cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal e-Komunikasi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new media
Arjuna Subject : -
Articles 1,336 Documents
Representasi Posfeminisme dalam Drama Korea “Vincenzo” Meiliana Sukwanto; Daniel Budiana; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drama Korea “Vincenzo” merupakan drama bergenre dark, crime, dan dark comedy, garapan sutradara perempuan Kim Hee Won, yang tayang di tahun 2021. Dalam drama ini, posfeminisme direpresentasikan lewat karakter perempuan, yang diceritakan sebagai sosok dominan, tidak lemah, dan memiliki pengaruh besar dalam setiap masalah. Belakangan ini produk Hallyu, termasuk drama, sering kali menggambarkan posfeminisme melalui karakter perempuan sebagai sosok yang percaya diri dan memiliki eksistensi, serta dapat mengekspresikan diri tanpa terjerat konsep superior-inferior. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui representasi posfeminisme dalam drama Korea Vincenzo.Metode yang digunakan adalah semiotika milik John Fiske, yang terdiri dari 3 level yaitu, level realitas, level representasi, dan level ideologi. Dengan hasil, perempuan sebagai posfeminisme dalam drama Korea Vincenzo, merupakan perempuan yang aktif di ruang publik dan memiliki intelegensi intrapersonal. 
Representasi Pola Komunikasi Keluarga Cina Dalam Film Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings Celine Rea Emmanuela; Desi Yoanita; Chory Angela Wijayanti
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola komunikasi dalam keluarga Cina seringkali berisikan ajaran-ajaran yang tegas dengan nilai disiplin tinggi terhadap anak-anaknya. Dengan konsep Confucianism dan filial piety yang mendasari hubungan sosial mereka, membuat pola komunikasi keluarga Cina berbeda dengan pola komunikasi keluarga pada umumnya. Pada penelitian kali ini, peneliti menggunakan pendekatan secara kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode semiotika yang dibantu dengan kode-kode televisi miliki John Fiske untuk menemukan penggambaran representasi pola komunikasi keluarga Cina dalam film "Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings" karya Marvel Cinematic Universe. Hasil penelitian ini memperlihatkan bagaimana penggambaran pola komunikasi keluarga Cina yang dapat berubah dari pola conversation oriented menjadi conformity oriented dikarenakan terjadinya sebuah kejadian tidak terduga (unpredictable stress), seperti meninggalnya ibu. Meninggalnya ibu menyebabkan ayah dalam keluarga Cina menjadi distant terhadap anak-anaknya. Penelitian ini juga menemukan jika pola komunikasi keluarga Cina digambarkan menerapkan nilai-nilai patriarki dalam praktiknya.
Proses Coping Pada Remaja yang Menghadapi Aggressive Communication dari Orang Tua di Masa Pandemi Moh Zidane Malem Diwa Noer; Desi Yoanita; Agusly Irawan Aritonang
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dijalankan untuk melihat bagaimana proses coping dari remaja yang menghadapi komunikasi aggressive dari orang tua mereka, dengan keluarga,latar belakang serta gender yang berbeda, peneliti ingin melihat bagaimana para remaja ini sebagai individu menjalankan coping coping mereka masing – masing dalam menghadapi komunikasi aggressive.pendekatan yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif desriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, sedangkan untuk metode yang digunakan adalah studi kasus milik Yin. Penelitian ini menemukan persamaan serta perbedaan bagi kedua remaja dalam melakukan coping coping mereka masing - masing dalam menghadapi komunikasi aggressive dari orang tua mereka seperti dalam penelitian ini salah satu persamaan dalam kedua remaja ini dalam melakukan coping adalah sama – sama menggunakan metode seeking social support.
