cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH BERBASIS MASALAH MATEMATIKA OTENTIK TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP HARAPAN NUSANTARA DENPASAR ., I GUSTI AGUNG EKA SURYANTARI; ., Prof. Dr. Phill.I Gst. Putu Sudiarta, M.; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.699 KB)

Abstract

Eka Suryantari, I Gusti Agung (2013), “Pengaruh Penerapan Strategi Pembelajaran Pemecahan Masalah Berbasis Masalah Matematika Otentik Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kemampuan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas VIII SMP Harapan Nusantara Denpasar”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh penerapan strategi pembelajaran pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia tinggi, 2) pengaruh penerapan strategi pembelajaran pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia rendah, 3) adanya interaksi antara strategi pembelajaran pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik dan tingkat kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan desain faktorial 2x2 dan melibatkan sampel sebanyak 80 orang siswa. Data tentang kemampuan memecahkan masalah diperoleh dengan menggunakan test dalam bentuk esay yang terdiri dari 5 buah soal. Data dalam penelitian ini dianalisis menggunakan uji statistik ANAVA dua jalur dan uji Tukey sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh positif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia tinggi, 2) ada pengaruh negatif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia rendah, 3) ada interaksi antara pengaruh penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik dan tingkat kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Data tentang kemampuan memecahkan masalah diperoleh dengan menggunakan instrumen test dalam bentuk test esay dengan jumlah soal test sebanyak 5 buah. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan statistik uji ANAVA dua jalur dan uji Tukey sebagai uji lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) ada pengaruh positif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia tinggi, 2) ada pengaruh negatif penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik terhadap kemampuan memecahkan masalah matematika pada siswa dengan kemampuan berbahasa Indonesia rendah, 3) ada interaksi antara pengaruh penerapan strategi pemecahan masalah berbasis masalah matematika otentik dan tingkat kemampuan berbahasa Indonesia siswa. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Masalah Matematika Otentik, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika, Kemampuan Berbahasa Indonesia. Eka Suryantari, I Gusti Agung (2013), The influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students’ mathematics problem solving ability viewed on Indonesian language ability of grade VIII students at Harapan Nusantara School Denpasar. The pourposes of this research are to know: 1) The influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students’ mathematics problem solving ability of high Indonesian language ability, 2) The influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students’ mathematics problem solving ability of low Indonesian language ability, 3) the existence of interaction between problem solving learning strategy based on authentic mathematics problem and Indonesian language ability of students. This research is quasy experimental research which applies design of factorial 2x2. The total members of research sample are 80 students. The data of mathematics problem solving were taken using five items easy test. The data of the research were analyzed using two-way ANAVA and Tukey test for advanced test. The results of this research showed that 1) there was a positive effect of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students’ mathematics problem solving ability of high Indonesian language ability, 2) there was a negative influence of applying problem solving learning strategy based on autentic mathematics problem to the students’ mathematics problem solving ability of low Indonesian language ability, and 3) there was interaction between problem solving learning strategy and Indonesian language ability of students.keyword : learning strategy, autentic mathematics problem, students’ mathematics problem solving ability, Indonesian language ability.
