cover
Contact Name
Rahmat Prayogi
Contact Email
rahmat.prayogi91@gmail.com
Phone
+6282282742253
Journal Mail Official
bindounila@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kata: Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23388153     EISSN : 27981665     DOI : https://doi.org/10.23960/kata
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian bidang pendidikan bahasa dan sastra, meliputi linguistik teoritis, linguistik terapan, linguistik lintas disiplin, tradisi lisan, filologi, semiotika, sastra murni, sastra terapan, sastra lintas disiplin, serta sastra dan politik identitas.
Articles 554 Documents
NILAI MORAL DALAM KUMPULAN PUISI ORANG-ORANG KALANG KARYA SETIA NAKA ANDRIAN DAN IMPLIKASINYA Ratna Purnamasari; Sri Suciati; Pipit Mugi Handayani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.699 KB)

Abstract

This study aims to describe the moral values in the collection of poetry Orang-Orang Kalang by Setia Naka Andrian and their implications. The data of this research are in the form of words, phrases, or sentences which are physical and mental elements of poetry. These elements are used to find moral value in poetry. The results of the study concluded: (1) There are four moral values of human relations with God, namely worship, faith, seeking God, and remembering death. (2) There are four moral values of human relations with the environment and social society, namely not to forget history and culture, tolerance, love for the country, and parental love for children. (3) There are two moral values of human relations with oneself, namely loyalty and patience.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam kumpulan puisi Orang-Orang Kalang karya Setia Naka Andrian dan implikasinya. Data penelitian ini berupa kata, frasa, atau kalimat yang merupakan unsur fisik dan batin puisi. Unsur tersebut digunakan untuk menemukan nilai moral dalam puisi. Hasil penelitian disimpulkan: (1) Nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan ditemukan empat yaitu beribadah, beriman, pencarian Tuhan, dan mengingat kematian. (2) Nilai moral hubungan manusia dengan lingkungan dan masyarakat sosialnya ditemukan empat yaitu jangan melupakan sejarah dan budaya, toleransi, cinta tanah air, kasih sayang orangtua kepada anak. (3) Nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri ditemukan dua yaitu kesetiaan dan kesabaran. Keywords: moral values, poetry, Orang-Orang KalangDOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i1.202103
ANALISIS KONJUNGTOR DALAM KOLOM EDITORIAL SURAT KABAR LAMPUNG POST Dewi Ratnaningsih; Rahmat Prayogi; Rian Andri Prasetya
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.374 KB)

Abstract

The purpose of this study was to describe conjunction within the rubric of "editorial " Lampung Post newspaper and its implications for Indonesian learning in high school. The method that used is descriptive qualitative method. Sources of data in this study is the rubric " editorial " Lampung Post newspaper. Based on the analysis of data found conjunction form there are coordinative conjunction, subordinating conjunction, correlative conjunction, and conjunction between sentences. Lampung Post newspapers especially the rubric " editorial " can be used as a source of learning because it has been researched the phrase is used and written in according with standard. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konjungtor dalam rubrik “tajuk” surat kabar Lampung Post dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah rubrik “tajuk” surat kabar Lampung Post. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan konjungtor berupa konjungtor koordinatif, konjungtor subordinatif, konjungtor korelatif, dan konjungtor antarkalimat. Surat kabar Lampung Post terutama rubrik “tajuk” dapat dijadikan sumber belajar karena setelah diteliti penggunaan dan tulisan di dalam kalimat sudah sesuai dengan ragam baku serta bentuk ketidaktepatan penggunaannya hanya sedikit. Keywords: conjunction, learning resources.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i1.202101
ANALISIS PENGGUNAAN IDIOM BERDASARKAN SUMBERNYA PADA NOVEL RANAH 3 WARNA Windo Dicky Irawan; Junaidi Junaidi; Darwanto Darwanto
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to describe the use of Indonesian idiom based on its shape, types, and source of Ranah 3 Warna novel by A. Fuadi The research method was qualititative research. The whole use of idioms which were found in Ranah 3 Warna Novel by A. Fuadi were 158 idioms. The use of idioms based on sources consists of idioms with names of body parts, idioms with names of natural objects, idioms with names of animals, idioms with names of plant parts, idioms with numerals, and idioms with color names. In learning Bahasa, this research was related to learning material. Ranah 3 Warna novel by A. Fuadi could be used as teaching material so that students understand the use of idioms in discourse better. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan idiom bahasa Indonesia berdasarkan bentuk, jenis, dan sumber yang terdapat pada novel Ranah 3 Warna karya A. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Keseluruhan penggunaan idiom yang ditemukan pada novel Ranah 3 Warna karya Ahmad Fuadi berjumlah 158 idiom. Penggunaan idiom berdasarkan sumber terdiri dari idiom dengan nama-nama bagian tubuh, idiom dengan nama benda-benda alam, idiom dengan nama-nama binatang, idiom dengan nama-nama bagian tumbuh-tumbuhan, idiom dengan kata bilangan, dan idiom dengan nama warna. Pada pembelajaran bahasa Indonesia, penelitian ini berkaitan dengan materi pembelajaran. Novel Ranah 3 Warna karya Ahmad Fuadi dapat dijadikan bahan ajar agar siswa lebih memahami penggunaan idiom dalam wacana. Keywords: idiom, novel, implications, learning.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i1.202102
