cover
Contact Name
Rommy David Watuseke
Contact Email
ymmordivad@gmail.com
Phone
+6281356611122
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado Jl. R.W. Monginsidi Malalayang II Manado 95263
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Juiperdo
ISSN : 22524843     EISSN : 26559382     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo), provides a forum for publishing the novel technologies and knowledge related to the nursing area. This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications.
Articles 248 Documents
The Role of Family Support in Improving the Quality of Life of Diabetes Mellitus Patients at The Internal Medicine Clinic of Poso General District Hospital Langitan, Rosamey Elleka; Ndama, Metrys; Manggasa, Dafrosia Darmi
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2172

Abstract

Latar Belakang. Diabetes adalah merupakan penyakit kronis yang memerlukan perawatan jangka panjang dan berdampak signifikan pada kualitas hidup penderitanya dan merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat, terhadap dampak signifikan pada kualitas hidup penderitanya. Dukungan keluarga memiliki peran penting dalam pengelolaan diabetes dan dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Tujuan. Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan peran dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien diabetes. Metode. Penelitian ini adalah metode kuantitatif terhadap pendekatan cross sectional yaitu untuk mengetahui peran dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien diabetes melalui tahapan observasi dan wawancara langsung kepada subjek penelitian untuk pengumpulan data sekaligus pada suatu saat. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mencakup skala dukungan keluarga dan skala kualitas hidup yang valid dan reliabel. Hasil. Penelitian pada analisa data menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan pada dukungan keluarga terhadap kualitas hidup pasien diabetes dimana nilai p value (p < 0,05). Faktor lain seperti karakteristik subjek usia, jenis kelamin, lama menderita diabetes, memiliki dampak pada kualitas hidup disebabkan karena dukungan keluarga yang kurang baik sebaliknya dukungan keluarga yang kuat dapat meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes menjadi lebih baik Kesimpulan. Dukungan keluarga memiliki peran yang penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan dukungan keluarga bagi pasien diabetes sebagai bagian dari manajemen pengelolaan penyakit diabetes pada tatanan pelayanan kesehatan baik di Rumah sakit maupun Puskesmas. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, DM
Effectiveness of Gargling With 20% Kitchen Salt Solution on Plaque Accumulation Maramis, Jeana Lydia; Lengkong, Fitri Salma; Adam, Jeanne d′Arc Zavera
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2173

Abstract

Pendahuluan: Plak merupakan lapisan lunak yang terdiri dari sekumpulan mikroorganisme dan juga sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi. Plak yang ada pada permukaan gigi merupakan faktor utama peyebab terjadinya karies gigi. Upaya pengontrolan plak dapat dilakukan dengan tindakan memberisihkan gigi secara kimiawi dengan menggunakan larutan garam dapur 20%. Tujuan: Ingin mengetahui sejauh mana efektivitas dalam berkumur dengan menggunakan larutan garam dapur 20% pada akumulasi plak. Metode: Pada penelitian ini digunakan teknik eksperimen semu dengan rancangan one group pretest and posttest. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 63 orang dan diambil secara ramdom pada siswa Kelas X SMA Negeri 4 Manado. Teknik pelaksanaan penelitian, dimana peneliti mempersiapkan garam dapur dan dilarutkan pada air bersih, sehingga mendapatkan konsentrasi 20%. Responden dituntun untuk berkumur sebanyak 20 ml selama 30 detik, kemudian larutan tersebut dibuang. Data yang didapat dianalisa dengan mengunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil uji menunjukkan berkumur dengan larutan garam dapur 20%, efektif dalam menurunkan akumuliasi plak, dimana nilai p=0.000 (<0,05). Garam memiliki kandungan fluor, mineral, calsium dan fosfor untuk memelihara kesehatan gigi dan mengurangi karies gigi, memelihara gusi, dan berperan dalam metabolisme tulang. Garam dapur yang dilarutkan dengan air dapat digunakan sebagai alternatif untuk membersihkan gigi dan mudah didapat juga harganya sangat murah. Kesimpulan: berkumur dengan larutan garam dapur 20% efektif terhadap penurunan akumulasi plak. Kata Kunci: Plak; Larutan garam dapur
Technology Approach in Supporting Exclusive Breastfeeding of Infants for Stunting Prevention: A Literature Review Armia, Wildia; ., Sukihananto
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2183

