cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
ISSN : 23550163     EISSN : 25023845     DOI : 10.21043/thufula
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 450 Documents
Pengaruh Dukungan dan Penerimaan Orangtua Terhadap Efikasi Diri pada Anak Usia Dini Hasanah, Nur
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v7i2.6092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh dukungan orangtua terhadap efikasi diri anak usia dini; (2) pengaruh penerimaan orangtua terhadap efikasi diri anak usia dini; dan (3) pengaruh dukungan dan penerimaan orangtua terhadap efikasi diri pada anak usia dini. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah 162 anak Taman Kanak-kanak se Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Sampel penelitian sebanyak 129 anak, dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dukungan orangtua berpengaruh terhadap efikasi diri anak usia dini dengan signifikansi 0,000 (p<0,05); (2) penerimaan orangtua berpengaruh terhadap efikasi diri anak usia dini dengan signifikansi 0,033 (p<0,05); (3) dukungan dan penerimaan orangtua berpengaruh terhadap efikasi diri dengan signifikansi 0,000 (p<0,05) Dukungan dan penerimaan orangtua memberikan sumbangan efektif sebesar 20,5% terhadap efikasi diri.
Pembelajaran Inquiri-Discoveri dalam Meningkatkan Kreativitas Anak di Sentra Balok Tk Amal Insani Muhammadkan Bastian, Abda Billah Faza
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.6653

Abstract

Abstract: One of the existing successful learning by applying the learning model that corresponds to the characteristics of learners. This study discusses the learning characteristics of children with a model of the inquiry- discoveri based learning. The purpose of this research reveal that the inquiry- discoveri based model can enhance children's creativity. This study is a qualitative study based on field research to be based on a literature review. The study was conducted in kindergarten Amal Insani to retrieve data through observation, documentation and interview with the school principal educator. The results showed that: First, the inquiry- discoveri based learning highly relevant to the child's learning characteristics. Second, creativity is born of freedom in the child explore and to experiment. Third, discoveri inquiri-learning implementation in kindergarten Amal Insani beam centers can increase a child's creativity. This study contains the arguments of the inquiry- discoveri based learning not only improve mathematical and logical intelligence. However, this study also enhance the mental abilities of children.Abstrak: Salah satu keberhasilan pembelajaran ada dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini membahas tentang karakteristik belajar anak dengan sebuah model pembelajaran berbasis inquiri-discoveri. Tujuan dari penelitian ini mengungkap bahwa model berbasis inquiri-discoveri dapat meningkatkan kreativitas anak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis field research dengan didasarkan pada kajian literatur. Penelitian dilakukan di TK Amal Insani dengan mengambil data melalui teknik observasi, dokumentasi dan wawancara kepada pendidik kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Pertama, pembelajaran berbasis inquiri-discoveri sangat relevan dengan karakteristik belajar anak. Kedua, kreativitas lahir dari kebebasan anak dalam bereksplorasi dan bereksprimen. Ketiga, implementasi pembelajaran inquiri-discoveri di sentra balok TK Amal Insani dapat meningkatkan kreativitas anak. Penelitian ini berisi argumen-argumen pembelajaran berbasis inquiri-discoveri bukan hanya meningkatkan kecerdasan matematis dan logis. Namun, pembelajaran ini juga meningkatkan kemampuan mental anak. 
Menanamkan Nilai-Nilai Tasamuh untuk Menangkal Paham Radikalisme di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Perspektif Psikologi Pendidikan Islam saliyo, saliyo
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.7267

Abstract

Abstract : INSTILLING THE VALUES OF TASAMUH (TOLERANCE) TO DENY THE UNDERSTANDING OF RADICALISM IN THE AL-QUR’AN EDUCATION PARK (TPQ) PSYCHOLOGICAL PERSPECTIF OF ISLAMIC EDUCATION. This empowerment and dedication research aims to find out the education of tasamuh (tolerance) in the Al-Qur'an Education Park (TPQ). The research method uses the Participatory Action Research (PAR) method. Researchers directly involved in research objects involved in learning activities. Researchers interact directly with the board of asatidz and students in the TPQ. Retrieval of research data using interviews, observation, and document data. The informant taking strategy uses non probability sampling. The collection technique uses purposive sampling. The results showed that the education of the Al-Qur'an Al Itqan Ngembalkulon Kudus showed that education concentrated on cognitive and emotive. Cognitive education contains material related to the science of reading the Qur'an and the procedures for prayer and prayer in daily activities. Educational material and emotive practices in daily life related to science and moral practices. Education is in the frame of behavior modification (behavior modification) and cognitive behavior (cognitive behavior).
Manajemen Program Pembiasaan bagi Anak di PAUD Banyu Belik Purwokerto Wiyani, Novan Ardy
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.7044

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang ditujukan untuk mendeskripsikan proses manajemen program pembiasaan sebagai upaya untuk membentuk karakter anak usia dini di PAUD Banyu Belik Purwokerto. Data pada penelitian ini dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis data secara induktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa ada empat langkah yang dilakukan dalam manajemen program pembiasaan bagi anak usia dini di PAUD Banyu Belik. Pertama, merencanaan program pembiasaan. Kedua, mengorganisasikan program pembiasaan. Ketiga, melaksanakan program pembiasaan. Keempat, mendiagnosa masalah dalam pelaksanaan program pembiasaan untuk membentuk karakter anak usia dini. Pada dasarnya manajemen program pembiasaan ditujukan untuk membentuk karakter mandiri pada anak usia dini. Dengan karakter mandiri tersebut anak akan memiliki kemampuan untuk menyelesaikana tugas-tugas perkembangannya.
Pengembangan Literasi Anak Melalui Permainan Dadu Literasi Di TK AL-AQSHO Konawe Selatan Hewi, La
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.7238

Abstract

Abstract: DEVELOPMENT OF CHILDREN LITERATION THROUGH LITERATING DADU GAMES IN TK AL-AQSHO KONAWE SELATAN. Literacy is an aspect of language development in early childhood education. Literacy is often associated with the words reading and writing, although the terminology of literacy is broader than reading and writing. The aim of this article is to describe the development of children's literacy through the literacy dice game. The researcher used a qualitative approach with a descriptive analysis method, with the subject of the study being the children of group A TK Al-Aqsa South Konawe determined by the researcher by purposive sampling. Techniques of data analysis using an interactive model with the steps of data reduction, data presentation, conclusions drawn and verification. The results showed that children's literacy on child development indicators can recognize symbols for reading preparation, children can recognize the initial letters of the names of objects, write and pronounce letters a-z and children can write their own names. All indicators of children's literacy develop very well through the use of literacy dice games.Keywords: Literacy, Children, Games Abstrak: Literasi merupakan aspek perkembangan bahasa dalam pendidikan anak usia dini. Literasi sering dilekatkan pada istilah membaca dan menulis, walaupun terminologi literasi lebih luas dari baca-tulis. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan pengembangan literasi anak melalui permainan dadu literasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif, dengan subjek penelitian yaitu anak kelompok A TK Al-Aqsho Konawe Selatan yang ditetapkan peneliti secara purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan interaktif model dengan langkah-langkah yaitu reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi anak pada indikator perkembangan anak dapat mengenal simbol untuk persiapan membaca, anak dapat mengenal huruf awal dari nama benda, menuliskan dan mengucapkan huruf a-z dan anak dapat menuliskan nama sendiri. Seluruh indikator literasi anak tersebut berkembang dengan sangat baik melalui penggunaan permainan dadu literasi.Kata kunci: Literasi, Anak, Permainan
Memperkenalkan Literasi Sains Kepada Peserta Didik: Perspektif Calon Guru PIAUD Noor, Faiq Makhdum
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.7066

Abstract

Literasi sains dapat membantu kita dalam membentuk pola pikir, perilaku, dan karakter untuk dapat peduli dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri, masyarakat, dan lingkungan, serta permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif calon guru PIAUD tentang pentingnya memperkenalkan literasi sains kepada peserta didik di usia dini. Pemahaman tentang membelajarkan literasi sains di kelas PIAUD masih belum optimal. Hal ini ditunjukkan pada peringkat PISA Indonesia yang menunjukkan nilai yang rendah jika dibandingkan dengan negara peserta yang lain. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sampel dalam penelitian ini ialah mahasiswa PIAUD IAIN Kudus semester 4. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa calon guru PIAUD sebesar 75.89% memahami definisi literasi sains, 61.61% mengetahui cara membelajarkan sains, 60.71% mengetahui cara melakukan penilaian berbasis literasi sains, dan 94,64% memahami pentingnya penggunaan media dalam pembelajaran literasi sains. Dengan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa calon guru PIAUD telah memahami pentingnya memperkenalkan literasi sains kepada peserta didik. Namun mereka kurang memahami tentang bagaimana membelajarkan dan juga menilai literasi sains peserta didik.
Pendekatan Living Values Education dalam Menanamkan Nilai Karakter Anak di RA Tiara Chandra Yogyakarta Qadafi, Muammar
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.6617

Abstract

LIVING VALUES EDUCATION APPROACH IN DEVELOPING CHILDREN’S CHARACTER AT RA TIARA CHANDRA YOGYAKARTA. This study aims to find out how the Living Values Education (LVE) approach in instilling the character values of children in RA Tiara Chandra Yogyakarta. The research used qualitative method with a case study approach. Data collection techniques carried out through participatory observation, in-depth interviews, and documentation, while data analysis technique are through data reduction, data display, and verification. The results showed that RA Tiara Chandra has used the LVE approach for the past three years, starting with the training given to teachers and staff as role models for children, then involving parents and the community around the school area. Training of adults was the first step to guide children in developing character values. This step was quite effective and had a positive impact on the development of children's character values in RA Tiara Chandra Yogyakarta.
Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Nisa', Luthfatun
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.6283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi bagi anak usia dini baik dalam lingkungan keluarga maupun dalam lingkungan sekolah. Dikarenakan teknologi tidak terlepas dari kehidupan anak di era yang semakin canggih ini. Keberadaan teknologi tidak dapat dipungkiri dan bagaimanapun anak tidak dapat di cegah ataupun dilarang menggunakannya, namun kontrol dan pendampingan yang tepat dapat menjadi solusi yang tepat bagi anak. oleh karena itu, penelitian ini menjawab permasalahan yang sering dihadapi oleh orangtua dan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara dalam proses pengumpulan data, serta menggunakan metode studi literatur dari berbagai sumber jurnal, buku, dan hasil penelitian yang mendukung. Penelitian dilakukan di desa Talun kecamatan Sumberrejo kabupaten Bojonegoro dengan jumlah subjek 20 orangtua wali yang memiliki anak usia 3-6 tahun dan pada dua lembaga PAUD. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata orangtua wali belum banyak memberikan kontrol dan pendampingan dalam penggunaan smartphone pada anak sehingga anak lebih banyak menghabiskan waktu dengan bermain smartphone dibanding bermain dengan teman sebayanya. Sedangkan dalam bidang pendidikan teknologi belum banyak dimanfaatkan secara maksimal oleh guru. Sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan rujukan bagi guru dan orangtua dalam proses pemanfaatan teknologi.
Pengembangan Model Pembelajaran Kooperatif Berbasis Sentra untuk Meningkatkan Kecerdasan Sosial Emosional Anak Sumiyati, Sumiyati
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.7244

Abstract

This study examines the development of a center-based cooperative learning model to improve children's social emotional intelligence. Research uses a qualitative approach with emphasis on the quality of data in the field. An important factor that influences the success of learning is the selection of a center learning model. The results of this study indicate that the center-based cooperative learning model is one of the learning models that are considered successful. Because the center provides opportunities for children to develop their ideas. The ideas of children can be realized in the centers of the main activities which are held in collaboration with friends and teachers as facilitators. This learning raises a cooperative atmosphere that arises in each learning activity. The choice of learning model must be supported by the competencies possessed by the teacher, so that it can implement a center-based cooperative learning model properly. Teachers need to have the ability to carry out learning. This learning is also proven to be successful in improving children's social emotional abilities. These social emotional abilities can be seen from children's self-awareness, self-responsibility and others as well as pro-social aspects.  Keywords: learning models, centers, social emotional. 
Penggunaan Gadget pada Anak Usia Dini dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Salis Hijriyani, Yuli; Astuti, Ria
ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal
Publisher : PIAUD IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/thufula.v8i1.6636

Abstract

Abstrak Pada era milineal, mayoritas kebutuhan manusia berbasis digitalisasi dan bisa diatur menggunakan gadget. Penggunaan gadget saat ini sudah merambat ke dunia anak, sehingga menjadi tantangan bagi orang tua dan pendidik PAUD dalam menghadapi anak di era revolusi industri 4.0. Di Negara Indonesia penggunaan gadget banyak berdampak negatif, khususnya pada anak usia dini. Fenomena tersebut menjadi latar belakang masalah pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dan bertujuan untuk mengetahui penggunaan gadget yang dapat menunjang sarana pembelajaran anak usia dini. Proses pengumpulan data dilakukan melalui observasi pada anak usia dini yang berusia 4-6 tahun, wawancara terhadap orang tua yang memberikan gadget pada anak usia dini, dan dokumentasi yang terkait pada anak yang menggunakan gadget dalam proses pembelajarannya. Hasil penelitian yang Penulis lakukan dapat diketahui bahwa penggunaan gadget dapat meningkatkan minat belajar anak dalam proses pembelajaran. Sehingga gadget bagi kalangan anak bisa sebagai alat untuk melengkapi sarana proses pembelajarannya. Kata Kunci: Gadget, Sarana Pembelajaran, Era Revolusi Industri 4.0. AbstractIn this milineal era, the majority of human needs are based on digitization and can be managed using gadgets. The use of gadgets has now spread to the world of children, so it is a challenge for parents and kindergarten teachers in dealing with children in the industrial revolution era 4.0. In Indonesia, the use of gadgets has many negative effects, especially in early childhood. This phenomenon is the background of the problem in this study. This study uses descriptive qualitative research methods and aims to determine the use of gadgets that can support early childhood learning facilities. The process of collecting data is done through observation of early childhood aged 4-6 years, interviews with parents who give gadgets to young children, and related documentation on children who use gadgets in the learning process. The results of research by the author can be seen that the use of gadgets can increase children's learning interest in the learning process. So that the gadget for children can be a tool to complement the learning process facilities.Keywords: Gadget, Learning Tool, Industrial Revolution Era 4.0.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 2 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 11, No 1 (2023): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 2 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 10, No 1 (2022): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 2 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 9, No 1 (2021): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 2 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 8, No 1 (2020): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 2 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 7, No 1 (2019): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 2 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 6, No 1 (2018): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 2 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 5, No 1 (2017): THUFULA Vol 4, No 2 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 4, No 1 (2016): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 2 (2015): ThufuLA Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 3, No 1 (2015): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA Vol 2, No 2 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 2, No 1 (2014): THUFULA Vol 2, No 1 (2014): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Thufula Vol 1, No 1 (2013): ThufuLA: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal Vol 1, No 1 (2013): THUFULA More Issue