cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
Kesantunan Bertutur Customer Service Bank Lampung dan Implikasinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Diyah Berta Alpina; Mulyanto Widodo; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.16 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the politeness of customer service at Bank Lampung and its implications in learning Indonesian in high school. This study used descriptive qualitative method. The results showed that there is maximal politeness that obeys and violates, that is maxim of wisdom, generosity, humility, sympathy, and agreement. The linguistic politeness contained in this research is characterized by markers of politeness, pragmatic politeness characterized by declarative speech and introgative. The result of this research was implicated in learning Indonesian in high school class X on negotiation text material. The data serve as an example of a negotiated text dialog.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kesantunan bertutur customer service di Bank Lampung dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat maksim kesantunan yang menaati dan melanggar, yaitu maksim kearifan, kedermawanan, simpati, dan kesepakatan. Kesantunan linguistik yang terdapat dalam penelitian ini ditandai dengan penanda kesantunan, kesantunan pragmatik ditandai dengan tuturan deklaratif dan introgatif. Hasil penelitian ini diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas X pada materi teks negosiasi. Data penelitian dijadikan sebagai contoh dialog teks negosiasi.Kata kunci: customer service, kesantunan, linguistik, maksim, pragmatik.
Alih Kode dan Campur Kode Masyarakat Kelurahan Sukajawa Bandar Lampung dan Implikasinya Dian Puspita Sari; Nurlaksana Eko Rusminto; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.075 KB)

