cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 358 Documents
SIKAP BAHASA SISWA TERHADAP BAHASA INDONESIA: STUDI KASUS DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Wardani, K.Devi Kalfika Anggria; Gosong, M.; Artawan, G.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap bahasa yang ditunjukkan oleh siswa SMA Negeri 1 Singaraja terhadap bahasa Indonesia dilihat dari (1) aspek konatif, (2) afektif, (3) kognitif, dan (4) faktor yang menyebabkan kecenderungan sikap bahasa tersebut. Subjek penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Singaraja tahun ajaran 2012/2013. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, samaran terbanding, angket, dan wawancara. Analisis data observasi dan wawancara dilakukan melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan/verifikasi. Analisis data samaran terbanding dan kuesioner secara umum melalui empat tahap, yaitu penggolongan, pengkonversian, penghitungan frekuensi, dan menentukan kecenderungan sikap bahasa siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap bahasa siswa SMA Negeri 1 Singaraja terhadap bahasa Indonesia dilihat dari (1) aspek konatifnya berada pada kategori negatif, (2) aspek afektifnya berada pada kategori positif, dan (3) aspek kognitifnya berada pada kategori netral. (4) Faktor-faktor yang menyebabkan kecenderungan sikap bahasa tersebut adalah faktor internal dan eksternal. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa SMAN 1 Singaraja cenderung memiliki  sikap bahasa yang bersifat meniga terhadap bahasa Indonesia, yang disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Kata kunci: sikap bahasa, studi kasus, SMA     Abstract This was a case study  research  which aimed to describe language attitude showed by the students of SMA Negeri 1 Singaraja towards Indonesian language viewed from (1) conative aspect, (2) affective aspect, (3) cognitive aspect, and (4) the factors that caused the tendency of language attitudes. The subjects were the students of SMA Negeri 1 Singaraja in academic year 2012/2013.The data were collected by observation, matched-guised, questionnaires and interviews. The data from observation and interviews was analyzed through three stages, namely: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) data conclusions and verification. The data from matched-guised and questionnaires was analyzed generally through four phases, namely: (1) classification, conversion, counting frequency, and determine the tendency of student’s language attitude. The results showed that the language attitudes of students of SMA Negeri 1 Singaraja towards Indonesian language viewed from (1) the conative aspects are in the negative category, (2) affective aspect are in the positive category, and (3) the cognitive aspect are in the neutral category. (4) Generally factors lead to the students language attitude tendency are internal and external factors. Based on these findings, it can be concluded that the students of SMAN 1 Singaraja tend to have attitudes that are inconsistent with the Indonesian language, which is led by the internal and external factors. Keywords: language attitude, case study , highschool
ANALISIS ALAT EVALUASI BAHAN AJAR BAHASA BALI SMP KELAS VII SEMESTER GENAP BERDASARKAN KARAKTERISTIK PENILAIAN AUTENTIK Wirani, Sukma.; Martha, Nengah; Sutama, Made
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas alat evaluasi bahan ajar mulok bahasa Bali yang dipakai SMP di Kota Singaraja pada kelas VII semester genap berdasarkan karakteristik penilaian autentik dan untuk mengetahui factor penyebab ketidaksesuaian alat evaluasi dengan karakteristik penilaian autentik. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskrptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian bahan ajar mulok bahasa Bali SMP kelas VII semester genap penerbit Tim MGMP Bahasa Bali kabupaten Buleleng dan objek penelitian ini adalah alat evaluasi bahan ajar mulok bahasa Bali SMP kelas VII semester genap berdasarkan penilaian autentik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Tahapan dalam menganalisis data adalah reduksi data, klasifikasi data, pendeskripsian data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dari hasil menganalisis data didapatkan kualitas alat evaluasi bahan ajar mulok bahasa bali yang memiliki kualitas autentik sebesar 55 soal 21.6%, yang memiliki kategori kurang autentik sebesar 48 soal atau sebesar 18.8%, dan yang tidak autentik dengan jumlah soal 152 (59.6%) butir soal. Pemerolehan kualitas alat evaluasi bahan ajar mulok bahasa Bali yang autentik dipengaruhi oleh pemrolehan jumlah soal pada 5 karakteristik penilaian autentik, bentuk-bentuk soal yang mendapat kualitas autentk adalah bentuk unjuk kerja baik secara lisan maupun tulisan, dan tugas proyek.  Faktor penyebab alat evaluasi menjadi tidak sesuai dengan karakteristik penilaian autentik adalah tes belum terumuskan dalam SK, KD dan Indikator, tes yang dibuat masih memiliki bentuk tes jawaban pendek, tes pemahaman wacana, tes pembentukan kata, tes pemahaman kosakata dan tes objektif. Penelitian ini bermanfaat bagi guru, tim penyusun bahan ajar dan dinas pendidikan kabupaten Buleleng. Diharapkan bagi peneliti lain untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam mengenai alat evaluasi yang dipakai di sekolah-sekolah.   