cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa
ISSN : 24428051     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 203 Documents
Hubungan antara Motivasi Intrinsik dan Locus of Control Internal dengan Komitmen Organisasi pada Karyawan P.T. Air Mancur Karanganyar Enggar Sutra, Yoshinta; ., Hardjono; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Motivasi Intrinsik dan Locus of Control Internal dengan Komitmen Organisasi pada Karyawan P.T. Air Mancur Karanganyar     The Relationship between Intrinsic Motivation and Internal Locus of Control with Organizational Commitment on the Employees of P.T. Air Mancur Karanganyar     Yoshinta Enggar Sutra, Hardjono, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Komitmen organisasi yang dimiliki karyawan merupakan salah satu hal yang ikut menentukan suatu organisasi berhasil atau tidakdalam mencapai tujuannya, karena karyawan yang berkomitmen terhadap organisasi biasanya menunjukkan sikap kerja yang penuh perhatian terhadap tugasnya, bertanggung jawab atas tugasnya, serta sangat loyal terhadap perusahaan. Motivasi intrinsik dibutuhkan untuk mendorong karyawan melakukan pekerjaan secara tulus dengan tujuan memperoleh kepuasan dalam bekerja tanpa memperhatikan rewardyang diperoleh.Locus of control internal dibutuhkan untuk mendorong karyawan meyakini bahwa kemampuan dan usaha sendiri mempengaruhi hasil yang diperoleh. Rendahnya tingkat komitmen organisasi karyawan yang marak saat ini diduga berhubungan dengan kurangnya motivasi intrinsik dan locus of control internal dalam diri karyawan.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi intrinsik dan locus of control internal dengan komitmen organisasi. Populasi penelitian ini adalah karyawan P.T. Air Mancur Karanganyar sejumlah 732 karyawan. Sampling yang digunakan yakni disproportionate stratified random sampling. Sampel penelitian berjumlah 88 karyawan P.T. Air Mancur Karanganyar. Instrumen yang digunakan adalah Skala Komitmen Organisasi (reliabilitas 0,653), Skala Motivasi Intrinsik (reliabilitas 0,918), dan Skala Locus of Control Internal (reliabilitas0,825). Analisis data menggunakan teknik analisis regresi linier berganda, dengan nilai Fhitung58,923>Ftabel= 3,104serta R sebesar0,762, berarti terdapat hubunganantara motivasi intrinsik dan locus of control internal dengan komitmen organisasi.Secara parsial, terdapat hubungan antara motivasi intrinsik dengan komitmen organisasi dengan  sebesar 0,425, dan signifikansi 0,000 (p<0,05); serta terdapat hubungan antara locus of control internal dengan komitmen organisasi dengan  sebesar 0,396, dan signifikansi 0,000 (p<0,05). Kesimpulannya yaitu (1) semakin tinggi motivasi intrinsik dan semakin tinggi locus of control internal, maka tingkat komitmen organisasi juga semakin tinggi. (2) semakin tinggi motivasi intrinsik, maka komitmen organisasi yang dimiliki semakin tinggi. (3) semakin tinggi locus of control internal, maka komitmen organisasi yang dimiliki semakin tinggi.   Kata kunci: (komitmen organisasi, motivasi intrinsik, locus of control internal)  
Hubungan antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Keterampilan Manajemen Konflik Pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS Ardelia, Vina; Yuliadi, Istar; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Hubungan antara Religiusitas dan Dukungan Sosial dengan Keterampilan Manajemen Konflik Pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS     Relationship Between Religiosity and Social Support with Conflict Management Skills of Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS’s Administrator   Vina Ardelia, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret       ABSTRAK     Banyaknya konflik yang berujung pada kekerasan menunjukkan kurangnya keterampilan manajemen konflik. Tingkat religiusitas dan dukungan sosial yang memadai diperlukan untuk membangun keterampilan manajemen konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. hubungan antara religiusitas dan dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik, 