cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021276     EISSN : 26215594     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Bioterdidik adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil penelitian mengenai pembelajaran biologi maupun penelitian biologi.
Arjuna Subject : -
Articles 680 Documents
Kesulitan Guru IPA Kelas VIII Se-Kecamatan Metro Pusat Dalam Merencanakan dan Melaksanakan Asesmen Okta Via Arisca; Rini Rita T. Marpaung; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to identify difficulty of VIII grade science teacher at junior high schools sub district Metro central in academic year of 2016 / 2017 in planning and implementing assessments. The samples were 5 teachers who entirely science teacher class VIII and chosen by sampling saturated technique. Design research was descriptive design. Data difficulty teachers in planning and implementing assessments were obtained from the results of questionnaire and interview of science teachers that were analyzed descriptively. The results of the study showed the average of difficulty experienced teachers in planning and implementing assessments was quite. The main factors that caused teachers had difficulty in planning assessments was make the achievement indicators competence school tuition while that cause teachers had difficulty in implementing assessments was the implementation of the assessments affective domain, especially in observe attitude aspects.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan guru IPA kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Metro Pusat tahun ajaran 2016/2017 dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen. Sampel penelitian berjumlah 5 guru yang seluruhnya merupakan guru IPA kelas VIII dan dipilih dengan teknik sampling jenuh. Desain penelitian adalah desain deskriptif. Data kesulitan guru dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen diperoleh dari hasil angket dan wawancara pada guru yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kesulitan yang dialami guru dalam merencanakan dan melaksanakan asesmen tergolong cukup. Faktor utama yang menyebabkan guru cukup kesulitan dalam merencanakan asesmen adalah menetapkan indikator pencapaian kompetensi peserta didik sedangkan yang menyebabkan guru cukup kesulitan dalam melaksanakan asesmen adalah dalam pelaksanaan asesmen ranah afektif, terutama dalam mengamati aspek sikap.Kata Kunci: asesmen, guru IPA, kesulitan, melaksanakan, merencanakan
PROFIL KETERAMPILAN BERTANYA SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI SMAN 3 BANDAR LAMPUNG Gina Oktavia Utami; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The studys aim was to find the profile of students questioning skill and quality of students questioning on biology learning. This study was descriptive simple and the samples were students of class X Science 3, X Science 5, X Science 6, XII Science 1 XII Science 2, and XII Science 3 senior high school 3 Bandar Lampung. Research data were qualitative that were obtained from qualitative observation and than analyzed with the percentage of data using analysis descriptive. The results showed that questioning skill students were low (47,37%). The quality of questioning skill was low (40,97%). Male students were more often (26,8%) asking question than female students (14,17%).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan bertanya siswa dan kualitas bertanya pada pembelajaran Biologi. Desain penelitian adalah deskriptif sederhana dengan sampel siswa kelas X IPA 3, X IPA 5, X IPA 6, XII IPA 1, XII IPA 2, dan XII IPA 3 SMAN 3 Bandar Lampung. Jenis data penelitian merupakan data kualitatif yang diperoleh dari lembar observasi dan kemudian dihitung menggunakan rumus analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan bertanya siswa berkategori rendah (47,37%). Kualitas pertanyaan yang diajukan siswa laki-laki dan perempuan tergolong kedalam kategori rendah (40,97%). Siswa laki-laki lebih banyak bertanya (26,8%) dibandingkan dengan siswa perempuan (14,17%).Kata kunci: keterampilan bertanya, kualitas pertanyaan, pembelajaran biologi
Profil Kemampuan Kerjasama Siswa dalam Pembelajaran IPA di SDN 02 Rajabasa Jaya Bandar Lampung Ratna Yuningsih; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this study were to describe the profile and pattern of students' cooperative ability in science learning at SD Negeri 02 Rajabasa Jaya Bandar Lampung. This research was descriptive research. The sampling used saturated sampling technique, that was all students of class IV and V. The data were in the form of description on students' which were gained from the observation. The data were obtained from questionnaire given to students. The results showed that the ability of student cooperative in science learning in general has been classified as good with the percentage of 52.5% seen from the observation sheet and the questionnaires about the ability of students cooperative in general have been classified high with percentage of 69%. The pattern of cooperative formed at school was contractual cooperation.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil dan pola kemampuan kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA di SD Negeri 02 Rajabasa Jaya Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu seluruh siswa kelas IV dan V. Data berupa deskripsi tentang kerjasama siswa yang diperoleh dari lembar observasi. Teknik pengumpulan data diperoleh dari angket yang diberikan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA secara umum sudah tergolong baik dengan persentase 52,5% dilihat dari lembar observasi. Dilihat dari angket kemampuan kerjasama siswa secara umum sudah tergolong tinggi dengan persentase 69%. Pola kerjasama yang terbentuk pada sekolah yaitu pola kerjasama kontrak.Kata kunci: profil kemampuan kerjasama, pola kerjasama, pembelajaran IPA
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA KONSEP FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI TUMBUHAN Kartika Fandiyani; Tri Jalmo; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim was to describe students' misconception in the concept of plants photosynthesis and respiration and all factors that affected students' misconception. This research used descriptive design. The Samples were 351 SMP students of VIII grade at Tumijajar district academic year 2015/2016 which were chosen by using purposive sampling technique. Data were collected by multiple choicetest and student questionnaire. The test result were analyzed using the CRI, while the student questionnaire were analyzed using Pearson correlation test. The result of data analysis showed that students get misconception that was 57,30% with "adequate" criteria. The misconception was commonly on respiration concept with the "high" criteria (62,10%). Pearson correlation test results showed that the factors correlated to students' misconceptions that was motivation factor. There are only 16,24% students who have learned about plant photosynthesis and respiration concept on their home before learning with teacher of the school. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran miskonsepsi siswa pada konsep fotosintesis dan respirasi tumbuhan, serta faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi siswa. Desain penelitian dengan desain penelitian deskriptif. Sampel terdiri atas 351 siswa kelas VIII SMP se- Kecamatan Tumijajar pada tahun ajaran 2015/2016 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan tes CRI dan angket siswa. Hasil analisisdata menunjukkan rerata miskonsepsi siswa kelas VIII se-kecamatan tumijajar sebesar 57,30% dengan kriteria sedang. Miskonsepsi paling sering terjadi pada konsep respirasi dengan kriteria tinggi (62,10%). Hasil uji korelasi pearson angket siswa menunjukkan faktor yang berkorelasi terhadap miskonsepsi siswa yaitu faktor motivasi siswa. Hasil angket menunjukkan hanya sebesar 16,24% siswa yang belajar konsep fotosintesis dan respirasi tumbuhan dirumah sebelum belajar bersama guru disekolah.Kata kunci : CRI, faktor miskonsepsi, fotosintesis, miskonsepsi, respirasi
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI IPA KELAS VII SMPN 2 MARGA SEKAMPUNG Sayuti Sri Lestari; Arwin Achmad; Rini Rita Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was aim to identify students misconceptions of science concept on seventh grade in second. Descriptive research. Samples were taken by simple random sampling that was 64 students. The quantitative data were from the test results of UN (2014-2015), pissa (2006) and TIMS (1999-2011). The qualitative data interviews of students' responses to science material of. The data analysis was conducted by CRI.The identification results misconceptions at 16, 76% 25 questions, 20 multiple choice and 5 reasoned essays. The results identification of students misconception was 26, 19% lower criteria. Material Science of the most common misconceptions ecosystem materi sub concept of interdependence between biotic components with highest. Percentage among other is 37.5% in the low criteria. It can be concluded that students who do not know the concept and had misconception was low criteria.Penelitian bertujuan mengidentifikasi miskonsepsi materi IPA semester genap pada siswa kelas VII. Penelitian deskriptif sederhana. Sampel diambil dengan simple Random Sampling jumlah 64 siswa. Data kuantitatif di peroleh dari hasil tes soal UN(2014-2015), PISSA (2006) dan TIMS (1999-2011). Data kualitatif dari wawancara tanggapan siswa terhadap materi IPA semester genap kelas VII. Analisis data dilakukan dengan metode CRI. Hasil identifikasi miskonsepsi yaitu 16,76% 25 soal, 20 pilihan jamak beralasan dan 5 esay. Hasil identifikasi miskonsepsi siswa 26,19% kriteria rendah. Materi IPA paling banyak terjadi miskonsepsi pada siswa ekosistem sub konsep saling ketergantungan antara komponen biotik. Persentase paling tinggi adalah 37,50% dalam kriteria rendah. Demikian dapat disimpulkan siswa yang tidak tahu konsep, mengalami miskonsepsi berkriteria rendah. Kata kunci: Certainly of Response Index (CRI), materi IPA, miskonsepsi
Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Sistem Pencernaan pada Manusia dengan Model Argument-Driven Inquiry Selvina Annis Fajriani; Neni Hasnunidah; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the validity and practicality of the guiding book of human digestive system with ADI model. Research and development (RD) using 4-D model, ranging from define, design, development, and disseminate, but in this research the step was only until development step. The developed product was made with attractive cover, Century letter with size 12 that has been EYD compliant. The guides consist of student identities, theoretical base, objectives, questions, tools, materials, work steps, argumentation schemes, argument sessions, and reports. Expert and practitioner validation results showed that the valid category was excellent. The results of legibility test by learners obtained category excellent. The results of the implementation test of all the practicum procedures was practical with criteria almost all activities performed. Thus, it can be concluded that the developed product was valid and practical.