cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024" : 16 Documents clear
Edukasi Buku Saku Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Untuk Mencegah Keluhan Mata Fotokeratitis Pada Pekerja Pengelasan Aldiansyah, Mahrus; Ardyanto, Denny; Ernawati, Meirina
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12227

Abstract

Pekerja las terpapar radiasi ultraviolet yang berisiko menyebabkan fotokeratitis. Tingkat pengetahuan yang baik pada pekerja merupakan aspek yang penting untuk mengurangi risiko tersebut. Edukasi buku saku dilakukan agar dapat memberikan pemahaman pekerja mengenai bahaya dan upaya pencegahan fotokeratitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak edukasi buku saku sebagai upaya peningkatan pengetahuan pekerja dalam mencegah terjadinya fotokeratitis. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. Responden yang terlibat adalah seluruh 45 pekerja pengelasan yang ada di perusahaan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) setelah pekerja mendapatkan edukasi buku saku tersebut. Data hasil tes awal dan tes akhir pada pekerja dibandingkan persentasenya untuk mengetahui rata-rata tingkat pengetahuan pekerja. Rata-rata tingkat pengetahuan seluruh pekerja memperoleh nilai tes awal sebesar 65 dan nilai tes akhir 80. Tingkat pengetahuan pekerja merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dalam upaya pencegahan kejadian fotokeratitis. Pekerja yang mengetahui bahaya dan risiko serta pentingnya menggunakan pelindung mata saat melakukan pengelasan cenderung tidak merasakan adanya keluhan mata fotokeratitis.
Kartu Menuju Gigi Sehat Sebagai Upaya Pencegahan Karies Balita Posyandu Wilayah Banyumanik Semarang Subekti, Ani; Salikun, Salikun; Musthofa, Fikril; Fakhriyatin, Kiat Irma
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12324

Abstract

Kartu Menuju Gigi Sehat (KMGS) merupakan suatu kartu untuk mencatat pertumbuhan dan perkembangan gigi geligi anak serta resiko karies gigi. Kartu ini merupakan suatu kartu yang dirancang untuk dapat diisi dengan mudah oleh kader kesehatan gigi secara sederhana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) ini bertujuan memantau kesehatan gigi pada balita posyandu dalam pencegahan karies sejak dini di wilayah Kecamatan Banyumanik Semarang. Metode pengabmas meliputi sosialisasi kepada kader posyandu dan pemantauan kesehatan gigi pada balita posyandu. Adapun kegiatan sosialisasi yaitu tentang kesehatan gigi kepada para Kader Posyandu dan Kartu Menuju Gigi Sehat (KMGS). Pengabmas ini diikuti oleh 33 kader posyandu Gedawang Kecamatan Banyumanik dan 205 balita. Pemantuan kesehatan gigi balita dilakukan secara berkala oleh kader. Kader Posyandu dapat menilai faktor risiko karies gigi secara dini pada gigi susu anak usia balita. Hasil pengabmas dapat diketahui bahwa tingkat pengetahuan kader posyandu Gedawang tentang kesehatan gigi mempunyai kriteria baik sebesar 88%. Data risiko karies pada 205 anak balita posyandu Gedawang  adalah tinggi sebesar 8,8% dan 71,2% termasuk rendah. Skor rata-rata deft sebesar 1,55. Kesimpulan pengabmas adalah penggunaan KMGS secara rutin diharapkan akan membantu terbentuknya perilaku kesehatan gigi yang positif sebagai upaya pencegahan penyakit gigi dan mulut pada balita posyandu.
Pendampingan Deteksi Kegawatan Diabetes Melitus Dan Neuropati Diabetes Pada Kelompok Prolanis Minarti, Minarti -; Wat, Rini Ambar; Adinata, Achmad Arfan; Miadi, Miadi; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11848