ANALISIS KECEMASAN MATEMATIKA BERDASARKAN TINGKAT PRESTASI BELAJAR DAN GENDER SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SUKAWATI ., PUTU KARUNIA DEWI; ., PROF. DR. I MADE ARDANA, M.Pd.; ., PROF.DR.I GUSTI PUTU SUHARTA,M.Si
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat kecemasan matematika siswa dilihat dari aspek belajar matematika, (2) ada tidaknya perbedaan kecemasan matematika berdasarkan prestasi belajar matematika dan (3) ada tidaknya perbedaan kecemasan matematika berdasarkan gender. Aspek belajar adalah mengikuti ulangan matematika, mengikuti pelajaran matematika dan mengerjakan tugas perhitungan matematika. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukawati yang berjumlah 283 orang. Penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 162 siswa berdasarkan tabel Krejcie. Sampel tersebut memiliki komposisi siswa laki-laki dan perempuan masing-masing 81 siswa sedangkan siswa dengan prestasi belajar tinggi, sedang dan rendah masing-masing 54 siswa. Data dalam penelitian ini berupa respon kecemasan yang dirasakan siswa sesuai dengan aspek belajar matematika (ordinal), dikumpulkan dengan menggunakan tiga kuesioner sesuai dengan aspek belajar dan indikator kecemasan. Tujuan (1) data dianalisis secara deskriptif sedangkan tujuan (2) dan (3) menggunakan teknik Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). Hasil penelitian menunjukkan: (1) tingkat kecemasan matematika siswa dilihat dari aspek belajar matematika tergolong sedang, (2) tidak terdapat perbedaan kecemasan matematika yang signifikan antara siswa dengan prestasi belajar matematika yang tinggi, sedang dan rendah, (3) ada perbedaan kecemasan matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sukawati antara siswa laki-laki dan perempuan. Aspek belajar yang membedakan kecemasan matematika siswa laki-laki dan perempuan adalah kecemasan mengikuti ulangan matematika. Uji lebih lanjut dengan uji t memperoleh bahwa kecemasan mengikuti ulangan siswa perempuan lebih tinggi dari siswa laki-laki. Kata Kunci : -kecemasan matematika,prestasi belajar, gender -This study aims to determine (1) the level of math anxiety of students from the aspects of mathematics learning, (2) whether there is any difference math anxiety by learning achievement, and (3) whether there is a gender difference in mathematics anxiety. Aspect of learning are the mathematics test, the mathematics lesson and mathematics tasks. The study population was class VIII SMP Negeri 1 Sukawati totaling 283 people. Sampling using purposive sampling technique with a sample of 162 students based Krejcie table. The sample has a composition student of boys and girls respectively of 81 students while students with learning achievement is high medium and low respectively by 54 students. The data is a response to the anxiety felt by students in accordance with aspects of learning mathematics (ordinal), collected using a questionnaire in accordance with the three aspects of learning and indicator of anxiety. The aim of (1) the data were analyzed descriptively while aims (2) and (3) using the techniques of Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). The results showed: (1) the level of math anxiety of students from the aspects of learning mathematics is moderate,(2) there are no significant differences in mathematics anxiety among students with high, medium and low learning achievement, (3) there are differences in mathematics anxiety eighth grade students of SMP Negeri 1 Sukawati between boys and girls. Learning aspects that distinguish students' mathematics anxiety of boy and girl is the math test anxiety. Further testing by t-test obtaining that anxiety level female students is higher than male students. keyword : -mathematics anxiety, learning achievement, gender
PENGARUH MODEL COLLABORATIVE TEAMWORK LEARNING (CTL) BERORIENTASI POLYA TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF ., NI MADE DARMA LAKSMI; ., Prof. Dr.I Made Ardana,M.Pd; ., Dr.I Wayan Sadra,M.Ed
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.88 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh model CTL berorientasi Polya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika, (2) pengaruh model CTL berorientasi Polya untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field independent (FI) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (3) pengaruh model CTL berorientasi Polya untuk siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent (FD) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (4) interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa Penelitian tergolong eksperimen semu dengan rancangan penelitian faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA SMA Negeri sekabupaten Gianyar tahun pelajaran 2013./2014. Sampel penelitian adalah siswa kelas X IPA 4 dan IPA 5 di SMA Negeri 1 Ubud serta kela X IPA 3 dan X IPA 5 di SMA Negeri 1 Blahbatuh. Sampel diambil dengan teknik simple random sampling. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dikumpulkan dengan test kemampuan pemecahan masalah matematika serta data gaya kognitif siswa yang dikumpulkan dengan test GEFT. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan ANAVA faktorial 2x2. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh model CTL berorientasi Polya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika (F=18,34; F>3,96). (2) Terdapat pengaruh model CTL berorientasi Polya untuk siswa yang memiliki gaya kognitif FI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa (Q=5,33;Q>2,83), (3) Terdapat pengaruh model (CTL) berorientasi Polya untuk siswa yang memiliki gaya kognitif FD terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa (Q=4,01; Q>2,83), (4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa (F=0,36; F3,96 ). (2) There is a Influence CTL Polya oriented model to students who have a field independent cognitive style toward mathematical problem solving ability (Q=5,33; Q>2,83), (3) There is a Influence CTL Polya oriented model to students who have field dependent cognitive style toward mathematical problem solving ability (Q =4,01;Q>2,83), (4 ) There is no interaction between the model of learning and cognitive style to students mathematical problem solving ability (F= 0,36; F
