cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Studi Komunikasi dan Media
ISSN : 19785003     EISSN : 24076015     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 207 Documents
Analisis Dampak Pandemi COVID-19 terhadap Jumlah Kunjungan pada Situs E-Commerce di Indonesia Menggunakan Uji T Berpasangan Dewi Hernikawati
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.4389

Abstract

Pada masa Pandemi COVID-19 ini pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan laju penyebaran virus Corona di Indonesia. Pembatasan ini mengakibatkan masyarakat menjadi tidak bebas untuk bepergian dan berkegiatan. Kondisi ini memicu munculnya kebiasaan baru untuk beradaptasi dengan kondisi yang ada. Kegiatan pemenuhan kebutuhan pokok yang sebelumnya dilakukan dengan belanja secara langsung berubah menjadi tidak langsung (online). Pemenuhan kebutuhan pokok dengan online ini membutuhkan e-commerce. E-commerce adalah kegiatan jual dan beli barang secara elektronik. Dengan perubahan perilaku masyarakat tersebut maka penelitian ini akan melihat apakah ada perbedaan kunjungan pada situs e-commerce di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data kunjungan website sebelum dan selama pandemi COVID-19. Data diolah dengan bantuan software JASP. Pengujian data menggunakan uji perbedaan rata-rata t-tes untuk sampel berpasangan. Hasilnya adalah terdapat perbedaan rata-rata kunjungan website sebelum pandemi COVID-19 dan selama pandemi Covid 19. Pandemi COVID-19 berpengaruh terhadap jumlah kunjungan website e-commerce. Shopee dan Tokopedia merupakan situs e-commerce yang mengalami peningkatan jumlah kunjungan selama masa pandemi COVID-19. Dampak peningkatan kunjungan situs e-commerce ini adalah terjadi peningkatan transaksi keuangan secara online, permintaan jasa ekspedisi yang meningkat, kebutuhan bahan untuk mengemas barang meningkat, dan peningkatan kebutuhan tenaga kerja pada jasa ekspedisi. 
Bingkai Media di Masa Pra Pandemi Covid-19 di Indonesia (Studi Framing Pemberitaan Covid-19 di Portal Berita dan Akun Youtube Tribunnews Edisi Maret 2020) Rohmah Nia Chandra Sari; Rachmat Kriyantono; Desi Dwi Prianti
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31445/jskm.2021.3836

Abstract

Covid-19 menjadi suatu masalah kesehatan baru yang belum pernah terjadi sebelumya. Informasi mengenai isu kesehatan tersebut menjadi penting terutama di pra-pandemi untuk mengantisipasi menyebarnya wabah. Media sebagai sumber informasi utama memiliki peranan yang penting dalam penyampaian pesan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bingkai media youtube dan portal berita tribunnews dalam pemberitaan awal covid-19 di Indonesia selama bulan Maret 2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing dari Robert Entman, melalui empat fungsi bingkai yaitu mendefinisikan sebuah masalah, memperkirakan sumber masalah, membuat keputusan moral, dan menekankan penyelesaian masalah. Terdapat 104 pemberitaan yang diteliti, 73 dari portal berita dan 31 dari akun youtube. Pemilihan pemberitaan melalui teknik purposive sampling Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pemberitaan covid-19 di Indonesia menunjukkan informasi yang dinamis. Meskipun pemberitaan disajikan melalui dua platform yang berbeda yaitu portal berita dan youtube, tidak menunjukkan perbedaan isi informasi yang signifikan. Peneliti membagi pemberitaan menjadi tiga periode, periode pertama pada tanggal 1-10 Maret 2020 yang menunjukkan bingkai ketenangan dan membangun semangat dalam menghadapi pandemi, periode kedua 11-20 Maret bingkai covid-19 dirubah menjadi suatu ancaman dan resiko yang perlu diwaspadai, periode ketiga yakni 21-31 bingkai covid-19 menampilkan kewaspadaan dan ketakutan karena menunjukkan aspek korban, penurunan ekonomi dan berbagai ancaman lainnya.
PENGARUH PERSEPSI RISIKO, PENCARIAN DAN PEMROSESAN INFORMASI RISIKO, SERTA PERILAKU KOMUNIKASI TERHADAP INTENSI PERILAKU Nunik Triana; Hendriyani
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4694

