cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
Diksi dalam Poster Berbasis Elektronik di Youtube Serta Implikasinya Amelia Saputri; Mulyanto Widodo; Sumarti Sumarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.55 KB)

Abstract

The purpose of this study is to describe the direction in posters on youtube and its implications to learning Indonesia languages in Senior High Scohool. The method that used is qualitative descriptive method. Based on the overall analysis, the authors conclude that the diction in an electronic based posters on youtube and encompasses the from of the word denotative, connotative and context. The implication of diction to learning Indonesia languages in senior high school is the study material of 12 th grade students of the odd semester about facts and opinions in an article with the right choice of words and the right expression.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan diksi dalam poster berbasis elektronik di Youtube serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Mengenah Atas. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan, penulis menyimpulkan bahwa diksi dalam poster berbasis elektronik di Youtube dengan meliputi bentuk kata denotatif, konotatif, dan konteksnya. Implikasi diksi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi pembelajaran siswa kelas XII semester ganjil tentang fakta dan opini dalam sebuah artikel dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat.Kata kunci : diksi, pembelajaran, poster berbasis elektronik di youtube.
Pembelajaran Menulis Cerita Pendek Siswa Kelas XI SMA Negeri 10 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018 Meriyati Meriyati; Munaris Munaris; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.952 KB)

Abstract

The problem presented was how the learning process to write short stories of students of class XI SMA Negeri 10 Bandar Lampung academic year 2017/2018. The aims of this research is to describe the planning,implementation, and assessmentof short story writing lessons. This study used descriptive qualitative method.The results showed that teachers had done three stages in learning, namely planning, implementation, and assessment of learning. In the implementation of learning there ware two activities, namely teacher activity and student activities.The activities undertaken by teachers included three stages of activity, namely preliminary activities, core activities, and closing activities. In the core activity, the students activity included (1) viewing activity, (2) oral activity, (3) listening activity, (4) writing activity, (5) mental activity, (6) emotional activity. The assessment of learning was done by teachers using authentic assessment techniques. Teachers did not conduct a full assessment because it only assessed two aspects, namely aspects of knowledge and skills aspects.Masalah yang dipaparkan ialah bagaimana pembelajaran menulis cerita pendeksiswa kelas XI SMA Negeri 10 Bandar Lampung tahun pelajaran 2017/2018.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran menulis cerita pendek.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah melakukan tiga tahapan dalam pembelajaran, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran.Pada pelaksanaan pembelajaran terdapat dua aktivitas, yaitu aktivitas guru dan aktivitas siswa.Aktivitas yang dilakukan guru meliputi tiga tahap kegiatan, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup.Pada kegiatan inti terjadi aktivitas siswa yang meliputi (1) aktivitas melihat, (2) aktivitas lisan, (3) aktivitas mendengar, (4) aktivitas menulis, (5) aktivitas mental, dan (6) aktivitas emosional.Penilaian pembelajaran dilakukan oleh guru dengan teknik penilaian autentik. Guru tidak melakukan penilaian secara lengkap karena hanya menilai dua aspek, yakni aspek pengetahuan dan aspek keterampilan.Kata kunci:pembelajaran, menulis, cerita pendek.
Campur Kode pada Status Facebook Mahasiswa Batrasia Kelas A 2013 dan Implikasinya Eka Susanti; Mulyanto Widodo; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.24 KB)