Pengaruh Strategi Genius Learning dengan Pendekatan Metaphorical Thinking Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP N 2 Singaraja ., I PUTU ANDRE PRADNYA; ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed.; ., PROF. DR. I MADE ARDANA, M.Pd.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh strategi genius learning dengan pendekatan metaphorical thinking terhadap kemampuan representasi matematis ditinjau dari kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VIII SMP Negeri 2 Singaraja sebanyak 555 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian semu dengan desain penelitian menggunakan factorial design dengan desain treatment by level yang melibatkan sampel sebanyak 48 orang. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Dalam penelitian ini data yang diperlukan adalah data tentang kemampuan berpikir kritis dan kemampuan representasi matematis. Data tentang kemampuan berpikir kritis diperoleh melalui tes kemampuan berpikir kritis dan data kemampuan representasi matematis diperoleh melalui tes kemampuan representasi matematis. Data dianalisis secara deskriptif dan untuk pengujian hipotesis digunakan analisis varians (ANAVA) dua jalur melalui uji F. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan representasi matematis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan strategi genius learning berpendakatan metaphorical thinking lebih baik dari siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional. F_(A Hit)=13,82, sedangkan F_Tab=4,06, dan rata-rata skor kemampuan representasi matematis pada siswa yang pembelajarannya menggunakan strategi genius learning berpendekatan metaphorical thinking lebih tinggi daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan pembelajaran konvensional (X ̅_A1=72,50>X ̅_A1=56,88); (2) tidak terdapat interaksi antara strategi genius learning berpendekatan metaphorical thinking dan kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan representasi matematis (F_(AB Hit)=3,36X ̅_A1=56,88); (2) there is no interaction between genius learning strategy with metaphorical thinking approach and critical thinking ability to mathematical representation ability (F_(AB Hit)=3,36
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Kontekstual Berorientasi Pengembangan Karakter Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa ., I MADE YOGA WICAKSANA; ., Prof. Dr.I Nengah Suparta,M.Si; ., Prof. Dr.I Gusti Putu Suharta,M.Si
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (115.198 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran matematika kontekstual yang berorientasi pengembangan karakter yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas IV SD Laboratorium Undiksha Singaraja sebagai subjek penelitian. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa buku siswa dan buku petunjuk guru. Buku siswa yang dimaksud adalah buku matematika yang merupakan bagian dari buku tematik siswa. Penyajian materi secara kontekstual dan disesuaikan dengan budaya lokal siswa. Buku petunjuk guru mempunyai komponen-komponen berupa petunjuk penggunaan buku, persiapan mengajar, dan sajian bahan ajar serta tindak lanjut berupa pekerjaan rumah dan penekanan nilai karakter. Validitas, kepraktisan, dan efektivitas dari perangkat pembelajaran didasarkan atas pendapat validator, respons guru dan siswa, serta hasil penelitian pengembangan perangkat pembelajaran tersebut. Pengembangan perangkat pembelajaran tersebut mengikuti prosedur penelitian desain dari Plomp yang meliputi fase penelitian awal, fase prototipe, dan fase assesment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan efektivitas yang diharapkan. Hasil dari penelitian menggunakan perangkat pembelajaran tersebut menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar matematika yang meliputi aspek kognitif dan afektif. Karakteristik pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran tersebut antara lain : (1) pembelajaran dikaitkan dengan fenomena yang terjadi di sekitar siswa, masalah riil, dan budaya lokal siswa; (2) memberikan penekanan karakter, kebebasan berpendapat, dan saling menghargai; (3) meningkatkan interaksi sosial dan rasa percaya diri siswa. Kemudian karakteristik pada buku siswa antara lain : (1) terdapat cerita atau bacaan mengenai budaya Bali yang mampu membantu mengembangkan nilai-nilai karakter pada siswa; (2) kegiatan pembelajaran mengarahkan siswa untuk berpikir kritis dan kreatif; (3) latihan soal dan masalah-masalah riil yang memberikan kesempatan siswa untuk memikirkan berbagai alternatif solusi dalam pemecahan masalah; (4) pemberian penugasan belajar di rumah dengan melibatkan peran orang tua; (5) memberikan variasi dalam pembelajaran. Sedangkan buku petunjuk guru memiliki karakteristik : (1) praktis dalam penggunaan; (2) menggunakan bahasa yang jelas, logis, dan sistematis; (3) membantu guru memberikan penekanan nilai karakter sesuai dengan budaya lokal dan tema yang sedang dibahas; (4) terdapat petunjuk pemberian pengayaan dan remedial kepada siswa serta panduan pemberian penilaian sikap di kelas.Kata Kunci : perangkat pembelajaran matematika, kontekstual, pengembangan karakter, motivasi belajar matematika, hasil belajar matematika This study was aimed at obtaining contextual mathematics teaching learning devices oriented to characters development which were valid, practical, and effective. The subjects of this research were the fourth grade students of SD Laboratory Undiksha Singaraja. In this study, the developed teaching learning devices consisted of student’s book and teacher’s guidance book. The student’s book was a mathematics book which constituted as a part of the student’s thematic book. The presentation of the materials were contextually presented and adapted with the students’ local culture. Teacher’s guidance book had components such as instructions for using the book, teaching preparation, and presentation of teaching materials as well as a follow-up homework and emphasis of character values. Validity, practicality, and effectiveness of the teaching learning devices based on the opinion of validators, response of teachers and students, as well as the results of the research on the development of the teaching learning devices. The development of the teaching learning devices along with the research design’s procedures from Plomp includes the following phases preliminary research, prototyping, and assessment. The results showed that the developed teaching learning devices had been fulfilling the expected criteria of validity, practicality, and effectiveness. The results of the study using this teaching learning devices showed an improvement of mathematics learning motivation and learning outcomes (cognitive and affective) of the students. The characteristics of learning process in this study include (1) learning process which is associated with phenomena that occur around students, real problem, and students’ local culture; (2) emphasizing characters, freedom in giving opinion, and appreciating each other; (3) improving students’ social interaction and confidence. The characteristics of student’s book include: (1) a story or reading about Balinese culture in student’s book is able to help develop students’ character; (2) learning activities guiding students to think critically and creatively; (3) exercises and real problems that give students the opportunity to think about alternative solutions to solving problems; (4) assignment to be accomplished by involving parents participation at home; (5) provide variations in the learning. Whereas characteristics of teacher’s guiding book include: (1) practical usage; (2) using clear, logic, and systematic explanation; (3) helping teachers to emphasize values based on local culture and elaborated themes; and (4) provision of enrichment and remedial instruction to students as well as the provision of guidelines the assessment in the classroom.keyword : mathematics learning device, contextual, character development, mathematics learning motivation, mathematics learning outcomes
Studi Evaluatif Pengelolaan Pembelajaran Matematika Berbasis Sistem Kredit Semester (SKS) di SMA Negeri Bali Mandara ., PROF. DR. I MADE ARDANA, M.Pd.; ., PROF.DR. SARIYASA, M.Sc.,P.hD; ., NI KADEK ASRIANI
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan pembelajaran matematika berbasis SKS di SMA Negeri Bali Mandara ditinjau dari aspek konteks, input, proses, dan produk. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi yang dilaksanakan secara sirkuler dan berulang-ulang dengan berbagai cara dan dari berbagai sumber. Langkah-langkah yang ditempuh dalam penelitian ini yaitu (1) penentuan lokasi penelitian, (2) penentuan subjek penelitian, (3) pengumpulan data awal, (4) mempersiapkan instrumen penelitian, (5) validasi instrumen, (6) pelaksanaan penelitian, (7) pengujian keabsahan data, dan (8) pemaparan. Subjek utama dalam penelitian ini adalah semua guru yang mengampu mata pelajaran matematika di SMA Negeri Bali Mandara dan seluruh warga SMA Negeri Bali Mandara yang dipilih secara purposive dan snowball sampling. Data yang berkaitan dengan konteks, input, proses, dan produk dikumpulkan dengan metode (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arah skor T tiap komponen fokus penelitian (konteks, input, proses, dan produk) adalah (– – + +), selanjutnya berdasarkan interpretasi arah skor T tersebut ke dalam Kuadran Glickman dapat disimpulkan bahwa pengelolaan pembelajaran matematika berbasis SKS di SMA Negeri Bali Mandara adalah baik.Kata Kunci : Pengelolaan, Pembelajaran, Matematika, Sistem Kredit Semester (SKS) This study was aimed to find out the management of Mathematics learning based on Semester Credit System (SKS) in SMA Negeri Bali Mandara, in terms of context, input, process, and product. This is an evaluation study carried out circularly and repeatedly in various ways and from a variety of sources. The steps taken in this study are (1) determining the location of the study, (2) determining the subject of the study, (3) collecting preliminary data, (4) preparing the instruments of the study, (5) validating the instruments of the study, (6) conducting the study, (7) testing the validity of the data, and (8) publishing the result of the study. The main subject of this study are all teachers of Mathematics subject at SMAN Bali Mandara and all members of SMA Negeri Bali Mandara, which was selected by purposive and snowball sampling. The data relating to context, input, process, and product collected by (1) observation, (2) interview, and (3) documentation. The data were then analyzed by qualitative descriptive technique. The results showed that the direction of T score of each component of the research focus (context, input, process, and product) is (- - + +), followed by interpretation of the direction of a T score into the Glickman quadrant can be concluded that the management of Mathematics learning based on Semester Credit System (SKS) in SMA Negeri Bali Mandara is “good”.keyword : Management, Learning, Mathematics, Semester Credit System (SKS)
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DAN REASONING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI SISWA KELAS X MA. MU’ALLIMIN NW PANCOR LOMBOK TIMUR ., RENDRA PURNAMA PUTRA; ., DR. GEDE SUWEKEN, M.Sc.; ., DR. I WAYAN SADRA, M.Ed.
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 4, No 1 (2015):
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran problem solving dan reasoning terhadapprestasibelajarmatematikaditinjaudarimotivasiberprestasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA. Mu’allimin NW Pancor Lombok Timur, dengan sampel sebanyak 68 siswa yang ditentukan dengan menggunakan random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan faktorial 2 × 2. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket motivasi berprestasi dan tes essay untuk prestasi belajar matematika.Analisis data menggunakan analisis varians dua jalur dan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajarandengan model pembelajaran problem solving dan reasoning lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional denganstrategipemecahanmasalah(FA = 55,89);2) Bagi siswa yang memilikimotivasiberprestasitinggi, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran problem solving dan reasoning lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional denganstrategipemecahanmasalah(Qhitung = 9,221 dan Qtabel 5%= 4,08, Qhitung > Qtabel); 3) Bagi siswa yang memilikimotivasiberprestasirendah, prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran problem solving dan reasoning lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajarankonvensionaldenganstrategipemecahanmasalah (Q Hitung = 5,728 dan Qtabel 5%= 4,08, Qhitung > Qtabel); 4) tidakterdapat interaksi yang signifikan antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi siswa terhadap prestasi belajar matematika (FAB = 3,051, p < 0,05).Kata Kunci : Problem Solving dan Reasoning, Prestasi belajar matematika, motivasi berprestasi This research aimed at finding out the effect of the problem solving and reasoning teaching modelson students learning achievement in mathematics viewed from achievement motivation. The population in this study was the tenth gradeMA.Mu’allimin NW Pancor Lombok Timur, with a sample of 64 students, which was determined by using a random sampling technique. This research was quasi experimental with factorial plan 2 x 2. The data were collected by using questionnaire of achievement motivation and essay test for the mathematics learning achievement.The data analysis used was two ways there are analysis of variant and Tuckey test. The result of the research showed that: 1) students mathematics learning motivation who were treated by using problem solving and reasoning was higher than using conventional teaching model (FA = 55.89, p < 0.05 ); 2)for which students who had high achievement motivation, students Mathematics learning achievement who were treated by using problem solving and reasoning was higher than using conventional teaching model (Qhit = 9.221 and Qtab 5%=4.08, Qhit> Qtab).; 3) for which students who had low achievement motivation, students learning achievement of Mathematics who were treated by using problem solving and reasoning teaching model was higher than using conventional teaching model (Qhit = 5.728 and Qtab 5%=4.08, Qhit> Qtab);4) there wasn’tsignificant effect of interaction between teaching model and students achievement motivation on mathematics learning achievement (FAB = 3.051, p< 0.05).keyword : achievement motivation, Mathematics learning motivation, problem solving and reasoning
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MODEL PEMBELAJARAN PENALARAN DAN PEMECAHAN MASALAH (MP3M) BERORIENTASI MASALAH TERBUKA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS VII SURYAWAN, I PUTU PASEK
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.471 KB) | DOI: 10.23887/jppm.v1i2.446

Abstract

ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh perangkat pembelajaran matematika untuk MP3M berorientasi masalah terbuka yang valid, praktis, dan efektif bagi siswa SMP kelas VII. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa buku siswa, buku petunjuk guru, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). Validitas, kepraktisan, dan keefektivan perangkat pembelajaran didasarkan atas pendapat validator, respons guru dan siswa, dan hasil uji coba lapangan.  