Abstract

Latar Belakang: Stunting menjadi target Global yang harus di atasi segera. Peningkatan pemberian ASI ekslusif merupakan salah satu cara pencegahan stunting. Dalam pemberian Asi ekslusif, ibu membutuhkan dukungan agar tetap mempertahankan pemberian ASI maupun meningkatkan kualitas pemberian ASI. Dukungan yang dibutuhkan oleh seorang ibu menyusui dapat berasal dari suami, keluarga, lingkungan sekitar, teman sebaya maupun tenaga kesehatan. Berbagai dukungan dapat diberikan di era digital seperti sekarang ini, salah satunya adalah penggunaan teknologi yang dapat memberikan dukungan dalam peningkatan pengetahuan, Self efficacy maupun promosi kesehatan terkait pemberian ASI ekslusif. Dukungan pemberian Asi ekslusif dengan menggunakan teknologi banyak digunakan dalam penelitian. Tujuan: Untuk menggambarkan penerapan teknologi dalam mendukung Asi Ekslusif untuk pencegahan stunting berdasarkan kajian literatur review. Metode: Menganalisis literatur dari berbagai sumber menggunakan kata kunci Technology, telelactation/telehealth dan breastfeeding melalui Sciendirect, Pubmed dan Google Scholar dengan klasifikasi jurnal Q1-Q4. Hasil: Berbagai teknologi dapat digunakan untuk memberikan dukungan pada ibu dalam proses pemberian ASI seperti telelactation/telehealth baik berupa pesan singkat, video, maupun audio visual. Dukungan pemberian Asi ekslusif dengan pemanfaaatan teknologi efektif untuk mempertahankan maupun meningkatkan pemberian Asi dan Self efficacy ibu saat menyusui. Pemanfaatan teknologi juga efektif dan efisien bagi semua kalangan baik di pedesaan maupun di perkotaan serta mengatasi masalah sumber daya manusia dalam bidang kesehatan untuk melakukan promosi kesehatan. Kesimpulan: Penerapan teknologi dapat semakin ditingkatkan dalam memberikan dukungan kepada ibu untuk pemberian Asi ekslusif. Penerapan teknologi juga dapat mengatasi kekurangan sumber daya kesehatan untuk memberikan promosi kesehatan bagi ibu.
Compliance Overview of Tuberculosis Patients in Poso City Subdistrict Rantesigi, Nirva; ., Agusrianto
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2184

Abstract

Pendahuluan: Upaya pencegahan dan pengendalian TB Paru melibatkan berbagai aspek, termasuk penegakkan diagnosis dini, pengobatan yang tepat serta tidak kalah pentingnya adalah kepatuhan penderita dalam mengikuti regimen pengobatan. Kepatuhan minum obat menjadi faktor kritis dan vital dalam mencapai kesembuhan penderita dan mencegah penyebaran infeksi dan penularan lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis di Kecamatan Poso Kota. Metode penelitian kuantitatif survei analitik cross-sectional dengan jumlah sampel 30 orang penderita TB. Instrumen menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS) dan uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil yang diperoleh adalah karakteristik responden yaitu usia dan pendidikan berhubungan dengan kepatuhan minum obat dimana uji statistik pada usia p value = 0,371 dan pekerjaan p value=0,173. Nilai P lebih kecil dari α = 0,05 %, dukungan keluarga yang positif, tingkat kepatuhan penderita minum obat rendah hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik nilai p value= 0,256 artinya lebih kecil dari α = 0,05. Kesimpulan: Kepatuhan dalam minum obat pada penderita TB Paru adalah merupakan elemen kunci dalam pengobatan TB. Jika penderita tidak mematuhi rencana pengobatan, bakteri TB dapat menjadi resisten terhadap obat, menyebabkan perburukan kondisi kesehatan dan penyebaran penyakit lebih lanjut di masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa kepatuhan minum obat penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Poso Kota masih rendah. Pentingnya Peran Keluarga dan Dukungan Sosial dapat memainkan peran kunci dalam meningkatkan kepatuhan minum obat. Keluarga perlu memberikan dukungan moral dan praktis untuk membantu penderita mengatasi kendala dalam mematuhi rencana pengobatan. Kata Kunci: Kepatuhan; Minum obat; TB Paru
Effectiveness of 30-Degree Head Up to Improve O2 Saturation in Severe Head Injury Patients Kanine, Esrom; Kiling, Maykel A.; Tololiu, Tinekke A.; Merentek, Grace A.
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 11 No 02 (2023): DESEMBER
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v11i2.2212

