cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Ketahanan Nasional
ISSN : 08539340     EISSN : 25279688     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "vol 32, no 2 (2026)" : 7 Documents clear
Potensi Wilayah Kabupaten Lamandau sebagai Sentra Peternakan Sapi Bali untuk Ketahanan Pangan Tirto Leksono
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.117153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi wilayah Kabupaten Lamandau, Provinsi Kalimantan Tengah, dalam pengembangan sapi bali sebagai komoditas strategis pendukung Ketahanan pangan daerah, regional, dan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah terakreditasi nasional, laporan Badan Pusat Statistik, Kementerian Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, serta berbagai publikasi resmi lainnya. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengkaji potensi agroklimat, sumber daya pakan, lahan, dan kontribusi sapi bali terhadap Ketahanan pangan. Peneliti menemukan Kabupaten Lamandau memiliki potensi agroklimat yang cocok untuk mengembangbiakkan sapi bali berdasarkan faktor suhu rata‑rata 25‑32 °C, curah hujan tinggi, dan air melimpah. Potensi sumber daya pakan datang dari hijauan alami, rumput budidaya, dan limbah pertanian serta perkebunan. Luas lahan pertanian dan perkebunan masih terbuka, memberi daya dukung besar bagi usaha peternakan sapi bali. Pengembangan sapi bali di Kabupaten Lamandau menambah ketersediaan daging sapi lokal. Pengembangan sapi bali memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Tengah dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kabupaten Lamandau merupakan wilayah yang potensial untuk pengembangan sapi bali berbasis sumber daya lokal. Penguatan subsektor peternakan sapi bali di daerah ini dapat menjadi strategi penting dalam mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan di tingkat daerah, regional, dan nasional.
IIntelijen Strategis dan Ketahanan Energi: Studi Kasus Kebijakan Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak Tahun 2022 Parlindungan Rumahorbo; Muhammad Luthfi; Henny Saptatia; Ibrahim Kholilul Rohman; Juniarta Juniarta
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.117531

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan produk intelijen ke dalam perumusan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tahun 2022, khususnya dalam mengidentifikasi ancaman dari kebijakan tersebut dengan menggunakan kerangka teori Intelligence–Policy Gap. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik pattern matching dan process tracing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis intelijen telah menghasilkan early warning mengenai ancaman ekonomi, keamanan, dan politik sebelum kebijakan ditetapkan. Namun, hasil analisis tersebut tidak dimanfaatkan secara optimal dalam proses perumusan kebijakan sehingga menimbulkan intelligence–policy gap. Kesenjangan ini dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu dominasi orientasi fiskal yang menyebabkan keterputusan institusional, perbedaan persepsi terhadap ancaman, dan seleksi informasi berdasarkan preferensi pembuat kebijakan. Melalui rekonstruksi proses produksi, diseminasi, dan pemanfaatan produk intelijen pada kebijakan ekonomi strategis, penelitian ini memberikan kebaruan dalam studi intelijen di Indonesia yang selama ini didominasi oleh isu keamanan. .
Pendekatan Multivariat Berbasis Principal Component Analysis (PCA) dalam Perspektif Ketahanan Pangan Daerah di Kalimantan Barat Maherawati Maherawati; Lucky Hartanti; Surachmad Darusman; Manto Manto; Anita Anita
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.117558

