cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN GIGI ANAK USIA PRA SEKOLAH MELAUI STORYTELLING SAKIT GIGI Esti Widiani; Nurul Hidayah; Lucia Retnowati; Nurul Pujiastuti
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9199

Abstract

Anak usia pra sekolah sebagian besar memiliki literasi yang kurang tentang pemeliharaan kesehatan gigi, sehingga peran serta aktif dalam perawatan gigi kurang. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi anak usia prasekolah tentang kesehatan gigi melalui storytelling pada 16 siswa. Pelaksanaan kegiatan terdiri dari 3(tiga) tahap yang meliputi pengkajian, edukasi, dan evaluasi. Tahap pengkajian dilakukan dengan mengkaji kondisi gigi dan perilaku menyikat gigi. Tahap edukasi dilakukan melalui metode storytelling berjudul sakit gigi dengan media lembar balik sebanyak 17 lembar yang berisi gambar berwarna dan sedikit tulisan. Tahap evaluasi dilakukan dengan menanyakan pada siswa TK kesiapan dan komitmen peran serta aktif perawatan gigi. Hasil kegiatan dan evaluasi anak memiliki kesiapan dan berkomitmen untuk aktif berperan serta dalam perawatan gigi. Anak juga bersedia dan tidak akan takut untuk periksa gigi ke pusat pelayanan kesehatan gigi jika ada permasalahan pada giginya. Kegiatan storytelling sakit gigi ini mampu meningkatkan literasi kesehatan gigi dengan membantu anak mendapatkan pengetahuan informasi kesehatan gigi dan membantu membuat keputusan untuk siap berperan serta aktif dalam perawatan gigi.
ANALISIS KEPATUHAN PEKERJA DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DI LINGKUNGAN INDUSTRI Nita Sofia Rakhmawati; Poppi Nastasia Yunita Dewi; Estri Kartika; Frengky Manolito
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9555

Abstract

Penggunaan APD sangat dibutuhkan terutama pada lingkungan kerja yang memiliki potensi bahaya bagi kesehatan dan keselamatan kerja seperti industri. Proses pemurnian sulfur di industri PT. X dilakukan dengan menghancurkan limbah sulfur, mengayak limbah batuan yang sudah halus, pemisahan kotoran dan pencetakan produk sulfur. Proses pengolahannya menggunakan berbagai alat dengan resiko tinggi sehingga sangat rentan terhadap kecelakaan kerja. Penggunaan APD sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan ataupun penyakit akibat kerja yang tidak diinginkan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan pekerja terhadap penggunaan alat pelindung diri di Industri PT. X Cilacap. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif komprehensif dengan sampel sejumlah 15 pekerja di PT. X Cilacap yang diambil secara total sampling. Peneliti melakukan wawancara, observasi pada area produksi dengan menggunakan cecklist. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan secara umum sebagian besar pekerja sudah patuh terhadap penggunaan APD, namun masih belum cukup untuk membuat pekerja mampu berperilaku aman dalam penggunaan APD pada saat bekerja. Direkomendasikan bagi perusahan untuk rutin dalam sosialisasi mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja serta tegas dalam penerapan kebijakan penggunaan APD untuk para pekerja.
OPTIMALISASI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI KLINIK DENGAN IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS BERBASIS WEB Warsi Maryati; Yeni Tri Utami
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9387

Abstract

Teknologi informasi berkembang sangat pesat, tidak terkecuali di bidang pelayanan kesehatan. Rekam Medis Elektronik merupakan salah satu faktor penting untuk meningkatkan kualitas dan keamanan layanan kesehatan, mengurangi kejadian buruk bagi pasien, mengurangi biaya, mengoptimalkan pelayanan, meningkatkan penelitian klinis, dan memperoleh luaran klinis yang lebih baik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi rekam medis berbasis website untuk meningkatkan mutu pelayanan Kesehatan di klinik. Metode yang dilakukan dalam pengabdian kepada masyarakat di klinik ini yaitu penyediaan perangkat keras (hardware), implementasi perangkat lunak (software) berupa aplikasi pelayanan pendaftaran dan pengelolaan rekam medis berbasis website, serta pelatihan penggunaan aplikasi aplikasi pelayanan pendaftaran dan pengelolaan rekam medis berbasis website kepada petugas. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu rekam medis elektronok mampu mengurangi waktu tunggu pelayanan kepada pasien sehingga kepuasan pasien terhadap pelayanan di klinik meningkat. Pengetahuan dan penerimaan petugas kesehatan di klinik juga meningkat setelah mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan, sehingga dapat menjamin keberlanjutan program ini.
OPTIMALISASI PEMBERIAN KODE WARNA PADA MAP REKAM MEDIS PUSKESMAS KARANGANYAR Harjanti Harjanti; Noorlitasari Noorlitasari; Astri Sri Wariyanti; Epik Pusfitasari
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9648

Abstract

Kode warna merupakan suatu upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya misfile (salah letak) Rekam Medis. Adanya 3-digit Kode Wilayah dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan pemberian Kode Warna pada Map Rekam Medis. Tujuan pengabdian yaitu untuk mengoptimalkan Kode Warna pada Map Rekam Medis di Puskesmas.  Metode Difusi Ipteks dengan merancang sticker kode warna. Tahapan kegiatan yang dilakukan wawancara permasalahan mitra, Observasi, pengukuran, mendesain, sosialisasi dan simulasi Simulasi pemasangan Sticker Kode Warna.  Hasil perancangan Sticker Kode Warna dengan ukuran 3 x 6 cm, warna terbagi menjadi 13 sesuai pembagian kode wilayah dengan memanfaatkan 1-digit pada digit ke-3 meliputi ungu, kuning, hijau tua, orange, biru muda, coklat tua, magenta, hijau muda, merah, biru tua, hitam, pink, abu-abu dan bahan sticker mirror. Evaluasi yang dilaksanakan 1 minggu setelah kegiatan, Petugas merasa terbantu dengan adanya kode warna ada yang salah langsung bisa dipindahkan ke rak yang benar. Rencana ke depan akan dilaksanakan bimbingan tehnis penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) tentang penerapan kode warna.
IMPLEMENTASI TERAPI KOGNITIF TERHADAP PERILAKU ANAK KORBAN KEKERASAN DENGAN APLIKASI CHILCO Sri Widiyati; Tri Wiji Lestari; Shinta Nuraini
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9404

Abstract

Kekerasan pada anak (child abuse) diartikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan individu terhadap individu lain yang mengakibatkan gangguan fisik, mental dan gangguan sosial. Dampak yang muncul antara lain: rasa takut yang berlebihan, menarik diri, rasa ketidaknyamanan (merasa tertekan batin), stress bahkan frustasi, perasaan curiga yang berlebihan pada orang sekitarnya, anti sosial, hilang kepercayaan diri, stress berat sampai dengan depresi dan kecacatan permanen. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan dengan terapi kognitif. Mendiskripkan pengaruh implementasi terapi kognitif terhadap perilaku anak korban kekerasan dengan aplikasi chilco di Kota Semarang. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest dan posttest one group design. Sampel pada penelitian ini sejumlah 30 responden yaitu anak di wilayah kota Semarang yang telah dilakukan skrining resiko korban perilaku kekerasan dan akan dilakukan sesi terapi kognitif menggunakan aplikasi Chilco pada smartphone. Berdasarkan pengolahan data idapatkan nilai sig dengan hasil 0,000. Ada pengaruh yang signifikan implementasi kognitif terhadap sikap dan perilaku responden yang menjadi korban kekerasan dengan aplikasi Chilco di Kota Semarang.
PENGEMBANGAN MONITOR PERSONAL DOSIMETRI DENGAN MENGGUNAKAN PLATE DETECTOR GUNA MENUNJANG KESELAMATAN RADIODIAGNOSTIK Siti Masrochah; Darmini Darmini; Muhammad Nui; Arie Soewondo; Farid Agusyahbana; Dimas Prakoso; Marichatul Jannah
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9674

Abstract

Setiap personil radiasi yang melakukan pelayanan radiodiagnostik wajib menggunakan monitor personal dosimetry. tetapi karena harganya mahal, tidak semua personel pekerja radiasi difasilitasi oleh tempat bekerjanya. Tujuan penelitian ini adalah membuat desain pengembangan alat monitor radiasi menggunakan Imaging Plate (IP). Jenis penelitian ini adalah jenis Research and development dengan pendekatan eksperimental dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitina menunjukkan nilai sensitivitas respon terbaik pada Image Plate Computed Radiography merek iCRco diperoleh dengan menggunakan faktor eksposur tegangan 90 kV dengan arus 6,3 mAs dan 8 mAs, energi sinar-X yang diserap oleh lapisan fosfor (per mA per satuan luas) dihitung secara teoritis sebagai indeks sensitivitas radiografi dengan menggunakan spektrum foton sinar-X insiden dengan rumus Birch-Marshall dan spektrum sensitivitas untuk rentang 40-140 kV. Kesimpulan bahwa semua respon radiasi memberikan pengaruh indeks eksposure yang berbeda, sehingga masih diperlukan alat bantu pemantau serapan radiasi yang akan dikembangkan pada periode selanjutnya yaitu mendesain monitor yang mudah digunakan petugas. 
PERILAKU IBU HAMIL KEK DAN ANEMIA DALAM KEGIATAN SAN PIISAN (SAYANGI DAMPINGI IBU DAN ANAK KOTA SEMARANG) Halimah Wu Lan Mei; Priyadi Nugraha Prabamurti; Aditya Kusumawati
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9426

Abstract

KEK (kekurangan energi kronik) dan anemia merupakan salah satu penyebab kematian pada ibu hamil. Ketidaktahuan mengenai dampak KEK anemia pada ibu hamil mengakibatkan minimnya kepedulian pada kehamilannya. Program SAN PIISAN (Sayangi Dampingi Ibu Anak Kota Semarang) merupakan salah satu inovasi dari DKK Semarang dalam menurunkan AKI. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap aspek predisposisi, pemungkin, dan penguat dalam pelaksanaan program SAN PIISAN untuk menurunkan AKI di Puskesmas Krobokan dan Bangetayu Kota Semarang. Metode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, dengan melakukan pengamatan di lapangan dan wawancara mendalam kepada 10 informan utama dan 4 informan triangulasi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa hampir seluruh ibu hamil tidak mengetahui mengenai program SAN PIISAN, belum adanya media informasi yang mendukung mengenai KEK anemia dan program SAN PIISAN, dan kurangnya partisipasi ibu hamil dalam kegiatan SAN PIISAN. Temuan tersebut menunjukan masih terdapat hal-hal yang belum optimal baik dalam berbagai aspek pada pelaksanaan program SAN PIISAN di Puskesmas Krobokan dan Bangetayu Kota Semarang.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM ANAKKU SEHAT DAN CERDAS UNTUK PENGENTASAN STUNTING DI KABUPATEN BREBES Heni Hendriyani; Muflihah Isnawati; Susi Tursilowati; Estuasih Dyah Pertiwi; Agung Nugroho Setiawan
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9679

Abstract

Indonesia masih menghadapi masalah gizi anak meskipun pemerintah sudah berupaya maksimal, namun prevalensi stunting anak bawah lima tahun (balita) tetap tinggi yaitu 30.8% pada tahun 2018. Berdasarkan data Riskesdas 2018, dan Data SSGI tahun 2022 menunjukkan prevalensi stunting nasional masih tinggi dari angka propinsi dan nasional. Upaya untuk menanggulangi stunting yang terintegrasi yang melibatkan beberapa stakeholders dan pemerintah daerah dapat dilakukan di Kabupaten Brebes mengingat besaran masalah stunting di wilayah ini masih tinggi dan pemerintah daerah serta masyarakatnya mendukung upaya ini. Tujuan kegiatan untuk memberdayakan serta mendampingi guru PAUD dan masyarakat dalam mengatasi masalah gizi dan implementasi program “Anakku Sehat dan Cerdas”. Kegiatan pelatihan program “Anakku Sehat dan Cerdas” dilaksanakan pada 22-23 Juli 2022 di Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba Kabupaten Brebes. Hasil dari kegiatan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan pada peserta pelatihan program “Anakku Sehat dan Cerdas” dan diketahui bahwa 20% dari 80 anak yang dilakukan pengukuran antropometri mengalami stunting.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MINIMALISASI RISIKO PAPARAN FORMALIN PADA BAHAN MAKANAN Angki Purwanti; Diah Lestari; Tri Prasetyorini
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.8898

Abstract

Formalin merupakan bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet dalam bahan makanan. Bahan ini bersifat karsinogenik, akumulasi yang tinggi dalam tubuh akan menyebabkan iritasi lambung, alergi sampai terjadinya kanker saluran cerna. Jenis bahan makanan di pasar diantaranya ayam potong, ikan basah, cumi, kerang, sotong, udang, ikan asin, otak-otak, bakso dan mi basah yang dengan sengaja menggunakan formalin sebagai pengawet. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk pemberdayaan kader dan masyarakat dalam minimalisasi risiko paparan formalin. Peserta kegiatan adalah kader dan perwakilan masyarakat dari RW 03 dan RW 02, Kelurahan Cipayung Jakarta Timur sebanyak 59 orang. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, pemberian materi penyuluhan, pelatihan cara pemeriksaan, penurunan kadar formalin dan media leaflet berisi bahaya, jenis, ciri makanan, dan cara minimalisasi formalin dan alat pemeriksaan formalin kit. Hasil kegiatan diperoleh peningkatan pengetahuan formalin secara umum rata-rata 21% dan formalin secara spesifik 12%. Hasil observasi peserta mampu melakukan pemeriksaan makanan yang mengandung formalin dengan formalin kit dan cara menurunkan kadar formalin secara sederhana.
EVALUASI LAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN SEBAGAI INTERVENSI SPESIFIK UNTUK MENDUKUNG AKSELERASI PENURUNAN STUNTING Lagiono Lagiono; Nuryanto Nuryanto; Hari Rudijanto; Muhammad Rifki Maulana; Fauzan Ma'ruf
Jurnal LINK Vol 19, No 1 (2023): MEI 2023
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/link.v19i1.9428

Abstract

Akselerasi penurunan stunting dilaksanakan melalui intervensi spesifik, salah satunya melalui upaya perbaikan kualitas kesehatan lingkungan. Sarana penyediaan air bersih, jamban dan sanitasi bangunan berkontribusi secara tidak langsung terhadap kejadian stunting. Tujaun penelitian adalah untuk mengevaluasi program kesehatan lingkungan sebagai intervensi spesifik untuk mendukung akselerasi penurunan stunting di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan survei. Data digunakan dari 9 Puskesmas dengan teknik pengambilan sampling secara purposive sampling melalui wawancara dan penelusuran dokumen. Layanan kesehatan lingkungan sebagai intervensi spesifik untuk mendukung akselerasi penurunan stunting di 9 Puskesmas sudah berjalan cukupn baik. Meskipun demikian terdapat hambatan dalam pelaksanaannya antara lain sebagian besar pengelola belum mengikuti pelatihan stunting, belum ada anggaran khusus serta capaian layanan penyediaan air bersih masih dibawah rata-rata capaian Kabupaten Banyumas. Perlunya peningkatan capaian penyediaan air bersih melalui pemberdayaan masyarakat sebagai upaya penurunan stunting.