cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 304 Documents
Pengantar Dewan Redaksi fpmipa, jpmipa
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 19, No 2 (2014): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alhamdulillah Jurnal Pengajaran MIPA edisi Oktober 2014 dapat hadir ke hadapan para pembaca sekalian. Seperti edisi-edisi sebelumnya, edisi kali ini tetap menyajikan beranekaragam fokus kajian, sehingga dengan demikian diharapkan dapat semakin memperkaya pemahaman tentang pendidikan MIPA. Dari mulai pendekatan, model-model PBM (Proses Belajar Mengajar) kontemporer, dan lain-lain yang pada intinya bertujuan untuk menyediakan PBM yang bermakna bagi peserta didik. Beberapa tema tulisan disiapkan oleh para guru dalam rangka menunjang profesionalismenya.       Akhirnya, kami tim redaksi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penerbitan edisi ini. Untuk edisi selanjutnya kami mengundang para mahasiswa (pascasarjana), guru, dosen, peneliti dan pemerhati pendidikan MIPA untuk mengirimkan tulisan baik yang berasal dari hasil penelitian maupun hasil ulasan. Jangan lupa untuk terlebih dahulu membaca Pedoman Penulisan Naskah yang selalu kami sertakan di setiap edisi.Selamat membaca dan semoga bermanfaat. Bandung, Oktober 2014                                                                   Dewan Redaksi
PENILAIAN ASPEK AFEKTIF DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL MELALUI METODE PRAKTIKUM Siswaningsih, M.Si., Dra. Wiwi
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 2 (2007): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v9i2.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh landasan empiris bagi efektivitas model penilaian berkaitan dengan aspek afektif dan mengembangkan  prosedur standar yang dapat menjadi rujukan semua pihak dalam penyusunan alat evaluasi kompetensi belajar kimia.Aspek afektif siswa yang dikaji meliputi sikap penerimaan, sikap kerjasama, sikap kedisiplinan, sikap ketelitian dan sikap tanggungjawab yang dikembangkan dengan pendekatan kontekstual melalui metode praktikum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan subjek siswa kelas VII SMPN 26 di Kota Bandung. Instrumen berupa lembar observasi, angket skala sikap dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pembelajaran dengan pendekatan kontekstual melalui metode praktikum memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan aspek afektif siswa, dengan rincian sikap kedisiplinan memiliki   pencapaian sikap yang sangat positif, serta sikap ketelitian, kerjasama, tanggung jawab memiliki sikap yang positif, sedangkan sikap penerimaan memiliki pencapaian sikap yang cukup positif. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran identifikasi sifat asam basa  menggunakan pendekatan kontekstual melalui metode praktikum dapat mengembangkan aspek afektif siswa dengan baik.   Kata Kunci: afektif, pendekatan kontekstual.
EFEKTIVITAS STRATEGI REACT DALAM UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Herlina, Sari; Turmudi, Mr; Dahlan, Jarnawi Afgani
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 1 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i1.221

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kemampuan pemecahan masalah pada matematika dengan jenis percobaan kuasi-penelitian menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di sekolah SMP di Pekanbaru, dan ekstraksi sampel dalam penelitian ini dengan teknik purposive sampling. Sampel adalah mahasiswa di kelas IX di SMP. Dalam penelitian ini dibandingkan dua kelompok, yaitu belajar dengan Strategi REACT untuk kelompok eksperimen dan pembelajaran konvensional untuk kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri dari 39 siswa dibagi menjadi tiga kategori kemampuan matematika siswa terhadap siswa yang berbeda mampu tinggi, menengah, dan rendah. Instrumen yang digunakan dalam bentuk tes dan non-tes. Hasil yang diperoleh adalah (1) peningkatan kemampuan komunikasi matematika untuk memperoleh pembelajaran dengan strategi REAKSI lebih baik daripada siswa yang menerima pembelajaran konvensional, (2) tidak ada perbedaan dalam matematika kemampuan komunikasi antara siswa yang sangat Dan siswa menengah yang memperoleh REAKSI strategi; (3 ) ada peningkatan perbedaan kemampuan komunikasi antara siswa yang memperoleh dengan REAKSI strategi dengan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan konvensional dan kategori kemampuan matematika siswa, (4) terdapat interaksi antara pembelajaran dan kategori kemampuan matematika siswa fo dalam kemampuan peningkatan komunikasi matematika , (5) strategi REAKSI efektif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa.Kata kunci: strategi REACT, komunikasi, efektivitas
BIODEGRADASI SIFAT TOKSIK LOGAM BERAT KROM DALAM LIMBAH CAIR INDUSTRI Nahadi, Mr; Hernani, Ms; Khoirunnisa, Fitri
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2005): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v6i2.351

