cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 572 Documents
Pemberian Tepung Daun Katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr) Dalam Ransum Itik Mojosari (Anas javanica) Untuk Meningkatkan Produksi Telur Rocky Ekstander; Kususiyah Kususiyah; Hidayat Hidayat
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.1.57-64

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian tepung daunkatuk dalam ransum terhadap produksi telur itik Mojosari. Penelitian dilaksanakan selama 8 minggu dimulai pada tanggal 23 Juli 2012 sampai 17 September 2012, bertempat di Commercial Zone of Animal Laboratory (CZAL) Jurusan Peternakan Universitas Bengkulu. Bahan penelitian yang digunakan adalah itik Mojosari umur 49 minggu sebanyak 36 ekor. Penelitian ini menggunakan 4 perlakuan dengan 3 ulangan, masing-masing ulangan menggunakan 3 ekor itik. Perlakuan dibedakan berdasarkan level pemberian tepung daun katuk dalam ransum dengan taraf pemberian tepung daun katuk sebesar 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5%. Variabel yang diamati meliputi konsumsi ransum, produksi telur, berat telur, berat total produksi telur, dan konversi ransum. Data yang diperoleh dibahas secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk dalam ransum itik Mojosari sebesar 2,5% dapat meningkatkan produksi telur dan menurunkan konversi ransum.Kata kunci : Tepung daun katuk, produksi telur, itik Mojosari.
Program Pencahayaan untuk Ayam Pedaging Johan Setianto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.3.1.24-29

Abstract

ABSTRAKSeleksi genetik untuk kecepatan pertumbuhan ayam pedaging modern menghasilkan ayam pedaging dengan pertambahan berat badan yang sangat cepat. Pertumbuhan yang demikian pesat sering menimbulkan berbagai persoalan seperti perkembangan rangka, jantung, respirasi, respon imun, kemampuan hidup, efisiensi pakan, deposisi lemak, problem kaki, penyakit metabolik seperti sindrom mati mendadak dan ascites. Cahaya merupakan faktor lingkungan yang sangat penting dalam kehidupan ayam. Cahaya mengontrol banyak proses fisiologi dan tingkah laku ayam. Cahaya menstimulasi sekresi beberapa hormon yang mengontrol pertumbuhan, kematangan dan reproduksi. Manajemen pencahayaan merupakan komponen penting dalam keberhasilan produksi ayam pedaging. Saat ini banyak perusahaan ayam pedaging yang menggunakan program pencahayaan sebagai bagian dari program produksi mereka. Intensitas dan lama pencahayaan merupakan faktor penting dalam produksi ayam pedaging. Program pencahayaan pada ayam pedaging sangat bervariasi, oleh karena itu produser ayam pedaging mesti mempertimbangkan beberapa faktor penting dalam membuat desain program pencahayaan.Kata kunci : Program pencahayaan, intensitas cahaya, lama cahaya, ayam pedaging
Variasi Tingkah Laku Reproduksi Rusa Sambar pada Manajemen Pemeliharaan Intensif di Habitat Ex Situ Heri Dwi Putranto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.129-134

Abstract

ABSTRAKRusa Sambar (Cervus unicolor) merupakan ruminansia yang berpotensi sebagai sumber protein hewani dan layak dikembangkan, deskripsi tingkah laku reproduksinya (tingkah laku estrus betina dan tingkah laku kawin jantan) sampai kini belum banyak diketahui. Penelitian dirancang untuk merekam variasi tingkah laku reproduksi dominan rusa Sambar yang mendapat perlakuan pemeliharaan secara intensif dan untuk mengetahui pengaruh musim (hujan dan kemarau) terhadap tingkah laku reproduksinya. Sepasang rusa Sambar berumur enam tahun yang dipelihara pada CZAL Jurusan Peternakan Faperta Unib diobservasi secara visual dan dicatat tingkah laku reproduksinya selama Mei - Oktober 2009. Hasil analisa uji t-student, musim berpengaruh sangat nyata terhadap tiga macam variasi tingkah laku estrus dominan betina yaitu aktifitas menjilat jantan, aktifitas menunggangi jantan atau individu lain dan berkurangnya nafsu makan (p<0,01). Selanjutnya, musim juga berpengaruh sangat nyata terhadap sembilan macam variasi tingkah laku kawin jantan antara lain vokalisasi, agresif, aktifitas menjilat betina, aktifitas mencium genitalia betina, aktifitas menunggangi betina, ereksi penis, flehmen, aktifitas menggosokkan tubuh ke betina serta mengikuti betina (p<0,01), kecuali aktifitas intromisi dan kopulasi. Dapat disimpulkan bahwa faktor musim mempengaruhi frekuensi tingkah laku reproduksi dan tercatat tiga macam variasi tingkah laku reproduksi dominan betina dan sepuluh macam tingkah laku reproduksi dominan jantan.Kata kunci: Musim, pemeliharaan intensif, rusa Sambar, tingkah laku reproduksi.
Studi Habitat Makro Burung Walet (Collocalia sp) Di Kota Bengkulu Rustama Saepudin
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 1, No 1 (2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.1.1.8-16

Abstract

-
Kualitas Madu yang Beredar Di Kota Bengkulu Berdasarkan Penilaian Konsumen dan Uji Secara Empirik Rustama Saepudin; Sutriyono Sutriyono; Robi Okta Saputra
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.9.1.30-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas madu yang banyak beredar di kota Bengkulu dilihat dari pH, kadar air, warna, rasa, bau, tingkat kesukaaan konsumen, kebersihan dan dengan melakukan uji semut.Penelitian ini menggunakan 6 merek madu yang sudah dikenal di Bengkulu, yaitu Merek Madu Putih Flora, Madu Sumbawa, Madu Multisari, Madu Super, Madu Murni, dan Madu dari peternakan lebah dikepahiang. Hasil penelitian menunjukan semua merek madu yang diuji memiliki pH yang bagus yakni berkisar 3,4 sampai 3,8. Tetapi memiliki kadar air yang  tidak bagus yaitu yang tertinggi 25% dan terendah 23%.Berdasarkan uji organoleptik, dan kebersihansemua merek madu yang diuji memiliki pengaruh berbeda nyata (P<0,001) sedangkan pada uji semut memiliki pengaruh tidakberbeda nyata (P>0,01).Kata Kunci : Madu, kualitas madu, organoleptik, konsumen
Pengaruh pembatasan Pakan pada Awal Umur yang Berbeda terhadap Performa dan Profil Lipid pada Broiler Umur Empat Dua Hari Urip Santoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.7.2.51-56

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh umur awal pembatasan pakan terhadap performa, profil lipid dan komposisi gizi dalam hati, daging dada dan paha pada ayam broiler. Berat badan dan pertambahan berat badan pada broiler dengan diet dilution dan physical restriction lebih rendah (P<0,01) daripada kontrol, kecuali pada broiler dengan physical restriction dimulai umur 4 hari. Meal feeding menghasilkan berat badan dan pertambahan berat badan yang berbeda tidak nyata (P>0,05) jika dibandingkan dengan kontrol. Konsumsi pakan dan FCR pada broiler secara nyata (P<0,05) lebih rendah daripada kontrol. Pembatasan pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap fatty liver score, lemak abdominal dan konsentrasi kolesterol dalam serum, tetapi berpengaruh secara nyata (P<0,05) terhadap konsentrasi trigliserida dalam serum. Pembatasan pakan berpengaruh tidak nyata terhadap kadar lemak, protein, air dan abu dalam hati (P>0,05), kadar air, protein dan abu dalam daging dada dan paha, tetapi berpengaruh secara nyata (P<0,05) terhadap kadar lemak dalam daging dada dan paha. Dapat disimpulkan bahwa meal feeding menghasilkan performa yang lebih baik dengan profil lipid yang tidak menurun pada broiler umur 42 hari.Kata kunci: Pembatasan pakan, umur awal pembatasan, broiler, performa, profil lipid
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Katuk (Sauropus androgynus) Dalam Ransum Terhadap Kualitas Telur Itik Mojosari (Anas javanica) Rina Simanjuntak; Urip Santoso; Tris Akbarillah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.1.65-76

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung daun katuk dalam ransum terhadap kualitas telur itik Mojosari. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 ekor itik Mojosari.Ternak percobaan dikelompokkan menjadi empat perlakuan sebagai berikut: R0 (ransum tanpa tepung katuk), R1 (ransum + 2,5% tepung daun katuk), R2 (ransum + 5% tepung daun katuk) dan R3 (ransum + 7,5% tepung daun katuk) dengan tiga ulangan (masing-masing ulangan terdiri atas tiga itik Mojosari). Penelitian ini dilaksanakan selama 8 minggu mulai 23 Juli sampai 17 September 2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk (Sauropus androgynus) dengan taraf 2,5%, 5% dan 7,5% dalam ransum meningkatkan warna kuning telur dan uji organoleptik telur itik Mojosari. Hasil analisis sidik ragam (ANOVA) menunjukkan adanya perbedaan warna kuning telur itik Mojosari yang sangat nyata (P<0,01). Hasil uji organoleptik (bau, rasa dan warna) berbeda sangat nyata (P<0,01) dipengaruhi tepung daun katuk. Penambahan tepung daun katuk dalam ransum berpengaruh tidak nyata terhadap indeks telur, berat kerabang telur, tebal kerabang, haugh unit, indeks kuning telur dan indeks putih telur itik Mojosari dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun katuk (Sauropus androgynus)dengan level 5-7,5% dalam ransum dapat meningkatkan warna kuning telur, meningkatkan rasa telur dan mengurangi bau amis.Kata kunci: Tepung daun katuk (Sauropus androgynus), kualitas telur, itik Mojosari
Pengaruh Pemberian Sumber Kalsium Yang Berbeda pada Ransum Terhadap Pertumbuhan Tulang Ekstremitas Embrio Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Tatik Suteky; Desia Kaharuddin; Harmeza Afrianti
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 1, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.1.2.32-38

Abstract

-
Pengaruh Konsentrasi Hidrogen Peroksida (H2O2) Terhadap Derajat Putih dan Nilai Gizi Sarang Burung Walet Hitam (Collocalia maxima). Rustama Saepudin
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.2.1.42-47

Abstract

ABSTRAKPemutihan sarang wallet hitam dengan menggunakan larutan Hidrogen Peroksida (H2O2). Telah dilaksanakan dengan kajian utama pada pengaruh derajat putih dan penurunan nilai nutrisinya. Potensi Sarang wallet hitam di Propinsi Bengkulu tergambar dengan hasil panen sekitar 1500 kg per tahunnya. Namun demikian kualitas sarangnya masih rendah. Untuk meningkatkan kualitas sarang dapat dilakukan dengan proses pemutihan tanpa mengurangi nilai gizi dari sarang tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan dua ulangan. Hasil kajian menunjukan bahwa konsentrasi 8,5 % Hidrogen Peroksida (H2O2). Memberikan hasil terbaik dengan derajat putih yang meningkat serta penurunan nutrisi yang masih rendah.Kata kunci: Hidrogen Peroksida, Sarang, hitam, walet.
Pengaruh Suplementasi Asam Amino Lisin, Metionin, Triptopan dalam Ransum Berbasis Lumpur Sawit Fermentasi terhadap Performans Produksi dan Kualitas Telur Ayam Ras Yosi Fenita; Urip Santoso; Hardi Prakoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.5.2.105-114

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian asam amino essensial (lisin, metionin, dan triptopan) dalam ransum berbasis lumpur sawit terhadap performans dan kualitas telur ayam petelur. Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap, pada penelitian ini digunakan ayam petelur fase produksi umur 8 bulan sebanyak 40 ekor. Ayam petelur tersebut terbagi dalam 4 perlakuan yaitu perbedaan pemberian tingkat suplementasi asam amino essensial yaituP0 : tanpa suplementasi, suplementasi asam amino. P1: 50% (Lys 113,26gr; Met 70,14gr; Trp 36,2gr), P2: suplementasi 75% (Lys 169,89gr; Met 105,21gr; Trp 63,35gr), P3 : suplementasi 100% (Lys 226,52gr; Met 140,28gr; Trp 72,4gr), suplementasi asam amino ini adalah dalam 100 kg bahan pakan. Variabel yang diamati adalah konsumsi ransum, konversi ransum, berat telur, produksi telur, warna yolk, dan income over feed cost. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pengaruh tidak nyata (P>0,05)terhadap konsumsi ransum, konversi ransum, berat telur dan juga produksi telur, namun warna yolk nyata (P<0,05) dengan pemberian peningkatan asam amino kritis. Perlakuan dengan suplementasi asam amino essensial pada level 50% memberikan warna yolk yang nyata dampak terhadap kecerahan warna yolk dimana rataan warna yang didapat adalah 8,56. Jadi dapat disimpulkan bahwa suplementasi asam amino kritis dalam ransum berbasis lumpur sawit fermentasi pengaruh yang nyata terhadap warna yolk.Kata kunci: fermentasi lumpur sawit, asam amino kritis.