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Animaker dalam Pembelajaran Daring Sebagai Sumber Belajar pada Teks Iklan, Slogan, Atau Poster pada Siswa SMP Kelas VIII Vemi Puspita Sari; Munaris Munaris; Rian Andri Prasetya
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the development of Animaker-based learning media and describe the results of the feasibility of Animaker-based media products in learning advertising texts, slogans, and posters for VIII grade junior high school students. This research used Research and Development (R D) method which referred to Borg Gall’s design. Data collection techniques in this study use interviews and observation. The results obtained from Animaker-based learning media produce a product in the form of a learning video which is divided into two parts. The results of this study indicated that the feasibility based on learning and content aspects obtained an average percentage of 85,7% and 93,75% with very decent criteria. The feasibility of the product that has been validated by media experts in the aspect of appearance and the role of the media has the same average percentage of 87.5% and both are very decent criteria. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran berbasis Animaker dan memaparkan hasil kelayakan produk media berbasis Animaker dalam pembelajaran teks iklan, slogan dan poster pada siswa SMP kelas VIII. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau research and development (RD) oleh Borg dan Gall. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian media pembelajaran berbasis Animaker pada teks iklan, slogan, atau poster kelas VIII SMP menghasilkan produk berupa video pembelajaran yang dibagi menjadi dua bagian. Pada aspek pembelajaran dan aspek isi dinyatakan sangat layak dengan memperoleh persentase sebesar 85,7% dan 93,75%. Kelayakan produk yang telah diuji oleh ahli media pada aspek tampilan memperoleh rata-rata persentase 87,5 % dan peran media memperoleh rata-rata persentase yang sama yaitu 87,5 % dan kedua aspek yang dinyatakan sangat layak.Keywords: animaker, poster, slogan
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES PILIHAN GANDA BERBASIS HOTS TEKS PUISI KELAS VIII Sari Agung Tamba; Siti Samhati; Iing Sunarti
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is how to develop multiple choice test instruments based on higher order thinking skills in learning poetry texts for class VIII. The purpose of this study was to make a multiple choice test instrument product based on higher order thinking skills in learning poetry texts for class VIII. This research uses research and development (rnd). The results showed the creation of a multiple-choice test instrument product based on higher order thinking skills that had been validated. The validation was carried out by lecturers and experts/practitioners to test the feasibility of the product. The results of the validation of the practitioner or peer test and the expert or expert test that has been carried out using an instrument in the form of a questionnaire. The value obtained from the practitioner or colleague is 3.72 (good) and the value obtained from the expert or expert is 3.6 (good) Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah pengembangan instrumen tes pilihan ganda berbasis higher order thinking skills pada pembelajaran teks puisi kelas VIII. Tujuan penelitian ini untuk membuat produk instrumen tes pilihan ganda berbasis higher order thinking skills pada pembelajaran teks puisi kelas VIII. Penelitian ini menggunakan research and development (rnd). Hasil penelitian menunjukkan terciptanya produk instrumen tes pilihan ganda berbasis higher order thinking skills yang sudah divalidasi.Validasi dilakukan oleh dosen dan ahli/praktisi untuk menguji kelayakan produk. Hasil validasi uji praktisi atau teman sejawat dan uji ahli atau pakar yang telah dilakukan dengan menggunakan instrument berupa angket. Nilai yang diperoleh dari praktisi atau teman sejawat adalah 3.72 (layak) dan nilai yang diperoleh dari ahli atau pakar adalah 3.6 (layak).Keywords: development, HOTS, poetry texts, question instruments
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING DI SMP KELAS VII Ayu Setiyo Putri; Bambang Riadi; Iswanti Wahyuni
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was This research aims to produce, develop, and describe the feasibility of teaching material product in the form of discovery learning-based procedure text learning module in SMP class VII. This research used the Research and Development (RD) method by Borg and Gall. The product research results in the form of modules which consists of four modules containing learning materials, learning activities, practice questions, summaries, and formative tests. Each module has learning activities by implementing the steps in the discovery learning model, namely providing stimulation, identifying problems, collecting data, processing data, verifying data, and drawing conclusions. The module feasibility test was carried out by material expert and educator of Indonesian subject. The results of the validation test by material expert obtained an average percentage of 81.25% in very feasible category. The results of validation by Indonesian language educator obtained an average percentage of 82.5% in very feasible category.  Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan, mengembangkan, dan mendeskripsikan kelayakan produk bahan ajar berupa modul pembelajaran teks prosedur berbasis discovery learning di SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) oleh Borg dan Gall. Hasil penelitian produk berupa modul yang dihasilkan terdiri atas empat modul memuat materi pembelajaran, kegiatan belajar, latihan soal, rangkuman, dan tes formatif. Pada modul memiliki kegiatan belajar yang mengimplementasikan langkah-langkah dalam model discovery learning. Uji kelayakan modul dilakukan oleh ahli materi dan pendidik mata pelajaran bahasa Indonesia. Hasil uji validasi oleh ahli materi diperoleh rerata persentase 81,25% berkategori sangat layak. Hasil validasi oleh pendidik bahasa Indonesia diperoleh rerata persentase 82,5% berkategori sangat layak.Keywords: discovery learning, module, procedure text, teaching materials