Abstract

Pendahuluan: Cedera Kepala Berat merupakan gangguan traumatik dari fungsi otak yang disertai atautanpa disertai perdarahan. Indikatornya nilai oksigen dalam darah. Tujuan: Membuktikan Efektifitas Head Up 30 Derajat Dalam Meningkatkan Saturasi Oksigen Cedera Kepala Berat di Resusitasi RSUP Prof. Dr. R.D Kandou Manado. Metode: Penelitian studi kasus pada 4 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan format asuhan keperawatan dan Teori Virginia Henderson. Hasil dan Kesimpulan Penelitian : Sebelum intervensi rata-rata saturasi oksigen di bawah batas normal 96-100%, setelah intervensi selama 30 menit saturasi oksigen mengalami peningkatan. Efektifitas Head Up 30 Derajat Dalam Meningkatkan Saturasi Oksigen Cedera Kepala Berat.
Readiness to Help and The Intention Of Nursing Students in Providing Basic Living Aid Wijaya, Adi; Astuti, Zulmah; Muflihatin, Siti Khoiroh
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2266

Abstract

Pendahuluan : Henti jantung merupakan suatu kegawat daruratan yang bisa mengancam nyawa dan bisa terjadi dimanapun dan kapanpun. Tindakan Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan tindakan yang bisa meningkatkan kelangsungan hidup orang yang mengalami henti jantung. Tindakan BHD bisa dilakukan oleh mahasiswa keperawatan. Pengetahuan dan kesiapan yang dimiliki mahasiswa keperawatan diharapkan mampu bertindak dalam memberikan bantuan hidup dasar pada korban henti jantung. Kurangnya pengetahuan dan kesiapan untuk menolong bisa mempengaruhi intensi (kemauan) mahasiswa untuk memberikan pertolongan dalam situasi darurat sekalipun. Tujuan : untuk mengetahui apakah ada hubungan kesiapan menolong dengan intensi mahasiswa S1 keperawatan dalam memberikan pertolongan bantuan hidup dasar di universitas muhammadiyah kalimantan timur. Metode : jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling yang berjumlah 269 orang Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan adalah chi-square. Hasil Penelitian : Berdasarkan dari analisa bivariat didapatkan nilai signifikansi 0.039, berdasarkan nilai tersebut karena nilai p<0.05 maka ada Hubungan Kesiapan Menolong Dengan Intensi Mahasiswa S1 Keperawatan Dalam Memberikan Pertolongan Bantuan Hidup Dasar Di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Kesimpulan : ada Hubungan Kesiapan Menolong Dengan Intensi Mahasiswa S1 Keperawatan Dalam Memberikan Pertolongan Bantuan Hidup Dasar Di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur
The Relationship Between Parenting Style and Internet Addiction among Adolescents in Banda Aceh Atika, Syarifa; Fitria, Nayla; Hidayati, Husna
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2283

Abstract

Introduction: Internet addiction is a concerning and attention-grabbing phenomenon, especially among adolescents. The internet has led teenagers to become addicted due to its offering of various information, games, and entertainment. This is indicated by the feeling of joy felt when using the internet, the increasing duration of internet use, as well as feelings of anxiety and boredom when having to spend time without internet access. Parenting style emerged as a notable factor influencing internet addiction in teenagers. Objectives: to identify the relationship between parenting styles and internet addiction among adolescents in Banda Aceh. Methods: This study adopted a correlational descriptive approach, with 571 students from the tenth and eleventh grades in high schools in Banda Aceh. The sampling technique employed was proportionate stratified random sampling involving 236 respondents. Measurement tools included the Parental Authority Questionnaire (PAQ) and the Internet Addiction Test (IAT). Data analysis utilized the Spearman Rank Correlation test. Data was collected through Google Forms. Results: a discernible relationship between parental parenting styles and internet addiction, with a p-value of 0.002 < 0.05 and a correlation coefficient of -0.203. Conclusions: a correlation between parenting styles and internet addiction among adolescents in Banda Aceh.
The Effectiveness of The Nursing Care Approach in Healing Diabetic Ulcers: A Case Study of Mrs. F in Sintuwulemba Village, Lage District, Poso Regency, Central Sulawesi Province Langitan, Rosamey Elleke; ., Agusrianto; Rantesigi, Nirva
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2309

