cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Physics Student Journal
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
APLIKASI METODE TRANSFORMASI WAVELET UNTUK MEREDUKSI GROUND ROLL NOISE PADA DATA SEISMIK 2D DARAT Yuliantono, Atok; Susilo, Adi; Avianthara, Bambang
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang proses reduksi ground roll noise telah dilakukan pada data seismic 2D darat dengan menggunakan metode transformasi wavelet. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses reduksi ground roll noise dengan menggunakan metode transformasi wavelet dan parameter yang mempengaruhinya. Ground roll adalah salah satu jenis gelombang permukaan yang timbul akibat perpaduan gelombang P dan gelombang S arah vertikal. Ground roll dicirikan dengan kecepatan dan frekuensinya yang rendah serta memiliki amplitudo tinggi yang mampu menyamarkan data. Metode transformasi wavelet adalah suatu metode yang melakukan dekomposisi data ke dalam sejumlah bagian dengan konten frekuensi yang berbeda yang disebut dengan subdata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode transformasi wavelet mampu mereduksi ground roll noise dengan mengeliminasi sejumlah subdata dan mengaplikasikan batasan wilayah reduksi yang berupa kecepatan untuk menghindari tereduksinya sinyal refleksi pada saat proses reduksi. Dalam prosesnya, metode transformasi wavelet dipengaruhi oleh parameter jumlah level dekomposisi, subdata terpilih, dan batas wilayah reduksi.
Pengukuran Densitas Bahan Organik Berskala Milli-Liter (mL) dengan Metode Levitasi Magneto-Archimedes Menggunakan Sumber Magnet Tunggal Sucipto, David Adi; Saroja, Gancang; Nuriyah, Lailatin
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Densitas bahan merupakan suatu parameter  yang dapat memberikan informasi keadaan fisika dan kimia suatu bahan. Dalam laboratorium riset, pengukuran densitas bahan sampel menjadi tahapan yang sangat penting karena densitas bahan merupakan representasi dari populasi sample. Saat ini, masih diperlukan cara pengukuran densitas sampel berukuran kecil dengan metode yang sederhana, tidak mahal, praktis, cepat, serta memiliki keakuratan yang tinggi. Metode levitasi Magneto-Archimedes merupakan metode mengukur densitas bahan dengan cara melevitasi bahan diamagnetik didalam suatu fluida magnetik. Dengan memberikan gradien medan magnet pada fluida magnetik, bahan yang ingin diketahui densitasnya akan terlevitasi dengan ketinggian sebagai fungsi dari densitas dan susceptibilitas dari bahan dan fluida magnetik serta kuat medan magnet yang digunakan. Dalam penelitian ini digunakan fluida magnetik Manganese(II) Chloride Tetrahydrate (MnCl2 4H2O) dan sumber medan dari magnet permanen Neodimium (NIB atau NdFeB) berbentuk silinder. Bahan yang digunakan adalah keju, putih telur, dan daging sapi. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa nilai densitas dari sampel bahan berupa keju yang memiliki densitas sebesar 1265 ± 21 kg/m3, putih telur sebesar 1320 ± 48 kg/m3, dan daging sapi sebesar 1550 ± 75 kg/m3.
