cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS XI Ak SMK SARASWATI 1 DENPASAR Yorniasih, Putu; Sutama, M.; Gosong, M.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara dengan pendekatan kontekstual, (2) hambatan-hambatan guru Bahasa Indonesia dalam melaksanakan pembelajaran, (3) hasil evaluasi pelaksanaan keterampilan berbicara. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan  objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran. Pengumpulan data ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran berbicara dengan pendekatan kontekstual di SMK Saraswati 1 Denpasar menunjukkan bahwa (1)  pelaksanaan pembelajaran mencakup kegiatan awal, inti dan penutup belum sepenuhnya sejalan dengan standar proses. (2) hambatan yang dialami guru dalam pembelajaran adalah pada pelaksanaan dan evaluasi. (3) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berbicara dengan pendekatan kontekstual belum sepenuhnya berjalan dengan tuntutan KTSP dimana guru gagal dalam pelaksanaan pendekatan kontekstual, sedangkan siswa berhasil dengan kategori yang cukup. Sejalan dengan simpulan penelitian ini, disarankan kepada guru untuk meningkatkan pemahamannya terhadap pelaksanaan KTSP dan pendekatan kontekstual bagi pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pembelajaran berbicara.Kata Kunci: pendekatan kontekstual, berbicara, pelaksanaan, hambatan pembelajaran, evaluasi.ABSTACT This research is a descriptive qualitative research that?s aimed to know (1) the implementation of speaking learning using contextual approach, (2) the obstacles of Indonesian?s teacher in implementing (3) the evaluation result of the implementation of speaking learning. The subject in this research is the Indonesian teacher and the object in this research the implementation. The data collection of this research used observation and interview method. The research result about speaking learning using contextual approach in SMK Saraswati 1 Denpasar showed that (1) the learning implementation showed that the learning implementation that included pre activity, while activity and post activity haven?t followed the standard yet. (2) the obstacles was faced by teacher in implementing and evaluating. (3) the evaluation result showed the implementation of contextual approach those were caused by the lack of teacher?s comprehension about KTSP in contextual approach, but the students succeeded in speaking learning with enough category. By the conclusion of this research it?s suggested for the teacher to improve his/her comprehension related with the implementation of KTSP and contextual approach in learning Indonesian especially in speaking skill.Key words: Contextual approach, speaking, the implementation, the obstacles of learning, implementing and learning evaluation.
DEVELOPING PROBLEM-BASED INSTRUCTIONAL MATERIALS WITH CHARACTER INSERTION ACCORDING TO CURRICULUM 2013 FOR GRADE SEVEN OF JUNIOR HIGH SCHOOL ., RIA WANTY DARMAWAN; ., DR. LUH PUTU ARTINI, M.A.; ., DR. NI MADE RATMININGSIH, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah materi ajar yang digunakan oleh para guru dalam proses belajar mengajar bahasa inggris di Bali, khususnya penerapan pembelajaran berbasis masalah sangat terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk: (a) mengembangkan materi pembelajaran untuk mengajar Bahasa Inggris menggunakan pembelajaran berbasis masalah berdasarkan kurikulum 2013 untuk siswa kelas tujuh, (b) menggambarkan bagaimana nilai-nilai karakter diintegrasikan ke dalam pembelajaran berbasis masalah berdasarkan Kurikulum 2013 untuk siswa kelas tujuh, dan (c) mengetahui kualitas materi pembelajaran yang dikembangkan. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Singaraja dengan mengaplikasikan desain pengembangan dari Sugiyono (2011). Evaluasi uji kualitas dari materi yang dikembangkan dilaksanakan oleh penguji ahli. Data dikumpulkan dengan cara observasi, penyebaran mengisi kuisioner, dan studi dokumen, dan dianalisis secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah materi yang dikembangkan yang berisi masalah yang harus dipecahkan melalui aktivitas menemukan, menanya, mengembangkan, menganalisa, dan menyampaikan. Selain itu, karakter dapat diselipkan ke dalam aktivitas pembelajaran, khususnya ketika menyelesaikan masalah. Berdasarkan evaluasi penguji ahli, kualitas dari materi yang dikembangkan termasuk kategori sangat baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan bisa diaplikasikan sebagai pedoman dalam pelaksanaan Kurikulum 2013.Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pembelajaran berbasis masalah, pendidikan karakter The implementation of Curriculum 2013 only had few examples of its practical guidance. Due to that problem, this study aimed at: a) developing materials for teaching English using Problem-Based Learning according to Curriculum 2013 for grade seven of junior high school, b) describing how the characters values were inserted into Problem-Based Learning according to Curriculum 2013 for grade seven of junior high school, and 3) describing the quality of the developed materials. This study was conducted in SMP Negeri 1 Singaraja and applied Sugiyono?s (2011) research and development design. The expert judges were two teachers of SMP Negeri 1 Singaraja and one lecturer from Ganesha University of Education. The data were collected through observation, interview, administering questionnaire, and document study, and were analyzed descriptively. The result of this study is developed materials which consist of problems that should be overcome through the activities of observing, questioning, exploring, associating and communicating. Moreover, the character inserted in the activities are peacemaker, discipline, responsible, independent, communicative, socially care, honest, creative, hardworking, and democratic. In addition, the findings show that the quality of the developed materials is categorized as excellent material since the mean score of the expert judgment is 4.7 exceeding the interval score of 4.05 ( ). Therefore, this instructional materials are applicable as the guidance in implementing Problem-Based Learning according to Curriculum 2013.keyword : Curriculum 2013, Problem-Based Learning, character education
PENERAPAN PRINSIP KERJA SAMA DAN PRINSIP KESANTUNAN PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK OLEH SISWA KELAS IV SD JEMBATAN BUDAYA ., A. A. RATNA RAKASIWI; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (58.029 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menjelaskan 1) penerapan prinsip kerja sama dan kesantunan pada siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifk, 2) dampak penerapan prinsip kerja sama dan kesantunan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifik. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas IV SD Jembatan Budaya, sedangkan objek penelitiannya adalah penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan pada pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan saintifik. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah 1)metode observasi, 2) metode wawancara. Data dianalisis dengan tahapan, yaitu 1)reduksi data, 2) penyajian data, 3)penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan 1) penerapan prinsip kerjasama dan prinsip kesantunan meliputi maksim relevansi (72,6%), maksim kualitas (15,3%), dan maksim penghargaan (12,1%). Kemunculan jenis maksim yang paling mendominasi adalah maksim relevansi, 2) dampak yang muncul terhadap penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan, yaitu dampak positif berupa keseriusan siswa dalam mengikuti pembelajaran dan kemampuan siswa dalam bersosialisasi dengan kelompok lain, selanjunya dampak negatifnya, yaitu tuturan siswa yang masih kurang sopan dan kurang memerhatikan norma-norma kesantunan dalam bertutur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan telah diaksanakan dengan baik. Namun, siswa masih perlu memerhatikan norma-norma kesantunan dalam bertutur. Temuan penelitian ini diharapkan mampu memberikan masukan bagi perkembangan kajian tindak tutur yang berkaitan dengan prinsip kerja sama dan prinsip kesantunan khususnya dalam konteks pembelajaran di kelas.Kata Kunci : Prinsip Kerja Sama, Prinsip Kesantunan, Pendekatan Saintifik The purpose of this research is to describe and illustrate; the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach, the impacts by applying the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach. Subject of the research are students of year IV Jembatan Budaya Primary School, while the object of this research is the principle application of cooperation and students? politeness in process of learning Indonesian language study by using a scientific approach. The following are methods that are applied to collect the data research; 1)observation, and interview. The collected data will be analyzed by the following steps; reduction, presentation, and conclusion. The result of the research will present, 1) the principal applicatiom of cooperation and politeness, which are followed by maxim of relevance (72,6%), maxim of quality (15,3%), maxim of reward (12,1%). The dominant maxim that will occur is the maxim of relevance, 2) the impact that affects the principal application of teamwork and behavior, which is the positif impact of the students concern in following the learning process, and the ability of students to socialize with among the teams, in the other side the negative impact that will occur is refered to the impoliteness of the students conversation. Based on the research result, it can be concluded that the application of the principles of cooperation and politeness principle has been implemented. However, students still need to pay attention to the norms of politeness in speak. Findings of this study are expected to provide input of speech acts related to cooperative principle and politemess principle, especially in the context of classroom learning.keyword : principle of cooperation, The principle of politeness, Scientific research
PENGARUH PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME MELALUI PENYUSUNAN KALIMAT ACAK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DEDUKTIF SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 DENPASAR Suwana, I.B.; Sutama, M.; Rasna, W,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.624 KB)

Abstract

