cover
Contact Name
Ida Wiendijarti
Contact Email
ida.wiendijarti@upnyk.ac.id
Phone
+682137688150
Journal Mail Official
jik@upnyk.ac.id
Editorial Address
Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 16933028     EISSN : 24078220     DOI : https://doi.org/10.31315/jik.v21i3
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmu Komunikasi focuses on writings that contain current research and thinking in the fields of: Communication Science, including media and journalism studies, audio and audiovisual broadcasting studies, public relations studies and advertising studies; Design of Visual Communication; Marketing Communications; Health Communication; Communication Psychology; Sociology of Communication;
Articles 504 Documents
Peluang dan Tantangan Konvergensi Media Bagi Praktisi Humas di Perusahaan Perkebunan Nusantara XI Pratama, Hayiz Historia Adhi; Isnaini, Santi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.8661

Abstract

AbstrakPesatnya perkembangan teknologi menciptakan perubahan yang tidak hanya terjadi di masyarakat, tetapi lini bisnis juga ikut berubah. Penggunaan media online oleh praktisi humas dapat membuat peluang sekaligus tantangan baru yang harus dihadapi dalam menjalankan fungsinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus yang berfokus pada peran humas PTPN XI dalam menggunakan media online sebagai channel komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara tugas pokok dan fungsi humas PTPN XI berfokus kepada stakeholder eksternal, sehingga media sosial dan website perusahan lebih ditujukan kepada stakeholder eksternal. Pemanfaatan media online menciptakan peluang baru dalam hal efektifitas dan efisiensi, seperti berkomunikasi dengan stakeholder, merawat citra perusahaan, dan mengedukasi nilai sejarah PTPN XI dan perkebunan. Sementara tantangan yang dihadapi disebabkan oleh dua faktor, yaitu faktor manajemen perusahaan dan faktor ketika pelaksanaan. Kontribusi yang diberikan dalam penelitian ini adalah rekomendasi bagi PTPN XI untuk mengoptimalkan peran humas dalam penggunaan media online dengan cara segera melakukan rekrutmen karyawan untuk posisi humas dan menyediakan inventaris alat yang dapat menunjang seluruh kegiatan kehumasan. 
Pengembangan Instrumen Penelitian The Qur’anic Verbal Communication Index (QVCI) Menggunakan Pemodelan Rasch Afifi, Subhan; Kurniawan, Irwan Nuryana; Sumintono, Bambang
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i1.8688

Abstract

Penelitian ini menekankan pentingnya eksplorasi prinsip-prinsip komunikasi dalam perspektif Islam untukmemperkaya teori-teori komunikasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengembangkan dan memvalidasiinstrumen penelitian yang dinamakan Indeks Komunikasi Verbal Qur’ani (Qur’anic Verbal CommunicationIndex/QVCI). Instrumen ini dapat digunakan untuk mengukur kualitas praktik komunikasi verbal berdasarkannilai-nilai yang ada dalam Al-Qur’an. Item pengukuran QVCI didasarkan pada ragam komunikasi verbalyang disebutkan dalam Al-Qur’an, seperti Qaulan Sadidan, Qaulan Ma’rufan, Qaulan Masyuran, QaulanKariman, Qaulan Balighan, dan Qaulan Layyinan. Pengembangan instrumen penelitian menggunakanmetode pemodelan Rasch dan melalui beberapa tahapan, termasuk validasi pakar yang menggunakanmetode Many Facet Rasch Model (MFRM) dan pengujian reliabilitas-validitas melalui metode pengujianRasch Rating Scale Model (RSM). Penelitian ini menyajikan modifikasi dan perbaikan yang dilakukan padainstrumen QVCI setelah tiga uji coba menggunakan pemodelan Rasch. Hasil pengujian validitas menunjukkanbahwa instrumen penelitian QVCI bersifat unidimensional, dan sebagian besar item menunjukkan kualitaspengukuran yang memuaskan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian Komunikasi Islam denganmengembangkan instrumen penelitian yang bersumber dari ragam komunikasi verbal dalam Al-Qur’an.
Dari Interpretasi menuju Dekorasi dalam Quran Journaling di Instagram: Analisis model Encoding/Decoding akun @rusna_meswari Ghozali, Mahbub; Dewi, Chandra Kartika
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.8749