Efektivitas Penggunaan Lifni Sanders sebagai Celebrity Endorser dalam Peluncuran 4 Shades Cushion di Akun Instagram @somethincofficial Gwyneth Audrey Sutikno; Inri Inggrit Indrayani; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berlatar dari kritikan Lifni Sanders dan sebagian besar masyarakat Indonesia mengenai stigma standar kecantikan di Indonesia yang dikonstruksi oleh media sosial sekaligus banyaknya cushion yang beredar baik dari dalam maupun luar negeri, Somethinc hadirkan cushion dengan 4 shades terbaru pada salah satu produknya yang dinamakan ‘Copy Paste Breathable Mesh Cushion’. Somethinc berkolaborasi dengan Lifni Sanders, yakni seorang beauty vloggers asal Papua yang sudah terjun dalam industri kecantikan sejak tahun 2013. Dikarenakan tidak semua endorsement pasti mendapatkan feedback yang sepadan dengan biaya yang dikeluarkan, maka penting bagi perusahaan untuk mengevaluasi celebrity endorser yang telah digunakan dalam menyampaikan pesan iklan di media sosial. Efektivitas celebrity endorser dalam penelitian ini diukur dengan menggunakan model TEARS menurut Shimp (2006), yakni Trustworthiness, Expertise, Attractiveness, Respect, dan Similarity. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif, dengan menggunakan metode survei. Survei yang disebarkan secara online telah dilakukan pada 397 responden sesuai dengan kriteria. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa penggunaan Lifni Sanders sebagai celebrity endorser dalam peluncuran 4 shades terbaru ‘Copy Paste Breathable Mesh Cushion’ Somethinc di akun Instagram @somethincofficial dapat dinyatakan efektif karena berada pada rentang skala 3.10<a<5.00. Indikator similarity tidak berpengaruh signifikan dalam meningkatkan efektivitas pesan iklan selama indikator expertise menghasilkan jumlah mean tertinggi.
Representasi Disfungsi Keluarga dalam Film Disney “Encanto” Michielle Erica Wilson; Daniel Budiana; Megawati Wahjudianata
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana disfungsi keluarga direpresentasikan melalui film Disney “Encanto”. Pendekatan yang dilakukan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode semiotika televisi John Fiske melalui tiga level yaitu level realitas, representasi dan ideologi. Peneliti menggunakan karakteristik disfungsi keluarga milik Donna F. LaMar dan Michele Meleen untuk menemukan penggambaran disfungsi keluarga, yaitu nonexistent or poor support for individuals, conditions for care, ineffective communication, excessive criticism, excessive expectations, dan the use of blame. Keluarga Madrigal digambarkan sebagai keluarga magis yang dapat diandalkan namun tertekan oleh tuntutan Kepala Keluarga. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana kepala keluarga yang konservatif sebagai feminisme dengan pola asuh otoriter, dan dampak pada anggota keluarganya.
Strategi Media Sosial Brand Kopi Titik Koma Di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Media Sosial Instagram Johar Firdaus Lisapaly; Lady Joanne Tjahyana; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi media sosial yang diterapkan oleh brand Kopi Titik Koma di masa pandemi Covid-19 melalui media sosial Instagram. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan melakukan wawancara dengan dua narasumber secara online dan offline. Strategi media sosial yang diterapkan merupakan salah satu aktivitas dari marketing communication Kopi Titik Koma yang memiliki tujuan untuk membangun awareness, brand image, dan engagement baik di saat pandemi berlangsung dan saat situai pandemic mereda. Penerapan strategi tersebut mengikuti pada konsep strategi media sosial sebagai strategi komunikasi dan model AIDA (awareness, interest, desire, action) sebagai klasifikasi dan efek yang ditimbulkan dari strategi-strategi media sosial Instagram yang sudah dilakukan brand Kopi Titik Koma. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi media sosial Instagram yang telah dilakukan brand Kopi Titik Koma di masa pandemi Covid 19.
Tingkat Pengetahuan Pengguna Instagram Terhadap Brand Identity Harletté Felicia Kosasih; Ido Prijana Hadi; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brand identity merupakan salah satu komponen brand dan persepsi konsumen yang dipengaruhi oleh strategi komunikasi yang digunakan suatu perusahaan. Brand identity memiliki elemen yaitu nama brand, logo brand, dan trademark brand. Brand identity menjadi penting bagi suatu perusahaan karena mempengaruhi ekuitas dan loyalitas terhadap suatu merek. Dalam penelitian ini, akan dilakukan pengukuran tingkat pegetahuan pengguna Instagram terhadap brand identity Harletté. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode penelitian e- survei yang dibagikan kepada 100 responden pengguna Instagram yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Stimulus- Organism-Response (S-O-R), tingkat pengetahuan, dan brand identity. Hasil akhir dari penelitian ini secara keseluruhan adalah pengguna Instagram memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi mengenai brand identity Harletté. Hal ini terjadi karena Harletté secara konsisten menyampaikan brand identity di media promosi utamanya, Instagram, dan juga konsisten dalam melakukannya.
