cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 245 Documents
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Ekonomi Dengan Media Word Square Pada Siswa Kelas XI IPS Devi Yulianti
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of the study were to describe the learning outcomes of the students in the experimental group with word square media, (2) to describe the students 'learning result of the control group and the conventional learning (3) to know the difference between the students' learning achievement with word square media and the conventional learning. Data were analyzed using t-test. The result of the study found that (1) the learning result of IPS students with word square learning media included in the high category, (2) the students 'economic learning result with conventional learning included in medium category, (3) there is significant difference in the students' students with word square media and groups of students with conventional learning). It can be concluded that the use of word square learning media influence to improve students' economic learning outcomes. Penelitian bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar Ekonomi siswa kelompok eksperimen dengan media word square, (2) mendeskripsikan hasil belajar Ekonomi siswa kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional (3) mengetahui perbedaan antara hasil belajar Ekonomi siswa dengan media pembelajaran word square dan dengan pembelajaran konvensional. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) hasil belajar IPS siswa dengan media pembelajaran word square termasuk dalam kategori tinggi, (2) hasil belajar Ekonomi siswa dengan pembelajaran konvensional termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Ekonomi siswa antara kelompok siswa dengan media word square dan kelompok siswa dengan pembelajaran konvensional). Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran word square berpengaruh untuk meningkatkan hasil belajar Ekonomi siswa.Kata kunci: word square, konvensional, hasil belajar
Perbandingan Model Picture and Picture dan Jigsaw II Meningkatkan Berfikir Tingkat Tinggi Fajri Arif Wibawa; Edy Purnomo; Darsono Darsono
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to find out the effectiveness of high order thinking ability among students who learning using Picture and Picture and Jigsaw II by observing the learning style of students. The research method used was experiment. The result of the research showed that there are differences in students' high-order thinking ability, there are differences in the ability of high-level thinking between students with visual and auditory style, there is interaction between learning model and learning style toward high-level thinking ability, high students thinking ability with Picture and Picture higher in students visual learning style, high-level thinking ability of students with Picture and Picture lower on students whose learning style is auditory, high-order thinking ability of students with higher visual learning style with Picture and Picture, high-level thinking ability of student style visual learning is lower with Jigsaw II.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas kemampuan berfikir tingkat tinggi antara siswa yang pembelajarannya menggunakan model Picture and Picture dan Jigsaw II dengan memperhatikan gaya belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat ada perbedaan kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa, ada perbedaan kemampuan berfikir tingkat tinggi antara siswa yang gaya belajarnya visual dan auditori, ada interaksi antara model pembelajaran dengan gaya belajar terhadap kemampuan berfikir tingkat tinggi, kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa dengan Picture and Picture lebih tinggi pada siswa gaya belajarnya visual, kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa dengan Picture and Picture lebih rendah pada siswa yang gaya belajarnya auditori, kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa yang gaya belajarnya visual lebih tinggi dengan model Picture and Picture, kemampuan berfikir tingkat tinggi siswa yang gaya belajarnya visual lebih rendah dengan model Jigsaw II.Kata kunci: berfikir tingkat tinggi, picture and picture, jigsaw II, gaya belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL M Lukman Efendi; Sudjarwo Sudjarwo; Edy Purnomo
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the social skills of students using cooperative learning model type Group Investigation. This research was a classroom action research. The research activities ware conducted in three cycles, each cycle consisting of planning, action, observation, and reflection, which was aimed to improve the quality of learning. The subjects were junior high school students in class VIIA Setia Budi Teluk Betung school 2016/2017 year as many as 25 students. Data collection tool used observation sheets of social skills. The results of reflection for each cycle and for the observation of social skills in each cycle are the basic improvement for the next cycle. Here is the result of observation of social skills with details of the increase in the average acquisition persikus as follows: First cycle with details of the percentage of 38.9%, Cycle II with details of the percentage of 58.9%, then Cycle III increased with a percentage of 78.3%. The results showed that: there is an increase in social skills after each cycle using the model of cooperative learning Group Investigation in Social Studies.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan sosial siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Penelitian ini adalah penelitian tidakan kelas. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan sebanyak tiga siklus, tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Subjek penelitian adalah siswa di kelas VIIA SMP Setia Budi teluk betung tahun pelajaran 2016/2017 sebanyak 25 siswa. Alat pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan keterampilan sosial. Hasil refleksi setiap siklus serta hasil observasi keterampilan sosial di setiap siklus menjadi dasar perbaikan pada siklus berikutnya. Berikut merupakan hasil Observasi keterampilan sosial dengan rincian kenaikan rata-rata perolehan persikus sebagai berikut: Siklus I dengan rincian presentase 38,9 %, Siklus II dengan rincian presentase 58,9 %, kemudian Siklus III mengalami kenaikan dengan presentase 78,3 %. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat peningkatan keterampilan sosial disetiap siklus setelah menggunakan model kooperatif tipe Group Investigation dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).Kata kunci: Keterampilan Sosial, Kooperatif tipe Group Investigation,Pembelajaran IPS.
