cover
Contact Name
Sucipto
Contact Email
sucipto@unpkediri.ac.id
Phone
+6285655654555
Journal Mail Official
jbp@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Address Laboratorium Zoologi Univeritas Nusantara PGRI Kediri Jln. KH. Achmad Dahlan No 76 Mojoroto- Kota Kediri 64112, telp (0354) 771503, Fax. (0354)771576
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JBP)
ISSN : 24068659     EISSN : 27460959     DOI : https://doi.org/10.29407/
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya is a blind peer-review published by Research Institutions and Community Services, University of Nusantara PGRI Kediri and the media for researchers and lecturers who will publish the results of their research. The aim of the Journal is to facilitate scientific publication of the results of researches in Indonesia and participate to boost the quality and quantity of research for academics and researchers. Journal Biologi dan Pembelajarannya published twice a year in April and October with the scopes of the research areas that can be published in the Journal Biologi dan Pembelajarannya are : Biology Education, Action Research Class, Microbiology, Systematics and Taxonomy, Environmental science, Biology, Biodiversity, Ecology, Zoology, Botany.
Articles 171 Documents
ANALISIS PENGELOMPOKAN VARIETAS CENGKEH (Syzygium aromaticum (L.) Merrill & Perry)) BERDASARKAN KEMIRIPAN MORFOMETRIK DI PULAU TERNATE Suparman, Suparman
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 4 No 2 (2017): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v4i2.934

Abstract

Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merrill & Perry)) adalah tanaman identitasprovinsi Maluku Utara dan sampai saat ini tanaman Cengkeh masih menjadi salah satuandalan komoditas pertanian di Ternate. Pohon Cengkeh yang ada sekarang ini diduga berasaldari dua tempat yakni Zanzibar dan Ternate, sehingga kekerabatan diantara tanaman cengkehbelum diketahui secara jelas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kekerabatan antaraksesi cengkeh yang terdapat di pulau Ternate dengan mengkontruksi hubungankekerabatan/fenetik antar aksesi tersebut berdasarkan karakter morfologi. Metode yangdigunakan adalah metode survey titik penyebaran cengkeh di Pulau Ternate yang dilanjutkandengan identifikasi dan observasi karakter morfologi antar sampel/aksesi. Data morfologiselanjutnya di bandingkan dengan menghitung indeks kemiripan antar aksesi/varietas sebagaiOperational Taxonomic Units (OUT’s) untuk menghasilkan dendogram dengan metodeUnweighted Pair Group Method using Aritmethic average (UPGMA) menggunakan programNTSYS 2.1. Hasil analisis terhadap 16 aksesi cengkeh menunjukan terdapat empat kelompokutama tanaman cengkeh yakni: Sansibar campuran, Sulamadaha, Taduma dan Mando. AksesiP, yakni Cengkeh Afo keluar dari semua kelompok, kuat dugaan bahwa cengkeh Afo merupakantetua dari cengkeh lain. Kata kunci—cengkeh, (Syzygium aromaticum (L.) Merrill & Perry)), ternate, afo.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR EKOSISTEM SISWA SMP fidiawati, riza
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 2 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i2.11798

Abstract

Model pembelajaran dan kemampuan berpikir kritis merupakan faktor penting yang berpengaruh dalam proses pembelajaran. Model Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang menekan pada penyelesaian masalah, sedangkan kemampuan berpikir kritis juga dibutuhkan dalam memecahkan masalah agar siswa mendapatkan hasil belajar yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar materi ekosistem siswa SMP. Penelitian ini dilakukan pada semester 2 di SMPN 71 Jakarta tahun pelajaran 2016/2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain faktorial 2x2. Instrumen yang digunakan untuk hasil belajar adalah berupa pertanyaan soal pilihan ganda dan untuk kemampuan berpikir kritis adalah berupa soal uraian. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis anava dua arah, dan lanjut uji tukey. Analisis data ditinjau berdasarkan data keseluruhan hasil tes. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan 1) terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar ekosistem siswa SMP, 2) terdapat pengaruh kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar ekosistem siswa SMP, 3) terdapat interaksi antara model pembelajaran Problem Based Learning dan kemampuan berpikir kritis terhadap hasil belajar ekosistem siswa SMP Kata Kunci: Berpikir Kritis, Problem Based Learning ,Think Pair Share
Pertumbuhan Tinggi Tanaman Sawi Hijau Melalui Pemberian Campuran Media Tanam Berbahan Apu-Apu maryono, Edi; Syafruddin, Didin; Iyus, Markus; Lisa, Yasinta; Bustami, Yakobus; Edi; Didin; Markus; Yasinta
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 6 No 1 (2019): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v6i1.11957