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku penuntun praktikum sistem pencernaan pada manusia dengan model ADI yang valid dan praktis. Desain penelitian pengembangan (R D) yang digunakan berdasarkan model 4-D, mulai dari define, design, develop, dan disseminate, tetapi yang dilakukan hanya sampai tahap develop. Buku penuntun praktikum yang dikembangkan dibuat dengan sampul yang menarik dan huruf Century ukuran 12 yang telah sesuai EYD. Lembar kerja praktikum terdiri dari identitas siswa, dasar teori, tujuan, pertanyaan, alat, bahan, langkah kerja, skema argumentasi, sesi argumentasi, dan laporan. Hasil validasi ahli dan praktisi menunjukkan kategori “sangat baik”. Uji keterbacaan memperoleh kategori “sangat baik”. Hasil uji keterlaksaan praktikum adalah praktis dengan kriteria “hampir seluruh kegiatan terlaksana”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produk yang dikembangkan valid dan praktis.Kata kunci: Argument-Driven Inquiry (ADI), buku penuntun praktikum, sistem pencernaan pada manusia
Profil Morfologi Tumbuhan Nibung (Oncosperma tigillarium) dan Pengembangannya Untuk Bahan Ajar Desti Desti; Mellisa Mellisa
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research about morphological characterization of mascot flora of Riau (Oncosperma tigillarium) which was developmented as a teaching material for Plant Botany subjects. The objective of this research was to find out of the profile of nibung (Oncosperma tigillarium) and to find out how the result of this study developed for teaching materials (based on module). The method of current study was descriptive. Purposive sampling used to sampling of nibung in Temiang, Bengkalis Disctrict, Riau Propince. The result showed that nibung has several characteristics which can be observed, such as habit, vegetative and generative organs of nibung, which is used to identify of unique morphology of nibung character. Based on the validation results, it is known that the module that have been prepared can be used in the learning with percentage level achievement of 84.35% for teaching materials. The subject matter of Plant Botany which has been prepared based on the research results can be used in the learning process that categorized very good.Penelitian ini mengenain karakteristik morfologi tumbuhan khas Riau yaitu nibung (Oncosperma tigillarium) yang dikembangkan untuk bahan ajar pada mata kuliah Botani Tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil tumbuhan nibung dan bagaimana hasil pengembangan bahan ajarnya (berbasis modul). Metode yang digunkaan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Teknik purposive sampling digunakan dalam penelitian ini yang dilaksanakan di Temiang, Bengkalis, Provinsi Riau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nibung memiliki beberapa karakteristik yang dapat diobservasi, seperti habitat, vegetasi, dan organ genertif yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi morfologi khas dari nibung. Berdasarkan haisl validasi, modul yang dikembangkan sebagai bahan ajar dapat digunakan dalam pembelajaran dengan persentase tingkat kesuksesan sebesar 84,35%. Materi pada bahan ajar dapat digunakan dalam pembelajaran pada Botani Tinggi dalam penelitian ini yang menunjukkan proses pembelajaran dengan kategori sangat baik.Kata kunci: analisis morfologi, pengembangan modul, tumbuhan nibung
ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM dan PERMASALAHANNYA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN di SMP se-KECAMATAN KEMILING Mutiara Amalia; Berti Yolida; Arwin Achmad
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation and problems of practicum in junior high school in Kemiling Regency. The design used exploratory research design. The samples selection used purposive sampling technique. The research conducted implementation and problems associated laboratory that were work obtained from survey, interview, and observation and taken to technique triangulation instruments, then analyzed descriptively using Milles and Huberman model. The researchs result showed that the implementation of life organization subject practicum has good criteria, worksheet practicum which has good enough criteria, and practicum phases which have good criteria. Problems that occur in the implementation of practicum are theres no ideal laboratory space, limited equipment laboratory as the microscope, razor, and pipette drops, limited material like specimens preserved, theres no laboratory, lack of readiness of student learning and also readiness of teachers in terms of the availability of the design of learning tools.Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan dan permasalahan praktikum di SMP se-Kecamatan Kemiling. Desain yang digunakan adalah desain riset eksploratori. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian berupa data pelaksanaan dan permasalahan praktikum yang diperoleh dengan angket, wawancara, dan observasi serta diambil dengan teknik triangulasi instrumen, kemudian dianalisis secara deskriptif menggunakan model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan praktikum materi organisasi kehidupan berkriteria baik, penyusunan LKS-praktikum berkriteria cukup baik, dan tahapan pelaksanaan praktikum berkriteria baik. Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan praktikum yaitu tidak adanya ruang laboratorium ideal, keterbatasan alat seperti mikroskop, silet, dan pipet tetes, keterbatasan bahan seperti preparat awetan, tidak adanya laboran, kurangnya kesiapan belajar siswa dan juga kesiapan guru dalam hal tersedianya rancangan perangkat pembelajaran.Kata kunci: guru IPA, LKS-praktikum, organisasi kehidupan, pelaksanaan praktikum, permasalahan praktikum
