cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23021276     EISSN : 26215594     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Bioterdidik adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil penelitian mengenai pembelajaran biologi maupun penelitian biologi.
Arjuna Subject : -
Articles 680 Documents
Perbedaan Outdoor Study Dan Indoor Study Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Helen Claudia; Arwin Surbakti; Rini Rita T Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the difference between Outdoor Study and Indoor Study learning on student learning outcomes and find out which learning between Outdoor Study and Indoor Study can improved student learning outcomes. This study used a non-equivalent pretest-posttest control group design. The study samples were 64 students of VII A and VII B classes that were selected by cluster random samplinng technique. Learning outcomes data were obtained using the pretest and posttest values. Data analysis used the independent sample t-test at a confidence level 5%. Based on the hypothesis test it can be concluded that there were differences in learning outcomes between Outdoor Study and Indoor Study learning. Outdoor Study Learning was better on increasing student learning outcomes with higher average learning outcomes compared with Indoor Study. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pembelajaran Outdoor Study dan Indoor Study terhadap hasil belajar peserta didik serta mengetahui pembelajaran manakah antara Outdoor Study dan Indoor Study yang mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain non equivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIIA dan VIIB yang berjumlah 64 dan dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data hasil belajar diperoleh menggunakan nilai pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji independent sample t-test pada taraf kepercayaan 5%. Berdasarkan uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa terdapaat perbedaan hasil belajar antara pembelajaran Outdoor Study dan Indoor Study. Pembelajaran Outdoor Study lebih mampu meningkaatkan hasil belajar peserta didik dengan rata-rata hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan Indoor Study. Kata kunci: indoor study,outdoor study, hasil belajar  
Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Metakognisi dan Hasil Belajar Siswa Devi Andriani; Rini Rita T. Marpaung; Tri Jalmo
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim was to determine the effect of Problem Based Learning on metacognition skills and student learning outcomes. The research design used was a non-equivalent pretest-posttest control group design. The research samples were the students of SMAN 1 Gedong Tataan class X IPA 1 and X IPA 4 amounted of 54 students that were selected through cluster random sampling technique. Data on metacognition skills were obtained using questionnaires which analyzed descriptively while data on learning outcome from pretest and posttest which analyzed by Independent Sampel t-test at 5% confidence level. The results showed that metacognition skills of the experimental class differ significantly from the control class. The average N-gain in the experimental class was 0,64 while in the control class was 0,31. So it can be concluded that Problem Based Learning has an effect on increasing metacognition skills and learning outcomes of students. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh Problem Based Learning terhadap keterampilan metakognisi dan hasil belajar siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Gedong Tataan kelas X IPA 1 dan X IPA 4 yang berjumlah 54 siswa dan dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data keterampilan metakognisi diperoleh menggunakan angket yang dianalisis secara deskriptif sedangkan data hasil belajar menggunakan nilai pretest dan posttest yang dianalisis dengan uji Independent Sampel t-test pada tarap kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan metakognisi pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hasil belajar kognitif kelas eksperimen berbeda signifikan dengan kelas kontrol. Rata-rata N-gain pada kelas eksperimen sebesar 0,64 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 0,31. Jadi dapat disimpulkan bahwa Problem Based Learning berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan metakognisi dan hasil belajar siswa.Kata kunci: hasil belajar, keterampilan metakognisi, problem based learning
Eksplorasi Penguasaan Konsep Interaksi Makhluk Hidup dan Sikap Peduli Lingkungan TNWK Surbakti, Arwin; Marpaung, Rini Rita T; Handayani, Dian
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the of living organism interactions concept mastery and the environmental attitude of junior high school students in the TNWK buffer zone and with the student the city and it relate. The research was ex post facto. The sampling technique used random sampling. The research data were obtained from tests and questionnaires. Data were analyzed using independent t test and simple linear regression. Based on data analyzed, there was a difference in living organism interaction concept mastery and the environmental attitude between junior high school students in the buffer zone of the TNWK with the student in the city. Furthermore, it was found that there was a significant relate between living organism interactions concept mastery with that environmental attitude, both in the TNWK buffer zone and in the city.Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penguasaan konsep interaksi makhluk hidup dan sikap peduli lingkungan peserta didik SMPN di kawasan penyangga TNWK dengan di kota serta bagaimana hubungannya. Desain digunakan adalah ex post facto. Teknik pengambilan data menggunakan random sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan tes dan kuesioner. Analisis data menggunakan uji independent t test dan regresi linier sederhana. Berdasarkan uji hipotesis terdapat perbedaan penguasaan konsep interaksi makhluk hidup dan sikup peduli lingkungan peserta didik SMPN kawasan penyangga TNWK dengan di kota. Selanjutnya terdapat hubungan yang signifikan antara konsep interaksi makhluk hidup dengan sikap peduli lingkungan, baik di sekolah kawasan penyangga TNWK maupun di kota.Kata kunci: kawasan penyangga TNWK, interaksi makhluk hidup, sikap peduli lingkungan.
