cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA DALAM MATERI TEKS CERITA FABEL MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VIII SEMESTER I ., I WAYAN AGUS SETIAWAN; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., PROF. DR. I NENGAH MARTHA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui nilai-nilai karakter bangsa dalam materi teks fabel mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII semester I dan (2) mengetahui frekuensi nilai-nilai karakter bangsa dalam materi teks fabel mata pelajaran bahasa Indonesia kelas VIII semester I. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah buku bahasa Indonesia kelas VIII. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai karakter bangsa dan frekuensi nilai-nilai karakter bangsa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter bangsa dalam materi teks fabel ada 11, yaitu jujur, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, cinta damai, bersahabat/komunikatif, peduli sosial, dan tanggung jawab (2) frekuensi nilai-nilai karakter bangsa dalam materi teks fabel lebih rendah dibandingkan nilai-nilai karakter bangsa yang tidak terdapat dalam materi teks fabel. Berdasarkan frekuensi data nilai karakter bangsa dalam materi teks fabel, menempatkan Paman Belalang dan Perahunya sebagai peringkat tertinggi, sedangkan Kelinci Sang Penakluk sebagai peringkat terendah. Nilai karakter bangsa paling dominan adalah jujur, sedangkan yang paling sedikit adalah kerja keras dan cinta damai. Berdasarkan nilai-nilai karakter bangsa terbanyak dari masing-masing fabel, menempatkan Paman Belalang dan Perahunya dan Landak yang Kesepian pada peringkat teratas, sedangkan Kelinci Sang Penakluk pada peringkat terendah. Kata Kunci : nilai karakter bangsa, cerita fabel The purposes of this research are (1) knowing the values of nation?s character on fables subjects matter Indonesian for first semester on eight grade and (2) knowing the frequency values of nation character fable subjects matter Indonesian for first semester on eighth grade. This research categorized on descriptive qualitative. The subject of this research is eighth grade?s Indonesian book. The object of this research is the values of nation?s character and frequency values of nation?s character. The collecting data method that used in is documentation method. The result of this research shows that (1) There are 11 values of nation?s character in fables subjects, they are honest, discipline, hard work, creative, autonomous, curiousity, appreciate the achievement, love the peace, friendly/comunitative, social care, and responsible (2) The frequency values of nation?s character that be found on fables subject is lower than the values of nation?s character that do not included in fables subject. Based on the frequency of data in fables subject, ranked Paman Belalang dan Perahunya as the highest ratings, while Kelinci Sang Penakluk as the the lowest ratings. The most dominant values of nation?s character is the value of honest character, while the least are the value of hard work character and the value of love peace character. Based on the values of nation?s character most on each fables, ranked Paman Belalang dan Perahunya and Landak yang Kesepian on top ratings, while Kelinci Sang Penakluk on the lowest ratings. keyword : the values of nation?s character, fables
The Effect of Thematic Patterning Technique and Achievement Motivation in Learning English upon Writing Competency at VIII year Students of SMP 2 Kuta Selatan in the Academic year 2013/2014 ., NI MADE TRIANI; ., Prof. Dr.I Nyoman Adi Jaya Putra, MA; ., Dr.Ni Made Ratminingsih, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik dalam menulis teknik pola pentemaan (Thematic Patterning technique) dan motivasi berprestasi terhadap kompetensi menulis siswa siswa kelas VIII SMP N 2 Kuta Selatan. Penelitian ini menggunakan design 2x2 faktorial dengan variable bebas thematic patterning technique dan teknik konvensional. Variable moderator adalah tingkatan motivasi berprestasi siswa. Variable terikatnya adalah kemampuan siswa dalam menulis. Instrumen yang digunakan untuk mengukur motivasi berprestasi adalah kuisioner motivasi berprestasi, sedangkan instrumen yang digunakan untuk mengukur kompetensi menulis adalah tes kompetensi menulis. Penganalisisan data adalah menggunakan ANOVA dua jalur dan pengujian tindak lanjut. Hasil penelitian ini dapat dilihat sebagai berikut: a) terdapat pengaruh yang signifikan dalam kemampuan menulis diantara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik pola pentemaan dan teknik konvensional, b) terdapat interaksi yang signifikan antara teknik pengajaran menulis (teknik thematic patterning dan teknik konvensional) dan motivasi berprestasi terhadap kemampuan menulis siswa, c) terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi yang diajar dengan menggunakan teknik pola pentemaan dan siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi yang diajar dengan teknik konvensional, dan d) terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan menulis antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah yang diajar dengan teknik pola pentemaan antara siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah diajar dengan teknik konvensional.Kata Kunci : teknik pola pentemaan, motivasi berprestasi, kemampuan menulis siswa. This research aimed at investigating the effect of thematic patterning technique and achievement motivation on student?s writing competency toward the VIII year students of SMP N 2 Kuta Selatan. It used 2x2 factorial design, the independent variable was thematic patterning technique and the moderator variable was students? achievement motivation level (high and low) and students? writing competency was dependent variable. The data were obtained through questionnaire, and writing competency test. Two-way ANOVA was used to analyze data and then continued by post hoc testing using Tukey test. The findings of the study were: a) there was a significant difference in writing competency of the students who were taught by thematic patterning technique is higher than those who are taught by conventional technique. b) There was an interactional effect between thematic patterning technique and achievement motivation on students? writing competency. c) There was a significant difference on students? writing competency between the students with high achievement motivation taught by thematic patterning technique and conventional technique, and d) there was a significant difference on students? writing competency between the students with low achievement motivation taught by using thematic patterning technique and conventional technique.keyword : thematic patterning technique, achievement motivation, student?s writing competency
IDENTIFIKASI FAKTOR PENYEBAB KESULITAN BELAJAR KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIIE SMPN 5 NEGARA DAN STRATEGI GURU UNTUK MENGATASINYA Dewantara, I Putu Mas
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.664 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1) faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara dan (2) strategi guru untuk mengatasi faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah seorang guru bahasa Indonesia kelas VII dan 32 orang siswa kelas VIIE SMPN 5 Negara. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan observasi. Pengumpulan data mengenai faktor penyebab kesulitan belajar siswa dilakukan dengan menggunakan metode wawancara kepada guru dan siswa. Pengumpulan data mengenai strategi guru menggunakan metode observasi dan wawancara. Pengolahan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: reduksi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini adalah (1) Faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa dalam pembelajaran keterampilan berbicara berasal dari faktor motif/motivasi, kebiasaan belajar, penguasaan komponen kebahasaan, penguasaan komponen isi, sikap mental, hubungan/interaksi antara guru dan siswa, metode pembelajaran, media pembelajaran, dan hubungan/interaksi antara siswa dan siswa. Faktor yang paling dominan menyebabkan kesulitan belajar siswa adalah sikap mental; dan (2) Strategi guru untuk mengatasi faktor penyebab kesulitan belajar siswa meliputi strategi pembelajaran ekspositori, strategi pembeajaran yang berpusat pada guru, strategi pembelajaran deduksi, dan strategi pembelajaran heuristik. Hasil penelitian ini bermanfaat bagi siswa, guru, sekolah, dan peneliti lain. Guru dalam pembelajaran keterampilan berbicara hendaknya mampu melakukan diagnosis terhadap faktor penyebab kesulitan belajar siswa dan memiliki pengetahuan yang luas mengenai strategi-strategi pembelajaran yang dapat diterapkan untuk mengatasi faktor penyebab kesulitan belajar siswa. Guru hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar berkomunikasi.   