Hubungan antara Pengetahuan tentang Pencemaran Lingkungan dan Perubahan Iklim dengan Sikap Peduli Lingkungan Ni Made Anikarnisia; Arwin Surbakti; Tri Jalmo
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research were to know significance and direction of relation between knowledge about environmental pollution and climate change with student's caring attitude, and the amount of contribution indicated between the variables. The method of this research was correlational study. The subjects of the study were students of VIII grade of SMP Negeri Bandar Lampung taken by cluster random sampling technique with the number of 86 students. Data of knowledge about environmental pollution and climate change took by multiple choice test and data of environmental care attitude took by questionnaire. Technique of data analysis using the method of a simple linear regression analysis. The results showed that there was a significant correlation between the variables shown by Sig value. 0.001 0.05; positive relationship between the variables shown through regression equation that is Y=56,630+0,258X; and there was very low contribution of knowledge to the attitude shown by the coefficient of determination of 12%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi dan arah hubungan antara pengetahuan tentang pencemaran lingkungan dan perubahan iklim dengan sikap peduli lingkungan siswa, serta besarnya kontribusi yang ditunjukan antarvariabel. Metode penelitian ini adalah penelitian korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII yang diambil dengan teknik cluster random sampling dengan jumlah 86 siswa. Data pengetahuan tentang pencemaran lingkungan dan perubahan iklim diambil menggunakan tes pilihan jamak sedangkan data sikap peduli lingkungan diambil menggunakan kuesioner. Teknik analisa data menggunakan metode analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antarvariabel yang ditunjukkan dengan nilai Sig. 0,0010,05; terdapat hubungan positif antarvariabel yang ditunjukkan melalui persamaan regresi yaitu Y=56,630+0,258X; dan terdapat kontribusi yang sangat rendah antara pengetahuan terhadap sikap yang ditunjukkan oleh koefesien determinansi sebesar 12%.Kata kunci: pengetahuan, pencemaran lingkungan, perubahan iklim, sikap peduli lingkungan
IDENTIFIKASI UTS DAN UAS MATA PELAJARAN BIOLOGI BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM REVISI ANDERSON Pembayun Binethara; Arwin Achmad; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe Mid-semester and end-of semester Biology test according to test and taxonomic bloom revision Anderson et al. The samples were 7 biology teachers who teach in high school sub district Gadingrejo with saturated sampling technique. The data were cognitive dimensions and test. The data analysis used t-test or U-test by using computer program spss 17.0 for windows with probability p-value 0.05, so H1 is accepted. The result on Mid-semester test showed there was significant difference on public and private schoolson C2 factual and conceptual. Whereas C1 and C3 on Mid-semester test and all cognitive aspects on end semester test showed there is no significant difference and all tests are dominated by plural choie.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan soal tes UTS dan UAS mata pelajaran biologi berdasarkan bentuk soal dan taksonomi Bloom revisi Anderson dkk. Sampel penelitian adalah 7 guru biologi yang mengajar di SMA se-Kecamatan Gadingrejo dengan teknik pengambilan sampling jenuh. Data berupa jumlah soal tiap jenjang kognitif dan bentuk soal, kemudian analisis dilakukan dengan uji perbedaan menggunakan uji-t atau uji-U menggunakan program SPSS 17.0 for windows dengan ketentuan p-value 0.05, maka H1 diterima. Hasil penelitian soal UTS, dimensi kognitif yang memiliki perbedaan antara sekolah negeri dan swasta adalah C2 faktual dan konseptual. Sedangkan dimensi kognitif C1 dan C3 pada soal UTS serta pada semua dimensi kognitif soal UAS, tidak terdapat perbedaan signifikan dimana seluruh soal didominasi dalam bentuk pilihan jamak.Kata kunci : aspek kognitif, aspek pengetahuan, taksonomi Anderson

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 3 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 11, No 2 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 11, No 1 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 10, No 3 (2022): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Bioterdidik Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 10 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 9 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 8 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 7 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 10 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 9 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 8 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 4 (2013): bioterdidik Vol 1, No 3 (2013): jurnal bioterdidik Vol 1, No 2 (2013): bioterdidik Vol 1, No 1 (2013): bioterdidik More Issue