Abstract

This study aims to describe the mixed code on the facebook status of students of Batrasia Class A Force 2013 and the implications at learning Indonesian senior high school. The research method used is descriptive qualitative. Data were obtained from facebook status of students of Lampung University of Education Program of Language and Literature Indonesia Class 2013 A class containing mixed code. Based on the results of the research note that the mixed code contained in the facebook status of students of the Indonesian Language and Literature Education Studies Class 2013 class A in 2016 in the form of words, phrases, baster, idiom, and clauses. Mixed code is caused by the attitude factor of speakers and linguistic. The implication of this research is used in learning Indonesian grade XI even semester high school in KD 4.6 Construct lecture about the actual problems by looking at the language aspect and using the right structure.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan campur kode pada status facebook mahasiswa Batrasia Kelas A Angkatan 2013 dan implikasinya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitiannya berupa status facebook mahasiswa Universitas Lampung Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Angkatan 2013 kelas A yang mengandung campur kode. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa campur kode yang terdapat dalam status facebook mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2013 kelas A tahun 2016 berupa kata, frasa, baster, ungkapan, dan klausa. Campur kode tersebut disebabkan oleh faktor sikap penutur dan kebahasaan. Implikasi dari penelitian ini digunakan dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI SMA semester genap pada KD 4.6 mengonstruksiceramah tentang permasalahan aktual dengan memerhatikan aspek kebahasaan dan menggunakan struktur yang tepat.Kata kunci : campur kode, status facebook, implikasi
Mitos Mie Instan dan Rancangan Pembelajarannya dalam Mapel Bahasa Indonesia di SMP Nuning Anggrainingsih; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.995 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the myths in the advertisement of instant noodles and to design its learning in Indonesian language as subject at junior high schools. The research method used is sedcriptive qualitative. Source of data obtained from two advertisement of instant noodle Indomie brand that is sung in television year 2016. The reasults showed that the myth contained in the adversement Indomie fried flavor sauce is novelty of a product, while the myth contained in the adversement Indomie my taste is the entire community of Indonesian from sabang to merauke have the same tastes. The result ot this researcl can be used as learning materials on indonesia language for junior high school students of gradeVII, specially in KD 4.4 presents creative ideas in the from of fantasy stories orally and write with allention to the stucture and use of language.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos dalam pariwara mie instan dan merancang pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data diperoleh dari dua pariwara mie instan merek indomie yang ditanyangkan di televisi tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos yang terdapat dalam pariwara Indomie goreng rasa kuah adalah kebaruan sebuah produk, sedangkan mitos yang terdapat dalam pariwara Indomie seleraku adalah seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke mempunyai selera yang sama. Hasil penetitian ini dapat dijadikan bahan pembelajaran bahasa Indonesia untuk siswa SMP kelas VII khususnya KD 4.4 Menyajikan gagasan kreatif dalam bentuk cerita fantasi secara lisan dan tulis dengan memperhatikan struktur dan penggunaan bahasa.Kata kunci : pariwara, mitos, rancangan pembejaran
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE PADA GELAR WICARA REPUBLIK SENTILAN SENTILUN Rizqi Ulya Ariesta; Sumarti Sumarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 1 Jan (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.359 KB)

Abstract

This research aimed to describe the code switching and code-mixing which is used in conversation in Republik Sentilan Sentilun Talk Show, the factors that cause code switching and code-mixing that occurs, and implies the research against Indonesian language learning in senior high school. The design of this research is qualitative and descriptive. The results showed that the dominant code switching which is used in conversation in Republik Sentilan Sentilun Talk Show is the internal code swicthing and the form is the transition from Indonesian to Javanese. The factors that most influence is speakers. The dominant code mixing which is used is the form of words. The dominant code-mixing is Java wordswhich is shaped into the structure of the Indonesian and the factors that most influence the occurrence of code-mixing is the speaker. The results showed that the code switching and code-mixing can be implied to study of short stories in senior high school.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alih kode dan campur kode yang digunakan dalam tuturan di Gelar Wicara Republik Sentilan Sentilun, faktor penyebab terjadinya alih kode dan campur kode yang terjadi, dan mengimplikasikan hasil penelitian terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode yang dominan digunakan dalam tuturan di Gelar Wicara Republik Sentilan Sentilun adalah alih kode intern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa dan faktor penyebab yang paling mempengaruhi adalah faktor penutur. Campur kode yang dominan digunakan adalah campur kode berbentuk kata bahasa Jawa ke dalam struktur bahasa Indonesia dan faktor penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya campur kode adalah penutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alih kode dan campur kode dapat diimplikasikan terhadap pembelajaran cerpen di SMA.Kata kunci: alih kode, campur kode, gelar wicara.
Nilai-Nilai Religius dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Habiburrahman El Shirazy dan Rancangannya Andry Gunawan; Ali Mustofa; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.689 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the religious values contained in the novel Ayat-Ayat Cinta 2 and the design of literary learning in high school. The method used in this research was descriptive qualitative method. The results of the research found that the novel Ayat-Ayat Cinta 2 has a religious value that can be used as a literary material in high school. The religious values contained in this novel include aqidah, syariat, and morals. Aqidah consists of faith in Allah, faith in angels, faith in the Alquran, faith in the apostles, faith in the last day, and faith in qada and qadar. Sharia consists only of worship. Morals consist of good morals and bad morals. The results of the research can be used in the design of literary learning in high school on novel material in accordance with basic competence 3.9 analyze the contents and lyrics contained in the novel Ayat-Ayat Cinta 2 which is read.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius yang terdapat dalam novel Ayat-Ayat Cinta 2 dan rancangan pembelajaran sastra di SMA/MA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode desktiptif kualitatif. Hasil penelitian yang peneliti temukan menunjukan bahwa novel Ayat-Ayat Cinta 2 memiliki nilai religius yang dapat dijadikan bahan ajar sastra di SMA/MA. Nilai-nilai religius yang terdapat dalam novel ini meliputi akidah, syariat, dan akhlak. Akidah terdiri atas iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab, iman kepada rasul-rasul, iman kepada hari akhir, dan iman kepada qada dan qadar. Syariat hanya terdiri atas ibadah. Akhlak terdiri atas akhlak baik dan akhlak buruk. Hasil penelitian dapat digunakan dalam perancangan pembelajaran sastra di SMA pada materi novel sesuai dengan kompetensi dasar 3.9 Menganalisis isi dan kebahasaan yang terkandung dalam novel Ayat-Ayat Cinta 2 yang dibaca.Kata kunci: nilai religius, rancangan pembelajaran, novel Ayat-Ayat Cinta 2
Kesantunan Berbahasa dalam Interaksi Pembelajaran Biologi SMP Negeri 1 Candipuro Fransiska Retno Widiarti; Nurlaksana Eko Rusminto; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.371 KB)