Abstract

The problem of this research is the form and factor which caused code switching and code mixing of the daily conversation of sukajawa citizens and the implication of Indonesian language learning process at Senior High School. The method used is descriptive qualitative. Data collection process in this research was using technique of free heed mutual conversation with recording device. The result shows that there is changing code intern in the form of transition from Indonesian to Javanese or vice versa and changing code ekstern in the form of transition from Indonesian language to Arabic. The most dominant factor is speaker factor. Form of mixing code as word mixing code, phrase, word looping, idioms, and clauses. The Most dominant of cause factors on occur mixing code is Speaker background. The result of the research is implied on the learning materials of senior high school on second grade, especially on basic curriculum 3.2 and 4.2 In comparative material and production of drama / film texts.Masalah dalam penelitian ini adalah bentuk dan faktor penyebab alih kode dan campur kode pada tuturan masyarakat Kelurahan Sukajawa Kecamatan Tanjung Karang Barat Bandarlampung dan implikasinya pada pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap dengan menggunakan alat rekam. Hasil penelitian menunjukkan terdapat alih kode intern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Jawa atau sebaliknya dan alih kode ekstern berupa peralihan dari bahasa Indonesia ke bahasa Arab. Faktor penyebab alih kode yang paling dominan adalah faktor penutur. Bentuk campur kode meliputi campur kode kata, frasa, perulangan kata, idiom, dan klausa. Faktor penyebab campur kode yang paling dominan adalah faktor latar belakang sikap penutur. Hasil penelitian diimplikasikan pada materi pembelajaran di SMA kelas XI semester genap, khususnya pada KD 3.2 dan 4.2 dalam materi perbandingan dan produksi teks drama/film.Kata kunci: alihkode, campurkode, masyarakat sukajawa, pembelajaran.
PEMBELAJARAN MENULIS PANTUN KELAS XI SMA NEGERI 1 METRO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Edi Parlindungan Tampubolon; Nurlaksana Eko Rusminto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 4, No 4 Sep (2016)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.546 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the learning of pantun writing at the eleventh grade students at SMAN 1 Metro in 2016/2017 academic year. The data were taken from the students pantun writing activities including the lesson plan (RPP), the teaching learning activities including teacher and students activities, and the learning assessment. This is a qualitative descriptive research. Based on the data analisys, several data in the form of lesson plan that complies with the guidelines of making lesson plans, implementation of learning which alredy contained the activities to observe, to question, to reason, to try and form grups in accordance with the adoption of a scientific approach, and assessment of learning performed by the teacher at the end of learning. The results show that the teaching learning plan, the teaching activities, and the learning assessment done by the teacher were in accordance with the assessment indicators.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran menulis Pantun di kelas XI SMA Negeri 1 Metro Tahun Pelajaran 2016/2017. Sumber data penelitian ini adalah kegiatan pembelajaran menulis pantun di kelas XI SMA Negeri 1 Metro tahun pelajaran 2016/2017 yang meliputi aspek Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), pelaksanaan pembelajaran berupa aktivitas guru dan aktivitas siswa, dan penilaian pembelajaran. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan data berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah sesuai dengan pedoman pembuatan RPP, pelaksanaan pembelajaran yang memuat kegiatan mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membentuk kelompok sesuai dengan penerapan pendekatan ilmiah, dan penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh Guru di akhir pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan penilaian pembelajaran yang dilakukan oleh guru telah sesuai dengan indikator penilaian.Kata kunci: menulis, pantun, pembelajaran.
Penggunaan Bahasa Pada Teks Ceramah Siswa Kelas XI SMAN 1 Banjar Margo TA 2017/2018 Ardion Pandu Winata; Nurlaksana Eko Rusminto; Sumarti Sumarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.611 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the used of language in the essay of high school students of class XI. The method used was qualitative descriptive method. The results showed the use of language in the essay of high school students XI tends to be right. It is based on the results of the discussion which shows the level of spelling accuracy and the effectiveness of the sentence is more dominant than the inaccuracy of spelling and the ineffectiveness of the sentence. The accuracy of language usage is 93.65% and language usability is 6.35%. The accuracy of spelling use is found in many aspects of basic and derived words, whereas inaccuracy is found in many aspects of capitalization. The effectiveness of a sentence is found in all the features of effective sentences ie correspondence, parallelism, assertiveness, austerity, precision, cohesion, and logic. The ineffectiveness of sentences is often found on the characteristics of parenting. The ineffectiveness is mostly caused by the subject of unclear sentences.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan bahasa pada karangan siswa SMA kelas XI. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bahasa pada karangan siswa SMA kelas XI cenderung tepat. Hal tersebut berdasar pada hasil pembahasan yang menunjukkan tingkat ketepatan ejaan dan keefektifan kalimat lebih dominan dibanding ketidaktepatan ejaan dan ketidakefektifan kalimat. Ketepatan penggunaan bahasa 93,65% dan ketidaktepatan penggunaan bahasa 6,35%. Ketepatan penggunaan ejaan banyak ditemukan pada aspek penulisan kata dasar dan kata turunan, sedangkan ketidaktepatan banyak ditemukan pada aspek pemakaian huruf kapital. Keefektifan kalimat ditemukan pada seluruh ciri kalimat efektif yakni kesepadanan, keparalelan, ketegasan, kehematan, kecermatan, kepaduan, dan kelogisan. Ketidakefektifan kalimat banyak ditemukan pada ciri kesepadan. Ketidakefektifan tersebut banyak disebabkan oleh subjek kalimat yang tidak jelas.Kata kunci: ejaan, kalimat, penggunaan bahasa
Diksi pada Kuliah Umum Etika Franz Magnis Suseno S.J. Serta Implikasinya Widiyawati Widiyawati; Sumarti Sumarti; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 2 Apr (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.528 KB)

