cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
ISSN : 23550163     EISSN : 25023845     DOI : 10.21043/thufula
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Penanaman Olah Rasa-Karsa Pada Pengelolaan Emosi Anak Falah, Ahmad
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.4041

Abstract

Penanaman olah rasa karsa pada anak dimulai dari pengenalan lingkungan yang aman dan nyaman dalam mengelola emosi anak yang dididik dan didampingi oleh oleh orang tua dan guru baik di rumah maupun di sekolah. Pendidikan agama dan sosial sebagai pendamping dan pengiring untuk mengelola emosi anak agar rasa dan karsa anak menjadi tumbuh dan berkembang dengan kreasi dan kemauan kuat yang positif dan baik. Keteladanan orang tua dan pendidik sangat dibutuhkan anak sebagai pedoman dan pijakan kearah ke depannya yang lebih baik.
Peran Guru dalam Pengembangan Sikap Toleransi Beragama pada Anak Usia Dini Jumiatmoko, Jumiatmoko
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4033

Abstract

THE ROLE OF TEACHERS IN DEVELOPING RELIGION TOLERANCE ATTITUDES IN EARLY CHILDHOOD. This study aims to describe the role of teachers based on their competencies and sub- competencies as educators to develop religious tolerance. This research is a descriptive qualitative research conducted at TK Negeri Pembina Karangmalang Sragen. The results of this study revealed that religious tolerance was developed through several parts of development which included: 1) Development of an attitude of respecting the content of prayer, 2) Development of an attitude of respect for prayer and worship, 3) Development of respect for religious symbols, 4) Development of respect for halal-haram concepts, and 5) Development of an attitude of understanding the different names of God. Certain sub-competencies in pedagogical, personality, professional and social competencies are needed to support the role of teachers in developing religious tolerance in early childhood.
Pengembangan Bahasa Anak Dengar pada Anak Usia Dini dari Keluarga Orangtua Tunarungu Sophya, Ida Vera
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4888

Abstract

AbstrakPemerolehan bahasa anak dengar pada anak usia dini yang mempunyai orangtua tunarungu yang pertama tetap berasal dari lingkungan keluarga. Pengembangan bahasa anak dengar pada anak usia dini yang berasal dari keluarga orang tua yang tunarungu bisa dilihat dari faktor kebahasaan dan non-kebahasaan. Adapun berdasarkan faktor kebahasaan meliputi unsur pelafalan, penggunaan intonasi, pemilihan kata, struktur kalimat  dan gaya bahasa. Faktor non kebahasaan ditentukan oleh situasi, tempat, dan penguasaan materi. Faktor penghambat pengembangan kemampuan bahasa anak dengar pada anak usia dini yang mempunyai orangtua tunarungu antara lain adalah faktor lingkungan. Sedangkan faktor pendukung adalah perhatian orangtua akan kebutuhan bahasa anak dipenuhi dengan membelikan buku-buku bergambar sehingga anak bisa memahami dan melafalkannya.
Membangun Softskill Anak Usia Dini melalui Pretend Play Fitri, Dianing Pra
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.5228

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menyampaikan suatu pemikiran tentang pentingnya membangun karakter anak sedini mungkin melalui bermain dengan preten play. Fokus pembahasan dalam tulisan ini yaitu mengungkapkan bagaimana bermain sebagai dasar dalam mengembangkan karakter anak usia dini melalui permainan anak usia dini. Dunia anak dekat dengan mainan, dan anak akan menghabiskan waktunya terbanyak dengan bermain. ketika seorang anak usia dini melakukan pretend play berarti anak melakukan upaya representasi simbol, meta kognisi, dan empati. Anak menggunakan bermain sebagai media belajar tentang aturan dan ketrampilan tentang hidup pribadi dan bermasyarakat (softkill). Dimensi perkembangan yang tersentuh dalam pretend play yaitu kognitif, afeksi dan psikomotor. Bermain memungkinkan dilakukan secara terus-menerus dan berulang-ulang, sehingga akan menguatkan stimulasi dari bermain tersebut bagi diri anak. Hal itu bebarti anak akan dirangsang perkembanggan kognisi, afeksi, dan psikomotonya. Selain itu, masa anak merupakan fase awal atau fase dasar yang akan menjadi pijakan bagi perkembangan anak selanjutnya.
Model Pembelajaran dalam Mengembangkan Multiple Intelligences Pada Anak Usia Dini Amalia, Rizka
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4772