Kata Kunci :  kesulitan belajar, strategi pembelajaran, pembelajaran berbicara ABSTRACT This study aims at describing and analyzing (1) the factors which the students? learning difficulties of and (2) teachers' strategies to cope with students learning difficulties. This is sources descriptive qualitative. The sources of data of this research is a bahasa Indonesia teacher of VII grade and 32 students in VIIE class of SMPN 5 Negara. The methods of data collection used for this research is a interview and observation. The data gathering for the factors of students learning difficulties was done using interview toward the teacher and the student. The data gathering for teacher strategy was done using observation and interview toward the teacher. The data analysis was done trough tree step, the data reduction, data presentation, and verification and conclusion. The result, of this research are (1) The factors which cause a student learning ability in speaking are from motive/motivation factor, learning habits, the mastery of language components, the mastery of content components, mental attitude, relationship/interaction between teachers and students, teaching methods, instructional media, and relationship/interaction among students. The most dominant factor which causes students learning difficulties is the students? mental attitude, (2) the learning strategies implemented by the teacher include expository learning strategies, teacher center strategies, deduction, and heuristics learning strategy. The results this study are useful for students, teachers, schools, and other researchers. Teachers in teaching speaking skill are hoped to be able to diagnose the factors which cause students? learning difficulties and have the broad knowledge about learning strategy which can be implemented to cope with the factors which students learning difficulties. Teachers should be able to create learning that gives students the chance to learn to communicate.   Key Words : learning difficulties, learning strategies, learning speaking
PEMBELAJARAN CERPEN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SUKAWATI ., NI MADE EVA PRISTIAN; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd; ., DR. GDE ARTAWAN, M.Pd.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013, (2) pelaksanaan pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013, dan (3) evaluasi pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013 pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukawati. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas XI SMK Negeri 1 Sukawati. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran cerpen berdasarkan Kurikulum 2013 pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Sukawati. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan pencatatan dokumen. Ada beberapa langkah dalam menganalisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan pelaksanaan pembelajaran dan kebutuhan siswa dalam memperoleh pengetahuan saat pembelajaran berlangsung, serta RPP yang dibuat oleh guru juga sudah sesuai dengan prinsip-prinsip penyusunan RPP. (2) Pelaksanaan pembelajaran cerpen berdasarkan kurikulum 2013 sudah dilaksanakan oleh guru dengan baik, baik dalam pendahuluan, kegiatan inti, maupun penutup sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. (3) Evaluasi terhadap kompetensi cerpen terdiri atas evaluasi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi telah dilakukan oleh guru dengan baik sehingga tujuan pembelajaran cerpen berdasarkan kurikulum 2013 dapat tercapai. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar lebih meningkatkan kreativitasnya dalam pembelajaran cerpen agar siswa lebih antusias mengikuti pelajaran. Kata Kunci : Pembelajaran cerpen dan kurikulum 2013 This qualitative descriptive study aimed to describe (1) the short story learning plan based on the curriculum 2013, (2) the short story learning implementation based on the curriculum 2013, and (3) the short story learning evaluation based on the curriculum 2013 on student class XI SMK Negeri 1 Sukawati. The subject was the teacher who taught on the class XI SMK Negeri 1 Sukawati. The object of this study are the planing, the implementation, and the short story learning evaluation based on the curriculum 2013 on student class XI SMK Negeri 1 Sukawati. Data collection method used is the method of observation and recording documents. There are several steps in analyzing the data, namely data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that (1) the lesson plan created by teacher is in accordance with the implementation of learning and the needs of the students in acquiring knowledge when learning process takes place, and the lesson plans created by teacher also is in accordance with the principles of preparation of the lesson plan. (2) The short story learning implementation based on the curriculum 2013 has been implemented by the teacher was nicely, so the learning goal can be achieved. (3) The evaluation of the competency of short stories consists of evaluation of attitudes, knowledge, and skills. Based on the results and discussion, can be concluded that the planning, implementation, and evaluation was conducted by the teacher so well that the learning objectives of short story based on the curriculum 2013 can be achieved. Therefore, it is advisable to Indonesian teacher to improve their instructional creativity in short story learning so that the students more enthusiastic about the learning.keyword : Short story learning and curriculum 2013