Abstrak.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan menulis paragraf deduktif melalui implementasi pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat  acak dan pembelajaran konvensional serta pengaruh pembelajaran menulis melalui pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat acak terhadap kemampuan menulis paragraf deduktif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Denpasar. Populasi subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-IPA SMA Negeri 1 Denpasar yang tersebar dalam delapan kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random kelas secara bertahap. Dari delapan kelas diplilih dua kelas sebagai sampel. Dari dua kelas ini dipilih secara random sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan desain the post test only control group design. Data dianalisis dengan analisis varian satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan menulis paragraf deduktif siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat acak dalam kualifikasi sangat baik dengan rata-rata 82,956, (2) kemampuan menulis paragraf deduktif siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan pembelajaran konvensional dalam kualifikasi baik dengan rata-rata 68,217, dan (3) ada pengaruh yang signifikan pembelajaran menulis melalui pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat acak terhadap kemampuan menulis paragraf deduktif pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Denpasar (Fhitung = 108,262 (p = 0,000 < 0,025)).   Kata kunci: konstruktivisme, kalimat acak, kemampuan menulis paragraf deduktif                       Abstract   The Effect of Constructivism Learning Through Random Sentences Forming to the Ability to Write Deductive Paragraph of Students Grade XI SMA Negeri 1 Denpasar. This research has purposed to analyze and describe the ability to write deductive paragraph through implementation of constructivism learning by random sentences forming method and the effect of conventional learning through of writing learning through constructivism learning by random sentences forming method to the ability to write deductive paragraph students grade XI SMA Negeri 1 Denpasar.  Subject population in this subject are all students grade XI ? Science SMA Negeri I Denpasar which spread in eight classes. Sampling done by random class technique gradually. From eight classes, two classes were chosen as sample. From these two classes were chosen randomly as experiment group and control group. This research uses experimental plan with the post test only control group design. The data was analyzed by one way variant analysis. The result of the research shows that: (1) the ability to write deductive paragraph by students who attend writing lesson with constructivism learning with random sentences forming method in qualification is very good with average 82,956, (2) the ability to write deductive paragraph by students who attend writing lesson by conventional learning in qualification is good with average 68,217, and (3) there are significant effects of writing ability of deductive through constructivism learning by random sentences forming method to the ability to write deductive paragraph in students grade XI SMA Negeri 1 Denpasar.   Keywords: constructivism, random sentences, ability of writing deductive paragraph
An Analysis of Politeness Strategies Used by The Teacher and Students in a Multicultural Class ., LUH GEDE MAYA WIRASTUTI DEWI; ., PROF. DR. I KETUT SEKEN, M.A.; ., PROF. DR. I NYM. ADI JAYA PUTRA, M.A.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed at investigating teacher?s politeness strategies in four teacher?s roles and analyzing students? politeness strategies. The object of this descriptive qualitative research was utterances delivered by teacher and students in the class discussions. The instrument of the study was the researcher who collected data through observation and interview. The data were gained by observing and video-recording classroom discussions, identifying the politeness strategies used, and classifying the politeness strategies found. The gained data were then analyzed qualitatively through data reduction, data display, and conclusion. In this study, the data were displayed on tables and interpreted through excerpts of conversations in the classroom discussions. It was found that there were 496 teacher?s utterances related to politeness strategies. Bald on record was the most prominent strategy used by the teacher in three roles: as an academic instructor, a motivator, and a classroom manager. Positive politeness strategy was mostly used by the teacher in the role of being an evaluator. 134 students? utterances were also found. 