Abstract

Cakupan pemaknaan Alquran di Instagram mengalami perkembangan bentuk dari deskripsi makna dalam bentuk meme ke bentuk Quran journaling. Makna dieksplorasi lebih dekat dengan pengalaman keseharian yang sifatnya pribadi dengan mekanisme reflektif yang dihiasi dengan beragam gambar yang melengkapi keindahannya. Makna tersimpan dalam rangkaian simbol yang kompleks sebagai sarana merepresentasikan kandungan ayat sehingga terjadi perubahan tangkapan makna dari yang dituju oleh pemilik akun ke pembaca. Penelitian ini bertujuan mendeteksi kesenjangan makna yang berlangsung dalam proses encoding dan decoding dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil data dianalisis dengan metode structural analysis. Penelitian ini menunjukkan penerimaan pesan dalam bentuk Quran journaling muncul dalam bentuk yang tidak konsisten. Produksi pesan yang bertujuan memberikan pemahaman terhadap makna Alquran agar menjadi petunjuk diterima dalam makna yang beragam. Rangkaian kode bahasa yang digunakan sebagai deskripsi pesan teralihkan dengan simbol hiasan dan seni tulisan yang ditonjolkan dalam mekanisme Quran journaling. Pembaca yang menyukai bentuk jurnal memilih memahami pesan dalam bentuk keinginan memproduksi tulisan dan hiasan indah yang sama tanpa memperhatikan kandungan makna Alquran. Meskipun sebagian kecil dari penerima pesan memberikan dukungan atas makna, penerimaan atas narasi kandungan Alquran berlangsung hanya pada makna yang disukai. Hal ini menunjukkan inefisiensi pemaknaan di Instagram yang disebabkan tangkapan makna didasarkan pada kesukaan dan keinginan pembaca atas makna yang dikehendaki.
Brand Awareness and Brand Association in Continuing Studies at Open and Distance Higher Education Sediyaningsih, Sri; Rachman, Ace Sriati; Ardiasih, Lidwina Sri; Wiradharma, Gunawan; Arisanty, Melisa
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i3.8843

Abstract

Distance Education has great potential to become a model for the world's future education. The rapid development of technology, the demands of the global professional world, as well as various extraordinary events, such as the COVID-19 pandemic which could recur at any time, are the main reasons for the need to implement distance education. Therefore, to maintain the existence of distance education, research is needed that can look at perceptions of brand equity, namely brand awareness and brand association with perceived quality. This research aims to explain how society accepts open and distance state colleges, particularly among students in Indonesia. The research subjects were 812 respondents obtained through probability sampling using multistage random sampling from three regions in Indonesia, namely Vocational High School Bina Warga Bandung representing western Indonesia, Public High School 16 Makassar representing Central Indonesia, and Public High School 1 Jayapura representing the eastern part of Indonesia. The results of the research show that there is a strong relationship between brand awareness and community brand association on the desire to continue studying at open and distance higher education institutions. This research providing recommendations for PTJJ should not only focus on promotion/marketing strategies to increase interest in continuing community studies at PTJJ but also focus on strategies that can increase brand equity.
Imperialisme Budaya dalam Tayangan Wisata dan Budaya pada Program Siaran Televisi di Indonesia Kusumajanti, Kusumajanti; Heryadi, R. Dudy; Kuswanti, Ana
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i1.8849

Abstract

Tayangan Wisata dan Budaya di Televisi dapat menjadi ajang promosi suatu daerah maupun negara.Imperialisme budaya asing dalam berbagai bentuk justru masuk dalam tayangan program Wisata dan Budayadi Indonesia dan hal ini haruslah dibuktikan kebenarannya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan indekskualitas program wisata budaya dan unsur imperialisme budaya dalam media televisi di Indonesia. Metodepenelitian ini yaitu Mixed Method digunakan untuk mencapai tujuan penelitian. Analisis indeks kualitasprogram wisata dan budaya yang tayang pada televisi di Indonesia menentukan angka ketercapaian sebuahprogram berkualitas berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Komisi Penyiaran Indonesia. Hasil penelitian inimenunjukkan indeks kualitas program wisata budaya Tahun 2021 yang diperoleh dari KPI adalah 3,62 dengandibandingkan standar nilai dari KPI sebesar 3,00, hal ini menunjukkan peningkatan kualitas isi tayangan.Realitas ajang promosi yang dilakukan oleh praktisi wisata terjadi imperialisme budaya, dimana tayanganpromosi dikemas dan disajikan dengan menggunakan backsound lagu asing. Kekuatan tayangan di televisimembuat penontonnya tidak mampu untuk melepaskan diri dari terpaan sehingga kesan budaya Indonesiamenjadi berkurang. Kontribusi penelitian ini memberikan usulan kebijakan kepada lembaga penyiaran untukmenayangkan tayangan wisata yang sesuai dengan budaya lokal untuk menghindari imperialisme budaya.
Aktivitas Media Relations PT Angkasa Pura I dalam Mendukung Penyelenggaraan Presidensi G20 di Indonesia Diniati, Anisa; Suntari Devi, Ni Luh Putu Febriyanti
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i2.8964