Penerimaan Citra Windah Basudara oleh Penonton Pada Konten Charity di Youtube Daniel Sefrandov; Jandy Edipson Luik; Astri Yogatama
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Windah Basudara merupakan channel Youtube gaming yang dibuat oleh seorang pria yaitu Brando Franco Windah. Brando memulai channel nya di akhir Desember 2018 dan mulai aktif pada tahun 2019. Windah Basudara dalam perjalanannya sudah meraih banyak penghargaan, salah satunya adalah “Content Creator Gaming Terfavorit 2021” yang diadakan oleh GlobalTV. Windah Basudara tidak membuka donasi selama melakukan live streaming YouTube selain di konten charity. Windah Basudara sudah mengadakan 13 kali live streaming tentang konten charity dan mengumpulkan ratusan hingga milyaran rupiah untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penonton yang memiliki pengalaman berbeda dalam memaknai citra Windah Basudara pada konten charity, yang akan diteliti menggunakan metode analisis resepsi. Informan dalam penelitian ini adalah penonton konten charity Windah Basudara yang memiliki latar belakang dan umur yang berbeda. Hasil dalam penelitian ini, terdapat penerimaan dominant dan negotiated atas citra yang ditampilkan Windah Basudara pada konten charity. Penerimaan dominant dikarenakan tidak ada gap antara preferred reading komunikator dan penonton. Citra Windah Basudara adalah orang yang membedakan cara pembawaan diri pada konten charity dan diluar charity yang dinilai baik, jujur, dan bertanggung jawab. Akan tetapi, terdapat penerimaan negotiated dikarenakan terdapat sedikit gap antara preferred reading komunikator dan penonton yang dimana citra Windah Basudara di konten charity tidak memuaskan karena kehilangan ciri khasnya diluar konten charity yang lebih dulu diproduksi.
Strategi Komunikasi Amerta Land Dalam Mengimplementasikan Program “Member Get Member” Audrey Zabrina Silas Darmawan; Inri Inggrit Indrayani; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program promosi “Member Get Member” merupakan bentuk program promosi terbesar dalam Amerta Land dan diadakan setiap tahunnya secara berkelanjutan. Program promosi sudah diadakan sejak tahun 2011 dan hingga sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Komunikasi yang digunakan oleh Amerta Land dalam mengimplementasikan “Member Get Member” pada tahun 2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode studi kasus, dan teknik wawancara. Adapun pada penelitian ini, objektif dan keberhasilan suatu program diukur melalui traffic customer yang menjadi member mencapai target. Dengan hanya menggunakan media promosi offline dan hanya menggunakan tiga jenis promosi yaitu iklan, direct marketing, dan personal selling, Amerta Land berhasil mengkomunikasikan program promosi ini dengan berhasil mencapai target mereka.
Efektivitas Pesan #MenujuKulitSehat di Instagram Harletté terhadap Followers Instagram Harletté Felicia Clairine Ariella; Inri Inggrit Indrayani; Felicia Goenawan
Jurnal e-Komunikasi Vol 10, No 2 (2022): VOL 10, NO 2 SEPTEMBER 2022
Publisher : Jurnal e-Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efektivitas merupakan ukuran hasil kerja tugas atau keberhasilan dalam mencapai tujuan. Sebuah usaha dapat dikatakan efektif ketika usaha tersebut mencapai tujuannya karena efektivitas dapat dipahami sebagai taraf tercapainya sebuah tujuan. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengukuran efektivitas pesan #MenujuKulitSehat di Instagram Harletté terhadap followers Instagram Harletté. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan metode penelitian e-survei. E- survey dibagikan pada 100 responden yang merupakan followers Instagram Harletté dengan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori S-O-R (Stimulus- Organisme-Respon), efektivitas, dan komunikasi pemasaran. Hasil akhir dari penelitian ini secara keseluruhan adalah pesan #MenujuKulitSehat yang disampaikan oleh Harletté di Instagram tidak efektif karena ada market Harletté yang belum terjangkau.