An Analysis of Speech Acts and Politeness Strategies Used by The English Native Speaker (ENS) Teacher and Local Teachers in English Teaching and Learning at Dyatmika Kindergarten ., MADE WINNY PARAMITHA; ., DRS. I WAYAN SUARNAJAYA, M.A., P.hD; ., DR. I GEDE BUDASI, M.Ed.DIP APPLIN
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed at finding out (1) types of speech acts produced by the English native teacher and local teachers in English teaching and learning activities, (2) the differences in terms of speech acts used by the English native teacher and local teachers in teaching and learning English, (3) the English native teacher and local teachers? reasons in using certain types of speech acts in teaching and learning English, (4) the types of politeness strategies produced by the English native teacher and local teachers in teaching and learning English, (5) the differences in terms of politeness strategies used by the English native teacher and local teachers in teaching and learning English, and (6) the English native teacher and local teachers? reasons in using certain types of politeness strategies in teaching and learning English. This study was carried out at Dyatmika Kindergarten as a school with bilingual program. This study used a descriptive qualitative design. Observation, questionnaire and interview were the methods of data collection. The data were analyzed by using Speech Acts Theory by Searle (1999) and Politeness Strategies by Brown and Levinson (1987). The results indicated that both the English native teacher and local teachers mostly used directives in the classroom to get the students to behave in the way that is expected by the teacher. Moreover, the English native teacher mostly used positive politeness in the classroom to build students? self-esteem and enthusiasm in learning. Besides, the local teachers mostly used positive politeness to build students? motivation in learning and get the students involved in classroom discussion. Also it was found that there were several aspects affecting the teachers in using certain speech acts and politeness strategies. keyword : speech acts, politeness strategies
THE EFFECT OF SCRIPTED ROLE PLAY AND FOREIGN LANGUAGE ANXIETY ON THE ELEVENTH GRADE STUDENTS’ SPEAKING COMPETENCY AT SMA N 8 DENPASAR IN ACADEMIC YEAR 2013/2014 ., NI WAYAN SATRI ADNYANI; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Prof. Dr. Putu Kerti Nitiasih, MA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh teknik bermain peran dengan naskah dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa kelas sebelas. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental dengan rancangan 2x2 faktorial dan 68 orang siswa dipilih secara acak sebagai sampel penelitian. Data di analisis dengan menggunakan ANOVA dua jalur dan Uji Tukey. Hasilnya menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan yang signifikan terhadap kompetensi berbicara antara siswa yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajarkan dengan teknik konvensional; (2) ada pengaruh interaksi pada teknik mengajar yang digunakan dan kecemasan siswa pada bahasa asing terhadap kompetensi berbicara siswa; (3) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang tinggi yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional; (4) ada perbedaan kompetensi berbicara antara siswa yang mempunyai kecemasan siswa pada bahasa asing yang rendah yang diajar dengan menggunakan teknik bermain peran dengan naskah dan siswa yang diajar dengan menggunakan teknik konvensional. Kata Kunci : berbicara, bermain peran, kecemasan This research aimed at investigating the effect of scripted role play and foreign language anxiety on eleventh grade students? speaking competency. It was an experimental research with 2x2 factorial design and 68 of students were selected as the sample of the study. The data were analyzed by using Two-Way ANOVA and Tukey Test. The result showed that (a) there is a significant effect in speaking competency between the students who were taught by using scripted role play technique and those taught by the conventional technique, (b) there is a significant interactional effect between teaching technique applied and the foreign language anxiety on the students? speaking competency, (c) there is a significant difference in speaking competency between the students with high foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those who were taught by the conventional technique; and (d) there is a significant difference in speaking competency between the students with low foreign language anxiety who were taught by using scripted role play technique and those students who were taught by the conventional technique. keyword : anxiety, scripted role play, speaking
EFL TEACHERS’ TEACHING STRATEGIES IN PUBLIC VOCATIONAL HIGH SCHOOLS IN SINGARAJA ., Nurul Inayah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.286 KB)

Abstract

ABSTRACT This research was conducted in an attempt to investigate the EFL teachers? teaching strategies in Public Vocational High Schools in Singaraja. It is concerned with what teaching strategies implemented by the EFL teachers, similarities and differences of teaching strategies applied, and problems encountered by the teachers in implementing the strategies. The settings of this research were three Public Vocational High Schools in Singaraja, namely: SMKN 1 Singaraja, SMKN 2 Singaraja, and SMKN 3 Singaraja. The subjects of this research were six EFL teachers who taught Tenth Grade students. This research was designed as a qualitative research. The data were collected through questionnaire, interview, observation, and document study. Data were analyzed by using Celce-Murcia (2001) and Herrel and Jordan (2004) EFL teaching strategies. Based on the data analysis, the study identified some findings. First, the EFL teachers in Public Vocational High Schools in Singaraja implemented various teaching strategies. There were approximately  thirty four strategies were implemented, namely: Academic language Scaffolding, Advance organizers, Language focus lessons, Cloze, Collaborative reading, Communication games, Cooperative learning, Emotive writing tasks, Guided writing, Imaging, Interactive listening, Attribute charting, Language framework planning, Learning centers, Leveled questions, Listening and answering, Listening and repeating, Modeled talk, Multimedia presentations, Part-centered, Partner work, Peer Tutoring, Practical writing tasks, Predictable routines and signals, Realia strategies, Scripting, Socio-psycholinguistic, Sorting activities, Task listening, Visual scaffolding, Vocabulary processing, Vocabulary role play, Talk show, and Syntax surgery. Second, there were strategies which were similar from one school to the others with similarities or differences in the focused of the skills and also the procedures in applying the strategies. It was also found that the number of strategies implemented in the three schools was different. Third, there were some problems that the EFL teachers dealt with in implementing the strategies. They were the students, in terms of their level, motivation and heterogeneity, the teachers, in terms of their lack of motivation to teach and their personality, and the facility.   Key words: teaching strategy, Public Vocational High School ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti strategi pembelajaran guru Bahasa Inggris di SMK Negeri di Singaraja, khususnya jenis-jenis strategi pembelajaran yang digunakan, persamaan dan perbedaan strategi yang digunakan di SMK Negeri di Singaraja, dan masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan strategi. Penelitiam dilakukan di tiga SMK di Singaraja, SMKN 1 Singaraja, SMKN 2 Singaraja, and SMKN 3 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Inggris yang mengajar di kelas X. Penelitian ini menggunakan rancangan enelitian kualitatif. Data diperoleh melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis berdasarkan strategi pembelajaran Celce-Murcia (2001) dan Herrel dan Jordan (2004). Berdasarkan data analisis, penelitian ini menghasilkan beberapa temuan. Pertama, terdapat tiga puluh empat strategi pembelajaran yang telah digunakan oleh guru Bahasa Inggris di SMK Negeri di Singaraja, yaitu: Academic language Scaffolding, Advance organizers, Language focus lessons, Cloze, Collaborative reading, Communication games, Cooperative learning, Emotive writing tasks, Guided writing, Imaging, Interactive listening, Attribute charting, Language framework planning, Learning centers, Leveled questions, Listening and answering, Listening and repeating, Modeled talk, Multimedia presentations, Part-centered, Partner work, Peer Tutoring, Practical writing tasks, Predictable routines