Abstract

PT Angkasa Pura I merupakan perusahaan BUMN yang terkategori mengimplementasikan aktivitas media relations dengan kinerja baik. Hal ini dibuktikan dari prestasi yang diraih sepanjang tahun 2022. Meski demikian, masih ditemukan publisitas bernada negatif terkait aktivitas media relations AP I dalam mendukung G20 di Indonesia yang akhirnya memunculkan sentimen negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas media relations AP I dalam mendukung Presidensi G20. Penelitian didukung dengan teori media relations dari Iriantara yang menyebutkan terdapat tiga tahapan media relations, yakni perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi media online, studi pustaka dan dokumen, serta wawancara dengan Hidya Putri selaku informan kunci AP I, Iman S. Nurdin selaku informan ahli, I Gede Putu Astana dan M. Rayhan Hernadi selaku informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AP I melakukan dua kegiatan media relations, yaitu mendistribusikan press release dan mengadakan media gathering. Untuk meningkatkan publisitas, AP I turut menggandeng Forum Wartawan BUMN. Dalam mengimplementasikan kegiatan ini, AP I melewati tiga tahapan, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dijalankan sudah sesuai dengan strategi komunikasi yang dirancang pada tahap perencanaan, meskipun press release yang didistribusikan tergolong rendah. Substansi penelitian ini memberikan kontribusi rekomendasi berupa perlunya pemanfaatan berbagai bentuk kegiatan media relations secara lebih maksimal untuk menghasilkan frekuensi berita yang lebih variatif.
Digital Activism of Health Professional during Pandemic: a Lesson Learned from @Pandemictalks Wijaya, Gustaf; Wahyudi, Irfan; Ida, Rachmah
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i3.9067

Abstract

Ketika pandemi COVID-19 menyebar, aktivisme digital muncul sebagai respons terhadap infodemik di Indonesia. Studi ini berfokus pada aktivisme digital Pandemictalks dan bertujuan untuk mengeksplorasi tujuan, strategi, dan dampaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma kritis. Penelitian ini menggunakan model Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough untuk mengkaji praktik linguistik dan sosiokultural yang digunakan oleh Pandemictalks selama periode penelitian. Temuan mengungkapkan bahwa Pandemictalks dilatarbelakangi oleh kegelisahan awal akibat pandemi di Indonesia, didorong oleh kurangnya kewaspadaan dan transparansi data pemerintah. Studi ini mengidentifikasi lima bidang fokus utama Pembicaraan Pandemi: protokol kesehatan, kebijakan pemerintah, pendidikan, vaksinasi, dan perubahan iklim. Melalui aktivisme digitalnya, Pandemictalks menyediakan saluran informasi alternatif dan jalur pengaduan, sekaligus melakukan kampanye positif bagi masyarakat. Tujuan utama dari Pandemictalks adalah untuk meningkatkan kesadaran akan COVID-19 di masyarakat, berkontribusi pada penyebaran informasi penting. Selain itu, aktivitas mereka memungkinkan mereka mengakumulasi modal sosial, terbukti dengan bertambahnya jumlah pengikut mereka. Dalam hal konstruksi bahasa, Pandemictalks menggunakan gaya bahasa diksi populer dan sindiran untuk menyelaraskan dengan suasana Instagram, sehingga secara efektif melibatkan audiens mereka. Penelitian ini menyoroti pentingnya aktivisme digital selama pandemi dan perannya sebagai sumber informasi alternatif dan platform bagi keprihatinan masyarakat di Indonesia. Studi ini merekomendasikan riset berikutnya untuk menggali lebih dalam upaya komunikasi sains dan komunikasi kesehatan yang dilakukan oleh para aktivis, pendidik, dan petugas kesehatan selama dan pascapandemi di Indonesia.
Why We Should See YouTube From Digital Ecology Perspective Rozi, Romdhi Fatkhur; Ida, Rachmah; Irawanto, Budi
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i1.9113

Abstract

This study is a critical perspective in exploring changes in social, cultural and political forms related to the development of contemporary communication technology. The main theme of this research is YouTube's digital space with the topic of utilizing the main features of geo-tagging, hashtags and live streaming. Researchers observed three content creators in utilizing the features of the digital platform to carry out social interactions and actions. The purpose of this study is to explain that the character of the users and the current use of digital platforms is a representation of the interaction and socio-cultural situation of contemporary society as a part of the digital ecosystem. This research is qualitative in nature with specific observations on micro phenomena, so the results are not generalizations, but in the form of data findings to support the hypothesis, namely the importance of a critical perspective of digital ecology to explain contemporary digital ecosystem phenomena. This article is supported by comparative descriptions and descriptions of the development of several theoretical models as well as social-technological changes that have occurred before. This research contributes to providing an important perspective that media and technology studies must move from discussions about human and technology interactions, to discussions about human interactions in technology. As a study of ongoing phenomena, the researcher places this research by opening up to the potential for the latest changes that can occur along with technological developments.
Potret Masyarakat Perbatasan Papua: Interaksi, dan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Analisis Komunikasi Yuniar, Ririt; Rahmah, Imania
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 21 No 3 (2023): Desember 2023
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v21i3.9209

Abstract

Nasionalisme yang dimiliki oleh masyarakat perbatasan, khususnya di Papua (Skouw) perlu mendapatkan perhatian khusus, akibat interaksi yang intensif dengan negara tetangga. Interaksi tersebut berupa aktivitas ekonomi, sosial, maupun budaya sebagai negara yang berdampingan dengan Papua Nugini menjadi faktor penting untuk dianalisis, ditinjau dari keuletan dan ketangguhan masyarakat. Interaksi sosial dapat melalui perkembangan teknologi, sosial, budaya, yang menjadi penyebab tergerusnya kearifan lokal di daerah tersebut jika tidak mengoptimalkan filternya sebagai salah satu bentuk kewaspadaan terhadap potensi ancaman. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi interaksi dan persebaran budaya masyarakat perbatasan dengan negara tetangga yang perlu diwaspadai dengan arif dan bijaksana menggunakan strategi penanganan yang efektif dan efisien. Strategi penanganan yang dimaksud memberikan kontribusi pada bidang ilmu komunikasi yang berlandaskan teori model komunikasi SMCR. Mix-metode digunakan untuk pengambilan data melalui penyebaran angket, wawancara mendalam serta observasi yang dilakukan secara langsung di Skouw, Jayapura, Papua, Indonesia. Hasil penelitian ini, menunjukan masyarakat Skouw memiliki nasionalisme dan toleransi yang tinggi. Meskipun mereka sering berinteraksi dengan negara tetangga, akan tetapi, masih mempertahanan keutuhan NKRI dengan menghormati budaya asing yang masuk tanpa meninggalkan budaya asli yang dimilikinya. Penguatan dan peningkatan nilai-nilai kebangsaan perlu menjadi sebuah Gerakan Nasional guna memperkokoh keuletan dan ketangguhan bangsa dalam mewujudkan Ketahanan Nasional.
Community Based Tourism (CBT) sebagai Model Pengembangan Desa Wisata Adat Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang Prasetyo, Bambang Dwi; Febriani, Nufian Susanti; Dewi, Wayan Weda Asmara
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 22 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v22i1.9285

Abstract

Tourism is one of the important activities that helps aspects of community economic development. Tourism development policies must be supported by all parties so that they can run optimally. The existence of tourism development is able to become an economic driver with the emergence of new jobs for the community, besides that the development of tourism can also prevent environmental damage and loss of local culture, so that later it is hoped that the community will become more aware of tourism activities. Community involvement in tourism development is known as Community Based Tourism (CBT). The success of developing a tourist village itself is largely determined by the potential for tourism attraction that must be owned by the village, one of which is the development of indigenous people-based tourism. This research was conducted using qualitative research through in-depth interviews. The stages in this study include three stages, namely: the pre-research stage to identify problems, objectives and research flow through literature study, then carry out the observation and interview stages to identify challenges and support for the Traditional Tourism Village model, Ngadas Village, Malang Regency, and finally is the final stage where the researcher will map and formulate the design of a tourist village model. The results of the study are that Empowerment of the Ngadas tourism village involves Community Based Tourism (CBT), namely Tourism Awareness Groups (Pokdarwis) and Bumdes of Ngadas Village through the village's local potential which is staged to become an attractive treat for tourists to come visit.

Filter by Year

2008 2025