IMPLEMENTING BACKWARD SPELLING QUIZ IN TEACHING ENGLISH VOCABULARY AT THE JUNIOR HIGH SCHOOL Habi Septiawan; Khairun Nisa; Uswatun Hasanah; Sudirman Husin
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to find differences in students' vocabulary before and after being taught using the reverse spelling game technique. This study shows that students taught by reverse spelling games give a more relaxed and interesting impression on vocabulary learning. The initial test score is 57.19 while the final test score is 79.30. The results of the assessment of the initial and final exams, it was found that there was a very important difference, the group assessment of the student's improvement was 22.10 after being taught. The total number of all students' correct answers for the 3 elements used (noun, verb, adjective) in the initial test was 570 while the final test was 874. So, the increase was 304. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan perbedaan vocabulary siswa sebelum dan sesudah diajarkan dengan menggunakan teknik permainan pengejaan terbalik. Penelitian ini menunjukkan bahwa siswa diajarkan dengan permainan pengejaan terbalik memberi kesan lebih santai dan menarik pada pembelajaran vocabulary. Skor penilaian tes awal adalah 57.19 sedangkan ketika skor penilaian pada ujian akhir adalah 79.30. Hasil penilaian ujian awal dan akhir, ditemukan bahwa ada perbedaan yang sangat penting, penilaian kelompok peningkatan siswa 22.10 setelah diajarkan. Jumlah total semua jawaban siswa yang benar untuk 3 unsur yang dipakai (noun, verb, adjective) di test awal 570 sedangkan ketika ujian akhir adalah 874. Jadi peningkatannya dalah 304. Key Words: backward spelling, increasing, vocabulary achievementDOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202108
ANALISIS GAYA BAHASA PUISI SUMPAH ABADI KARYA DEE LESTARI: KAJIAN STILISTIKA Heru Prasetyo; Siti Asmaul Husna; Ayu Setiyo Putri
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language style in a poem is not only useful as a function of beauty, but also a means to communicate an event. Diction or word choice is raised to present a hidden beauty. This study aims to describe the form of language style that is present in the poem "Sumpah Abadi" by Dee Lestari. The method used in this research is descriptive qualitative. The technique used in data collection is observation, reading notes and literature study. The results showed that the poem "Sumpah Abadi" displays a number of language styles including language style based on word choice, language style based on tone, language style based on sentence structure, language style based on direct or indirect meaning. Gaya Bahasa dalam sebuah puisi tidak hanya berguna sebagai sarana keindahan, namun juga sarana untuk berkomunikasi atas sebuah peristiwa. Diksi atau pilihan kata dimunculkan untuk menghadirkan suatu keindahan tersembunyi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gaya Bahasa yang hadir di dalam puisi “Sumpah Abadi” karya Dee Lestari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, baca catat dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi “Sumpah Abadi” menampilkan sejumlah gaya Bahasa diantaranya gaya Bahasa berdasarkan pilihan kata, gaya Bahasa berdasarkan nada, gaya Bahasa berdasarkan struktur kalimat, gaya Bahasa berdasarkan berdasarkan langsung atau tidaknya makna. Keywords: language style, poetry, sumpah abadiDOI: http://dx.doi.org/10.23960/Kata.v9.i2.202107
ILOCUTIONARY ACTS IN THE DIALOG OF CEMARA FAMILY FILM CHARACTERS AND ITS IMPLICATIONS FOR INDONESIAN LANGUAGE LEARNING IN HIGH SCHOOL Sumarti Sumarti; Rian Andri Prasetya; Novita Maharani
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to decribe the illocutionary acts contained in the film Keluarga Cemara and their implications for learning Indonesian in senior high school. This study used descriptive qualitative methods. The technique used in this research is the free-of-conversation listening technique (SBLC) followed by the note-taking technique. The data analysis technique used in this research is heuristic data analysis technique. The results showed that there were types of illocutionary acts in the film dialog of Keluarga Cemara, which consisted of assertive, directive, commissive, expressive, and declarative speech acts. The illocutionary acts are spoken either directly or indirectly using declarative, imperative, and interrogative speech modes. The dominating illocutionary act is the directive illocutionary act. The dominant speech form is the direct speech act. This research is implicated as an Indonesian language learning material in class XI senior high school regarding drama texts. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tindak ilokusi yang terdapat dalam film Keluarga Cemara dan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan dilanjutkan dengan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data heuristik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis tindak ilokusi pada dialog film Keluarga Cemara yang terdiri atas tindak tutur asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak ilokusi tersebut dituturkan baik secara langsung maupun secara tidak langsung menggunakan modus tuturan deklaratif, imperatif, dan interogatif. Tindak ilokusi yang mendominasi adalah tindak ilokusi direktif. Bentuk tuturan yang mendominasi adalah tindak tutur langsung. Penelitian ini diimplikasikan sebagai bahan pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah atas (SMA) kelas XI mengenai teks drama. Keywords : pragmatic, speech acts, illocutionary.
ETIKA LINGKUNGAN DALAM TRADISI ‘NGEMBANG’ DI SAJIRA LEBAK BANTEN: UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER (KAJIAN FOLKLOR) Khoerotun Nisa Liswati; Rian Andri Prasetya; Nuri Novianti Afidah
Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research raises issues related to environmental ethics in the tradition of developing in Sajira Lebak District, Banten. This study aims to describe the meaning of ritual discourse in the ngembang tradition and to describe the environmental ethics contained in the ngembang tradition as an effort to strengthen character education in society. The method and approach in this research is qualitative-descriptive. There are four activities in the series of traditional development rituals described in this study. The activities, namely the face of leuweung, melak pare, nyandak seed, noong pare .. The results of this study describe that the activity that contains the principle of activity that contains the principle of the life centered theory is the activity of the face leuweung. Activities that contain the land ethic principle are advance leuweung and noongpare activities. Next, the activity that contains the principle of equal treatment is face leuweung. Finally, the activities that contain the principles of theocentrism theory are the activities of nyandak seeds and melak pare. Penelitian ini mengangkat permasalahan yang berkenaan dengan etika lingkungan dalam  tradisi ngembang di Kecamatan Sajira Lebak Banten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana makna wacana ritual dalam tradisi ngembang dan mendeskripsikan etika lingkungan yang terdapat dalam tradisi ngembang sebagai upaya penguatan pendidikan karakter dalam masyarakat. Metode dan pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif . Ada empat kegiatan dalam rangkaian praritual tradisi ngembang  yang dideskripsikan dalam penelitian ini.  Adapun kegiatan tersebut, yaitu muka leuweung, melak pare, nyandak bibit, noong pare.. Hasil dari penelitian ini mendeskripsikan bahwa kegiatan yang mengandung prinsip Kegiatan yang mengandung prinsip the life centered theory adalah kegiatan muka leuweung. Kegiatan yang mengandung prinsip the land ethic adalah kegiatan muka leuweung dan noong pare . Berikutnya, kegiatan yang mengandung prinsip equal treatment adalah muka leuweung. Terakhir, kegiatan yang mengandung  prinsip dari teori teosentrisme  adalah kegiatan nyandak bibit dan melak pare.  Keywords: environmental ethics, folklore, development tradition 

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 11, No 2 Sep (2023): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 10, No 2 Sep (2022): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 10, No 1 Apr (2022): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 2 Sep (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 9, No 1 Apr (2021): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA) Vol 8, No 2 Sep (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Apr (2020): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1, Apr (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 8, No 1 Ap (2020): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2, Nov (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 2 Sep (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 7, No 1 Apr (2019): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarnnya) Vol 6, No 4 Sep (2018) Vol 6, No 3 Jul (2018) Vol 6, No 2 Apr (2018) Vol 6, No 1 Jan (2018) Vol 5, No 4 Sep (2017) Vol 5, No 3 Jul (2017) Vol 5, No 2 Apr (2017) Vol 5, No 1 Jan (2017) Vol 4, No 4 Sep (2016) Vol 4, No 3 Jul (2016) Vol 4, No 2 Apr (2016) Vol 4, No 1 Jan (2016) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol 2, No 4 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol 1, No 9 (2013) Vol 1, No 8 (2013) Vol 1, No 7 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Sep (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Kata (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol 1, No 1, Apr (2013): JURNAL KATA (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) More Issue