Kata Kunci; alat evaluasi, bahan ajar, penilaian autentik, bahasa bali.                                 Abstact This study aims to determine the quality of instructional materials evaluation tool Mulok Balinese language spoken in the city of Singaraja on the junior class VII semester based on the characteristics of authentic assessment and to determine the cause of the discrepancy factor evaluation tool with the characteristics of authentic assessment. This study uses qualitative research design deskrptif-quantitative. Research subjects Balinese language teaching materials Mulok junior class VII semester publisher Tim MGMPs Balinese regency of Buleleng and the object of this study is an evaluation tool Balinese language teaching materials Mulok VII semester junior class based on authentic assessment. Data collection in this study using observation and documentation. Stages in analyzing the data is data reduction, data classification, data description, data presentation, and drawing conclusions. From the results obtained analyzing data quality evaluation tool Mulok language teaching materials that have the quality of authentic bali for 55 about 21.6%, which has less authentic by 48 categories matter or by 18.8%, and that is not authentic to the number of about 152 (59.6%) items. Obtaining quality materials evaluation tool Mulok authentic Balinese language is influenced by the amount of matter in 5 pemrolehan characteristics of authentic assessment, forms of matter that gets autentk quality is a form of performance both orally and in writing, and project assignments. Causative factor evaluation tool to be not in accordance with the characteristics of authentic assessment is not a test formulated in SK, KD and Indicators, which made ​​the test still has the form of a short answer test, discourse comprehension tests, tests of word formation, vocabulary and comprehension test objective tests. This research is useful for teachers, teaching materials and the drafting team Buleleng district education office. Expected for other researchers to conduct further research into the evaluation tool used in schools.   Keyword; evaluation tool, instructional materials, authentic assessment, balines language
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATA KULIAH BERBICARA II BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER DI JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA, UNDIKSHASINGARAJA Wisudariani, N .M. Rai; Rasna, I W.; Gosong, I M.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rancangan bahan ajar MK Berbicara II berbasis pendidikan karakter berdasarkan kebutuhan mahasiswa; (2) tingkat validitas bahan ajar berdasarkan validasi ahli; dan (3) respons pengguna bahan ajar berdasarkan hasil uji lapangan. Subjeknya adalah ahli isi bahan ajar, ahli media dan desain pembelajaran, dosen pengampu mata kuliah Berbicara II dan mahasiswa kelas 2a, 2b Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Undiksha tahun ajaran 2012/2013. Prosedur penelitian ini mengadaptasi prosedur penelitian dari Borg dan Gall.  Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, angket, wawancara, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bahan ajar dirancang secara sistematis dan dilandasi oleh nilai pendidikan karakter, (2) tingkat validitas  bahan ajar  berada pada kualifikasi sangat baik, dan (3) respons pengguna bahan ajar dalam tahap uji lapangan tergolong sangat baik.   Kata kunci : pengembangan bahan ajar, pendidikan karakter         Abstract This study aims to describe the development of (1) the design of instructional materials Talking MK II based character education based on student needs, (2) the validity of teaching materials based on the expert validation, and (3) user response teaching materials based on field test results. Subject is the content expert instructional materials, media and instructional design expert, lecturer of the course students Speaking II and class 2a, 2b Language and Literature Department of Education of Indonesia, Undiksha academic year 2012/2013. This study adapted the procedure of the research procedures Borg and Gall. The method used to collect data in this study is documentation, observation, questionnaires, interviews, and tests. Results of this study indicate that (1) systematically designed instructional materials and some components of instructional materials containing the value of character education, (2) the validity of teaching materials are in very good qualifications, and (3) user response materials in the test phase field is in excellent condition. Keywords: development of teaching materials, educational character
KESANTUNAN VERBAL DAN NONVERBAL PADA TUTURAN IMPERATIF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMP PANGUDI LUHUR AMBARAWA JAWA TENGAH Montolalu, D. E.; Sutama, Made; Suandi, I N.