Pembelajaran IPS Model STAD Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Lilian Mega; Edy Purnomo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to (1) describe the application of social studies learning of STAD model in junior high school students, (2) determine the application of social studies learning of STAD model to improve the social skill of junior high school students. This is a Classroom Action Research by applying the model of cooperative learnings method, Student Team-Acievement Division (STAD) that involved 24 students of seven grade in SMPN 4 Metro as sample. The data collection retrieved by observation and application using descriptive data analysis technique. This research ran for three cycles. The results are: First, the aplication of social studies learning of STAD model in junior high shcool students proceed properly in every fase of STAD. Second, the application of social studies learning of STAD model increase the social skills, they are (1) sharing information and materials, (2) listening and speaking alternately, (3) cooperation and mutual help, and (4) self control.Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran IPS model STAD pada siswa sekolah menengah pertama, (2) mengetahui penerapan pembelajaran IPS model STAD dalam meningkatkan keterampilan sosial pada siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) dengan menerapkan metode pembelajaran kooperatif model Divisi Pencapaian-Tim Siswa (STAD). Sampel sebanyak 24 orang siswa kelas VIIH di SMP Negeri 4 Metro. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi dengan teknik analisis data deskriptif. Penelitian berjalan selama tiga siklus. Hasil penelitian adalah, Pertama, penerapan pembelajaran IPS model STAD pada siswa sekolah menengah pertama berjalan dengan sangat baik melalui setiap tahapan dalam model STAD. Kedua, penerapan pembelajaran IPS model STAD dapat meningkatkan keterampilan sosial siswa yaitu (4) perilaku keterampilan sosial yang terbentuk pada siswa yaitu (1) berbagi informasi dan materi, (2) mendengar dan berbicara bergiliran, (3) bekerjasama dan saling menolong, (4) mengendalikan diri.Kata kunci : pembelajaran IPS, STAD, keterampilan sosial
PERBANDINGAN MORALITAS SISWA MENGGUNAKAN MODEL MORAL REASONING DENGAN VCT MEMPERHATIKAN POLA ASUH Eti Setiawati; Edy Purnomo; Irawan Suntoro
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to find out the students morality differences between those who used MR and VCT learning models by considering parenting patterns. Population 114 and samples 76 were taken with cluster random sampling. This a quasi-experiment research with desain factorial. Data were collected with observations and questionnaires. Hypothesis was tested by using two paths variance analysis and t-test with two independent samples. The results showed: (1) there were students morality differences between those students using MR and those students using VCT. (2) students with authoritarian parenting pattern showed higher moralities that those students with permissive parenting pattern with MR and VCT. (3) there interactions of learning models and parenting patterns to students moralities. (4) students using MR showed higher moralities that those students using VCT in authoritarian parenting pattern. (5) students using VCT showed higher moralities than those students using MR model in permissive parenting pattern.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan moralitas siswa yang pembelajarannya menggunakan model Moral Reasoning (MR) dan VCT dengan memperhatikan pola asuh orang tua dengan populasi sebanyak 114 siswa, sampel 76 siswa yang ditentukan dengan cluster random sampling. Metode penelitian yang digunakan penelitian eksperimen semu dengan desain faktorial. Pengumpulan data melalui observasi dan angket. Pengujian hipotesis menggunakan rumus analisis varians dua jalan dan t-test dua sampel independen. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat perbedaan moralitas siswa yang pembelajarannya menggunakan MR dengan yang menggunakan VCT. (2) moralitas siswa dengan pola asuh otoriter lebih tinggi dari pola asuh permisif dengan menggunakan MR maupun VCT. (3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan pola asuh orang tua terhadap moralitas. (4) Moralitas siswa dengan MR lebih tinggi dari VCT bagi siswa yang pola asuh otoriter. (5) Moralitas siswa yang pembelajarannya menggunakan VCT lebih tinggi dari MR pada pola asuh permisif.Kata kunci: Moralitas, model moral reasoning, VCT
Kalirejo Dalam Perspektif Geografi Eka Dwi Anggraeni; Edy Purnomo; Pargito Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine kalirejo in geographical perspective. The method used in this research is qualitative with ethnography approach. Data collection techniques using triangulation. The geographical perspective of urban spatial layout is a strategic location close to the market, many shops, health centers, hospitals and clinics, kampung kalirejo including advanced economics although still covered with China. But the access road many perforated due to lack of attention from the provincial government is the path listas associated with the famous path prone in central Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk, mengkaji Kalirejo dalam perspektif geografi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Perspektif geografi tata ruang kampung sebelum di huni tetap oleh penduduk merupakan tegalan, kebun, sawah, ladang kemudian setelah ada transmigransi menjadi lokasi strategis, pasar, banyak pertokoan, puskesmas, rumah sakit dan klinik. Sistem pemerintahan dipilih oleh Bupati tingkat II Lampung Tengah karena berkat kerja keras Bapak Karto Sentanu menjadikan kampung Kalirejo ini memenuhi syarat untuk menjadi perkampungan. Kampung Kalirejo keadaan perekonomian termasuk maju dibandingkan dengan kampung lainnya. Tetapi Akses jalan banyak berlubang dikarenakan kurang perhatian dari pemerintah propinsi merupakan jalan lintas di Lampung Tengah.Kata kunci: Kalirejo, Perspektif Geografi, Transmigrasi