Abstract

Pertumbuhan tinggi tanaman sawi hijau (Brassica Sinensis L) menjadi salah satu faktor penentudalam meningkatkan produktivitas tanaman sawi hijau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipeningkatan pertumbuhan tinggi tanaman sawi hijau (Brassica sinensis L) dengan pemberiancampuran media tanam berbahan apu-apu (Pistia stratiotes). Pendekatan yang digunakan berupapendekatan kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen. Rancangan dalam penelitian inimenggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan setiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan. Data yangdiukur adalah pertumbuhan tinggi tanaman sawi hijau. Alat pengumpul data mengunakan lembarobservasi dan dokumentasi berupa foto. Analisis data menggunakan analisis deskriptif daninferensial. Analisis inferensial menggunakan uji anova dan dilanjutkan dengan uji Least SignificantDifference (LSD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk organik Apu-Apumemberikan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan tinggi tanaman sawi hijau.Pertumbuhan tanaman sawi hijau dengan pemberian pupuk organik Apu-Apu menghasilkan nilaireratatertinggi sebesar5,22 cm. Hasil ini diperkuat dengan analisis anova yang menunjukkan bahwanilai probalilitas lebih kecil dari nilai alpa (nilai: p<0,05). Selanjutnya, hasil uji LSD menunjukkanbahwa pupuk organik berbahan Apu-Apupada perlakuan kelima (450 gram) berbeda nyatadenganperlakuan lainnya. Dengan demikian, perlakuan kelima dengan dosis 450 gram merupakan dosisyang paling baik atau optimal dalam meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman sawi hijau.
PROFIL VITAMIN C MANGGA PODANG DI KECAMATAN MOJO, SEMEN, BANYAKAN DAN TAROKAN KABUPATEN KEDIRI istiqomah, nurul
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12032

Abstract

Vitamin C berperan sebagai antioksidan dalam tubuh dan juga sebagai kofaktor enzim. Vitamin C bersumber dari buah – buahan, sayuran (tanaman) dan juga ada yang berasal dari hewan. Daerah Kediri merupakan sentra penanaman mangga podang. Kandungan vitamin C pada mangga podang dapat dipengaruhi oleh kondisi mikroklimat dan unsur hara dalam tanah. Sampel mangga podang pada empat kecamatan diambil secara acak, kemudian di frezze dry. Kandungan vitamin C dianalisis dengan HPLC. Hasil pengukuran parameter pada empat kecamatan menunjukkan terdapat beberapa perbedaan yang nyata yaitu pada kondisi suhu udara, kelembapan udara dan tanah, kandungan organik kation transfer kation, komposisi debu dan liat pada komposisi tanah dan tekstur tanah. Kandungan vitamin C tertinggi ada pada mangga podang pada daerah Semen dan Banyakan yang masing – masing sebesar 0.462 + 0.420 dan 0.326 + 0.002. Kata Kunci: Mangga Podang, Vitamin C, Kediri
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK PELENGKAP CAIR PADA MEDIA BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN SELADA (Lactuca sativa L.) VARIETAS Green Rapid kurniastuti, tri
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12033