Abstract

Ketahanan pangan daerah merupakan isu strategis karena kerentanannya sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, infrastruktur, kesehatan, dan kualitas sumber daya manusia yang berbeda antarwilayah. Kalimantan Barat sebagai provinsi terbesar ketiga di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan social dan ekonomi yang berpotensi menghambat pencapaian ketahanan pangan masyarakat di Kalimantan Barat berdasarkan data Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) tahun 2020-2023 menggunakan pendekatan indeks komposit multidimensional berbasis Principal Component Analysis (PCA). Analisis dilakukan terhadap berbagai indicator ketahanan pangan untuk mereduksi dimensi data dan mengidentifikasi faktor dominan yang menjelaskan keragaman kondisi ketahanan pangan anntarwilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satu faktor utama terbentuk dengan proporsi keragaman yang dominan, yaitu faktor kondisi social dan Kesehatan masyarakat. Faktor ini tersusun atas lima variable utama, yaitu rumah tangga tanpa akses listrik (X4), lama sekolah perempuan di atas 15 tahun (X5), rumah tangga tanpa air bersih (X6), rasio tenaga kesehatan (X7), dan balita stunting (X8). Rumah tangga tanpa akses Listrik, rumah tangga tanpa akses air bersih, dan prevalensi balita stunting memiliki kontribusi negative terhadap ketahanan pangan karena berkaitan dengan rendahnya akses terhadap kebutuhan dasar, meningkatnya kerentanan Kesehatan, dan menurunnya kualitas sumber daya manusia. Sebaliknya, Pendidikan perempuan yang lebih tinggi dan rasio tenaga Kesehatan yang lebih baik berkontribusi positif melalui peningkatan kapasitas rumah tangga dalam mengakses, memanfaatkan, dan mempertahankan kualitas pangan. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan ketahanan pangan di Kalimantan Barat memerlukan pendekatan lintas sektor yang mengintegrasikan pembangnunan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pendidikan perempuan, perluasan layanan kesehatan, dan percepatan penangangan stunting sebagai prioritas kejakan pembangunan daerah.
Digitalisasi Monitoring Energi sebagai Infrastruktur Informasi Ketahanan Energi Tingkat Fasilitas: Prototipe Sistem Monitoring Daya Listrik Tiga Fasa Berbasis PLC dan IoT di PEM Akamigas, Cepu Puji anto
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.117602

Abstract

Ketahanan energi pada tingkat wilayah bertumpu pada kemampuan fasilitas-fasilitas di dalamnya untuk mengenali kondisi energinya sendiri, namun pemantauan pada banyak fasilitas masih bergantung pada pemeriksaan panel secara berkala sehingga perubahan kondisi sering baru diketahui setelah berkembang menjadi gangguan. Penelitian ini memosisikan digitalisasi monitoring energi sebagai infrastruktur informasi ketahanan energi tingkat fasilitas dan menguji kelayakannya melalui prototipe sistem monitoring daya listrik tiga fasa berbasis Programmable Logic Controller (PLC) dan Internet of Things (IoT) di Laboratorium Energi PEM Akamigas, Cepu, Kabupaten Blora. Kelayakan tersebut dinilai melalui tiga kapasitas informasi, yaitu keandalan informasi, keterbacaan kondisi untuk deteksi dini, dan keterbandingan informasi sebagai kondisi acuan. Hasil pengujian menunjukkan sistem menyediakan informasi yang cukup dapat dipercaya, dengan rata-rata penyimpangan pengukuran 1,32% terhadap instrumen referensi pada lima parameter. Sistem juga menampakkan ketidakmerataan pembebanan yang tidak terbaca melalui pembacaan daya total, yakni konsentrasi 54,3% daya aktif pada satu fasa, serta merekam kondisi faktor daya, frekuensi, dan tegangan yang seluruhnya berada dalam batas standar operasi sehingga dapat dijadikan acuan pembanding antarperiode. Ketiga kapasitas tersebut merupakan prasyarat, bukan jaminan dimana manfaatnya bergantung pada kesiapan operator, prosedur kerja, dan kewenangan pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penurunan kerentanan energi dapat dimulai dari penguatan kapasitas informasi tingkat fasilitas, dan bahwa kontribusinya bagi ketahanan wilayah mensyaratkan standardisasi data, keamanan informasi, serta koordinasi kelembagaan antarfasilitas.
Aplikasi Katalog Gatra Sebagai Media Penguatan Bela Negara Generasi Muda di Wilayah Perbatasan Indonesia-Timor Leste Makarius Erwin Bria
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.117981

