal-sinyal yang telah terseleksi kemudian ditentukan waktu tiba gelombang s dan p. Dari data ts-tp yang diperoleh maka dapat ditentukan sebaran posisi sumber gempanya. Dari aktivitas gempabumi mikro dalam kurun waktu Desember 2011 sampai Juli 2012 diperoleh karakteristik gempabumi mikro Gunung Ijen mempunyai kandungan frekuensi antara 0.5 hingga 3.5 Hz, magnitudo gempa antara 0.6 hingga 2.9, beda waktu tiba gelombang s dan p (ts-tp) berkisar antara 3 hingga 10 sekon dengan sebaran episenter dominan di timur Gunung Ijen dan hiposenter yang mempunyai kedalaman gempa7 Km hingga 50 Km.   Kata Kunci : Gempabumi mikro, Hiposenter, Episenter, Gunung Ijen
PEMANFAATAN ARANG BATOK KELAPA SEBAGAI FILTER ROKOK TERHADAP EMISI PARTIKEL ULTRAFINE PADA ASAP MAINSTREAM ROKOK Sholihah, Binti Faridhatus; Yudi, Arinto; Yuana, Firdy
Physics Student Journal Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan arang batok kelapa sebagai bahan pengganti filter rokok terhadap emisi partikel ultrafine asap mainstream rokok. Penggunaan bahan filter dari arang batok kelapa karena bahan tersebut dapat menghasilkan karbon aktif berkualitas yang dapat menyerap senyawa hasil pembakaran tembakau rokok. Pada penelitian ini menggunakan 1 macam rokok  dan 5 variasi massa arang batok kelapa yang digunakan yaitu  (0.6, 0.625, 0.65, 0.675, 0.7) gram. Pengukuran partikel ultrafine pada penelitian ini menggunakan P-track UPC model 8525. Hasil penelitian menunjukkan trend bahwa semakin banyak arang batok kelapa yang digunakan sebagai bahan pengganti filter rokok maka partikel ultrafine akan menurun. Semakin besar tingkat kerapatan  pada filter dari arang batok kelapa maka konsentrasi partikel ultrafinenya  akan semakin kecil. Prosentase emisi partikel ultrafine untuk  rokok tersebut  didapatkan  kisaran penurunan sebesar 83% sampai dengan 30%. Nilai  korelasi pada penelitian ini menunjukkan hubungan penurunan yang linier. Kata kunci : arang batok kelapa, partikel ultrafine, faktor emisi, asap  mainstream.
PENGUKURAN PAPARAN DAN DOSIS KEDALAMAN RADIASI BETA DENGAN MENGGUNAKAN EXTRAPOLATION CHAMBER Indriani, Dewi; Noor, Johan A.E; Bunawas, Bunawas
Physics Student Journal Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menganalisa paparan dan dosis kedalaman radiasi beta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan paparan radiasi dan dosis kedalaman dengan menggunakan alat Bohm Extrapolation Chamber. Pengukuran laju paparan radiasi beta dilakukan dengan menggunakan variasi terhadap jarak dan sudut, sementara pengukuran dosis kedalaman radiasi beta dilakukan dengan menggunakan medium Mylar dan PMMA. Dari hasil pengukuran paparan dan dosis kedalaman radiasi beta analisis didapatkan bahwa laju paparan radiasi sumber radiasi beta Sr-90/Y-90 dan Kr-85 yang diperoleh dari sumber bekas industri. Laju paparan radiasi beta untuk sumber Sr-90/Y-90 sebesar 252,79 mGy/h (30 cm) dan 88,12 mGy/h (50 cm) sedangakan untuk sumebr Kr-85 sebesar 93,71 mGy/h (30 cm). Dan dapat dinyatakan bahwa laju dosis radiasi beta bergantung pada jarak dan fungsi sudut.     Kata kunci : radiasi beta, Bohm Extrapolation Chamber, paparan radiasi beta, dosis kedalaman,
IDENTIFIKASI DAERAH SESAR DAN INTRUSI BERDASARKAN PERBANDINGAN ANTARA FILTER( RTP,UPWARD,DOWNWARD, dan ANILTIC SIGNAL ) DATA MAPPING REGIONAL MAGNETIK DAERAH GARUT, JAWA BARAT Fashihullisan, ALathief; Susilo, Adi; Pajrin, Agus
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur permukaan dapat diperkirakan berdasarkan anomali magnet yang berasal dari materi-materi di bawahnya. Data tersebut dipetakan dalam profil pemetaan intensitas magnet total. Selanjutnya dibandingkan dengan filter-filter data magnet, diantaranya upward continuation, downward continuation, reduce to magnetic pole dan analytic signal untuk diketahui dengan pasti posisinya. Pola anomali magnet berupa nilai anomaly tinggi dan rendah yang lebar mencirikan struktur patahan/sesar. Sedangkan nilai anomaly tinggi yang dikelilingi nilai anomaly rendah menunjukan adanya pola struktur intrusif. Dengan metode survey regional magnetik, maka akan dapat diketahui pemetaan pola anomaly magnet dengan efisien dan mampu terintegrasi dengan baik. Metode ini mampu menjadi acuan dalam survey detail geologi dan geofisika.  