and signals, Realia strategies, Scripting, Socio-psycholinguistic, Sorting activities, Task listening, Visual scaffolding, Vocabulary processing, Vocabulary role play, Talk show, and Syntax surgery. Kedua, terdapat strategi yang sama yang digunakan di ketiga sekolah tersebut dengan perbedaan pada skill yang difokuskan and prosedurnya. Terdapat juga perbedaan jumlah strategi yang digunakan yang disebabkan oleh factor siswa dan pengalaman guru. Ketiga, terdapat beberapa masalah yang dihadapi guru terkait dengan pelaksanaan strategi pembelejaran. Masalah-masalah tersebut berkaitan dengan siswa, khususnya level siswa, motivasi siswa, dan keberagaman siswa, guru, dalam hal kurangnya motivasi mengajar and kepribadian guru, dan fasilitas. Kata kunci: strategi pembelajaran, SMK Negeri
The Effect of Scientific Approach Combined with P.L.A.N Technique Viewed from Text Genre on The Tenth Grade Students’ Reading Competency at SMA Negeri 1 Penebel ., NI PUTU DIAN INDRA PRATIWI; ., PROF. DR. DEWA KOMANG TANTRA, M.Sc.; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of the research were to investigate: 1) the effect of Scientific Approach combined with P.L.A.N technique on the tenth grade students? reading competency, and 2) the difference of the effect of Scientific Approach combined with P.L.A.N technique viewed from text genre on the tenth grade students? reading competency. This research was an experimental research with Post-Test Only Control-Group Design. The population of the study was 6 classes (198 students) of the tenth grade students of SMA Negeri 1 Penebel in academic year 2015/2016, in which two classes were the samples of this research which was assigned into two groups, one class with 34 students as the control group (Scientific Approach without P.L.A.N) and one class with 34 students as experimental group (Scientific Approach combined with P.L.A.N technique). The two groups were determined by using Cluster Random Sampling technique. The data were collected through reading competency test, and were analyzed by applying One-Way ANOVA. In line with the research questions, the results shows that there is statistically significant effect of Scientific Approach combined with P.L.A.N technique on the tenth grade students? reading competency. Besides, there is no significant difference of the effect of Scientific Approach combined with P.L.A.N technique viewed from text genre (i.e. descriptive, narrative, recount) on the tenth grade students? reading competency. These results provide empirical evidence of the importance of implementing the specific teaching strategies of Scientific Approach combined with P.L.A.N technique in improving students? reading competency.Kata Kunci : Scientific Approach, P.L.A.N (Predict, Locate, Add, Note) technique, text genre, reading competency. Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui; 1) pengaruh pendekatan ilmiah yang dikombinasikan dengan teknik P.L.A.N terhadap kompetensi membaca siswa kelas X di SMA Negeri 1 Penebel, dan 2) perbedaan pengaruh pendekatan ilmiah yang dikombinasikan dengan teknik P.L.A.N ditinjau dari jenis teks terhadap kompetensi membaca siswa kelas X di SMA Negeri 1 Penebel. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan bentuk rancangan Post-Test Only Control-Group Design. Populasi penelitian ini adalah 6 kelas dari kelas X SMA Negeri 1 Penebel tahun ajaran 2015/2016 yang terdiri dari 198 siswa, dimana dua kelas merupakan sampel dari penelitian ini yang menjadi dua kelompok, satu kelas yang terdiri 34 orang siswa sebagai kelompok control (Pendekatan Ilmiah tanpa menggunakan teknik P.L.A.N), dan satu kelas yang terdiri dari 34 siswa sebagai kelompok eksperimen (Pendekatan Ilmiah dengan teknik P.L.A.N). Penentuan sampel ditentukan dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes kompetensi membaca, dan kemudian dianalisa dengan One-Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik terdapat pengaruh yang signifikan dari strategi pendekatan ilmiah dengan teknik P.L.A.N terhadap kemampuan membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Penebel, dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari pengaruh strategi pendekatan ilmiah dengan teknik P.L.A.N ditinjau dari jenis teks terhadap kemampuan membaca siswa kelas X SMA Negeri 1 Penebel ditinjau. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bukti empiris tentang pentingnya penerapan strategi pendekatan ilmiah yang dikombinasikan dengan teknik P.L.A.N dalam upaya meningkatkan kompetensi membaca siswa.keyword : Pendekatan Ilmiah, teknik P.L.A.N (Predict, Locate, Add, Note), teks, kompetensi membaca.