Abstract

The aimed of this research was to describe the used of diction in stadium general of ethic from Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J and its implication to learning Indonesia language at Senior High School. The method of the research was qualitative descriptive method. Based on the overall analysis, the author concluded that the diction in stadium general of ethic from Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J. on Youtube consisted of 331 denotative words, 132 connotative words which covered 88 positive connotative words and 44 negative connotative words and context. The implication of diction in learning Indonesia language in Senior High School was the study material at the first grade students of the odd semester about making exposition text by using structure and aspect of language.Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan penggunaan diksi pada kuliah umum etika Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J. serta implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis secara keseluruhan, penulis menyimpulkan bahwa penggunaan diksi pada kuliah umum etika Prof. Dr. Franz Magnis Suseno S.J. di Youtube terdapat 331 kata bermakna denotasi, 132 kata bermakna konotasi, meliputi 88 kata bermakna konotasi positif dan 44 kata bermakna konotasi negatif serta konteksnya. Implikasi penggunaan diksi terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA yaitu materi pembelajaran siswa kelas X semester ganjil tentang mengkontruksi teks eksposisi dengan struktur dan aspek kebahasaan.Kata kunci : diksi, pembelajaran, kuliah umum etika di youtube.
Makna dalam Slogan Lalu Lintas di Bandarlampung dan Implikasinya di SMP Sri Rahayu; Siti Samhati; Farida Ariyani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.46 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe the meaning of the slogan Traffic in Bandarlampung January-February 2018 and its implications in junior high school.The method used is qualitative descriptive method. Data analysis technique in this research was an analysis by describing the state of the object as it is. The results of this study show the meaning in the traffic slogan at Bandarlampung and its implications in junior high school. In determining meaning, researchers used the exposure of objects ie, direct and indirect techniques. Both are used to give an idea of the meaning of slogan in Bandarlampung. Based on the above opinion, the researcher has made the learning plan for the purpose of learning on the students, so that students can know the meaning as one of the elements of the builder.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan makna slogan Lalu Lintas di Bandarlampung Januari-Februari 2018 serta implikasinya di SMP. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis dengan memaparkan keadaan objek sebagaimana adanya. Hasil penelitian ini menunjukan makna dalam slogan lalu lintas di Bandarlampung dan implikasinya di SMP. Di dalam menentukan makna, peneliti menggunakan pemaparan objek yakni, teknik langsung dan tidak langsung. Keduanya digunakan untuk memberikan gambaran mengenai makna slogan di Bandarlampung. Berdasarkan pendapat diatas, peneliti telah membuat rancangan pembelajaran untuk tujuan pembelajaran pada siswa, agar siswa dapat mengetahui makna sebagai salah satu unsur pembangun.Kata kunci: denotatif, konotatif, slogan
Perkembangan Watak Tokoh Utama Pada Novel Memang Jodoh Karya Marah Roesli dan Rancangan Pembelajarannya SMA Febriel Mayangsari; Kahfie Nazaruddin; Munaris Munaris
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 1 Jan (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.723 KB)

Abstract

The aim of the present study was to describe the development of the main character in Memang Jodoh, a novel by Marah Roesli and its learning design for senior high school students. The method used was qualitative descriptive method. Data analysis technique in this research was text analysis.The results of research shows that the main character underwent a change from a trait of a sorrow person turned into a joyful one. In order to depict themain character, the author made used of both available techniquesthe direct and indirect method of characterization. The overall used of both methods provide a complete picture of Hamli's character. Based on the above findings, the researcher has successfully designed a learning that targeting the purpose of learning so that the students are able to understand the character as one of the elements of story builders. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan perkembangan tokoh pada novel Memang Jodoh karya Marah Roesli dan rancangan pembelajarannya di SMA. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah analisis teks. Hasil penelitian menunjukan perkembangan watak tokoh utama yang mengalami perubahan dari watak penyedih menjadi periang. Saat menentukan watak tokoh utama, peneliti menggunakan dua teknik karakterisasi yakni, teknik langsung dan tidak langsung. Keduanya digunakan untuk memberikan gambaran mengenai watak Hamli. Berdasarkan pendapat di atas, peneliti telah membuat rancangan pembelajaran untuk tujuan pembelajaran pada siswa, agar siswa dapat mengetahui watak sebagai salah satu unsur pembangun sebuah cerita.Kata kunci: perkembangan tokoh, novel, bahan ajar.
Mitos Pariwara Rokok dan Rancangannya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Erda Rismawati; Kahfie Nazaruddin; Bambang Riadi
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 3 Jul (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.504 KB)

Abstract

This research was aimed to describe the myths in two advertisements of cigarette and to design its learning in Indonesian language as subject at junior high schools. The research method used was descriptive qualitative. Data were obtained from two advertisement of cigarette brand Sampoerna and Djarum that is sung in television year 2016. The results showed that the myth of the Sampoerna Hijau Edition Dorong Rame-Rame is about the togetherness that makes life perfect, while the myth of cigarette advertisement Djarum Coklat Filter Version Goalkeeper is about how to talk well with others. These two advertisements can be used as media in learning Indonesian language of grade VIII odd semester related to KD 3.3 Identifiying ad text, slogan or poster text information from various sources read and heard and KD 4.3 Concluding the content of advertisement, slogan, or posters from various sources.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mitos dalam pariwara rokok dan merancang pembelajaran bahasa Indonesia di SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari dua pariwara iklan yang ditanyangkan di televisi tahun 2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitos dari pariwara rokok Sampoerna Hijau Edisi Rame-Rame adalah tentang kebersamaan yang membuat hidup menjadi sempurna, sedangkan mitos dari pariwara rokok Djarum Coklat Filter Versi Goalkeeper adalah tentang bagaimana berbicara baik dengan orang lain. Kedua pariwara ini dapat dijadikan media dalam rancangan pembelajaran bahasa Indonesia kelas VIII semester ganjil terkait dengan KD 3.3 Mengidentifikasi informasi teks iklan, slogan, atau poster dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar dan KD 4.3 Menyimpulkan isi iklan, slogan, atau poster dari berbagai sumber.Kata kunci : pariwara, mitos, rancangan pembelajaran
Struktur Kalimat Biografi Cut Nyak Din dan Implikasinya di SMA Ulfa Mia Lestari; Sumarti Sumarti; Iing Sunarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 6, No 3 Jul (2018)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.035 KB)