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Ulkus diabetik adalah salah satu komplikasi serius yang sering terjadi pada pasien dengan diabetes mellitus. Ulkus merupakan luka terbuka pada kulit, sering kali terjadi pada kaki atau kaki bagian bawah, yang sulit sembuh dan berpotensi menjadi infeksi yang serius jika tidak ditangani dengan tepat. Asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetik di desa sintuwulemba dapat di lakukan dengan melakukan pengkajian, merumuskan diagnosa, perencanaan intervensi, melakukan implementasi dan evaluasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan mengkaji efektifitas penerapan asuhan keperawatan pada pasien dengan ulkus diabetik dalam upaya mempercepat proses penyembuhan, mencegah infeksi sekunder, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode penelitian yaitu deskriptif dengan pendekatan studi kasus 1 orang pasien yang memilik ulkus diabetik dengan derajat 2 di mana kedalaman luka mencapai ligament, tendon dan otot. Hasil penelitian : didapatkan pasien mengeluh terdapat luka pada kaki sebelah kanan dibagian telapak kaki dan sela-sela jari dengan ukuran PxL: 8,8cm kondisi luka terdapat jaringan nekrotik 50% menutupi luka, warna luka kekuningan dan luka berbau, di dapatkan data terjadi peningkatan kadar glukosa darah 264/gdl, data mengatakan klien cemas dan takut karena luka yang tak kunjung sembuh. Diagnosa keperawatan : (1) gangguan integritas kulit, (2) ketidakstabilan kadar glukosa dalam darah,(3)ansietas. Intervensi keperawatan: integritas/kulit, perawatan luka, manajemen hiperglikemia, reduksi ansietas. Implementasi keperawatan : dilakukan tindakan perawatan luka modern, edukasi diet dan dukungan perkembangan penyembuhan luka. Evaluasi : yaitu setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 6 hari pasien mengatakan perasaan lebih rileks dan perasaan cemas berkurang. Jaringan nekrotik berkurang, dan bau berkurang, pasien sudah melakukan diet karbohidrat dan juga mengurangi makanan yang mengandung gula lebih, perasaan lebih rileks. Kesimpulan : bahwa dengan perawatan integritas kulit, perawatan luka, manajemen hiperglikemia, edukasi diet, dukungan perkembangan luka dan terapi relaksasi efektif di lakukan pada pemberian asuhan keperawatan. Kata Kunci: Perawatan; Luka; DM
Family Functioning and Academic Burnout in Adolescent Suicide Ideation Ekawati, Dessy; Arniati, Sastia Lulu
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2310