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kesantunan bentuk tuturan imperatif secara verbal dan nonverbal, (2) prinsip kesantunan tuturan imperatif secara verbal dan nonverbal, (3) bentuk penyimpangan prinsip kesantunan verbal dan nonverbal pada tuturan imperatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Pangudi Luhur Ambarawa Jawa Tengah. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa dan guru bahasa Indonesia di SMP Pangudi Luhur Ambarawa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat kesantunan bentuk tuturan imperatif secara verbal dan nonverbal pada proses pembelajaran, (2) terdapat prinsip kesantunan tuturan imperatif secara verbal dan nonverbal pada proses pembelajaran, (3) terdapat penyimpangan prinsip kesantunan verbal dan nonverbal pada tuturan imperatif dalam proses pembelajaran.   Kata kunci: kesantunan verbal, nonverbal ABSTRACT This study aimed to determine: (1) politeness imperative form of verbal utterances and nonverbal, (2) the principle of politeness imperative utterances verbal and nonverbal, (3) any deviation principle of politeness on verbal and nonverbal speech imperative in learning Indonesian in junior Pangudi sublime Ambarawa Central Java. Research subjects in this study were students and teachers at junior Pangudi Indonesian Ambarawa Luhur. This research is a qualitative descriptive study. Data were collected by using the method of observation. The results showed that: (1) there is a form of narrative imperatives of politeness verbally and nonverbally in the learning process, (2) there is an imperative principle of politeness utterances verbally and nonverbally in the learning process, (3) there is a deviation principle of politeness on verbal and nonverbal speech imperative in the learning process.     Key words: politeness verbal, nonverbal
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMPN 4 SOROMADI KABUPATEN BIMA NTB Sri, Maryani,; Nengah, Martha; Gede, Artawan
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui langkah-langkah pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan media gambar, meningkatkan kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan media gambar, dan mengetahui respon siswa setelah mengikuti pembelajaran menulis teks berita menggunakan media gambar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus. Subjek tindakan dalam penelitian 33 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner yang kemudian dianalisis menggunakan metode kualitatif dan statistik deskriptif. Hasil yang diperoleh: (1) langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan media gambar, antara lain; Menjelaskan materi tentang menulis teks berita, memperkenalkan media gambar, membagikan media gambar, menjelaskan penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis teks berita, memberikan contoh menulis teks berita, menugaskan siswa mengamati gambar yang telah dibagikan, menugaskan siswa untuk menulis teks berita, mengumpulkan hasil menulis teks berita siswa, mengadakan refleksi dan menyimpulkan pelajaran yang telah dilakukan. (2) terjadi peningkatan kemampuan menulis teks berita pada siswa, dari skor rata-rata kemampuan siswa sebelum tindakan 60,12 meningkat menjadi 63,24 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 73,91 pada siklus II. (3) 93,94% siswa memberikan respon sangat positif terhadap penggunaan media gambar dalam pembelajaran menulis teks berita.   Kata Kunci: media gambar, kemampuan menulis, teks berita.   Abstract This research purposed to know the steps of the learning of writing a report by using drawing media, increased the ability of writing a report by using drawing media and knew the respond of the student after join the study of writing by using drawing media. This research was a class action research with two cycles. The population was 33 people. The data collection method that used were observation method, test method, and questioner method that would be analyzed with kualitatif method and describe statistic. The result are: (1) the steps of learning progress by using drawing media; explain the material of write the report, introduce the drawing media, give the drawing media, explain the used of drawing media in learning progress, give the example of writing report, give an assignment the student to inspect the pictures that were given, give the assignment the student to write report, collect he student assignment of report writing, do the reflection  and conclude the learning progress in used (2) the increasment of writing report abilility accours, and the mean of scores before action increase from 60,12 to 63,24 in cycle I and increase again into 73,91 in cycle II. (3) 93,94% students give a positive respond of the using drawing media in writing report. Keyword: drawing media, writing report.