Pendugaan Struktur Bawah Permukaan Gunungapi Kelud Berdasarkan Survei Gayaberat ranz, jumransyah; Dr, Sunaryo; M.BA, Wasis
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi geofisika dengan metode gayaberat di kawasan Gunungapi Kelud dan sekitarnya menggunakan Gravitimeter La Coste & Romberg tipe G-1053 dengan interval 1 km yang tersebar di area seluas 20x30 km² dengan 203 titik ukur. Pengolahan data dilakukan sampai diperoleh anomali Bouguer. Densitas Bouguer ditentukan menggunakan metode Paranis, dengan densitas Bouguer yang dihasilkan sebesar 2,51 gr/cm2. Anomali Bouguer lengkap diproyeksikan ke bidang datar dengan metode Dampney pada ketinggian 800 m dpl dengan kedalaman sumber equivalen titik massa 2600 m dpl. Pemisahan anomali lokal dan regional dilakukan dengan metode kontinuasi keatas pada ketinggian 4000 m dari bidang datar. Berdasarkan interpretasi kualitatif diperoleh anomali positif berkisar 35 sampai 140 mGal, sedangkan Interpretasi secara  kuantitatif dengan metode poligon 2D diperoleh  beberapa jenis batuan yaitu andesit, basalt, lava dan magma.   Kata kunci: Metode Gayaberat, Densitas, Gravitimeter, G.Kelud
STUDI IDENTIFIKASI KOMPOSISI OBAT DAN LIMBAH BALUR BENZOQUINON (BQ) HASIL TERAPI PEMBALURAN DENGAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPY (SEM) RIANITA, YUNNIA; S. Widodo, Chomsin; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan studi identifikasi komposisi obat dan limbah balur BQ dengan tujuan untuk mengamati morfologi permukaan dan komposisi unsur dengan menggunakan SEM-EDX. Hasil penelitian dengan SEM menunjukkan morfologi permukaan obat balur BQ terdiri dari aglomerasi partikel dengan ukuran yang tidak seragam sedangkan pada limbah balur menunjukkan seperti jaringan (tissue) kulit yang mengindikasikan gabungan antara obat dan kulit. Selanjutnya pada hasil EDX, komposisi unsur obat balur terdiri dari 48% karbon (C), 52% oksigen (O), 0,23% natrium (Na), 0,35% magnesium (Mg) dan 0,28% kalsium (Ca). Selain itu, komposisi unsur karbon pada limbah balur BQ bertambah menjadi 71%. Persentase unsur karbon dalam limbah balur BQ bertambah karena obat balur BQ dapat menyerap unsur karbon di dalam tubuh saat proses pembaluran. Unsur karbon yang meningkat di dalam tubuh akan menggantikan oksigen dalam berikatan dengan hemoglobin (Hb). Fungsi hemoglobin untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu sehingga akan menghambat metabolisme dalam tubuh. Kata kunci : obat dan limbah balur, komposisi unsur, SEM-EDX
Pengukuran Neutron Cepat di Ruang LInac Medis Menggunakan Detektor Jejak Nuklir CR-39 Firmansyah, Muhammad Agus; Juswono, Unggul Punjung; -, Bunawas
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akselerator linear medis (linac) merupakan pesawat pemercepat partikel yang digunakan dalam radioterapi. Linac dapat menghasilkan foton sinar-X energi tinggi yang sangat efektif untuk menyembuhkan tumor atau kanker. Akan tetapi linac yang dioperasikan lebih dari 8 MV dapat menghasilkan radiasi tambahan berupa neutron. Neutron tersebut dapat meningkatkan dosis pada pasien selama proses terapi maupun pada pekerja. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran neutron untuk mengetahui distribusi dosis dan fluks neutron, khususnya neutron cepat, di ruang linac medis tersebut. Pengukuran neutron dilakukan dengan menggunakan detektor jejak nuklir CR-39, yang dilapisi radiator polietilen dan filter tembaga (Cu). Detektor dikalibrasi terlebih dahulu menggunakan sumber neutron standar 241Am-Be di laboratorium neutron PTKMR-BATAN dan diperoleh kurva kalibrasi berupa garis lurus linear. Sejumlah detektor kemudian diletakkan pada beberapa titik di ruangan 10 MV linac medis di rumah sakit Siloam Simatupang. Setelah penyinaran, detektor dietsa dengan larutan NaOH 6,25 N pada suhu 70ºC selama 7 jam, kemudian jejak pada detektor dihitung dengan menggunakan mikroskop optik. Hasil pengukuran menunjukkan distribusi dosis dan fluks neutron cepat di ruang linac medis tersebut nilainya bervariasi mulai dari yang terbesar di titik isocenter pada meja pasien, kemudian menurun seiring semakin jauh jaraknya dari isocenter, dan minimum pada ruang kontrol.