PENGARUH PENGGUNAAN MACROMEDIA FLASH DAN MEDIA GAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS Puspa Sari, Yoga; Trisnaningsih, Trisnaningsih; Pargito, Pargito
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purpose in this research is to see know a difference in the capacity reflect critical between students who pembelajarannya use macromedia flash and media picture on the subjects of Geography class X in SMA N 1 Seputih Mataram. Methods used to research this is the method experiment. Object this research is on use macromedia flash and media a picture of the ability of reflect critical students. Instrument data collection used is a technique the test results learning, observation, documentation. Analysis of the hypothesis done by test independent sample t-tes. This research result indicates a difference in the capacity reflect critical between students who pembelajarannya use macromedia flash and media picture on the subjects of geography class X in SMA N 1 Seputih Mataram. In other words that a difference in the capacity think critically students can occur because of media uses learning different for class trial and class comparison. In class trial using media learning macromedia flash and in class comparison using media learning picture. Media learning macromedia flash facilitate students to improve the ability to think critically caused this media a strength audio and visualnya and more intriguing than a learning picture.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat mengetahui perbedaan kemampuan berfikir kritis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan macromedia flash dan media gambar pada mata pelajaran Geografi kelas X di SMA N 1 Seputih Mataram. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes hasil belajar, observasi, dokumentasi. Analisi uji hipotesis dilakukan dengan uji independen sampel t-tes. Hasil penelitian ini menunjukkan perbedaan kemampuan berfikir kritis antara siswa yang pembelajarannya menggunakan macromedia flash dan media gambar pada mata pelajaran Geografi kelas X di SMA N 1 Seputih Mataram. Dengan kata lain bahwa perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa dapat terjadi karena adanya penggunaan media pembelajaran yang berbeda untuk kelas uji coba dan kelas pembanding. Di kelas uji coba menggunakan media pembelajaran macromedia flash dan di kelas pembanding menggunakan media pembelajaran gambar. Media pembelajaran macromedia flash memudahkan siswa untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis disebabkan media ini mempunyai kelebihan audio dan visualnya serta lebih menarik dibandingkan dengan media pembelajaran gambar.Kata Kunci: Macromedia flash, media gambar, dan kemampuan berfikir kritis.
Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Kreativitas Belajar Dalam Kaitannya Dengan Prestasi Belajar Kesuma Wardani; Darsono Darsono; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether there an influence of learning independence on learning creativity in relation to student achievement at class VII SMP Muhammadiyah 1 Metro. The research method used is descriptive verification with ex post facto approach. The population study is all students of grade VII at SMP Muhammadiyah 1 Metro, which amounted to 140 students, and the sample this study is 104 students. Hypothesis using linear regression test with path analysis. Based on data analysis, the following results are obtained. (1) There is an influence of class VII learning independence on the learning creativity of students. (2) There is an influence of learning creativity to learning achievement of IPS student of class VII. (3) There is influence of learning independence to learning achievement of IPS student of class VII. (4) There is am influence of learning independence to learning creativity of student learning class VIIstudent. (5) There is an influence of learning independence on IPS learning achievement through the creativity of students learning class VII.Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya pengaruh kemandirian belajar terhadap kreativitas belajar dalam kaitannya dengan prestasi belajar siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Metro. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan pendekatan ex post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa-siswi kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Metro yang berjumlah 140 siswa, dan sampel penelitian ini 104 siswa. Hipotesis menggunakan uji regresi linier dengan analisis jalur. Berdasarkan analisis data diperoleh Hasil sebagai berikut. (1) Ada pengaruh kemandirian belajar terhadap kreativitas belajar siswa kelas VII. (2) Ada pengaruh kreativitas belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VII.(3) Ada pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPS siswa kelas VII.(4) Ada pengaruh kemandirian belajar terhadap kreativitas belajar siswa kelas VII.(5) Ada pengaruh kemandirian belajar terhadap prestasi belajar IPS melalui kreativitas belajar siswa kelas VII.Kata kunci: kemandirian, kreativitas,prestasi belajar IPS
MODEL CTL DENGAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI PESERTA DIDIK Prihati, Ririek; Sudjarwo, Sudjarwo; Sinaga, Risma. M
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to (1) Describe the implementation of learning the history with the application of Contextual Teaching and Learning Models (CTL) using media images; (2) Increase the students participation towards history subject. The type of this research was classroom action research with a qualitative approach in phase of planning, action, observation and reflection. Before the research was conducted, pre-action has been carried out. The research was conducted in three cycles, with three meeting in each cycle. The research subject was class X2 SMA N I Tanjung Agung Muara Enim in the academic year of 2014/2015. Observation, documentation, and filed note analyzed by descriptive analytic were applied as the data collecting technique. The results showed that: (1) The participation of students in the teaching of history through CTL model with media images has increased, if the pre-action only reached an average of 24%, in the first cycle to 46.6%, then in the second cycle reaches 66, 8% and after the implementation of measures to third cycle increased by to 77%. (2) The skills of teachers in the teaching of history through CTL model with media images has increased. Based on the results of this study concluded that through CTL model with media images in learning history succeeded in increasing the participation of students from pre-action until the end of the third cycle increased by 53% as well as with the skills of teachers in the implementation of learning increased by 23.13%.Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sejarah dengan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan menggunakan media gambar; (2) Meningkatkan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran sejarah. Jenis penelitian ini adalah tindakan kelas mengunakan pendekatan kualitatif dengan tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sebelum pelaksanaan penelitian, telah dilakukan pra tindakan. Selanjutnya penelitian dilakukan dalam tiga siklus, setiap siklus tiga kali pertemuan. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X.2 SMA Negeri 1 Tanjung Agung Kabupaten Muara Enim Tahun Pelajaran 2014/2015. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan yang dianalisis dengan cara deskriptif analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Partisipasi peserta didik pada pembelajaran sejarah melalui pendekatan CTL dengan media gambar mengalami peningkatan, jika pada pra tindakan hanya mencapai rata-rata 24% , pada siklus I menjadi 46,6%, selanjutnya pada siklus II mencapai 66,8% dan setelah pelaksanaan tindakan siklus ke III mengalami peningkatan sebesar menjadi 77% . (2) Keterampilan guru dalam pembelajaran sejarah melalui model CTL dengan media gambar mengalami peningkatan mulai dari siklus I menunjukkan ketercapaian 71,3%, siklus II menjadi 82,41%, dan pada siklus III menjadi 94,43%. Dari ketiga hasil tersebut kriteria keberhasilan menunjukkan tingkat kinerja guru baik. Kesimpulan bahwa model pembelajaran CTL dengan media gambar dalam pembelajaran sejarah berhasil meningkatkan partisipasi peserta didik yang ditunjukkan dengan peningkatan partisipasi peserta didik dari pra tindakan hingga akhir siklus III meningkat sebesar 53 % begitu juga halnya dengan keterampilan guru yang meningkat sebesar 23,13%.Kata kunci: CTL, Media Gambar, dan Partisipasi Peserta didik
Pengembangan Buku Bacaan pada Mata Pelajaran IPS untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Lia Apriyanti; Pargito Pargito; Pujiati Pujiati
Jurnal Studi Sosial / Journal of Social Studies Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to: 1) produce reading books in social study that can be used as an alternative to improve learning activity of students and 2) determine the effectiveness of reading books in social studies. The Research and Develompent (R D) is used in this study. The process of developing reading book entitled "Merdeka Indonesiaku" used model Dick and Carey. Product development in the form of reading book " Merdeka Indonesiaku " tested on eighth grade students at SMP Cipta Karya, Lampung Timur, the effective use of reading book " Merdeka Indonesiaku" tested by t test. The analysis results show that t calculation t table (6,3112,045 means that there are differences in learning activity graders experiment that uses reading book " Merdeka Indonesiaku " with grade control using conventional.Penelitian ini bertujuan: 1) menghasilkan buku bacaan pada mata pelajaran IPS yang dapat dijadikan alternatif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa, dan 2) mengetahui efektivitas buku bacaan pada mata pelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD). Proses pengembangan buku bacaan yang berjudul Merdeka Indonesiaku menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Produk pengembangan berupa buku bacaan Merdeka Indonesiaku diuji cobakan pada siswa kelas VIII di SMP Cipta Karya Lampung Timur. efektivitas penggunaan buku bacaan Merdeka Indonesiaku diuji dengan t test. Hasil analisis menunjukkan bahwa t hitung t tabel (6,311 2,045), artinya terdapat perbedaan aktivitas belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan buku bacaan Merdeka Indonesiaku dengan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.Kata kunci: Aktivitas belajar, buku bacaan, IPS