PENGARUH PENERAPAN METODE SQ3R DAN TEKNIK KLOSE TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA ., MUHAJI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi penerapan metode dan teknik pembelajaran terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP SSN Kabupaten Lombok Timur. Variabel dalam penelitian ini adalah metode SQ3R, teknik klose, dan pembelajaran konvensional sebagai variabel bebas, kemampuan membaca pemahaman sebagai variabel terikat. Rancangan penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Experimental Research Design dengan desain factorial 3x2. Sampel penelitian ini berjumlah 120 orang siswa kelas VIII yang diambil diambil dari sekolah berbeda menggunakan teknik proportional random sampling yang menghasilkan 3 kelas untuk perlakuan yang berbeda yang ditentukan dengan cara diundi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan membaca pemahaman. Data dianalisis menggunakan ANAVA tiga jalur. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) ada perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa yang diajar dengan metode SQ3R, teknik Klose dan cara konvensional (Fhitung > Ftabel ( 21,06 > 3,11) dan p-value = 0,000 < 0,05); (2) ada perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara siswa laki-laki dengan perempuan (Fhitung > Ftabel ( 5,19 < 3,96) dan p-value = 0,025 < 0,05); dan (3) tidak ada interaksi antara penerapan metode SQ3R, teknik membaca klose dan cara konvensional dengan jenis kelamin terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa (Fhitung > Ftabel ( 0,02 < 2,33) dan p-value = 0,981 > 0,05). Disimpulkan bahwa metode SQ3R, teknik klose dan cara konvensional berpengaruh signifikan terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri SSN Kabupaten Lombok Timur.Kata Kunci : metode SQ3R, teknik klose, kemampuan membaca pemahaman This research is aims at finding the interaction effect of instructional method and technique toward students reading comprehension. The research was conducted at SMP SSN Kabupaten Lombok Timur. The research variables were SQ3R method, close technique and conventional learning as independent variable, students’ reading comprehension as dependent variable. The research design used was experimental research design with 3x2 factorial design. The research sample were 120 students of eight grade which were taken from different school by using proportional random sampling technique which finally produce three sample classes that treated by using different treatment. Research instrument used to collect data was reading comprehension test. Data were analyzed using three-ways ANOVA. The research result shows that: 1) there is a different of students’ reading comprehension taught by using SQ3R method, close technique, and conventional learning (Fobs > Fcv ( 21,06 > 3,11) and p-value = 0,000 < 0,05); 2) there is a different of students’ reading comprehension between students’ male and female (Fobs > Fcv ( 5,19 < 3,96) and p-value = 0,025 < 0,05); and 3) there is no interaction between the implementation of SQ3R method, close technique and conventional learning with students’ reading comprehension (Fobs > Fcv ( 0,02 < 2,33) and p-value = 0,981 > 0,05). It can be concluded that SQ3R method, close technique and conventional learning have significant effect toward students’ reading comprehension for the eighth grade of SMP Negeri SSN Kabupaten Lombok Timur.keyword : SQ3R method, close technique, students’ reading comprehension
KORELASI PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP CARA MENGAJAR GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN PARAGRAF PADA SISWA KELAS XI SMA N 1 SIKUR ., SYAMSUL WATHONI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Korelasi Penguasaan Kalimat Efektif dan Persepsi Siswa terhadap Cara Mengajar Guru dengan Kemampuan Mengembangkan Paragraf. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tes dan kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik statistik regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penguasaan kalimat efektif diperoleh sebesar 18.73 dengan simpangan baku sebesar 1.743, dikatakan baik. (2) persepsi siswa terhadap cara mengajar guru, diperoleh sebesar 92,30, dengan simpangan baku sebesar 13.030, hasil ini menunjukkan cukup. (3) kemampuan mengembangkan paragraf diperoleh sebesar 72,88 dengan simpangan baku sebesar 9,961, hasil ini menunjukkan baik. (4) pengaruh penguasaan kalimat efektif dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru secara bersama-sama terhadap kemampuan mengembangkan paragraf terdapat korelasi yang signifikan dengan koefisien determinasi Ry(i,2,3)2 = (0,261)2 = 0,068 atau 6,8%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang signifikan penguasaan kalimat efektif, dan persepsi siswa terhadap cara mengajar guru dengan kemampuan mengambangkan paragraf siswa kelas XI SMAN 1 Sikur. Kabupaten Lombok Timur Provinsi, Nusa Tenggara Barat.Kata Kunci : Penguasaan Kalimat Epektif, Persepsi Siswa, Cara Mengajar Guru, Kemampuan Mengembangkan Paragraf This research aims at investigating the correlation between the mastery of effective sentence and students’ perception on the way of teacher teaching and the ability of developing paragraph. The data were collected by using tests and questionnaire. The data were analyzed using regression and correlation statistic technique. The result of the research shows that: (1) the mean score of the mastery of effective sentence is 18.73 with the standard deviation of 1.743, which is considered as good, (2) the mean score of 92,30 with the standard deviation of 13.030, which is considered as adequate, (3) the mean score of the ability of developing paragraph is 72.88 with the standard deviation of 9,961 which is considered as good, (4) there is a correlation of the mastery of effective sentence and students’ perception on the way of teacher teaching simultaneously on the ability of developing paragraph with determination coefficient Ry(1,2,3)2 = (0.261)2 = 0.068 or 6.8%. based on those analysis, it can be concluded that there is a significant correlation between the mastery of effective sentence and students’ perception on the way of teacher teaching and the ability of developing paragraph of eleventh grade students of SMAN 1 Sikur, East Lombok regency, Nusa tenggara Barat.keyword : the mastery of effective sentence, students’ perception, the way of teacher teaching, the ability of developing paragraph
ANALISIS PERTANYAAN GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 SELONG LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 ., H. LALU SEGEP WIDJAYA; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk meneliti: jenis pertanyaan guru Bahasa Indonesia dalam interaksi belajar mengajar, tingkat kognitif pertanyaan guru, dan fungsi pertanyaan guru. Untuk mencapai tujuan penelitian rancangan penelitian deskriptif digunakan. Sampelnya adalah seorang guru yang mengajar Bahasa Indonesia di kelas V, SD 3 Selong, Lombok Timur. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi yang dibantu dengan perekaman proses pembelajaran dan interview. Analisis data dilakukan dengan rangkaian langkah yaitu: reduksi data, penyajian, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanyaan-pertanyaan guru selama interaksi kegiatan belajar mengajar berkisar pada pertanyaan menyempit sejumlah 62 pertanyaan atau 62.62% dan pertanyaan meluas sebanyak 37 pertanyaan atau 37.37%. Terkait dengan tingkat pertanyaan guru, hasil penelitian adalah sebagai berikut: pertanyaan pengetahuan sebanyak 40 pertanyaan atau 43.01 %, pertanyaan pemahaman sebanyak 42 pertanyaan atau 45.61%, pertanyaan aplikasi sebanyak 4 pertanyaan atau 4.30% dan pertanyaan evaluasi sebanyak 4 pertanyaan atau 4.30%. Secara umum pertanyaan itu berfungsi sebagai strategi dalam interaksi belajar mengajar.Kata Kunci : Pertanyaan guru, jenis pertanyaan guru dalam interaksi belajar, tingkat kognitif pertanyaan, dan fungsi pertanyaan Abstract This reasearch was conducted to examine : the types of teacher’s questions in teaching learning interaction of Indonesian language, the cognitive level of teacher’s questions in teaching learning interaction of Indonesian language, and function of teacher’s questions teacher’s questions in teaching learning interaction of Indonesian language. To achieve the research objectives descriptive research design was employed. One teacher was chosen as the subject of the study, this teacher taught Bahasa Indonesia to the fifth grade students of state elementary school 3 Selong, East Lombok. The data was collected using observation method assisted by the recording of teaching learning process and interview. The data analysis was carried out in a series of processes: data reduction, data presentation and conclusion. The result of the present study showed that the teacher asked 62 narrow questions or 62.62 % and 37 broad questions or 37.37 %. From cognitive level of questions, questions of knowledge were 40 questions or 43.01 %, comprehension questions were 42 questions or 45.61 % , application questions were 2 questions or 2.15%, analysis questions were 1 question or 1.07%, synthesis questions were 4 questions or 4.30%, and evaluation questions were 4 questions or 4.30%. The questions mainly function as a strategy for teaching and learning interaction. keyword : Teacher’s question, Teaching and learning Interaction types of question, Cognitive level of questions, and function of questions.
PENGGUNAAN BAHASA MBOJO DI LINGKUNGAN MASYARAKAT BIMA DI BIMA: SEBUAH KAJIAN VARIASI BAHASA ., ERWIN; ., Prof. Dr. Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Dr. Arifin, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian variasi bahasa dengan menggunakan pendekan sosiolinguistik yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penggunaan bahasa Mbojo di lingkungan masyarakat Bima berdasarkan usia, jenis kelamin, dan kedudukan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah masyarakat Bima penutur asli Bahasa Mbojo (dou Donggo). Data penelitian berupa percakapan yang dikumpulkan dengan metode perekaman, dan observasi, serta wawancara. Analisis data menggunakan model interaktif dengan tahap, sebagai berikut: (1) analisis data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan usia, Pn-Mt sebaya, dan Pn tua-Mt muda menggunakan variasi lumrah dan kadang-kadang kasar; Pn muda-Mt tua, menggunaan variasi lumrah dan halus. Berdasarkan jenis kelamin, Pn–Mt L/P sebaya menggunaan variasi lumrah; Pn L-Mt P/Pn P-Mt L sebaya menggunakan variasi lumrah dan halus; Pn L tua/atasan-Mt L muda/bawahan menggunakan variasi lumrah dan kasar, sedangkan Pn-Mt P menggunakan variasi lumrah. Berdasarkan kedudukan, Pn atasan-Mt bawahan menggunakan variasi lumrah dan halus, kadang-kadang kasar; Pn-Mt yang kedudukan sama, menggunakan variasi lumrah, dan kadang-kadang halus; Pn bawahan-Mt atasan menggunakan variasi halus dan kadang-kadang lumrah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahasa Mbojo di lingkungan masyarakat Bima bervariasi sesuai dengan usia, jenis kelamin, dan kedudukan/jabatan Pn-Mt- nya. Kata Kunci : penggunaan, variasi bahasa, masyarakat, bima The purposes of this study are described and explain of language user of Bima language (Bahasa Mbojo) in Bima area based on aged, gender (male and female), and status. In this research, the researcher used describes method. The subject of this study is Bima nees that use Bima language (Bahasa Mbojo). The data collections in this study are record, observation and interview. Analysis data in this study, the researcher used interactive model, like data analysis, data reduction, data display and verifying. In this study shown that Bima nees used language variety. Based on age, Bima ness used language variety, suck like Pn-Mt same age, and Pn old-Mt young they used language standard and sometime bad language; Pn young-Mt old, they used language standard and soft language. Based on gender (female and male) they used language variety suck like, Pn-Mt fame and female of the same age, they used language standard. Pn men-Mt women/Pn men-Mt women of the same age they used language standard and soft language; Pn old men-Mt young men they used language standard and bad language, while Pn-Mt women they used language standard. Whereas, based on status; Pn superior-Mt junior, they used language soft language and sometime they used language standard. In this research can conclusion that user language of Bima language (Bahasa Mbojo) in Bima area is variety based on the age, gender (male and famale) and their status. keyword : variety language, society, Bima
PENGARUH PEMBELJARAN INKUIRI TERHADAP MINAT BACA DAN HASIL BELAJAR MEMBACA PADA SISWA KELAS VIII MTs. MUALLIMAT NW PANCOR KABUPATAN LOMBOK TIMUR ., MARNIATI; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 2 (2013)
Publisher : Jurnal Pendidikan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri (A) terhadap minat baca (B1) dan hasil belajar membaca (B2). Penelitian ini menggunakan rancangan post-test only non-equivalent control group design. Populasi terdiri dari 203 siswa dan sampel penelitiannya sebanyak 80 siswa. Data dikumpulkan dengan kuisioner minat baca dan tes hasil belajar membaca. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap minat baca antara siswa yang belajar dengan metode inkuiri dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional (Fhitung =4,376; P < 0,05), (2) terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar membaca antara siswa yang belajar dengan metode inkuiri dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional. (Fhitung = 43,617; P < 0,05), (3) terdapat pengaruh yang signifikan minat baca dan hasil belajar membaca yang menggunakan metode inkuiri dengan menggunakan metode belajar konvensional.Kata Kunci : Pembelajaran inkuiri, minat baca, hasil belajar membaca This study aims to determine the effect of inquiry learning model (A), the interest in reading (B1), and reading achievement (B2). This study used a post-test only design a non-equivalent control group design. Population consisted of 203 students while the sample consisted of 80 students. The data were collected using questionnaire of interest in reading and reading achievement test. The results showed: (1) there is a significant effect on interest in reading between the students who studied with the method of inquiry by students who studied and conventional methods (Fobs =4,376; P < 0,05), (2) there is a significant effect on learning achievement between students who studied with the method of inquiry and students who studied with conventional method (Fobs = 43,617; P < 0,05) (3) there is a significant effect on reading interest and learning achievement between the students who studied with the method of inquiry by students who studied and conventional methods.keyword : inquiry learning, reading, reading achievement

Page 8 of 36 | Total Record : 358