Studi Pengaruh Laju Pemanasan Terhadap Morfologi pada Penumbuhan Lapisan ZnPc di Atas Quartz Crystal Microbalance (QCM) dengan Metode Evaporasi Sutantri, Ratih Endah; Wulansari, Iin Hidayanti; Santjojo, D. J. Djoko Herry; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quartz Crystal Microbalance merupakan sensor massa berukuran mikro sampai dengan nanogram yang tengah dikembangkan sebagai biosensor. QCM memiliki kelemahan mudah teroksidasi dan permukaannya kurang rata yang dapat mengganggu sistem kerjanya. QCM perlu dilapisi permukaannya untuk melindungi dan mengikat biomolekul yang akan dideteksi. Pada penelitian ini dilakukan pelapisan ZnPc pada permukaan QCM yang sebelumnya telah dilapisi polistiren terlebih dahulu. Penumbuhan lapisan ZnPc dilakukan dengan metode evaporasi.  Sumber deposisi berupa ZnPc yang dilarutkan dalam dimetilformamida (DMF) untuk mempermudah proses evaporasi.  Salah satu parameter yang mempengaruhi proses evaporasi adalah laju pemanasan pada sumber deposisi yang variasi besarnya mempengaruhi morfologi dan komposisi lapisan yang terbentuk. Morfologi lapisan yang ditunjukkan oleh mikroskop optik dan SEM memperlihatkan pada laju pemanasan kondisi 1 terkonsentrasi di tengah, sementara pada laju pemanasan kondisi 2 dan kondisi 3 menghasilkan lapisan yang lebih merata. Kata kunci : laju pemanasan, ZnPc, QCM, evaporasi, morfologi
Pemodelan Konfigurasi Batuan Dasar Dan Struktur Geologi Bawah Permukaan Menggunakan Data Anomali Gravitasi Di Daerah Pacitan – Arjosari – Tegalombo, Jawa Timur Indrianti, Yesika Wahyu; Susilo, Adi; Gultaf, Hikhmadhan
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian geofisika telah dilakukan dengan metode gravitasi yang meliputi wilayah Kabupaten Pacitan, kecamatan Arjosari dan Tegalombo. Data anomali gravitasi yang digunakan adalah data sekunder hasil digitasi peta Anomali Bouguer lembar Pacitan, Jawa yang disusun oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Bandung. Dalam penelitian ini ditunjukkan secara lebih jelas mengenai kondisi geologi bawah permukaan dan konfigurasi batuan dasarnya (basement). Data anomali hasil digitasi digabungkan dengan data topografi. Data topografi diperoleh dari http://topex.ucsd.edu yang telah tergrid setiap 1 menit. Ukuran dan spasi grid data anomali Bouguer dan topografi dibuat sama dengan ukuran grid 64 x 100  serta spasi grid 555 meter untuk dibawa ke dalam proses reduksi bidang datar dengan menggunakan metode sumber ekuivalen titik massa. Pemisahan anomali regional dan residual dilakukan dengan menggunakan metode moving average dengan lebar window yang digunakan 21x21. Pemodelan bawah permukaan diperoleh dari membuat lintasan sebanyak 13 lintasan. Hasil pemodelan menunjukkan terdapat 2 orientasi sesar yang mengarah dari timur laut-barat daya dan barat laut-tenggara. Gambaran mengenai sesar Grendulu yaitu sesar yang tampak di permukaan dan melewati daerah penelitian (Pacitan, Arjosari dan Tegalombo) sampai di lapisan batuan dasar dengan arah orientasi barat daya-timur laut. Densitas lapisan batuan dasar sebesar 2,81 gr/cm3 yang diperoleh dari nilai kontras batuan pada pemodelan. Pada penelitian ini lapisan batuan dasar mencapai kedalaman 2 km  hingga 3,7 km.
PENGARUH KONSENTRASI DAN VISKOSITAS LARUTAN POLISTIREN TERHADAP MORFOLOGI PERMUKAAN DAN KETEBALAN LAPISAN ZnPc PADA PERMUKAAN QCM J. P., Antonius Prisma; H. S., D. J. Djoko; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

QCM adalah sensor yang sensitive terhadap perubahan massa pada permukaannya. Pada penelitian sebelumnya, telah dilakukan modifikasi permukaan  QCM menggunakan polistiren dengan pelarut chloroform (Sakti, et al., 2012). Hasil penelitian tersebut menggunakan metode air brush dan spin coating. Hasil dari penelitian menunjukkan dengan teknik air brush menghasilkan lapisan yang lebih tebal, permukaan yang lebih kasar, dan massa yang terdeposisi juga lebih besar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengamati pengaruh konsentrasi larutan polistiren terhadap morfologi lapisan ZnPc serta pengaruh konsentrasi larutan polistiren terhadap ketebalan lapisan ZnPc. Hasil penelitian menunjukkan penambahan nilai konsentrasi dari larutan mempengaruhi ketebalan dari lapisan yang dihasilkan. Hal ini dikarenakan nilai dari viskositas larutan meningkat sebanding dengan kenaikan nilai dari konsentrasi larutan. Di samping itu, morfologi permukaan yang menggunakan konsentrasi 5% memiliki morfologi lebih kasar daripada konsentrasi yang lebih rendah. Hal ini disebabkan karena pada konsentrasi rendah, nilai viskositas larutan juga berkurang. Morfologi ini mempengaruhi ketebalan dari lapisan ZnPc yang terdeposisi pada permukaan QCM. Semakin tinggi konsentrasi larutan mengakibatkan semakin kasar permukaan polistiren yang terbentuk sehingga semakin tebal lapisan ZnPc yang terdeposisi.