Abstract

The purpose of this research was to describe the politeness of speech act at the learning interaction Biology grade VIII SMP Negeri 1 Candipuro Lampung Selatan in academic year of 2016/2017. This research used qualitative descriptive method. The data resources were collection data which said tecaher and student in learning interaction. It was found that based of analysis of data (1) Agreement and violation of maxim with agreement maxim was a dominant maxim and generosity maxim was not found in this research, (2) linguistics politeness with ayo and coba were the dominant and tolong and biar was found least in this research,(3) pragmatics politeness with declarative speech as an expression of pragmatics politeness suruhan was dominant, declarative speech as an expression permohonan and interogative speech as an expression ajakan was found least in this research.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa dalam interaksi pembelajaran biologi kelas VIII di SMP Negeri 1 Candipuro Lampung Selatan Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian adalah kumpulan data yang dituturkan guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan (1) penaatan dan pelanggaran maksim kesantunan dengan penaatan maksim kesepakatan yang paling dominan ditemukan dan penaatan maksim kedermawanan tidak ditemukan dalam penelitian ini. Pelanggaran maksim pujian paling dominan ditemukan dan pelanggaran maksim kerendahan hati tidak ditemukan dalam penelitian ini, (2) kesantunan linguistik dengan penanda kesantunan ayodancobapaling dominan ditemukan sedangkan tuturan yang menggunakan penanda kesantunan tolongdanbiarpaling sedikit ditemukan dalam penelitian ini, (3) kesantunan pragmatik dengan tuturan deklaratif sebagai ekspresi kesantunan pragmatik suruhan paling dominan ditemukan dalam penelitian ini, tuturan deklaratif sebagai ekspresi kesantunan pragmatik permohonan dan tuturan interogatif sebagai ekspresi ajakan paling sedikit ditemukan dalam penelitian ini.Kata kunci: kesantunan, interaksi pembelajaran, maksim.
Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Novel Surat Dahlan Karya Khrisna Pabichara dan Rancangan Pembelajarannya Lyoni Elvandari; Mulyanto Widodo; Edi Suyanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.001 KB)