EFEKTIVITAS PEMAKAIAN BAHASA INDONESIA DALAM KARYA TULIS SEHUBUNGAN DENGAN PEROLEHAN SKOR SEKSI MENULIS UJI KEMAHIRAN BERBAHASA INDONESIA (UKBI) PADA GURU ., NI KOMANG WEDAYANTHI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.963 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana efektivitas pemakaian bahasa Indonesia (EBI) dalam karya tulis guru dan mencari seberapa besar korelasi skor seksi menulis dalam UKBI dengan skor efektivitas pemakaian bahasa Indonesia dalam karya tulis guru SMA/SMK se-Kecamatan Kuta Selatan. Penelitian ini digolongkan kedalam penelitian deskkriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk melakukan penelitian ini, 9 guru yang telah mengikuti UKBI dan memiliki karya ilmiah berupa artikel dipilih sebagai sampel penelitian. Data efektivitas pemakaian bahasa Indonesia dikumpulkan dengan mendokumentasikan artikel guru yang selanjutnya dianalisis, skor UKBI dikumpulkan dengan mendokumentasikannya dari Balai Bahasa Denpasar dan skor EBI dikumpulkan dengan tes. Data kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif dan analisis korelasi dengan Product Moment. Temuan penelitian ini adalah (1) berdasarkan analisis deskriptif kesalahan dalam sintaksis sebanyak 124 (36,58%), morfologis sebanyak 26 (7,67%), leksikal sebanyak 69 (20,35) dan ejaan sebanyak 120 (35,4%) dan (2) tidak ada korelasi yang signifikan antara pemerolehan skor sesi menulis UKBI dengan skor EBI siswa. Nilai korelasi antar skor UKBI dan EBI juga hanya sebesar 0,493.Kata Kunci : efektivitas pemakaian bahasa Indonesia (EBI), karya tulis guru, UKBI This research aims at analyzing how the effectiveness of Indonesian Language usage (EBI) in teachers? scientific writing and find out the correlation of writing session score in UKBI and the effectiveness of Indonesian Language Usage in scientific writing of general school and vocational school in South Kuta sub-district. This research is categorized into descriptive qualitative and quantitative. To do this research, 9 teachers who had followed UKBI test and had scientific writing which is in the form of article were selected as sample. Data of the effectiveness of Indonesian Language usage were collected by documenting articles chosen which was then analyzed, UKBI score documented from Balai Bahasa Denpasar, and score of EBI collected by test. The data were then analyzed with descriptive-qualitative and Product Moment Correlation. This research discovers (1) there were 124 mistakes in syntax (36,58%), 26 in morphology (7,67%), 69 in lexicon(20,35) and 120 in spelling (35,4%) dan (2) there was no correlation of writing session score in UKBI and the effectiveness of Indonesian Language Usage in scientific writing of general school and vocational school in South Kuta sub-district with coefficient of 0.493keyword : the effectiveness of Indonesian Language usage, scientific writing, UKBI
PERBEDAAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA ANTARA SISWA YANG MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA DAN SISWA YANG MENGGUNAKAN BAHASA CAMPURAN DI DALAM KELUARGA PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 8 SUMERTA Puspayani, I.A Dwi; Putrayasa, I.B; ., Arifin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.653 KB)

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui (1) kemampuan berbicara bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Indonesia di dalam keluarga (2) kemampuan berbicara bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa campuran di dalam keluarga (3) perbedaan kemampuan berbicara bahasa Indonesia siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan ex-post facto. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 8 Sumerta. Data penelitian ini diperoleh menggunakan metode (1) dokumentasi dan (2) tes. Data dianalisis menggunakan uji t-test. Hasil Penelitian ini adalah (1) kemampuan berbicara bahasa Indonesia dari kelompok yang menggunakan bahasa Indonesia yaitu 16 siswa berkategori baik, memperoleh skor 82,76-72,41 dan 2 siswa berkategori cukup, memperoleh skor 68,97. (2) kemampuan berbicara bahasa Indonesia dari kelompok yang menggunakan Bahasa Campuran yaitu  15 siswa berkategori baik, memperoleh skor 75,86-72,41 dan 8 siswa berkategori cukup, memperoleh skor 68,97-65,52. (3) Terdapat perbedaan yang berarti antara kemampuan berbicara siswa yang menggunakan Bahasa Indonesia dengan menggunakan Bahasa Campuran di dalam keluarga.   Kata kunci: kemampuan berbicara, bahasa Indonesia, bahasa campuran, keluarga     Abstrack This research aimed to describe and know (1) the ability to speak Indonesian data from groups that use Indonesian as a language of everyday obtained from measurements of the respondents indicated that achieved the highest score is 82,76, while the lowest score achieved was 68,97. (2) the ability to speak Indonesian data from groups that use English as a language mixture obtained daily measurements of the respondents indicated that achieved the highest score is 75,86, while the lowest score achieved was 65,52. (3) There is a difference between the students' ability to speak the Indonesian language by using the language use in the family mix.