cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
ISSN : 23550163     EISSN : 25023845     DOI : 10.21043/thufula
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Penanaman Akhlaqul Karimah Melalui Metode Pembiasaan Dalam Pengembangan Sosial Emosional Bagi Anak Usia Dini Di Raudhatul Athfal Falahul Mukminin 01 Pandaan Kec. Pabelan Kab. Semarang sabiati, amin
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.5291

Abstract

 Penelitian ini dimaksudkan untuk mengungkap tentang pentingnya menanamkan ahlaqul karimah bagi anak usia dini. Akhir-akhir ini, berbagai kalangan terutama orang tua dan para pelaku pendidikan berpendapat bahwa penanaman ahlaqul karimah menjadi hal yang diharapkan dapat dimiliki oleh anak. Semua pihak berkeyakinan bahwa ahlaqul karimah ini diyakini sebagai salah satu wujud dari pembentukan pribadi yang kuat terutama dalam mengembangkan kemampuan sosial emosial bagi anak sedini mungkin. Hal ini dapat dilihat misalnya, dari sikap dan perilaku yang menunjukkan sopan santun, menghargai orang lain, dan rasa keperdulian terhadap sesama, dan hal-hal baik lainnya. Hal ini terlihat pada diri anak tidak hanya pada saat di sekolah karena anak merasa dinilai oleh guru, akan tetapi hendaknya ini sudah menjadi karakter yang melekat dimanapun anak tersebut berada. Penanaman ahlaqul karimah dilaksanakan salah satunya melalui metode pembiasaan. Pembiasaan ini menjadi program bersama antara sekolah dan orang tua, sehingga terdapat kesepahaman yang terjalin antara guru di sekolah dengan orang tua di rumah. Dengan peran serta guru dan orang tua tersebut maka penanaman ahlaqul karimah ini pun terbukti secara empirik berhasil memacu pengembangan kemampuan sosial emosional bagi anak usia dini. Selain itu, penanaman ahlaqul karimah juga dapat membentuk anak menjadi individu yang memiliki budi pekerti yang baik, sehingga anak tumbuh menjadi pribadi yang diharapkan oleh lingkungan masyarakat sosialnya. Dengan begitu dapat terwujud generasi yang beriman, berilmu, dan beramal dengan berlandaskan pada akhlaqul karimah yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam metode penelitian ini (miles & Huberman; 1992:20) peneliti menggunakan tekhik pengumpulan data yang lebih menekankan makna dari pada generalisasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan penanaman ahlaqul karimah yang dilakukan melalui metode pembiasaan ini cukup efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak. Adapun pembiasaan yang dilaksanakan adalah meliputi: kegiatan berbaris sebelum masuk kelas dan ketika akan pulang, sikap khusuk dalam kegiatan berdo’a sebelum dan sesudah pembelajaran serta pada saat praktik ibadah, menunjukkan sikap yang baik pada saat pembelajaran di dalam maupun di luar kelas, mengantri mengambil dan menggunakan mainan, menunjukkan adab makan pada saat makan bersama, cara berkomunikasi dengan teman maupun guru, dan sikap baik lainnya. Selanjutnya guru mengawasi tingkah laku anak dan mencontohkan bagaimana cara bersikap yang menunjukkan ahlaqul karimah. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penanaman ahlaqul karimah yang dilaksanakan benar-benar dapat mempengaruhi pengembangan kemampuan sosial dan emosional anak usia dini terlihat dari sikap yang ditunjukkan anak dalam setiap kegiatan bermain baik di dalam maupun di luar kelas.Kata kunci: 
Kupas Tuntas Model Media Pembelajaran Dan Bermain Pada Siswa TK ABA Podosugih Pekalongan Fadli, Failasuf
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.4810

Abstract

MODEL OF LEARNING AND PLAY MEDIA IN STUDENTS OF ABA PODOSUGIH PEKALONGAN KINDERGARTEN EDUCATION. Kindergarten Education is a formal institution for children to receive knowledge and technology. However, the problem is the difficulty of how to deliver educational materials, because at the age of kindergarten children is the age to play. So it needs attention in providing educational content material or aspects that are the objectives of learning. The purpose of the article that will be discussed is to describe any model that is a medium of learning in kindergarten education, in addition it is also expected to be able to thoroughly examine how the appropriate play model for early childhood. This study uses qualitative methods with primary sources of teachers and students in TK ABA podosugih Pekalongan. This research process through the stages of data reduction, data presentation and conclusion drawing. The final result of this study states that the kindergarten phase is a phase where fantasy power is very strong and always wants to play so that it requires a variety of learning media so that children are able to easily absorb the content of learning content in a fun way. In addition, in this study also explained the results of various kinds of media games for early childhood. So that it is hoped that later it will be able to open up the horizons of learning and playing media suitable for kindergarten students.
Kegiatan Literasi Perpustakaan sebagai Sarana Pengembangan Minat Baca Anak Usia Dini di TK Masyithoh 25 Sokaraja Kurniawan, Heru; Prasetyani, Ikom
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.5069

Abstract

TK Masyithoh 25 Sokaraja library has an important role in developing the reading interest of their students. The activity which is developed is library literacy. Through this library literacy TK Masyithoh 25 Sokaraja is able to develop children's interest in reading. The library literacy activities which developed are the activities of borrowing and returning books, story telling activities for children, and literacy activities of reading aloud. The three activities in turn programmed are followed by students of TK Masyithoh 25 Sokaraja. Through these three activities, students of TK Masyithoh 25 Sokaraja can increase their reading interest which is characterized by: the child's needs for reading books, actions to looking for reading sources ; pleasure in reading; interest in reading; the desire to always read; and follow-up (following up on what they read).
Nilai-Nilai Estetika dalam Penataan Lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini di Kabupaten Kudus Falah, Riza Zahriyal
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4839

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjawab rumusan berupa pemahaman guru pendidikan anak usia dini di kabupaten Kudus tentang pemikiran estetika dalam pendidikan, penerapan nilai-nilai estetika dalam lingkungan pendidikan anak usia dini di kabupaten kudus, dan hambatannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Partisipan/responden yang menjadi subyek dalam penelitian ini berjumlah 10 orang guru dari 5 lembaga pendidikan anak usia dini. Hasil penelitian ini adalah masih kurangnya pemahaman guru terhadap kajian aksiologi, utamanya estetika. Namun begitu, dalam praktik penataan lingkungan, para guru sudah melakukan penataan berdasarkan prinsip-prinsip estetika, antar lain karena adanya kegiatan perkumpulan gugus sekolah, dan secara otodidak belajar melalui media sosial dan internet. Penerapan nilai estetika dalam penataan lingkungan pendidikan ditunjukkan dengan pemilihan warna cerah untuk pengecatan dinding, pintu, pagar, wahana bermain, dan lain-lain. Warna yang digunakan tidak hanya satu warna saja, namun memadukan banyak warna. Kemudian hiasan di dalam dan di luar kelas dibuat dengan semenarik mungkin, baik berbentuk hiasan tempel maupun gantung. Hiasan ini ada bersifat hiasan saja, ada yang disesuaikan dengan tema pembelajaran. keamanan terhadap lingkungan belajar juga diperhatikan dengan penggunaan meja, kursi, lemari, dan papan tulis yang disesuaikan dengan tubuh siswa. Hambatan yang muncul dalam penerapan nilai estetika di lingkungan pendidikan antara lain karena ketiadaan/kurangnya biaya. Kemudian rasio guru dan siswa yang melebihi standar.
Optimalisasi Ranah Afektif melalui Pendidikan Kisah Islami Iqbal, Muhammad
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4765

Abstract

Pendidikan pada dasarnya adalah untuk mewujudkan peradaban. Akan tetapi dewasa ini perilaku manusia mudah berubah dikarenakan pengaruh perkembangan zaman yang selalu bergerak. Manusia kemudian dalam keberlangsungan hidupnya hanya fokus pada ranah kognitif dan psikomotorik. Padahal ranah afektif merupakan faktor utama keberhasilan manusia dalam menciptakan peradaban. ranah afektif merupakan berhubungan vertikal manusia dengan Tuhannya. Inilah yang menyebabkan ranah afektif bersentuhan langsung dengan spiritualisme. Ranah afektif merangkum seluruh konsep “akhlak”. Di sinilah kisah Islami sebagai wujud sejarah yang menjadi hikmah dan pelajaran dengan keindahan sastranya dijadikan sebagai upaya pengoptimalan ranah afektif.Penelitiaan ini bertujuan untuk mengoptimalisasi ranah afektif dengan pendidikan berbasis kisah Islami. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research) dan penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Berdasarakan analisis dan data yang penulis teliti, penulis menyimpulkan dalam mengoptimalkan ranah afektif maka tidak lepas dari 2 (dua) aspek, yaitu Pertama, Tuhan, Allah Swt. sebagai penentu dan pemilik kehendak. Kedua, Manusia, manusia itu sendiri memiliki peran untuk keberhasilan optimalisasi ranah afektif karena manusia diberikan takdir untuk bebas berkehendak dengan aturan yang sudah ditentukan oleh Tuhan.
Paradigma Baru Pendidikan Anak Usia Dini Berdasarkan Karya Munif Chatib “Orangtuanya Manusia” Jalil, Muhamad
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4907

Abstract

The researchers 'interest in discussing the book by Munif Chatib's "Parents of Man" was motivated by researchers' concerns in following the development of the AUD and observing parenting in the community. The purpose of this study was to explain Munif Chatib's ideas in reconstructing a new paradigm of AUD education at home and school. This research was a library research. The results showed that there were seven (7) new paradigms in AUD parenting according to Munif Chatib, namely: (1) providing the right stimulus to boost AUD intelligence; (2) the success of AUD education, (3) generating AUD self-confidence; (4) identifying AUD talents and interests; (5) Choosing the right school; (6) help children learn at home; and (7) overcoming the influence of media and pornography.
Kecerdasan Emosional Anak Usia Dini SUSILOWATI, RETNO
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.4806

Abstract

Anak yang memiliki kecerdasan emosi yang baik adalah anak yang mampu mengelola emosinya dengan bijak. Ia mampu menyelesaikan permasalahannya dengan baik, berhati-hati dalam membuat keputusan, serta mampu mengontrol emosinya untuk diarahkan pada aktivitas yang positif. Tentu saja ketrampilan seperti ini tidak dapat diperoleh secara tiba-tiba. Membutuhkan waktu yang tidak singkat agar seorang anak memiliki kecerdasan emosi yang baik
Mencerdaskan Emosi Anak Usia Dini (AUD) Perspektif Wong Banyumas Aziz, Safrudin
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.3310

Abstract

Emotional intelligence for early childhood can be done through various ways and certain stages. One of the most unique ways in educating children's emotions has been done by wong Banyumas. Efforts to educate the emotions of Wong Banyumas to children is done through the expression and implementation of attitude. Various expression wong Banyumas in educating the emotions of early childhood done in cablaka, blakasuta, thok melong and shrimp or give the pengalem. In terms of attitude, emotional intelligence is implanted through a critical attitude, uphold the equality in associating, visiting, be humorous to anyone, and inculcate the attitude of rikuh pekewuh. Educating emotion perspective wong Banyumas in the form of expression and planting attitude done naturally and unplanned. But the expression and implementation of attitude as an effort to educate emotion wong Banyumas in accordance with Goleman's theory that emotional intelligence is done through self-awareness planting, emotional management, recognizing the emotions of others, and fostering emotional relationships with others in harmony, all of which are contained in the phrase and implementation attitude of wong Banyumas.
Managemen Pengelolaan Kelas di TK Kartika II-26 Bandar Lampung Fitriani, Ani; kusuma, Cahniyo Wijaya; Ahmad, H
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4681

Abstract

This study aims to describe the application of classroom management in TK Kartika II-26 Bandar Lampung. This research is a descriptive study with a qualitative approach. Data collection methods used are the method of observation, interviews, and documentation. The results showed that the management of classroom management used by educators in TK Kartika II-26 Bandar Lampung was (1) arrangement of room facilities and infrastructure tailored to the activities to be carried out (2) grouping of tables and chairs according to children's needs so that they had space more flexible motion (3) The arrangement of table chairs can change, when participating in activities, children do not always sit in a chair, but can also sit on the floor / carpet, (4) Walls can be used to attach facilities used as learning resources and results children's activities but not too much so as not to disturb the child's attention, (5) Laying and storing playground equipment is arranged in such a way that it can train children to get used to habituation such as independence, responsibility, making decisions, customizing equipment and so on, play tools for safety activities are arranged in ruanga n, so that it can function if needed by students, (6) Classes for kindergarten children need to be designed fun. Bright and cheerful colors are loved by children. However, do not overcrowd the color because it can distract the child and (7) the sun's light can try to enter properly so the class is not dark.
Polemik CALISTUNG untuk Anak Usia Dini (Telaah Konsep Development Approriate Practice) Nasir, Amin
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4759

Abstract

The problem of reading, writing and numeracy (calistung) for early childhood is a very dilemmatic phenomenon. At this time, many elementary school (SD) have a high standard of competence. Prospectif elementary students must take the test read,write,and numeracy to enter elementary school. Whereas learning in Kindergarden (TK) calistung only introduction. Kindergarden education program is more emphasized on the activity of playing as well a character building. The fact is, many kindergarden even play groups, especially in big cities have taught calistung and have a target to know calistung after they come out. This raises a polemic regarding calistung for early childhood.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 2 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 2 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): THUFULA Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): THUFULA Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): THUFULA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Thufula Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal More Issue