cover
Contact Name
ivan
Contact Email
ivan.agung@uin-suska.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.psikologi@uin-suska.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Psikologi
ISSN : 19783655     EISSN : 24078786     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Psikologi diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. Jurnal ini mengakomodir artikel/karya ilmiah meliputi : Psikologi Umum, Psikologi Sosial, Psikologi Perkembangan, Psikologi Klinis, Psikologi Pendidikan, Psikologi Agama, Psikologi Industri & Organisasi dan Indegenous Psychology Naskah yang dimuat dapat berupa hasil penelitian, dalam bidang psikologi.
Arjuna Subject : -
Articles 242 Documents
Motivasi Berprestasi sebagai Moderator pada Peranan Kecerdasan Emosi terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Ramadhan Dwi Marvianto; Atim Ratnawati; Nurkholis Madani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.9538

Abstract

Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) menjadi tolak ukur dalam melihat kompetensi mahasiswa. Kecerdasan emosi menjadi salah satu prediktor yang menentukan prestasi akademik mahasiswa yang dilihat dari IPK. Selain itu, motivasi berprestasi mendorong manusia mahasiswa untuk mencapai kesuksesan dan fokus pada tujuannya sehingga dapat dijadikan penguat pada peranan kecerdasan emosi terhadap prestasi akademik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji peran motivasi berprestasi sebagai moderator pada peranan kecerdasan emosi terhadap prestasi akademik pada mahasiswa. Motivasi berprestasi dan kecerdasan emosi diukur menggunakan skala, sementara prestasi akademik diukur menggunakan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK). Data dikumpulkan dari 159 mahasiswa Psikologi dari berbagai universitas yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, pengumpulan data dilakukan menggunakan survei daring yang disebar melalui media sosial Whatsapp dan Line. Analisis data menggunakan (1) regresi linear sederhana dan (2) regresi linear dengan moderasi untuk menguji hipotesis. Di tambah lagi, (3) analisis varians dilakukan untuk melihat perbedaan nilai prestasi akademik berdasarkan motivasi berprestasi.Penelitian ini menemukan (1) terdapat peranan positif yang signifikan kecerdasan emosi terhadap prestasi akademik mahasiswa (F(1, 156) = 26,76; β = 0,383; p < 0,01, R2 = 11,58%), (2) motivasi berprestasi dapat menjadi moderator pada peranan positif kecerdasan emosi terhadap prestasi akademik mahasiswa (F(3, 155) = 13,14; p <  0,01, R2 = 20,2%; tmediator = 2,074; p < 0,05) yang mana peranan motivasi berprestasi yaitu memperkuat peranan kecerdasan emosi terhadap prestasi akademik mahasiswa, (3) terdapat perbedaan signifikan pada nilai prestasi akademik antara individu yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, sedang, dan rendah (F(1, 157) = 14,44; p < 0,01). 
Dukungan Sosial Keluarga Dan Post Traumatic Growth Pada Penyintas Stroke Raudatussalamah Raudatussalamah; Daniela Putri
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.9035

Abstract

 Family Social Support And post traumatic growth in stroke survivorsRaudatussalamah, raudatussalamah@uin-suska.ac.idDaniela Putri, danielaputri21@yahoo.comFakultas Psikologi UIN Suska Riau ABSTRACT Posttraumatic growth is a difficult process for stroke patients because a stroke does not only threaten physical disability but also cognitive, emotional and even trauma so that many stroke sufferers experience disappointment and crisis, that it is difficult to rise or grow after a stroke. The purpose of this study was to measure the relationship between family social support and post traumatic growth (PTG) stroke survivors. Quota sampling method used in this study with 110 people who are stroke survivors who undergo therapy at the physiotherapy installation at Duri Regional Hospital. The research instrument used was the social support scale from Sarafino and the posttraumatic growth scale from Tadechi and Calhoun. Data analysis techniques using regression analysis. The results showed social support correlated with post traumatic growth in post-stroke patients (F = 25.210, R= 0.435, R square = 18.9%). The family can be the main source of support to increase posttraumatic growth in stroke survivors. This study has a limited subject, posttraumatic growth research for stroke survivors who do not undergo therapeutic physiotherapy for development. Keyword: family social support, posttraumatic growth, PTG, stroke.  DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DAN POST TRAUMATIC GROWTH   PADA PENYINTAS STROKE    ABSTRAK Post traumatic growth merupakan proses yang sulit untuk dilakukan oleh penyintas stroke karena serangan stroke bukan hanya mengancam disabilitas fisik akan tetapi kognitif, emosi bahkan trauma sehingga banyak penderita stroke yang mengalami kekecewaan dan krisis hingga sulit untuk bangkit atau tumbuh setelah serangan stroke. Tujuan Penelitian ini untuk mengukur hubungan antara family social support dengan post traumatic growth (PTG) pasien stroke. Metode Kuota sampling digunakan pada penelitian ini dengan jumlah 110 orang yang merupakan pasien stroke yang menjalani terapi di instalasi fisioterapi di RSUD Duri. Instrument Penelitian yang digunakan adalah skala dukungan sosial dari Sarafino dan skala post traumatic growth dari Tadechi dan Calhoun. Teknik analisis data menggunakan analisis Regresi. Hasil penelitian menunjukkan dukungan sosial berkorelasi dengan post traumatic growth pada penderita pasca stroke (F = 25.210, R= 0.435, R square= 18,9 %). Keluarga dapat menjadi sumber dukungan yang utama untuk meningkatkan post traumatic growth pada survivor stroke. Penelitian ini memiliki subjek yang terbatas, penelitian post traumatic growth untuk survivor stroke yang tidak menjalankan fisioterapi terapi dapat dilakukan untuk pengembangan..
Strategi Menggambar untuk Meningkatkan Kemampuan Long-Term Memory dalam Menghafal Istilah dan Definisi Fadhilla Najmi Qinthara; Annisa Nur Alifa; M. Rafif Iman; Inggar Ainayya Ghassani; Labibah Huwaida; Wilis Srisayekti; Rezki Ashriyana Sulistiobudi
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.9435

Abstract

Salah satu topik penelitian mengenai memori yang banyak diteliti saat ini adalah tentang strategi menghafal. Berdasarkan penelitian sebelumnya, menggambar definisi membantu seseorang untuk menghafal definisi tersebut terutama jika dibandingkan dengan strategi yang umumnya digunakan untuk mencatat, yaitu menulis ulang secara verbatim. Penelitian ini penting untuk dilakukan mengingat bahwa mahasiswa membutuhkan strategi menghafal yang efektif untuk menghadapi tuntutan akademik dalam perkuliahan. Pada penelitian ini, peneliti ingin mengetahui apakah terdapat pengaruh strategi menggambar terhadap memori terkait istilah dan definisi pada mahasiswa. Penelitian dilakukan kepada 30 mahasiswa dari populasi yang dipilih secara acak melalui desain eksperimen between-subject post tes only design. Hasil penelitian eksperimen menunjukkan bahwa menggambar lebih efektif dalam menghafal definisi apabila dibandingkan dengan menulis verbatim. Secara praktis, temuan ini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi mahasiswa dalam menggunakan metode menggambar untuk memudahkan dalam menghafal definisi
Kebersyukuran, Self-Compassion, dan Kesejahteraan Psikologi pada Caregiver Skizofrenia Endah Puspita Sari; Wardah Roudhotina; Nur Aisyah Rahmani; Mirza Muchammad Iqbal
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 1 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i1.9081

Abstract

AbstrakPenelitian-penelitian pendahuluan menemukan bahwa terdapat beban yang harus dihadapi caregiver skizofrenia dalam merawat penderita. Beban-beban tersebut dapat membuat keberfungsian psikologis caregiver menjadi menurun. Keberfungsian psikologi dapat diukur menggunakan kesejahteraan psikologi. Dalam penelitian ini, dua faktor penting yaitu kebersyukuran dan self-compassion akan dikaji secara sistematis bagaimana keterkaitannya dengan kesejahteraan psikologi pada caregiver skizofrenia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif menggunakan analisis regresi. Subjek dalam penelitian ini adalah 43 caregiver skizofrenia. Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa kebersyukuran dan self-compassion secara bersama-sama dapat memprediksi secara signifikan kesejahteraan psikologi pada caregiver skizofrenia. Implikasi untuk penelitian mendatang dan aplikasi akan dijelaskan lebih lanjut dalam tulisan ini.Kata kunci: kesejahteraan psikologi, kebersyukuran, self-compassion, caregiver skizofrenia Abstract.Previous studies have found that there were burdens that schizophrenia caregivers must face in treating the patients. Those burdens made the psychological function of caregiver not optimum. The psychological function can be measured by psychological well-being. In this study, two important factors, gratitude and self-compassion, would be investigate systematically. Result suggest that gratitude and self-compassion may play a significant role in psychological-well-being of schizophrenia caregivers. This study was conducted with quantitative method using regression analysis. The subjects in this study were 43 schizophrenic caregivers. The result of the analysis indicates that gratitude and self-compassion were significantly related to psychological well-being in schizophrenic caregiver. Implications for future research and applications of the construct will be discussed.  Keywords: psychological well-being, gratitude, self-compassion, schizophrenia caregiver
Efikasi Diri Akademik dan Resiliensi pada Mahasiswa Frensen Salim; Muhammad Muhammad Fakhrurrozi
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i2.9718

Abstract

Mahasiswa dalam menjalani perkuliahan di perguruan tinggi tentunya akan menghadapi masalah. Resiliensi diperlukan bagi mahasiswa agar memiliki kemampuan adaptasi terhadap situasi yang berat dan mengatasi tantangan serta permasalahan-permasalan baik dalam bangku perkuliahan maupun kehidupan pribadinya. Selain itu, diperlukan juga academic self-efficacy dalam diri mahasiswa agar dirinya mampu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapinya yang berhubungan dengan kegiatan perkuliahan dan performansi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris peran efikasi diri akademik terhadap resiliensi pada mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 146 mahasiswa (41,1% laki-laki dan 58,9% perempuan) dari sejumlah perguruan tinggi di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dengan rerata usia 20 tahun (SD = 1,41). Resiliensi dalam penelitian ini diukur menggunakan Skala Resiliensi yang diadaptasi dan diterjemahkan dari The 14-Item Resilience Scale (RS-14), sedangkan efikasi diri akademik diukur menggunakan Skala Efikasi Diri Akademik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, t-test, korelasi Pearson, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri akademik memiliki peran yang signifikan dalam memprediksi resiliensi pada mahasiswa. Beberapa saran dan rekomendasi berdasarkan temuan penelitian didiskusikan. Kata Kunci: resiliensi, efikasi diri akademik, mahasiswa
Relasi Orangtua-Anak Pada Keluarga Melayu (Analisis Berdasarkan Perspektif Psikologi Indijinus) sri wah yuni; Raudatussalamah Raudatussalamah
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i2.10952

Abstract

AbstrakRelasi orangtua-anak pada keluarga Melayu unik karena adanya tanggung jawab masing-masing antara orangtua dan anak. Pemahaman akan adanya tanggung jawab masing-masing ini menjadikan relasi terkadang bermasalah. Tujuan penelitian ini untuk mengukur relasi orangtua-anak pada keluarga  Melayu. Metode penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan psikologi indijinus. Responden dalam penelitian ini adalah anak Melayu yang sudah memasuki remaja usia 12-20 tahun dengan jumlah 340 orang. Pengujian ini dilakukan berdasarkan analisis tematik menggunakan empat indikator kewajiban orangtua terhadap anak, yaitu hutang bela dengan pelihara, hutang tunjuk dengan ajar, hutang tuang dengan isi dan  hutang bekal dengan pakaian. Dan berdasarkan tiga indikator kewajiban anak terhadap orangtua yaitu sifat tahu membayar utang, sifat tahu diri, dan sifat nan bersifat. Hasil penelitian diperoleh bahwa jumlah responden yang sangat dekat dengan ibu lebih banyak dibanding ayah yakni 86,8% dan 51,2%. Cara ayah dalam berelasi dengan anak cenderung dengan mengajarkan kebaikan (hutang tunjuk dengan ajar) yaitu (54,1%) dan dengan ibu yaitu merawat dan mengasuh agar anak sehat jasmani dan rohani (hutang bela dengan pelihara) yakni (38,5%). Sedangkan dari sisi anak, anak melakukan relasi dengan ayah dengan cara berbakti yaitu (55,6) dan ibu dengan cara berprestasi (84,4%), dimana keduanya termasuk indikator tahu membayar hutang. Penelitian ini memberikan manfaat bagi orangtua dan anak dari keluarga dengan budaya Melayu dalam memahami model relasi antara orangtua dan anak, dan pengembangan ilmu psikologi dalam hal relasi orangtua-anak pada keluarga dengan budaya Melayu. Pada peneliti selanjutnya, disarankan untuk mengembangkan alat ukur relasi orangtua-anak pada keluarga Melayu. Keyword: parent-child relation, Malay family
Pemaafan Pada Penyintas Kekerasan Seksual Dalam Berpacaran Ditinjau Dari Big-Five Personality Arthur Huwae
JURNAL PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v17i1.10900

Abstract

ABSTRACT            Sexual abuse in relationship often occurs and does much harm to woman as a victim. This condition is one of the cases in which victims suffer extreme physical, psychological, and social suffering, and not even a few end up in death. To recover from the bad story, an individual needs to have and shape a good personality so as to direct his or her use of the full forgiveness of the perpetrator, making his or her life more meaningful. Follow up on the problem, so it aims to know the attachment of the big five personalities to the victims. The methods of this study quantitative correlation that involves 48 participants, using an purposive sampling technique. Data gathering used the big five inventory scale and the forgiveness of sexual assault on relationship scale. Data analysis shows you were present positive relationship significant with an r-value at 0,850 and sig. 0,000 (p<0,01), which means ahypothesis is accepted. To feel calm, safe, and comfortable ,the victim is able to forgive and make peace with this bad story of dating and learn to keep up the good relationship with the perpetrator, even the victim learns to perform the positive act of helping the perpetrator. This allows the victim to achieve optimum psychological recovery.   Keywords: Forgiveness, Bigfive Personality, Young and Young, Sexual Abuse in RelationshipABSTRACT            Sexual abuse in relationship often occurs and does much harm to woman as a victim. This condition is one of the cases in which victims suffer extreme physical, psychological, and social suffering, and not even a few end up in death. To recover from the bad story, an individual needs to have and shape a good personality so as to direct his or her use of the full forgiveness of the perpetrator, making his or her life more meaningful. Follow up on the problem, so it aims to know the attachment of the big five personalities to the victims. The methods of this study quantitative correlation that involves 48 participants, using an purposive sampling technique. Data gathering used the big five inventory scale and the forgiveness of sexual assault on relationship scale. Data analysis shows you were present positive relationship significant with an r-value at 0,850 and sig. 0,000 (p<0,01), which means ahypothesis is accepted. To feel calm, safe, and comfortable ,the victim is able to forgive and make peace with this bad story of dating and learn to keep up the good relationship with the perpetrator, even the victim learns to perform the positive act of helping the perpetrator. This allows the victim to achieve optimum psychological recovery.  Keywords: Forgiveness, Bigfive Personality, Young and Young, Sexual Abuse in Relationship
Tingkat Smartphone Addiction pada Penduduk di Kota Banda Aceh Rita Fathya; Kartika Sari; Marty Mawarpury; Afriani Afriani
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i2.9794

Abstract

The use of smartphones is a basic necessity at this time, but excessive use can lead a bad impact, one of them is smartphones addiction. Smartphone addiction is a form of attachment to smartphones that allows social problems such as withdrawal and daily disturbance. This study aims to determine the level of smartphone addiction on society in Banda Aceh. Using a quantitative design with a survey method, the respondents of this study were 500 people, with sample collection techniques using unrestricted self-selected surveys. Research data collection was obtained using adaptation the Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS-SV) by Kwon, dkk. Based on the results of the study it can be seen that the level of smartphone addiction in the population on Banda Aceh society not much different, there are 51.4% subjects with low smartphone addiction levels and 48.6% subjects with high smartphone addiction levels. Chi Square test results showed that there are several demographic variables that contributed to smartphone addiction level (p<0.05), age, education level, occupation, duration of smartphone use on single day, and frequency of smartphone check on single day.
Pengaruh Pembelajaran Daring terhadap Stres Akademik Mahasiswa Selama Pandemi Covid-19 Funsu Andiarna; Estri Kusumawati
JURNAL PSIKOLOGI Vol 16, No 2 (2020): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v16i2.10395

Abstract

Pandemi covid-19 terjadi hampir diseluruh dunia menyebabkan kegiatan yang melibatkan banyak orang harus dihindari, salah satunya adalah kegiatan belajar mengajar. Di Indonesia sejak bulan Maret, proses pembelajaran di perguruan tinggi telah berubah menjadi pembelajaran daring/jarak jauh. Hal tersebut untuk mencegah penyebaran covid-19. Pembelajaran daring yang dilakukan mahasiswa menimbulkan beberapa kendala antara lain sinyal yang jelek, tugas yang banyak, kurang fokus, kesulitan tidur sehingga hal tersebut menyebabkan stress pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap stres akademik mahasiswa selama pandemi covid-19. Jenis penelitian ini observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada April 2020 dengan responden mahasiswa strata satu di pulau jawa dengan jumlah 285 reponden. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan dalam bentuk google form tentang informasi pembelajaran daring dan stress akademik. Analisis data yang digunakan  uji analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring mempengaruhi stress akademik selama pandemi covid-19. Pembelajaran daring perlu didukung dengan sarana dan prasarana, kesiapan dan keterampilan dosen sehingga stres akademik pada mahasiswa dapat dihindari. 
Dapatkah Bersyukur Dan Kontrol Diri Mencegah Criminal Thinking Narapidana Kasus Kekerasan Seksual ? Imaduddin Hamzah; Putri Rahmawaty Herlambang
JURNAL PSIKOLOGI Vol 17, No 1 (2021): Jurnal Psikologi
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jp.v17i1.11333

Abstract

The purpose of this study is to examine the relationship between gratitude, self-control, and criminal thinking. The majority of gratitude studies mostly focus on their relationship with well-being, life satisfaction, and prosocial behavior in normal and psychological disorders. Studies on the relationship between gratitude and deviant behavior are still very limited. This study uses correlational analysis and mediation of the relationship of gratitude, self-control, and criminal thinking of prisoners in sexual violence cases. The measurement of eighty-five prisoners in Kediri Penitentiary using the gratitude scale, Grasmick et al. 's self-control scale, and the Psychological Inventory of Criminal Thinking Style (PICT). This study's results found a direct effect of gratitude with criminal thinking; however, self-control shows a weak role in the index effect as a mediator. This finding has implications for the importance of developing a rehabilitation program on the psychological aspects of being grateful for inmates in prisons.