Pengaruh Program Adiwiyata terhadap Literasi Lingkungan dan Sikap Peduli Lingkungan Rizky Afrianda; Berti Yolida; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted to find out the effect of Adiwiyata program and the environmental care attitude. Research design used was ex post facto. Sampling technique used was purposive sampling, there were 106 students taken as a samples from 30% population. Research data were obtained from test and questionnaire, analyzed by using independent sample t-Test. Result of the research showed that environmental literacy value in Adiwiyata was 74 ± 5,5 and non Adiwiyata school was 54 ± 8,9. Environmental care attitude in Adiwiyata school was 75 ± 5,8 and non Adiwiyata school was 75 ± 6,1. The results showed that there was an effect of Adiwiyata program on environmental literacy proven by the value (p=0,000 ≤ 0,05). The environmental care attitude was not affected by Adiwiyata program proven by the value (p=0,826 0,05).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program Adiwiyata terhadap literasi lingkungan dan sikap peduli lingkungan. Desain penelitian yang digunakan adalah desain ex post facto. Subyek penelitian adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Pringsewu dan SMA Negeri 1 Ambarawa Teknik pengambilan sampel yaitu sampling bertujuan khusus (purposive sampling), sampel berjumlah 106 siswa yang diambil dari 30% jumlah populasi. Data penelitian diperoleh dari soal tes dan kuisioner, kemudian dianalisis menggunakan uji independent sampel t-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai literasi lingkungan pada sekolah program Adiwiyata sebesar 74 ± 5,5 dan 54 ± 8,9 untuk sekolah non program Adiwiyata. Sikap peduli lingkungan pada sekolah program Adiwiyata sebesar 75 ± 5,8 dan 75 ± 6,1 untuk sekolah non program Adiwiyata. Hasil uji hipotesis terdapat pengaruh program Adiwiyata terhadap literasi lingkungan dibuktikan dengan nilai (p=0,000 ≤ 0,05). Sikap peduli lingkungan tidak dipengaruhi oleh program Adiwiyata dibuktikan dengan nilai (p=0,826 0,05). Kata kunci: Adiwiyata, literasi lingkungan, sikap peduli lingkungan
Hubungan Pengetahuan Pencemaran Lingkungan dengan Sikap Peserta Didik dalam Pengelolaan Sampah Metode 3R Tata Zettya Parawita; Arwin Surbakti; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the significance, closeness, direction, and contribution of knowledge about environmental pollution with the attitudes of students in 3R waste management in high school. The design used in this study was correlational descriptive design. The sampling technique used cluster random sampling. The research data was obtained from tests and questionnaires. Data analysis techniques was simple linear regression analysis. The results indicated that there was a significant relationship between knowledge about environmental pollution with attitudes in waste management 3R method. There was a closeness relationship with low category and a positive relationship between the two variables. Knowledge of environmental pollution contributes low to attitudes in 3R waste management method.Penelitian ini bertujuan untuk menentukan signifikansi, keeratan, arah, dan kon-tribusi dari pengetahuan tentang pencemaran lingkungan dengan sikap peserta didik dalam pengelolaan sampah 3R di SMP. Desain yang digunakan pada pene-litian ini adalah desain deskriptif korelasional. Teknik pengambilan sampel meng-gunakan cluster random sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan tes dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara  pengetahuan tentang pencemaran lingkungan dengan sikap dalam pengelolaan sampah metode 3R. Selain itu, terdapat keeratan hubungan dengan kategori rendah dan terdapat hubungan yang positif antara kedua variabel. Pengetahuan tentang pencemaran lingkungan memberikan kontribusi yang rendah terhadap sikap dalam pengelolaan sampah metode 3R.                                                                               Kata kunci: hubungan, metode 3R, pengelolaan sampah, pengetahuan, sikap.