PEMANFAATAN PIC18F4550 SEBAGAI ANTARMUKA KOMUNIKASI USB UNTUK PENCACAH FREKUENSI Syahbana, Muh Ali
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi data dapat dilakukan dengan menggunakan serial atau parallel. Komunikasi serial banyak digunakan karena penggunaan kabel yang sedikit. Komunikasi USB merupakan komunikasi serial yang sering digunakan dalam perangkat instrumentasi. Dengan memanfaatkan komunikiasi USB pengiriman data instrument ke komputer dapat berjalan cepat dan mudah. Dalam penelitian ini telah dilakukan pembuatan pencacah frekuensi dengan mennggunakan mikrokontroller dengan pengiriman data hasil pencacahan dilakukan menggunakan sistem komunikasi USB. Untuk memudahkan dalam penggunaan, sistem komunikasi menggunakan kelas HID dan ditangani secara langsung oleh mikrokontroller PIC18F4550. Hasil percobaan menunjukkan pengiriman data hasil pencacahan dapat dilakukan dengan baik dan diterima oleh program pada computer tanpa memerlukan tambahan driver khusus pada komputer. Data pencacahan frekuensi dikirimkan ke computer setiap 1 detik. Dengan mengikuti standar protocol format data, data yang dikirimkan dapat diterima oleh computer sebagai data frekuensi pencacah dan selanjutnya dapat diolah oleh komputer.
Kajian Karakteristik Biolistrik Kulit Ikan Lele (Clarias Batrachus) Dengan Metode Dielektrik Frekuensi Rendah Hidayat, Mokhamad Robby; S. Widodo, Chomsin; Saroja, Gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian karakteristik biolistrik kulit ikan lele (Clarias Batrachus) dengan metode dielektrik frekuensi rendah berdasarkan pengukuran kapasitansi dan impedansi telah dilakukan menggunakan arus AC yang bertujuan untuk penetuan kualitas kesegaran produk perikanan non-destruktif dan mengukur karakteristik biolistrik (kapasitansi, konduktivitas dan konstanta dielektrik) kulit ikan lele. Pengukuran dilakukan menggunakan plat tembaga paralel dan LCR meter GW-instek seri 816 dengan  probe ganda L dan H,  dan diukur pada frekuensi dibawah 2 kHz yaitu dari 100 Hz sampai 1000 Hz. Pengukuran yang dilakukan akan membandingkan karakteristik biolistrik dengan keadaan fisik dari bahan untuk mendeteksi kesegaran kulit ikan lele. Kapasitansi dan konstanta dielektrik semakin turun ketika frekuensi dinaikkan. Penurunan nilainya secara eksponensial terutama pada frekuensi dibawah 1000 Hz, konduktivitas kulit ikan lele naik secara logaritmik ketika frekuensi juga dinaikkan. Karakteristik biolistrik (kapasitansi, konduktivitas dan konstanta dielektrik) menurun selama 7 jam pengamatan yang dilakukan. Karakteristik biolistrik dari kulit ikan lele dapat digunakan untuk mendeteksi tingkat kesegaran ikan lele.   Kata kunci : karakteristik Biolistrik,metode dielektrik dan kulit ikan lele
pengaruh radiasi gelombang radio Wi-Fi pada kandungan protein telur ayam ras fajariyah, aviana; juswono, unggul pundjung; widodo, chomsin sulistya
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian tentang pengaruh radiasi gelombang radio Wi-Fi pada kandungan protein telur ayam ras.pendugaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama paparan dan jarak paparan radiasi gelombang radio Wi-Fi terhadap kandungan protein telur ayam ras. Pengambilan data dilakukan dengan mendekatkan telur ayam ras pada sumber gelombang radio Wi-Fi  dalam variasi jarak dan waktu paparan. Telur-telur tersebut kemudian diuji dengan menggunakan spektrofotometer untuk menganalisa kandungan proteinnya Hasil penelitian menunjukkan lama paparan dan jarak paparan berpengaruh terhadap penurunan nilai kandungan protein telur ayam ras. Penurunan kandungan protein dipengaruhi oleh vibrasi (getaran) yang dihasilkan gelombang radio tersebut. Semakin lama waktu pemaparan maka radiasi yang diterima telur akan semakin banyak dan semakin dekat jaraknya maka radiasi yang diterima telur juga akan semakin banyak. Kata Kunci: Wi-Fi, gelombang radio, radiasi, telur ayam dan protein.
