cover
Contact Name
ivan
Contact Email
ivan.agung@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : 19783655     EISSN : 24078786     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psikologi diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini mengakomodir artikel/karya ilmiah meliputi : Psikologi Umum, Psikologi Sosial, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Agama, Psikologi Industri & Organisasi dan Indegenous Psychology Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, dalam bidang psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Self-Compassion dan Regulasi Emosi pada Remaja Hanum Hasmarlin; Hirmaningsih Hirmaningsih
JURNAL PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v15i2.7740

Abstract

Individu mengalami berbagai perubahan emosi pada masa remaja. Emosi remaja yang cenderung meledak-ledak dan sulit dikendalikan apabila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai masalah bagi remaja dan lingkungan sekitarnya. Untuk itu, remaja membutuhkan kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empirik hubungan self-compassion dengan regulasi emosi pada remaja. Alat ukur yang digunakan adalah skala self-compassion dari Neff (2003) dan skala regulasi emosi dari Gratz dan Roemer (2004). Subjek dalam penelitian ini adalah remaja berstatus siswa SMA berjumlah 398 subjek yang diperoleh dengan melakukan teknik kuota sampling. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi product moment yang menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,494 pada taraf signifikansi 0,000 (p<0.01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa self-compassion memiliki hubungan yang positif dengan regulasi emosi pada remaja. Selain itu, dengan melihat R2 diketahui bahwa self-compassion memberikan sumbangan efektif sebesar 24,4% terhadap regulasi emosi. Berdasarkan aspek-aspek pada self-compassion, diperoleh aspek common humanity memberikan sumbangan efektif paling besar terhadap regulasi emosi yakni 13,68%. Ditinjau dari perbedaan jenis kelamin, terdapat perbedaan regulasi emosi pada laki-laki dan perempuan. Namun, tidak terdapat perbedaan self-compassion antara laki-laki dan perempuan.
Be Mindful, Less Stress: Studi Tentang Mindful Parenting Dan Stres Pengasuhan Pada Ibu Dari Anak Usia Middle Childhood Di Jakarta Izmiyah Afaf Gani; Dewi Kumalasari
JURNAL PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v15i2.7744

Abstract

Mengasuh anak usia sekolah dasar merupakan salah satu tugas ibu yang penuh tantangan sehingga jika ibu tidak mampu mengatasi tantangan ini, maka ibu rentan mengalami stres pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mindful parenting terhadap stres pengasuhan pada ibu yang memiliki anak usia sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain asosiatif. Partisipan penelitian berjumlah 110 ibu berusia 28-46 tahun. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah sampling insidental. Alat ukur Parental Stress Scale (PSS) memiliki reliabilitas 0,906 dan digunakan untuk mengukur stres pengasuhan kemudian alat ukur Mindfulness in Parenting Scale (MIPQ) memiliki reliabilitas 0,818 digunakan untuk mengukur mindful parenting. Hipotesa penelitian diuji dengan menggunakan teknik statistik Uji Regresi Linear Sederhana. Hasil uji hipotesa menunjukkan bahwa terdapat peran signifikan mindful parenting terhadap stres pengasuhan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai suatu rujukan untuk mengatasi stres pengasuhan yang dialami oleh ibu yang memiliki anak usia sekolah dasar melalui edukasi masyarakat mengenai peran mindful parenting terhadap stres pengasuhan.
Peran Teacher Autonomy Support terhadap Engagement Siswa melalui Pemenuhan Kebutuhan Psikologis Dasar Meilani Rohinsa; surya Cahyadi; Achmad Djunaidi; Zulrizka Iskandar
JURNAL PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v15i2.7423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi apakah pemenuhan kebutuhan psikologis dasar memediasi pengaruh teacher autonomy support terhadap engagement. Responden dalam penelitian ini 213 siswa SMA (Wanita=126, 59.2%; M = 87, 40.8%). Usia responden antara 15-18 tahun dengan mean 15.41 (SD=0.53). Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Autonomy support, Feeling I Have  dan Engagement. Data dianalisis dengan uji regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pemenuhan kebutuhan psikologis dasar memediasi pengaruh teacher autonomy support terhadap engagement. Implikasi dari temuan ini bahwa guru harus menyadari bahwa setiap siswa memiliki kebutuhan psikologis dasr yang dapat dipenuhi oleh perlakuan guru berupa autonomy support dan hal ini akan membentuk engagement siswa terhadapa aktivitas belajar di kelas.Keyword Teacher autonomy support, Pemenuhan kebutuhan psikologis dasar, Engagement
Bagaimana Pengasuhan Spiritual Mampu Membangun Karakter yang Baik pada Remaja Muslim? Yuliana Intan Lestari
JURNAL PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v15i2.7794

Abstract

Building good character is an important effort for adolescents, especially Muslim adolescents with a background in their values. But this is not easy without the role of care given by parents in the family. This study aims to examine  how spiritual parenting in the family is able to build good character in Muslim adolescents. Participants in this study was 200 people. The research data was obtained using psychological scales, namely the spiritual parenting scale and the good character scale. Data of this study was analysed by using product moment correlation technique. The results of the analysis showed a significant relationship between spiritual parenting and good character in Muslim adolescents with  (r) correlation = 0.412 (p = 0.000). Its  means that the increasing of the spiritual parenting can make a good character in them. This illustrates that success in building a solid foundation in the formation of good character in adolescents can not be separated from the important role of parents in providing patterns of spiritual parenting in adolescents. 
Properti Psikometrik dan Dimensi Skala Kemalasan Sosial (Social Loafing) pada Mahasiswa Ivan Muhammad Agung; Rita Susanti; Rawdhatul Fitri Yunis
JURNAL PSIKOLOGI Vol 15, No 2 (2019): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v15i2.7413

Abstract

Kemalasan sosial merupakan salah satu  tema yang banyak dibahas dalam konteks Psikologi kelompok. Kemalasan sosial berperan penting dalam menentukan kualitas kinerja kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan struktur skala kemalasan sosial dan menguji reliabilitas. Alat ukur yang digunakan berdasarkan penelitian George, (1992) yang telah dimodifikasi. Penelitian dilakukan pada 210 mahasiswa. Hasil penelitian dengan analisisi faktor  eksplaratori terbentuk 4 komponen, yaitu persepsi atas usaha, mengurangi usaha, membiarkan orang lain melakukan lebih dan mengandalkan orang lain.Secara umum  skala ini memiliki reliabitas yang baik secara psikometrik. Hasil dan implikasi penelitian akan dibahas dalam artikel ini.Kata kunci: kemalasan sosial, analisis faktor, mahasiswa
Pengasuhan Otoritatif, Dukungan Teman Sebaya dan Regulasi Emosi Dengan Perilaku Prososial Remaja di Media Sosial Nur Indah Sari; Yudhi Satria Restu
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.8168

Abstract

Perilaku prososial di media sosial merupakan fenomena terjadinya perilaku untuk saling menolong sesama dalam dunia internet. Hal tersebut perlu dijadikan referensi bagi dunia pendidikan karena perilaku prososial di media sosial dapat mendukung perkembangan sosial pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengasuhan otoritatif orang tua, dukungan teman sebaya, dan regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku prososial di media sosial oleh remaja. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling, dengan sampel penelitian sebanyak 334 remaja. Pengumpulan data dengan menggunakan skala pengasuhan otoritatif orang tua, skala dukungan teman sebaya, skala regulasi emosi, dan skala perilaku prososial di media sosial. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan aplikasi Lisrel versi 8.7. Berdasarkan hasil pengujian SEM diketahui bahwa pengasuhan otoritatif orang tua, dukungan teman sebaya, dan regulasi emosi memiliki hubungan langsung terhadap perilaku prososial di media sosial. Selain itu, hasil analisis data menunjukkan bahwa regulasi emosi terbukti mampu sebagai mediasi pada hubungan antara pengasuhan otoritatif orang tua dengan perilaku prososial di media sosial. Penelitian ini berimplikasi untuk umpan balik terhadap perilaku prososial di berbagai media sosial.Kata-kata kunci:  Pengasuhan Otoritatif, Dukungan Teman Sebaya, Regulasi Emosi, Perilaku Prososial.  Prosocial behavior on social media is a phenomenon which is discussed to help one another in the internet world. It needs to be used as a reference in the world of education because it can support social development in adolescents.The purpose of the study was to investigate the authorative parenting, peer support and emotion regulation on the prosocial behavior tendencies in social media of adolescents. The sampling technique in this study was purposive sampling, with a sample of 334 adolescents. The data collections were obtained by using authorative parenting scale, peer support scale, emotion regulation scale, and prosocial behavior tendencies scale. The data were analyzed by using the Structural Equation Modeling (SEM) method with Lisrel version 8.7. Based on the results of testing SEM it showed that authorative parenting, peer support, and emotion regulation had a direct effect to prosocial behavior tendencies in social media. Furthermore, the results of data analysis showed that emotion regulation was proven to be able as a mediator in the correlation authorative parenting with prosocial behavior tendencies in social media. This research has implications as material for feedback on prosocial behavior tendencies in social media.Keywords: Authoritative Parenting, Peer Support, Emotion Regulation, Prosocial Behavior.
Perceived Social Support dan Psychological Distress Pada Penderita Penyakit Kanker Windi Maryanti; Ika Herani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.9155

Abstract

AbstrakPsychological distress merupakan keadaan penderitaan emosional yang ditandai oleh gejala depresi dan kecemasan. Pasien kanker mengalami berbagai jenis tekanan mental dan adaptasi untuk proses pengobatan kanker, perceived social support yang memadai dikaitkan dengan persepsi stres yang lebih rendah dan penurunan gejala depresi dan kecemasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perceived social support dengan psychological distress pada penderita penyakit kanker. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan subyek penelitian yaitu pasien dengan diagnosis kanker dan masih menjalani perawatan pengobatan atau pemulihan di rumah sakit. Jumlah subjek yang diperoleh sebanyak 145 pasien. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Multidimentional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), dan Hopkins Symptom Checklist – 25 (HSCL 25). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Pearson product moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perceived social support dengan psychological distress pada penderita penyakit kanker.Kata kunci: Kanker,perceived social support, psychological distress
Kecanduan Game Online dan Empati pada Mahasiswa Rahmi Kurniawati; Harmaini Harmaini
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.7810

Abstract

Empathy is a person's ability to recognize and understand the emotions, thoughts and attitudes of others. One of the things that affect one's empathy is addiction to online games. This study aims to determine whether the level of online gaming addiction will reduce empathy in students. The research subjects were 120 students of the Faculty of Science and Technology of UIN Suska Riau, obtained using purposive sampling. The instrument in this study is the online game addiction scale which is a modification of the Chen and Chang scale and the result of the adaptation and modification of the empathy scale of the Davis scale. Pearson correlation analysis results obtained there is a negative relationship between online game addiction with empathy for students means that the higher the duration of a person's time playing online games, the less the level of one's empathy. Keywords: Empathy, Addiction to online games
Apakah Jenis Kelamin Memoderasi Pengaruh Harga Diri terhadap Perilaku Adiksi pada Instagram di Kalangan Remaja? Indah Mulyani; Hera Lestari Mikarsa; Ira Puspitawati
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.9221

Abstract

Instagram is the most populer social media among adolescents today. Continously instagram usage can be potential to emerge addiction behavior. This study was aimed to test the effect of self-esteem to instagram addiction moderated by gender. Data were collected using the instagram addiction scale and self-esteem scale. The subjects were 27 adolescents, who previously amount 285, filtered through screening phase based on criteria individual with addiction according to DSM-V. Moderated regression analysis was used to test the hypothesis. Data analysis showed that self-esteem had a significant effect to instagram addiction (p<0.05), but not with gender. It said that both men and women have the same opportunities to engage in instagram addiction.
Analisis Pola Asuh, Kontrol Diri, dan Moralitas Kepribadian Sebagai Faktor Kenakalan Remaja di Kota Bekasi Erik Saut. H Hutahaean; Andreas Corsini. W Nugraha; Tiara Anggita Perdini; Ryan Bastoro; Romaria Marbun
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.7812

Abstract

AbstrakKenakalan remaja dilihat sebagai perbuatan yang mengandung unsur kriminal dan dilakukan oleh anak remaja. Perilaku remaja yang nakal dianggap berasal dari rumah tempat tinggalnya. Edukasi yang negatif, minimnya penanaman nilai moralitas di dalam kepribadian, dan rendahnya kesadaran lingkungan dalam membentuk konsep kendali menjadi sorotan penting untuk memahami mengapa remaja berbuat nakal. Penelitian ini bertujuan ingin menganalisis faktor yang berpengaruh terhadap kenakalan remaja . Pengambilan data Penelitian dilakukan dengan menyebarkan skala kenakalan remaja, skala pola asuh, skala kontrol diri, dan skala moralitas kepada 300 remaja di Kota Bekasi. Remaja yang menjadi responden dipilih berdasarkan konsep usia di bawah 18 tahun, dengan pendidikan menengah pertama hingga menengah umum atau sederajat. Hasilnya memperlihatkan pola asuh yang buruk berperan menjadi faktor yang pengaruhi kenakalan remaja secara langsung. Hasil uji lainnya mendapatkan kontrol diri dan moralitas kepribadian dapat berperan menjadi mediator yang menghubungkan pola asuh buruk dengan kenakalan remaja. Kedepannya perlu dilakukan analisis secara lengkap tentang faktor yang dapat membentuk kontrol diri pada remaja, dan proses yang dapat menanamkan moralitas pada kepribadian remaja.AbstractJuvenile delinquency is seen as an act that contains a criminal element and is committed by teenagers. Naughty adolescent behavior is ascribed to the house where they lives. Negative education, the lack of instilling the value of morality in personality, and the low awareness of the environment in shaping the concept of control are important spotlights to understand why adolescents are naughty. This study aims to analyze the factors that influence juvenile delinquency. Retrieval of data the study was conducted by distributing the scale of juvenile delinquency, the scale of parenting, the scale of self-control, and the scale of morality to 300 adolescents in the city of Bekasi. Adolescents who become respondents are chosen based on the concept of age under 18 years, with junior high school or senior high school. The results show that poor parenting plays a role in directly affecting juvenile delinquency. Other test results get self-control and personality morality can play a role as a mediator connecting bad parenting with juvenile delinquency. In the future it is necessary to do a complete analysis of the factors that can shape self-control in adolescents, and the processes that can instill morality in adolescent personalities.