cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
Penerapan Pengendalian Kuman Penyakit Melalui Upaya Sanitasi Alat Makan Secara Sederhana Bagi Pedagang Kaki Lima Sri Ani; Kusrini Wulandari; Endang Uji Wahyuni; Mimin Karmini
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11416

Abstract

Pedagang kaki lima merupakan potensi peluang usaha yang cukup menjanjikan bagi masyarakat dan terbukti dapat menggerakkan perekonomian masyarakat di tengah kondisi sulitnya mencari lapangan pekerjaan Pedagang kaki lima yang berjualan makanan didapati mencuci alat makan di tempat berjualan tidak ada yang menggunakan 3 bak pembilas. Hal tersebut memberikan kemungkinan alat makan yang digunakan mengandung kuman bakteri karena habis digunakan oleh pembeli secara bergantian dan pencucian tidak saniter. Tujuan dari pengaplikasian ini adalah membandingkan potensi aktifitas antimikroba dari jeruk lemon, jeruk nipis, dan jahe sekaligus memberikan edukasi pada pelaku pedagang kaki lima. Dalam penerapan ini, penulis menggunakan pendekatan Pre-Post True Experimental Design dengan tahapan persiapan alat bahan, pengambilan sampel alat makan pedagang kaki lima, pemeriksaan jumlah kuman. Hasil penerapan ini menunjukkan semakin banyak sari buah jeruk nipis dan larutan jahe yang ditambahkan, semakin banyak jumlah koloni kuman yang mati. Disimpulkan bahwa pemakaian larutan Jahe lebih bagus dibandingkan dengan jeruk nipis terbukti jahe dapat menurunkan jumlah kuman lebih besar. 
Sosialisasi Dan Pendampingan Masyarakat Dalam Upaya Pengolahan Limbah Popok Menjadi Pupuk Aura Alifiah Midya; Muhammad Ihsan; Luthfia Restu Dewanti; Lia Fatra Sofiani; Brilliant Septi Arta Mevia; Kholi Fatur Rosyidah; Restu Lintang Prasastiwi; Muryta Wahyu Ningrum; Yuwono Setiadi
Jurnal LINK Vol 19, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.10080

Abstract

Limbah popok dapat terurai dengan sempurna dalam waktu yang cukup lama dan bahkan dibuang ke sembarang tempat sehingga dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Sebuah inovasi diperlukan untuk menangani masalah limbah popok dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pengolahan limbah popok rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman masyarakat. Metode yang digunakan adalah pre-experimental design melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Rangkaian kegiatan meliputi pengerjaan pre-test, pemaparan materi dan penayangan video demonstrasi cara pengolahan limbah popok, sesi diskusi dan tanya jawab, dan pengerjaan post-test. Setelah pelaksanaan kegiatan didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman peserta tentang pengolahan limbah popok menjadi pupuk yang ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata nilai post-test sebesar 11,50. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengatasi pencemaran lingkungan akibat limbah popok.
Pencegahan Drop-Out Pengobatan TB Akibat Efek Samping Pada Penggunaan Oat Fix Dose Combination Sarmalina Simamora; Sonlimar Mangunsong; Mona Rahmi Rulianti
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11297