Abstract

Tujuan penelitian 1) untuk mengetahui interaksi antara konsentrasi pupuk pelengkap cair dan komposisi media terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, 2) untuk mengetahui konsentrasi yang tepat pengaruh konsentrasi pupuk pelengkap cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada, dan 3) untuk mengetahui pengaruh komposisi media terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Pelitian disusun menggunakan Rancangan Acak kelompok pola Faktorial, faktor I konsentrasi pupuk daun Bayfolan yaitu : 1,5 ml/lt , 3 ml/lt dan 4,5 ml/lt. Faktor II komposisi media tanam yaitu M1 : Tanah lapisan atas dan pupuk kandang dengan sekam = 3:1, M2 :Tanah lapisan atas dan pupuk kandang dengan sekam bakar = 2:2, M3 : Tanah lapisan atas dan pupuk kandang dengan sekam bakar = 1:3. Jumlah perlakuan ada 9 perlakuan, diulang 3 kali, sehingga ada 27 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis ragam berdasarkan uji F 5 %. Apabila perlakuan berpengaruh nyata terhadap variabel yang diamati, maka dilakukan uji perbandingan rerata perlakuan menggunakan metode Duncan Multiple Range Test (DMRT) 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi yang nyata antara perlakuan pupuk daun Bayfolan dan komposisi media tanam terhadap variabel pertumbuhan dan hasil tanaman selada meliputi; tinggi tanaman, jumlah daun dan luas daun pada umur 1,2 3, 4, 5 dan 6 MST serta bobot basah dan bobot kering tanaman selada. Pemberian pupuk daun mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman selada. Konsentrasi pupuk daun 3 – 4,5 ml/lt merupakan konsentrasi terbaik untuk pertumbuhan tanaman selada dan panen (7 MST ). Pemberian komposisi media yang berbeda menghasilkan pertumbuhan dan hasil yang berbeda.. Komposisi media terbaik untuk tanaman selada adalah perbandingan lapisan tanah atas dan pupuk kandang : sekam bakar (3:1). Kata Kunci : media tanam, pupuk daun, sekam, selada
PENGARUH SUBSTITUSI PUPUK ORGANIK CAIR PADA NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN CAISIM (Brassica juncea L.) PADA HIDROPONIK DRIP IRRIGATION SYSTEM Marginingsih, ratih sri
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12034

Abstract

Caisim (Brassica juncea L.) merupakan salah satu sayuran yang memiliki kandungan gizi tinggi dan berkhasiat bagi kesehatan. Kandungan yang terdapat pada Caisim adalah protein, lemak, karbohidrat, Ca, P, Fe, Vitamin A, Vitamin B, dan Vitamin C. Kesadaran akan pentingnya mengkonsumsi sayuran untuk kesehatan, menyebabkan konsumsi Caisim meningkat. Seiring dengan kondisi lahan pertanian yang semakin terbatas dan kebutuhan pangan harus terpenuhi, maka perlu dilakukan alternatif penanaman secara Hidroponik Drip Irrigation System. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh substitusi pupuk organik cair pada nutrisi AB mix terhadap pertumbuhan Caisim (Brassica juncea L.) pada Hidroponik Drip Irrigation System. Penelitian ini dilakukan di Green House Kampus 3 Universitas PGRI Semarang pada bulan Agustus sampai Oktober 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan, dan 3 ulangan. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan Caisim meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan berat basah. Data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA 5 % dan dilanjutkan dengan Uji Duncan 5 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi pupuk organik cair pada nutrisi AB mix berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lebar daun dan berat basah Caisim (Brassica juncea L.) pada Hidroponik Drip Irrigation System. Hasil Uji lanjut menunjukkan bahwa perlakuan yang terbaik yaitu pada substitusi pupuk organik cair 25 % dengan nutrisi AB mix 75 %. Kata kunci : Caisim (Brassica juncea L.), AB mix, pupuk organik cair, Hidroponik Drip Irrigation System
AKTIFITAS DAYA HAMBAT (ANTI FUNGI) EKSTRAK DAUN BELIMBING WULUH TERHADAP Candida albicans Aruan, Maroloan
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12035

Abstract

Candida albicans adalah jamur/fungi yang dimorfik yang secara normal terdapat pada saluran pencernaan, saluran pernafasan atas dan mukosa genital mamalia, terutama pada manusia. Dalam penelitian ini dilakukan uji aktifitas dan efektifitas daya hambat (anti fungi) ekstrak daun belimbing wuluh terhadap jamur Candida albicans yang dibandingkan dengan Antibiotik Nystatin sebagai kontrol positif. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-September 2017 di Laboratorium Analis Kesehatan, lantai 2 STIKes Kesosi, Rawa Buaya Jakarta Barat dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah true experimental design. Area zona bening pada bahan uji diukur dan dibandingkan dengan kontrol +. Data analisis dengan uji ANOVA. Perbedaan rata-rata diameter zona hambat antara berbagai kelompok perlakuan dianalisis secara statistik dengan uji Anova dan didapatkan nilai signifikan sebesar 0.000 (α < 0.05). Hal ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara berbagai konsentrasi ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans. Dengan kata lain hasil ini menunjukkan bahwa ekstrak buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Respon hambatan ekstrak daun Belimbing Wuluh terhadap Candida albicans masih tergolong lemah, terlihat dari konsentrasi ekstrak buah belimbing wuluh tertinggi yaitu 30% hanya memiliki zona bening sebesar 14 mm. Berbeda dengan Nystatin dengan konsentrasi terendahnya yaitu 3% memiliki zona bening sebesar 22 mm. Kata Kunci: Candida albicans, Belimbing Wuluh, Daya Hambat
IDENTIFIKASI GAYA BELAJAR DAN RESPON MAHASISWA UNTUK MENENTUKAN STRATEGI PEMBELAJARAN PADA PERKULIAHAN FISIOLOGI HEWAN amin, astuti muh
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12036