78% of those utterances applied positive politeness strategy.Kata Kunci : four teacher?s roles, multicultural class, politeness strategies Penelitian ini bertujuan menyelidiki strategi kesantunan guru dalam empat peran guru dan menganalisis strategi kesantunan siswa dalam diskusi-diskusi kelas multikultural. Objek penelitian deskriptif kualitatif ini adalah ucapan-ucapan yang disampaikan oleh guru dan siswa dalam diskusi-diskusi kelas. Instrumen penelitian ini adalah peneliti yang mengumpulkan data melalui pengamatan dan wawancara. Data dikumpulkan dengan mengamati dan merekam video diskusi kelas, mengidentifikasi strategi kesantunan yang digunakan, serta mengelompokkan strategi kesantunan yang ditemukan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, tampilan data, dan kesimpulan. Dalam penelitian ini, data ditampilkan dalam tabel dan dijelaskan melalui kutipan-kutipan dari percakapan yang terjadi dalam diskusi kelas. Ditemukan bahwa terdapat 496 ucapan guru yang digunakan berkaitan dengan strategi kesantunan. Bald on record adalah strategi yang paling sering digunakan guru dalam tiga peran, yakni sebagai instruktur akademik, motivator, dan pengelola kelas. Strategi kesantunan negatif paling banyak digunakan saat guru menjadi evaluator. Ditemukan pula 134 ucapan-ucapan siswa. 78% dari ucapan-ucapan tersebut menerapkan strategi kesantunan positif.keyword : empat peran guru, kelas multikultural, strategi kesantunan
The Analysis of the Implementation of Differentiated Instruction in Kindergarten Alit Prapti Ratnadika, I Dewa Ayu
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This thesis was conducted to analyze, and to describe the use of Differentiated Instruction (DI) in teaching and learning process in class B in Sukma Helen Flavel Kindergarten. This study analyzed two major aspects of DI namely the process of it (which was started from the learning preparation, DI?s implementation, and also assessment process); and also investigates the improvement of young learners writing skill after learning through DI. This thesis was designed as a descriptive study that adopted Miles and Huberman methodology in analyzing data. The subject of this thesis was the class B teacher and the students of class B and the object was the teaching process in class B which had implemented the DI. The data was collected through observation, documentation, and interview and analyzed by reducing the data, data display, and verification/conclusion drawing. The result showed that (1) by implementing the concept of Differentiated Instruction in teaching the young learners in class B, the teacher of class B was concerned to good preparation, such as preparing lesson plans that were ready to use, the various leaning material, the various learning sources, and learning media that are also ready to use in learning process. In term of its implementation, the teacher used various strategies and technique in class such as class trip, grouping, discussion, and drama. For evaluating the progress of the children, the teacher applied the systematic assessment procedure with the rich assessment instruments. The role of routines, classroom procedures, and also flexible grouping were really useful to help the children more discipline during learning. Furthermore, (2) the DI was able to improve the children?s early literacy especially in English.   Keywords: Differentiated Instruction, Kindergarten
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA PADA TOPIK TEKS LAPORAN OBSERVASI BERBASIS TRI HITA KARANA UNTUK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 GIANYAR BALI ., I KOMANG RIKA ADI PUTRA; ., Dr.Gde Artawan,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.647 KB)

Abstract

Penelitian pengembangan bahan ajar ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) pengembangan bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali; (2) tingkat validitas bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi berbasis Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali oleh para ahli; (3) respons siswa yang berkaitan dengan keterbacaan bahan ajar bahasa Indonesia pada topik teks laporan observasi dan teks eksposisi berbasis Tri Hita Karana di kelas VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Subjek penelitian ini adalah ahli isi bahan ajar, guru mata pelajaran bahasa Indonesia, dan siswa kelas VIIC SMP Negeri 1 Gianyar Bali. Prosedur penelitian ini mengadaptasi prosedur penelitian dari Borg dan Gall. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, dan wawancara. Teknik analis data penelitian ini menggunakan teknik kualitatif dan kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dirancang sesuai dengan kurikulum 2013 dan dilandasi oleh nilai-nilai Tri Hita Karana, (2) tingkat validitas bahan ajar berada pada kualifikasi baik, dan (3) respons pengguna bahan ajar dalam tahap uji lapangan tergolong sangat baik.Kata Kunci : pengembangan bahan ajar, Tri Hita Karana. Development of teaching materials research aims to describe (1) the development of teaching materials Indonesian text on the topic of Tri Hita Karana observation report in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali; (2) the validity of Indonesian teaching materials on the topic of the text-based report observations of Tri Hita Karana in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali by experts; (3) student responses related to legibility Indonesian teaching materials on the topic of observation report text and text-based exposition of Tri Hita Karana in class VII SMP Negeri 1 Gianyar Bali. The subjects were expert content of teaching materials, teacher Indonesian subjects, and VIIC grade students of SMP Negeri 1 Gianyar Bali. This study adapted the procedure of the research procedures Borg and Gall. The method used to collect data in this study is documentation, observation, questionnaires, and interviews. Engineering data analyst of this research using qualitative and quantitative techniques. The results of this study indicate that (1) instructional materials designed according to the curriculum in 2013 and based on the values of Tri Hita Karana, (2) the validity of instructional materials are in good qualifications, and (3) user response teaching materials in the field test stage classified very well. keyword : development of teaching materials, Tri Hita Karana
