cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL DI KELAS XI Ak SMK SARASWATI 1 DENPASAR Yorniasih, Putu; Sutama, M.; Gosong, M.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif untuk mengetahui (1) pelaksanaan pembelajaran keterampilan berbicara dengan pendekatan kontekstual, (2) hambatan-hambatan guru Bahasa Indonesia dalam melaksanakan pembelajaran, (3) hasil evaluasi pelaksanaan keterampilan berbicara. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan  objek penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran. Pengumpulan data ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran berbicara dengan pendekatan kontekstual di SMK Saraswati 1 Denpasar menunjukkan bahwa (1)  pelaksanaan pembelajaran mencakup kegiatan awal, inti dan penutup belum sepenuhnya sejalan dengan standar proses. (2) hambatan yang dialami guru dalam pembelajaran adalah pada pelaksanaan dan evaluasi. (3) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran berbicara dengan pendekatan kontekstual belum sepenuhnya berjalan dengan tuntutan KTSP dimana guru gagal dalam pelaksanaan pendekatan kontekstual, sedangkan siswa berhasil dengan kategori yang cukup. Sejalan dengan simpulan penelitian ini, disarankan kepada guru untuk meningkatkan pemahamannya terhadap pelaksanaan KTSP dan pendekatan kontekstual bagi pembelajaran bahasa Indonesia khususnya pembelajaran berbicara.Kata Kunci: pendekatan kontekstual, berbicara, pelaksanaan, hambatan pembelajaran, evaluasi.ABSTACT This research is a descriptive qualitative research that’s aimed to know (1) the implementation of speaking learning using contextual approach, (2) the obstacles of Indonesian’s teacher in implementing (3) the evaluation result of the implementation of speaking learning. The subject in this research is the Indonesian teacher and the object in this research the implementation. The data collection of this research used observation and interview method. The research result about speaking learning using contextual approach in SMK Saraswati 1 Denpasar showed that (1) the learning implementation showed that the learning implementation that included pre activity, while activity and post activity haven’t followed the standard yet. (2) the obstacles was faced by teacher in implementing and evaluating. (3) the evaluation result showed the implementation of contextual approach those were caused by the lack of teacher’s comprehension about KTSP in contextual approach, but the students succeeded in speaking learning with enough category. By the conclusion of this research it’s suggested for the teacher to improve his/her comprehension related with the implementation of KTSP and contextual approach in learning Indonesian especially in speaking skill.Key words: Contextual approach, speaking, the implementation, the obstacles of learning, implementing and learning evaluation.
INTERFERENSI BAHASA BALI DAN BAHASA ASING DALAM CERITA LISAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SISWA SMP NEGERI 10 DENPASAR Dewa Ayu Nyoman, Suindratini,; I Made, Gosong,; I Wayan, Rasna,
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan teknik simak, rekam, catat. Hasil penelitian ini menunjukkan 18 siswa tidak menyelipkan bahasa Bali dan bahasa Asing, sedangkan 32 responden terdapat interferensi berkisar satu dan dua buah interferensi dalam satu wacana. Dalam interferensi bahasa Bali terdapat jenis interferensi fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, sedangkan dalam interferensi bahasa asing terdapat interferensi sintaksis dan semantik. Terjadinya interferensi bahasa Bali ke dalam bahasa Indonesia memperlihatkan bahwa interferensi terjadi bukan disengaja oleh siswa dengan maksud untuk mempermudah penyampaian buah pikirannya, tetapi terjadi karena penguasaan sistem bahasa pertama (bahasa Bali) mereka yang lebih tinggi dari kemampuan mereka bertutur dengan bahasa Indonesia. Disimpulkan bahwa interferensi merupakan bagian dari sosiolinguistik akibat adanya penggunaan dua bahasa atau lebih dalam masyarakat tutur yang multilingual.   Kata kunci : Interferensi, bahasa Bali, Bahasa asing, cerita lisan.   ABSTRACT This study uses the technique of observation, record, record. The results of this study showed 18 students did not slip Balinese language and foreign language, whereas 32 respondents are interference ranges one and two interference in a discourse. In Bali interference there are kind interferences, those are phonology interference, morphology, syntax, and semantics, while the interference of foreign languages ​​are syntactic and semantic. Balinese language interference into the Indonesian language showing that interference is not due to deliberate by students in order to facilitate the delivery of his thoughts, but it is because control systems first language (Balinese) they are higher than their ability recalled the Indonesian language. It was concluded that the interference is part of sociolinguistics that occur due to the use of two or more languages ​​in a multilingual speech community.   Keywords: Interference, the Balinese language, foreign language, oral stories