Abstract

Pasien TB harus minum obat secara teratur minimal enam bulan. Bisa saja mereka berhenti minum obat sebelum selesai pengobatan karena tidak paham dan tidak tahan efek samping. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membuat pasien dan keluarganya paham dan dapat mengatasi efek samping yang timbul dengan tindakan atau dengan obat yang sesuai, sehingga tidak menghentikan pengobatan. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pembagian brosur dan video penanggulangan efek samping obat. Diserahkan juga obat yang dapat digunakan untuk mengatasi efek samping. Pesertanya 12 pasien TB dan 12 anggota keluarganya. Kepatuhan di monitor melalui grup whats-app. Peserta melaporkan aktifitas minum obatnya dan menginformasikan jika mengalami efek samping. Evaluasi kepatuhan minum obat dilakukan setelah tiga bulan dimonitor. Selama itu semua peserta tetap patuh menjalani pengobatannya, termasuk pasien yang mengalami efek samping obat, karena sudah memahami pentingnya kepatuhan minum obat TB. Selanjutnya peserta yang belum selesai pengobatan masih tetap melaporkan aktifitas minum obatnya sampai benar benar selesai. Semua pasien berhasil menyelesaikan pengobatannya sampai tuntas. Kesimpulannya bahwa melalui pendekatan yang simpatik pasien TB dapat dimotivasi untuk mematuhi aturan penggunaan obat meskipun mengalami efek samping, sehingga hal ini dapat mencegah pasien dari kegagalan terapi.
PERBANDINGAN PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN NUTRISI LARVA LALAT HERMETIA ILLUCENS Kletari Salsabela; Isnaini Maulida Salsabela; Celeste Elynne Novalita; Hanazil Tamia; Nur Utomo
Jurnal LINK Vol 19, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9966

Abstract

Besarnya persentase timbulan sampah organik merupakan suatu masalah yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan. Pengelolaan sampah organik dapat dilakukan dengan menggunakan larva/maggot BSF (Black Soldier Fly). Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimen dengan desain One-Shot Case Study yang dilakukan tanpa adanya kelompok kontrol menggunakan analisis Uji One Way Anova. Variabel yang diteliti, yaitu pertumbuhan dan nutrisi maggot sebagai variabel dependen dan variasi media sebagai variabel independen. Penelitian dilakukan selama lima bulan dari tahap persiapan hingga pelaporan menggunakan maggot umur 8 hari yang diberi pakan selama 10 hari. Hasil berat maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST dan susu dengan rata-rata 2017 gr. Kandungan lemak pada maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST dan Susu dengan rata-rata 33,23 %. Kandungan protein tertinggi pada maggot yaitu menggunakan media sampah organik TPST dengan rata-rata 27,01 %. Kesimpulan dilakukan Uji Anova dihasilkan nilai sig. 0,05, artinya terdapat perbedaan pada berat dan kandungan lemak dengan nilai. Kemudian dilanjut uji post hoct test atau turkey hsd dihasilkan terdapat perbedaan berat dan kandungan lemak pada setiap variasi media sampah yang digunakan dengan nilai sig. 0,05.
Peran Layanan Instant Messaging Pada Teleradiologi Sebagai Upaya Penegakkan Diagnosis Mohammad Alif Nur Fathoni; M. Choiroel Anwar; Agung Nugroho Setiawan
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11394

Abstract

Teleradiology (teleradiologi), merupakan bagian dari layanan telemedicine, yang digunakan dengan memanfaatkan PACS sehingga dapat digunakan secara jarak jauh. Perkembangan teknologi memungkinkan teleradiologi dapat menggunakan smartphone sebagai media pengirim dan penampil gambar pemeriksaan sehingga memungkinkan adanya interpretasi hasil dari pemeriksaan radiologi secara cepat dan akurat dalam menegakkan diagnosis. Tujuan dari pelaksanaan tinjauan sistematis (systematic literatur review) ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan layanan perpesanan pada teleradiologi sebagai upaya penegakkan diagnosis. Metode penelusuran jurnal penelitian ini menggunakan Google Scholar, Springer, PubMed, IEEE Xplore dan Elsevier. Pencarian ini dilakukan dengan menggunakan beberapa kata kunci antara lain teleradiologi, teleradiology, instant messaging, mobilephone, smartphone dengan masa publikasi 2010 hingga 2022. Hasil review dari 16 jurnal didapatkan bahwa penggunaan layanan perpesanan dapat digunakan sebagai media penampil gambar dan penilaian evaluasi dimana tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara penilaian standar menggunakan workstation berbasis PACS dengan menggunakan smartphone. Simpulan penelitian ini adalah layanan perpesanan dapat menjadi media penilaian dalam upaya menegakkan diagnosis dan membantu dalam menentukan tindakan yang akan dilakukan. Akan tetapi, saat ini belum dapat menggantikan peranan workstation berbasis PACS sebagai media penilaian dan evaluasi hasil pemeriksaan radiologi.
Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Jenis Persalinan Dan Dukungan Keluarga Terhadap Pemberian Asi Eksklusif Rizki Maulina; Chairul Anna Nur Afifah
Jurnal LINK Vol 19, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9828

Abstract

ASI eksklusif adalah pemberian ASI selama 6 bulan pertama masa kehidupan bayi tanpa diselingi makanan ataupun minuman lain kecuali obat, vitamin, dan oralit. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 59 ibu menyusui yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan memakai lembar kuesioner, kemudian dianalisis dengan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p 0,000 (p ≤ 0,05) dan nilai OR 13, terdapat hubungan antara jenis persalinan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p 0,001 (p ≤ 0,05) dan nilai OR 9, dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif. dengan nilai p 0,000 (p ≤ 0,05) deingan nilai OR 11,5. Simpulan dari penelitian ini yakni ada hubungan antara IMD, jenis persalinan dan dukungan keluarga terhadap pemberian ASI Eksklusif
Terapi Aktivitas Kelompok Okupasi ART “WASIMAPAN” Terhadap Penurunan Tingkat Kesepian Pada Lansia Lutfi Arofatul Inayah; Kartinah Kartinah
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.11250

Abstract

Seseorang yang mengalami kesepian adalah orang yang merasa sendirian. Mayoritas lansia tentunya ingin dapat hidup nyaman di rumahnya sendiri bersama anak dan keluarganya. Namun nyatanya, tidak semua lansia mampu melakukan hal tersebut karena berbagai alasan, antara lain kemiskinan, kurangnya anak atau anggota keluarga yang dapat merawat lansia, dan kesalahan yang dilakukan anggota keluarga dalam memberikan pengasuhan. tua. tua. Akibatnya banyak lansia yang mengalami penelantaran dan kesepian. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh terapi aktivitas kelompok okupasi art WASIMAPAN “wadah kreasi menurunkan kesepian” terhadap penurunan tingkat kesepian pada lansia. Penelitian ini menggunakan pre-experimental one-group pre-posttest design. Sampel pada penelitian ini 8 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner University California of Los Angeles (UCLA) Loneliness scale version 3 dianalisis dengan menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil dari penelitian menunjukkan hasil p=0,012≤α yang berarti ada pengaruh terapi aktivitas kelompok okupasi art terhadap penurunan tingkat kesepian pada lansia. Saran bagi pengelola griya wredha dapat menggunakan terapi aktivitas kelompok okupasi art untuk mengisi aktivitas rutin harian dan menurunkan tingkat kesepian pada lansia.
PROVISION OF MP - EARLY BREASTFEED WITH THE NUTRITION STATUS OF CHILDREN AGE 7 - 24 MONTHS IN PANDUMAN VILLAGE, JEMBER DISTRICT Dwi Maulinda Qaodriyah; Eni Subiastutik; Jamhariyah Jamhariyah
Jurnal LINK Vol 19, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.10021

Abstract

Menurut WHO terdapat 144 juta anak balita stunting, 47 juta gizi kurang dimana 14,3 juta diantaranya sangat kurus dan 38 juta kelebihan berat badan, termasuk Indonesia akibat kurangnya asupan nutrisi. Pemberian MP – ASI tidak tepat waktu dapat mempengaruhi pencernaan dan berdampak pada status gizi. Populasi balita usia 7 – 24 bulan di 7 posyandu sebanyak 61, sampel 53 dan teknik sampling menggunakan Cluster Random Sampling. Instrumennya yaitu kuesioner, electronic baby scale, grafik BB menurut PB. Uji statistik korelasi spearman’s rho didapatkan nilai P – value sebesar (0,831) α (0,05) maka H0 diterima dan H1 ditolak, yaitu ada hubungan yang tidak signifikan artinya hampir seluruh bayi dengan riwayat MP – ASI dini tidak berdampak negatif pada status gizi, karena diberikan dengan memperhatikan kesiapan menerima makanan padat. Upaya yang dapat dilakukan puskesmas yaitu menggalakkan informasi pemberian MP – ASI dan pemantauan status gizi secara rutin dengan melibatkan bidan, kader, tokoh masyarakat dan keluarga.
PENGARUH PENGATURAN TEMPAT TINGGAL DAN KONDISI PERUMAHAN TERHADAP KELUHAN KESEHATAN LANSIA Karuniawati Dewi Ramadani; Endan Suwandana
Jurnal LINK Vol 20, No 1 (2024): MEI 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v20i1.10425

Abstract

Pengaturan tempat tinggal penduduk lanjut usia (lansia) merupakan komponen penting dalam memengaruhi kondisi kesehatan lansia. Kondisi perumahan juga berperan penting dalam menentukan kesehatan individu yang menempatinya, terlebih lansia yang cenderung lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pengaturan tempat tinggal dan kondisi perumahan terhadap keluhan kesehatan lansia. Data yang digunakan bersumber dari mikrodata Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Tahun 2022 dengan unit analisis adalah penduduk berumur 60 tahun ke atas (lansia). Metode analisis yang digunakan adalah regresi logistik biner untuk menganalisis pengaruh pengaturan tempat tinggal dan kondisi perumahan terhadap keluhan kesehatan lansia. Penelitian ini menemukan bahwa lansia yang tinggal bersama keluarga dan anggota rumah tangga lain maupun bersama pasangan saja cenderung lebih rendah mengalami keluhan kesehatan dibandingkan dengan lansia yang tinggal sendiri. Selanjutnya, lansia yang tinggal di rumah layak huni cenderung lebih rendah mengalami keluhan kesehatan dibandingkan dengan lansia yang tinggal di rumah tidak layak huni. Dukungan keluarga masih menjadi dukungan utama dan terpenting bagi lansia. Anggota keluarga, masyarakat, dan pemerintah harus bekerja sama untuk memberi lebih banyak perhatian dan menyediakan kondisi perumahan ramah lansia, terlebih lansia yang tinggal sendiri.
Stimulasi Perkembangan Sosial Anak Usia Prasekolah Berdasarkan Status Pekerjaan Ibu Dary Dary; Rifatolistia Tampubolon; Ribka Ancy Rumagit
Jurnal LINK Vol 19, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i2.9550

Abstract

Faktor penentu berhasilnya perkembangan sosial anak adalah pemberian stimulasi dari orang dewasa. Status pekerjaan ibu memengaruhi kualitas pemberian stimulasi bagi anak. Penelitian kualitatif untuk menggali cara ibu menstimulasi perkembangan sosial anak melalui wawancara, sedangkan penelitian kuantitatif untuk mengukur perkembangan sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan lebih dari setengah anak dengan ibu bekerja mendapatkan hasil perkembangan sosial baik (79%), begitu juga dengan anak yang memiliki ibu tidak bekerja mendapatkan hasil perkembangan sosial yang baik (86%). Gambaran stimulasi perkembangan sosial yang diberikan ibu berupa pembagian waktu, memberikan media, berkomunikasi, memperkenalkan anak ke lingkungan luar, dan membebaskan kegiatan anak. Kesimpulan dihasilkan berupa stimulasi yang dilakukan oleh ibu bekerja yaitu membagi waktu, bermain dan berkomunikasi, mengajak anak berinteraksi dengan lingkungan sekitar, dan membebaskan anak berkegiatan, begitu juga dengan ibu tidak bekerja. Terdapat perbedaan pada waktu, dimana ibu bekerja cenderung lebih singkat dibandingkan ibu tidak bekerja.