SIKAP BAHASA SISWA TERHADAP BAHASA INDONESIA: STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Wardani, K.Devi Kalfika Anggria; Gosong, M.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.238 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa yang ditunjukkan oleh siswa SMA Negeri 1 Singaraja terhadap bahasa Indonesia dilihat dari (1) aspek konatif, (2) afektif, (3) kognitif, dan (4) faktor yang menyebabkan kecenderungan sikap bahasa tersebut. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2012/2013. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, samaran terbanding, angket, dan wawancara. Analisis data observasi dan wawancara dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Analisis data samaran terbanding dan kuesioner secara umum melalui empat tahap, yaitu penggolongan, pengkonversian, penghitungan frekuensi, dan menentukan kecenderungan sikap bahasa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap bahasa siswa SMA Negeri 1 Singaraja terhadap bahasa Indonesia dilihat dari (1) aspek konatifnya berada pada kategori negatif, (2) aspek afektifnya berada pada kategori positif, dan (3) aspek kognitifnya berada pada kategori netral. (4) Faktor-faktor yang menyebabkan kecenderungan sikap bahasa tersebut adalah faktor internal dan eksternal. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa SMAN 1 Singaraja cenderung memiliki  sikap bahasa yang bersifat meniga terhadap bahasa Indonesia, yang disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Kata kunci: sikap bahasa, studi kasus, SMA     Abstract This was a case study  research  which aimed to describe language attitude showed by the students of SMA Negeri 1 Singaraja towards Indonesian language viewed from (1) conative aspect, (2) affective aspect, (3) cognitive aspect, and (4) the factors that caused the tendency of language attitudes. The subjects were the students of SMA Negeri 1 Singaraja in academic year 2012/2013.The data were collected by observation, matched-guised, questionnaires and interviews. The data from observation and interviews was analyzed through three stages, namely: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) data conclusions and verification. The data from matched-guised and questionnaires was analyzed generally through four phases, namely: (1) classification, conversion, counting frequency, and determine the tendency of student?s language attitude. The results showed that the language attitudes of students of SMA Negeri 1 Singaraja towards Indonesian language viewed from (1) the conative aspects are in the negative category, (2) affective aspect are in the positive category, and (3) the cognitive aspect are in the neutral category. (4) Generally factors lead to the students language attitude tendency are internal and external factors. Based on these findings, it can be concluded that the students of SMAN 1 Singaraja tend to have attitudes that are inconsistent with the Indonesian language, which is led by the internal and external factors. Keywords: language attitude, case study , highschool
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Somatis, Auditori,Visual, dan Intelektual (SAVI) Terhadap Kemampuan Menulis Teks Hasil Observasi Dengan Mempertimbangkan Minat Menulis Pada Siswa Kelas VII SMP Harapan Nusantara. ., NI PUTU AYU WRASPRADNYA MITA DEWI; ., PROF.DR. I NYOMAN SUDIANA, M.Pd.; ., PROF.DR. IDA BAGUS PUTRAYASA, M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penggunaan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi, 2) pengaruh interaksi antara penggunakan model pembelajaran SAVI dan minat siswa, 3) pengaruh penggunaan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi pada siswa yang memiliki minat menulis tinggi, 4) pengaruh penggunakan model pembelajaran SAVI terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi pada siswa yang memiliki minat menulis rendah. Penelitian dirancang dengan Quasi Eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII SMP Harapan Nusantara. Sampel penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner minat menulis dan tes teks hasil observasi. Data dianalis dengan Anava dua jalur melalui uji F dan uji Tukey. Hasil penelitian, (1) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Savi terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi, 2) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan minat menulis siswa (3) terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran Savi terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi siswa yang memiliki minat menulis tinggi (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran Savi terhadap kemampuan menulis teks hasil observasi siswa yang memiliki minat menulis rendah. Disimpulkan penggunaan model pembelajaran SAVI lebih baik diterapkan pada pembelajaran menulis teks hasil observasi di SMP Harapan Nusantara.Kata Kunci : Model Pembelajaran SAVI, kemampuan menulis, minat menulis This research aims at investigating 1) The effect of SAVI Method on the writing report text, 2) interaction effect between the implementation of SAVI method and Student?s writing interest, 3) The effect of SAVI Method implementation on writing report text with high writing interest, 4) The effect of SAVI Method implementation on writing report text with low writing interest. This research was designed with Quasi Eksperimen. The populations of this research are the seventh grade students of SMP Harapan Nusantara. The students were selected as sample through random sampling. The data were collected by means of writing interest questionnaire and writing report test. The acquired data were analyzed statistically by two-way ANOVA and Tukey test. The result shows that 1) there was a significant difference in wring report text competency between the students who were taught by SAVI Method, 2) there is a significant interaction effect between the implementation of Learning Method and Student?s writing interest,3) there is a significant effect between the implementation of SAVI Method on writing report text of the student with high writing interest, 4) There is no significant difference between the implementation of SAVI Method on writing report text of the student with low writing interest. It can be conclude that implementation of SAVI Method have a significant effect on writing report text interest in SMP Harapan Nusantara.keyword : SAVI Method, Writing competency, Writing Interest
CAMPUR KODE DALAM BAHASA INDONESIA LISAN SISWA KELAS VII SMP N 8 DENPASAR Adnyani, N.M; Martha, N.; Sudiana, N.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.946 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Bahasa dan ragam bahasa yang memunculkan campur kode pemakaian bahasa Indonesia lisan, bentuk-bentuk campur kode bahasa Indonesia lisan, macam-macam campur kode bahasa Indonesia lisan, Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode bahasa Indonesia lisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah tuturan-tuturan yang digunakan siswa dalam berkomunikasi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan metode intervieu. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya unsur bahasa lain dalam pemakaian bahasa Indonesia lisan siswa seperti bahasa Bali, bahasa kawi, bahasa Sansekerta, bahasa Inggris, dan bahasa Belanda. Bentuk-bentuk campur kode yang ditemukan dalam penelitian ini adalah campur kode berbentuk kata, frasa, dan Idiom. Macam-macam campur kode yakni campur kode ke dalam,  campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Faktor-faktor penyebab campur kode yaitu faktor peserta wicara atau faktor ekstra linguistik, faktor topik pembicaraan atau faktor intra linguistik, dan faktor situasi. Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan adanya unsur bahasa lain dalam pemakaian bahasa Indonesia lisan siswa. Terjadinya peristiwa campur kode dalam penelitian ini diakibatkan oleh faktor kedwibahasaan dan karena situasi informal yang mendukung penggunaannya.   Kata kunci: campur kode, bahasa lisan siswa, bahasa indonesia   ABSTRACT This research is a descriptive qualitive research aimed at analyzing and describing Language and language veriation containing code mixing with referenceto the use of spoken Indonesian, various forms of code mixing in spoken Indonesian,  types of code mixing in spoken Indonesian. The sources of the data in this research are the spoken texts used by the students to communicate in certain speech events. The method adopted for collecting the data pertaining to research questions (1), (2), and (3) was observation method, while the data pertaining to researchcuestion (4) was obtained through interview. The result of this research shows that there are elements of other languages in the students? spoken Indonesian such as those from Balinese, old Japanese, Sanskrit, English, and Dutch. The forms of code mixing found in this research include those at word level represented. Code mixing in the forms of phrases and idioms are also found in this research. Types of code mixing found in this research include those accurring intra-linguistically, those occurring extra-linguistically, and those of mixed type. The factors which cause the occurrences of code mixing include:  The factor of participants (extralinguistic factor), the factor of topics (intra linguistic factor), and The factor of situation, Based on those findings mentioned above, it can be concluded that code mixing accurs because of the inclusion of elements from other languages into the spoken Indonesian of the students. As also found in this research, the factors of bilingualism and informal situation also have their share in the occurrences of code mixing.   Key Words :  Code mixing, students spoken language, indonesian language