Abstract

Identifikasi gaya belajar dan respon mahasiswa sangat penting untuk diketahui agar dapat menentukan strategi pembelajaran yang akan diterapkan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi gaya belajar dan respon mahasiswa pada perkuliahan Fisiologi Hewan. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini adalah 142 calon guru pendidikan biologi di STKIP Pembangunan Indonesia Makassar, UIN Alauddin Makassar, Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar, dan STKIP Yapim Maros.Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2015 sampai Juni 2016.Instrumen yang digunakan berupa angket gaya belajar dan respon mahasiswa. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa(1) pada umumnya mahasiswa program studi biologi pada perkuliahan Fisiologi Hewan memiliki kecenderungan gaya belajar visual; (2) respon mahasiswa terhadap proses perkuliahan dalam kategori cukup sedangkan respon terhadap bahan ajar masih kurang.Hasildari penelitian ini menjadi kajian awal dalam mengidentifikasi permasalahan serta bahan refleksi bagi pendidik dalam menentukan strategi pembelajaran yang tepat pada perkuliahan Fisiologi Hewan. Kata kunci: Gaya belajar, Respon Mahasiswa, Fisiologi Hewan.
ANALISIS KORELASI MINAT BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR INTRINSIK (STUDI KASUS PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI ANGKATAN 2016 IKIP BUDI UTOMO MALANG) anah, Mistianah -
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12038

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara minat belajar terhadap motivasi belajar intrinsik mahasiswa di Program Studi Pendidikan Biologi Angkatan 2016 IKIP Budi Utomo Malang. Data dikumpulkan dari 44 orang mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi Angkatan 2016 IKIP Budi Utomo Malang semester 3, dengan menggunakan metode pengambilan sampel purposive sampling. Variabel yang diukur adalah minat belajar dan motivasi belajar intrinsik. Variabel minat belajar dan motivasi belajar intrinsik diukur dengan menggunakan angket yang disebarkan pada ke 44 orang mahasiswa yang terpilih sebagai responden penelitian. Data dianalisis menggunakan korelasi sederhana (bivariate pearson). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai r (koefisien korelasi) adalah sebesar 0,633 dan koefisien determinasi sebesar 0,401. Berdasarkan data tersebut diketahui bahwa ada hubungan antara minat belajar dengan motivasi belajar intrinsik dengan angka korelasi 0,633 yang berkategori kuat. Jadi, minat belajar dengan motivasi belajar intrinsik memiliki hubungan, semakin tinggi minat belajar maka semakin tinggi motivasi belajar intrinsik mahasiswa. Faktor minat yang mempengaruhi motivasi belajar intrinsik mahasiswa adalah sebesar 40,1%. Kata kunci—minat belajar, motivasi belajar intrinsik
MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA MAHASISWA PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS NEGERI MALANG MATAKULIAH STRUKTUR PERKEMBANGAN TUMBUHAN II Al Aslahah, binti Hifdhotun
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 5 No 1 (2018): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v5i1.12039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran GI berbasis LS dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mahasiswa pendidikan biologi Universitas Negeri Malang yang menempuh matakuliah Struktur Perkembangan Tumbuhan II (SPT II). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) berbasis Lesson Study (LS).Instrumen yang digunakan meliputi angket pemecahan masalah, lembar observasi pemecahan masalah, dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Subyek penelitian adalah mahasiswa tingkat III Offering C S1 Pendidikan Biologi, Universitas Negeri Malang yang menempuh matakuliah SPT II sejumlah 29 orang. Teknik analisis data dengan menggunakan uji-t berpasangan serta persentase. Hasil penelitian ada perbedaan antara kecakapan memecahkan masalah pada akhir siklus 1 dan akhir siklus 2 dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif GI dengan peningkatan persentase sebesar 13,70%. Kesimpulan penelitian ini adalah model pembelajaran GI meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Negeri Malang dalam matakuliah SPT II. Kata kunci: model pembelajaran GI, lesson study, kemampuan memecahkan masalah.

Page 4 of 18 | Total Record : 171