Pengaruh Discovery Learning Terhadap Keterampilan Metakognisi dan Hasil Belajar Siswa SMP Isra Mirana Putri; Rini Rita T Marpaung; Darlen Sikumbang
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aim was to determine the effect of Discovery learning on metacognition skills and student learning outcomes. The design used was a nonequivalent pretest-posttest control group design.The research samples were 64 students of VIIB and VIIDthat were selected through cluster random sampling technique. Metacognition skills were data obtained from questionnaires andlearning outcomes (cognitive aspects) using pretest and posttest. Questionnaires of Independent Sample t-Test at 5%confidence level. The results showed thatmetacognition skills both in the planning, monitoring and evaluation stages of the experiment class were different significantly from the control class. The average N-gain in experiment class was 0,59 while in control class was 0,52. So it can be concluded that Discovery learninghas an effect on increasing metacognition skills but did not significantly effect on learning outcomes of students.Penelitian ini bertujuan untuk menentukanpengaruh modelDiscovery learning terhadap keterampilan metakognisi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan nonequivalent pretest-posttest control group design. Sampel penelitian adalah peserta didik kelas VIIB dan VIIDyang berjumlah 64 dan dipilih dengan teknik cluster random sampling. Data keterampilan metakognisi diperoleh dari angket dan data hasil belajar (aspek kognitif) diperoleh dari pretest dan posttest. Angket dianalisis secara deskriptif sedangkan hasil belajar dianalisis dengan uji Independent Sample t-Test pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan metakognisi baik tahap perencanaan, pemantauan maupun evaluasi pada kelas eksperimen (N-gain=0,59) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (N-gain=0,52).Jadi dapat disimpulkan bahwa Discovery learning berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan metakognisi tetapi tidak signifikan terhadap hasil belajar siswa. Kata kunci: discovery learning, hasil belajar, keterampilan metakognisi 
Analisis Kesulitan Pendidik Biologi SMA se-Kota Bandar Lampung dalam Melaksanakan Kurikulum 2013 Indriyani Indriyani; Dewi Lengkana; Neni Hasnunidah
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study was conducted to find out high school teacher’s difficulties on implementing 2013 curiculum. This research was qualitative descriptive research. The population were 78 high school biology teachers in Bandar Lampung City. The sample was taken using proportionate random sampling. The collected data were description of learning quality, learning assessment, and learning implementation, which was collected using questionnaire  and interview. The results showed that planning difficulties were formulating teaching learning indicators and selecting appropriate teaching materials. The difficulty in the difficulties learning implementation were conditioning and activate students, manage time, and applying scientific approaches and PjBL model. The difficulties in the assessment aspect were making cognitive questions, conducting learning activities in affective domain, and take action naturally in the psychomotor domain.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesulitan pendidik biologi SMA se-Kota Bandar Lampung dalam melaksanakan Kurikulum 2013. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 78 pendidik Biologi SMA se-Kota Bandar Lampung. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Data penelitian ini berupa deskripsi kesulitan pendidik dalam merencanakan, melaksanakan dan melakukan penilaian pembelajaran yang diperoleh dari kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan pada aspek perencanaan adalah merumuskan indikator dan memilih materi ajar yang sesuai. Kesulitan pada aspek pelaksanaan adalah mengkondisikan dan mengaktifkan peserta didik, manajemen waktu, dan menerapkan pendekatan saintifik dan PjBL. Kesulitan pada aspek penilaian meliputi penyusunan soal ranah kognitif, melakukan kegiatan membentuk watak pada ranah afektif, serta melakukan tindakan secara alami pada ranah psikomotor.Kata kunci: kesulitan, kurikulum 2013, pendidik biologi
Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Oktriviani, Shella; Marpaung, Rini Rita T.; Yolida, Berti
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of discovery learning on activities and cognitive learning outcomes students of class VIII SMPN 1 Lawang Kidul in "Human Blood Circulation System" materials. The study sample were 32 students of class VIII that were selected by cluster random sampling technique. The research instrument used a sheet of pretest-posttest and observation sheet of student activities. The design used was nonequivalent pretest-posttest control group design. Data on activities were analyzed descriptively, while pretest-posttest and n-Gain values were analyzed by Independent Sample t-test. The results of the study showed that the average percentage activity was 74.2 with good criteria with N-Gain average that was 0.66 with medium criteria. Thus the application of the discovery learning model has a significant effect on the activities and cognitive learning outcomes of students in "Human Blood Circulation” materials.  Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh discovery learning terhadap aktivitas dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII semester ganjil SMP Negeri 1 Lawang Kidul pada materi “Sistem Peredaran Darah Manusia”. Sampel penelitian adalah 32 peserta didik kelas VIII dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar pretes-postes dan lembar observasi aktivitas peserta didik. Desain yang digunakan yaitu nonequivalent pretes-postes control group design. Data aktivitas dianalisis secara deskriptif, sedangkan nilai pretes-postes dan n-Gain dianalisis dengan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan persentase rata-rata aktivitas keseluruhan sebesar 74,2 termasuk kriteria baik dengan rata-rata n-Gain sebesar 0,66 termasuk kriteria sedang. Dengan demikian penerapan model discovery learning berpengaruh signifikan terhadap aktivitas dan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi “Sistem Pencernaan Manusia”.Kata kunci: aktivitas belajar, discovery learning, hasil belajar, sistem peredaran darah manusia
Efektivitas Formasi Tempat Duduk Tipe U dan Chevron terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Novy Kusuma Wardani; Darlen Sikumbang; Rini Rita T Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of U, chevron and theater seating formation on student learning outcomes in the subject matter of the plant tissues in Senior High School 3 Metro. The population was XI grade science students and samples were XI science 1, XI science 2, and XI science 3 grade’s students which were selected by purposive sampling technique. The design of this study was a non-equivalent pretest-posttest. Measurement of effectiveness on cognitive aspects based on differences in N-gain, while the calculation of affective and psychomotor aspects based on the interpretation of Qualitative Achievement Index and score improvement calculation. The results showed that the average N-gain value, affective and psychomotoric aspects of the experimental class I was higher than the experimental class II and control class. In conclusion, there were differences in the effectiveness of the three seating formations that are determined against learning outcomes and the U was the most effective then chevron and theater formations.Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas formasi tempat duduk tipe U dan Chevron terhadap hasil belajar peserta didik pada materi pokok jaringan tumbuhan di SMAN 3 Metro. Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA dan sampelnya adalah peserta didik kelas XI IPA 1, XI IPA 2, dan XI IPA 3 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Desain penelitian ini adalah pretes-postes non ekuivalen. Pengukuran efektivitas pada aspek kognitif berdasarkan perbedaan N-gain, sedangkan perhitungan aspek afektif dan psikomotorik berdasarkan tafsir indeks prestasi kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta didik kelas eksperimen I memiliki N-gain kognitif dan peningkatan nilai aspek afektif dan psikomotorik tertinggi daripada peserta didik kelas eksperimen II dan kelas kontrol. Kesimpulannya, terdapat perbedaan efektivitas dari ketiga formasi tempat duduk dengan formasi U yang paling efektif daripada formasi chevron dan teater.Kata kunci : efektivitas, formasi tempat duduk, hasil belajar
Pengembangan Buku Penuntun Praktikum Sistem Pernapasan Manusia dengan Model Argument-Driven Inquiry (ADI) Samantha Tiara Putri; Neni Hasnunidah; Rini Rita T. Marpaung
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to produce practical guidebook of human respiratory system with ADI model for junior high school student. The design of this research was RD with 4-D model included define, design, develope, and dissaminate, this research was only until the develop step. The result of this study was practical guidebook made using language that was easy to understand and in accordance with EYD. Each worksheet of the guidebook consists of student identity, title, theoretical base, objectives, research question, tools and materials, work steps, argument schemes, argument sessions, and report. Expert and practitioner validation result and the result of the legibility test by students was “excellent” category. The result of the implementation test of all the practicum procedure have “almost all activities performed”. Thus, pratical guidebook of human respiratory system with ADI model that has been developed was valid and practical.Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku penuntun praktikum sistem pernapasan manusia dengan model Argument-Driven Inquiry (ADI) untuk siswa SMP. Desain penelitian ini menggunakan RD dengan model 4-D meliputi define, design, develop, dan disseminate, tetapi penelitian ini dilakukan sampai tahap develop. Hasil dari penelitian ini berupa buku penuntun praktikum menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan sesuai dengan EYD. Lembar kerja praktikum terdiri dari identitas siswa, judul praktikum dasar teori, tujuan, pertanyaan penelitian, alat, bahan, langkah kerja, skema argumentasi, sesi argumentasi, dan laporan. Hasil uji validasi ahli dan praktisi serta hasil uji keterbacaan siswa mendapat kategori “Sangat Baik”. Hasil uji keterlaksanaan dari semua praktikum yang telah dilakukan memperoleh kategori “Hampir Seluruh Kegiatan Terlaksana”. Dengan demikian, buku penuntun praktikum sistem pernapasan manusia dengan model ADI yang dikembangkan telah valid dan praktis. Kata kunci: Argument-Driven Inquiry (ADI), buku penuntun praktikum, pengembangan, sistem pernapasan manusia

Filter by Year

2013 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 11, No 3 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 11, No 2 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 11, No 1 (2023): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 10, No 3 (2022): JURNAL BIOTERDIDIK Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Bioterdidik Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 6 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 5 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 6 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 5 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 7 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 6 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 10 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 9 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 8 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 7 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 6 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 5 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 10 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 9 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 8 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 7 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 6 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 7 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 6 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Bioterdidik Vol 1, No 4 (2013): bioterdidik Vol 1, No 3 (2013): jurnal bioterdidik Vol 1, No 2 (2013): bioterdidik Vol 1, No 1 (2013): bioterdidik More Issue