Abstract

Pendahuluan : Remaja seringkali menghadapi tekanan akademik yang tinggi di sekolah, sementara lingkungan keluarga juga dapat memainkan peran penting dalam kesejahteraan mental mereka. Namun, hubungan antara fungsi keluarga, kelelahan akademik, dan ideasi bunuh diri pada remaja belum sepenuhnya dipahami. Tujuan Penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana fungsi keluarga dan kelelahan akademik mempengaruhi risiko ideasi bunuh diri pada remaja. Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan metode cross sectional, melibatkan 78 siswa kelas 12 dari SMA Patriot Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dan dianalisis dengan menggunakan uji Korelasi Pearson dan Regresi Berganda. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara fungsi keluarga yang baik dan tingkat kelelahan akademik yang rendah dengan risiko ideasi bunuh diri yang lebih rendah pada remaja. Kesimpulan : Upaya untuk meningkatkan fungsi keluarga dan mengurangi kelelahan akademik dapat berperan dalam mengurangi risiko ideasi bunuh diri pada remaja. Kata Kunci: Academic Burnout; Family Functioning; Remaja; Suicide Ideation Introduction: Adolescents often face high academic pressure in school, while the family environment can also play a crucial role in their mental well-being. However, the relationship between family functioning, academic burnout, and suicide ideation among adolescents remains not fully understood. Research Objective: The aim of this study is to understand how family functioning and academic burnout influence the risk of suicide ideation among adolescents. Method: This study employed a correlational design with a cross-sectional method, involving 78 twelfth-grade students from SMA Patriot in the Peterongan District, Jombang Regency, East Java. Data were collected using an online questionnaire and analyzed using Pearson Correlation and Multiple Regression tests. Results: The findings reveal a significant relationship between good family functioning and low levels of academic burnout with a lower risk of suicide ideation among adolescents. Conclusion: Efforts to enhance family functioning and alleviate academic burnout may play a crucial role in reducing the risk of suicide ideation among adolescents. Keywords: Academic Burnout; Adolescent; Family Functioning; Suicide Ideation
Community Stigma and Family-Based Education Efforts Regarding Leprosy Lamonge, Annastasia Sintia; Polii, Grace B; Mawuntu, Angga D.P; Pontoh, Nadya I
Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo) Vol 12 No 01 (2024): JUNI
Publisher : POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MANADO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47718/jpd.v12i01.2312

Abstract

Latar Belakang : Kusta adalah penyakit yang sangat berdampak besar baik untuk penderita maupun masyarakat di sekitar. Tujuan : untuk mengeksplorasi persepsi (stigma) masyarakat terhadap penyakit kusta. Metode : Desain mixed method: multistage. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data kualitatif yaitu dengam in-depth interview kemudian dilanjutkan dengan pengembangan program edukasi dan uji eksperimen program edukasi dalam memperbaiki stigma negatif masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Sumompo, Lingkungan 3, Kec. Tuminting. Terdapat 14 partisipan pada wawancara dan 32 partisipan pada tahap eksperimen. Data kualitatif di analisis secara tematik sedangkan data kuantitatif dianalisis secara deskriptif komparasi. Hasil : Data kualitatif didapatkan adanya 2 tema yaitu stigma negatif dan stigma positif. Hasil analisis data kuantitatif diperoleh nilai rata-rata stigma 29,09 mengalami penurunan sesudah dilakukan intervensi program edukasi berbasis keluarga menjadi rata-rata 17.82 dengan ρ Value = 0,001. Kesimpulan : Stigma di masyarakat terbagi menjadi stigma negatif dan positif. Stigma negatif dapat berdampak pada hubungan interaksi dalam masyarakat. Program Edukasi berbasis keluarga efektif dalam menurunkan stigma masyarakat tentang penyakit kusta terbukti efektif dan dapat digunakan oleh tenaga kesehatan dan kader desa dalam mengedukasi masyarakat. Kata Kunci : Kusta; Stigma masyarakat; Persepsi; Edukasi berbasis keluarga Background: Leprosy is a disease that hugely impacts both sufferers and the surrounding community. Objective: This research aims to explore the public's perception (stigma) towards leprosy—method: Mixed method design: multistage. The research began with collecting qualitative data, namely through in-depth interviews. Then it continued with the development of educational programs and experimental testing of academic programs to improve negative stigma in society. This research was conducted in Sumompo Village, Ward 3, Kec. Tuminting. There were 14 participants in the interview and 32 participants in the experimental stage. Qualitative data is analyzed semantically while quantitative data is analyzed comparatively descriptively. Results: Qualitative data showed that there were 2 themes: negative stigma and positive stigma. The results of quantitative data analysis showed that the average stigma value was 29.09, which decreased after the family-based educational program intervention to an average of 17.82 with ρ value = 0.001. Conclusion: Stigma in society is divided into negative and positive stigma. Negative stigma can have an impact on interactions in society. Family-based education programs are effective in reducing community stigma about leprosy and have been proven effective and can be used by health workers and village cadres to educate the community. Keywords: Leprosy; Community stigma; Perception; Family-based education