Abstract

Learning method can be interpreted as a way used to implement the plan that has been prepared in the form of real and practical activities to achieve learning objectives. There are several learning methods that can be used to implement learning strategies. Learning model has a broader meaning than the strategy, method or procedure of learning.Multiple intelligences differentiates intelligence into specific 'modalities', rather than seeing intelligence as dominated by a single general ability. Howard Gardner proposed this model in his 1983 book Frames of Mind: The Theory of Multiple Intelligences. According to Gardner, an intelligence must fulfill eight criteria: potential for brain isolation by brain damage, place in evolutionary history, presence of core operations, susceptibility to encoding (symbolic expression), a distinct developmental progression, the existence of savants, prodigies and other exceptional people, and support from experimental psychology and psychometric findings.
Media Patung 4 Dimensi Dalam Pembelajaran Mewarnai Untuk Meningkatkan Ketahanan Belajar Dan Kecerdasan Anak Usia Dini Shofiyuddin, Muh; Rahmawati, Ana
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i1.3519

Abstract

Mengajar anak usia dini, seperti pembelajaran di Roudlotul Athfal harus dilakukan dengan kreatif dan totalitas sebab kondisi psikologi anak masih belum menentu. Pembelajaran AUD lebih banyak dilakukan dengan bermain dan berimajinasi karena kecenderungan mereka suka bermain. Atas dasar itu peneliti melakukan penelitian menggunakan media patung 4 dimensi pada pembelajaran materi warna dan bentuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan patung 4 dimensi sebagai media pembelajaran dapat merangsang semangat ketahanan belajar dan kecerdasan anak. Metode yang digunakan yaitu deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Dari kondisi peserta didik sebelum treatment menggunakan patung 4 dimensi diketahui bahwa hanya ada 1 peserta didik atau 3% yang memperoleh nilai dengan kategori baik. Sedangkan 97% lainnya mendapatkan nilai dengan kategori cukup dan kurang. Hal itu menunjukkan rendahnya semangat dan kecerdasan siswa dalam pembelajaran. Adapun setelah treatment hasil menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan yaitu 13 peserta didik atau 43% mendapatkan nilai dengan kategori baik dan 67%  lainnya masih dalam kategori cukup dan kurang. Dari hasil tersebut, dapat disimpulakn bahwa pembelajaran AUD dengan mengguanakan media patung 4 dimensi dapat menarik minat peserta didik dan meningkatkan ketahanan dalam belajar serta merangsang kecerdasan mereka.
Metode Praktek dalam Memperkenalkan Nilai-Nilai Keagamaan pada Anak Usia Dini di PAUD Mawar Tasikrejo Pemalang Fadli, Failasuf
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4938

Abstract

Tujuan dari penelitian Deskriptif ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode praktek untuk anak usia dini di PAUD Mawar Tasikrejo dengan tujuan sebagai langkah untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada anak pra sekolah. Data dikumpulkan menggunakan observasi lapangan dan wawancara dengan guru yang bersangkutan. Dari hasil wawancara dan data di lapangan membuktikan bahwa PAUD Mawar menerapkan metode praktek sholat maghrib dan wudhu kepada para siswa disamping adanya metode-metode lain untuk mengenalkan nilai-nilai keagamaan kepada siswanya. Dengan menggunakan metode praktek dalam pembelajaran diharapkan para siswa mampu untuk menerima materi yang disampaikan dengan baik dan dapat mempraktekan secara nyata pengetahuan yang telah disampaikan guru ketika di sekolah. Dengan diperkenalkannya anak-anak pada nilai-nilai keagamaan maka anak akan mampu mengembangkan potensi spritualitasnya dengan baik sesuai dengan tingkatan usianya. Selain itu, Juga dapat mengetahui kewajiban yang harus anak-anak lakukan sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Spiritual juga disebut bekal bagi anak untuk tetap menggunakan nurani dan karakter positifnya
Edutainment dalam Pengembangan Multiple Intelligences Teori Howard Gardner pada Anak Usia Dini Murniati, Wahyuni
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4775