PENGUKURAN EFEKTIVITAS TANAMAN BAYAM (Amaranthus sp.) DALAM PENYERAPAN LOGAM TIMBAL (Pb) PADA LAHAN TPA SUPIT URANG, MALANG Sari, Septiana Kurnia; juswono, unggul pundjung; widodo, chomsin sulistya
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilakukan untuk mengukur efektivitas tanaman bayam (Amaranthus sp.) dalam menyerap logam timbal (Pb) pada lahan TPA Supit Urang, Malang. Penelitian dilakukan terhadap tanaman bayam yang ditumbuhkan dalam media tanah yang terkontaminasi logam berat Pb dengan konsentrasi awal 3,33 ppm. Pengamatan dilakukan dalam waktu 7, 11, 15, 19, 23 dan 27 hari setelah masa penanaman. Sampel tanaman dipisahkan antara bagian akar, batang dan daun. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa konsentrasi Pb dalam tanah berkurang dan pada tanaman meningkat. Selama 27 hari, konsentrasi Pb dalam tanah yang ditanami bayam berkurang hingga 0,91 ppm. Pada awal pengamatan, konsentrasi Pb pada akar, batang dan daun tanaman bayam berturut-turut sebesar 1 ppm, 0,91 ppm dan 0,75 ppm. Pada akhir pengamatan, konsentrasi Pb pada akar, batang dan daun tanaman bayam berturut-turut sebesar 1,31 ppm, 1,15 ppm dan 1,09 ppm. Kata kunci : fitoremediasi, timbal (Pb), tanah, tanaman bayam
IDENTIFIKASI SESAR DI DAERAH PONGKOR BOGOR JAWA BARAT DENGAN MENGGUNAKAN METODE GAYABERAT sidik, Ibnu fajar; Susilo, Adi; Sulastomo, Ganjar
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang identifikasi sesar di daerah pertambangan Pongkor kabupaten Bogor provinsi Jawa Barat menggunakan metode gayaberat. Metode gayaberat dapat diaplikasikan untuk memetakan daerah yang mengalami deformasi struktural berupa sesar. Metode ini juga dapat digunakan untuk melihat daerah kemungkinan terjadinya mineralisasi berdasarkan keberadaan struktur tersebut. Pada penelitian ini, data anomali gayaberat yang didapatkan dari hasil pengukuran data sebanyak 175 stasiun pengukuran. Indikasi adanya sesar di daerah penelitian ini didapatkan berdasarkan hasil pemodelan keadaan bawah permukaan. Pemodelan ini terdiri dari tiga lintasan (lintasan 1, 2 dan 3) dan di-overlay dengan data topografi lintasan untuk mengetahui keberadaan sesar pada daerah tersebut. Dari pemodelan ketiga lintasan didapatkan variasi desitas batuan  Untuk lintasan 1, lintasan 2 dan lintasan 3 berturut-turut memiliki variasi nilai densitas antara 2.0 g/cm3 s.d 3.5 2.0 g/cm3, 2.2 g/cm3 s.d 3.4 g/cm3 dan 2.2 g/cm3 s.d 3.1 g/cm3. Serta dapat diidentifikasi adanya 3 (tiga) sesar pada daerah tersbut. Kata kunci. Deformasi Struktural, mineralisasi, Sesar, gayaberat dan densitas batuan.
STUDI KARAKTERISTIK BIOLISTRIK MEMBRAN TELUR BEBEK SEBAGAI BAHAN DIELEKTRIK setyani, nella; Widodo, Chomsin; saroja, gancang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik biolistrik yang ada pada membran telur bebek meliputi nilai kapasitansi, impedansi dan konstanta dielektrik membran dengan perlakuan perendaman membran pada konsentrasi larutan elektrolit yang berbeda. Pengukuran nilai biolistrik membran dilakukan dengan metode dielektrik pada rangkaian plat kapasitor sejajar yang ditengahnya disisipkan membran telur bebek sebagai bahan dielektrik kemudian dihubungkan pada LCR meter GW-instek seri 816. Frekuensi yang digunakan adalah frekuensi rendah berkisar antara 100 Hz – 2000 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar frekuensi yang diberikan maka nilai kapasitansi, impedansi dan konstanta dielektrik membran telur bebek semakin rendah. Perendaman membran  pada larutan elektrolit mempengaruhi karakteristik biolistrik membran. Semakin besar konsentrasi yang diberikan nilai kapasitansi dan konstanta dielektrik membran meningkat dan nilai impedansinya menurun. Dari nilai konstanta dielektrik yang dihasilkan dapat disimpulkan bahwa membran telur bebek dapat digunakan sebagai alternatif bahan dielektrik karena memiliki konstanta dielektrik yang lebih besar dibandingkan dengan konstanta dielektrik udara.

Page 6 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2013 2014