Abstract

Perawatan diri pada penyandang diabetes 95% tergantung dari individu sendiri, namun juga memerlukan dukungan dari keluarga dan program pemerintah. Deteksi kegawatan pada diabetes dan neuropati diabetes merupakan bagian dari kegiatan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan kelompok prolanis tentang kegawatan diabetes melitus dan neuropati diabetes, serta keterampilan melakukan deteksi kegawatan diabetes melitus dan neuropati diabetes. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah edukasi yang difokuskan pada deteksi kegawatan diabetes dan keterampilan mengidentifikasi risiko neuropati diabetes. Hasil keterampilan wawancara secara berpasangan didapatkan hasil bahwa seluruh penyandang diabetes (60 orang), menyatakan kulit kering dan pecah-pecah, sebagian besar merasa mudah lelah, merasa kaki mati rasa, kaki kurang peka dan kram. Hasil pemeriksaan lanjutan menggunakan monofilament test untuk mengidentifikasi risiko neuropati, dengan hasil risiko rendah sebanyak 41 orang dan risiko tinggi sebanyak 19 orang. Tindaklanjut dari tenaga kesehatan adalah melaksanakan edukasi kepada kelompok prolanis secara berkelanjutan, sedangkan bagi penyandang diabetes tetap melakukan pemantauan secara mandiri, mengindentifikasi tanda dan gejala yang muncul sehingga tidak terjadi keterlambatan penanganan.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kelurahan Sampangan Kota Semarang Melalui Edukasi Ecoenzym Skala Rumah Tangga Wahyuningsih, Nur Endah; Suhartono, Suhartono; Joko, Tri; Budiyono, Budiyono; Astorina, Nikie; Nabiha, Puteri Inandin
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12229

Abstract

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Identifikasi, Penentuan Prioritas Dan Penyusunan Upaya Perbaikan Permasalahan Kesehatan Lingkungan Nuryanto, Nuryanto; Widiyanto, Teguh; Lagiono, Lagiono; Bahri, Bahri
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.10590

Abstract

Beberapa permasalahan kesehatan lingkungan dapat menjadi potensi penularan penyakit, namun tidak dapat dilakukan intervensi secara keseluruhan, mengingat keterbatasan sumber daya. Sehubungan dengan hal tersebut, maka identifikasi dan penentuan prioritas dapat dilakukan sebagai langkah awal dalam penyelesaian permasalahan kesehatan lingkungan. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan dalam mengidentifikasi, menentukan prioritas dan menyusun upaya perbaikan permasalahan kesehatan lingkungan dalam rangka pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Metode dan Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan sebanyak 32 orang dengan Kegiatan dilaksanakan melalui koordinasi, sosialisasi, pendampingan (identifikasi, penentuan prioritas dan penyusunan upaya perbaikan) serta evaluasi. Analisis data menggunakan uji t-test dependent untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan kader kesehatan sebelum dan sesudah kegiatan pemberdayaan masyarakat. Hasil Identifikasi dan penentuan prioritas masalah kesehatan lingkungan di Desa Karangmangu ditemukan 5 besar permasalahan kesehatan lingkungan prioritas yang perlu dilakukan perbaikan antara lain sampah rumah tangga belum dilakukan pengolahan, terdapat rumah tangga yang belum mengakses sarana sanitasi dasar, rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), terdapat rumah tangga yang Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan kurangnya kesadaran dalam pemberantasan sarang nyamuk. Perlu adanya upaya perbaikan terhadap 5 prioritas masalah kesehatan lingkungan secara berkelanjutan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di Desa Karangmangu.
Edukasi Gizi Seimbang dan Screening Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular pada Lansia Binaan Poltekkes Kemenkes Semarang Widiyati, Sri; Nabiha, Putri Inandin; Hasna’ Atifa, Shinta Dian
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12326

Abstract

Lansia rentan terhadap Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung, sehingga edukasi gizi seimbang sangat penting untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai kebutuhan nutrisi yang tepat. Program edukasi yang terintegrasi dengan screening ini bertujuan agar lansia dapat mengadopsi pola makan sehat dan mengenali tanda-tanda awal PTM. Tujuannya adalah meningkatkan pengetahuan, deteksi dini risiko, kualitas hidup, dan perubahan perilaku dalam menjaga kesehatan di usia lanjut. Metode yang digunakan dengan edukasi kesehatan pada lansia dengan metode ceramah dan pemeriksaan status gizi dan pemeriksaan kesehatan  kadar gula darah, kolesterol dan asam urat. Dokumentasi kegiatan berupa video dan foto kegiatan. Hasil Sebagian besar lansia yang mengikuti kegiatan adalah perempuan, dan 58.3 % IMT lansia tergolong obesitas. Mayoritas hasil pengukuran gula darah dan asam urat menunjukkan kategori normal dengan persentase masing-masing 62.1% dan 54.4%, sedangkan pengukuran kolesterol menunjukkan persentase tertinggi pada kategori "tidak melakukan pengukuran" sebesar 35.9%. Selain itu, terdapat persentase yang signifikan untuk kategori "tidak melakukan pengukuran" pada gula darah dan asam urat, masing-masing sebesar 20.4%. Kesimpulan Mayoritas lansia dalam keadaan sehat atau IMT normal dari semua pemeriksaan darah sewaktu dan pemeriksaan fisik yang telah dilakukan.
Aplikasi Integrative Empowerment Keluarga Berbasis E-Monitoring Roled Based Expert System Dalam Pencegahan Relapse Pada Skizofrenia Iswanti, Dwi Indah; Mendrofa, Fery Agusman Motuho; Huda, Khairul; Mujahidah, Sa'adah; Sawab, Sawab
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.11851

Abstract

E-monitoring integrative empowerment berbasis roled based expert system yang dapat diakses kapan saja dan dimanapun berada menghadirkan Perawat jiwa belum terbentuk untuk membantu keluarga merawat dan mencegah relapse skizofrenia ketika dirumah. Pemberdayaan kemitraan masyarakat ini bertujuan untuk membentuk dan melihat efektifitas dari e-monitoring integrative empowerment berbasis roled based expert system. Evaluasi pemberdayaan kemitraan masyarakat dilakukan dengan desain pra-experimental pada 30 keluarga yang merawat skizofrenia. Kuesioner digunakan untuk mengukur kemampuan keluarga merawat dan mencegah relapse. Analisis data dengan uji Wilcoxon. Hasil: Ada efektifitas e-monitoring integrative empowerment berbasis roled based expert system terhadap kemampuan keluarga merawat dan mencegah relapse (p-value=0,0000,05). Perawat jiwa dan kader dilatih untuk dapat mensosialiasasikan dan memantau dari program aplikasi system ini sehingga dapat digunakan oleh keluarga yang merawat skizofrenia.
Pengaruh Penggunaan Video Animasi Dalam Deteksi Dini Stunting Pada Ibu Batita Sumarni, Sri; Octaviani, Dhita Aulia; Widiastuti, Dhias; Amartha, Tecky Afifah Santy
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12293

Abstract

Stunting mencerminkan kekurangan gizi kronis yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi dalam waktu lama. Angka kejadian stunting di Kota Semarang masih tinggi, Keterlambatan dalam mendeteksi dini penyimpangan tumbuh kembang balita dapat meningkatkan resiko kejadian stunting. Video animasi salah satu metode yang dikembangkan dengan menyesuaikan sasaran dan kebutuhan. Tujuan meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku khususnya orang tua balita untuk bisa mendeteksi dini penyimpangan tumbuh kembang sebagai upaya pencegahan stunting. Metode pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan observasi langsung dengan sasaran peningkatan pengetahuan ibu batita tentang deteksi dini stunting dengan pelaksanaan kegiatan selama 3 bulan. Hasil pada pengabdian kepada masyarakat berupa 63 sasaran ibu batita dan kader Kesehatan. Terdapat perbedaan pengetahuan ibu batita sebelum dan sesudah dilakukan pendampingan dengan nilai p value 0,001. Peningkatan rata rata pengetahuan ibu batika meningkat dari 8,82 pada saat pretes menjadi 13.94 pada saat posttest. Kesimpulan penggunaan video animasi meningkatan pengetahuan ibu batita dalam deteksi dini stunting di wilayah Pudakpayung, Banyumanik, Semarang. Harapannya akan terbentuk kelompok Masyarakat yang teredukasi tentang stunting atau Masyarakat sadar stunting
Pengolahan Daun Kelor Peningkat Produksi Asi Pada Ibu Menyusui Di Pudakpayung Umaroh, Umaroh; Musdalifah, Ulfah; Setianingsih, Agustin; Khobibah, Khobibah
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.10885

Abstract

Kelurahan Pudakpayung, kota Semarang, memiliki potensi ekonomi dan kesehatan yang perlu dikembangkan. Fokus pada RW 7 sebagai kampung tematik jajan pasar, masyarakatnya memiliki kekreatifan tinggi dan dapat membudidayakan tanaman kelor. Namun, dibutuhkan bimbingan untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Pengabmas bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Pudakpayung dalam pengolahan daun kelor, dengan fokus pada pengembangan teh daun kelor. Tujuan spesifik mencakup peningkatan pengetahuan, keterampilan, promosi, dan pemberian the daun kelor kepada ibu menyususi untuk meningkatkan berat badan bayi. Kegiatan dilaksanakan melalui ceramah, pelatihan praktik, demonstrasi, dan diskusi. Evaluasi dilakukan dengan memberikan produk teh daun kelor kepada ibu menyusui, dengan penilaian berat badan bayi sebelum dan setelah perlakuan. Pengabdian ini berhasil meningkatkan rata-rata berat badan anak dari 9,88 menjadi 10,51 setelah ibu mengkonsumsi teh daun kelor. Analisis statistik menggunakan uji paired t-test menunjukkan signifikansi sebesar 0,0001 0,05, mengindikasikan perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Nilai Std. Deviation juga menunjukkan konsistensi hasil. Kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa konsumsi teh daun kelor dapat meningkatkan berat badan balita. Masyarakat Pudakpayung semakin memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan teh daun kelor. Dengan demikian, pengembangan potensi ekonomi dan kesehatan di kelurahan ini dapat terus ditingkatkan.
Penerapan Afirmasi Positif dan Hipnotis 5 Jari Pada Gangguan Psikososial Kecemasan Lansia Windiarti, Sri Endang; Windiyanto, Budi; -, Budiati
Jurnal LINK Vol 20, No 2 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i2.12340

Abstract

Memelihara kesehatan mental orang yang lebih tua sangat penting. Risiko gangguan psikologis seperti demensia dan gangguan tidur meningkat dengan bertambahnya usia. Program ini menekankan pencegahan dini dengan memberikan pelatihan praktis untuk mengurangi kecemasan pada orang tua. Metode pengabdian dilakukan pada 52 orang tua di wilayah kelurahan pedalangan, Banyumanik, Semarang, . Afirmasi positif dan hipnotis 5 jari dilatih melalui kegiatan posyandu lansia pengabdi. Dimulai dengan pemeriksaan kesehatan, termasuk pengukuran tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol, serta senam lansia. Hasil pengabdian ini meliputi hasil pemeriksaan dan evaluasi setelah pelatihan selesai dengan hasil yang sangat memuaskan; hasil pemeriksaan tidak ada keluhan yang menonjol, dan evaluasi pelatihan senior mengatakan sangat senang dan sangat bermanfaat. Kesimpulan pengurus posyandu dan orang tua yang sangat antusias ditunjukkan dengan pelaksanaan berjalan dengan lancar dan baik. Semua peserta bahagia.

Page 1 of 2 | Total Record : 16