Studi Penumbuhan Lapisan Zinc Phthalocyanine (ZnPc) di Atas Substrat Kaca dan Substrat Polistiren dengan Metode Evaporasi Wulansari, Iin Hidayanti; Sutantri, Ratih Endah; H. Santjojo, Djoko; Masruroh, Masruroh
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biosensor merupakan perangkat uji yang memanfaatkan biomolekul untuk mendeteksi suatu zat. Perangkat ini dibuat dengan mengimobilisasi biomolekul di atas pemukaan transduser. Permukaan transduser perlu dilapisi lapisan tertentu agar dapat diimobil dengan biomolekul. Pada penelitian ini dibuat lapisan ZnPc di atas substrat kaca dan substrat polistiren dengan metode evaporasi. Parameter deposisi yang dipelajari adalah pada kondisi tegangan kumparan sebesar 3 V, jarak substrat sebesar 1 cm, dan laju pemanasan 67%. Kemudian, lapisan hasil deposisi diamati morfologi permukaannya menggunakan mikroskop optik dan scanning electron microscopy (SEM). Komposisi penyusun lapisan ZnPc juga diamati menggunakan SEM EDX. Hasil pengamatan menggunakan mikroskop optik dan SEM menunjukkan bahwa ZnPc terdeposisi menyebar di permukaan kaca, sedangkan di permukaan polistiren cenderung terkonsentrasi pada rongga dipermukaannya. Pengamatan menggunakan SEM EDX menunjukkan bahwa lapisan ZnPc di atas substrat polistiren mengandung lebih banyak atom N daripada lapisan di atas substrat kaca. Hal ini mengindikasikan bahwa ZnPc terdeposisi lebih banyak di atas substrat polistiren daripada substrat kaca. Dari hasil pengamatan morfologi dan komposisi disimpulkan bahwa lapisan ZnPc di atas substrat polistiren dapat digunakan untuk penelitian lanjutan dalam bidang biosensor khususnya pada sensor quartz crystal microbalance (QCM).Kata Kunci: QCM, Lapisan Tipis, Zinc Phthalocyanine (ZnPc), DMF, Evaporasi
Pengaruh Komposisi Kitosan Terhadap Sifat Mekanik dan Biodegradable Bioplastik Hartatik, Yunita Dwi; Nuriyah, Lailatin; Iswarin, Siti Jazimah
Physics Student Journal Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Department of Physics - Faculty of Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bioplastik merupakan bahan alternatif untuk menggantikan plastik kemasan konvensional agar tidak mencemari lingkungan. Bioplastik dibuat dengan polimer alam sebagai bahan utama sehingga mudah dicerna oleh mikroorganisme. Penambahan kitosan pada bioplastik diharapkan mampu menghasilkan bioplastik yang tahan lama. Kitosan merupakan biopolimer yang memiliki zat antimikrobial sehingga dapat digunakan sebagai bahan pengawet. Pada penelitian ini dipelajari mengenai pengaruh penambahan kitosan terhadap sifat mekanik dan  degradasi bioplastik. Pembuatan bioplastik menggunakan metode blending dan dikeringkan pada suhu ruang (22,0±0,5)°C dengan kelembapan (45±1)% selama 4 hari. Bahan utama bioplastik yang digunakan berupa pati ubi kayu, agar-agar, dan gelatin dengan sorbitol dan gliserol sebagai pemlastis. Variasi komposisi kitosan yang ditambahkan adalah 0%, 1%, 2%, 3% dan 5%. Karakterisasi bioplastik dilakukan dengan uji tarik dan uji biodegradable. Pada sebagian sampel uji tarik dilakukan uji pengaruh pemanasan bioplastik pada suhu 45°C terhadap nilai kuat tarik. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tarik optimum sebesar (9,85 ±1,51) MPa pada penambahan kitosan 1%. Sedangkan pengaruh pemanasan bioplastik pada suhu 45°C telah menambah nilai kuat tarik optimum pada penambahan kitosan 3% sebesar (10,88 ± 0,79) MPa. Bioplastik terdegradasi hampir 75% dalam 15 hari.

Page 7 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2013 2014