PENERAPAN PENDEKATAN KOMUNIKATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 DENPASAR Rabawati, Kentarsih; Sutama, M.; Gosong, M.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan mendeskripsikan penerapan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Indonesia, dan menjelaskan dan mendeskripsikan hambatan yang dialami guru dalam menerapkan pendekatan komunikatif. Data dalam penelitian ini terdiri atas data primer (guru dan siswa) dan data skunder (silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, hasil kerja siswa). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan guru sudah menerapkan pendekatan komunikatif dengan tepat dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan penekanan pada keaktifan siswa. Peran guru sebagai fasilitator, yang hanya menjelaskan pelajaran jika diperlukan. Hambatan yang dialami oleh guru sebagai berikut: siswa masih tampak malu dalam mengemukakan pendapatnya, bahasa Indonesia yang digunakan banyak yang tidak sesuai kaidah, mencari materi yang cocok untuk semua siswa dan yang menarik perhatian, dan membutuhkan waktu lebih banyak dalam penerapan di kelas. Pendekatan komunikatif merupakan salah satu pendekatan yang memungkinkan guru menggunakan metode dan teknik untuk membantu memotivasi siswa dalam mengembangkan kompetensi komunikatif.   Kata Kunci: pendekatan komunikatif, penerapan, pembelajaran bahasa Indonesia, dan hambatan Abstract The aims of this research are to explain and describe the application of communicative approach in learning Indonesian, and to explain and describe obstacles that is experienced by teacher in applying communicative approach.  Data used in this research consist of primary data (teacher and student) and secondary data (syllabus, lesson plan, students working result).  Research result shows that teacher has applied the communicative approach in the learning, facilitate student’s activity so the teacher is professional supported by his pedagogic competence which is to design the planning, implementation, evaluation, and the understanding of students.  Obstacles that are experienced by teacher are as follow: students seem to be still shy in express their opinion, most of Indonesian being used is not according to the principle, to find the appropriate material to all students and which is interesting to them and it needs more time to the application in classroom.  Communicative approach is one of approaches that enable teacher to use method and technique to help motivating the student in improving the communicative competence.   Keywords: communicative approach, application, Indonesian learning, and  obstacle
STRATEGI PENINGKATAN PEMAHAMAN KOSA KATA TANAMAN OBAT TRADISIONAL DALAM USADA SARI OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 8 DENPASAR DALAM RANGKA PEMERTAHANAN BAHASA DI KALANGAN REMAJA Indrawati, A. A. Sg. M.; Rasna, W.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi peningkatan pemahaman kosakata tanamam obat tradisional. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar di kelas VII SMPN 8 Denpasar. Objek penelitian ini adalah strategi yang digunakan, penerapan strategi yang digunakan, kendala yang dihadapi guru. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan (1) Strategi yang digunakan, yaitu heuristik dan ekspositoris. (2) Penerapan strategi melalui beberapa langkah pada kegiatan pendahuluan hingga kegiatan akhir. (3) Kendala guru, yaitu sulit mengondisikan kelas. Dapat disimpulkan bahwa guru menggunakan strategi ekspositoris dan heuristik. Penerapan strategi sudah sesuai langkah-langkah yang ditetapkan, kendala guru ialah sulit mengondisikan siswa. Disarankan kepada guru agar selalu mengevaluasi setiap strategi yang diterapkan di dalam kelas,   Kata-kata kunci: strategi, pemahaman kosakata. ABSTRACT This research aim describing the improving strategy of understanding traditional herbal vocabulary. The subject of research is the teacher who teach in class VII SMPN 8 Denpasar. The object of research is the strategy which is used, the strategy application which is used, constraints which is faced by teacher. The data collection method this research are observation method, documentation, interview. The result of research shows (1) the strategy which is used are heuristic and ekspositoris. (2) The strategy application through several steps in beginning until ending activities. (3) The teacher constraint was difficult for conditioning the class. It can be concluded the teacher used ekspositoris strategy and heuristic. The application of strategy has appropriate steps that has been decided, the teacher constraint is difficult to conditioning students. It is suggested the teacher in order to evaluate each strategy which is applied in the class.   