Abstract

This study discusses the values of character education in novel Surat Dahlan by Krishna Pabichara and design learning as teaching material in high school. The purpose of this study to describe the values of character education in the novel Surat Dahlan by Khrisna Pabichara and designing learning as teaching material in high school. This study used descriptive qualitative method. The data source of this research is the novel Surat Dahlan by Pabichara. Based on the results of data analysis, found 16 values of character education, including religious, honest, disciplined, creative, hard working, independent, democratic, curiosity, spirit of nationalism, patriotism, recognize excellence, friendship, love peace, love reading, social care, and responsible. The results of this study can be used as teaching materials for designing learning Indonesian literature at the high school.Penelitian ini membahas nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara dan rancangan pembelajarannya sebagai bahan ajar di SMA. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter pada novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara dan merancang pembelajarannya sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Surat Dahlan karya Khrisna Pabichara. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan 16 nilai pendidikan karakter, meliputi religius, jujur, disiplin, kreatif, kerja keras, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat, cinta damai, gemar membaca, peduli sosial, dan bertanggung jawab. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan ajar guna merancang pembelajaran sastra Indonesia di SMA.Kata kunci: bahan ajar, nilai-nilai pendidikan, novel.
ROMANTISME PADA NOVEL SOEKARNO KUANTAR KE GERBANG KARYA RAMADHAN K.H DAN IMPLIKASINYA Endah Fitrianingsih; Kahfie Nazaruddin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 4 Sep (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.878 KB)

Abstract

The aim of the present study was to describe the romanticsm in the novel Soekarno Kuantar Ke Gerbang, a novel written by Ramadhan K.H and to design its learning in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. The results showed that the romanticsm found in the novel Soekarno Kuantar Ke Gerbang include characteristics of romanticism, those are powerful and emotional, contain bitterness and touching and awesomeness exceeds the reality, back to nature, moodiness and exoticism. Meanwhile, the lesson that can be designed based on the findings is the lesson plan with the aim that students are able to make the design of a novel in the form of the outline, which tells the effect of nature in the lives of the novels character, with correct and proper language and in a responsible way. KD 4.9 designs novel or novella, regarding to the content and language.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan romantisme dalam novel Soekarno Kuantar Ke Gerbang karya Ramadhan K.H rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa romantisme yang ditemukan dalam novel Soekarno Kuantar Ke Gerbang mencakup ciri-ciri romantisme, yaitu cerita yang dahsyat dan emosional, mengandung kegetiran dan menyentuh perasaan serta kedahsyatan melebihi kenyataan, kembali ke alam, kemurungan dan eksotisme. Adapun pembelajaran yang dapat dirancang berdasarkan temuan adalah rancangan pembelajaran dengan tujuan agar siswa dapat mampu membuat rancangan sebuah novel dalam bentuk kerangka karangan, yang menceritakan pengaruh alam terhadap kehidupan tokoh novel, dengan bahasa yang baik dan benar dan dengan cara yang bertanggung jawab. KD 4.9 merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan.Kata kunci: novel, rancangan pembelajaran, romantisme.
Mitos dalam Lirik Lagu Album Serenade Karya Ebiet G. Ade dan Rancangannya Eli Ermawati; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.597 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe the myths contained in the song lyrics of Serenade album by Ebiet G. Ade and to design it as a literary learning material in junior high school. Qualitative method was used in this research. The results show that the lyrics of the songs in the Serenade album carry three common myths that contain the value of love, divinity, and social. The myth that contains the value of love describes love should be expressed in the right time and romantic attitude and commitment will make love awake. The myth of divine value represents the peace that a man will have after repenting sincerely. The myth that brings social value illustrates that disaster is a warning for humankind and togetherness fraternity. The results of this research could be designed as a literary learning material in junior high on fantasy story material.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos yang terdapat dalam lirik lagu album Serenade karya Ebiet G. Ade dan merancangnya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMP.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu dalam album Serenade membawa tiga mitos umum yang berisi nilai cinta, ketuhanan, dan sosial. Mitos yang berisi nilai cinta menggambarkan bahwa cinta harus diungkapkan dalam waktu yang tepat dan sikap romantis dan komitmen akan membuat cinta terjaga. Mitos yang berisi nilai ketuhanan menggambarkan kedamaian yang akan didapat manusia setelah bertaubat dengan sungguh. Mitos yang membawa nilai sosial menggambarkan bahwa bencana merupakan sebuah peringatan bagi manusia dan kebersamaan menjalin persaudaraan.Hasil penelitian dapat dirancang sebagai bahan pembelajaran sastra di SMP pada materi cerita fantasi.Kata kunci: lirik lagu album serenade, mitos, pembelajaran.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue