cover
Contact Name
Darus Altin
Contact Email
darus_altin@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
darus_altin@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Sain Peternakan Indonesia
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 19783000     EISSN : 25287109     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Sain Peternakan Indonesia (JSPI) pISSN 1978 – 3000 dan eISSN 2528 – 7109 adalah majalah ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu, sebagai sumbangannya kepada pengembangan Ilmu Peternakan yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dan Inggris yang memuat hasil-hasil penelitian,telaah/tinjauan pustaka, kasus lapang atau gagasan dalam bidang peternakan.
Arjuna Subject : -
Articles 572 Documents
Pengaruh Pemberian Tepung Daun Pepaya (Carica papaya) dalam Ransum terhadap Performans Produksi Telur Puyuh (Coturnix coturnix japonica) Rina Yunita; Warnoto Warnoto; Tatik Suteky
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.9.1.41-50

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh tepung daun pepaya (Carica papaya) dalam ransum terhadap performans produksi telur puyuh (Coturnix coturnix japonica). Data dianalisis menggunakan Rancangan Acak Lengkap, yang terdiri dari empat perlakuan yaitu 0, 2%, 4%, dan 6% penambahan tepung daun pepaya dengan menggunakan puyuh umur 36 minggu sebanyak 80 ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung daun pepaya dalam ransum sampai taraf 6% berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap konsumsi dan konversi ransum namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap produksi telur dan berat telur. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun pepaya dalam ransum puyuh petelur sampai taraf 6% dapat menurunkan konsumsi dan konversi ransum tanpa menurunkan produksi telur dan berat telur puyuh. Kata kunci: Puyuh, Tepung Daun Pepaya, Performans Produksi
Penambahan Niacin Pakan Berbasis Serat yang Disuplementasi Minyak Ikan dan Jagung terhadap Profil Kolesterol Plasma dan Kolesterol Telur Itik Alabio Dadang Biyatmoko; Anni Nurliani
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 7, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.7.2.57-62

Abstract

ABSTRAKMasalah utama dalam telur itik adalah tingginya kadar kolesterol. Hal ini perlu diantisipasi melalui penurunan kadar kolesterol telur dengan manipulasi pakan melalui mekanisme sistem gastrointestinal. Tujuan penelitian ingin mengetahui pengaruh kombinasi kadar serat ransum dengan level niacin terhadap profil kolesterol telur. Rancangan percobaan menggunakan rancangan RAL pola faktorial 2 x 5 dengan 3 ulangan yang terdiri dari 5 ekor itik, sehingga jumlah itik penelitian adalah 100 ekor itik pullet. Faktor pertama adalah perlakuan level Serat ransum (S) terdiri 2 taraf yaitu S1= Level serat kasar (SK) ransum 6 % dan S2 = Level serat kasar (SK) ransum 8 % , sementara Faktor kedua adalah penambahan Niacin (N) dalam Ransum Basal yang disuplementasi minyak ikan 2% dan minyak jagung 4%, terdiri 5 taraf yaitu N1 (kontrol), N2 (500 ppm), N3 (1000 ppm), N4 (1500 ppm) dan N5 (2000 ppm). Peubah yang diamati adalah kadar kolesterol telur, LDL kolesterol plasma, HDL kolesterol plasma dan asam lemak trigliserida plasma. Hasil penelitian menunjukkan pemberian niacin sebesar 1500 ppm dalam ransum berserat yang mengandung minyak ikan dan minyak jagung nyata menurunkan kadar kolesterol telur itik pada kisaran 49,6 mg. g-1 . Kombinasi serat 6% dan niacin 1500 ppm (S1N4) adalah interaksi terbaik yang secara nyata menurunkan asam lemak trigliserida plasma sebesar 48.12 mg.dl-1, meningkatkan HDL kolesterol plasma sebesar 251.69 mg.dl-1, serta kadar LDL kolesterol plasma sebesar 9.90 mg.dl-1. Kesimpulan penelitian bahwa kombinasi kadar serat ransum dan niacin yang disuplementasi minyak ikan dan minyak jagung mampu memperbaiki profil kolesterol plasma dan kolesterol telur itik Alabio melalui penurunan LDL kolesterol dan asam lemak trigliserida serta meningkatkan HDL kolesterolplasma, dan menurunkan kadar kolesterol dalam telur.Kata kunci: kolesterol telur iti, HDL, LDL, asam lemak trigliserida
Effects of Feeding Kroto (Aerophylla smaragdina), Kricket (Brachytrypes membranaceus) and Diet Combinations on Live Performance of Young Edible –Nest Swiftlet (Collocalia fuciphaga) B. Brata; R. Saepudin; Sutriyono Sutriyono; Lindya Lindya
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.6.1.61-66

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research was to investigate the performance of young Edible-nest Swiftlet (Collocalia fuciphaga) fed (Aerophylla smaragdina), cricket (Brachytrypes membranaceus) and diet combinations of 33% cricket, 34% kroto and 33% of commercial diet/BR1. The observation was started from the bird hatches until it fledges. Experiment design used was completely randomized design with three treatments and four replications; each of the replications consists of ten young Edible-nest Swiftlet (Collocalia fuciphaga). The treatments were 100% kroto, 100% cricket and diet combinations of of 33% cricket (Brachytrypes membranaceus), 34% kroto and 33% of commercial diet/BR1. The variables measured were feed consumption, body weight, feed conversion and total loss. Results showed that, there were insignificant effects of feeding kroto, cricket and diet combinations of 33% cricket, 34% kroto and 33% of commercial diet/BR1 on live performance of young Edible-nest Swiftlet, observed from the bird hatches until it fledges. By the end of the observation, one young Edible-nest Swiftlet (Collocalia fuciphaga) survived.Keywords: young edible-nest swiftlet (Collocalia fuciphaga) , kroto and cricket.
Pengaruh Penggunaan Tepung Daun Katuk (Sauropus Androgynus) Terhadap Kadar Kolesterol Telur Itik Mojosari (Anas Javanica) Diah Kasmirah; Yosi Fenita; Urip Santoso
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 8, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.8.2.77-86

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pemberian tepung daun katuk terhadap kadar kolesterol kuning telur itik Mojosari. Penelitian ini dilaksanakan selama 23 Juli sampai 17 September 2012. Itik yang digunakan sebanyak 36 ekor, terdiri atas 4 perlakuan yaitu R0 (Ransum tanpa tepung daun katuk), R1 (Ransum + 2,5% tepung daun katuk ), R2 (Ransum + 5% tepung daun katuk), R3 (Ransum + 7,5% tepung daun katuk), dengan 3 ulangan (Masing- masing ulangan terdiri dari tiga itik Mojosari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk (Saurpusandrogynus) dengan taraf 2,5%, 5%, dan 7,5% dalam ransum menurunkan berat kuning telur dan kadar kolesterol. Hasil analisis ragam (ANOVA) menunjukkan bahwa pemberian tepung daun katuk berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menurunkan berat kuning telur pada pengamatan minggu ke 8 dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) menurunkan kadar kolesterol telur itik. Penambahan tepung daun katuk dalam ransum berpengaruh tidak nyata terhadap persentase berat kuning telur. Disimpulkan bahwa pemberian tepung daun katuk pada level ? 5% dalam ransum, menurunkan berat kuning telur dan kadar kolesterol telur itik Mojosari, tetapi tidak menurunkan persentase berat kuning telur.Kata kunci: Itik Mojosari, kuning telur, kadar kolesterol telur, tepung daun katuk (Sauropus androgynus)Kata kunci : Itik mojosari, kuning telur, level kolesterol telur, tepung daun Sauropus androgynus
Umur dan Berat Telur Ayam Ras yang Beredar di Kota Bengkulu Suharyanto Suharyanto
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.2.1.22-26

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui umur, berat dan asal telur ayam ras yang beredar di pasaran Kota Bengkulu dengan melibatkan 8 responden distributor telur dan 10 orang responden pedagang pengecer Pasar Pagar Dewa, 12 responden pengecer Pasar Minggu dan 16 responden pengecer Pasar Panorama sehingga total responden sebanyak 38 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada umumnya distributor mendapatkan telur dari produsen langsung (75%) dan sisanya berasal dari pedagang pengumpul di luar Provinsi Bengkulu, ada 31,6% pengecer yang langsung mendapatkan telur dari produsen di luar Provinsi Bengkulu umur telur rata-rata untuk tingkat distributor adalah 6,69 hari dan tingkat pengecer 9,78 hari. Berat telur rata-rata mengalami penurunan dari tingkat distributor ke pengecer, yaitu dari 65,6 gram menjadi 62,8 gram.Kata Kunci: Telur, berat, umur simpan.
Stabilitas Emulsi, Susut Masak dan Karakteristik Organoleptik Pasta Nikumi Kuda dan Sapi Olfa Mega
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 1, No 2 (2006)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.1.2.39-44

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas emulsi, susut masak  karakteristik organoleptik pasta nikumi kuda dan sapi. Penelitian menggunakan rancang acak kelompok dengan pola faktorial.  Faktor pertama adalah jenis daging yaitu daging kuda dan daging sapi, faktor kedua adalah frekuensi pencucian (0,3,6 dan 9 kali). Hasil penelitian menunjukan peningkatan frekuensi leaching tidak nyata (P>0.05) mempengaruhi stabilitas emulsi dan susut masak tetapi pasta nikumi kuda lebih stabil disbanding pasta nikumi sapi. Leaching sangat nyata (P<0.01) meningkatkan kesukaan terhadap aroma, rasa dan warna tetapi tidak nyata terhadap sifat oles.Kata kunci : stabilitas emulsi, susut masak, organoleptik, pasta nikumi
Current State in The Diagnosis of Blood Parasite Babesia sp Tatik Suteky
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 2, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.2.1.1-4

Abstract

ABSTRAKBabesiosis merupakan penyakit parasit yang disebabkan oleh Babesia sp tidak hanya menyerang berbagai spesies hewan tetapi juga pada manusia. Kasus babesiosis pada orang yang disebabkan oleh Babesia microti telah dilaporkan diberbagai negara. Diagnosis untuk Babesia biasanya dilakukan secara mikroskopis dengan preparat apus darah, namun dengan metode ini sering tidak menunjukkan hasil akurat sehingga metode lain perlu dikembangkan. Metode seperti sub inokulasi pada hewan percobaan dan Quantitative Buffy Coat (QBC) System, dianggap kurang praktis, tes serologi seperti dengan IFAT dan ELISA yang telah dikembangkan dan mudah untuk di standarisasi menunjukkan spesifitas dan sensitivitas yang tinggi. Penggunaan Immunobloting untuk mendiagnosis babesiosis terhadap 24 pasien menunjukkan spesifitas 99% dan prediksi positif serta prediksi negatif sebesar 96 % dan 99 %.Kata Kunci : Babesiosis, diagnosis, IFAT, ELISA dan Immunobloting
Kurva Laktasi Induk Domba Jonggol (Domba Ekor Tipis) Berdasarkan Umur Induk yang Dipelihara dengan Sistem Penggembalaan Grazing System Jarmuji Jarmuji
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 9, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.9.1.51-59

Abstract

ABSTRACTThe objectives of this research were to know the effect of ewe’s age on curve of milk yield reared on grazing. This research was done in The Jonggol Animal Science Teaching, and Research Unit (JASTRU) located in Singasari Village, Jonggol, Bogor district. As many 100 local sheep comprises of pregnant and lactating ewes on average 1-4 years old were used in this research. The sheeps were grazed from 9 a.m. to 4 p.m. and housed on night. The result showed that ewe’s age different effect its of curve milk yield. Lactation peak is expected within 1-2 weeks of lambing, followed by a decreasing phase to the 16 weeks. Decreace of theewes 1 year age showed is not stable if comparation the ewes 3-4 year age.Key words : ewes, curve milk yield,grazing system. 
Oligosaccharides, an Alternative to Antibiotics Growth Promotant: A Review Nurmeiliasari Nurmeiliasari
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 3, No 1 (2008)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.3.1.15-19

Abstract

Meningkatnya permintaan masyarakat akan produk ternak unggas menyebabkan pesatnya pertumbuhan industri perunggasan. Dalam kurun waktu yang cukup panjang, penggunaan antibiotic sebagai zat “pemacu pertumbuhan”, telah umum dimanfaatkan oleh peternak dengan tujuan untuk memaksimalkan produksi dan menekan resiko penyakit pada unggas, serta untuk menekan biaya produksi. Adanya isu bakteri resistan yang terkandung dalam produk unggas menyebabkan konsumen menolakproduk unggas tersebut. Sebagai gantinya, kemudian digunakan prebiotik yang juga merupakan zat pemacu pertumbuhan. Namun prebiotik memiliki beberapa kelemahan yaitu antara lain ketersediaan,stabilitas dan dapat menyebabkan gangguan pada mikroflora saluran pencernaan. Beberapa hasil penelitian kemudian merekomendasikan pengunaan prebiotik oligosakarida, seperti fructooligosakarida,galactooligosakarida, mannan oligosakarida laktosukrosa, and xylooligosakarida, yang merupakan zat pemacu pertumbuhan yang aman digunakan dalam industri perunggasan. Kelompok oligosakarida inimerupakan zat pemacu pertumbuhan alternatif yang tepat digunakan untuk menggantikan antibiotic tanpa mengubah performans produksi unggas.Kata kunci: promotant pertumbuhan, antibiotik, oligosakarida, produk unggas yang aman.
Pengaruh Aras Protein dan Ragi Tape terhadap Kualitas Karkas dan Deposisi Lemak pada Ayam Broiler Farahdiba Farahdiba; Urip Santoso; Kususiyah Kususiyah
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 6, No 1 (2011)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.6.1.47-54

Abstract

ABSTRAKPeneltian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh aras protein dan ragi tape terhadap mutu karkas dan deposisi lemak pada broiler. Sebanyak 135 ekor broiler dikelompokkan menjadi 9 kelompok perlakuan dengan 3 ulangan berupa kandang litter. Masing-masing ulangan berisi 5 ekor broiler. Racangan Acak Lengkap dengan 2 faktor digunakan dalam penelitian ini, yaitu tiga aras protein (15%, 18% dan 21%) dan tiga aras ragi (0%, 0,5% dan 1%). Hasil penelitan menunjukkan bahwa aras protein berpengaruh nyata terhadap Fatty Liver Score (P<0,05), paha, dada dan lemak abdomen (P<0,01), tetapi berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap karkas, sayap dan punggung. Hasil peneltian menunjukkan bahwa aras ragi tape berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap karkas, paha, sayap dan Fatty Lver Score, tetapi berpengaruh nyata terhadap dada, punggung dan lemak leher (P<0,05) dan sangat nyata terhadap lemak abdominal (P<0,01). tdak terdapat interaksi antara aras protein dan aras ragi tape terhadap mutu karkas dan deposisi lemak. Dapat disimpulkan bahwa level protein yang lebih tinggi memperbaiki mutu karkas dan menurunkan deposisi lemak. Suplementasi ragi tape sebesar 0,5% efektif dalam memperbaiki mutu karkas dan menurunkan deposisi lemak. Suplementasi ragi tape ke dalam pakan berprotein rendah tidak memperbaiki mutu karkas dan tidak menurunkan deposisi lemak pada broiler.Kata kunci: Ragi tape, protein, mutu karkas, deposisi lemak