Abstract

Media sosial kini telah menjadi alat potensial untuk kampanye kesehatan. Beragam penelitian terkait pengaruh media sosial pada intensi perilaku dalam kampanye juga telah banyak dilakukan, namun masih sedikit yang melibatkan perilaku komunikasi. Menstimulasi perilaku pencarian informasi merupakan hasil penting dari kampanye kesehatan karena perilaku ini yang cenderung tetap efektif setelah kampanye kesehatan berakhir. Terkait dengan hal tersebut, penelitian ini meneliti apakah media sosial berperan dalam kampanye kesehatan yang bertujuan pada intensi perilaku dengan mediasi perilaku komunikasi. Penelitian ini stunting (kerdil). Fokus terhadap stunting dilakukan karena hal ini menjadi masalah gizi utama di Indonesia. Peneliti menggunakan adaptasi model penelitian yang memadukan Theory of Planned Behaviour, Risk Information Seeking and Processing model, Risk Perception Attitude Framework, serta Situational Theory of Problem Solving. Penelitian dilakukan secara kuantitatif, sedangkan pengambilan data dengan survei online pada perempuan yang menjadi pengikut akun kampanye pencegahan stunting milik Kementerian Komunikasi dan Informatika @genbestid dengan pengikut per 15 Maret 2021 sebanyak 33.8 ribu . Hasil penelitian menemukan bahwa intensi perilaku pencegahan stunting paling dapat diprediksi dengan perilaku transmisi informasi (information transmission). Dalam hal ini transmisi informasi mampu memediasi hubungan antara kepercayaan pada saluran yang relevan (relevant channel belief) dengan intensi perilaku pencegahan stunting.
Peluang Faith-based Marketing Komunikasi dalam Promosi Produk Cryptocurrency di Indonesia Sarah Derma Ekaputri; Cut Meutia Karolina
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4722

Abstract

Crypto merupakan aset investasi yang tengah digandrungi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Antusiasme masyarakat Indonesia akan crypto terlihat dari munculnya produk-produk crypto buatan Indonesia, salah satunya I-COIN. Di balik antusiasme ini, masih banyak perdebatan terkait crypto, khususnya dari segi agama Islam. Namun, I-COIN justru dipromosikan menggunakan pendekatan Faith-based Marketing (FbM) communication yang menyasar konsumen menggunakan simbol-simbol dan sentimenkeagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana investasi crypto yang dipromosikan dengan FbM dipandang oleh masyarakat siber di Indonesia dengan menggunakan studi kualitatif netnografi.  eori dan konsep yang digunakan pada penelitian ini meliputi FbM, teori participatory culture, dan kredibilitas sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kategori respons masyarakat siber mengenai promosi crypto menggunakan pendekatan FbM ini terdiri dari empat kategori, yaitu (1) Ketidakpercayaan pada praktik FbM; (2) Perdebatan Halal/Haram Produk; (3) Kredibilitas komunikator dan produk; dan (4) ketidakpedulian. Temuan ini dapat menjadi pertimbangan dalam perencanaan pemasaran produk, terutama dengan pendekatan FbM. Temuan unik pada penelitian ini berkaitan dengan FbM yang pada kenyataannya belum tentu mendapat respons baik pada setiap praktiknya. Penelitian ini sekaligus menunjukkan jika crypto sebagai bahan bakar penggerak metaverse masih menghadap tantangan yang besar untuk berpenetrasi ketengah-tengah komunitas Muslim di Indonesia.
PENINGKATAN KEPUASAN PELANGGAN MELALUI PERBAIKAN KUALITAS INFORMASI DI KOMPAS.COM Pepi Zulvia; Niko Dwi Haryanto; Anas Alrasyid Putrawidya Buana
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4734

