cover
Contact Name
Erwin Hikmatiar
Contact Email
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Phone
+6281282648901
Journal Mail Official
jurnal.salam@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Jl. Ir. H. Juanda No. 90 Ciputa Tangsel
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i
ISSN : 23561459     EISSN : 26549050     DOI : 10.15408
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i (ISSN 2356-1459) is a national journal published by the Faculty Sharia and Law Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta, INDONESIA. The focus is to provide readers with a better understanding of Indonesia social and sharia culture and present developments through the publication of articles, research reports, and book reviews. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. SCOPE of SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i specializes in Indonesian social and sharia culture, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines.
Articles 880 Documents
Analisis Tindakan Aborsi Terhadap Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia Budiyanto Budiyanto; Siti Ngainnur Rohmah
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 4 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i9.16593

Abstract

AbstractHuman life is sacred, so it must be maintained to continue his life. Taking the right of life of a person without error, then the law has killed all people including abortio). The abortion process is not only a process that has a high risk in terms of physical health and safety of a woman, but also has a very great impact on a woman's mental state. Human survival is very important as a nation's generation and it starts from the womb in the womb, whose rights should be fully respected and protected. The article purpose is to find out the review of Islamic Law on the phenomenon of child neglect and also review Law No. 39 of 1999 concerning human rights to the rights of life of children in the womb. The method use in this study is qualitative research with the library and empirical approach. Performing an abortion in the view of Islamic law is unlawful in principle, although there are exceptions that can to save the life of the mother due to medical emergencies is permissible under Islamic law and Law No. 39 of 1999 concerning human rights to the right of life of the fetus as stipulated since in the womb has the right to live, maintain life and improve the standard of living and from birth is entitled to a name and citizenship statusKeywords: Abortion, Human Rights, Child Protection. AbstrakKehidupan manusia itu suci, sehingga harus dipelihara kelangsungan hidupnya. Mengambil hak hidup seseorang tanpa kesalahan hukumnya sama dengan telah membunuh seluruh manusia, termasuk menggugurkan kandungan (aborsi). Proses aborsi bukan saja suatu proses yang memiliki resiko tinggi dari segi kesehatan dan keselamatan seorang wanita secara fisik, tetapi juga memiliki dampak yang sangat hebat terhadap keadaan mental seorang wanita. Kelangsungan hidup manusia sangatlah penting sebagai generasi bangsa dan itu dimulakan dari semenjak dalam kandungan, yang semestinya hak tersebut dihormati  dan dijaga dengan sepenuhnya. Penelitian  ini  menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dan empiris. Tulisan ini memaparkan  tinjauan Hukum Islam terhadap fenomena penelantaran anak dan  tinjauan Undang-undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM terhadap hak hidup anak di dalam kandungan. Hasil penelitian menyatakan bahwa melakukan tindakan aborsi dalam pandangan hukum Islam haram, namun ada pengecualian yaitu untuk menyelamatkan jiwa sang ibu karena kedaruratan medis,  dan Undang-undang No. 39 Tahun 1999 tentang HAM terhadap hak hidup janin menyatakan bahwa sejak dalam kandungan janin berhak untuk hidup, mempertahankan hidup dan meningkatkan taraf kehidupannya serta sejak kelahirannya berhak atas suatu nama dan status kewarganegaraan. Kata Kunci: Aborsi, HAM, Perlindungan Anak.
Studi Etnografi Dalam Kerangka Masyarakat Dan Budaya Kamarusdiana Kamarusdiana
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 6, No 2 (2019)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v6i2.10975

Abstract

AbstractCommunities with all their cultures have quite strong sociological roots. Culture that results from social interaction makes a distinctive value in that society. The forerunner of culture is an important aspect in the social framework. Research on this aspect of culture uses ethnographic studies. In its implementation ethnography emphasizes the existing aspects of culture. This is an important feature of ethnographic studies. As ethnographic qualitative research conducts in-depth analysis of the culture under study. On the other hand, there is a fairly close link between ethnography and society and culture as a result of their creativity. Therefore, this linkage needs to be applied positively, where it is necessary to use ethnographic studies as an alternative form of conducting research on culture in the community.Keywords: Ethnography, Culture, Society AbstrakMasyarakat dengan segala kebudayaannya memiliki akar sosiologis yang cukup mengakar kuat. Kebudayaan yang dihasilkan dari interaksi sosial menjadikan nilai distingsi tersendiri dalam masyarakat tersebut. Cikal bakal kebudayaan merupakan aspek penting dalam kerangka sosial kemasyarakatan. Penelitian akan aspek kebudayaan ini menggunakan studi etnografi. Dalam implementasinya etnografi menekankan pada aspek kebudayaan yang ada. Hal inilah menjadi ciri penting dari studi etnografi. Sebagai penelitian kualitatif etnografi melakukan analisa secara mendalam terhadap kebudayaan yang diteliti. Disisi lain, terdapat keterkaitan yang cukup erat antara etnografi dengan masyarakat dan kebudayaan sebagai hasil kreatifitasnya. Oleh sebab itu, keterkaitan tersebut perlu diaplikasikan secara positif, di mana perlunya menggunakan studi etnografi sebagai bentuk alternatif dalam melaksanakan penelitian tentang kebudayaan di masyarakat.  Kata Kunci: Etnografi, Kebudayaan, Masyarakat
Tinjauan Fiqih Muamalah Terhadap Pelaksanaan Upah Di Desa Prambatan Kecamatan Abab Kabupaten Pali Saprida Saprida
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v5i1.7904

Abstract

Abstract: The results of this study showed that the implementation of a daily wage in the District Abab Prambatan village Pali district is one of the Ijara Ijara who transact human resource benefits or wages hired. Implementation of the daily wage is basically allowed in fikih muamalah, but when there is one of the requirements or pillars were not being met as stipulated in Islamic law, then it is not valid (not allowed). As wages in the implementation of the daily wage is not yet clear how the amount and timing of payment. This type of research used in this research is descriptive qualitative, in the form of interview data directly to the person who entered into the implementation of the daily wage. While data collection techniques is by observation and interviews related to the writing of this study. Keywords: Fikih Muamalah, Ijarah   Abstrak: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan upah harian di desa Prambatan  Kecamatan Abab Kabupaten Pali  merupakan salah satu bentuk ijarah yakni ijarah yang mentransaksikan manfaat sumber daya manusia atau upah mengupah. Pelaksanaan upah harian ini pada dasarnya diperbolehkan dalam fikih muamalah, akan tetapi ketika ada salah satu syarat atau rukun yang tidak terpenuhi sebagaimana yang ditentukan dalam syariat Islam, maka hal tersebut tidak sah (tidak diperbolehkan). Seperti upah dalam pelaksanaan upah harian yang belum jelas berapa jumlahnya dan waktu pembayarannya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, berupa data hasil wawancara langsung kepada orang yang mengadakan pelaksanaan upah harian. Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi dan wawancara yang berhubungan dengan penulisan penelitian ini. Kata kunci: Fiqih Muamalah, Ijarah DOI: 10.15408/sjsbs.v5i1.7904
Pengguna Jasa Angkutan Umum Jenis Angkot Di Jakarta Dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen Faris Satria Alam
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 3, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v3i2.7857

Abstract

Abstract:In reality, consumer as users and passenger’s public transportation (Angkot) have not received legal protection and maximum service that should be given regarding the application of minimum service standards. Besides, there are still problems related to public transportation service sector in the form of the decision of public transportation tariff that has not been matched by the availability of public transportation, the proper of public transportation and consumer safety from crime over public transportation. The result of this study explains that public transportation (Angkot) still has many weaknesses especially related to the implementation of minimum service standards.Keywords: Public Transportation, Angkot, Consumer Protection. Abstrak:Konsumen sebagai pengguna jasa maupun penumpang angkutan umum jenis angkot pada realitasnya belum mendapat perlindungan hukum dan pelayanan maksimal yang seharusnya diberikan berupa penerapan standar pelayanan minimal. Disamping masih adanya persoalan mengenai sektor pelayanan angkutan umum berupa: penetapan tarif angkutan umum yang belum atau tidak diimbangi dengan ketersediaan jumlah angkutan umum; kelaikan kendaraan angkutan umum; dan keamanan konsumen dari kejahatan di atas kendaraan angkutan umum. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa selama ini pelayanan angkutan umum jenis angkot ini masih memiliki banyak kekurangan terutama menyangkut penerapan standar pelayanan minimal.Kata Kunci: Angkutan Umum, Jenis Angkot, Perlindungan Konsumen.
Eksekusi Pengosongan Tanah Dan Bangunan Oleh Pembeli Melalui Permohonan Aanmaning Sufiarina Sufiarina; Herman Sudrajat; Widiya N Rosari
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 8, No 1 (2021)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v8i1.18559

Abstract

Aanmaning as a warning aims to give the respondent an opportunity to immediately fulfill the condemnatoir decision or fulfillment of the grosse deed that has been auctioned. In Depok District Court, the request for aanmaning was granted based on the sale and purchase certificate. The applicant is the buyer, but the land and building objects of sale and purchase are physically controlled by another party. The aanmaning petition was granted by the PN with a Decree No. 01 / Pen.Pdt / Aanm.Eks.HT / 2015 / PN. Dpk. For this reason, it is necessary to deepen whether the buyer is authorized to apply for aanmaning so that he can control the land and buildings he has purchased. In order to do this, a normative juridical study was conducted on the provisions of aanmaning and the terms of execution. The result of the research concludes that the buyer is not authorized to apply for aanmaning to protect his rights by execution. Because the execution is only based on the existence of a condemnatoir court decision or with a grosse deed that underlies the legal relationship of the parties. The court has mistakenly granted the aanmaning petition by stipulating No. 01 / Pen.Pdt / Aanm.Eks.HT / 2015 / PN.Dpk.Keywords: Aanmaning, Execution Authority, Grosse Deed, Sale And Purchase Deed. AbstrakAanmaning sebagai teguran bertujuan memberi kesempatan pada termohon agar segera memenuhi amar putusan condemnatoir atau pemenuhan grosse akta yang telah dilelang. Di PN Depok, permohonan aanmaning dikabulkan berdasar pada akta jual beli. Pemohon selaku pihak pembeli, namun tanah dan bangunan objek jual beli secara fisik dikuasai pihak lain. Permohonan aanmaning dikabulkan oleh PN dengan Penetapan No. 01/Pen.Pdt/Aanm.Eks.HT/2015/PN. Dpk. Untuk itu perlu dilakukan pendalaman apakah pembeli, berwenang mengajukan aanmaning agar dapat menguasai tanah dan bangunan yang telah dibelinya. Untuk mendalaminya, dilakukan penelitian yuridis normatif atas ketentuan aanmaning dan ketentuan eksekusi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pembeli tidak berwenang mengajukan aanmaning untuk melindungi haknya dengan eksekusi. Karena eksekusi hanya didasarkan pada keberadaan putusan pengadilan yang bersifat condemnatoir atau dengan suatu grosse akta yang mendasari hubungan hukum para pihak. Pengadilan telah keliru mengabulkan permohonan aanmaning dengan penetapan No. 01/Pen.Pdt/Aanm.Eks.HT/2015/PN.Dpk.Kata kunci: aanmaning, kewenangan eksekusi, grosse akta, akta jual beli.
Survei Existing Perilaku Pedagang Pasar Tradisional Terhadap Praktik Bisnis Islam Di Kabupaten Bogor Syarifah Gustiawati Mukri; Suyud Arif; Ahmad Mukri Aji
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i1.14542

Abstract

AbstractBuying and selling transactions must be guided by the ethics of buying and selling that have been determined in Islam. Buying and selling is justified if no party feels disadvantaged. The current phenomenon, in a number of traditional markets there are still market participants who commit lies and fraud by reducing the scales, hiding defects in goods, so that it can harm other parties. This is because the majority of traders expect to get a large profit in their business, so that there is a deviation in business ethics mainly through the reduction of scales from small to large scale. Therefore, this research was carried out in several traditional markets in Bogor Regency to see and survey the facts behind trade transactions. The problems analyzed are related to the extent of honesty of traders in exploring their merchandise, so as to create a friendly, prosperous market and bring prosperity. This research is a quantitative study using survey research methods. Based on the results of surveys in the field, we found that the results of the scales are not in accordance with the truth, and can cause harm and injustice on the part of the customer or the trader. The conclusion from the SPSS model summary analysis shows that the magnitude of R Square is 0.652 or 65.2%. Business ethics variables can be explained by religion by 65.2% and the remaining 34.8% is influenced by other variables that are not observed.Keywords: Transactions, Buy and Sell, Business Ethics. Abstrak Transaksi jual beli harus berpedoman pada etika jual beli yang telah ditentukan dalam Islam. Jual beli dibenarkan jika tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Fenomena saat ini, di sejumlah pasar tradisional masih terdapat pelaku pasar yang melakukan kebohongan dan kecurangan dengan mengurangi timbangan, menyembunyikan cacat pada barang, sehingga dapat merugikan pihak lain. Hal ini disebabkan karena mayoritas pedagang berharap mendapatkan keuntungan yang besar dalam bisnisnya, sehingga, terjadi penyimpangan etika bisnis terutama melalui pengurangan timbangan dari skala kecil bahkan besar. Oleh karena itu, penelitian ini dilaksanakan di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Bogor guna melihat dan mensurvei fakta di balik transaksi perdagangan. Permasalahan yang dianalisis terkait sejauh mana tingkat kejujuran pedagang dalam menjajaki barang dagangannya, sehingga tercipta pasar yang ramah, mensejahterakan serta membawa kemaslahatan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian survei. Berdasarkan hasil survei di lapangan ditemukan hasil timbangan yang belum sesuai dengan yang sebenarnya, dan dapat menyebabkan kerugian dan kezaliman di pihak pelanggan maupun di pihak pedagang. Kesimpulan dari hasil analisis SPSS model summary menunjukkan bahwa besarnya R Square adalah 0,652 atau 65.2%. Variabel etika bisnis dapat dijelaskan oleh keagamaan sebesar 65.2% dan 34.8% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diamati.Kata Kunci: Transaksi, Jual Beli, Etika Bisnis.  
GELOMBANG REVOLUSI DAN TRANSISI POLITIK DI TIMUR TENGAH DAN AFRIKA UTARA* Khamami Zada
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.2242

Abstract

Abstract: Revolutionary Waves and Political Transition in Middle East and North Africa. Political transition in Tunisia has greatly influenced to neighboring countries, especially Egypt. Libya and Yemen have been disturbed by the government’s opposition. Political transition in Middle East is a fruit of authoritarian in which has been taking place since years ago. In addition, the high level of poverty gives effect to the transition process. Political transition in Tunisia and Egypt was happened in a peaceful way, marked by the resignation of Zain al-Din Ben Ali and Husni Mubarak. On the other hand, the armed conflict has been occurred in Libya and Yaman, heading the government’s loyalties and the opposition groups.  After the fall of Ben Ali and Husni Mubarak, it exist the struggle between radical groups and liberal ones in competing optical power.Key Words: political transition, revolution, Islamism, radicalism and liberalism Abstrak: Gelombang Revolusi dan Transisi Politik di Timur Tengah dan Afrika Utara. Efek domino transisi politik di Tunisia menjalar ke negara-negara tetangganya, terutama Mesir. Libya dan Yaman pun sedang menghadapi tuntutan mundur dari kelompok oposisi. Transisi politik di Timur Tengah dan Afrika Utara merupakan akibat dari otoritarianisme yang berlangsung lama dan tingginya kemiskinan. Transisi politik yang terjadi di Tunisia dan Mesir berlangsung dengan pola damai dengan mundurnya Zain al-Din Ben Ali dan Hosni Mubarak. Di tempat lain, Libya dan Yaman juga berlangsung konflik bersenjata antara kelompok yang setia terhadap pemerintah dan kelompok oposisi. Paska Ben Ali di Tunisia dan Mubarak di Mesir terjadi pertarungan antara kelompok Islamisme, radikalisme dan liberalisme dalam memperebutkan sumber politik kekuasaan dan kultural.Kata Kunci: transisi politik, revolusi, Islamisme, radikalisme, liberalisme  DOI: 10.15408/sjsbs.v2i1.224
Конституционные Права Работников На Правовую Защиту И Определенность (Constitutional Rights of Workers in Obtaining Protection and Legal Certainty) Nur Rohim Yunus; Annissa Rezki; RR Dewi Anggraeni
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 4 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i9.16590

Abstract

Abstract:There are so many conflicts between companies and workers, and these conflicts often end up in court. At certain moments workers are declared winners and the company is obliged to pay the right to obligations as a provider of labor. Workers hope to receive all rights and be protected by law which can overshadow and protect the existence of workers, both individually and as a group. This research uses descriptive qualitative research methodology and refers to the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia as the main legal foundation and other laws and regulations.Keywords: Legal Protection, Constitutional Rights, Workers' Rights Аннотация:Существует много конфликтов между компаниями и работниками, и эти конфликты часто заканчиваются в суде. Бывают случаи, когда работники объявляются победителями, и компания обязана оплачивать права по обязательствам как работодатель. Рабочие надеются получить все свои права и быть защищены законом как индивидуально, так и в составе группы. В этом исследовании используется описательно-качественная методология исследования и упоминается Конституция Индонезии 1945 года в качестве основного правового закона и другие законодательные акты, представленные ниже.Ключевые слова: Правовая защита, Конституционные права, Права работников
Full Journal Vol. 5 No. 2 (2018) Tim Jurnal
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v5i2.10464

Abstract

Pesona Tari sebagai Aset Pariwisata Budaya Indonesia Puspitaning Wulan; Warih Handayaningrum
SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Sharia and Law UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/sjsbs.v7i4.14925

Abstract

AbstractDance has the complexity of the expression of aesthetic expressions that are correlated with other fields around it. This provides the opportunity for dance to be able to have an internal and external impact on individuals in and around the scope of dance. Therefore this study aims to explain (1) the charm in dance, (2) the need for self-expression that gives aesthetic experience, and (3) the long-term role of dance for tourism and cultural preservation. This study uses qualitative methods of dance and its potential in tourism. Alfred Gell's charm approach is used in which dancers process motion to attract the attention of the audience and give an aesthetic impact on the audience so as to bring up experiences that have implications for the field of tourism. The results showed that (1) the charm displayed in dance, whether through dancers' gestures, costumes, delivery or presentation, and ritual performances can provide cultural therapeutic elements, where these elements provide an aesthetic experience to the audience; (2) the need for aesthetic experience is ultimately able to provide tourist attraction for the audience so as to provide encouragement to enjoy dance performances as tourists; and (3) the government pays particular attention to dance as an agent and cultural tourism asset in Indonesia. The role of dance which is increasingly complex and routine opens opportunities for collaborative work with other disciplines to provide hope for the varied use of dance in Indonesia.Keyword: Enchantment, Dance, Cultural Tourism, Indonesia Abstrak Seni tari memiliki kompleksitas dari perujudan ekspresi estetis yang berkonstelasi dengan bidang lain disekitarnya. Hal tersebut memberikan peluang seni tari mampu memberikan dampak internal maupun eksternal individu dalam dan sekitar lingkup tari. Oleh karenanya penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang (1) pesona dalam seni tari, (2) kebutuhan akan ekspresi diri yang memberikan pengalaman estetik, dan (3) peran jangka panjang seni tari bagi pariwisata dan pelestarian budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif terhadap seni tari dan potensinya dalam pariwisata. Pendekatan pesona milik Alfred Gell digunakan di mana penari mengolah gerak guna menarik perhatian penonton dan memberikan dampak estetis pada penonton sehingga memunculkan pengalaman yang berimplikasi pada bidang pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pesona yang ditampilkan dalam tari, baik melalui gerak tubuh penari, kostum, penyampaian atau penyajian, dan ritual pertunjukannya mampu memberikan unsur terapetik budaya, di mana unsur tersebut memberikan pengalaman estetik kepada penonton; (2) kebutuhan akan pengalaman estetik tersebut pada akhirnya mampu memberikan daya tarik wisata bagi penonton sehingga memberikan dorongan untuk menikmati pertunjukan tari sebagai wisatawan; dan (3) pemerintah memerhatikan seni tari secara khusus sebagai agen serta aset pariwisata budaya yang ada di Indonesia. Peran seni tari yang semakin kompleks dan rutin membuka peluang untuk terjadinya kerja kolaboratif dengan disiplin ilmu lain memberikan harapan akan variatifnya pemanfaatan seni tari di Indonesia.Kata kunci: Pesona; Seni Tari; Pariwisata Budaya; Indonesia 

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 2 (2025): Summer Edition Vol. 12 No. 2 (2025): Summer Edition Vol 12, No 1 (2025): Spring Edition Vol. 12 No. 1 (2025): Spring Edition Vol 11, No 4 (2024): Winter Edition Vol. 11 No. 4 (2024): Winter Edition Vol 11, No 3 (2024): Autum Edition Vol. 11 No. 3 (2024): Autum Edition Vol. 11 No. 2 (2024): Summer Edition Vol 11, No 2 (2024): Summer Edition Vol. 11 No. 1 (2024): Spring Edition Vol 11, No 1 (2024): Spring Edition Vol 10, No 6 (2023) Vol. 10 No. 6 (2023) Vol 10, No 5 (2023) Vol 10, No 5 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 4 (2023) Vol 10, No 3 (2023) Vol. 10 No. 3 (2023) Vol 10, No 3 (2023): Article-in-Press Vol 10, No 2 (2023) Vol 10, No 1 (2023) Vol 10, No 1 (2023): Article-in-Press Vol. 9 No. 6 (2022) Vol 9, No 6 (2022) Vol 9, No 5 (2022) Vol 9, No 4 (2022) Vol 9, No 3 (2022): Mei - Juni Vol 9, No 3 (2022) Vol 9, No 2 (2022): Maret-April Vol 9, No 2 (2022) Vol 9, No 1 (2022) Vol 9, No 1 (2022): Januari-Februari Vol 8, No 6 (2021) Vol 8, No 6 (2021): November-Desember Vol 8, No 5 (2021) Vol 8, No 5 (2021): September - Oktober Vol 8, No 4 (2021): Juli - Agustus Vol 8, No 4 (2021) Vol 8, No 3 (2021) Vol 8, No 3 (2021): Mei-Juni Vol 8, No 2 (2021) Vol 8, No 2 (2021): Maret-April Vol 8, No 1 (2021): Januari-Februari Vol 8, No 1 (2021) Vol 7, No 10 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 8 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 7 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 6 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 5 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 3 (2020): Special Issue Coronavirus Covid-19 Vol 7, No 12 (2020) Vol 7, No 11 (2020) Vol 7, No 9 (2020) Vol. 7 No. 6 (2020) Vol 7, No 6 (2020) Vol 7, No 5 (2020) Vol 7, No 4 (2020) Vol 7, No 2 (2020) Vol 7, No 1 (2020) Vol 6, No 5 (2019) Vol 6, No 4 (2019) Vol 6, No 3 (2019) Vol 6, No 2 (2019) Vol 6, No 1 (2019) Vol 5, No 4 (2018) Vol 5, No 3 (2018) Vol 5, No 2 (2018) Vol 5, No 1 (2018) Vol 4, No 3 (2017) Vol 4, No 2 (2017) Vol 4, No 1 (2017) Vol 3, No 3 (2016) Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue