cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Hubungan antara Koping Stres dan Persepsi Pola Asuh Otoriter dengan Kecenderungan Perilaku Agresi pada Remaja yang dimoderasi oleh Konformitas Teman Sebaya pada Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 4 Boyolali Anggaraningtyas, Yunita; Lilik, Salmah; Adi Nugroho, Arista
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Koping Stres dan Persepsi Pola Asuh Otoriter dengan Kecenderungan Perilaku Agresi pada Remaja yang dimoderasi oleh Konformitas Teman Sebaya pada Siswa Kelas XI SMK Muhammadiyah 4 Boyolali     The Correlation Between Stress Coping And Perception Of Authoritarian Parenting System Toward Aggressive Behavior Tendency On The Adolescents Moderated By Peer Conformity To Students of Class XI SMK Muhammadiyah 4 Boyolali     Yunita Anggaraningtyas, Salmah Lilik, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK   Perubahan pesat yang terjadi dalam perkembangan remaja membuat remaja berada dalam keadaan sulit. Kegagalan remaja dalam menyesuaikan perubahan yang terjadi dalam dirinya dapat mengarahkan remaja untuk berperilaku maladaptif seperti kecenderungan berperilaku agresi. Koping stres dan persepsi pola asuh otoriter merupakan faktor personal yang terkait dengan kecenderungan perilaku agresi, sedangkan konformitas teman sebaya merupakan faktor lain yang turut mempengaruhi remaja untuk cenderung berperilaku agresi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara koping stres dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi pada remaja yang dimoderasi oleh konformitas teman sebaya pada siswa kelas XI di SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 4 Boyolali. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan empat skala, yaitu skala kecenderungan perilaku agresi, skala koping stres, skala persepsi pola asuh otoriter dan skala konformitas teman sebaya. Analisis  data menggunakan metode analisis regresi linear berganda.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F-test = 9,108, p  0,05, dan nilai R = 0,395. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu ada hubungan yang signifikan antara koping stres dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi pada remaja yang dimoderasi oleh konformitas teman sebaya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai F-test sesudah dimoderasi lebih besar dari nilai F-test sebelum dimoderasi (9,108 > 8,411). Ini berarti bahwa konformitas teman sebaya sebagai variabel moderasi memperkuat hubungan koping stres dan persepsi pola asuh otoriter dengan kecenderungan perilaku agresi. Kontribusi koping stress, persepsi pola asuh otoriter terhadap kecendrungan perilaku agresi sebesar 15,6%. Kata kunci: kecenderungan perilaku agresi, koping stres, persepsi pola asuh otoriter, konformitas teman sebaya
Hubungan Antara Self-Esteem dan Impression Management dengan Online Deception pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Dian Aryati, Puspita; Hardjajani, Tuti; Adi Nugroho, Arista
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Correlation Between Self-Esteem And Impression Management Toward Online Deception On Students Of Psychology Department, Faculty Of Medicine, Sebelas Maret University     Puspita Dian Aryati, Tuti Hardjajani, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Mencoba berbagai identitas merupakan motivasi utama untuk melakukan deception pada remaja. Internet merupakan tempat yang aman bagi remaja untuk mencoba berbagai identitas. Hal ini dapat memberikan peluang bagi remaja untuk melakukan online deception. Self-esteem dan impression management merupakan faktor yang terkait dengan online deception. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara self-esteem dan impression management dengan online deception pada mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F-test = 7,204, p < 0,05, dan nilai R = 0,353. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis dalam penelitian ini dapat diterima, yaitu ada hubungan signifikan yang rendah antara self-esteem dan impression management dengan online deception pada mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai rx1y = -0,272; p<0,05, artinya ada hubungan signifikan yang negatif antara self-esteem dengan online deception. Nilai rx2y = 0,209; p<0,05, menunjukkan adanya hubungan signifikan yang positif antara impression management dengan online deception. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,125 atau 12,5%, terdiri atas sumbangan efektif self-esteem terhadap online deception sebesar 7,76% dan sumbangan efektif impression anagement terhadap online deception sebesar 4,72%. Ini berarti masih terdapat 87,5% faktor lain yang mempengaruhi online deception selain self-esteem dan impression management.   Kata kunci: (online deception, self-esteem, impression management)
Hubungan Antara Figur Kelekatan Orangtua dan Kontrol Diri dengan Perilaku Seksual Remaja SMA Negeri 11 Yogyakarta Intan Puspitadesi, Dewi; Yuliadi, Istar; Adi Nugroho, Arista
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Correlation Between Figure Attachment Parenting And Self Control Toward Adolescents Sexual Behaviour in SMAN 11 Yogyakarta   Dewi Intan Puspitadesi, Istar Yuliadi, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Fenomena perilaku seksual pada remaja semakin meningkat dari tahun ke tahun, seperti maraknya pergaulan bebas. Kematangan organ seksual dan aktifnya hormon seksual menyebabkan timbul dorongan seksual yang dinyatakan dalam bentuk perilaku seksual. Perilaku seksual terjadi karena kurangnya kedekatan orangtua dengan anak, sehingga tingkat pengendalian diri dalam diri anak menjadi rendah. Kedekatan yang aman dengan anak, mampu memfasilitasi kesejahteraan bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara figur kelekatan orangtua dan kontrol diri dengan perilaku seksual remaja di SMAN 11 Yogyakarta. Populasi penelitian adalah remaja SMAN 11 Yogyakarta kelas X dan XI Tahun Pelajaran 2011-2012, dengan sampel penelitian sebanyak 116 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sampel adalah pria dan wanita dan pernah atau sedang menjalin relasi heteroseksual. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala figur kelekatan orangtua, skala kontrol diri, dan skala perilaku seksual. Pada awalnya, analisis  data menggunakan Analisis Regresi Dua Prediktor akan tetapi karena data variabel perilaku seksual tidak normal maka analisis yang digunakan diubah menjadi Regresi Logistik Ordinal atau Analisis Ordinal. Hasil uji simultan penelitian ini menggunakan statistik Likelihood Ratio  menunjukkan nilai X2 = 7,738 (X2hitung > X2tabel) dan p = 0,021(p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara figur kelekatan orangtua dan kontrol diri dengan perilaku seksual remaja SMA N 11 Yogyakarta. Kontribusi figur kelekatan orangtua dan kontrol diri terhadap perilaku seksual berdasarkan analisis Cox and Snells Square adalah sebesar 15,5 %. Faktor lain yang mempengaruhi adalah pengaruh dari media seperti film atau gambar porno, pengaruh teman sebaya, dan gaya hidup remaja.   Kata kunci: figur kelekatan orangtua, kontrol diri, perilaku seksual remaja
Perbedaan Kepercayaan Diri pada Siswa dengan Perilaku Bermasalah Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua di SMAN 1 Kauman Tulungagung Utama H, Ardhika Setya; Lilik, Salmah; Agustin, Rin Widya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Kepercayaan Diri pada Siswa dengan Perilaku Bermasalah Ditinjau dari Pola Asuh Orang Tua di SMAN 1 Kauman Tulungagung       The Difference of Self-Confidence in Students with Behaviour Disorder Observed from Parenting System in SMAN 1 Kauman Tulungagung     Ardhika Setya Utama Herlambang, Salmah Lilik, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret   ABSTRAK   Perilaku bermasalah pada remaja erat kaitannya dengan perkembangan kepercayaan diri pada remaja tersebut dimana kepercayaan diri memiliki peran besar dalam mengarahkan perilaku pada remaja. Perlakuan orang tua dalam bentuk pola pengasuhan membedakan perkembangan kepercayaan diri pada anak. Masing-masing pola asuh orang tua dengan karakteristik masing-masing yang berbeda dimungkinkan memberikan kontribusi secara berbeda pula dalam mengarahkan kepercayaan diri. Dengan pola asuh yang sesuai maka akan berdampak pada kepercayaan diri yang tinggi pada anak dan bersifat positif sehingga dapat menghindarkan anak dari perilaku bermasalah.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kepercayaan diri pada siswa dengan perilaku bermasalah ditinjau dari pola asuh orang tua. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa dengan perilaku bermasalah di SMAN 1 Kauman Tulungagung. Penelitian ini menggunakan studi populasi mengingat jumlah siswa dengan perilaku bermasalah di SMAN 1 Kauman Tulungagung yang sedikit yakni 49 siswa. Alat pengumpul data menggunakan skala pola asuh orang tua dan skala kepercayaan diri. Metode analisis data menggunakan One Way anova dengan bantuan Statistical Product and Service Solution v.20.   Berdasarkan hasil uji one way anova diperoleh Fhitung 5.023 dan Ftabel 3.200, (p = 0,05), karena F hitung > F Tabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kepercayaan diri pada siswa dengan perilaku bermasalah ditinjau dari pola asuh orang tua artinya rata-rata kepercayaan diri berbeda berdasarkan pola asuh orang tua. Berdasarkan analisis stastistik deskriptif diperoleh bahwa kepercayaan diri pada siswa dengan perilaku bermasalah berada pada tingkat tinggi (63.27%) dan tingkat sedang (36.73 %). Selain itu juga diperoleh bahwa siswa dengan pola asuh demokratis sebanyak 36 siswa (73.47%), pola asuh otoriter sebanyak 9 siswa (18.37%) dan pola asuh permisif sebanyak 4 siswa (8.16%). Rata-rata kepercayaan diri dengan pola asuh demokratis sebesar 124.97 dengan skor kepercayaan diri terendah 106 dan skor tertinggi yaitu 147. Rata-rata kepercayaan diri dengan pola asuh otoriter sebesar 118.89 dengan skor kepercayaan diri terendah 99 dan skor tertinggi yaitu 141. Rata-rata kepercayaan diri dengan pola asuh permisif sebesar 107 dengan skor kepercayaan diri terendah 89 dan skor tertinggi yaitu 116. Semakin demokratis pola asuh orang tua maka semakin tinggi kepercayaan dirinya. Kata kunci: Siswa dengan Perilaku Bermasalah, Kepercayaan Diri, Pola Asuh Orang Tua
Hubungan antara Komunikasi yang Efektif dan Harga Diri dengan Kohesivitas Kelompok pada Pasukan Suporter Solo Sejati (Pasoepati) Wulansari, Hertina; Hardjajani, Tuti; Adi Nugroho, Arista
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Correlation between Effective Communication and Self-Esteem toward Group Cohesiveness in Pasukan Suporter Solo Sejati (Pasoepati)     Hertina Wulansari, Tuti Hardjajani, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK   Kohesivitas kelompok terlihat melalui ketertarikan antaranggota dan kebersatuan kelompok dalam pelaksanaan fungsi dan tujuan kelompok. Anggota kelompok diharapkan menghimpun komunikasi yang baik dan mengoptimalisasi kemampuannya untuk turut serta memberi kontribusi demi kelangsungan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Hubungan antara komunikasi yang efektif dan harga diri dengan kohesivitas kelompok pada Pasoepati, 2. Hubungan antara komunikasi yang efektif dengan kohesivitas kelompok pada Pasoepati, dan 3. Hubungan antara harga diri dengan kohesivitas kelompok pada Pasoepati. Populasi dalam penelitian ini adalah kelompok suporter Pasoepati. Pengambilan sampel menggunakan quota incidental sampling, dengan penentuan kuota sebanyak 200 responden. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kohesivitas kelompok, skala komunikasi yang efektif, dan skala harga diri. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama adalah analisis regresi dua prediktor, selanjutnya untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga menggunakan analisis korelasi parsial. Dari hasil analisis regresi dua prediktor, diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,723; p = 0,000 (p < 0,05) dan F hitung 107,701 > F tabel 3,042. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi yang efektif dan harga diri dengan kohesivitas kelompok pada Pasoepati. Secara parsial menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi yang efektif dengan kohesivitas kelompok pada Pasoepati dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,592; serta terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dengan kohesivitas kelompok pada Pasoepati yang ditunjukkan oleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,141. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,522 atau 52,2%; terdiri atas kontribusi komunikasi yang efektif terhadap kohesivitas kelompok sebesar 45,8% dan kontribusi harga diri terhadap kohesivitas kelompok sebesar 6,4%. Ini berarti masih terdapat 47,8% faktor lain yang mempengaruhi kohesivitas kelompok. Kata kunci: komunikasi yang efektif, harga diri, kohesivitas kelompok, pasoepati
Hubungan antara Harga Diri dan Motivasi Berprestasi dengan Kematangan Karir pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 3 Surakarta Dewi, Yulianti Kusuma; ., Hardjono; Nugroho, Arista Adi
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Harga Diri dan Motivasi Berprestasi dengan Kematangan Karir pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 3 Surakarta       The Correlation between Self-Esteem and Achievement Motivation toward Career Maturity at the Eleventh Grade Students of SMK Negeri 3 Surakarta     Yulianti Kusuma Dewi, Hardjono, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK   Salah satu tugas perkembangan remaja adalah memilih dan mempersiapkan karir. Kualitas pemilihan karir ditentukan oleh tingkat kematangan karir. Harga diri dan motivasi berprestasi merupakan faktor personal yang terkait dengan kematangan karir pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan antara harga diri dan motivasi berprestasi dengan kematangan karir pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Surakarta; 2) hubungan antara harga diri dengan kematangan karir pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Surakarta; dan 3) hubungan antara motivasi berprestasi dengan kematangan karir pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Surakarta. Pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling. Tiga kelas yang terdiri atas 108 siswa sebagai responden penelitian. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga skala psikologi, yaitu skala kematangan karir pada remaja, skala harga diri, dan skala motivasi berprestasi. Analisis data menggunakan metode analisis regresi dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai F-test = 37,552, p < 0,05, dan nilai R = 0,646. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan, bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara harga diri dan motivasi berprestasi dengan kematangan karir pada siswa kelas XI SMK Negeri 3 Surakarta. Hasil penelitian juga menunjukkan nilai rx1-y = 0,337, p < 0,05, yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan kematangan karir pada remaja. Semakin tinggi harga diri, maka kematangan karir pada remaja juga semakin tinggi, sebaliknya semakin rendah harga diri, maka semakin rendah pula kematangan karir pada remaja. Nilai rx2-y = 0,350, p < 0,05 menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara motivasi berprestasi dengan kematangan karir pada remaja. Semakin tinggi motivasi berprestasi, maka kematangan karir pada remaja juga semakin tinggi, sebaliknya semakin rendah motivasi berprestasi, maka semakin rendah pula kematangan karir pada remaja. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,417 atau 41,7%, terdiri atas sumbangan efektif harga diri terhadap kematangan karir pada remaja sebesar 20,295% dan sumbangan efektif motivasi berprestasi terhadap kematangan karir pada remaja sebesar 21,405%. Hal ini berarti masih terdapat 58,3% faktor lain yang mempengaruhi kematangan karir pada remaja selain harga diri dan motivasi berprestasi. Kata kunci: harga diri, motivasi berprestasi, kematangan karir pada remaja
Hubungan antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan Menghadapi Tutup Usia pada Lanjut Usia Kelurahan Jebres Surakarta Pamungkas, Aris; Wiyanti, Sri; Agustin, Rin Widya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Kecemasan Menghadapi Tutup Usia pada Lanjut Usia Kelurahan Jebres Surakarta   Correlation between Religiosity and social Support with Death Anxiety of Elderly in Jebres Village       Aris Pamungkas, Sri Wiyanti, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     ABSTRAK   Lanjut usia merupakan tahap akhir perkembangan manusia. Lanjut usia merupakan periode penutup dalam periode kehidupan seseorang memiliki beberapa tugas perkembangan yang harus diselesaikan dengan baik diantaranya yaitu mempersiapakan dan menerima kematian sendiri, namun kematian tetap saja dianggap sesuatu hal yang mengancam bagi lanjut usia. Kondisi ini menimbulkan kecemasan pada lanjut usia. Religiusitas dan dukungan sosial merupakan hal-hal yang diduga mampu mereduksi kecemasan terhadap kematian pada lanjut usia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) Hubungan antara religiusitas dengan kecemasan menghadapi tutup usia; (2) Hubungan antara dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi tutup usia pada lanjut usia; (3) Hubungan antara religiusitas dan dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi tutup usia pada lanjut usia. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk lanjut usia Kelurahan Jebres Surakarta yang terdiri dari 36 RW. Karakteristik populasi  dalam penelitian ini antara lain beragama Islam, komunikatif, mampu membaca dan menulis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan Purposive quota random sampling dengan jumlah sampel 10 RW, masing-masing RW diambil 10 responden sehingga total responden dalam penelitian ini adalah 100 responden. Pengumpulan data penelitian menggunakan Skala Kecemasan Menghadapi Tutup Usia (validitas = 0,337-0,694; reliabilitas = 0, 661), Skala Religiusitas (validitas = 0,318-0,753; reliabilitas = 0,765), dan Skala Dukungan Sosial (validitas = 0,336-0,726; reliabilitas = 0,912). Hipotesis dalam penelitian ini diuji dengan Analisis Regresi Berganda yang meliputi uji simultan dan uji parsial. Secara parsial hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan kecemasan menghadapi tutup usia pada lanjut usia  dengan koefisien korelasi (rx1y) sebesar 0,005, p<0,05; ada hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi tutup usia pada lanjut usia dengan koefisien korelasi (rx2y) sebesar 0,00, p>0,05. Berdasarkan hasil analisis regresi ganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,00, p<0,05 dan Fhitung 10,156 > Ftabel 1,66071. Hasil tersebut menunjukkan bahwa ada hubungan negatif  yang signifikan antara religiusitas dan dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi tutup usia pada lanjut usia. Nilai R2 dalam penelitian ini sebesar 0,175 atau 17,5% yang artinya masih terdapat 82,5% variabel lain yang mempengaruhi kecemasan menghadapi tutup usia.   Kata kunci: kecemasan menghadapi tutup usia, religiusitas, dukungan sosial
Hubungan antara Citra Tubuh Saat Hamil dan Kestabilan Emosi dengan Postpartum Blues di Puskesmas Grogol Sukoharjo HASNI, NAFISAH ITSNA; Karini, Suci Murti; Andayani, Tri Rejeki
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Citra Tubuh Saat Hamil dan Kestabilan Emosi dengan Postpartum Blues di Puskesmas Grogol Sukoharjo     Relationship between Body Image During Pregnancy and Emotional Stability with Postpartum Blues in Grogol Primary Health Care, Sukoharjo     Nafisah Itsna Hasni, Suci Murti Karini, Tri Rejeki Andayani Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Wanita akan mengalami perubahan kondisi psikologis pasca melahirkan, sehingga diperlukan penyesuaian. Namun, tidak semua wanita mampu melakukan penyesuaian terhadap perubahan tersebut, sehingga menyebabkan wanita mengalami ganguan suasana hati dalam 14 hari pertama setelah melahirkan (postpartum blues). Citra tubuh saat hamil dan kestabilan emosi yang baik diperlukan agar wanita mampu melewati fase ini. Citra tubuh saat hamil merupakan penilaian mengenai tubuh selama masa kehamilan. Kestabilan emosi merupakan kemampuan bersikap tenang dalam situasi stres. Tujuan penelitian ini (1) untuk mengetahui hubungan antara citra tubuh saat hamil dan kestabilan emosi dengan postpartum blues, (2) hubungan antara citra tubuh saat hamil dengan postpartum blues, serta (3) hubungan antara kestabilan emosi dengan postpartum blues di Puskesmas Grogol Sukoharjo. Populasi penelitian adalah wanita yang tercatat menjadi pasien di Puskesmas Grogol, Sukoharjo saat masih hamil sampai dengan setelah melahirkan. Teknik sampling yang digunakan yakni purposive quota incidental sampling, dengan karakteristik sampel yaitu usia kehamilan ≥ 36 minggu dan saat hari ke-7 hingga 14 setelah melahirkan, serta tinggal bersama suami. Sampel penelitian berjumlah 40 wanita. Pengumpulan data dilakukan dengan Skala Citra Tubuh Saat Hamil dan Skala Kestabilan Emosi yang diberikan saat hamil, serta Skala Postpartum Blues diberikan pasca melahirkan. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda, dengan nilai F-hitung 21,818 > F-tabel 2,86 dan R 0,736, berarti terdapat hubungan antara citra tubuh saat hamil dan kestabilan emosi dengan postpartum blues. Secara parsial, terdapat  hubungan antara citra tubuh saat hamil dengan postpartum blues dengan t-hitung 3,160 > t-tabel 2,021, dan sebesar -0,315; serta terdapat hubungan antara kestabilan emosi dengan postpartum blues dengan t-hitung 2,539 > t-tabel 2,021, dan sebesar -0,234. Kesimpulannya yaitu (1) semakin positif citra tubuh saat hamil dan semakin tinggi kestabilan emosi, maka intensitas gejala postpartum blues semakin ringan. (2) Semakin positif citra tubuh saat hamil, maka intensitas postpartum blues yang dialami semakin ringan. (3) Semakin tinggi tingkat kestabilan emosi, maka postpartum blues yang dialami semakin ringan intensitasnya.   Kata Kunci: postpartum blues, citra tubuh saat hamil, kestabilan emosi
Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Efikasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Penyandang Tuna Daksa Amania W, Hasna; Hardjajani, Tuti; Nugroho, Arista Adi
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Efikasi Diri dengan Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja pada Penyandang Tuna Daksa   The Correlation Between Social Support and  Self-Efficacy Toward Anxiety Of Facing Field Of Endeavor Of The Disabled Hasna Amania Waqiati, Tuti Hardjajani, Arista Adi Nugroho Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret   ABSTRAK Kesempatan kerja yang sempit dapat memberikan gambaran negatif mengenai kondisi yang harus dihadapi seorang penyandang cacat, khususnya penyandang tuna daksa yang bersiap menghadapi dunia kerja. Hal tersebut dapat menimbulkan suatu perasaan cemas ketika menghadapi dunia kerja. Kecemasan pada saat menghadapi dunia kerja dapat dipengaruhi oleh dukungan sosial dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan efikasi diri diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada penyandang tuna daksa. Populasi dalam penelitian ini adalah penyandang tuna daksa di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) “Prof. DR. Soeharso” Surakarta. Sampel berjumlah 64 orang. Sampling menggunakan purposive sampling, dengan kriteria para penyandang tuna daksa yang telah menjalani proses rehabilitasi di BBRSBD selama minimal 3 bulan dan memiliki pendidikan minimal SMP atau sederajat. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kecemasan Menghadapi Dunia Kerja dengan koefisien validitas sebesar 0,301 hingga 0,711 dan relibilitas alpha 0,910; Skala Dukungan Sosial dengan koefisien validitas 0,305 hingga 0,676 dan relibilitas alpha 0,926; Skala Efikasi Diri dengan koefisien validitas 0,309 hingga 0,686 dan relibilitas alpha 0,905. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis pertama adalah analisis regresi linier berganda, selanjutnya untuk menguji hipotesis kedua dan ketiga digunakan analisis korelasi parsial. Dari hasil analisis regresi linier berganda diperoleh nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,648; p=0,000 (p<0,05) dan Fhitung 22,028 > Ftabel 3,148. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan efikasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada penyandang tuna daksa. Secara parsial menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada penyandang tuna daksa dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,183; serta terdapat hubungan negatif yang signifikan antara efikasi diri dengan kecemasan menghadapi dunia kerja pada penyandang tuna daksa yang ditunjukkan dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,518.   Kata kunci:            dukungan sosial, efikasi diri, kecemasan menghadapi dunia kerja, penyandang tunadaksa
Hubungan antara Penerimaan Diri dan Dukungan Suami dengan Kecemasan Wanita dalam Menghadapi di Kecamatan Jebres, Surakarta Kaheksi, Idea Estetik; Yuliadi, Istar; Andayani, Tri Rejeki
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Penerimaan Diri dan Dukungan Suami dengan Kecemasan Wanita dalam Menghadapi di Kecamatan Jebres, Surakarta     The Relationship between Self Acceptance and Husband’s Support Toward Women’s Anxiety in Undergoing Menopause in Jebres, Surakarta     Idea Estetik Kaheksi, Istar Yuliadi, Tri Rejeki Andayani Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Salah satu masalah yang terjadi dalam kehidupan wanita adalah menopause. Fenomena wanita yang menghadapi menopause, baik di dunia maupun di Indonesia, meningkat dari tahun ke tahun. Walaupun jumlah wanita menopause yang mengalami kecemasan sangat tinggi, sesungguhnya kecemasan dalam menghadapi menopause dapat diatasi apabila wanita memiliki penerimaan diri dan mendapat dukungan dari suami. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan simultan antara penerimaan diri dan dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause, serta hubungan parsial masing-masing variabel bebas (penerimaan diri dan dukungan suami) dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause). Populasi dalam penelitian ini adalah wanita yang sedang menghadapi menopause di Kecamatan Jebres, Surakarta dengan jumlah sampel 100 orang yaitu 50 orang untuk uji coba dan 50 orang lainnya untuk penelitian, dengan menggunakan purposive quota incidental sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Kecemasan Wanita dalam Menghadapi Menopause dengan validitas 0,371-0,566 serta reliabilitas 0,768, Skala Penerimaan Diri dengan validitas 0,353-0,561 serta reliabilitas 0,816 dan Skala Dukungan Suami dengan validitas 0,326-0,695 serta reliabilitas 0,876. Peneliti menggunakan teknik analisis Regresi Logistik Ordinal. Hasil uji simultan menggunakan statistik Likelihood Ratio (LR) dengan nilai X2=18,419 (X2hitung>X2tabel) dan p=0,000 (p<0,05), berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dan dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Kontribusi penerimaan diri dan dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause dengan análisis Cox and Snell’s R Square adalah sebesar 22%. Hasil uji parsial menggunakan uji Wald. Uji Wald antara penerimaan diri dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause sebesar p=0,000 (<0,05), berarti terdapat hubungan yang signifikan antara penerimaan diri dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Uji Wald antara dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause sebesar p=0,033 (<0,05), berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan kecemasan wanita dalam menghadapi menopause. Kata kunci: penerimaan diri, dukungan suami, kecemasan wanita dalam menghadapi menopause.

Page 3 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 1 Jun (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 3 Des (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa More Issue