Abstract

Correct sentence structure occupy function, category, and role. This research described about Cut Nyak Din biography by Muchtaruddin Ibrahim’s structure used qualitative descriptive method, documentation technique, and tagmatic data collection technique. The result of this research showed that structure based on function are subject, predicate, object, complement, and description. Each function is occupied by categories and roles. The most of categories and roles that occupy functions in CND is a sentence that has a subject with nominal phrase as actors, predicate with verbal phrase as deeds, object with nominal phrase as sufferer, complement with verbal phrases as tools, and description with prepositional phrases as places. It can be implicated as an example of teacher learning in learning biographical materials in class X, Basic Competence 3.15 on biography in the revised 2016 Indonesian language curriculum 2013.Struktur kalimat yang benar menempati slot fungsi, kategori, dan peran semantis. Makalah ini mendeskripsikan struktur kalimat novel biografi Cut Nyak Din karya Muchtaruddin Ibrahim dengan desain penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data dokumentasi, dan teknik analisis tagmatik. Hasil penelitian ini menunjukkan masing-masing fungsi ditempati oleh kategori dan peran. Kecenderungan kategori dan peran yang menempati fungsi dalam kalimat CND ialah kalimat yang memilik fungsi subjek dengan kategori frasa nominal dan memiliki peran semantis pelaku, fungsi predikat dengan kategori frasa verbal dan memiliki peran semantis perbuatan, fungsi objek dengan kategori frasa nominal dan memiliki peran semantis penderita, fungsi pelengkap dengan kategori frasa verbal dan memiliki peran semantis alat, serta fungsi keterangan dengan kategori frasa preposisional dan memiliki peran semantis tempat.Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan sebagai contoh pembelajaran guru dalam membelajarakan materi biografi pada kelas X, yaitu pada Kompetensi Inti 3, Kompetensi Dasar 3.15 biografi pada kurikulum 2013 pelajaran Bahasa Indonesia.Kata Kunci  : fungsi, kategori, peran, struktur, biografi
Tindak Tutur Memerintah dalam Bahasa Lampung Orang Tua kepada Anak dan Implikasinya Marisa Marisa; Iqbal Hilal; Eka Sofia Agustina
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 5, No 4 Sep (2017)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.329 KB)

Abstract

The aim of this research was to describe commanding expressions in Lampungnese from parents to children and its implication as an Indonesian lesson sources in Senior High School. This research used descriptive qualitative method. The result showed that commanding expressions from parents to children were in the form of direct and indirect commands. Furthermore, there was language politeness with politeness principle using generositymaxims, wisdom, sympathy, appreciation, and conciliation. In indirect commands, there were interrogative, reporting, and commanding modes. This research's result could be implicated to the Indonesian lessons in Senior High School especially languange politeness in conversation.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tindak tutur memerintah dalam bahasa Lampung dari orang tua kepada anak dan implikasinya pada pembelajaran bahasa di SMA. Sehubungan dengan itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tindak tutur memerintah orag tua kepada anak berbentuk langsung dan tidak langsung. Selain itu, terdapat kesantunan berbahasa dengan prinsip sopan santun menggunakan maksim kedermawanan, kebijaksanaan, simpati, penghargaan, dan permufakatan. Dalam tuturan memerintah tidak langsung, terdapat modus tanya, berita dan perintah. Hasil penelitian dapat diimplikasikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA khususnya kesantunan berbahasa dalam pertuturan.Kata kunci: implikasi, kesantunan berbahasa, dan tindak tutur memerintah.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue