cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS
ISSN : 23561807     EISSN : 24607916     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS publishes and disseminates research result and analysis on integrated social sciences, history, economics, sociology, geography, and other relevant social sciences. The journal is expected to be beneficial to the development of social sciences comprehensively and educational social sciences specifically.
Arjuna Subject : -
Articles 217 Documents
Analisis kebijakan pendidikan untuk anak jalanan di Kota Yogyakarta Syahrul, Syahrul; Wardana, Amika
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.808 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i2.10388

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (a) kebijakan pendidikan untuk anak jalanan, (b) implementasi kebijakan pendidikan untuk anak jalanan, dan (c) dampak kebijakan pendidikan pada anak jalanan di Kota Yogyakarta. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling terdiri atas anak jalanan, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Dinas Sosnakertrans Kota Yogyakarta, PKBM Anak Mandiri, PKBM Reksonegaran, dan Rumah Singgah Ahmad Dahlan. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, catatan lapangan, dan analisis dokumen. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif bergerak dalam lingkaran di antara pengumpulan data, pengorganisasian data, pembacaan/memoing, deskripsi, klasifikasi, penafsiran, dan penyajian/ visualisasi. Hasil penelitian ini adalah: (1) kebijakan pendidikan layanan khusus untuk mengentaskan anak dari jalanan melalui pendidikan informal dan nonformal sudah tidak relevan lagi dengan realitas kehidupan di Kota Yogyakarta; (2) implementasi “akuntabilitas jalur pendek” oleh Dinas Sosnakertrans Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan secara langsung ke rekening masing-masing anak jalanan, sedangkan “akuntabilitas jalur panjang” oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan untuk anak jalanan melalui perantara pengelola PKBM/rumah singgah; (3) kebijakan pendidikan berdampak pada anak jalanan yang sudah mulai berkurang di Kota Yogyakarta,Kata kunci: kebijakan pendidikan, anak jalanan, Yogyakarta ANALYSIS OF EDUCATION POLICY FOR STREET CHILDREN IN YOGYAKARTAAbstactThe study aims to investigate (a) the education policy for street children, (b) the implementation of education policy for street children, and (c) the effect of education for street children in Yogyakarta. This study employed the qualitative approach. The research subjects consisting of street children, Head of Education in Yogyakarta, Head of Social, Manpower and Transmigration in Yogyakarta, PKBM Anak Mandiri, PKBM Reksonegaran, and Rumah Singgah Ahmad Dahlan. The data was collected through in-depth interview, observation, field notes, and document analysis. Meanwhile, the data was analyzed using qualitative analysis in one circle among data collection, data categories, memoing, descriptive, clasification, intepretation, and visualisation. The result of studi are follows: (1) a particular service in education policy which eradicates children from street through informal and non-formal education is not relevant with the life reality in Yogyakarta; (2) the implementation of “short path accountability” made by the Head of Social, Manpower and Transmigration is to distribute donation directly into the account of street children. Otherwise, the implementation of “long path accoutability” made by the head of education in Yogyakarta is to distribute donation for street children through the organizer of PKBM/Rumah singgah; (3) the education policy affects the eradication of number of homeless children in Yogyakarta.Keywords: education policy, street children, Yogyakarta
Aktualisasi pendidikan karakter berbasis kultur sekolah dalam pembelajaran IPS di SMP Ali Miftakhu Rosyad; Darmiyati Zuchdi
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2018): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.435 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i1.14925

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi(1) perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pendidikan karakter berbasis kultur sekolah dalam pembelajaran IPS, dan (2) peran kultur sekolah dalam pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekola, guru, dan siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) pada proses perencanaan sekolah memiliki program pengembangan kultur sekolah untuk mengimplementasikan  nilai-nilai karakter siswa yang diaktualisasikan melalui kegiatan pembelajaran; (2) pada proses pelaksanaan pendidikan karakter diaktualisasikan dengan memberi keteladanan, menegur, memberi tahu, memberi sangsi, dan memberi tugas melalui pendekatan dan metode yang komprehensif; (3) berdasarkan hasil penilaian menunjukan bahwa nilai-nilai karakter yang telah diaktualisasikan dengan baik dalam perilaku sehari-hari siswa di SMP N2 Juntinyuat  adalah demokrasi, religius, kerja sama, peduli sosial, rasa hormat, dan tanggung jawab; dan (4) peran kultur sekolah meliputi tiga aspek pokok yaitu persepsi mengenai suasana sekolah, perilaku murid, dan kepemimpinan kepala sekolah.Kata kunci: pendidikan karakter, kultur sekolah, pembelajaran IPS. THE ACTUALIZATION OF CHARACTER EDUCATION BASED ON SCHOOL CULTURE IN SOCIAL STUDIES LEARNING IN JUNIOR HIGH SCHOOLAbstractThe article written is aimed to identify (1)planing, implementing, and assessing the character education based on school culture in social studies learning, and (2) the role of school culture in character education. The study was pursued the case study. The subjects were the principal, teachers, and students. The results showed that (1) in the process of planning the school has the development program of school culture to implement student character values which actualized through  learning activities; (2) in the implementation of character education actualized by giving good example, admonition, notification, punishment, and task; (3) based on assessing result showed that  the character values that have been actualized in the daily behavior of the students of SMP N2 Juntinyuat are democracy values, religious, cooperation, social care, respect/honor, and responsible; and (4) the role of school culture was described in three main aspects, those are the perception of school atmosphere, the behavior of the student, and management of headmaster.Keywords: character education, school culture, and social studies learning 
Keefektifan model pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar geografi ditinjau dari keterpaan media elektronik siswa SMA Stefania Octaviana Meo; Muhsinatun Siasah Masruri
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2018): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.184 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i1.11233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan antara model Discovery Learning dan model Problem-Based Learning dalam meningkatkan hasil belajar geografi peserta didik, ditinjau dari keterpaan media elektronik, serta mengetahui interaksi pengaruh antara  model pembelajaran dan keterpaan media elektronik terhadap hasil belajar geografi.Penelitian  ini  merupakan penelitian  kuasi  eksperimen. Analisis  data  dilakukan  menggunakan analisis deskripsi dan inferensial.  Hasil penelitian ini adalah: (1) Model Discovery Learning lebih efektif jika dibandingkan dengan model Problem-Based Learning dengan nilai rata-rata72 63 dan tarafsignifikan 0.00. (2) Hasil belajar dengan keterpaan media elektonik tinggi lebih baik daripada hasil belajar dengan ketepaan media elektronik rendah,  nilai rata-rata 71.99 65 dengan tarafsignifikan 0,00. (3) Hasil belajar peserta didik dengan keterpaan media massa elektronik tinggi pada model Discovery Learning lebih baik dari pada model Problem-Based Learningnilai rata-rata 77.59 63 dengan tarafsignifikan 0,00. (4) Hasil belajar peserta didik dengan keterpaan media massa elektronik rendah pada model Discovery Learning lebih baik dari pada model Proble- Based Learningnilai rata-rata 67.59 62.77 dengan taraf signifikan 0,00. (5) Model Discovery Learning lebih efektif dari pada model Problem-Based Learning jika dilihat dari keterpaan media elektronik tinggi dan rendah.Kata kunci: discovery learning,problem- based learning, media elektronik THE EFFECTIVENESS OF TEACHING MODEL IN IMPROVING GEOGRAPHY LEARNING OUTCOMES BASED ON ELECTRONIC MEDIA EXPOSURE AT HIG SCHOOLAbstractThis study aims to compare the effectiveness between the Discovery Learning model and the model of Problem-Based Learning  to improving the geography learning outcomes , based on electronic media exposure, and  analyzing the interaction effect between models of learning and electronic media exposure on the outcomes of the geography learning. This study was a  quasi-experimental.  Data analysis was performed using descriptive analysis and inferential. The experiment data, was analized by Anava, and the result of this research are :  (1)  Discovery Learning is more effective than model of Problem-Based Learning (72 62 and significance 0.00); (2) Learning outcames of student with high electroncc media exposure is more than the outcames of student with low electronic media exposure (71.99 65 and significance 0.00); (3)  The Learning outcame  of students with high electrinic media exposure in Discovery Learning model is more than the learning outcame of students Problem -Based Learning model (77.59 63 and significance 0.00); (iv) Learning outcame  of students with low electrinic media exposure in  Discovery Learning model is more than the learning outcame  of students Problem-Based Learning model (67.59 62.77and significance 0.00; (5) From the perspectiveof the both of the high and low electronic media exposure,the model Discovery Learning model is more effective than the Problem-Based Learning.Keywords: Effectiveness, learning model, electronic media exposure
Implementasi pendidikan karakter demokratis melalui pembelajaran ppkn pada siswa kelas XII Endrise Septine Rawanoko; Wuri Wuryandani
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.302 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i2.10188

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pendidikan karakter demokratis pada siswa di SMAN 1 Kesamben Kabupaten Jombang melalui pembelajaran PPKn. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data saat proses pembelajaran berlangsung. Wawancara digunakan oleh peneliti untuk memperoleh data dari guru dan siswa di SMA Negeri 1 Kesamben Kabupaten Jombang. Data dokumentasi yang diperoleh peneliti berupa perangkat pembelajaran yang dimiliki guru yaitu RPP. Keabsahan data dalam penelitian ini diperoleh melalui triangulasi teknik (observasi, wawancara, dan dokumentasi) dan pencocokan data dengan teori. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa nilai karakter demokratis di masukkan guru melalui mata pelajaran PPKn dengan menggunakan metode diskusi. Sedangkan evaluasi dari penanaman karakter demokratis dilakukan dengan evaluasi tertulis dan tidak tertulis untuk melihat moral knowing, moral feeling, and moral action.Kata Kunci: pendidikan karakter demokratis, pembelajaran PPKn THE IMPLEMENTATION OF DEMOCRATIC CHARACTER EDUCATION THROUGH PANCASILA AND CIVIC IN GRADE XIIAbstractThis research was aimed to explain the implementation of a democratic character education through Pancasila and civics in grade XII students of senior high school. This was a descriptive qualitative study. The research data were collected through observation, interview and documentation. The observation was used to obtain data during the learning process. Interview was used to obtain data from the teacher and students in Senior High School in Kesamben Jombang Regency. The document used as information research way a set of lesson plan. Data validity of this research was obtained through triangulations technique (observation, interview, and documentation) and data theory verification. Data analyses used were data reduction, data presentation, and data verification. This research showed that the implementation of a democratic character education through the Pancasila and civics in grade XII students of senior high school could be applied well using a discussion learning method. The evaluation for character democratic used written evaluation and non test evaluation for know a moral knowing, moral feeling, and moral action.Keywords: democratic character education, Pancasila and civic learning
Pengaruh kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua terhadap perilaku konsumtif siswa Fawziah Zahrawati; Nahiyah Jaidi Faraz
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.015 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i2.9480

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua secara parsial dan secara bersama-sama terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta. Jenis penelitian ini adalah penelitian ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri di Kota Yogyakarta yang berjumlah 2.706 siswa. Sampel penelitian sebesar 366 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi sederhana, dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah: (1) kultur sekolah berpengaruh terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta dengan sumbangan sebesar 23,3%, (2) konsep diri berpengaruh terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta dengan sumbangan sebesar 22,1%, (3) status sosial ekonomi orang tua berpengaruh terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta dengan sumbangan sebesar 12,5%, dan (4) kultur sekolah, konsep diri, dan status sosial ekonomi orang tua secara bersama-sama berpengaruh terhadap perilaku konsumtif siswa SMA Negeri di Kota Yogyakarta dengan sumbangan sebesar 36,2%.Kata kunci: kultur sekolah, konsep diri, status sosial ekonomi orang tua, perilaku konsumtif THE EFFECT OF SCHOOL CULTURE, SELF-CONCEPT, AND SOCIO-ECONOMIC STATUS OF PARENTS ON CONSUMPTIVE BEHAVIOR STUDENTSAbstractThis study aims to investigate the effect of school culture, self-concept, and socio-economic status of parents partially and simultaneously on consumptive behavior of state senior high school students in the city of Yogyakarta. This was an ex post facto study. The research population was all eleventh grade students in state senior high school in the city of Yogyakarta with total of 2,706 students. The research sample was 366 students. The data were collected through a questionnaire. The data were analyzed by means of the descriptive analysis, simple regression analysis, and multiple regression analysis. The results of the study are: (1) school culture has an effect on consumptive behavior of state senior high school students in the city of Yogyakarta with a contribution of 23.3%, (2) self-concept has an effect on consumptive behavior of state senior high school students in the city of Yogyakarta with a contribution of 22.1%, (3) socio-economic status of parents has an effect on consumptive behavior of state senior high school students in the city of Yogyakarta with a contribution of 12.5%, and (4) school culture, self-concept, and socio-economic status have effects on consumptive behavior of state senior high school students in the city of Yogyakarta with a contribution of 36.2%.Keywords: school culture, self-concept, socio-economic status of parents, consumptive behavior
Pengaruh konformitas, keterampilan sosial dan persepsi terhadap sinetron anak jalanan terhadap perilaku agresif Ali Susanto; Muh Farozin
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2018): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.601 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i1.15001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh konformitas terhadap teman sebaya terhadap perilaku agresif siswa; (2) pengaruh keterampilan sosial terhadap perilaku agresif siswa; (3) pengaruh persepsi terhadap sinetron anak jalanan terhadap perilaku agresif siswa dan (4) pengaruh konformitas terhadap teman sebaya, keterampilan sosial dan persepsi terhadap sinetron anak jalanan secara bersama-sama terhadap perilaku agresif siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah 715 siswa dan sampelnya 240 siswa. Penentuan ukuran sampel dengan teknik proportional stratifield random Sampling menggunakan nomogram Harry King dengan taraf kesalahan 5%. Instrument pengumpul data berupa skala yang telah divalidasi meliputi validitas isi (expert judgment) dan validitas empiris yang dihitung dengan Pearson product moment correlation. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat pengaruh positif yang signifikan antara konformitas terhadap teman sebaya terhadap perilaku agresif siswa, (2) terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara keterampilan sosial terhadap perilaku agresif siswa, (3) terdapat pengaruh positif yang signifikan antara persepsi terhadap sinetron anak jalanan terhadap perilaku agresif siswa, dan (4) terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara konformitas terhadap teman sebaya, keterampilan sosial dan persepsi terhadap sinetron anak jalanan terhadap perilaku agresif siswa.Kata kunci:konformitas, teman sebaya, keterampilan sosial, persepsi, sinetron anak jalanan, perilaku agresif THE INFLUENCE OF CONFORMITY, SOCIAL SKILL, PERCEPTION OF ANAK JALANAN SINETRON ON AGGREISSVIE BEHAVIORAbstractThis study aimed to determine: (1) the influence of peers' conformity on the student's aggressive behavior, (2) the influence of social skills on the students' aggressive behavior, (3) the influence of Anak Jalanan Sinetron perception on students' aggressive behavior, and (4) the influence of peers' conformity, social skills and perception of Anak Jalanan sinetron corelate to the students' aggressive behavior. This research used quantitative approach of ex-post facto type. The population of this research was 715 students of SMK Muhammadiyah 1 Salam. Determination of the number of samples used Harry King nomogram with 5% error level, so that the research sample obtained as many as 240 people. The Determination of sample used proportional stratified random sampling technique. Instrument validity included content validity (experts' judgment) and empirical validity calculated by correlation of Pearson product moment. Data analysis used descriptive analysis and regression analysis. The results show that: (1) there is significant influence of the peers' conformity on students' aggressive behavior; (2) there is significant influence of social skills on students' aggressive behavior; (3) there is a significant influence of Anak Jalanan Sinetron to the students' perception on students' aggressive behavior; (4) there is significant influence of peers' conformity, social skills and perception of Anak Jalanan sinetron correlate to the students' aggressive behavior.Keywords: peers’ conformity, social skill, perception of anak jalanan sinetron and aggresive behavior
Pengembangan LKPD terintegrasi karakter dengan pendekatan discovery sebagai upaya peningkatan hasil belajar Asmaul Husna; Endang Mulyani
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2018): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.443 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i1.11405

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: (1) spesifikasi; (2) kelayakan; (3) keterlaksanaan; (4) efektivitas; dan (5) respon peserta didik terhadap LKPD terintegrasi karakter dengan pendekatan discovery, untuk peserta didik SMA. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang mengadaptasi model 4-D dengan tahapan define, design, develop, dan disseminate. Penilaian LKPD dilakukan oleh satu ahli media, satu ahli materi, satu guru ekonomi, dan satu teman sejawat. Uji coba produk dilakukan kepada peserta didik kelas X SMA, dengan rincian enam peserta didik  kelas X-3 SMAN 1 Kretek untuk uji coba kelompok kecil, dan 30 peserta didik kelas X-1 SMAN 1 Kretek untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data keterlaksanaan pembelajaran dilakukan dengan pengamatan oleh dua orang pengamat, angket respon peserta didik, dan tes (post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) spesifikasi LKPD terintegrasi karakter dengan pendekatan discovery berupa media cetak; (2) hasil kelayakan LKPD ditinjau dari keseluruhan aspek penilaian oleh para ahli, secara umum termasuk kategori sangat layak; (3) keterlaksanaan LKPD terintegrasi karakter dengan pendekatan discovery sebesar 84,50% dengan kategori tinggi; (4) pada pembelajaran dengan menggunakan LKPD terintegrasi karakter dengan pendekatan discovery efektif meningkatkan: a) hasil belajar peserta didik sangat baik termasuk kategori baik; b)  karakter  tanggung jawab peserta didik sangat baik, perkembangan karakter jujur termasuk dalam kategori sangat tinggi, sedangkan rata-rata perkembangan karakter disiplin termasuk kategori tinggi; dan (5) respon peserta didik  terhadap LKPD terintegrasi karakter dengan pendekatan discovery termasuk kategori sangat tinggi.Kata kunci: LKPD, pendekatan discovery, hasil belajar, pendidikan karakter DEVELOPING WORKSHEET INTEGRATING CHARACTERS USING THE DISCOVERY APPROACH IN AN EFFORT TO IMPROVE LEARNING ACHIEVEMENTAbstrackThe aims of this research are to reveal: (1) specifications, (2) appropriateness; (3) feasibility; (4) effectiveness; and (5) response of the students to the worksheet integrating character with the discovery approach for high school students. This study was research and development that adapted the model of 4-D with the phases including define, design, develop, and disseminate. The assessment of worksheet was conducted by a media expert, material expert, one economics teacher and colleague. Product trials were conducted to X-grade students high school of involving: six students of class X-3 SMAN 1 Kretek for the small group trial, and 30 students of class X-1 SMAN 1 Kretek for field trials. The teaching implementation a were collected through observation by two observers, and through a questionnaire, and a test (post-test). The results of the study show that, (1) integrating worksheet characters using the discovery approach is in the form of print media; (2) the feasibility worksheet in terms of the overall aspects of assessment by experts, generally in a very high category; (3) feasibility of the worksheet is high with a score of 84.50%; (4) effectiviness of worksheet in terms of: a) the learning achievement is good and in high a category, b) the students’ character after the use of the worksheet especially the character of responsibility is in a high category, character of honesty is in a very high category, and the character of discipline is in a high category; and (5) the student’s response  to the worksheet is in a very high category.Keywords: worksheet, discovery approach, learning achievement, character educatio
Faktor determinasi profesionalisme guru S. Syamsuriyanti; S. Sukirno
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.154 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i2.10321

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh (1) kualifikasi pendidikan terhadap profesionalisme guru, (2) sikap inovatif terhadap profesionalisme guru, (3) etos kerja terhadap profesionalisme guru, dan (4) pengaruh kualifikasi pendidikan, sikap inovatif dan etos kerja secara simultan terhadap profesionalisme guru IPS SMP di Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kausal-komparatif yang bersifat ex post facto. Penelitian menggunakan populasi sebesar 119 orang guru IPS. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh kualifikasi pendidikan terhadap profesionalisme guru, (2) terdapat pengaruh pengaruh sikap inovatif terhadap profesionalisme guru, (3) terdapat pengaruh pengaruh etos kerja terhadap profesionalisme guru, dan (4) terdapat pengaruh pengaruh kualifikasi pendidikan, sikap inovatif dan etos kerja secara simultan terhadap profesionalisme guru IPS SMP di Kabupaten Gowa.Kata kunci: profesionalisme guru, kualifikasi pendidikan, sikap inovatif, etos kerja FACTORS DETERMINATION PROFESSIONALISM OF TEACHERAbstractThe study aimed to know the effect of (1) the educational qualifications of the professionalism of teachers, (2) innovative attitude towards professionalism of teachers, (3) the work ethic in the professionalism of teachers, and (4) the effect of educational qualifications, innovative attitude and work ethic simultaneously in the professionalism of teachers IPS SMP in Gowa. Population on this study was 119 junior high social studies teacher in Gowa. Collected data using questionnaire. Data analysis was using multiple linear regression. The results of this study showed: (1) there were significant educational qualifications in the professionalism of teachers, (2) there were significant influences innovative attitude towards professionalism of teachers, (3) there were significant effect of the work ethic in the professionalism of teachers, and (4) there were significant effect of educational qualifications, innovative attitude and work ethic simultaneously in the professionalism of junior high social studies teacher in Gowa.Keywords: professionalism of teachers, educational qualifications, innovative attitude, work ethic
Keefektifan pendekatan saintifik model problem based learning, problem solving, dan inquiry dalam pembelajaran IPS Depict Pristine Adi; Muchsinatun Siasah Masruri
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 4, No 2 (2017): September
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.523 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v4i2.9826

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keefektifan antara pembelajaran: (1) antara model Problem-Based Learning, Problem Solving, dan Inquiry; (2) model Problem-Based Learning dan model Problem Solving; (3) model Problem-Based Learning dan model Inquiry; dan (4) model Problem Solving dan model Inquiry. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis eksperimen semu dengan posttest-only control group design yang sudah dimodifikasi sesuai dengan quasi-experimental research. Pengumpulan data menggunakan cara dokumentasi yaitu berupa jumlah peserta didik, nilai rapot sebagai skor awal, perangkat pembelajaran, dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan one way anava pada taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik model Problem-Based Learning, Problem Solving, dan Inquiry terdapat perbedaan keefektifan. Hasil analisis yang menyatakan hipotesis nihil diterima hanya terdapat dalam pengujian hipotesis yang kedua, yakni tidak terdapat perbedaan keefektifan pendekatan saintifik dengan model Problem-Based Learning dan Problem Solving; sedangkan pengujian hipotesis ketiga menunjukkan terdapat perbedaan keefektifan pendekatan saintifik model Problem-Based Learning dan Inquiry; hepotesis keempat menunjukkan terdapat perbedaan keefektifan pendekatan saintifik model Problem Solving dan Inquiry.Kata kunci: keefektifan pendekatan saintifik, PBL, PS, Inquiry THE EFFECTIVENESS OF SCIENTIFIC APPROACH OF PROBLEM BASED LEARNING, PROBLEM SOLVING, AND INQUIRY IN TEACHING AND LEARNING SOCIAL STUDIESAbstractThis research aims to reveal: (1) the differences among Problem-Based Learning, Problem solving, and Inquiry; (2) the effectiveness of Problem-Based Learning and Problem Solving model; (3) the effectiveness of Problem-Based Learning and Inquiry model; and (4) the effectiveness of Problem Solving and Inquiry model. This research was quantitative research with quasi experiment as a method. It used the post test-only control group design modified in accordance with the quasi-experimental reseacrh. The research data were obtained through documentation of the number of learners, raport book score as the initial score, learning devices, and evaluation. The data analysis technique was one way ANOVA at the significance level of 0.05. The results show that there is a significance difference in learning by using the scientific approach of Problem-Based Learning, Problem Solving, and Inquiry. The null hypothesis is accepted in the second hypothesis testting. There is no effectiveness difference in the scientific approach with the model of Problem-Based Learning and Problem Solving; in the third hypothesis testing, there is an effectiveness difference in the scientific approach with the model of Problem-Based Learning and Inquiry; and in the fourth hypothesis testing, there is an effectiveness difference in the scientific approach with the model of Problem Solving and Inquiry.Keywords: the effectiveness of scientific approach, PBL, PS, Inquiry
Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja guru SMA Diana Pramesti; Muhyadi Muhyadi
Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS Vol 5, No 1 (2018): March
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.454 KB) | DOI: 10.21831/hsjpi.v5i1.11854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengaruh: Supervisi kepala sekolah, motivasi kerja guru, iklim kerja dan status sosial ekonomi secara parsial maupun bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru SMA Negeri di Kota Pangkalpinang. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh di mana semua populasi sebagai subjek penelitian. Pengujian validitas dilakukan dengan expert judgement dan confirmatory factor analisys (CFA). Pengujian reliabilitas menggunakan Cronbach’s Alpha (α). Analisis data menggunakan teknik statistik regresi berganda. Hasil penelitian meliputi (1) Supervisi kepala sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru dengan nilai signifikansi 0,032 0,05. (2) Motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja guru nilai signifikansi 0,000 0,05. (3) Iklim kerja guru berpengaruh terhadap kinerja guru nilai signifikansi 0,031 0,05. (4) Status sosial ekonomi tidak berpengaruh terhadap kinerja guru nilai signifikansi 0,1300,05. (5) Supervisi kepala sekolah, motivasi kerja, iklim kerja guru dan status sosial ekonomi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru nilai signifikansi 0,0000,05. Sumbangan efektif setiap variabel sebagai berikut (1) supervisi kepala sekolah sebesar 8,1%; (2) motivasi kerja guru sebesar 42,0%; (3) iklim kerja guru sebesar 17,3%; (4) status sosial ekonomi sebesar 1,8% dan (5) supervisi kepala sekolah, motivasi kerja, iklim kerja guru, status sosial ekonomi secara bersama-sama berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 62,3%.Kata kunci: supervisi kepala sekolah, motivasi kerja guru, iklim kerja guru, status sosial ekonomi, kinerja guru THE FACTORS OF AFFECTING SENIOR HIGH SCHOOLSTEACHER’S PERFORMANCEAbstractThe research aims to reveal the effect of: Principal supervision, teacher's work motivation, teachers’ work climate, and socio-economic status simultaneously on the performance of the teachers of State Senior High Schools in Pangkalpinang. This research was ex-post facto research with the quantitative approach. It used the saturated sample where all the population became the sample. The validation was done through expert judgement and confirmatory factor analisys (CFA). The reliability was measured using Cronbach's Alpha (α). The data analysis used the multiple regression statistical technique. The results included. (1) The principal supervision affects the performance of the teachers, with the highest significance of 0.032 0,05. (2) The work motivation affects teacher performance at the significance level of  0.000 0,05. (3) Teachers’ working climate affects their performance with the highest significance of 0.031 0,05. (4) Socio-economic status does not affect the performance of the teacher with the highest significance of 0.133 0,05. (5) The principal supervision, work motivation, teachers’ work climate, and socio-economic status simultaneously affect the performance of the teachers, at the significance level of 0.000 0,05. The effective contribution of each variable as a follows: (1) Principal supervision is 8.1%; (2) Teacher motivation is 42.0%; (3) work climate is17.3%; (4) Socio-economic status is 1.8% and, (5) Principal supervision, the motivation to work, teachers’ work climate, socio-economic status altogether are 63.3%.Keywords: principal supervision, teacher work motivation, teachers work climate, socio-economic status, teachers performance

Page 5 of 22 | Total Record : 217