2. hubungan antara religiusitas dengan keterampilan manajemen konflik, dan 3. hubungan antara dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS. Populasi penelitian adalah pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS periode 2012-2013, dengan sampel penelitian sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik quota incidental sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan tiga skala, yaitu skala keterampilan manajemen konflik (validitas = 0,210-0,648; reliabilitas = 0,761), skala religiusitas (validitas = 0,222-0,769; reliabilitas = 0,845), dan skala dukungan sosial (validitas = 0,282-0,738; reliabilitas = 0,868). Analisis statistik menggunakan regresi linear berganda, dengan Fhitung= 14,556 > Ftabel= 3,090 dan p =0,00 < p= 0,05, R=0,480. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara religiusitas dan dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik pengurus Persekutuan Mahasiswa Kristen UNS. Secara parsial, terdapat hubungan antara religiusitas dengan keterampilan manajemen konflik dengan thitung = 3,720 > ttabel = 1,985, dan rx1y = 0,353 serta terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik dengan thitung = 2,267 > ttabel = 1,985, dan rx2y = 0,224. Kesimpulannya yaitu: 1. terdapat hubungan positif antara religiusitas dan dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik, 2. terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan keterampilan manajemen konflik, dan 3. terdapat hubungan positif antara dukungan sosial dengan keterampilan manajemen konflik. Variabel religiusitas memberikan sumbangan efektif sebesar 15,51% terhadap keterampilan manajemen konflik. Adapun variabel dukungan sosial memberikan sumbangan terhadap keterampilan manajemen konflik sebesar 7,54% dan 76,95% dijelaskan oleh variabel-variabel lain seperti budaya, kepribadian dan jenis kelamin.   Kata kunci: religiusitas, dukungan sosial, keterampilan manajemen konflik, mahasiswa
Perbedaan Perilaku Seksual Mahasiswa Laki-Laki Uns Yang Tinggal Di Kos Dan Tidak Tinggal Di Kos Ditinjau Dari Interaksi Dengan Teman Sebaya Handayani, Sri; Hardjajani, Tuti; Yuliadi, Istar
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Perilaku Seksual Mahasiswa Laki-laki UNS yang Tinggal di Kos dan Tidak Tinggal di Kos Ditinjau dari Interaksi dengan Teman Sebaya       DifferenceIn Sexual Behavior On Uns Male College Students  Residing In Boarding House And Not Residing In Boarding House Viewed From Interaction With Peers     Sri Handayani, Tuti Hardjajani, Istar Yuliadi Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret       ABSTRAK   Mahasiswa sebagai seorang remaja akhir dan juga dewasa awal mengalami peningkatan minat terhadap perubahan perilaku seksual akibat faktor-faktor perubahan fisik selama periode pubertas. Perubahan ini membuat remaja selalu berusaha mencari tahu lebih banyak informasi-informasi berkaitan hal tersebut dengan berbagai cara termasuk menjalin interaksi dengan teman-teman sebayanya. Interaksi dengan teman sebaya ini tidak hanya membawa pengaruh yang baik bagi perkembangan psikososial individu, namun juga berpeluang untuk membawa pengaruh buruk yang nantinya akan berpengaruh terhadap perilaku seksual yang dilakukan oleh remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku seksual mahasiswa laki-laki UNS yang tinggal di kos dan tidak tinggal di kos ditinjau dari interaksi dengan teman sebaya. Metode dalam penelitian ini mengggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa laki-laki berusia 18-21 yang berkuliah di Universitas Sebelas Maret dengan jumlah 60 mahasiswa kos dan 60 mahasiswa tidak kos. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Alat pengumpul data menggunakan skala perilaku seksual dan skala interaksi dengan teman sebaya. Analisis data menggunakan teknik Anova Dua Jalur. Dari hasil uji anova dua jalur untuk perilaku seksual ditinjau dari interaksi dengan teman sebaya pada mahasiswa laki-laki UNS yang tinggal di kos dan tidak tinggal di kos, diperoleh F hitung > F tabel (3,240 > 3,07) dengan p<0,05 (0,043< 0,05).  Hal ini berarti hipotesis diterima,  perilaku seksual pada mahasiswa laki-laki yang tinggal di kos dan tidak tinggal di kos memiliki perbedaan jika ditinjau dari interaksi dengan teman sebaya.  Semakin rendah interaksi dengan teman sebaya, maka perilaku seksual mahasiswa laki-laki baik yang tinggal di kos maupun tidak tinggal di kos akan semakin tinggi. Sebaliknya semakin tinggi interaksi dengan teman sebaya, maka perilaku seksual mahasiswa laki-laki UNS baik yang tinggal di kos maupun tidak tinggal di kos akan semakin rendah.   Kata Kunci:perilaku seksual, interaksi dengan teman sebaya, mahasiswa
Perbedaan Derajad Disfungsi Ereksi Pria Dewasa Awal Ditinjau Dari Tingkat Stres Di Kelurahan Jagalan Surakarta Ferry Wibowo, Agus; Yuliadi, Istar; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perbedaan Derajad Disfungsi Ereksi Pria Dewasa Awal Ditinjau Dari Tingkat Stres Di Kelurahan Jagalan Surakarta     Differences Of Erectile Dysfunction Degree Viewed From Level Of Stress In Early Adult Male In Jagalan Subdistrict, Surakarta     Agus Ferry Wibowo, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Kasus disfungsi ereksi pada pria dewasa awal saat ini semakin meningkat. Disfungsi ereksi adalah ketidakmampuan untuk mencapai dan mempertahankan ereksi penis untuk mencapai kepuasan seksual yang optimal. Disfungsi ereksi yang dialami pria disebabkan oleh  stres dalam kehidupan sehari-hari. Derajad disfungsi ereksi yang diderita pria berbeda satu dengan yang lain. Stres mempunyai tingkatan yang berbeda dan hal tersebut berpengaruh terhadap derajad disfungsi ereksi yang ditimbulkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan derajad disfungsi ereksi pria dewasa awal ditinjau dari tingkat stres di Kelurahan Jagalan. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian adalah pria dewasa awal yang telah menikah di Kelurahan Jagalan dengan jumlah 60 orang. Teknik pengambilan sampel dengan purposive incidental quota sampling. Derajad disfungsi ereksi diukur dengan IIEF-5 (International Index of Erectile Function-5) dengan nilai cronbach alfa sebesar 0.707 dan dengan rentang validitas (R hitung) 0,574 – 0,738 diatas nilai r tabel sedangkan tingkat stres diukur dengan skala DHSS (Daily Hassles and Stress Scale) dengan nilai cronbach alfa sebesar 0.950 dan dengan validitas (R hitung) 0,318 – 0,790 diatas nilai r tabel. Analisis data menggunakan teknik analisis One Way Anova. Hasil uji One way Anova untuk derajad disfungsi ereksi ditinjau dari tingkat stres, diperoleh  F hitung > F tabel (3,579 > 2,769) dengan p-value < 0,05 (0,019<0,05). Hal ini berarti hipotesis alternatif diterima, terdapat perbedaan derajad disfungsi ereksi yang signifikan ditinjau dari tingkat stres pada pria dewasa awal. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya perbedaan rata-rata derajad disfungsi ereksi ditinjau dari tingkat stres. Perbedaan tersebut terlihat nyata pada tingkat stres sangat rendah yang menghasilkan subyek yang mempunyai kemampuan ereksi normal.   Kata kunci : derajad disfungsi ereksi, tingkat stres, pria dewasa awal  
Pengaruh Pelatihan Berpikir Positif Terhadap Peningkatan Konsep Diri Pada Remaja Difabel Di Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Daksa (BBRSBD) Prof. Dr. Soeharso Surakarta Nur Hidayat, Ichsan; Rejeki Andayani, Tri; Nanda Priyatama, Aditya
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH PELATIHAN BERPIKIR POSITIF TERHADAP PENINGKATAN KONSEP DIRI PADA REMAJA DIFABEL DI BBRSBD PROF. DR. SOEHARSO SURAKARTA     The Effect of Positive Thinking Training on The Improvement of Self Concept in Adolescent With Disabilities   Ichsan Nur Hidayat, Tri Rejeki Andayani, Aditya Nanda Priyatama Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret     ABSTRAK   Remaja difabel, sebagaimana remaja lainnya, juga mempunyai tugas perkembangan yang harus diselesaikan. Namun demikian, banyak remaja difabel merasa tidak puas terhadap diri, atau bahkan menolak diri. Kegagalan dalam penerimaan diri ini menuntun pada pembentukan konsep diri negatif. Konsep diri berkaitan erat dengan aspek kognitif, sehingga salah satu intervensi kognitif yang bisa dilakukan adalah dengan pengembangan latihan bepikir positif. Kemampuan berpikir positif dimaksudkan agar difabel mampu memandang dengan lebih positif tentang diri dan lingkungan sehingga menumbuhkan asumsi yang baik pula terhadap dirinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pelatihan Berpikir Positif terhadap peningkatan konsep diri pada remaja difabel di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan design Non-Randomized Pretest-Postest Control Group Design. Subjek penelitian sebanyak 12 orang remaja difabel siswa  BBRSBD Surakarta yang termasuk kategori konsep diri negatif, dengan 6 orang sebagai kelompok kontrol dan 6 orang sebagai kelompok eksperimen. Subjek kelompok eksperimen diberikan pelatihan berpikir positif dengan metode pendekatan eksperiential learning. Pengambilan data dilakukan dengan skala adaptasi TSCS (Tennesse Self Concept Scale) yang mempunyai daya beda item antara 0,339 - 0,770 dan reliabilitas (α) 0.928. Hasil analisis data dengan uji Independent Sample T Test didapatkan nilai t hitung sebesar 2,238 (thitung > ttabel) dan p 0,038 (p< 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan  Pelatihan Berpikir Positif terhadap peningkatan konsep diri pada remaja difabel di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Uji hipotesis dengan uji Paired Sample T Test didapatkan nilai t hitung 3,887 (thitung > ttabel) dan p 0,012 (p < 0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Pelatihan Berpikir Positif efektif dalam meningkatkan konsep diri pada remaja difabel di BBRSBD Prof. Dr. Soeharso Surakarta.   Kata Kunci : Konsep Diri, Pelatihan Berpikir Positif, Remaja Difabel
Pengaruh Terapi Jurnal Terhadappenurunan Tingkat Kecemasan Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa Psikologi UNS Yuliansyah, M. Wildan; Rejeki Andayani, Tri; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Terapi Jurnal terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Mengerjakan Skripsi pada Mahasiswa Psikologi UNS   The Effect of Journal Therapy to Decrease Anxiety Level in Working on Thesis amongThe Students Of Psychology UNS Muhammad Wildan Yuliansyah, Tri Rejeki Andayani, Nugraha Arif Karyanta Program StudiPsikologiFakultasKedokteran UniversitasSebelasMaret ABSTRACT   Skripsi adalah syarat untuk memperoleh gelar kesarjanaan bagi mahasiswa. Kesulitan dan hambatan dalam mengerjakan skripsi membuat mahasiswa mengalami kecemasan ketika mengerjakan tugas akhir tersebut. Salah satu cara untuk mengurangi kecemasan mengerjakan skripsi adalah dengan Terapi Jurnal. Terapi Jurnal membantu menurunkan kecemasan mengerjakan skripsi dengan membebaskan ekspresi, mengidentifikasi kecemasan, restrukturasi kognisi, dan mengembangkan alternatif pemikiran baru yang lebih mendukung proses skripsi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Terapi Jurnal terhadap penurunan tingkat kecemasan mengerjakan skripsi pada mahasiswa Psikologi UNS. Penelitian ini menggunakan desain Randomized Pretest-posttest Control-Group Design dengan subjek penelitian sebanyak 10mahasiswa Psikologi UNS dengan tingkat kecemasan mengerjakan skripsi tinggi terbagi dalam 5 mahasiswa Kelompok Eksperimen (KE) dan 5 mahasiswa Kelompok Kontrol (KK). Kelompok eksperimen dalam penelitian ini diberikan perlakuan berupa Terapi Jurnal selama empat kali pertemuan dengan 90-120 menit setiap pertemuannya. Terapi diberikan oleh satu fasilitator dan satu asisten fasilitator sesuai dengan modul Terapi Jurnal. Modul Terapi Jurnal disusun dari kerangka Terapi Kognitif untuk Kecemasan dan teknik-teknik dalam Terapi Jurnal. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan Skala Kecemasan Mengerjakan Skripsi dengan nilai reliabilitas (α) 0,919. Berdasarkan uji hipotesis dengan uji Independent Sample t-Test didapatkan nilai t hitung sebesar -4,788 < nilai -t tabel -1,860dengan taraf signifikansi 5% (0,05) maka dapatdisimpulkanbahwa Terapi Jurnal berpengaruh terhadap penurunan tingkat kecemasan mengerjakan skripsi pada mahasiswa psikologi UNS. Uji hipotesis denganPaired Sample t-Test didapatkan nilai t hitung sebesar -6,145 <-t tabel -2,132 dengan taraf signifikansi 5% (0,05) uji satu jenjang dan p=0,002 maka dapat disimpulkan bahwa Terapi Jurnal berpengaruh secara signifikan terhadap kecemasan mengerjakan skripsi pada mahasiswa psikologi UNS. Kata Kunci : Kecemasan Mengerjakan Skripsi, Terapi Jurnal
Studi Fenomenologi Mengenai Penyesuaian Diri pada Wanita Bercadar Hasinta Sari, Faricha; Lilik, Salmah; Widya Agustin, Rin
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi Fenomenologi Mengenai Penyesuaian Diri pada Wanita Bercadar     A Phenomenological Studi About The Self Adjustment of The Veiled Women     Faricha Hasinta Sari, Salmah Lilik, Rin Widya Agustin Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penyesuaian diri pada wanita bercadar yang berusia dewasa muda di wilayah Surakarta. Penyesuaian diri merupakan suatu proses bagaimana seorang individu dapat memperoleh suatu keseimbangan dalam menghadapi kebutuhan, tuntutan, frustasi, dan konflik dari dalam diri maupun lingkungan, sehingga tercapai suatu harmoni pada diri sendiri dan lingkungannya. Pada penelitian ini, wanita bercadar merupakan komunitas yang rentan terhadap kondisi penyesuaian karena dihadapkan pada berbagai situasi akibat bercadar, seperti dalam interaksi sosial wanita bercadar kehilangan petunjuk wajah sebagai identitas dan faktor penting dalam komunikasi non verbal, serta tugas perkembangan usia dewasa muda yang penuh dengan pola-pola kehidupan dan harapan sosial yang baru. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan rancangan studi fenomenologi yang diharapkan mampu menggali data dari subjek secara lebih mendalam sehingga mampu menjelaskan situasi yang dialami oleh subjek dalam kehidupan sehari-hari dan tetap selaras dengan konteks dimana gejala itu muncul di dunia. Subjek penelitian ini adalah wanita bercadar berjumlah 3 orang dengan kriteria yaitu berusia dewasa muda dan tidak tinggal di pondok pesantren. Penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan teknik bola salju (snowball sampling). sedangkan metode pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah riwayat hidup, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menggambarkan bahwa setiap subjek memiliki alasan bercadar yang berbeda-beda dan respon masing-masing dalam menyesuaikan diri. Subjek 1 bercadar karena perintah suami, subjek 2 bercadar karena menganggap cadar adalah wajib, dan subjek 3 bercadar karena merasa malu dan risih dilihat wajahnya oleh orang lain. Subjek 1 mengatasi ketidaksiapannya dengan lingkungan baru dengan membentuk sikap menghindar dan mengisi dengan fokus terhadap mimpinya mengembangkan kreativitas anak. Subjek 2 terus berupaya meyakinkan kedua orang tuanya dengan mentaati segala keinginan orang tuanya namun tetap berpegang teguh pada keyakinannya. Ia juga berusaha untuk memiliki usaha mandiri sehingga terbebas dari tuntutan sosial. Sedangkan subjek 3 melakukan interaksi yang wajar dengan teman-temannya baik laki-laki maupun perempuan, mengenakan pakaian yang berwarna-warni, membaur dan aktif dengan lingkungan tempat tinggalnya, serta melakukan self talk sebagai salah satu sarana untuk bangkit dari keterpurukan.   Kata Kunci : Penyesuaian Diri, Wanita Bercadar, Usia Dewasa Muda  
Hubungan antara Moral Judgment Maturitydengan Perilaku Menyontek pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Surakarta Maria Veronikha K, Tri; Yusuf, Munawir; ., Machmuroch