Abstract

Wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste memiliki karakteristik sosial budaya dan dinamika kewarganegaraan yang khas sehingga memerlukan media pembelajaran bela negara yang kontekstual bagi generasi muda. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengembangan prototipe Aplikasi Katalog Gatra (Good Attitude to Responsibility and Actualization) berbasis marker-based augmented reality (AR) serta menganalisis integrasi budaya lokal sebagai sumber pemaknaan nilai kewarganegaraan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, desain, dan pengembangan. Analisis kebutuhan dilakukan melalui kuesioner terhadap 218 mahasiswa berusia 18–25 tahun yang dipilih secara purposif dari tiga perguruan tinggi di Kota Kupang, Kabupaten Belu, dan Kabupaten Timor Tengah Utara serta didukung wawancara dengan dosen. Tahap desain mencakup penyusunan arsitektur aplikasi, antarmuka, navigasi, skenario interaksi berbasis marker, dan integrasi materi bela negara, ketahanan digital, serta budaya lokal. Tahap pengembangan menghasilkan prototipe aplikasi Android yang memadukan visualisasi 3D, animasi, narasi, komik, video, kuis, dan elemen AR. Hasil analisis menunjukkan bahwa 123 responden (56,42%) memiliki tingkat pemahaman AR pada kategori tinggi, 86 responden (39,45%) pada kategori sedang, dan 9 responden (4,13%) pada kategori rendah. Distribusi tersebut menunjukkan kesiapan awal pengguna yang beragam sehingga desain aplikasi memerlukan orientasi penggunaan, petunjuk pemindaian, dan alur interaksi yang sederhana. Prototipe yang dihasilkan merepresentasikan Kain Tenun Timor, Puah Manus, dan Tarian Likurai sebagai objek 3D dan referensi budaya yang secara konseptual menghubungkan identitas lokal dengan patriotisme, tanggung jawab, dan
Peran Aktor dan Transisi Energi Berkeadilan dalam Mewujudkan Ketahanan Energi di Nusa Tenggara Timur Hidayat Chusnul Chotimah; Puguh Toko Arisanto; Tiffany Setyo Pratiwi; Ayu Maruti; Heri Purwanto
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.119009

Abstract

Transisi energi yang berkeadilan di Indonesia menghadapi tantangan serius akibat ketimpangan peran dan tanggung jawab antar aktor, khususnya di wilayah kepulauan seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memiliki potensi energi terbarukan besar namun indeks kesiapan transisi energi  yang rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis konfigurasi peran aktor dan dampaknya terhadap keadilan energi serta ketahanan energi di NTT. Melalui pendekatan desain penelitian kualitatif-deskriptif, penelitian ini menggunakan kerangka role-based responsibility dari Kortetmäki & Huttunen sebagai alat analisis untuk memetakan distribusi power, privilege, dan interest antar aktor. Pengumpulan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, FGD, dan studi dokumen kebijakan serta laporan lembaga terkait. Temuan menunjukkan bahwa dominasi aktor global dan nasional menciptakan fragmentasi vertikal dan horizontal yang memperlebar kesenjangan distribusi manfaat dan beban transisi, sehingga memicu ketidakadilan prosedural dan distributif. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah pengayaan literatur transisi energi di tingkat subnasional melalui integrasi analisis kekuasaan aktor dengan konsep keamanan nasional. Kebaruan penelitian terletak pada identifikasi mekanisme kausal bagaimana ketimpangan peran aktor dalam transisi energi menghasilkan kerentanan sosial yang mengancam ketahanan nasional di kawasan perbatasan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan implikasi kebijakan yang menuntut koordinasi regulasi yang mengikat secara vertikal-horizontal serta penguatan partisipasi masyarakat sebagai prasyarat transisi yang adil dan aman secara nasional
Covert Influence Operations dan Strategi Intelijen Antisipatif: Analisis Pola Advokasi Uyghur Transnasional di Indonesia Alif Asy'ari; Pujo Widodo; Fauzia Gustarina Cempaka Timur
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 32, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.119304

Abstract

Kompetisi keamanan kontemporer semakin bergeser ke ruang di bawah ambang konflik bersenjata. Masyarakat sipil dan lingkungan informasi menjadi arena utama bagi operasi pengaruh strategis. Selama periode 2023 hingga 2025, Center for Uyghur Studies (CUS) menyelenggarakan berbagai kegiatan advokasi terkait isu Uyghur di lima kota di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah pola advokasi tersebut dapat dipahami sebagai instrumen covert influence dalam konteks Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus dan perspektif open-source intelligence (OSINT). Data dikumpulkan dari berbagai sumber terbuka yang telah diverifikasi, diuji akurasinya melalui triangulasi sumber, verifikasi terhadap sumber primer, konsistensi temporal, dan traceability, kemudian dianalisis menggunakan kombinasi pattern analysis, narrative analysis, network mapping, dan funding chain tracing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas advokasi tersebut beroperasi pada spektrum antara aktivitas terbuka dan covert influence, dengan keterkaitan CUS, World Uyghur Congress (WUC), dan National Endowment for Democracy (NED) yang tidak sepenuhnya transparan bagi audiens lokal. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengembangkan Covert Influence Detection Framework (CIDF) sebagai kerangka analitis berbasis OSINT untuk mendeteksi pola covert influence melalui sumber terbuka, serta merumuskan enam strategi antisipatif guna memperkuat kapasitas deteksi dini tanpa membatasi ruang sipil.