Abstract

Telah dilakukan penelitian degradasi sifat toksik logam berat krom oleh bakteri melalui rekasi enzimatik yang mengubah krom(VI) toksik menjadi krom(III) yang kurang toksik. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan pengaruh beberapa parameter terhadap reaksi enzimatik ini yaitu; jumlah bakteri, tingkat keasaman dan konsentrasi krom(VI).  Untuk menentukan konsentrasi krom(VI) yang tereduksi menjadi krom(III) digunakan teknik spektrofotometri UV-Vis. Jumlah krom(VI) yang tereduksi menjadi krom(III) ditentukan dengan menghitung selisih antara jumlah krom(VI) sebelum dan sesudah proses transformasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas transformasi krom(VI) menjadi krom(III) dipengaruhi oleh parameter-parameter di atas. Transformasi krom(VI) menjadi krom(III)  sangat dipengaruhi oleh pH larutan. Kondisi keasaman optimum untuk terjadinya transformasi krom(VI) menjadi krom(III) adalah pada pH = 7.  Proses transformasi ini  meningkat secara linear sebagai fungsi konsentrasi awal, dengan konsentrasi maksimum 30 ppm. Transformasi ini juga berlangsung efektif pada jumlah bakteri satu ose. Tingkat transformasi pada kondisi optimum mencapai 88,4% Kata Kunci; Biodegradasi, krom, limbah cair
PEMBELAJARAN FISIKA BERORIENTASI PHYSICS AND EVERYDAY THINKING (PET) DAN EMOTIONAL INTELLIGENCE (EI) UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP Nurmalasari, Irma
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 17, No 2 (2012): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v17i2.253

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi fakta bahwa rendahnya kemampuan pemahaman konsep dan terdapatnya anggapan negatif siswa terhadap mata pelajaran Fisika. Di lain pihak, pemahaman konsep dan perilaku positif merupakan tuntutan yang harus dimiliki oleh siswa SMP. Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan merancang suatu pembelajaran berorientasi kurikulum Physics and Everyday Thinking (PET) dan kompetensi kecerdasan emosional atau Emotional Intelligence (EI). Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman  konsep dan mengetahui profil EI. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterlaksanaan pembelajaran adalah observasi terhadap aktivitas guru dan siswa, untuk pemahaman konsep digunakan pilihan ganda beralasan, serta untuk profil EI digunakan observasi dan angket. Peningkatan pemahaman konsep siswa ditunjukkan melalui N-gain, sedangkan untuk profil EI dan keterlaksanaan pembelajaran ditunjukkan melalui interpretasi skor ke dalam tabel kategori. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian One group pre-test and Post-test Design. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah purposive sample dengan subjek penelitian siswa kelas VIII di SMP Negeri kota Bandung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran dengan N-gain untuk masing-masing aspek adalah 0,70 untuk translasi dengan kategori tinggi; 0,48 untuk interpretasi dengan kategori sedang; dan 0,47 untuk ekstrapolasi dengan kategori sedang. Sementara itu untuk profil kecerdasan emosional siswa diperoleh hasil dengan kategori tinggi dengan rata-rata observasi 79% dan skor angket 78. Profil ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki potensi kecerdasan emosional yang baik untuk mendukung kemampuannya dalam bidang akademik.Kata kunci: fisika, pemahaman konsep, physics and everyday thinking (PET), kecerdasan emosional
PROMOTING HIGH-LEVEL MATHEMATICAL THINKING THROUGH PROBLEM-SOLVING ACTIVITIES IN INDONESIAN PRIMARY SCHOOLS Suryadi, Didi
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2001): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v2i1.383

Abstract

Paper ini memuat sebagian kecil dari hasil penelitian yang dilakukan selama tiga tahun oleh Utari, Suryadi, Rukmana, Dasari, dan Suhendra (1998-2000) yang berfokus pada upaya pengembangan kemampuan berfikir matematik tingkat tinggi siswa sekolah dasar di Jawa Barat. Tujuan utama penelitian ini antara lain mencakup: (1) mengidentifikasi jenis kemampuan berfikir matematik tingkat tinggi yang bisa dikembangkan, (2) mengembangkan model bahan ajar yang sesuai, dan (3) mengembangkan alternatif model pembelajaran yang kondusif untuk pengembangan kemampuan berfikir matematik tingkat tinggi di sekolah dasar.  Key words:  high level thinking, problem-solving, mathematics education
PENGETAHUAN KONTEN PEDAGOGI (PCK) DAN URGENSINYA DALAM PENDIDIKAN GURU Purwianingsih, Mrs Widi; Rustaman, Nuryani Y.; Redjeki, Mrs Sri
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 15, No 2 (2010): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v15i2.285

Abstract

A serius effort to reach students aspects of content, syntactically and substantively, will not be achieved without being accompanied by the knowledge of teaching strategies adopted appropriate by the teachers. Teachers should understand and be able to integrate content knowledge into knowledge about the curriculum, learning, and especially students. Such knowledge is expressed as Pedagogical Content Knowledge (PCK). To identify and assess developments of their PCK, a teacher needs a rich conceptual understanding as well as integrate with expertise in using teaching procedures, strategies and approaches, to be implemented in the classroom. PCK is considered as a strategic answer for transforming of content/subject matter into a form of presentation in the classroom. Because of PCK is one of the main components in teaching, to produce qualified teachers, equip ability PCK becomes a crucial thing to be done by the teacher-producing institutions. This is due to the PCK is important in improving teaching and learning process which aims to provide [a] better understanding of students. PCK is as important as knowledge about subject matter which is used as the subject of any learning process. Without PCK, the process of transformation of a subject matter in the effort to construct students knowledge, will not take place very well.Keywords: pedagogical content knowledge (PCK), learning, content knowledge, teaching and learning process.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI VIRTUAL PADA PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONSEPTUAL INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN MEMINIMALKAN MISKONSEPSI Suhandi, A.; Sinaga, P.; Kaniawati, I.; Suhendi, E.
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 12, No 1 (2008): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v12i1.317

Abstract

Telah dilakukan penelitian eksperimen semu tentang uji penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif, guna menjajagi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meminimalkan kuantitas miskonsepsi. Pada pendekatan pembelajaran ini, media simulasi digunakan pada sesi pengenalan dan penggalian konsep. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa-siswi kelas XII pada salah satu SMA Negeri di kota Bandung dengan menggunakan desain penelitian Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Materi pelajaran yang dibahas adalah tentang kemagnetan. Pendekatan pembelajaran konseptual interaktif tanpa menggunakan media simulasi digunakan sebagai perlakuan kontrol. Dari perbandingan rata-rata gain yang dinormalisasi <g> dan kuantitas miskonsepsi antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media simulasi virtual pada pendekatan pembelajaran konseptual interaktif dapat lebih meningkatkan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa dan meminimalkan miskonsepsi. Kata kunci : media simulasi virtual, pendekataan konseptual-interaktif, pemahaman konsep, miskonsepsi  
UPAYA PENINGKATAN KOMUNIKASI VISUAL DAN PRESTASI BEI,AJAR SISWA MELALUI KEGIATAN LESSON STUDY D E n. GAN MENGGUNA KAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PICTURE AND PICTURE Kunaed, Mr Jajang; Wiwin, Mrs; Siahaan, Mr Parsaoran; Suyana, Mr Iyon
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 9, No 1 (2007): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v9i1.341

Abstract

Kemampuan siswa dalam mengkomunikasikan konsep-konsep fisika terutamasecara visual dirasakan sangat kurang. Hal tersebut berdasarkan hasil observasi awaldi kelas VIII - C SMP Laboratorium Percontohan UPI semester 1 tahun pelajaran200612007, yang hanya 17,6 % siswa aktif mengungkapkan ide-idenya baik melaluilisan, tulisan maupun gambar, 88,2 % siswa menyatakan kesulitan memahamikonsep-konsep fisika terlebih lagi kalau sudah menyelesaikan soal-soal yangberhubungan dengan pe$amaan matematis, dan rata-rata nilai ulangan siswa (UTS)hanya mencapai 34,10 7o. Kesulitan lain yang dirasakan guru adalah ketikamengkondisikan siswa aktif dalam proses pembelajaran. Mengatasi kenyataantersebut dilakukan penelitian kolaboratif melalui kernitraan dengan jurusanpendidikan fisika dalam kegiatan Lesson Study pada metode Penelitian TindakanKelas (PTK) dengan model pembelaiaran kooperatif, yang di khususkan dalammeningkatkan kemampuan siswa melalui komunikasi visual. Hasil yang diperolehternyata terjadi peningkatan rata-rata komunikasi visual siswa tiap siklus sebesar46,22 %, dan peningkatan rara-rata prestasi belajar siswa tiap siklus sebesar 49,509/o. Adapun komunikasi visual yang paling banyak dilakukan siswa setiap siklusnyayaitu pada aspek menyajikan gambar dengan indikator menyatakan data hasilpenginderaan ke dalam bentuk gambar sebesar 46,67 yo untuk siklus salu, 62,22 o/ountuk siklus dua, dan 71,11 % untuk siklus tiga. Sedangkan komunikasi visual yangpaling sedikit dilakukan siswa yaitu pada aspek menstranfer gambar denganindikator mampu menyatakan konsep dalam bentuk gambar sebesar 13,33 % untuksiklus satu, 26,67 % untuk siklrs dua, dan 48,89% untuk siklus tiga.Kata Kunci: Komunikasi Visual, Lesson Study, Model Pembelajaran Kooperatrf
ANALISIS KOMPETENSI GURU BIOLOGI SMA YANG SUDAH LULUS SERTIFIKASI DI KOTA MEDAN Lubis, Retnita Ernayani; Djualia, Ely; Lubis, Hasruddin
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 18, No 1 (2013): Jurnal Pengajaran MIPA
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v18i1.244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati profesional, kompetensi kepribadian, sosial, dan pedagogik guru biologi bersertifikat sesuai dengan Permendiknas No 16, 2007. Seperti banyak guru biologi 224 yang telah lulus sertifikasi di Kecamatan Medan terlibat sebagai populasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, lembar penilaian RPP, lembar penilaian set mahasiswa, guru dan siswa kuesioner selama delapan guru biologi. Dalam penelitian ini, data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan persentase. Hasil menunjukkan bahwa kompetensi profesional, pedagogik, kepribadian, dan sosial guru biologi telah sesuai dengan Permendiknas No 16, 2007. Pada dasarnya, guru biologi mampu menyusun rencana pelajaran dengan baik, total rata-rata untuk RPP guru biologi - - pembel - - ± 1.26). Dalam aspek penilaian, perumusan setiap pertany - - penilaian kejelasan kriteria penilaian yang dijelaskan dalam set penilaian. Hasil observasi pembelajaran di kelas yang men - - - - -learning. Penilaian Hasil dari coleages menunjukkan bahwa kompetensi pribadi dan sosial guru biologi yang telah lulus sertifikasi baik dan dalam kuesioner siswa menunj - - entingnya pembangunan berkelanjutan bagi guru biologi bersertifikat.Kata kunci: guru biologi, kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, sertifikasi