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Moral Judgment Maturitydengan Perilaku Menyontek pada Siswa Kelas X SMA Negeri 8 Surakarta     The Relationship between Moral Judgment Maturitywith Academic Dishonesty Behavior of Class X in SMA Negeri 8 Surakarta     Tri Maria Veronikha K, Munawir Yusuf, Machmuroch Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebelasMaret       ABSTRAK   Kecurangan dalam dunia pendidikan dengan cara menyontek sering kali dilakukan oleh siswa ketika mengerjakan tugas-tugas di sekolah baik tugas harian maupun ujian. Perilaku menyontek berkaitan dengan aspek moral karena dianggap sebagai perbuatan yang mengarah pada indikasi ketidakjujuran.Kematangan pertimbangan moral (moral judgment maturity) merupakan bagian dari perkembangan individu yang harus dioptimalkan.Moral judgment maturity yang optimal akan membuat individu mampu mengambil keputusan-keputusan moral yang memperhatikan kepentingan orang-orang lain secara luas dan terhindar dari suatu keputusan moral berwawasan sernpit yang dapat merugikan diri mereka sendiri dan orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  hubungan antara moral judgment maturity dengan perilaku menyontek pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara moral judgment maturity dengan perilaku menyontek pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta dengan sampel penelitian berjumlah 100 siswa yang diambil dengan teknik cluster random sampling.Pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu skala perilaku menyontek dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,900 dan skala Sociomoral Reflection Measure—Short Form(SRM-SF) dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,656. Teknik analisis data menggunakan  analisis korelasi product moment, dengan bantuan komputer program SPSS for Windows release versi 20.0. Berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai koefisien korelasi (r) sebesar -0,245; p = 0,014 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan ada hubungan yang negatif yang signifikan antara moral judgment maturity dengan perilaku menyontek pada siswa kelas X SMA Negeri 8 Surakarta. Peranan atau sumbangan efektif moral judgment maturity dengan perilaku menyontek = 6%,  ditunjukkan oleh nilai Rsquare =0,060. Subjek dalam penelitian ini pada umumnya memiliki tingkat moral judgment maturity yang tinggi ditunjukkan oleh persentase sebesar 86%, dan mempunyai tingkat perilaku menyontek yang sedang ditunjukkan dengan persentase sebesar 79%.   Kata kunci:moral judgment maturity, perilaku menyontek
Hubungan antara Kecerdasan Adversitas dan Efikasi Diri dengan Keaktifan dalam Organisasi Kemahasiswaan di Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Budi Setiawan, Arif; Hardjajani, Tuti; ., Hardjono
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan antara Kecerdasan Adversitas dan Efikasi Diri dengan Keaktifan dalam Organisasi Kemahasiswaan di Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret     Relationship between Adversity Intelligence and Self Efficacy with Activeness in College Organizations in Department of Psychology Faculty of Medicine Sebelas Maret University     Arif Budi Setiawan, Tuti Hardjajani , Hardjono Program Studi Psikologi FakultasKedokteran UniversitasSebalasMaret       ABSTRAK   Mahasiswa sekarang memiliki tugas untuk tanggap akan isu sosial, selain belajar memperdalam ilmu yang ditekuni. Pelaksanaan tugas mahasiswa tersebut bisa dioptimalkan melalui kegiatan organisasi kemahasiswaan.Untuk berkecimpung di dunia organisasi dan perkuliahan secara bersamaan diperlukan suatu kemampuan menghadapi tantangan dan keyakinan diri dalam menghadapi tugas-tugas yang harus dipertanggungjawabkan.Hal tersebut berkaitan dengan kecerdasan adversitas dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan.Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta yang sedang aktif dalam organisasi kemahasiswaan, baik intra maupun ekstra kampus dengan menggunakan teknik incidental quota sampling. Alat pengumpul data yang digunakan adalah skala kecerdasan adversitas, skala efikasi diri , dan skala keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi ganda. Hasil perhitungan menggunakan analisis regresi ganda menunjukkan korelasi  adalah 0,442 dan p<0,01. Hal tersebut menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara kecerdasan adversitas dengan keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan. Korelasi  adalah 0,556 dan p<0,01. Hal tersebut memiliki arti bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dengan keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan. Sedangkan nilai korelasi y12 = 0,556 dan Fregresi 8,268 dengan p < 0,01 menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecerdasan adversitas dan efikasi diri dengan keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan. Sumbangan efektif kecerdasan adversitasdan efikasi diridengan keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan dilihat dari koefisien determinan () sebesar 0,309 atau 30,9% yang berarti terdapat 69,1% faktor lain yang mempengaruhi keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan selain kecerdasan adversitas dan efikasi diri.   Kata kunci: kecerdasan adversitas, efikasi diri, keaktifan dalam organisasi kemahasiswaan
Hubungan Antara Optimisme Dengan Adversity Quotient Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Uns Yang Mengerjakan Skripsi Bekti Utami, Isiya; ., Hardjono; Arif Karyanta, Nugraha
Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hubungan Antara Optimisme Dengan Adversity Quotient Pada Mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Uns Yang Mengerjakan Skripsi   Relationship Between Optimism With Adversity Quotient In Students Of Psychology Medical Faculty Sebelas Maret University Who Doing Mini Thesis   Isiya Bekti Utami, Hardjono, Nugraha Arif Karyanta Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran Universitas Sebalas Maret       ABSTRAK   Skripsi merupakan tugas akhir yang harus diselesaikan mahasiswa untuk memperoleh gelar kesarjanaan. Kesulitan dan hambatan dalam proses mengerjakan skripsi menimbulkan respon yang beragam di kalangan mahasiswa seperti menunda, berhenti  atau melakukan tindakan menyimpang. Akan tetapi, masih ada mahasiswa yang terus bertahan dengan mengatasi kesulitan dan hambatan tersebut hingga skripsi terselesaikan karena memiliki adversity quotient. Salah satu faktor yang mempengaruhi adversity quotient seseorang adalah keyakinan yang kuat dalam diri seseorang. Salah satu bentuk dari keyakinan adalah optimisme. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang signifikan antara optimisme dengan adversity quotient pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan incidental purposive sampling. Adapun kriteria sampel dalam penelitian adalah: Mahasiswa Psikologi FK UNS, sedang mengerjakan skripsi, telah melakukan bimbingan, dan belum menjalani ujian skripsi. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas dua skala psikologi, yaitu skala optimisme dan skala adversity quotient. Metode analisis yang digunakan adalah korelasi product moment Pearson. Hasil perhitungan korelasi product moment Pearson memperlihatkan nilai koefisien korelasi (r) = 0,833, dan p< 0,05. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara optimisme dan adversity quotient pada mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran UNS yang mengerjakan skripsi.   Kata Kunci : optimisme, adversity quotient, mahasiswa, skripsi

Page 5 of 21 | Total Record : 203


Filter by Year

2012 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 1 Jun (2021): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 5, No 1 Jun (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 4 Mar (2016): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 4, No 3 Des (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 2 Sep (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 4, No 1 Jun (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 4 Mar (2015): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 3 Des (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 2 Sep (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 3, No 1 Jun (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 5 Mar (2014): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 4 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 3 Des (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 4 (2013): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 3 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi CandraJiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa More Issue