Pengembangan perangkat pembelajaran tersebut mengikuti prosedur pengembangan produk dari Plomp yang meliputi lima tahap yaitu: (1) investigasi awal; (2) desain; (3) realisasi/konstruksi; (4) tes, evaluasi, dan revisi; dan (5) implementasi. Namun, penelitian ini dilaksanakan sampai pada tahap (4) sehingga hasilnya hanya sampai mendapatkan prototipe final suatu perangkat pembelajaran yang siap diimplementasikan. Tahap implementasi tidak dilaksanakan karena keterbatasan yang ada pada peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektivan yang diharapkan. Hasil uji coba pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini menunjukkan aktivitas siswa yang tinggi sehingga dapat meningkatkan prestasi belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil uji coba tersebut, disarankan agar pembelajaran matematika di SMP kelas VII menggunakan perangkat pembelajaran matematika untuk MP3M berorientasi masalah terbuka. Selain itu, perangkat pembelajaran yang telah berhasil dikembangkan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai pedoman bagi guru untuk mengembangkan perangkat pembelajaran sesuai dengan karakteristik pembelajaran yang diterapkannya baik dari segi prosedur pengembangan maupun proses untuk melihat kualitas perangkat pembelajaran.   Kata kunci:   perangkat pembelajaran matematika, MP3M, masalah terbuka, aktivitas belajar matematika, prestasi belajar matematika ABSTRACT   This study aimed at developing mathematics instructional materials based on reasoning and problem solving model with open ended problem oriented which valid, practical, and effective for the seventh grade student. In this study student?s handbooks, teacher?s instructional guide, and lesson plans were developed. Validity, practicality, and effectiveness of instruments were controlled based on expert?s validator, teacher?s and student?s responses, and the result of the try out. Plomp?s development procedure was applied to conduct the study which consists of five stages, namely: (1) preliminary investigation, (2) design, (3) realization/construction, (4) test, evaluation, and revision, and (5) implementation. For the purpose of the study, only the four stages were carried out. The implementation stage could not be involved because of the research limitation. The result of this study showed that the developed instructional materials have fulfilled the criteria of validation value, practicality, and effectiveness. The try out result showed that students were highly involved in teaching and learning activities that affected their high achievement in mathematics. Considering the good result of the try out, it is suggested that the mathematics instructional materials based on reasoning and problem solving model with open ended problem oriented should be implemented in teaching mathematics in the seventh grade of junior high school. Moreover, instructional materials that have been successfully developed in this study, can be used as a guidelines for teacher to develop instructional mathematics with the characteristic of the instructional both in term of developing procedures and process to see the quality of the instructional materials.   Key words: instructional materials, reasoning and problem solving model,              open ended problem, activities mathematic, achievement mathematic
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA POKOK BAHASAN PERSAMAAN GARIS LURUS DAN PYTHAGORAS DI KELAS VIII SMP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA JULIASTA, I PUTU EKA WAHYU; SarIyasa, Profb; Suharta, I Gusti Putu
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppm.v2i2.810

Abstract

 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran matematika Kelas VIII yang  valid, praktis, dan efektif sertamendeskripsikan karakteristik media pembelajaran tersebut dan karakteristik pembelajaran menggunakan media tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan. Subjek penelitian disesuaikan dengan tahap-tahap pengembangan. Subjek penelitian pada tahap investigasi awal adalah siswa dan guru di Kelas VIII SMP Negeri 1 Melaya dan SMP Negeri 5 Melaya. Subjek penelitian pada tahap uji coba lapangan adalah siswa dan guru di Kelas VIIIB SMP Negeri 1 Melaya dan VIIIA SMP Negeri 5 Melaya. Data dikumpulkan menggunakan 4 jenis instrumen yaitu menggunakan lembar validitas, lembar observasi, angket dan tes. Lembar validitas digunakan untuk mengumpulkan data validitas media dan buku petunjuk penggunaan media. Data kepraktisan media dikumpulkan menggunakan lembar observasi keterlaksanaan media serta angket tanggapan siswa dan guru terhadap media pembelajaran. Data keefektivan media dikumpulkan menggunakan lembar observasi aktivitas siswa dan tes kemampuan pemecahan masalah. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian adalah media pembelajaran yang valid, praktis dan efektif.  Karakteristik media pembelajaran yang dihasilkan antara lain sesuai dengan tujuan pembelajaran, interaktif, eksploratif, memuat latihan soal yang disertai dengan refleksi dan mudah digunakan. Karakteristik pembelajaran menggunakan media ini adalah pembelajaran berkelompok yang dimulai dengan memberi kesempatan siswa untuk melakukan eksplorasi konsep melalui percobaan atau simulasi dalam media. selanjutnya siswa diarahkan untuk mengerjakan latihan soal yang ditampilkan media pembelajaran.
STUDI KUANTITATIF DAN KUALITATIF TENTANG PENGARUH BLENDED LEARNING BERBASIS VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DITINJAU DARI TINGKAT KECERDASAN LOGIS SISWA SMP NEGERI 1 TABANAN ., NI PUTU DESSY MAYUNI APSARI; ., PROF.DR.PHILL. I GUSTI PUTU SUDIARTA, M.; ., PROF.DR.I GUSTI PUTU SUHARTA,M.Si
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika Indonesia Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppm.v6i1.2244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran blended learning berbasis video lebih tinggi dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian kombinasi dengan menggunakan concurrent mixed methods yang merupakan prosedur dalam penelitian peneliti yang menggabungkan dan menyatukan data kuantitatif dengan data kualitatif. Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan Posttest Only Control Design sementara penelitian kualitatif menggunakan deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 524 siswa dari seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tabanan. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling dilakukan setelah diuji kesetaraannya. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Uji ANAVA Dua Jalur. Data kemampuan pemecahan masalah siswa diperoleh dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah sedangkan data kualitatif diperoleh menggunakan angket, wawancara semi terbuka, dan lembar observasi. Hasil penelitian kuantitatif menunjukkan bahwa: (1) Blended learning berbasis video berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa, (2) Pada kelompok siswa yang memiliki kecerdasan logis lebih tinggi, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran blended learning berbasis video lebih tinggi dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (3) Pada kelompok siswa yang memiliki kecerdasan logis lebih rendah, kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran blended learning berbasis video lebih tinggi dari kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, (4) Blended learning berbasis video terbukti dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.Hasil penelitian kualitatif juga disajikan dalam bentuk uraian singkat, diagram, dan bukti fisik. Hasil penelitian kualitatif menunjukkan bahwa (1) Setelah belajar dengan blended learning berbasis video pembelajaran matematika menjadikan siswa semangat dan lebih bergairah dalam menyelesaikan permasalahan matematika. (2) Setelah belajar dengan blended learning berbasis video pembelajaran matematika menjadikan siswa lebih mandiri dan lebih berani mengemukakan pendapat atau kesulitannya saat belajar dalam diskusi secara onlineKata Kunci : blended learning berbasis video, kemampuan pemecahan masalah matematika, kecerdasan logis, pembelajaran konvensional The present study aims at finding whether there are differences in mathematical problem- solving abilities among students taking blended learning video based learning and conventional learning. This study is a combination of utilizing concurrent mixed methods that is the procedures in the study in which the researcher combines and unites quantitative data with qualitative data. The quantitative research used Posttest Only Control Design while desciptie analysis was used in the qualitative research. The subjects of this study were 524 students of all the eighth grade students of SMP N 1 Tabanan. The sampling with random cluster technique was carried out after tested equality.The obtained data were analized by utilizing two lanes of ANAVA test. The data of students problem solving skills were obtained through problem solving ability test whereas the qualitative data were obtained by using questionnaire, semi- opened interview, and observation. The result of quantitative research indicated that (1) Blended learning video based learning took positive effect towards mathematical problem- solving abilities of the students, (2) In the group of students that had higher logical intelligence, mathematical problem solving ability of students that took blended learning video based learning was higher than the ability of students that took conventional learning, (3) In the group of students that had lower logical intelligence, mathematical problem solving ability of students that took blended learning video based learning was higher than the ability of students that took conventional learning, (4) Blended learning based on video based learning was proven to improve mathematical problem- solving abilities of the students. The result of qualitative research was also presented in the form of brief descriptions, diagrams, and physical evidence. Qualitative research results show that (1) After studying the blended learning video based learning makes students more enthusiastic spirit and in solving mathematical problems. (2) Upon learning with blended learning video based learning makes the students more independent and more willing to express opinions or difficulty when learning in an online discussionkeyword : blended learning video based learning, mathematical problem- solving abilities, logical intelligence, conventional learning

Page 10 of 18 | Total Record : 176