Key words: the strategy,  vocabulary understanding.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PADA SISWA KELAS XII SMKN 1 DENPASAR Rahayu, Sri; Rasna, I.W.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan model pembelajaran kontekstual, hasil belajar siswa, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran menulis. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas XII AV2 SMKN 1 Denpasar. Penentuan sampel menggunakan teknik cluster sampling. Objek penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kontekstual, hasil belajar siswa, dan respons siswa. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode dokumentasi, observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan penerapan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran menulis sudah dapat dilihat melalui 17 langkah pembelajaran, baik pada pendahuluan, inti, dan penutup. Hasil belajar siswa tergolong baik sekali dengan skor 85,5. Siswa merespons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Berdasarkan hasil dan pembahasan, disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual, hasil belajar siswa tergolong baik sekali. Siswa merespons positif terhadap penerapan model pembelajaran kontekstual.   Kata kunci: model pembelajaran kontekstual, pembelajaran menulis.   Abstract This research aims for describing the application of contextual teaching learning model, student learning outcome, and student respond.  Subject of research is an Indonesian language teacher; students class XIIAV2 SMKN 1 Denpasar. Determining the sumple using cluster sampling technique. Object of research is application of contextual teaching learning model, students learning outcome, and students respond. The data collection method this research are document method, observation, test, quetionaire. The result of research indicate that  application of contextual teaching learning model in writing lesson can be seen in 17 steps in beginning until ending activities. Student learning outcome was classified exelence, with score 85,5. The students respond positively to learning activities. Based on the result and discussion, it can be concluded that by applying contextual teaching learning model, students learning outcome was classified exelence. The students also respond positively to applying contextual teaching learning model.   Keywords: contextual teaching learning, writing learning.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME MELALUI PENYUSUNAN KALIMAT ACAK TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF DEDUKTIF SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 DENPASAR Suwana, I.B.; Sutama, M.; Rasna, W,
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan menulis paragraf deduktif melalui implementasi pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat  acak dan pembelajaran konvensional serta pengaruh pembelajaran menulis melalui pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat acak terhadap kemampuan menulis paragraf deduktif siswa kelas XI SMA Negeri 1 Denpasar. Populasi subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI-IPA SMA Negeri 1 Denpasar yang tersebar dalam delapan kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random kelas secara bertahap. Dari delapan kelas diplilih dua kelas sebagai sampel. Dari dua kelas ini dipilih secara random sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen dengan desain the post test only control group design. Data dianalisis dengan analisis varian satu jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kemampuan menulis paragraf deduktif siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat acak dalam kualifikasi sangat baik dengan rata-rata 82,956, (2) kemampuan menulis paragraf deduktif siswa yang mengikuti pembelajaran menulis dengan pembelajaran konvensional dalam kualifikasi baik dengan rata-rata 68,217, dan (3) ada pengaruh yang signifikan pembelajaran menulis melalui pembelajaran konstruktivisme dengan metode penyusunan kalimat acak terhadap kemampuan menulis paragraf deduktif pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Denpasar (Fhitung = 108,262 (p = 0,000 < 0,025)).   Kata kunci: konstruktivisme, kalimat acak, kemampuan menulis paragraf deduktif                       Abstract   The Effect of Constructivism Learning Through Random Sentences Forming to the Ability to Write Deductive Paragraph of Students Grade XI SMA Negeri 1 Denpasar. This research has purposed to analyze and describe the ability to write deductive paragraph through implementation of constructivism learning by random sentences forming method and the effect of conventional learning through of writing learning through constructivism learning by random sentences forming method to the ability to write deductive paragraph students grade XI SMA Negeri 1 Denpasar.  Subject population in this subject are all students grade XI – Science SMA Negeri I Denpasar which spread in eight classes. Sampling done by random class technique gradually. From eight classes, two classes were chosen as sample. From these two classes were chosen randomly as experiment group and control group. This research uses experimental plan with the post test only control group design. The data was analyzed by one way variant analysis. The result of the research shows that: (1) the ability to write deductive paragraph by students who attend writing lesson with constructivism learning with random sentences forming method in qualification is very good with average 82,956, (2) the ability to write deductive paragraph by students who attend writing lesson by conventional learning in qualification is good with average 68,217, and (3) there are significant effects of writing ability of deductive through constructivism learning by random sentences forming method to the ability to write deductive paragraph in students grade XI SMA Negeri 1 Denpasar.   Keywords: constructivism, random sentences, ability of writing deductive paragraph
TUTURAN REMAJA DI KALANGAN PELAJAR ANAK MULTIETNIS (INDONESIA-ASING) PADA SMP SWASTA SE-KECAMATAN KUTA, BADUNG : SEBUAH KAJIAN KESANTUNAN DALAM TINDAK TUTUR Dewi, A.C.Kusuma; Suandi, N.; Martha, N.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) kesantunan bentuk tindak tutur berbahasa remaja anak multietnis di lingkungan sekolah, (2) kesantunan fungsi tindak tutur yang diucapkan oleh remaja anak multietnis di lingkungan sekolah, serta (3) bentuk penyimpangan prinsip kesantunan tuturan remaja anak multietnis di lingkungan sekolah. Data diambil dari pelajar anak multietnis pada SMP Jembatan Budaya dan SMP Soverdi Tuban. Dimana kedua sekolah ini merupakan sekolah swasta yang berada di kecamatan Kuta dan memiliki pelajar anak multietnis (Indonesia-Asing). Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purpositive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dengan teknik rekaman. Data yang diperoleh adalah data lisan berupa tuturan yang diucapkan oleh remaja anak multietnis di lingkungan sekolah. Data dianalisis dengan menggunakan prosedur analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesantunan bentuk tindak tutur remaja anak multietnis di lingkungan sekolah, yaitu bentuk tindak tutur bermodus deklaratif, interogatif, dan imperatif; (2) kesantunan fungsi tuturan remaja anak multietnis di lingkungan sekolah, yaitu fungsi makro dan fungsi mikro; (3) penyimpangan prinsip kesantunan tuturan remaja anak multietnis, yaitu penyimpangan prinsip kesantunan maksim kebijaksanaan, penerimaan, kemurahan, dan kecocokan.   Kata kunci : tuturan remaja, anak multietnis, kesantunan   Abstract This study is aimed to describe (1) the politeness form of teenagers’ speech acts of multiethnic children in the school environment; (2) the politeness function of speech act produced by adolescents of multiethnic children in school environment; and (3) the form of deviation principle of adolescents’ speech acts politeness of multiethnic children in school environment. Furthermore, the data is taken from students of multiethnic children in Junior High School of Jembatan Budaya and Junior High School of Soverdi Tuban, in which both of these schools are private schools with students of multiethnic children (Indonesian-Foreigner), located in sub-district of Kuta. The sampling technique used in this study is purposive sampling. The data collection method used is observation method with recording technique. The data obtained is in the form of verbal utterances produced by adolescent of multiethnic children in the school environment. The data is analyzed by using data analysis procedures of descriptive qualitative. Results of this study indicate that (1) the politeness form of adolescents’ speech acts of multiethnic children in the school environment, namely speech acts form of declarative, interrogative, imperative modes; (2) the politeness function of adolescents’ speech acts of multiethnic children in school environment, namely macro and micro functions;  (3) the deviation principle of adolescents’ speech acts politeness of multiethnic children, namely deviation principle of politeness maxim of wisdom, acceptance, generosity, and suitability.   Keywords: Teenagers’ Speech, Multiethnic Children, Politeness
PENERAPAN METODE BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA SISWA KELAS IX.3 SMP NEGERI 2 DENPASAR TAHUN 2012/2013 Wiastra, I N Gd.; Gosong, I. M.; Putrayasa, I.B.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa adalah dengan melakukan inovasi pembelajaran. Metode bermain peran  merupakan metode simulasi bermain peran secara berkelompok untuk melatih siswa berkomunikasi dalam bentuk peragaan peristiwa secara bergiliran yang dilaksanakan di dalam kelas atau di luar kelas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas  dengan subjek penelitian siswa kelas IX.3 SMP Negeri 2 Denpasar sebanyak 42 orang, dilaksanakan dalam dua siklus. Dengan prosedur penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa siklus I nilai rata-rata kelas 77,97 dengan ketuntasan kelas sebesar 66,66% meningkat menjadi nialai rata-rata 83,35 dengan ketuntasan 100% pada siklus II. Terjadi  peningkatan sebesar 33,34%. Kualitas pembelajaran pada siklus I sebesar 78,57 dengan kualitas sedang meningkat menjadi 84,16 pada siklus II termasuk kualitas tinggi. Kata kunci : penerapan, metode bermain peran (role palying), meningkatkan, kemampuan berbicara   ABSTRACT One of the efforts that the Indonesian teacher does to incraese the ability of the studens to speak is by doing the innovation in teaching and learning process. The role playing method was used get the students to communicate in the form of performing the events. They would take turns to perform  in or out the classroom. The reseacher used a ents of Classroom Action Reseach. The subject was 42 students of IX.3 SMP N 2 Denpasar. It was done in two cycles. The first cycles showed the average of class score as 77,97 with the class completeness of 66,66 % and would increase to the average of 83,35 with the class completeness of 100 % in the second cycle with the increasing of 33,34%. The quality of learning in the first cycles was 78,57. It was adequate. The result would be 84,16 and in the second cycles, it was considered to be the high quality.   Key words : implementation,the method of role playing, increasing, the ability of speaking
PENGEMBANGAN MATERI AJAR CERITA ANAK YANG MENGANDUNG PENDIDIKAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN MEMBACA CERITA ANAK Ermadwicitawati, N. M.; Sudiana, Nyoman; Sutama, Made
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian dan Pengembangan (R&D) ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar cerita anak yang mengandung pendidikan karakter pada pembelajaran membaca cerita anak  SMP Kelas VII di Singaraja. Penelitian dan pengembangan ini  dilakukan dengan menggunakan model pengembangan desain instruksional Dick and Carey. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik angket, tes, dan wawancara dan data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah tersusunnya materi ajar cerita anak yang mengandung pendidikan karakter pada pembelajaran membaca cerita anak kelas VII SMP. Hasil uji coba produk menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang baik dalam memahami cerita anak yang mengandung pendidikan karakter. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes yang menunjukkan bahwa sebanyak 75% lebih siswa mencapai KKM. Respons siswa juga sangat setuju terhadap materi cerita anak yang mengandung pendidikan karakter sebagai materi ajar dalam pembelajaran membaca cerita anak untuk kelas VII SMP. Dengan kata lain, produk penelitian ini layak atau efektif digunakan sebagai materi ajar. Kelayakan dan keefektifan produk penelitian ini didukung oleh penggunaan bahasa yang relevan dengan tingkat kemampuan siswa, isi materi ajar mengandung pendidikan karakter, sesuai dengan kurikulum, dan  kontekstual terhadap kehidupan sehari-hari siswa. Berdasarkan hasil uji coba, produk penelitian ini dapat digunakan sebagai materi ajar dalam pembelajaran cerita anak untuk siswa kelas VII SMP. Kata Kunci: pengembangan, cerita anak, karakter, membaca           NI MADE ERMADWICITAWATI (2013): Development of Teaching Materials Contains of Character Education in Reading Children’s Story at Seventh Grade Junior High Schools in Singaraja. Thesis, Department of Language Education Program, graduate Program, UNDIKSHA University, Singaraja. ABSTRACT This research and development (R & D) research design is aimed at developing teaching materials in the form of children story which contains of character education in reading children’s story at seventh grade junior high school in Singaraja. Dick and Carey model was implemented in the research. The data collection was done in class VII1-6 SMP Negeri 2 Singaraja using tests, interviews, and questionnaires and the data were analyzed quantitatively and qualitatively. The result of the try out shows that the students had good understands in reading children’s story which integrate character value. More than 75% of the students passed the minimum standard of the reading comprehension test. Students also strongly agreed that the research products are used as teaching materials in teaching reading stories in class VII SMP. Feasibility and effectiveness of this product as teaching materials is supported by the use of language that is relevant to students level and contains character education content and contextual idea with the daily life. Finally, based on the try out results, the research product can be used as teaching materials in teaching childrens literature for students of class VII SMP. Keywords: children story, development, character, reading
ANALISIS WACANA ESAI KAJIAN STRUKTUR SUPRA, MIKRO DAN MAKRO PADA ESAI HASIL PELATIHAN MENULIS ESAI SEKOLAH MENENGAH SE-KECAMATAN RENDANG TAHUN 2011 Numertayasa, I.W.; Sutama, Made; Rasna, wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstrak Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis (1) struktur supra (2) struktur mikro dan (3) struktur makro yang mendasari esai hasil pelatihan menulis esai tingkat sekolah menengah se-Kecamatan Rendang pada Tahun 2011. Subjek penelitian ini adalah kumpulan esai hasil pelatihan menulis esai pada sekolah menengah se-Kecamatan Rendang tahun 2011. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode pencatatan dokumen. Data dianalisis dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur supra wacana esai terdiri atas 1) pendahuluan, 2) kalimat tesis, 3) tubuh atau isi, dan 4) penutup; (2) strukur mikro terdiri atas 1) latar, 2) pengandaian, 3) rincian, 4) kalimat aktif dan kalimat pasif, 5) penanda kohesi dan koherensi, 6) pemakaian kata ganti, 7) pemakaian grafis, dan 8) metafora; (3) struktur makro  wacana esai adalah 1) pendidikan karakter, 2) sumpah pemuda 3) pemanasan global 4) penggunaan Bahasa Indonesia, 5) dunia maya, 6) Bali clean & grean, 7) Bali bersih dan indah, dan 8) pendidikan gratis. Sesuai dengan temuan tersebut disarankan kepada guru dan siswa agar menggunakan hasil penelitian ini untuk meningkatkan kualitas keterampilan menulis. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa disarankan agar menggunakan hasil penelitian ini sebagai pertimbangan penelitian dengan kajian yang sama. Kata kunci: wacana esai, struktur supra, mikro, makro     Abstract This qualitative descriptive study aims to describe and analysis (1) supra structure (2) micro structure and (3 macro structure of the result of training essay writing essay middle school level at Rendang district in 2011. Subject of this study is a collection of essays on the results of training high school essay writing at Rendang district in 2011. Data collection method used is the method of recording the document. Data were analyzed with descriptive and qualitative analysis. The results of this study were (1) the structure of the essay consists of discourse supra 1) introduction, 2) a thesis sentence, 3) or body content, and 4) cover, (2) micro structures, consisting of 1) background, 2) modality, 3) details, 4) active and passive voice sentences, 5) marker cohesion and coherence, 6) the use of pronouns, 7) use of graphics, and 8) metaphor; 3) the macro-structure of discourse essay is 1) character education, 2)  youth oath, 3) global warming 4) the use of Indonesian, 5) virtual world, 6) Bali clean and green, 7) Bali clean and beautiful, and 8) free education. In accordance with these findings suggested to the teachers and students to use this research to improve the quality of writing skills. Language Education Program students are advised to use the results of this study into consideration research with similar studies.   Keywords: discourse essay, supra structure, micro structure, macro structure.

Page 7 of 36 | Total Record : 358