Abstract

There are nine intelligences proposed by Howard Gardner. Nine intelligences include: intelligence language, logical-mathematical, visual-spatial, bodily-kinesthetic, rhythmic-musical, intrapersonal, interpersonal, naturalistic and existential. When speaking of the intelligence then of course it's going to talk about a person's brain. In theory the brain, it is said that the brain will only absorb information if the brain is in a state of happy to get it. Then to condition it, teachers should make learning fun and humanizing learners. Appropriate learning models would improve intelligence learners. One model of learning that can be used to improve the intelligence of the learner is to use the model of edutainment. This article attempts to provide edutainment strategies in the use of the model to the increase of multiple intelligences of children.
Konstruksi Pola Pembelajaran bagi Guru pada Anak-Anak Difabel dan Disabilitas Berbasis Pendidikan Parenting Khomsiyatun, Umi
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v6i2.4043

Abstract

Abstract: CONSTRUCTION OF LEARNING PATTERNS FOR TEACHERS IN DIFABLES AND PARENTIING EDUCATION-BASED CHILDREN. Children basically have the same rights. The right to grow, develop, get proper education, and other rights No exception with imperfect children. Both seen from the physical and mental. In this study discussed about learning patterns for teachers for children with disabilities and disabilities. The method in this study is to use analysis descriptions. This type of research is library research with a qualitative approach. Data collection techniques in this study are library research and documentation. Data analysis techniques in this study used descriptive analysis of the construction of parenting education in children with disabilities and disabilities. So that they get a description of how the construction of parenting education for children with disabilities and sisability. From the results of this study it can be seen that the construction or pattern of parenting education for educators for children with disabilities and disabilities is four. First, large group meetings, parent conferences, parent support groups, and home visits. ABSTRAK: Anak pada hakikatnya mempunyai hak yang sama. Hak untuk tumbuh, berkembang, mendapat pendidikan yang layak, dan hak-hak lainnya tidak terkecuali dengan anak-anak tidak sempurna. Baik yang dilihat dari fisik maupun mental. Dalam penelitian ini membahas mengenai konstruksi pola pembelajaran bagi guru untuk anak-anak difabel dan disabilitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan deskripsi analisis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi pustaka (library research) dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif tentang konstruksi pendidikan parenting pada anak difabel dan disabilita. Sehingga mendapatkan suatu pendeskripsian mengenai bagaimana konstruksi pendidikan parenting untuk anak difabel dan sisabilitas. Dari hasil kajian ini dapat diketahui kontruksi atau pola pendidikan parenting bagi pendidik untuk anak yang difabel dan disabilitas yaitu ada empat. Pertama, large groups meetings, parent conferences, parent supprots groups, dan home visit.
Efektivitas Media Pom-Pom dalam Metode Bermain untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung pada Usia 4-5 Tahun (Kelompok A) Waty, Anita Kresna
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i1.4720

Abstract

Penelitian ini termotivasi dari rendahnya kemampuan siswa dalam berhitung karena kurangnya media dan metode pembelajaran yang tepat. Untuk melihat pengaruh penggunaan media dan metode pembelajaran dalam meningkatkan keterampilan berhitung siswa, peneliti menggunakan media pom-pom dalam metode bermain. Metode penelitian adalah eksperimen pree. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan satu kelompok desain pretest-posttest. Populasi penelitian semua siswa RA Baitussalam. Sampel adalah siswa kelompok A. Instrumen yang digunakan adalah tes lembar kerja anak, dan lembar observasi. Ini berdasarkan hasil Uji Hipotesis menggunakan t-test t hitung 3.88> t tabel 2,12. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa media pom-pom memiliki efek pada kemampuan menghitung awal anak. Karena penggunaan media dan metode pembelajaran yang menarik bagi anak akan memudahkan guru dalam mengaplikasikan materi pembelajaran yang akan disampaikan. Selain itu, diharapkan bahwa guru RA / TK / PAUD menjadi lebih kreatif, inovatif dalam penggunaan media dan metode pembelajaran yang digunakan. Dan disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 2 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 2 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): THUFULA Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): THUFULA Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): THUFULA Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Thufula Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal More Issue