Abstract

Kompas.com menjadi situs berita terpopuler di Indonesia dan sebagian pendapatannya melalui iklan yang masuk, hal ini berdasarkan tingkat kepuasan pelanggan pada kualitas informasi yang diberikan dan persaingan ketat dengan portal berita lainnya membuat Kompas.com harus meningkatkan kepuasan pelanggannya melalui perbaikan kualitas informasinya. Penelitian ini bertujuan mengukur kepuasan pelanggan dengan American Customer Statisfaction Index (ACSI), memetakan atribut kualitas informasi dengan Importance Performance Analysis (IPA) dan menentukan prioritas perbaikan dengan Potential Gain Customer Value (PGCV). Sampel yang didapatkan 58 orang pelanggan Kompas.com dengan teknik convenience sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan penyebaran 3 kuesioner (kepuasan, harapan dan kinerja) terhadap responden. Teknik analisis menggunakan CSI, IPA dan PGCV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan ACSI didapatkan tingkat kepuasan sebesar 80,04%, melalui IPA didapatkan pada kuadran 1 terdapat 7 atribut, kuadran 2 terdapat 4 atribut, kuadran 3 terdapat 2 atribut dan kaudran 4 terdapat 5 atribut, dan melalui PGCV didapatkan 5 prioritas perbaikan terdiri dari tingkat ketersediaan informasi yang dimuat, penyajian informasi yang mudah dipahami maknanya oleh penerima, keutuhan isi informasi yang dimuat, konsistensi penyajian informasi yang teratur dan tidak menyimpang dan informasi disampaikan terbebas dari kesalahan dan mampu memberikan bukti. Simpulan penelitian  pihak manajemen Kompas.com perlu melakukan peningkatan kepuasan melalui perbaikan kualitas informasi.
ANALISIS STRUKTUR JARINGAN KOMUNIKASI #SEAGAMES2022 DI TWITTER MENGGUNAKAN PENDEKATAN SOCIAL NETWORK ANALYSIS (SNA) M Aulia Akbar; Masniarara Aziza Balfas Amril; Raiza Syahira; Fahrein Rachel Latisha; Noor Jihan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4780

Abstract

Pesta Olahraga Asia Tenggara atau Southeast Asian Games (SEA Games) merupakan ajang perlombaan di bidang olahraga yang melibatkan negara-negara yang berada di kawasan Asia Tenggara. Para pengguna Twitter ikut memeriahkan acara SEA Games 2022 dengan mengunggah tweet dengan hashtag khusus yaitu #SEAGames2022. Minimnya penelitian mengenai jaringan komunikasi mengenai hiburan menjadi alasan mengapa penelitian ini dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah Social Network Analysis (SNA) yang berfokus pada relationship research dan digunakan untuk mengukur suatu hubungan dan menggambarkan beberapa informasi dari individu melalui aplikasi Netlytic. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa jaringan komunikasi ini memiliki tipe relasi two mode, tiga jenis pola jaringan yaitu pola komunikasi roda, Y, dan rantai, serta relasi dari jaringan bersifat langsung dan memiliki arah. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat aktor utama, yaitu @greyspolii dengan nilai degree centrality 6.08 serta hubungan antar aktor dalam jaringan komunikasi ini sangat dekat.
TWITTER SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI PEMERINTAH INDONESIA SAAT KRISIS (Studi Gelombang Covid-19 Varian Delta dan Omicron) Rifki Nur Priyansyah; Kunto Adi Wibowo; Ikhsan Fuady
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4788

Abstract

Juli 2021, gelombang Delta  menerpa Indonesia  menjadikan negara dengan kasus harian COVID-19 terbanyak di dunia. Angka tersebut  terlampaui pada Februari 2022 dengan kasus harian 55.000 orang. Cuitan Twitter presiden dan  gubernur (Jawa Barat, D.K.I. Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur) selama dua gelombang COVID-19  dikaji dengan menerapkan metode analisis isi untuk melihat perbedaan sifat cuitan antar satu akun dan antara gelombang Delta dengan Omicron. Cuitan diklasifikasikan berdasarkan gaya (request, first-person & second-person), strategi (information, bonding, & action), suasana (optimis, pesimis, netral, & nihil), dan tema (COVID-19, ekologi, ekonomi, politik pemerintahan, sosial budaya, sains). Dari 760 cuitan, 27 di antaranya dianalisis karena tidak memenuhi standar kalimat yang layak. Uji Chi-Square menunjukkan,  Jokowi didominasi oleh pesan first-person, Ganjar didominasi  pesan second-person, Anies didominasi  pesan bonding, dan Khofifah didominasi pesan COVID-19 dibandingkan bukan COVID-19. Dari sisi jenis gelombang, membuktikan bahwa pesan request, first-person, aksi, dan COVID-19 berkurang secara signifikan saat gelombang Omicron dibandingkan gelombang Delta. Penggunaan cuitan optimis cenderung konsisten, baik di antara akun maupun gelombang. Potensi Twitter dalam penggunaan pesan bonding dan aksi sudah digunakan oleh kelima pemimpin. Perbedaan konsentrasi pesan COVID-19 dan aksi tetap perlu dilakukan dengan pertimbangan ahli terkait, terutama dalam kaitannya dengan kesehatan fisik dan mental masyarakat.
Komunikasi Politik di Masa Pandemi: Analisis Isi Unggahan Instagram mengenai Program Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Yohanes Thianika Budiarsa; Andreas Pandiangan
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4865

Abstract

Mengingat persoalan komunikasi politik pada masa krisis pandemi Covid-19, penelitian ini bertujuan untuk memahami komunikasi politik pemerintah, partai pendukung pemerintah, partai oposisi, dan anggota DPR, terkait kebijakan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional di Instagram. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan dokumentasi. Konten yang dianalisis adalah unggahan Instagram dari para komunikator politik pada periode 1 April 2020 hingga 31 Agustus 2021. Dari analisis isi terhadap 172 unggahan, ditemukan bahwa pemerintah merupakan komunikator politik yang paling aktif membicarakan program pengendalian Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Komunikasi politik tersebut paling banyak disampaikan dalam bentuk gambar/ foto dan video. Kendati memiliki rata-rata jumlah tagar paling sedikit, komunikasi politik yang dilakukan pemerintah memiliki tingkat engagement tertinggi dari pengikutnya dibanding komunikator politik lain. Studi ini juga menemukan bahwa frekuensi kemunculan pesan tentang program pengendalian Covid-19 lebih tinggi dibanding program pemulihan ekonomi. Pembicaraan mengenai kedisiplinan penerapan 3M (memakai masker, mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak) paling banyak muncul dalam komunikasi politik. Sementara itu, pesan mengenai program penerapan 3T (tracing, testing, treatment), pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan pemulihan ekonomi melalui program pemberian bantuan ditemukan dengan frekuensi kemunculan yang lebih sedikit.
FAKTOR DETERMINASI KOMUNIKASI EFEKTIF DI PROYEK KONSTRUKSI DARI PERSPEKTIF MULTIPLE STAKEHOLDERS Martalius Peli; Wahyudi P. Utama; Dwifira Y. Jumas; Zulherman Zulherman; Sesmiwati Sesmiwati; Vivi Ariani; Fielda Roza; Putranesia Thaha
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4896

Abstract

Persoalan komunikasi juga menjadi masalah serius proyek konstruksi di Indonesia. Kegagalan komunikasi efektif di proyek konstruksi menghasilkan distribusi informasi yang tidak tepat. Konsekuensinya, mutup ekerjaan tidak sesuai bestek, keterlambatan dari jadwal pelaksanaan, peningkatan biaya, dan bermuara padaber kurangnya kepuasan pemberi kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menilai faktor determinasi terhadap komunikasi efektif di proyek konstruksi dari perspektif berbagai pemangkukepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei kuisioner untuk pengumpulan data. Dari hasil studi literatur, 31 unsur komunikasi efektif di proyek konstrsuksi berhasil diidentifikasi. Kuisioner didistribusikan kepada pemangku kepentingan di proyek konstruksi yang terdiri dari pemilik proyek, kontraktor, konsultan, akademisi dan pemasok konstruksi di Sumatera Barat. Seterusnya data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis komponen prinsip (principle component analysis). Hasilnya adalah terdapat tiga faktor penentu komunikasi efektif di proyek konstruksi di Sumatera Barat, yaitufaktor individual dan organisasi kerja (6 variabel), faktor kejelasan informasi dan tanggung jawab (6 variabel), dan faktor lingkungan kerja dan teknologi (4 variabel). Penelitian ini juga merekomendasikan pengukuran hubungan ketiga faktor dengan cara analisis faktor konfirmatori untuk penelitian dimasa akan datang.
BUDAYA PARTISIPASI DAN RESISTENSI KOMUNITAS KEAGAMAAN DI MEDIA SOSIAL M. Fadhil Yarda Gafallo; Adibrata Iriansyah; Adiansyah
Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA
Publisher : BPSDMP Kominfo Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17933/jskm.2022.4902

Abstract

Isu keagamaan merupakan isu yang sering diperbincangkan di tengah masyarakat sosial religius seperti Indonesia.. Isu yang mendapat perhatian ialah penetapan hari Raya Idul Adha tahun 2022. Pemerintah Indonesia menetapan hari Raya Idul Adha berdasarkan dua metode yaitu rukyat dan hisab. Pada tanggal 29 Juni 2022 Kementerian Agama RI melakukan Telekonferensi Sidang Isbat pada akun Instagram @kemenag_ri. Hasil Sidang Isbat  menunjukkan perbedaan tanggal dari yang sudah tertera di kalender dari semula tanggal 9 Juli 2022 menjadi 10 Juli 2022. Keputusan tersebut mendapat komentar langsung oleh pengguna Instagram. Hal ini menunjukkan adanya partisipasi komunitas keagamaan dan penolakan yang terjadi dalam menyikapi hasil Sidang Isbat. Penelitian ini menggunakan metode netnografi sebagai upaya mendalami interaksi yang terbangun pada komunitas keagamaan. Pengumpulan data  menggunakan teknik observasi daring non partisipatif pada arsip komentar Instagram @kemenag_ri. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis berdasarkan aktivitas afiliasi, ekspresi, kolaborasi dan sirkulasi. Dari total keseluruhan komentar terdapat 85 aktivitas partisipasi dengan 71 pernyataan penolakan dan 14 komentar menerima hasil Sidang Isbat.  Penelitian ini menemukan aktivitas partisipasi komunitas keagamaan pada tayangan Telekonferensi Sidang Isbat @kemanag_ri menghasilkan ragam penolakan. Sikap penolakan dilatar belakangi empat aspek. Pertama adalah aspek agama, kedua aspek sosial dan aspek ketiga yaitu politik serta aspek keempat adalah aspek kebijakan.

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 28 No No. 2 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 28 No No 1 (2024): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 2 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA (JSKM) Vol 27 No 1 (2023): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 2 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 26 No 1 (2022): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 25, No 2 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 25, No 1 (2021): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 2 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 24, No 1 (2020): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 2 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 23, No 1 (2019): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 2 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 22, No 1 (2018): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 2 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 21, No 1 (2017): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 2 (2016): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 20, No 1 (2016): JURNAL STUDI KOMUNIKASI DAN MEDIA Vol 19, No 2 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 19, No 1 (2015): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 2 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 18, No 1 (2014): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 2 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 17, No 1 (2013): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 2 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 16, No 1 (2012): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 2 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan Media Vol 15, No 1 (2011): Jurnal Studi Komunikasi dan media More Issue