Page 1 of 1 | Total Record : 7


Filter by Year

2026 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 32, No 2 (2026) Vol 32, No 1 (2026) Vol 31, No 3 (2025) Vol 31, No 2 (2025) Vol 31, No 1 (2025) Vol 30, No 3 (2024) Vol 30, No 2 (2024) Vol 30, No 1 (2024) Vol 29, No 3 (2023) Vol 29, No 2 (2023) Vol 29, No 1 (2023) Vol 28, No 3 (2022) Vol 28, No 2 (2022) Vol 28, No 1 (2022) Vol 27, No 3 (2021) Vol 27, No 2 (2021) Vol 27, No 1 (2021) Vol 26, No 3 (2020) Vol 26, No 2 (2020) Vol 26, No 1 (2020) Vol 25, No 3 (2019) Vol 25, No 2 (2019) Vol 25, No 1 (2019) Vol 24, No 3 (2018) Vol 24, No 2 (2018) Vol 24, No 1 (2018) Vol 23, No 3 (2017) Vol 23, No 2 (2017) Vol 23, No 1 (2017) Vol 22, No 3 (2016) Vol 22, No 2 (2016) Vol 22, No 1 (2016) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 3 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 2 (2015) Vol 21, No 1 (2015) Vol 21, No 1 (2015) VOL. XXI, NO. 1 APRIL 2015 Vol 20, No 3 (2014) Vol 20, No 2 (2014) Vol 20, No 1 (2014) Vol. XX, No. 3, Desember 2014 VOL. XX, NO. 2, AGUSTUS 2014 VOL. XX, NO. 1, APRIL 2014 Vol 19, No 3 (2013) Vol 19, No 2 (2013) Vol 19, No 1 (2013) VOL. XIX, NO. 3, DESEMBER 2013 VOL. XIX, NO. 2, AGUSTUS 2013 VOL. XIX, NO. 1, APRIL 2013 Vol 17, No 3 (2012) Vol 17, No 2 (2012) Vol 17, No 1 (2012) Vol 16, No 3 (2011) Vol 16, No 2 (2011) Vol 16, No 1 (2011) Vol 15, No 3 (2010) Vol 15, No 2 (2010) Vol 15, No 1 (2010) Vol 14, No 3 (2009) Vol 14, No 2 (2009) Vol 14, No 1 (2009) Vol 13, No 3 (2008) Vol 13, No 2 (2008) Vol 13, No 1 (2008) Vol 12, No 3 (2007) Vol 12, No 2 (2007) Vol 12, No 1 (2007) Vol 11, No 3 (2006) Vol 11, No 2 (2006) Vol 11, No 1 (2006) Vol 10, No 3 (2005) Vol 10, No 2 (2005) Vol 10, No 1 (2005) Vol 9, No 3 (2004) Vol 9, No 2 (2004) Vol 9, No 1 (2004) Vol 8, No 3 (2003) Vol 8, No 2 (2003) Vol 8, No 1 (2003) Vol 7, No 3 (2002) Vol 7, No 2 (2002) Vol 7, No 1 (2002) Vol 6, No 3 (2001) Vol 6, No 2 (2001) Vol 6, No 1 (2001) Vol 5, No 3 (2000) Vol 5, No 2 (2000) Vol 5, No 1 (2000) Vol 4, No 3 (1999) Vol 4, No 2 (1999) Vol 4, No 1 (1999) Vol 3, No 3 (1998) Vol 3, No 2 (1998) Vol 3, No 1 (1998) Vol 2, No 3 (1997) Vol 2, No 2 (1997) Vol 2, No 1 (1997) Vol 1, No 1 (1996) More Issue