cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
link@poltekkes-smg.ac.id
Editorial Address
Jl. Tirto Agung, Pedalangan, Banyumanik, Semarang 50239
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
LINK
ISSN : 18295754     EISSN : 24611077     DOI : 10.31983
Core Subject : Health,
Jurnal LINK (ISSN: 1829-5754 e-ISSN: 2461-1077; http://ejournal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/link) merupakan jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang. Jurnal LINK berfokus menerbitkan artikel ilmiah tentang hasil pengabdian masyarakat yang meliputi pemberdayaan masyarakat, pelatihan, pendampingan, teknologi tepat guna (TTG), dan pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat dapat berupa penerapan hasil penelitian maupun pengabdian masyarakat berbasis wilayah guna menangani dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 412 Documents
BOLU KUKUS DAUN KATUK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI IBU MENYUSUI Nurul Pujiastuti; Erly Arsitama Febrianti
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.491 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9174

Abstract

Produksi ASI yang kurang pada ibu menyusui antara lain disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau gizi kurang, puting susu yang lecet, ibu yang stres sehingga ASI yang keluar sedikit atau ibu yang bekerja sehingga tidak dapat menyusui secara teratur. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi ASI yaitu melalui peningkatan kualitas makanan pada ibu menyusui yang berpengaruh secara langsung pada produksi air susu, seperti sayuran hijau, salah satunya adalah daun katuk (Sauropus Androgynus). Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat olahan dari daun katuk yaitu bolu kukus daun katuk di Desa Balongdowo Kec. Candi Kab. Sidoarjo. Metode pengabdian masyarakat berbasis penelitian melalui pelatihan dengan sasaran kader posyandu. Hasil pelatihan didapatkan 30 peserta memiliki pengetahuan pre-test sebagian besar kurang (83,3%) dan post-test sebagian besar baik (73,3%). Untuk nilai keterampilan, sebelum pelatihan sebagian besar kurang dan setelah pelatihan sebagian besar baik. Kesimpulan pelatihan membuat bolu kukus daun katuk berhasil meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang cara meningkatkan produksi ASI dan mampu membuat bolu kukus daun katuk yang dapat membantu ibu menyusui meningkatkan produksi ASI.
PEMENUHAN NUTRISI PADA BALITA STUNTING Reni Sumanti; Rusfita Retna
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.376 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.8545

Abstract

Indonesia memiliki masalah dalam asupan gizi balita yang dapat mengngkatkan risiko kesakitan balita. Penelitian merupakan studi fenomenologi dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengkaji pemenuhan gizi pada balita stunting. Jumlah sampel yang digunakan berjumlah 5 ibu balita stunting sebagai informan utama, 1 orang kader dan 1 orang bidan sebagai triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan gizi yang tidak adekuat menjadi faktor paling kuat yang mempengaruhi kejadian stunting di Desa Kincang. Pola pemberian makanan MP-ASI ikut mempengaruhi kejadian stunting. Sebagian besar responden memberikan makanan tidak sesuai dengan kebutuhan gizi anak.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK TERHADAP SATURASI OKSIGEN PADA RELAWAN SAR KARANGANYAR Tri Wulandari; Ana Wigunantiningsih
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.195 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.8935

Abstract

Aktivitas fisik dapat mempengaruhi perubahan kadar oksigen seseorang. Persentase kadar oksigen yang berikatan dengan haemoglobin didalam darah disebut saturasi oksigen. Aktivitas fisik yang dilakukan dalam pendidikan dan pelatihan bagi anggota SAR Karanganyar adalah renang rescue. Penelitian ini bertujuan melihat adakah pengaruh aktivitas fisik renang rescue terhadap nilai saturasi oksigen pada Relawan SAR Karanganyar. Penelitian ini jenis pre eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Pengambilan data saturasi oksigen menggunakan Finger pulse oximetry, dimana pengukuran dilakukan pada 30 menit sebelum dan sesudah aktivitas fisik. Nilai rerata saturasi oksigen sebelum melakukan aktivitas fisik adalah 98 dan menurun setelah melakukan aktivitas fisik yaitu 97 pada 31 sampel. Penurunan nilai saturasi oksigen setelah aktivitas fisik menunjukkan bahwa saat melakukan aktivitas fisik tidak diperlukan ambilan oksigen oleh jaringan, pada saat ini difusi perifer berjalan dengan normal sehingga tidak terjadi peningkatan ambilan oksigen. Hasil uji Wilcoxon diperoleh nilai ρ=0,001 yang berarti 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan bermakna antara aktivitas fisik terhadap nilai saturasi oksigen pada relawan SAR Karanganyar.
STRES DAN EMOTIONAL EATING PADA MAHASISWA S1 FAKULTAS KEPERAWATAN Endriani Gusni; Susmiati Susmiati; Esthika Ariany Maisa
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.564 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9186

Abstract

Ketidaktepatan dalam pengelolaan stres dapat memunculkan perilaku emotional eating, sebuah kecenderungan makan berlebihan sebagai salah satu bentuk mekanisme koping maladaptif terhadap emosi negatif seperti stres. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran stres dan perilaku emotional eating pada mahasiswa S1 Keperawatan. Penelitian ini merupakan riset kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional. Dilakukan di Fakultas Keperawatan Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat pada bulan Februari s.d Agustus 2022. Sampel penelitian berjumlah 82 orang mahasiswa yang diambil menggunakan teknik Proportional random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner menggunakan instrumen Eating and appraisal due to Emotions and Stres (EADES) dan Student-Life Stres Inventory (SSI). Hasil penelitian menunjukkan hampir separuh (48,8%) mahasiswa memiliki perilaku emotional eating, dan perilaku ini ditemukan pada setengah (50%) mahasiswa dengan tingkat stres berat, pada lebih dari separuh (56,1%) dengan stres sedang, dan pada sebagaian kecil (20%) mahasiswa dengan stres ringan. Diharapkan agar pihak kampus dapat mendampingi mahasiswa dalam mengelola stres selama menjalani pendidikan, agar dapat mengembangkan koping yang lebih adaptif dalam menghadapi stres, dan mencegah/mengatasi perilaku emotional eating yang muncul pada mahasiswa saat stres.
PENYULUHAN DAN PEMBERIAN COMPLEMENTER MEDICINE DALAM PENGUATAN PERAN KELUARGA MENDAMPINGI PENDERITA TB Sarmalina Simamora; Ratnaningsih Dewi Astuti; Tedi Tedi
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (625.09 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.8547

Abstract

Penyakit TBC adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah global hingga saat ini . Persoalan TBC di dunia termasuk Indonesia masih menjadi beban negara yang memerlukan perhatian serius. Pengetahuan, kondisi kesehatan, status ekonomi, dukungan keluarga, tenaga kesehatan dan efek obat merupakan faktor-faktor yang turut mempengaruhi keberhasilan pengobatan. Pasien yang menjalani pengobatan dengan baik mengalami kesembuhan, namun beberapa pasien tidak sembuh karena tidak menjalani pengobatannya dengan patuh. Diperlukan dukungan keluarga agar pasien dapat sembuh tepat pada waktunya. Tujuan kegiatan ini adalah memberi edukasi kepada pasien dan keluarganya agar meningkatkan peran keluarga dalam mendampingi pasien TB sehingga berperilaku baik agar tidak menularkan penyakitnya kepada keluarga dan orang lain. Dalam kegiatan ini juga diperkenalkan dan diberikan beberapa obat complementer berbasis herbal untuk pendamping pengobatan TB. Metode kegiatan adalah penyuluhan, pemberian buku saku dan pemberian bantuan bahan obat complementer berbasis herbal. Dampak dari penyuluhan dievaluasi melalui pengisian kuisioner untuk mengukur sikap yang menunjukkan kepedulian anggota keluarga dalam mendampingi pasien menjalani pengobatannya. Dampak dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya perubahan perilaku anggota keluarga dalam mendampingi pasien TB setelah mereka mendapat edukasi, diperkenalkan dan mendapat bantuan complementer medicine.
PELATIHAN APLIKASI eHDW BAGI KADER DALAM PROGRAM KONVERGENSI PERCEPATAN DAN PENCEGAHAN STUNTING Khobibah Khobibah; Tri Nurhidayati; Mimi Ruspita; Titik Sapartinah; Wahyu Hidayat; Amin Fathoni
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.434 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9051

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan double burden atau masalah gizi ganda, yang ditandai dengan tingginya prevalensi stunting dan kasus anemia pada ibu hamil. Riskesdas tahun 2018 menunjukkan prevalensi balita stunting di Indonesia sebesar 30,8%, dan termasuk pada kategori masalah stunting yang tinggi. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak-anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat kekurangan gizi. Kader Pembangunan Manusia (KPM) adalah kader terpilih yang mempunyai kepedulian dalam pembangunan manusia di desa, terutama monitoring dan fasilitasi konvergensi penanganan stunting dengan salah satu tugas yaitu memfasilitasi pengukuran Panjang/tinggi badan balita sebagai deteksi stunting. Aplikasi e_HDW ditujukan untuk membantu KPM dalam melakukan pengkajian data sebagai upaya deteksi dini risiko stunting di desa sehingga dapat segera dilakukan identifikasi dan tindakan pencegahan terhadap dampak stunting baik jangka pendek maupun jangka panjang. Tujuan pengabdian masyarakat ini agar KPM mampu menggunakan aplikasi eHDW untuk deteksi dini stunting di desa.  Metode yang digunakan adalah memberikan pelatihan penggunaan aplikasi eHDW. Evaluasi kegiatan pelatihan ini adalah peserta latih mampu melakukan pengisian data stunting desa melalui aplikasi eHDW.
PEMBUDAYAAN GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DAN PERCEPATAN VAKSINASI COVID-19 DI JAWA TENGAH M. Choiroel Anwar; Sri Widiyati; Fauzan Ma'ruf; Puteri Inandin Nabiha; Marichatul Jannah; Sunarto Sunarto
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.052 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9240

Abstract

Pandemi COVID-19 yang menyerang sistem pernafasan pada manusia, yang telah menginfeksi jutaan orang di seluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia. Salah satu usaha dari pemerintah dalam menjaga agar tidak terpapar wabah ini adalah dengan melaksanakan vaksinasi, meningkatkan promosi kesehatan dengan memberikan penyuluhan. Kegiatan Pengabdian Masyarkat bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal dan Puskesmas di wilayah kerja Kecamatan Adiwerna dan Suradadi. Rangkaian kegiatan diantaranya pemeriksaan kesehatan yaitu screening kesehatan pra vaksin, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis 1 dan 2 maupun booster, serta pemberian materi penyuluhan bagi 400 warga dari 2 Desa Gembongdadi dan Desa Pedeslohor. Dari hasil kegiatan yang didapatkan pengetahuan warga di Desa Gembongdadi dan Desa Pedeslohor meningkat dan cakuipan vaksin COVID-19 juga ikut meningkat.
ANALISIS TATA LAKSANA KLINIK SANITASI UNTUK PENGENDALIAN ISPA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Shafira Mutia Khairunnisa; Onny Setiani; Nur Endah Wahyuningsih; Nurjazuli Nurjazuli
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.486 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.8830

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit berbasis lingkungan dan cenderung dianggap biasa oleh masyarakat, sedangkan ISPA yang tidak ditangani dengan baik dapat berakhir dengan pneumonia atau kematian. Klinik sanitasi merupakan solusi untuk mengatasi penyakit berbasis lingkungan melalui upaya promotif dan preventif. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap aspek input dan proses dalam pelaksanaan klinik sanitasi untuk pengendalian ISPA pada masa pandemi COVID-19 di Puskesmas Kedung Badak Kota Bogor. Metode penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif, dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara mendalam kepada informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa belum adanya SOP klinik sanitasi yang disesuaikan dengan situasi pandemi, ketidaksesuaian jadwal dengan regulasi yang berlaku, belum dilengkapinya SDM dengan pelatihan terkait klinik sanitasi, tidak adanya media KIE seputar ISPA, serta tidak dilakukannya konseling, inspeksi, dan intervensi kesehatan lingkungan terhadap pasien ISPA pada masa pandemi COVID-19. Temuan tersebut menunjukan masih terdapat hal-hal yang belum optimal baik dalam aspek input maupun proses pada tata laksana klinik sanitasi di Puskesmas Kedung Badak Kota Bogor.
PENERAPAN KETEPATAN WAKTU PENGEMBALIAN REKAM MEDIS RAWAT INAP Yulfa Yulia; Kalasta Ayunda Putri; Oktamianiza Oktamianiza; Deni Maisa Putra; Rahmadhani Rahmadhani; Nur Habibah Hakki
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.257 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9094

Abstract

Keterlambatan pengembalian rekam medis dapat menghambat kegiatan pengelolaan dan beresiko hilangnya rekam medis. Salah satu faktor penyebab keterlambatan pengembalian berkas rekam medis diantaranya terlambat karena berkas yang belum lengkap. Sehingga diperlukan motivasi perawat dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik korelasi dengan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 46 perawat dengan sampel 32 perawat menggunakan proportional sampling dengan analisis univariat dan analisis bivariate. Berdasarkan hasil bahwa perawat yang kurang baik tanggung jawabnya terbukti 86% tidak tepat waktu, perawat dengan pengembangan dirinya terbukti 71% tidak tepat waktu, sedangkan perawat yang kurang mandiri dalam bertindak terbukti 79% tidak tepat waktu. Tanggung jawab dan pengembangan diri perawat memiliki hubungan dengan ketepatan waktu pengembalian rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Padang, sebaiknya perawat terus melakukan pengembangan diri guna meningkatkan keterampilan dan memperbaiki efektifiktas kerja untuk mencapai hasil kerja yang diharapkan seperti selalu mengikuti sosialisasi, mengikuti pelatihan dan bebas mengeluarkan pendapat saat berdiskusi.
TINDAKAN PENGENDALIAN INFEKSI PADA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT KOTA SEMARANG Emanuelin Petri Purbandaru; Supriyadi Supriyadi
Jurnal LINK Vol 18, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.897 KB) | DOI: 10.31983/link.v18i2.9350

Abstract

Tindakan pengendalian infeksi merupakan upaya untuk mencegah terjadinya penularan infeksi terhadap pasien maupun tenaga medis khususnya perawat. Insidens kejadian infeksi (phlebitis) di Rumah Sakit cenderung meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tindakan pengendalian infeksi pada perawat dalam upaya pencegahan risiko healthcare associated infections (HAIs) di ruang rawat inap di Rumah Sakit Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 66 perawat yang ditentukan dengan purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan  uji chi square dan uji regresi logistic biner. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang dominan dengan tindakan pengendalian infeksi pada perawat adalah ketersediaan sarana  dalam mempengaruhi pelaksanaan universal precaution, terlihat dari nilai koefisien B (3.462) dan odds ratio (31.896) yang paling besar diantara variabel lainnya. Perlu adanya untuk mengelola faktor tersebut agar tidak terjadi bertambahnya angka kejadian HAIs dan penurunan mutu pelayanan di Rumah Sakit di Kota  Semarang.